BabyKyu, Nc 17

BabyKyu, Nc 17+
Tag: Cho Kyuhyun, Choi Siwon, Lee Donghae, Lee Hyukjae

Kyuhyun. Satu nama yang bisa membuatku jatuh cinta. Dan hanya pada orang yang memiliki nama itulah aku jatuh cinta. Cho Kyuhyun. Dia sudah resmi manjadi tunanganku sejak dua bulan lalu.
Kyuhyun memang tidak memiliki wajah setampan Siwon, hyungnya. Atau sekeren Donghae, sahabatnya.
Tetapi Kyuhyun memiliki daya tarik tersendiri bagiku. Kyuhyun memiliki mata yang cukup besar untuk ukuran orang Korea, hidung mancung, wajah menarik, postur tubuh yang sempurna –menurutku-, walau tidak seperti hyungnya yang memiliki otot yang cukup besar. Suara yang sangat indah, dan otak yang encer.

Dan satu lagi yang menurutku sangat menarik, yaitu bibirnya. Kyuhyun memiliki bibir yang cukup tebal. -walaupun tidak setebal Angelina Jolie- yang membuatku ingin terus menciumnya.

Aku sangat suka sifat dan sikap Kyuhyun yang kadang seperti anak kecil diumurnya yang sudah menginjak dua puluh empat tahun. Kadang sikapnya sangat dewasa layaknya seorang direktur. Tetapi sikapnya bisa berubah seperti anak sekolah dasar.

Siang ini Kyu, begitu aku memanggilnya, mengajakku makan siang di café favorit kami. Rupanya aku sampai lebih dulu darinya. Seorang waiters menghampiriku.
“maaf nona, mau pesan apa?” tanya waiters itu sopan
“hmm nanti saja, saya sedang menunggu seseorang,” kataku sambil tersenyum
“baik kalau begitu, nanti saya akan datang lagi,” waiters itu membungkuk lau pergi meninggalkanku yang sedang menunggu Kyu.

Tak lama Kyu datang. Aku berdiri menyambutnya. Kyu langsung meraih pinggangku dan memberiku pelukan kecil. Aku memberinya ciuman kilat pada bibir tebalnya. Dia tersenyum lalu menduduki bangkunya.
“kau sudah pesan sayang?” tanyanya
“belum, aku ingin menunggumu dulu,” kataku manis. Tak lama, kulihat seorang waiters menghampiri meja kami.
Lalu kami memesan menu unggulan di café ini, yaitu pasta saus bulgogi.

Kami mengobrol dengan bahagia. Sesekali Kyu menceritakan suatu hal yang membuatku tertawa. Lalu dia bercerita tentang kehidupan kantornya yang membuatnya sedikit muak. Ya, Kyu adalah direktur dari salah satu perusahaan yang dimiliki ayahnya. Aku hanya tersenyum kecil mendengar ceritanya bahwa baru saja ia gagal mendapatkan tender untuk membangun sebuah amusement park di daerah Busan.
“kau orang yang hebat Kyu. Mungkin memang belum saatnya kau mendapatkan tender itu. Lain kali kau pasti akan mendapatkan tender yang jauh lebih besar,” aku menyemangatinya
“gomawoo Hyo~ah,” katanya sambil mengacak-acak rambutku

***
Aku sedang membuat sketsa sebuah wedding dress untuk klienku. Yah, aku adalah perancang busana muda yang cukup ternama di Korea . Mungkin karena factor oemma-ku lah aku bisa terkenal. Karena oemma-ku adalah perancang busana senior ternama di Korea.

“maaf nona Sunghyo, ada telefon dari nona Jirim,” suara asisten-ku membuyarkan konsentrasiku
“ah baik tunggu sebentar,” kataku lalu bangkit dari dudukku

“yeobosseyo Jirim~ah,”
“Sunghyo~ah, jangan lupa sepatu pesananku untuk pesta besok,” Jirim mengingatkanku tentang sepatu yang kubuat untuknya
“ah~ itu, tenang saja Jirim~ah. Sepatunya sudah jadi. Dan kuyakin, kau pasti akan terlihat semakin cantik dengan sepatu itu, dan Eunhyuk oppa akan terpana melihatmu,” kuyakin kata-kataku barusan membuat Jirim tersenyum
“ah, kau ini bisa saja Hyo~ah,”
Choi Jirim adalah sahabatku dan juga tunangan Eunhyuk oppa, sahabat dari Siwon oppa

