TITLE : RE-ENCOUNTER
Cast : Lee Donghae
Park Nara
Genre : Romance (?)
Author : @elitasyaravina
Annyeong! ^^ author elita kembaliiiii maap kalo judulnya gak sesuai , ini murni cerita author! Please don’t copast! Mian kalo banyak typo, kritik saran sangat diperlukan asal gak pakek BASHING yaaah makasih reader >.< yg udah comment di ff sebelumnyaa…*deep bow happy reading! !! I hope many people always happy with my ff ~^^ *bow
Flashback ~~
Happy Birthday to you…
Happy Birthday to you…
Happy birthday happy birthday happy birthday to you…
Hari ini, ulang tahun seorang perempuan yang paling membanggakan dalam hidupku, ulang tahunnya yang ke 26 tahun, terlihat temannya membawakan sebuah kue yang cukup besar dengan lilin di atasnya, ia terlihat senang, terharu dan bahagia, ia meniupkan lilin di atas kue tersebut dan memejamkan matanya.
“Haruskah aku menunggu lagi?” pikir perempuan itu kepalanya menengadah ke atas di tengah cuaca dingin yang menusuk tulang.
“Nara-ya apa yang sedang kau lakukan? Kamarmu sudah rapi di dalam ayo masuk kami sudah mau pulang maaf memberantaki rumahmu” kata Jihyo sambil menarik tangan perempuan itu ke pintu rumahnya “Gomawoyo sudah memberikan semuanya,kalian kado yang terindah dari semuanya” kata perempuan itu menunduk menghapus air matanya “Berhentilah menangis kau perempuan yang kuat jangan terlalu sering mengeluarkan air matamu” kata Jihyo kembali
Setelah semua sahabatnya itu pulang, kesepian menusuk jantungnya, hatinya sakit, pikirannya penat seakan dunia ini ikut menjauhinya “Kembali padaku, kembali kepadaku Lee Donghae” bisiknya lirih, hatiku sakit, aku ingin berlari dan memeluk serta menenangkannya.
“Bahkan menyebut namamu saja sudah sangat sakit Donghae-ssi” dengan bodohnya ia berjalan keluar dan duduk di bangku halaman depan rumahnya dan ia hanya menggunakan sweater tipis serta memangku boneka salju yang ia buat seakan dengan memegang boneka salju itu akan mendinginkan hatinya juga, ia menangis “Siapapun siapapun temani aku disini kumohon” bisiknya, hatiku mencelos melihat itu, bibirnya bergetar ia kedinginan,rambut yang menjuntai menutupi sisi kanan dan kiri mukanya menambahkan aksen kesedihannya.
“Aku menunggumu Donghae-ssi 10 tahun tepat di esok hari di tanggal 12 Mei, tidak bisakah kau kembali padaku? Walaupun hanya kembali menjadi sahabat masa kecil? Aku menyesal, aku menyesal jujur dengan perasaanku bahwa aku menganggapmu bukan hanya sebagai sahabat tapi hatiku sakit melihat kau menceritakan semua gadismu dahulu, kepergianmu meninggalkanku juga sangat menyakitkan Donghae-ssi, kembalilah padaku” suaranya pelan dan mengiris siapapun yang mendengar, darah mulai keluar dari hidungnya karena cuaca yang seperti ini.
Bukan menyembuhkan luka hatinya yang perih, tetapi justru merusak tubuhnya perlahan, ia masuk kedalam rumahnya sembari melap darah di hidungnya dengan lengan sweaternya dan perempuan itu tersentak saat melihat kotak kado yang di berikan sahabatnya di atas tempat tidurnya.
“Bangunlah besok pagi dan kau akan bahagia Nara-ya”
Ia terhenyak, hanya ada secarik kertas di dalamnya, perempuan itu menjatuhkan tubuhnya di ranjangnya dan ia terlelap dengan semua keheningan yang menyelimuti tubuhnya.
Perempuan mengagumkan itu terbangun, hari telah berganti ia membersihkan dirinya dan merapikan kamarnya sampai terdengar sebuah teriaka “NARA-YAA!! KAU SUDAH BANGUN?? TEMUI AKU DI HALAMAN BELAKANG!!” suara Jihyo menggema sampai terdengar ke kamar perempuan cantik itu, ia tersenyum, memakai coat sarung tangan dan syal yang menutupi sebagian wajahnya serta sepatu boot untuk menemui sahabat tersayangnya, ia membuka pintu halaman belakang dan ia mendapat sebuah kejutan besar, teramat sangat besar.
“Donghae-ssi….” Katanya berbisik ia tidak mempercayai matanya, pandangannya kabur, air mata itu menyeruak keluar “Hei! Apa kabarmu Nara-ssi?” suara itu terdengar kembali di hidupnya “Kau kembali.. Donghae-ssi?” kata perempuan itu mulai terisak, tak lama kemudian ia mendapat sebuah pelukan yang teramat sangat ia rindukan “Bukankah kau menungguku 10 tahun tepat di hari ini? Bukankah kau memintaku kembali Nara-ssi?”
