“Oppa…” Ujar Hee Rin setelah beberapa lama terdiam.
“Ne, yeobo?” Jawabku seraya memberikan senyum termanisku padanya.
“Gomawoyo..” Ujarnya lirih.
“Tunggu dulu sampai kau lihat ini.” Kataku. Aku memberi tanda pada anggota Super Junior lain.
Di depan pintu kamar, mereka semua menyanyikan Happy birthday untuk Hee Rin. Donghae, Eunhyuk dan Siwon membawa gitar, yang lain menyanyi dan Sungmin ditengah sambil membawa kue ulangtahun buatan Ryeowook.
“SAENGIL CHUKKAEHAMNIDA, HEE RIN!” Seru mereka di akhir lagu.
“Oppadeul, gomawoyo..” Ujar Hee Rin. Airmatanya tak berhenti keluar.
Tak tega, aku memeluknya lagi. Lalu kucium keningnya.
“Hee Rin! Ayo kita makan kue ulangtahunmu! Kasihan Ryeowook-ah sudah membuatnya pagi-pagi tadi.” Seru Shindong.
“Haha, Ne Shindong Oppa” jawab Hee Rin.
Aku bangkit dari tempat tidur dan menuntunnya ke meja makan tempat dimana Super Junior biasa makan bersama.
Hee Rin’s POV
Aku tak percaya, ternyata Kyuhyun dan para Oppadeul memberiku kejutan itu. Hari ini menjadi ulang tahun terindahku. Sebelumnya, ulang tahunku tak pernah dirayai. Itu memang tradisi dalam keluargaku. Ulang tahun setiap anggota keluarga kami tak pernah dirayakan. Appaku, adikku, sampai ibuku pun tak pernah dirayakan. Hm, mungkin ulang tahun tahun ini dan tahun lalu adalah ulang tahun yang paling indah dihidupku.
“Hee Rin-ya?” Ujar Kyuhyun. Kami sedang duduk di salah satu sofa yang terdapat di kamar Kyu. Ia merangkul bahuku. Di pangkuannya, terdapat PSP yang masih menyala.
“Ne, Oppa?” Jawabku.
“Gwaenchanhayo? Kenapa kau diam saja? Apa yang kau pikirkan?” Tanya Kyu. Ia menyelipkan rambutku yang terurai bebas ke telingaku.
“Nan gwaenchanha, Oppa. Aku.. aku hanya mem-flash back apa yang telah kalian lakukan padaku malam ini. Jeongmal gomawoyo, Kyuppa..” Ujarku.
Ia mematikan dan meletakkan PSP-nya di meja kecil disebelah sofa. Lalu, ia menghadapku dan berbicara,
“Tahun ini, aku tidak memberikan kado berupa barang padamu, seperti tahun lalu. Tapi… aku akan memberikan ini..” Kyu mendekatkan wajahnya ke wajahku. Semakin lama semakin dekat dan akhirnya bibirnya menyentuh bibirku dengan lembut.
Ia menciumku perlahan dan dengan lembut. Tidak terburu-buru. Kubiarkan bibirnya melekat di bibirku sesuka hatinya.
Cukup lama ia menciumku. Sebelumnya, ia belum pernah menciumku seperti ini. Rasanya… seperti ini adalah first kiss kami. Kadang, sulit dicerna oleh otak bagaimana aku, Shin Hee Rin, seorang wanita biasa dapat begitu dekat seperti ini dengan Cho Kyuhyun, seseorang yang telah dikenal oleh dunia.
Begitu Kyu melepaskan ciumannya, ia tersenyum. Senyum yang disunggingkan dibibirnya bukanlah senyum yang dipaksakan. Bukan juga senyum evil-nya yang dikenal banyak orang. Melainkan, senyum tulus yang muncul dari hatinya yang paling dalam.
Kemudian, ia memelukku erat seraya membisikkan kalimat di telingaku. “Saranghaeyo, Hee Rin-ya. Jangan pernah tinggalkan aku.”
“Tidak, aku tidak akan meninggalkanmu, Oppa. Yeongwonhi saranghaeyo.” Jawabku.
**
“Gomawoyo untuk malam ini, Oppa.” Ujarku saat Kyu mengantarkanku ke apartemenku.
Ia mengangguk seraya memelukku. “Ne, cheonmaneyo, Hee Rin-ya. Oh ya, besok jadwalku padat sekali. Mungkin aku tidak bisa menjemputmu sepulang kerja. Kau.. tidak marah kan?”
“Tentu saja tidak. Untuk apa aku marah. Pekerjaan utamamu kan memang menjadi penyanyi terkenal. Itu wajar kok, Kyu.” Jawabku.
Ia kembali tersenyum, “Ya sudah, aku masuk dulu ya?” Ujarku.
“Ne, masuklah. Sudah larut malam.” Jawab Kyu.
Ia mengantarku keatas, sampai aku masuk ke dalam kamarku. Lalu, setelahnya ia pergi.
Aku mendudukkan tubuhku di sofa di depan televisi yang mati. Hah, hari ini memang sangat melelahkan. Tetapi, walaupun hari ini melelahkan, hari ini adalah hari terindah! Bayangkan, Namjachingu-ku, Cho Kyuhyun, memberiku kejutan ulang tahun yang dapat membuat orang jantungan. Hah, dasar evil magnae!
**
Paginya, aku terbangun karena sinar matahari pagi menyengat mataku. Pagi yang indah. Jam masih menunjukkan pukul 8, jadi aku masih punya waktu longgar sebelum berangkat kerja. Tapi… Kali ini, aku tidak akan menggunakan waktu itu untuk tidur. Aku akan jalan-jalan sebelum berangkat kerja. Aku segera bangun dan membereskan tempat tidurku. Lalu, aku mengambil handuk dan segera mandi.