***

Malam ini adalah pesta ulang tahun Donghae oppa. Donghae oppa merayakan ulangtahun ke duapuluh lima-nya di sebuah ballroom hotel berbintang lima di kawasan Kangnam. Malam ini aku mamakai gaun elegan berwarna hitam. Kyu memakai setelan jas hitam dan dasi kupu-kupu di lehernya. Itu membuat Kyu terlihat sangat tampan malam ini.
“saengil chukae oppa,” aku memberi selamat pada Donghae oppa
“gomawoo Sunghyo~ah,” katanya sambil tesenyum
“lebih baik kalian datang kesana, karena aku harus menemui tamu yang lain dulu,” kata Donghae oppa sambil menunjuk ke-arah Siwon oppa, Jirim, Eunhyuk oppa, dan Minho , adik Donghae oppa.

Kami menghampiri Siwon oppa dan yang lainnya
“wah, noona cantik sekali malam ini,” puji Minho yang sukses membuatku tersipu malu
“iya dong, tunangan siapa dulu,” kata Kyu sambil mencium pipiku

Kami mengobrol lumayan lama. Tak lupa, tangan Kyuhyun selalu merangkul pinggangku. Seolah tak ingin melepaskanku. Jirim dan Eunhyuk oppa pamit pada kami untuk mencari tempat duduk. Tidak lama datang Donghae oppa bersama teman-temannya yang juga teman-teman Siwon oppa.
Aku dan Kyuhyun memisahkan diri dari mereka. Aku dan Kyu pergi kesudut ruangan yang agak sepi. Saat menuju tempat yang kami inginkan, kulihat Eunhyuk oppa dan Jirim sedang bercumbu mesra. Kulihat tangan Eunhyuk oppa memegangi kepala Jirim sedangkan Jirim memegangi kerah jas yang dipakai Eunhyuk oppa.

“enak ya mereka, jadi mau,” kata Kyuhyun sambil tersenyum nakal
“nggak disini,” kataku sambil mencubit lembut lengannya
Kami sampai disudut ruangan yang kami inginkan. Kyuhyun langsung menyenderkan kepalanya dibahuku. Aku mengusap pipinya lembut
“waeyo jagiya?” tanyaku lembut, masih menegelus pipinya
“aniyo, keunyang, bogoshipta,” katanya lalu mengangkat kepalanya dari bahuku

Gantian aku yang merangkul pinggangnya sambil menyenderkan kepalaku di dadanya
“na doo bogoshipta Kyu,” aku mendongakkan kepalaku lalu memandang Kyuhyun. Kyuhyun menarik daguku. Tanpa hitungan detik bibirnya sudah menempel pada bibirku. Kyuhyun mulai melumat bibirku. Ciumanya semakin lama semakin dalam. Aku berusaha mengimbangi ciumannya. Aku mengalungkan tanganku dileher Kyuhyun, dia terus menciumku sampai sebuah suara menghentikan ciuman kami.

“lihat-lihat tempat kek kalau ciuman, membuatku iri saja,” kata Siwon oppa sedikit menyindir
“ah hyung! Lagi enak juga,” raut muka Kyuhyun berubah menjadi kecewa
“lagian, di tempat ramai seperti ini kau malah asik ciuman,”
“tempat ini sepi sebelum hyung datang kemari,” celetuk Kyuhyun asal
“yash! Kau ini bisa saja mengelak Kyu,” siwon oppa meninju lengan Kyuhyun
“ah! Sakit hyung! Jagiya, lihat apa yang dilakukan Siwon oppa-mu itu,” Kyuhyun mengadu padaku dengan nada suara yang dibuat sedkit manja
“dasar anak manja,” kata Siwon oppa sambil memukul kepala Kyuhyun pelan
“yaa! Hyung!” Kyuhyun sedikit berteriak
“udah dong sayang, mana sini yang sakit,” aku langsung mengelus lengannya yang ditinju Siwon oppa

***

“jagiya, kau ingat hari ini hari apa?” tanya Kyuhyun saat di mobil dalam perjalanan pulang
“hari selasa?” tebakku
“selain itu?”
“hari ulangtahun Donghae oppa?” tebakku lagi
“aish! Kau benar-benar tidak ingat ya?”

Kyuhyun menepikan mobilnya
“memang hari ini hari apa si sayang?” tanyaku penasaran
“kau benar-benar tidak ingat jagi?” katanya sambil memegang pundakku, aku menggeleng. Kyuhyun berubah cemberut.
“hari ini adalah anniversary ketiga kita, ingat?” katanya sambil mengelus pipiku
Aku berusaha mengingatnya. Ah! Iya sekarang kan tanggal 15 Oktober. Tanganku dengan sendirinya membelai pipi Kyuhyun dengan lembut.
“mianhaeyo jagi, aku lupa,” kataku lalu mencium bibirnya lembut. Kyuhyun membalas ciumanku. Setelah sekitar dua menit, aku melepas ciuman kami karena aku sudah mulai sesak nafas.