“Kenapa kau kembali Donghae-ssi? Kenapa kau pergi dahulu?” tanyanya didalam dekapan itu, kebahagiaan sangat ia rasakan berdesir di tubuhnya “Aku menyelesaikan tugasku dahulu, mempersiapkan diri untuk hari ini”
“Tugas? Apa? Untuk apa hari ini? Jelaskan padaku” kata perempuan itu terisak “Tugas menjadi seorang namja yang baik untukmu, yang bisa membuatmu bahagia, aku Lee Donghae sekarang siap menjadi namja yang akan memberikan kebahagiaan yang terbaik untukmu selamanya, dan kau Park Nara maukah kau menjadi pendamping hidupku?”
Flashback end~~
“ Lee Donghae, aku tahu kau bisa menggantikan posisiku suatu hari nanti di hati Nara
Berjanjilah kau akan membahagiakannya, dia telah jujur dengan perasaannya padamu
Ia terus menjadi anak kecilku di mataku, bahagiakan dia
Setiap kali ia menangis saat kau menceritakan tentang perempuan lain yang sedang ada di sekitarmu
Hari ini aku menyerahkan perempuan kecilku padamu gantikan aku di hidupnya, jaga dia Donghae-ssi aku mohon, aku menyayanginya lebih dari apapun dihidupku
Sebagai seorang ayah yang tak bisa menemaninya hingga ia memiliki pasangan hidup dan sebagai ayah aku gagal menjaganya, gagal menemaninya ketika seorang namja datang memohon ijin padaku untuk mempersuntingnya
Jika kau memang ditakdirkan hidup bersama Nara, dan kalian mempunyai seorang anak, jadilah seorang ayah dan menjadi sepasang orang tua yang selalu bekerja keras membahagiakan, menjaga, dan melindungi anak kalian hingga mereka telah dimiliki orang lain
Aku titipkan Nara padamu bahagiakan dia, beritahu Jihyo tentang permohonanku agar ia bisa menemaninya terus , bahagiakan dia dan jaga dia agar perjuangan ibunya yang rela kehilangan hidupnya demi malaikat kami tidak sia sia
Note : Berbahagialah anakku Nara maaf Appa hanya mengirimkan surat ini pada Donghae dan tidak padamu, tapi Tuhan telah berhasil mengirimkanmu hadiah terbesar, sahabat dan namja ini,Ayah bahagia melihatmu tersenyum sayang”
Nara POV
“Kau sudah membacanya kan Nara-ya? maka dari itu setelah hari pertengkaran kita aku memutuskan pergi, untuk melanjutkan pendidikanku, menyiapkan hidup yang sebaik mungkin untuk kita berdua” kata donghae disebelah meja riasku ia terlihat tampan dengan pakaian jasnya, aku menangis, air mataku menyeruak keluar membaca surat ini “uljima jagiyaa ini hari kebahagiaan kita berbahagialah seperti yang diucapkan appamu” katanya menghapus dan menuntunku keluar ruangan ini.
Ini memang hari pernikahanku, aku menerima lamarannya saat itu, pikiranku melayang tangan yang menggenggamku saat ini terasa seperti tangan Appa yang biasa menemani hariku dulu.
Saat aku berdiri di depan altar dan mengikat janji setiaku aku menoleh ke wajah sahabatku Jihyo ia cantik, salah satu kado dari Appa dan dari Tuhan
“Saranghae Appa, Eomma berbahagialah kalian disana dan aku berdoa semoga di kehidupan selanjutnya kita dapat berkumpul kembali” kataku dalam hati sembari menautkan bibirku dengan bibir suamiku Lee donghae.
1515151515151515151515
Ya, ‘perempuan itu’ yang kumaksud adalah anakku Nara, ia yang aku tinggal terlebih dahulu yang selalu tersiksa atas kesepian dirinya serta kisah cinta yang sempat meninggalkannya, aku melihatnya bahagia sekarang ia telah menikah, ia telah dimiliki orang lain sebagai Ayah tugasku telah selesai tapi cintaku tidak akan pernah usai “Berbahagialah anakku Appa dan Eomma mengawasimu disini dan Tuhan pasti akan mendengar doa kecilmu agar kita selalu berkumpul kembali Nado saranghae my little baby~”
THIS FANFICTION DEDICATED FOR MY PARENTS, AMAZING ELF,AND MY PRINCE LEE DONGHAE ^^ (FOR ADMIN THIS BLOG WHO WANTS PUBLISH MY FF, jeongmal gomawo *bow this ff dedicated for you too )




Wiwik dian
/ July 8, 2012Bagus kok ff nya….
jungsoohwafanfiction
/ July 9, 2012DAEBAKkkkk….thor ff nya aku suka, semoga mereka berdua selu bahagia selamanya, kayak aku
Mrs.Shfly
/ July 9, 2012uaaaaaaaaaaaaaaaaahh so sweet
) simple tp hmpir mnitikkan airmata ^^
Vie
/ July 9, 2012daebak…^^