My Heart is Cotton Candy

I consider this as a major fluff ficlet. I’m overrated I know, but please let me know what you are thinking after reading this. Enjoy!!

 

My Heart is Cotton Candy

What is your best feeling?

Aku termangu menatap kertas yang masih bersih di hadapanku. Hanya ada sebaris pertanyaan di sisi atas, sisa kertas yang kosong itu harus kuisi dengan jawabanku mengenai pertanyaan tersebut. Kelas psikologi yang aku ambil untuk summer class tahun ini mengharuskanku mengatakan hal paling jujur yang aku rasakan. Dan aku bingung. Hanya 100 kata, tapi rasanya sulit untuk menemukan perasaan terbaik yang pernah aku rasakan selama ini.

Terlalu banyak yang membuatku senang. Bukan berarti hidupku tidak pernah sengsara atau aku  tidak pernah merasa sedih, hanya saja aku lebih suka mengingat semua yang membahagiakan. Dan kini masalahnya adalah, aku mengingat terlalu banyak hal yang membuatku senang. Jika aku menuliskan satu momen yang aku kira menyenangkan, aku khawatir begitu aku menyelesaikannya, akan ada momen yang lebih baik yang melintas di pikiranku. My brilliant brain is brilliant, you know ^_^

Lalu di tengah rasa bingungku, ponsel tipis yang tergeletak sembarang di meja belajarku bergetar. Dengan LED yang berkelap kelip aku melirik layarnya yang menampilkan sebuah nama, seseorang yang baru saja kupikirkan karena aku pikir dia bisa sedikit membantuku tapi dia sedang berada nun jauh di sana untuk beberapa pekerjaan. Aku segera mengambilnya dan menekan tombol jawab sebelum ada perang dunia ketiga karena aku membiarkan panggilan itu terlewat.

Hallo?” sapaku singkat.

Hey, what are you doing?

I’m doing my essay,” jawabku setengah gemas. Dia menelepon hanya untuk menanyakan apa yang sedang aku lakukan? Bukankah bisa lewat pesan singkat saja, ya? Tapi meski begitu, mendengar suaranya membuatku merasakan sesuatu bergerak gerak di dadaku. A butterfly?

Then why aren’t you writing something?

Aku menghela nafas. “Because you called, Cho Kyuhyun. Can I write something when my hand is occupied by the small gadget called cell phone?

It’s your fault than you are not ambidextrous.

Baiklah, kupu kupu imajiner dalam dadaku tiba tiba terserang penyakit aneh yang membuatnya berhenti mengepakkan sayapnya. Penyakit aneh itu bernama Cho Kyuhyun, seseorang yang sebenarnya membuat kupu kupu itu sendiri berada di dalam dadaku. Aneh, ‘kan?

What do you want, Mr. Cho? Aren’t you in Jeju for some works?” tanyaku penasaran. Sejauh yang dia katakan padaku, ia masih akan berada di luar kota sampai minggu depan untuk beberapa pekerjaan yang tidak bisa ia tinggalkan. Dia bilang jadwalnya penuh, kenapa dia bisa selonggar ini untuk meneleponku?

Ia mendesah. “Can you come down? My legs hurt standing below your window.

Aku mengerutkan keningku. Dengan segera aku mendorong keluar dan bangkit dari kursiku, berlari sprint ke arah jendela dan melongokkan kepalaku. Sesosok bayangan berdiri bersandar di pagar rumahku, tepat di bawah jendela. Ia memegang sebuah ponsel dan sedang menatap ke arahku. Aku melotot kaget. “WHAT THE HELL ARE YOU DOING?

Can you just come down?” pintanya lagi.

.

.

.

Can anyone kill me right now?

Now here is the reason why I want to die: A young man, handsome as hell, is standing in front of me, wearing my favorite white t-shirt. He said he’s in Jeju for some works, but he’s actually here. He’s currently smiling while holding a wrapped cotton candy and he said…

“You like cotton candy, don’t you?”