“sudahlah,” kata Kyuhyun lalu mengelus rambutku.
“bagaimana kalau kita merayakannya di apartment-ku?” tawarnya. Aku mengangguk sambil tersenyum.

Aku menghempaskan tubuhku ke sofa milik Kyuhyun. Sedangkan Kyuhyun pergi kedapur untuk mengambil wine. Kyuhyun kembali dengan membawa sebotol wine dan dua gelas kosong untuk kami berdua. Kyuhyun menuangkan wine pada kedua gelas kosong itu lalu memberikan gelas yang satunya padaku.

“happy anniversary honey,” katanya sambil mencium pipiku
“happy anniversary jagi,” kataku sambil memeluk pinggangnya dan menyandarkan kepalaku pada dadanya. Lalu kami bersulang dan meminum wine tersebut.

Suasana apartment Kyuhyun cukup romantis. Hanya diterangi oleh beberapa lampu meja dan lampu berwarna putih kekuningan disudut ruangan yang menjadikan ruangan sedikit remang-remang. Ditambah lagi Kyuhyun menyetel lagu klasik melalui piringan hitamnya.

Entah karena terbawa suasana yang cukup romantis ini atau karena apa. Lagi-lagi Kyuhyun mencium bibirku. Sama dalamnya seperti ciumannya yang sebelumnya. Aku membalas ciumannya dengan ciuman yang tak kalah dalam. Kyuhyun memegangi kepalaku dan aku memegangi kerah kemejanya. Ciuman kami semakin lama semakin dalam.

Lama-kelamaan bibir Kyuhyun sudah tidak bermain dibibirku lagi, melainkan bermain di leherku. Kyuhyun terus menghisap leherku hingga menimbulkan kiss mark. Kurasakan Kyuhyun menggendongku menuju tempat tidurnya. Kyuhyun masih menciumku, dia merebahkanku di tempat tidurnya. Dia membuka jas dan kemejanya sehingga memamerkan dada bidangnya. Kyuhyun mendekatkan wajanya kepundakku. Lalu ia mencium pundakku lembut.
Dan kami melakukannya….

***
Sinar matahari pagi memasuki kamar Kyuhyun melalui jendela kamarnya. Aku membuka mataku dan merasakan kehangatan pada tubuhku. Ya, Kyuhyun tidur disampingku sambil memelukku sehingga memberi kehangatan tersendiri untukku.

Aku bergerak perlahan agar tidak membangunkan Kyuhyun. Aku duduk bersandar pada kepala tempat tidur sambil menutupi tubuhku yang tanpa busana ini dengan selimut.

Aku membelai pipinya lembut dan aku mencium keningnya. Kuperhatikan bagaimana ia tidur. Kyuhyun tidur sambil memelukku. Tapi bukan tubuhku lagi yang dipeluknya, melainkan pahaku. Karena posisiku sekarang sedang duduk berselonjor kaki.

Dia tidur seperti bayi. Raut wajahnya yang imut ketika tidur. Aku membelai rambutnya pelan agar tidak membangunkannya. Tapi usahaku gagal. Kyuhyun terbangun dari tidurnya.

“pagi sayang,” ucapku sambil mencium pipi kirinya
“pagi” Kyuhyun tersenyum lalu mencium bibirku kilat. Aku tersenyum.

“kau tahu, saat kau tidur, kau terlihat seperti bayi. Imut sekali,” kataku sambil mencubit gemas pipinya
“iya, imut dan tampan,” katanya membanggakan dirinya
“iya, iya,” kataku seraya bangkit dari tempat tidur dan mengenakan pakaianku.

“kau mau kemana jagiya?” tanyanya dengan raut muka babyKyu nya
“aku mau membuat sarapan untuk kita,” kataku sambil tersenyum
“tunggu, aku ikut,” katanya lalu bangkit dari tempat tidur dan mengenakan pakaiannya.

Aku menuju dapur bersama Kyuhyun yang merangkul pundakku dan tanganku yang merangkul pinggangnya.

Aku membuat nasi goreng untuk kami berdua. Selama aku memasak. Tangan Kyuhyun tidak pernah lepas dari pinggangku. Kyuhyun memelukku dari belakang dan menyandarkan dagunya di bahuku sambil menyanyikan sebuah lagu yang amat kusuka, Listen to You.