Setelah mandi, aku langsung memakai baju yang akan kupakai ke kantor nanti. Rok berwarna hitam selutut, kemeja berenda berwarna putih dan blazer hitam. Rambut coklat panjangku sengaja kugerai rapi. Aku memakai sepatuku dan keluar dari kamar.
“Annyeong bibi Choi!” Seruku saat berpapasan dengan penjual sayuran di sebelah apartemen.
“Annyeong, Hee Rin! Tumben, pagi-pagi kau sudah berangkat.” Sapanya.
“Ne. Aku akan berjalan-jalan dulu sebentar sebelum pergi kerja!” Seruku lagi.
“Baiklah, hati-hati ya, Hee Rin!”
“Baik, bibi!”
Biasanya, dari toko bibi Choi, aku menaiki bis untuk menuju kantor. Tapi, kali ini aku akan berjalan-jalan disekitar kios-kios. Entah kenapa, kaki-kakiku menuntunku menuju sebuah factory outlet khusus baju-baju pria. Seketika, aku terpikir Kyuhyun. Mungkin, aku bisa membelikannya sesuatu dari sini. Aku memasuki factory outlet tersebut.
“Annyeong, Agasshi! Anda mencari apa?” Seru pelayan toko itu.
“Oh, tidak. Aku hanya mau melihat-lihat dulu.” Jawabku.
“Baiklah. Jika ada keperluan, jangan segan-segan bilang pada kami!”
Aku tersenyum seraya berjalan menuju bagian jas dan kaus-kaus. Aku tahu, jadwalnya dengan super junior bertambah ketat. Apalagi dengan jadwal pergi ke acara formal. Aku berniat membelikannya beberapa jas beserta celana jeans dan beberapa kaus. Kuharap, ia bisa memadukannya.
Setelah kurasa cukup, aku segera membawanya ke kasir.
“Gamsahamnida, agasshi. Datang lagi lain kali!” Seru pelayan kasir.
Aku mengangguk. Aku tahu, aku tidak akan bisa memberi hadiah ini sekarang karena Kyu tak menjemputku hari ini. Daripada aku pulang lagi ke apartemen untuk menaruh hadiah ini, aku memutuskan untuk membawanya ke kantor.
**
“Ah, Hee Rin! Dari mana saja kau? Dan apa itu?” Tanya Hara penasaran.
“Ah, Hara-ah. Ini hadiah untuk Kyuhyun. Tadi, sebelum aku berangkat ke kantor, aku berjalan-jalan di sekitar apartemen dan menemukan factory outlet baru. Aku langsung terpikir Kyu.” Jawabku.
“Aih, romantis sekali. Padahal, kalian baru berpacaran sekitar 2 tahun.” Jawaban Hara-ah membuatku tersipu.
“Ah, sudah cukup, Hara-ah! Kajja, kita bekerja!” Ajakku.
**
Kyuhyun’s POV
Ini pertama kalinya aku berbohong pada Hee Rin. Memang, rasanya sangatlah tidak enak, harus menyembunyikan sesuatu pada Hee Rin. Tetapi, ini demi kebaikannya.
“Kyuhyun-ah! Kajja, Ppaliwa! Katanya kau akan ke toko perhiasan pagi ini?” Seru nuna-ku, Ahra.
“Iya, iya, Nuna. Sabarlah, aku sedang mengikat tali sepatuku!” Seruku balik. “Nah, sudah. Nuna, pokoknya kau jangan mencoba mengacaukan malam ini ya?” Lanjutku dan melihat tajam kearah nuna-ku.
Seraya tertawa Ahra Nuna menjawab, “Ah, kau ini. Tidak. Aku sayang Hee Rin juga. Mana mungkin aku mengacaukan malam terpentingmu ini? Sudah, sana cepat beli cincin pertunangan kalian! Setelah kau pulang nanti, semuanya sudah akan siap. Aku tinggal menjemput Hee Rin.”
Aku tersenyum, “Baiklah kalau begitu. Aku pergi dulu. Sampai nanti, nuna!”
Aku mengendarai mobilku ke toko perhiasan langganan keluargaku. Disini, adalah tempat Appa membeli cincin untuk eomma juga tempat Ahra Nuna membeli cincin pernikahan dengan suaminya sekarang.
Toko perhiasan itu terletak disalah satu distrik perbelanjaan terkenal di Korea. Agak masuk ke dalam sebenarnya. Tapi, toko itu selalu ramai dengan kebanyakan pasangan-pasangan yang akan membeli cincin perkawinan atau namja-namja yang ingin membeli cincin pertunangan untuk yeoja mereka. Kali ini, aku termasuk salah satu dari mereka.
“Cho Kyuhyun! Sudah lama tidak bertemu! Apa kabar?” Tanya pemilik toko yang menjadi teman Appa-ku.
-TBC-




septyhafidz
/ July 8, 2012lanjut…
gaem
/ July 8, 2012author!!! cepetan dilanjutin dan di post!!!!!!
mrsjongwoon
/ July 8, 2012lanjut thor~ bagus ffnyaa ^^
tessaa
/ July 8, 2012lanjut dong thor~ penasaran nih ._.
arvina ELFishy
/ July 8, 2012next dong author….please…jebal.. Gomawo author…
Btw klw blh tau umur author brp n biasny past kyunnie kan y? Hehe
Aq elfishy(pastinya biasny si ikan dunk) usia hmm 22thn…annyeong…bangapsemnida…^^,
Park Sung Ra
/ July 9, 2012umurku? ._. umurku…. 14 tahun hehe._.V Iya, bias aku Kyuhyun^^
ocha
/ July 9, 2012Lanjut asap yaaa
Vie
/ July 9, 2012uwaaaa…lagi seru eh dah TBC.
Daebak!