I want to die now, in this infinite mirth.

Aku bisa saja mengutamakan harga diriku dan menjawabnya hanya dengan anggukan setelah menerima permen kapas yang dibungkus plastik dan pita cantik itu. Tapi kali ini  aku hanya ingin menelan semua gengsiku dan menghambur dalam pelukannya, menyesap wanginya yang khas. Ia terkejut, tentu saja, tapi juga tertawa kecil melihat kelakuanku.

Are you happy?” Kudengar suaranya bertanya kepadaku.

Aku tak bisa menjawab, hanya mengangguk dan menggumamkan kata ‘ya’ kecil. Lalu sebuah pertanyaan melintas di benakku. Aku melonggarkan pelukanku dan menatapnya. “You said you are in Jeju for some works?

Well, does it matter anymore?” Kyuhyun menatapku balik, kali ini dengan seringai kecil di bibirnya.

Aku mencebikkan bibirku. “You lied to me.

But you are crying of overwhelmed happiness,” sanggahnya pintar. “Don’t you feel glad that I lied to you?”

Desahan frustasi keluar dari bibirku. Ia memang lebih pintar memainkan kata kata sekarang. “What are you doing here? Aren’t you supposed to be in Jeju?”

“Because I miss you, silly.” Kyuhyun memelukku dan menggumamkan kalimat itu.

Mataku berkedip kedip tak percaya. “You flew all the way from Jeju just because you miss me?”

Ia tidak menjawab, hanya menganggukkan kepalanya sedikit dan mengeratkan lengannya di tubuhku. Aku memeluknya balik, merasakan aliran hangat yang menyelubungi kami. Entah bagaimana caranya, Kyuhyun kembali membuat kupu kupu di dadaku kembali aktif mengepakkan sayapnya, bahkan sepertinya ada ratusan kupu kupu di perutku sekarang ini. “I guess I’m just one lucky bitch to have you, you know?” gumamku pelan.

Kyuhyun mendekatkan bibirnya di telingaku. “You’re not a bitch, you are my girl.

.

.

.

Setelah sedikit mengobrol dan melepas rindu, akhirnya aku mengusirnya pulang kembali ke Jeju untuk menyelesaikan pekerjaannya [dengan penuh rasa enggan dan berat hati karena wangi parfum yang ia kenakan selalu membuatku ingin memeluknya, setiap saat!]. Aku memamerkan senyumku sampai aku menutup kembali pintu rumahku. Kebiasaan anehnya yang selalu memastikan dia yang terakhir melihatku setiap kali kami bertemu.

Aku menyandarkan punggungku di balik pintu kamarku sembari menekan dadaku ke dalam, merasakannya berkembang seperti gumpalan harum manis yang tadi dia berikan padaku [sudah habis memang, karena harum manis itu enak sekali dan kami memakannya berdua]. Rasanya lebih dari menyenangkan, seperti ingin meledak saking….aku bahkan tidak  tahu kata apa yang dengan tepat melukiskan perasaanku.

Tapi lalu sesuatu melintas di pikiranku.

Dengan sigap aku kembali duduk di kursi belajarku. Meraih pulpen yang tergeletak di atas kertas putih yang tadi aku tatapi tanpa ide, aku tahu apa  yang harus aku tulis.

Lalu aku menulis…

What is your best feeling?

 

Cotton candy is my most favorite thing. It’s sweet, fluffy, and it makes me simply happy. And so I say my best feeling is whenever I feel my heart is like cotton candy.

It’s when I can feel my heart in full blossom, like peonies, filled with joy and happiness. Everything seems sweet and qualm less. My heart will explode by the large amount of mirth.

Whenever I feel like everything in my life will just come out well. Whenever I feel like I’m blessed and loved. Whenever I feel like my heart is cotton candy, it’s my best feeling.

 

Aku tersenyum menatap 100 kata yang tertulis rapi di kertas itu.

