Heaven

Heaven

Aku merasakan bias-bias cahaya masuk dari sela jendela kamarku,sang surya telah bangun dari tidur panjangnya dan menggeliat untuk menyapaku pagi ini.Aku masih terbaring malas diatas ranjangku dan sedang dalam proses mengumpulkan kembali nyawa-nyawaku yang berserakan entah dimana.Setelah semua terlihat nyata bagiku,dengan perlahan aku meraba ruang kosong yang ada disebelahku,tempatnya saat mengistirahatkan tubuhnya setelah beraktifitas seharian.

Saat malam tiba kami akan saling bercerita tentang kejadian yang menimpa kami hari itu,tak ada kebohongan,tak ada yang ditutup-tutupi,bagi kami kejujuran adalah yang utama.Kemudian aku akan menyayikan lagu kesenangannya,because you loved me nya Celine Dion.Meskipun tidak sempurna tapi dia selalu semangat menantiku bernyanyi untuknya kemudian dia akan tidur dalam dekapanku.Rasa hangat selalu menjalar disekujur tubuhku saat aku mendekapnya,dia seperti matahari pagi yang menghangatkan juga menyinari hari-hariku yang gelap.

Aku tak bisa melakukan semua hal itu sekarang karena dia tidak bersamaku.Sekuat apapun aku mencoba tetap saja dia tak menemaniku,hidupku dengan perlahan menjadi hampa dan dingin.Aku sungguh merindukannya saat ini.

Aku bangkit dari tempat tidurku dan kedua mataku langsung mengitari kamar kami dari sudut ke sudut,tak berniat untuk melewatkannya sedikitpun.Kamar ini khusus kurancang untuknya,dirinya yang selalu kukagumi dan kucintai.Aku tersenyum jika aku mengingat momen-momenku bersamanya,disaat pagi hari biasanya aku memeluknya,merasakan wangi tubuhnya yang selalu membuatku tergila-gila padanya.

Terkadang jika saat dia dalam mood yang baik,aku akan memintanya untuk mandi bersama saat pagi hari tapi jika dia dalam mood yang buruk aku tak berani memintanya untuk melakukan hal itu.Aku akan mendapatkan tendangan super mautnya di perutku kalau aku melakukannya,akhirnya aku hanya dapat meringis kesakitan,tak heran dia pemegang sabuk hitam Taekwondo. (more…)

Love Dust : Our First Meeting

Love Dust : Our First Meeting

Hongdae,South Korea.

14.00 KST

Aku menyeruput secangkir latte hangat yang baru saja disajikan oleh seorang pelayan di Mount Coffe Shop yang berada didaerah Hongdae.Toko kopi ini sering kukunjungi untuk sekedar melepas penat yang menyerangku.Aku merasakan setiap inci aroma latte yang menusuk hidungku dengan perasaan bahagia,aku suka latte bahkan orang-orang sekitarku tahu bahwa aku seorang ‘Maniak Latte’.Dengan perlahan aku menaruh kembali cangkir latte-ku diatas meja bundar berwarna coklat tua.Cangkir latte yang baru saja kutaruh diatas meja merupakan cangkir latte  ke-6 hari ini.

Aku memperbaiki syal hitamku yang sedikit berantakan dan membuatku tidak nyaman.Setelah selesai dengan memperbaiki letak syal yang melingkar dileherku,aku memandangi jalanan Hongdae yang dipenuhi butiran-butiran salju dari kaca transparan besar yang tepat berada dihadapanku.Aku sengaja memilih meja yang langsung berhadapan ke jalan agar dapat mengurangi rasa bosanku saat menunggu kedua sahabatku yang tidak tepat waktu.Aku melirik arloji berwarna keemasan yang melingkar manis dipergelangan tangan kiriku dengan kesal,sudah 2 jam aku menunggu tapi batang hidung mereka belum terlihat jua.

Mereka adalah dua orang sahabatku sejak duduk dibangku SMP.Kami sangat dekat,sudah seperti keluarga.Pada dasarnya aku tidak mengerti kenapa kami bisa sangat dekat seperti sekarang,semua berjalan secara alami.Aku mengeluarkan ponsel dari saku mantel biru tuaku kemudian  menekan tombol panggilan cepat 4 untuk menghubungi salah satu dari kedua sahabatku.Dari arah pintu toko,aku mendengar bunyi ‘Tiing’ yang menandakan ada orang baru masuk ke toko kopi ini,pandanganku langsung tertuju kearah pintu dan mendapati dua manusia yang tengah berjalan kearahku.Segera aku menekan reject pada ponselku.Mereka yang baru masuk adalah dua orang sahabatku.Aku yakin mereka tengah bertengkar dengan hanya melihat wajah kusut yang sedang mereka perlihatkan padaku dari jauh.

