“Apa kau akan melakukan nya hari ini,Chae-ah?”tanya seorang gadis pada temannya yang sedang sibuk berhias didepan cermin.
“Tentu saja!Aku sudah menunggu lama jadi aku tidak mau menunggu lagi.”jawab Chaerim sambil tersenyum kearah cermin kemudian dia berdiri.
“Aku tidak bisa melarangmu.Teruskanlah!”ucap seorang gadis dengan raut wajah pasrah.
“Tenanglah Hyowon,aku akan melakukan dengan baik!”Chaerim tersenyum.Kemudian dia pergi meninggalkan Hyowon sendiri.
“Tak ada yang dapat menghalanginya!”ucap Hyowon sambil geleng – geleng kepala.
@@@@
Seorang gadis masuk kedalam sebuah toko bunga yang sering dikunjunginya dalam kurun waktu 6 bulan ini.
“Huft…Tenanglah Chaerim-ah!”ucap Chaerim dalam hatinya,berusaha menenangkan diri.
Dia terus berjalan mengitari toko bunga itu,dia tersenyum melihat bunga – bunga yang indah dan wangi.
Sampai dia berhenti dan melihat seorang pria tengah tersenyum sambil merangkai bunga favoritnya,Calla.
Bunga yang menggambarkan ketulusan.
“Ehm..Chogyo!Apa aku bisa membeli bunga itu?”ucap Chaerim sambil menunjuk kearah bunga Calla yang sedang dirangkai pria itu.Pria itupun menoleh kearah Chaerim sambil tersenyum.Pria itupun mengangguk.
Dengan perasaan gugup dia berjalan mendekat kearah pria itu dengan tersenyum.
“Berapa?”tanya Chaerim
,pria itu mengangkat kelima jari kanannya.
“5000 won?”terka Chaerim,pria itu mengangguk.Chaerim pun membayar bunga yang dibelinya.Kemudian berjalan melangkah ke pintu sambil membawa Calla tapi langkahnya terhenti dan dia berbalik badan agar dapat
melihat pria itu.
Pria itu sedang kembali merangkai Calla sambil tersenyum.
Chaerim ingin mengatakan sesuatu tapi lidahnya terasa kelu tapi dia tidak ingin melewatkan kesempatan ini.
“Oppa…Kyuhyun oppa saranghanda!”ucap Chaerim,kalimat itu meluncur begitu saja.Perasaannya terasa lega setelah mengatakan itu.
Pria itu menoleh kearah Cherim,tak lama kemudian dia berjalan dengan perlahan kearah Chaerim dengan santai,perasaan Cherim menjadi tidak karuan.
Kyuhyun,ya pria itu sekarang berada didepan Chaerim dengan ekspresi datar.Chaerim hanya dapat menundukkan kepalanya.
Kyuhyun memegang dagu Chaerim.
Bibir mereka saling bertemu,hangat yang dirasakan Chaerim,bagaimana dengan Kyuhyun?
Ciuman itupun selesai.
“Kyuhyun oppa,apa itu artinya kau menerimaku?”tanya Chaerim penasaran.
Kyuhyun tersenyum lalu menggeleng.
“Ani,aku tidak merasakan apapun padamu!Aku menciummu karena aku ingin menguji perasaan ku saja,tidak lebih.”jawab Kyuhyun datar.Terlihat ekspresi Chaerim yang terkejut.
“Mworago?”
“Saat aku menciummu tidak ada perasaan apapun.Terasa dingin dan tidak ada getaran yang terjadi,aku berusaha menemukannya,tapi tidak ada!Maaf!”ucap Kyuhyun yang membuat air mata Chaerim jatuh.
“Aku sudah menunggumu selama 6 bulan ini,datang kesini seperti orang bodoh hanya untuk melihatmu.Tersenyum sendiri setiap melihatmu seperti orang gila!Terus memelihara cinta ini sendiri,aku mengumpulkan begitu banyak keberanian untuk menyatakan perasaan ku padamu.Tak kau lihatkah oppa?”ujar Chaerim,air mata tidak dapat berhenti mengalir dari matanya.
“Ya aku tidak tahu!Kau tidak mengatakan apapun padaku,berbicara padaku hanya saat membeli bunga,setelah itu kau pergi.Bagaimana aku tahu?Tidak ada gunanya kau mengatakan sekarang!”Chaerim terdiam,yang diucapkan Kyuhyun itu benar adanya.
“Karena kau tidak sensitif dan tidak mengerti.”teriak Chaerim.
“Ya,aku seperti itu karena aku seorang pria.”ujar Kyuhyun dengan suara yang tinggi.”Dan aku mengatakan tak ada guna kau mengakui perasaanmu sekarang,pergilah!”
“Kenapa?Jawab aku!”
“Karena aku sudah punya kekasih dan aku tidak mencintaimu.Jadi jangan berharap lagi,kau pantas mendapatkan yang lebih baik dariku dan mencintaimu.”Chaerim hanya diam dan mengangguk.Kemudian dia berjalan menuju pintu untuk pulang agar perasaannya menjadi lebih baik.
“Chogyo!”panggil Kyuhyun,langkah Chaerim terhenti tapi dia tidak ingin melihat kearah Kyuhyun,takut hatinya semakin perih.
Kyuhyun menghela nafas berat,mencoba menenangkan pikirannya.
“Seharusnya kau lebih tua dariku,aku suka wanita yang lebih tua 5 tahun dariku.Jika kau seperti itu mungkin aku akan mempertimbangkannya!Tapi sayang kau masih sekolah,hatiku menolakmu.”ujar Kyuhyun sambil tertawa kecil kemudian dia kembali merangkai Bunga Calla yang sempat terhenti.
Tiba – tiba Air mata Chaerim sudah berhenti mengalir,hatinya menjadi kuat dan tidak akan lemah hanya karena masalah kecil seperti ini.
“1 lagi,5 tahun lagi mungkin kau bisa kembali,itupun kalau aku masih sendiri.”ucap Kyuhyun sambil terus fokus pada rangkaian bunganya.
Merasa direndahkan Chaerim berjalan cepat kearah Kyuhyun namun Kyuhyun tidak peduli dan tidak ingin melihat gadis itu.
“Yaaak…Cho Kyuhyun kau pikir aku gadis murahan yang mengemis cintamu yang tidak seberapa itu,huh?”teriak Chaerim,lalu dia memegang pundak Kyuhyun dan mereka saling berhadapan.
Bruuuk…
Chaerim menendang daerah terlarang Kyuhyun sambil tersenyum puas.
“Kau?Apa – apaan kau!”teriak Kyuhyun sambil meringis kesakitan.
“Aku sudah puas sekarang,tidak perlu menunggu mu!Masih banyak pria lain.Jadi jalani hidupmu dengan baik.”Chaerim kemudian berjalan meninggalkan Kyuhyun.
“Ehm…1 lagi!Kau bisa bersama nenekku,kelihatannya dia lebih tua 45 tahun darimu!Bukankah lebih tua lebih baik?”ucap Chaerim sambil tersenyum penuh kemenangan dan keluar dari toko itu menuju pusat kota.
Kyuhyun memukul meja dihadapannya dengan kesal.
“Arggh…Berengsek!”