“Pengganggu!!” Aku menusukkan pisau itu ke perut gadis didepanku, bahkan ia tidak sempat meneriakkan apa-apa. Matanya yang menatapku perlahan kehilangan cahayanya. Aku tersenyum melihat darah yang perlahan keluar dari luka yang kubuat.
______
“Hyung, akhir-akhir ini banyak sekali pembunuhan yang terjadi disekitar kita. Apa kau sadar?” Kataku sambil menekan keyboard laptopnya.
“Apa? Aku jarang membaca berita akhir-akhir ini.” Leeteuk hyung mendekati laptopku, matanya sibuk membaca artikel di layar laptop, dahinya berkerut. 3 pembunuhan terjadi di 2 minggu terakhir ini. Dan kejadiannya berada di dekat dorm kami.
“Apa polisi belum bisa melacak penjahat ini?”
“Kurasa susah, hyung. Kejadiannya selalu tengah malam. Sekalipun ada orang, tak banyak yang memperhatikan sekitarnya.” Leeteuk Hyung menghembuskan napasnya. “Mungkin sebaiknya kita harus lebih sering mengganti password dorm kita. Ayo kita bicarakan masalah ini kepada yang lain.”
______
“Kau milikku.. Hanya milikku! Tidak ada yang boleh memilikimu selain aku..”
______
Hari ini kami akan tampil di sebuah Open concert, acara sudah mendekati akhir. Anggota kami telah berada di backstage, siap memasuki panggung. Ketika MC memanggil kami, satu persatu kami naik. Penonton ikut bernyanyi ketika kami tampil. Ketika ditengah lagu mr. Simple, terdengar teriakan dari arah penonton. Disatu titik, penonton mulai membuat lingkaran, menjauhi sesuatu. Tak lama petugas mendesak menghampiri ‘sesuatu’ yang membuat menarik perhatian itu.
Kami berhenti menari, tak ada seorang pun yang memperhatikan kami. Perhatian semua orang tertuju ke tempat tersebut. Staff dari belakang menyuruh kami masuk ke backstage. “Ada apa?” Kata Leeteuk Hyung kepada salah satu staff yang mengikuti kami keruangan ganti.
“Seseorang tertusuk.” Muka staff itu terlihat berusaha untuk bersikap profesional. Tidak menunjukkan perasaan bingungnya, tetapi butir-butir keringat menghiasi dahinya.
Ketika sampai di ruang ganti, kami melihat manajer sedang berdiskusi. Manajer Kim lalu mendatangi kami, “berkemaslah, kita akan segera pulang. Keadaan tidak terkendali akibat kejadian barusan.”
Kami mengemas barang-barang dengan diam. Berusaha untuk lebih cepat mengemas dan meninggalkan tempat tersebut.
______
“Petugas bodoh! Hahahahahhahahahaha…. Mereka tidak akan menyangka kalau aku memasukkan sebuah pisau ke tempat makeup-ku. Siapa yang akan menyangka? Akhirnya satu lagi dari mereka kulenyapkan juga. Gadis bodoh! Mengira dia bisa memiliki kekasihku. Seenaknya saja memanggilnya dengan panggilan Oppa. Tidak! Dia milikku!! Milikku!!”
______
Semua anggota Super Junior sedang pergi, hanya Yesung tinggal di dorm dengan alasan malas keluar. Bel berbunyi memecah keheningan dorm. Yesung mendesah lalu berjalan dengan malas menghampiri pintu dorm. Ketika ia buka tak ada orang dibalik pintunya.
“Mungkin hanya orang iseng” pikirnya. Ketika ia menutup pintu dan berbalik ke kamarnya, kakinya menginjak secarik kertas. Sebuah surat diselipkan ke bawah pintu.
Jongwoon, aku menunggumu di apartemen no. 215
Tertanda,
Kekasihmu
Dahi Yesung berkerut, apartemen yang disebutkan hanya beberapa lantai dari dormnya. Penulis ini juga meninggalkan cap bibir yang masih… Basah? Jarinya menyapu sekilas cap bibir itu.
“Apa ini? Kenapa lengket?” Tangannya langsung reflek mendekat ke hidungnya. Bau anyir menyergap. Darah? Penulis ini memberikan surat dengan cap bibir dari darah? Ada yang tidak beres dari surat ini. Ia langsung berlari ke kamar mandi, mencuci tangannya dan berlari lagi ke kamar. Mengambil Hp dan jaketnya, lalu ia mengetik pesan ke Leeteuk.