Aku menghembuskan nafas panjang untuk lebih menenangkan diriku.Sebenarnya aku ingin sekali marah pada mereka karena telah membuatku lama menunggu namun aku tidak bisa seperti itu,jika kami bertiga penuh dengan emosi maka komunikasi tidak akan berjalan dengan baik.”Apa kau sudah lama menunggu?”Tanya seorang gadis berparas manis dihadapanku sambil tersenyum lebar yang memperlihatkan deretan gigi-gigi putihnya yang terawat,Ahn Chaerim.Aku memajukan bibirku beberapa senti dan itu membuatnya tertawa.

“Tentu saja!Aku sudah lama menunggu.Hey…2 jam,kau tahu?”aku mendengus kesal setelah mengeluarkan unek-unekku yang tertahan sedari tadi pada Chaerim namun dia hanya tersenyum kemudian duduk disofa yang berada disebelah kananku.

“Maaf…ada beberapa masalah tadi yang harus segera diselesaikan.Yah..aku tahu kau kesal tapi kami sudah disini,ya ‘kan?”

“Ini bukan yang pertama kalinya Ahn Chaerim,kalian berdua memang selalu tidak tepat waktu dalam hal apapun.Aku bosan menunggu kalian tapi ya sudahlah,lupakan saja!”aku mengibaskan tangan kananku tidak peduli.

“Sebenarnya aku bisa datang tepat waktu dan membuatmu tidak menunggu tapi ini semua…”Chaerim terlihat menghembuskan nafas panjang sambil memandang seorang pria berperawakan tinggi dan memiliki kulit putih pucat dengan garang kemudian menunjuk lelaki itu dengan tatapan intens.”Dia..Cho Kyuhyun!!Dia yang salah karena sangat lambat dalam segala hal ditambah dia itu pelupa,sudah seperti kakek yang berusia 70 tahun.Kakekku saja tidak seperti dirinya itu,menyebalkan..”Chaerim melipat kedua tangannya didepan dada dan mengalihkan pandangannya pada jalanan yang terhalang kaca transparan milik toko kopi ini.

“Hey…hey…hey…Seenaknya saja menyalahkanku!”pria yang ditunjuk Chaerim tidak terima dipersalahkan begitu saja oleh nona Ahn itu,Cho Kyuhyun.”Bukannya kau yang salah karena menghilangkan kunci mobilku tadi,huh?”geram Kyuhyun kemudian berjalan kehadapan Chaerim.”Aku menaruh kunci mobilku diatas meja yang berada diruang keluargamu kemudian pergi menuju kamar mandi,kau tahu itukan nona Ahn?”Chaerim memajukan bibirnya beberapa senti dengan tatapan ‘Seenaknya saja kau,Evil Cho’.”Kau bisa jelaskan padaku dan Hyowon,kenapa kunci mobilku bisa berpindah ke dalam lemari pendingin yang berada didapurmu?”

Chaerim menyampirkan poninya yang cukup panjang kebelakang telinga kanannya kemudian merapikan pakaian yang dikenakannya,aku dan Kyuhyun terus memandangnya,menunggu jawaban dan pembelaan dari Chaerim.”Mungkin kunci mobilmu punya kaki…”aku hanya dapat menggelengkan kepalaku dengan ekspresi ‘dasar pembohong’ namun Chaerim balas melotot padaku.Aku beralih pada Kyuhyun yang berdiri sambil menatap Chaerim datar, perlahan aku seperti melihat tanduk kecil  berwarna merah keluar dari kepala Kyuhyun,oh well,ini hanya perumpamaanku saja,sebentar lagi Kyuhyun akan ‘meledak’. (more…)

Affair Chapter 3

Hankyung’s POV

“Babe….!”panggilku pada Hyowon yang sedang duduk sendiri dibangku taman rumah sakit.Dia terlihat sedang memikirkan sesuatu yang aku tidak ketahui.Jika ditanya apakah aku ingin memiliki kemampuan untuk membaca pikiran seseorang,tentu aku sangat ingin apalagi membaca pikiran seorang wanita yang bernama Shin Hyowon.