Kuraih ponselku dan mengetik sebuah pesan singkat yang akan kukirimkan pada Kyuhyun. Aku rasa setelah apa yang dia berikan padaku selama ini, ia berhak mendengar perasaanku.

Thank you, my heart is like cotton candy when I am with you :)

-The End-

That’s it, everyone hehehe

xoxo,

shalof

Previous Post
Leave a comment

25 Comments

  1. Melloy

     /  June 17, 2012

    Daebak author !!!

    Reply
  2. n I know I’m the LUCKY one here! ξ\(ˇ▼ˇ)/ξ
    mwahahaha… :D *died-in-absolute-bliss*

    Reply
  3. @EvilSooLOL

     /  June 17, 2012

    Singkat sih… Tapi, fellingnya dpt bgt! Daebak, deh buat author! ;D

    Reply
  4. what a sweeeettt….story… ^_____-
    paling suka sama kalimat handsome as hell..
    omona TT___TT

    great,sha eon..
    keep writing ^_____-

    Reply
  5. Wow…
    So sweet banget ya Kyuhyun nya…ckckck…
    Simple tapi ngena banget ya essay-nya…
    Kayaknya nilainya bakalan bagus deh…hehe :D
    Daebak!!!

    Reply
  6. cho haena

     /  June 17, 2012

    it’s so sweet like a cotton candy #bhasa inggris berantakan#
    daebak thor

    Reply
  7. Wiwik dian

     /  June 17, 2012

    Keren banget….

    Reply
  8. LJK~

     /  June 17, 2012

    aaa sweet
    cotton candy when I am with you

    Reply
  9. aida

     /  June 17, 2012

    keren keren
    singkat tapi ngena

    kyu so sweet amat rela2 pulang cuma gara2 kangen abis itu balik lagi

    Reply
  10. Love it so much..
    Hei..ap kbr Eunryung/Miinah ya?
    Udah inget blum dy?
    *kode
    hehehe

    Reply
  11. kalo yang nulis shalof mah gausah ditanyain bagusnya. :’)

    Reply
  12. cerita’x manis bgtttt…kek cotton candy…
    Likeee thisss..

    Reply
  13. AillaGyu

     /  June 18, 2012

    pntes ajj keren….org yg bwt shalof….
    keren,keren…..*manggut2*…..

    Reply
  14. SKK

     /  June 18, 2012

    d-a-e-b-a-k!!

    Reply
  15. Cuapcuap

     /  June 18, 2012

    So sweet ^^

    Reply
  16. Author daebak

    Reply
  17. septyhafidz

     /  June 18, 2012

    10 jempol to autornya…

    Reply
  18. untung ada kyu.. jadinya muncul ide itu.
    si kyu manis banget si, pulang ke seoul cuman gara gara kangen..
    good job!

    Reply
  19. singkat, but .. so romantic ., prok .. prok .. prok ..

    Reply
  20. sabrina

     /  June 21, 2012

    keren, keren, kereen…!

    suka sama karakter kyuhyun-nya.

    keep writting, thor! :D

    Reply
  21. what is this youuuuuu sweet sugar :|
    seriously, feels like that girl’s butterfly skipped to my stomach right now..

    Reply
  22. indahluvdonghae

     /  August 10, 2012

    wah,,,thor..ktanya pas 100 yah,,heheheh
    author hebattt..heheh

    Reply
  23. orangeji

     /  August 21, 2012

    udah g bisa ngomong apa2 lagi >< well cotton candy, :)

    actually i just wanna say, onn why r u so brilliant on making fanfic?? can u please teach me?? ugh!! this is cool, u r my favorite ;D

    Reply
  24. It so so so so so sweet for me <3

    Reply
  25. Atthena Dee

     /  April 13, 2013

    and my heart is like cott0n candy when i read ur FF,e0nni.

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,870 other followers

%d bloggers like this: