Author : Kafkanisa Octaryoto (Hong Yoo Ra)
“Bahkan seorang sepertimu bisa bertahan cukup baik di sisiku?” Ia menarik nafas berat, lalu menghembuskannya. Mencari objek pandangan lain lalu kembali menatapku, gusar. “Jangan katakan kau melakukannya karena kau menyukaiku. Itu berbahaya Jung Nara-sshi”
Seoul, 2 Januari 2011
Jung Nara P.O.V
Hari ini benar-benar buruk. Bagaimana bisa kejadian itu hinggap lagi di kepalaku? Oh Tuhan, aku bisa mati gila kalau begini caranya. Belum lagi Park Songsaenim yang sudah menatapku dengan wajah kesetanannya, mulai mengedikkan kepalanya ke arah pintu. “hhh…algepseumnida songsaenim”. Aku sudah mengerti, mungkin ini kali ke-4 aku dikeluarkan saat jam pelajaran karena aku tertidur, dan sialnya lagi aku bermimpi buruk. Mimpi buruk yang selalu sama.
Flashback
Incheon, 1 Maret 2001
“eomma..odieyo?” aku berjalan menuruni tangga sambil memeluk Teddy Bear berukuran besar. Aku melihat sedikit cahaya dari kamar yang pintunya sedikit terbuka, lalu sedetik kemudian.. “BRAKK !” pintu itu tertutup secara kasar, membuat kakiku refleks mundur beberapa langkah. Lalu aku melihat sesuatu keluar dari celah dibawah pintu itu, darah. Terlalu cepat sehingga aku tak sadar bahwa orang di dalam kamar tadi keluar dan mendekatiku yang masih terkaget-kaget. Setelah sampai dihadapanku, ia berjongkok dan menyejajarkan badannya dengan badanku.
“Kau pasti Nara? Matjayo?”
Aku mengangguk takut, badanku gemetar, lalu memeluk Teddy Bear lebih erat. Berbeda dengan instingku, ia kemudian tersenyum dan memberiku sebuah cincin perak, aku menerimanya dengan ragu-ragu.
“mungkin nanti oppa-mu butuh ini, jadi kau simpain baik-baik. arasseo?”
aku tidak mengangguk, hanya menatapnya lekat. ia lalu beranjak meninggalkanku. Sebelum ia mencapai pintu, aku mencegahnya oleh rasa penasaranku.
“ahjusshi !”
Ia berbalik, memasukkan kedua tangannya ke saku celana lalu menatapku lembut seraya tersenyum.
“ada apa?”
“emm, ahjusshi tadi sedang apa di kamar eomma? ahjusshi mengenal eomma?”
Ia tertawa kecil lalu mendekatiku lagi, berjongkok seperti pertama kali ia berbicara denganku, lalu mengusap kepalaku pelan.
“kau, pintar seperti ibumu Nara-ya”
“ye?”
“hmm, ahjusshi baru saja bertemu eomma. Kami teman. Kau bisa panggil aku Lee ahjusshi, Nara-ya”
Sekarang ia benar-benar beranjak dari hadapanku, pergi entah kemana.
Flashback end
Aku menatap lorong itu, sepi. Tidak lagi sampai seseorang datang kearahku dengan bola basket ditangannya. Ya, aku mengenalnya, Kim Kibum.
“Kau tidur lagi?”
“hmm. sinting memang. parah sekali aku tidak bisa mengontrol diriku sendiri”
“sepertinya kau butuh refreshing Nara-ya, berlibur, atau semacamnya”
“terimakasih, tetapi tidak untuk saat ini. Kau tahu sendiri, ujian semakin dekat tetapi aku malah banyak tertidur dikelas. Jika aku tak lulus kau mau bertanggung jawab pada oppaku hah?”
Ia tersenyum kecil. Ya, Kibum sahabatku, sejak SMP. Dan kau tahu? Saat-saat seperti ini jarang sekali terjadi meskipun kami satu sekolah. Taulah apa yang akan dilakukan gadis-gadis penggemar pria tampan ini jika aku dekat-dekat dengannya.
“Kau… bolos?”
Ia mengangguk. sepertinya lelaki ini tak cukup waras untuk ukuran pria tampan. Yang aku tahu, ayahnya selalu menuntutnya untuk melakukan hal-hal yang harus dilakukan oleh seorang pewaris tunggal perusahaan. Tetapi ia selalu menolak dengan alasan klise ‘aku-masih-muda’.
***
Author P.O.V
“Waktunya terlalu sempit hyung. Aku bahkan sangsi akan mengetahui nama pemiliknya sebelum deadline berakhir. Ini terlalu beresiko” Kyuhyun menjelaskan panjang lebar apa yang ia pikirkan setelah mendengar berita tentang deadline di misi barunya.