Hyowon menoleh dan tersenyum kecil padaku.“Eh…Hankyung!”ucapnya seadanya.Dia kemudian diam sambil menundukkan kepalanya.Aku berjalan mendekatinya lalu duduk disampingnya.Udara sangat dingin sore ini,sedingin hubungan kami.Aku tidak pernah membayangkan akan menjadi sekaku ini.

“Hankyung?Biasanya kau memanggilku dengan jagiya?Ada apa?”tanyaku yang bingung,dia menggelengkan kepalanya dengan kuat yang membuatku semakin bingung.

“Tidak ada,aku hanya ingin saja agar terbiasa nantinya!”ucapnya sambil tersenyum padaku,senyum yang sedang dia tunjukkan padaku itu,kenapa terlihat berbeda dari biasanya?Kedua tangannya saling menggenggam dengan kuat.Aku meraih kedua tangannya dan menggenggamnya.

“Kau baik-baik sajakan?”tanyaku,dia hanya mengangguk tak mengeluarkan suara.Biasanya dia terlihat begitu ceria tapi apa yang aku lihat sekarang?Ayolah Hyowon,jangan membuatku khawatir padamu.Dia memandang lurus kedepan,tak ingin melihatku kah?

“Kau memikirkan dia?”tanyaku akhirnya,diapun terlihat terkejut.Dugaanku benar.Hyowon tidak kau lihat aku yang begitu mencintaimu disini.Selama ini kau anggap aku apa?Apakah itu hanya kepura-puraanmu saja?Kau mau mempermainkan perasaanku?Kurasa aku akan gila dengan semua masalah yang menimpaku.

“Benarkan begitu?”tanyaku lagi,dia hanya tersenyum kecil seakan aku tidak boleh tahu yang sebenarnya dirasakannya.“Aku butuh jawaban Hyowon bukan senyumanmu itu.Kau anggap aku apa selama ini?”kataku meninggi,dia tetap terlihat tenang.Kenapa semua jadi begini?Dia terlihat menghela nafas dengan perlahan,apakah begitu sulit baginya untuk memilih?Arrgh…begitu banyak pertanyaan dibenakku.

“Kau suami dari wanita yang bersama suamiku saat kecelakaan itu,kau yang menemaniku saat aku jatuh dan bersedih tapi tak tahukah kau…aku begitu membenci istrimu!”ucapnya,terdengar ada rasa sakit yang dalam saat mendengarnya.Aku tertegun. (more…)

Love is…………YOU!!!!!

Dia adalah wanita pertama yang membuatku jantung berdetak sangat cepat saat melihatnya.Suaranya, tawanya,senyumannya semua yang ada pada dirinya terlalu menyilaukanku.Terkadang karena hal itu pula aku pernah berpikir untuk membiarkannya pergi dari hidupku.Huft……aku mencobanya beberapa kali tapi tetap tidak bisa,itu hal yang sangat sulit bagiku dibanding dengan ujian semester.Apa aku yang bodoh karena sangat mencintainya?Bahkan dia tidak mengenalku apalagi mencintaiku.Aku belum pernah merasakan cinta yang tulus dari seorang wanita.Mereka selalu mempermainkanku dan selingkuh dengan pria lain.

Aku tidak pernah berani untuk mendekatinya dan hanya melihatnya dari jauh.Meskipun itu sama sekali tidak membuatku puas tapi apa dayaku?Tidak ada.Aku takut ditolak,cukup bagiku untuk terluka lagi.Tapi aku tidak mungkin hidup sendiri sampai hari tuaku,aku takut kesendirian,kesepian dan tidak ada yang menemani juga menenangkanku nanti.Itu tentunya lebih membuatku semakin terluka juga…………menyesal!! (more…)

Go Away!!!

“Apa kau akan melakukan nya hari ini,Chae-ah?”tanya seorang gadis pada temannya yang sedang sibuk berhias didepan cermin.

“Tentu saja!Aku sudah menunggu lama jadi aku tidak mau menunggu lagi.”jawab Chaerim sambil tersenyum kearah cermin kemudian dia berdiri.

“Aku tidak bisa melarangmu.Teruskanlah!”ucap seorang gadis dengan raut wajah pasrah.

“Tenanglah Hyowon,aku akan melakukan dengan baik!”Chaerim tersenyum.Kemudian dia pergi meninggalkan Hyowon sendiri.

“Tak ada yang dapat menghalanginya!”ucap Hyowon sambil geleng – geleng kepala.

@@@@

Seorang gadis masuk kedalam sebuah toko bunga yang sering dikunjunginya dalam kurun waktu 6 bulan ini.