“dasar babyKyu,” kataku pelan sambil mengelus pipinya. Dia mencium pipiku.
“babyKyu-nya Nam Sunghyo,” katanya sambil kembali menaruh dagunya di bahuku lagi.
Kurasa posisi kami akan tetap seperti ini sampai nasi goreng yang kubuat ini matang.

FIN~~~

By : Nadya Kurnia

70 Responses to BabyKyu, Nc 17

  1. kyaaaaaaaaaaaaaaaa… kyuhyunia kau sudah kembali!!!!
    balik2 kog malah maen epep NC tho *dijitaks author karena banyak protes*
    kyu oppa… apakah kau benar seperti baby???
    pengen liat kyu oppa lagi tidur,, ntar malam nyusup ahhh *ketahuan minie nih bisa dicere saya, wkwkwkwk*
    nice epep
    10000 thumbs up buat author…. *minjem jempolnya authors ma admins* *diusir dari blog* :-D

  2. Author’na mna nie..??
    Bkin q ge’er bged eh..
    Namkor’na sma kyk nma’q..
    Q jga bias’na kyuhyun..
    Tpi syg gk ada marga’na sie..
    Emg jodoh gk kemna..*dibakar massa*

    Lam knal ya smua..
    Reader bru comment nieh..
    Hehehe..^^

  3. ho0h *nunjuk” k0men d atas*
    ud prnh bc d blog lain..
    Authorny sma yya? :D

    py ttp ja sk crtany. .hoho

  4. So sweet…tp…
    Kyu oppa…biasanya oppa lebih bersikap manis lagi klu sm aku…*digebukin istri2 kyu*
    Huwaa~!! Nice FF,deh!!!
    ^^

  5. hallo semuanyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~~~~

    ada yang nyari autornya kayanya diatas, haha
    saya authornya. nama saya nadya kurnia, nama korea saya nam sunghyo.
    makasih ya yang udah baca:)

    buat yang udah pernah baca di blog lain, authornya sama kok, saya.

    sebenernya saya udah kirim ff ini dari bulan maret, tapi kok belom di publish2 ya? ato jangan jangan malah nggak masuk emailnya, saya berfikir seperti itu sebelumnya. eeeeh ternyata emailnya masuk toh, hehe

    berhubung saya admin di blog lain tersebut, yasudah saya pos aja deh hehe

    sekali lagi makasih yang udah baca *bow*

    maaf ya sudah membuat kalian jelous *plak*

    • waah ,, chingu nice ff .. :)
      tunggu” ,, umur chingu brpa nih ?1 *curiga* pasti msih kecil *sok tau, dibakar chingu*
      haha bikin dong xhingu ff nc suami aku chullie oppa vs. aku .. heheheh ^^ *otak mesumnya kambuh*

  6. Wew.. bner, stuju ma komen diatas..
    *nunjuk2*
    Kunyuk pasti eksis di ff nc..!! LOL..

    Romantis, so sweet lah!! :)

  7. bisa ga sunghyo diganti jadi seongrin?? *dicekek author*
    hehehe… klo NC 17 di bebaskan dari semua password yang mengikat sebagai batasan ya?? *bahasaku alay gila..*

  8. @namsunghyo:
    Wah,, nma qta sma..
    Pntes ja namkor qta jga sma..
    Hehehe..

    Bda’na marga’q Shin..
    Nma’q Nadya Stefani..
    Lam knal ya author’na..^^
    Ditggu fic2 slnjt’na ya.. :D

  9. NC nya aman neh…
    suka deh….

    romantis bgt…
    uhuhuhu….
    like this ff….

    kyu seliar apa ya kira” klo di kasih nc yg full???? hahahaah
    *penasaran ja sih lo…maw nya…*

  10. woooo…
    bgus2,NC-nya g “horor”,kekeke~
    bisa jantungan klo smpe “horor”…xP
    lanjutkan….!!! *apa sih?*

  11. Kyaaaaaa~
    kyu imut daaahh ^^
    like it chingu ..
    mendingan di cut aja nc nya kea gini , abis kalo nc nya dimunculin , yang keluar di otakku bukannya keromantisan tapi yadong ..
    wkwkwkwkw :D
    bikin il-feel ..
    over all , like it :)
    maap ne , aku baru baca , abis juga baru nemu .

  12. wah kyuppa romants bgt. pengen deh punya suami spt kyu oppa.
    ff y bgus chinghu.

    bikin lg y yg cast y kyu oppa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s