“aku tahu. Tetapi aku yakin tidak memberikan cincin itu ke tangan yang salah. jadi kurasa selama sisa keluarga itu masih hidup, kita tetap bisa mendapatkannya”
“kau tidak memperhitungkan waktu, hyung” sergah Kyuhyun cepat.
“aku sudah memperhitungkannya dengan sangat matang, Cho Kyuhyun. Kau akan terpana jika kau berhasil dan meninjau kembali kinerjamu kelak”
Kyuhyun menghela nafas, ia tahu, ia tak akan menang jika berdebat dengan seniornya tersebut. Lee Donghae. Betapa ia mengutuk seniornya tersebut ketika 10 tahun lalu Lee Dongahe menyerahkan cincin perak milik perusahaan kepada gadis berusia 6 tahun yang sudah dipastikan tidak tahu apa-apa mengenai masalah besar ini.
“baiklah, aku harus mulai dari mana?”
“Jung Yunho, mulailah dari Polisi itu”
Cho Kyuhyun P.O.V
Benar -benar sinting. bisa-bisanya dengan mudah ia mengatakan bahwa aku dapat mencarinya dalam waktu 2 bulan? Aku melajukan Audi hitamku ke jalan raya. 22.10 malam. Cincin itu… ya, aku rasa itu bukan hanya lambang rahasia perusahaan. Aku tahu, ada maksud dibalik semuanya. Kuedarkan pandanganku ke samping, mencari sesuatu. Aku berhenti di pelataran parkir gedung ini, lalu berjalan menyusuri basement gelap ini. Beginilah pekerjaanku. Menjadi seorang agen bayaran bukanlah keinginanku,semuanya murni karena kecelakaan 5 tahun lalu, saat aku sedang sekarat dan Donghae hyung menyelamatkanku, sehingga aku ikut terjebak bersama pekerjaannya.
“Sajangnim, ini yang anda minta”
“hmm, gumapta. kalian bisa pergi”
aku memandangi amplop besar berwarna coklat itu, lalu menentengnya masuk kedalam mobil. Aku kembali mengendarai Audi hitam ini dengan kecepatan tinggi.
***
Jung Nara P.O.V
Soo Jung mengajakku pergi malam ini. Yah, jika berhubungan dengan gadis metropolitan itu aku sudah bisa membayangkan kemana tujuan kami. Aku bahkan tidak memikirkan tempat lain selain Pub.
Yunho Oppa sedang dinas di Jepang, kurasa satu atau dua teguk alcohol bisa membuatku keluar sejenak dari kegilaan ini. Setidaknya dari bayangan pembunuh 10 tahun lalu yang telah membunuh ayah dan ibuku, hampir dihadapanku.
Pub
Terdengar suara musik keras, aku dan Soo Jung memilih tempat untuk minum.
“Nara-ya ! kurasa sudah lama kita tak mengunjungi tempat ini !” Soo Jung berteriak kearahku. Sedetik kemudian HP ku bergetar, dan.. Oh Tuhan! matilah aku. Aku segera pergi dari Pub setelah berbicara pada Soo Jung. Brengsek ! bagaimana bisa oppa datang secara tiba-tiba begini?
Aku berlari, sudah jam sepuluh malam dan aku tidak menemukan satupun taksi yang berlalu lalang dijalan. Sial ! Aku berlari menuju halte bus, berharap aku mendapatkan setidaknya bus terakhir hari ini. Sudah kubilang hari ini aku benar benar sial, bis terakhir sudah lewat 7 menit yang lalu. Apa boleh buat, mengesampingkan harga diriku, menghentikan sebuah mobil mewah berwarna hitam yang lewat di jalan ini, karena memang hanya ada mobil itu.
Seorang pria mengenakan stelan jas, keluar dari mobil itu.
DEG !
Tuhan, baru aku melihat wajah sesempurna ini. Benar-benar tanpa celah. Mata yang besar, hidung mancung, badan yang tinggi tegap, menghampiriku yangmasih terpaku pada sosoknya. Persetan dengan apa yang akan terjadi nanti jika oppa tahu aku keluar malam, tapi makhluk ini, benar-benar membuatku sinting! Saat ia sudah dihadapanku, dapat kucium aroma parfum yang *sekali lagi* membuat aku mabuk, sepertinya jika aku terus seperti ini, aku akan memanggilnya sebagai pembunuh karena membuat jantungku berhenti berdetak.