“Hyung, aku pergi ke Apartemen no. 215. Kalau kau pulang dan aku belum ada, cepat telepon polisi!” Ia langsung mengirimkannya ke nomor Hyungnya. Ia tahu, Leeteuk sebentar lagi akan sampai. Tapi ia tidak bisa menunggu. Mungkin ada orang yang dalam bahaya ketika ia menunggu hyungnya pulang. Mungkinkah dalang pembunuhan yang terjadi akhir-akhir ini adalah ulah fansnya? Ia lalu bergegas mendatangi apartemen yang dimaksud. Setelah beberapa saat, ia akhirnya sampai didepan apartemen yang dimaksud. Dengan ragu-ragu ia menekan tombol bel di sebelah pintu.
______
“Kekasihku datang, kekasihku menemuiku. Akhirnya..”
______
Seorang wanita berumur kurang lebih 20 tahun berbadan kecil berkulit pucat membukakan pintu. Ia tersenyum melihatku, sekejap bulu kudukku berdiri melihat senyumnya. Senyum itu seperti menyatakan.. Kepuasan? Kepemilikan? Entahlah..
“Siapa kamu?” Wanita itu tersenyum mendengar pertanyaanku. Tangannya terulur meraih tanganku, tanpa sengaja mataku menangkap noda merah di lengannya. Darah? Masih mengalir ke tangannya? Sebuah saputangan yang menutup luka? Astaga.. Jangan-jangan dari itu dia mendapat darah yang ia tinggalkan disurat untukku tadi? Tanpa kusadari ia menarikku kearah sofa, dan mendudukkanku didepan sebuah bantal. Lalu tanpa ragu ia mengambil tempat disebelahku.
“Aku kekasihmu. Lupakah kamu?” Senyumnya terlihat sangat inosen diwajahnya yang masih muda, hanya lingkaran mata yang hampir sama dengan milikku yang membuatnya terlihat capek.
“Kau bukan kekasihku! Jangan-jangan, kau yang menusuk beberapa orang didekat sini?”
“AKU KEKASIHMU!!” Bentaknya. “Ah mereka, hanya sekumpulan penggemarmu yang menyusahkan. Pengganggu. Sering mengikutimu, meneriakkan namamu. Memanggilmu Oppa!! Siapa mereka? Berani-beraninya memanggilmu oppa!” Punggungku mendingin, orang ini gila. Benar-benar gila. Tangannya mengelus tanganku dengan lembut, seperti layaknya kekasih. Lalu ia tiba-tiba berdiri.
“Bodohnya aku! Aku lupa membuatkanmu minuman!” Ia lalu menuju kearah dapur. Kuraih Hp disakuku. 9 panggilan tidak terjawab. Leeteuk Hyung. Kukirim ia pesan lagi, menyuruhnya cepat memanggil polisi atau petugas dibawah. Tak lama, wanita itu kembali membawa minuman kesukaanku.
“Aku tahu kamu menyukai ini, minumlah.” Katanya sambil kembali duduk disampingku. Sekitar 10 menit aku mengulur waktu, bel berbunyi. Ia langsung bangkit, dan melihat siapa yang datang. Seketika mukanya langsung benar-benar seperti mayat. Pucat, aku tahu siapa yang sedang berada diluar.
Tak lama, pintu digedor-gedor polisi diluar. “Nona!! Kami tahu anda didalam! Buka pintunya atau akan kami dobrak!!” Ia mematung disebelahku, sedangkan aku bingung ingin membuka pintu atau tidak. Aku takut tiba-tiba ia melukaiku. Lalu suara pintu didobrak pun membahana,”BRAK!!” Polisi itu berhasil mendobrak pintu, wanita itu langsung berlari kearah sofa, mengambil sesuatu dibalik bantal. Sebuah pistol revolver.
“Jangan bergerak!! Letakkan senjata anda dilantai!!”
Ia bergeming, mematung sambil mengacungkan pistol kearah polisi. Ketika polisi mendekat. Ia mengkokang senjata digenggamannya.
“Hei, hei tenang!” Reflek aku mendekatinya, ia langsung mengacungkan pistol kearahku. Sebuah benda panas menyabet pipiku. Meninggalkan sebuah luka yang membakar. Sepertinya ia tanpa menembakku. Ia langsung tersadar telah menembakku, dengan terkejut ia melempar pistol ditangannya. Mendatangiku, menutup luka dipipiku seperti ingin menghentikan darahnya. Lalu.. aku menangkap kedua pergelangan tangannya.