“Agasshi”
“kau..” lidahku tak bisa bergerak, parah, ini benar-benar parah, aku dihipnotis!
“agasshi, bisakah kau menyingkir dari jalanku?”
Aku mengumpulkan kesadaranku kembali, dan, gagal. Aku malah semakin gila melihatnya.
“aku kira tak ada manusia setampan kau”
Orang itu mendengus, lalu menundukkan wajahnya, menyejajarkannya dengan wajahku. Sudah tak terhitung berapa kecepatan aliran darahku saat ini, aku dapat merasakan hembusan nafasnya, wangi.. mint?
“baiklah agasshi, aku tahu itu. sekarang bisakah kau menyingkir karena aku masih ada urusan lain selain hanya mendengarkanmu memberikan sejuta pujian untukku?”
aku mengerjapkan mataku, aku yakin sepenuhnya, aku sudah mulai sadar.
“ah, chogi.. bisakah aku ikut mobilmu? aku harus pulang dan aku tidak menemukan satupun kendaraan yang lewat disini selain mobilmu”
Lalu ia melirik jam tangannya, menghembuskan nafas pelan, lalu berjalan menuju mobilnya.
“aku masih ada urusan, jadi jangan salahkan aku jika kau terkena serangan jantung”
Tidak ! aku yakin serangan jantung bukan karena kecepatan mobil, tapi karena wajahmu !
Cho Kyuhyun P.O.V
Gadis ini.. cantik. Polos. Sangat polos. Ia tak berhenti memandangku sedari tadi, padahal aku sudah mengendarai mobil seperti orang kerasukan. Dan aku? ya, sedikit banyak tertarik pada gadis bernama..
“siapa namamu?”
ia sedikit kaget, lalu dengan cepat menjawab “Nara. Jung Nara. dan kau?”
aku menoleh sedikit, melihatnya yang tertarik akan pembicaraan ini. “Cho Kyuhyun”
“aah~ Cho Kyuhyun. Itu cocok dengan wajahmu !”
aku tersenyum kecil, lalu menambah kecepatan mobilku.
“jangan sekarang , lain kali kau bisa memandangku sampai puas,”





Leedantae
/ March 10, 2011lanjut! Penasaran bgt onn
choi riechan
/ March 10, 2011Aigo~ totwet haha
mei.han.won
/ March 10, 2011ane penasaran….harussss segera di lanjutkan…
Amie
/ March 10, 2011OMO..Haeppa pmbunuh? Hmh..Lanjoott,,
ajeenk
/ March 10, 2011waaahh, penasaran banget jadinyaa…
lanjutin lagi ya thor ^^
HaeRa EunHae
/ March 10, 2011lnjuuuttttt………
penasaran…….
n like this ff…..
sheemaelfishy
/ March 10, 2011Lanjuttttttt
Lereen
/ March 10, 2011Kyuhyun percaya diri amat~
hahahaha
OK dehh.. Lanjutt~ ^^
Amanda DongdongHae
/ March 10, 2011hmmm?
suamiku membunuh orangtuanya nara?
@kagetgajelas
huuaaa..
si kyu pede banget tuh bicaranya.
buat aku melayang melayang. @apadahhk
marshafishy
/ March 10, 2011hadoooh penasaran, ayo lanjuut.
ditunggu yaa
cho's2203
/ March 10, 2011LANJUUUUUUUUUTTTTTTTTT!!! I like it. Daebak!
(ff kyujagi daebak2 smw!)
indria
/ March 11, 2011aaaahh kyu pake steln jas item
*mimisan*
udah bagus,
sejauh ini (?) blm ada comment thor,
gpp ya..
Karinaaa11
/ March 12, 2011weww …
kren FFnya ~~
heheehe …
newbie disni …
slm buat authorny yah
#gubrakk
minkijaeteuk
/ March 13, 2011kyu tetep tebar pesona, ke part 2
S Hyun Ah
/ July 4, 2011kyu.. ga ada bosen bosennya tebar pesona.. lanjut deh ke part 2~
soscommunity
/ December 13, 2011informasi cukup MENARIK.
Semoga semakin maju dan lebih sukses lagi.
kalau ada waktu jangan lupa silahkan,
KUNJUNGI : SOSCOMMUNITY yang siap membantu segalanya terutama
PENANGGULANGAN KEBAKARAN:
Informasi lebih maju silahkan MELIHAT :
http://soscommunity.org/index.php?option=com_content&view=frontpage&Itemid=58
Terimakasih
CALL : 031 853 8830
E-MAIl : soscommunity1@gmail.com
Shumy yukiss mhu
/ April 16, 2013Oh,, pertumuan yg tdk di duga