______
Seorang suster menutup pintu dibelakangnya. “Bagaimana suster?”
Suster itu menggeleng, “Belum ada perubahan dok, pasien tidak merespon kata apapun yang saya ucapkan. Ia hanya merespon ketika melihat foto yang ia miliki.”
“Baiklah kalau begitu, mungkin butuh waktu yang lebih lama untuk menunggu ia bereaksi.”
______
“Hihihi.. Mereka bodoh, mengajakku berbicara seperti itu. Seperti aku ini gila, ahahha aku tidak gila. Kalian semua yang gila, kenapa kalian semua menghalangiku untuk bersama kekasihku? Kenapa? Hhihihi Jongwoon-ah.. Kau milikku.. ♥” wanita itu mendekap foto yang dari tadi ia pandangi sambil tersenyum.. Lalu menatap kearah jendela..
~TAMAT~
Ps: ff ini terinspirasi dari salah satu ff SHINee yang sudah lama gue baca *lupa judulnya* + percakapan tentang anak schizofrenia bareng @risazh
xoxo,
tiSung




shim eunkyung
/ February 20, 2012Ga jelas yesungnya mati atau masih hidup
Dan cewek itu siapa? Namanya? Kenapa bisa ada di apartemennya suju? Bukannya kalau konser,tas diperiksa petugas pake pendeteksi logam? Buat menghindari hal2 yg ga diperlukan kayak di atas tadi,,kemungkinannya kecil kalau dia bawa pisau yg disimpan di alat makeup..
Kecuali kalau pisau itu properti panggung yg emang udah ditaruh sebelum konser
Mian.. Cuma mengoreksi agar lebih baik ke depannya
KYUnita
/ February 20, 2012Sebenerbya seru, tapi maaf, maaf banget ini gajelas endingnya. Gantung.
Kirain masih lanjut, tapi ternyata udahan.
Kalo bisa dilanjutin chingu
leli
/ February 20, 2012merinding bcanya..
langsung merapat ke tembok waktu bca ditengah2 takut ada org dbelakangku hhe
bener2 bkn paranoid
Ruby
/ February 20, 2012sereem abis tapi daebak thor
Nindia indriani
/ February 20, 2012Gak jelas ceritanya,nanggung.
Tapi daebak.
sclouds9
/ February 20, 2012wuih…ffnya serem,gila!!
KangSoeun
/ February 20, 2012jelaslah dia bukan pacar yesung. orang yesung punyaku *ngimpi
suka suka. keren ceritanya. alurnya juga enak jd ga males bacanya.
Hwaiting thor ^^
ChaeyeonCho
/ February 20, 2012Sayko banget nih yeoja,
keren thor!
choihinsae
/ February 21, 2012Dasar fans gila….
andiniminathae950914
/ February 21, 2012Keren ni ff!!! , kurang panjang dan kurang ending tp thor, sequel needed !
Flo
/ February 22, 2012serem amat tuh cewe…
tp, kok ga dijelasin sapa cewe itu…
n kenapa dy terobsesi banget ma yeppa…
cloud3424
/ March 9, 2012wah…… Tisa eonni…. ternyata… memiliki jiwa psy……. *gaberani ngelanjtin* ya? wkwkwk sadis banget ini ;A; kasian juga ini fansnya Yejussi, bukan yang lain gimana gitu wkwkwk~ aiya~ itu bukan fans, tapi obsessed girl ><
Dee_C S W
/ April 1, 2012sereeem….
bubu~wookie_sungie
/ April 29, 2012Phsyco ahh..
serreeemm…
but afterall, daebak thor..
arine
/ May 25, 2012srem banget ff nya :0
fullkaler
/ June 17, 2012serem, yeoja misterius -_-
retha_chan
/ June 19, 2012iihhhhhhhh wanita yang menyeramkan
rismaindahardiyana
/ September 13, 2012ceritanya bagus . cuma, kok di akhir ceritanya gantung ? kalau bisa sih dilanjutin aja
Kim Kumiko
/ October 1, 2012FF SHINee yang judulnya MINE bukan? Itu thriller kelas berat… sampe ngamputasi gitu ==’ *fans gila*
Alurnya kecepetan… feelnya jadi ga berasa kalo menurut aku. Beberapa scene kerasa “samar” gitu, susah dibayangin. Endingnya dilanjutin donk, masih gak jelas -,-V
rina rinis loner love anis
/ November 20, 2012stu kta..daebak bgt thor