“Huft…Tenanglah Chaerim-ah!”ucap Chaerim dalam hatinya,berusaha menenangkan diri.
Dia terus berjalan mengitari toko bunga itu,dia tersenyum melihat bunga – bunga yang indah dan wangi.
Sampai dia berhenti dan melihat seorang pria tengah tersenyum sambil merangkai bunga favoritnya,Calla.
Bunga yang menggambarkan ketulusan.

“Ehm..Chogyo!Apa aku bisa membeli bunga itu?”ucap Chaerim sambil menunjuk kearah bunga Calla yang sedang dirangkai pria itu.Pria itupun menoleh kearah Chaerim sambil tersenyum.Pria itupun mengangguk.

Dengan perasaan gugup dia berjalan mendekat kearah pria itu dengan tersenyum.
“Berapa?”tanya Chaerim
,pria itu mengangkat kelima jari kanannya.

“5000 won?”terka Chaerim,pria itu mengangguk.Chaerim pun membayar bunga yang dibelinya.Kemudian berjalan melangkah ke pintu sambil membawa Calla tapi langkahnya terhenti dan dia berbalik badan agar dapat

melihat pria itu.

Pria itu sedang kembali merangkai Calla sambil tersenyum.
Chaerim ingin mengatakan sesuatu tapi lidahnya terasa kelu tapi dia tidak ingin melewatkan kesempatan ini.

“Oppa…Kyuhyun oppa saranghanda!”ucap Chaerim,kalimat itu meluncur begitu saja.Perasaannya terasa lega setelah mengatakan itu.
Pria itu menoleh kearah Cherim,tak lama kemudian dia berjalan dengan perlahan kearah Chaerim dengan santai,perasaan Cherim menjadi tidak karuan.

Kyuhyun,ya pria itu sekarang berada didepan Chaerim dengan ekspresi datar.Chaerim hanya dapat menundukkan kepalanya.
Kyuhyun memegang dagu Chaerim.

Bibir mereka saling bertemu,hangat yang dirasakan Chaerim,bagaimana dengan Kyuhyun?
Ciuman itupun selesai.
“Kyuhyun oppa,apa itu artinya kau menerimaku?”tanya Chaerim penasaran.
Kyuhyun tersenyum lalu menggeleng.

“Ani,aku tidak merasakan apapun padamu!Aku menciummu karena aku ingin menguji perasaan ku saja,tidak lebih.”jawab Kyuhyun datar.Terlihat ekspresi Chaerim yang terkejut.

“Mworago?”

“Saat aku menciummu tidak ada perasaan apapun.Terasa dingin dan tidak ada getaran yang terjadi,aku berusaha menemukannya,tapi tidak ada!Maaf!”ucap Kyuhyun yang membuat air mata Chaerim jatuh.

“Aku sudah menunggumu selama 6 bulan ini,datang kesini seperti orang bodoh hanya untuk melihatmu.Tersenyum sendiri setiap melihatmu seperti orang gila!Terus memelihara cinta ini sendiri,aku mengumpulkan begitu banyak keberanian untuk menyatakan perasaan ku padamu.Tak kau lihatkah oppa?”ujar Chaerim,air mata tidak dapat berhenti mengalir dari matanya.

“Ya aku tidak tahu!Kau tidak mengatakan apapun padaku,berbicara padaku hanya saat membeli bunga,setelah itu kau pergi.Bagaimana aku tahu?Tidak ada gunanya kau mengatakan sekarang!”Chaerim terdiam,yang diucapkan Kyuhyun itu benar adanya.

“Karena kau tidak sensitif dan tidak mengerti.”teriak Chaerim.

“Ya,aku seperti itu karena aku seorang pria.”ujar Kyuhyun dengan suara yang tinggi.”Dan aku mengatakan tak ada guna kau mengakui perasaanmu sekarang,pergilah!”

“Kenapa?Jawab aku!”

“Karena aku sudah punya kekasih dan aku tidak mencintaimu.Jadi jangan berharap lagi,kau pantas mendapatkan yang lebih baik dariku dan mencintaimu.”Chaerim hanya diam dan mengangguk.Kemudian dia berjalan menuju pintu untuk pulang agar perasaannya menjadi lebih baik.

“Chogyo!”panggil Kyuhyun,langkah Chaerim terhenti tapi dia tidak ingin melihat kearah Kyuhyun,takut hatinya semakin perih.

Kyuhyun menghela nafas berat,mencoba menenangkan pikirannya.
“Seharusnya kau lebih tua dariku,aku suka wanita yang lebih tua 5 tahun dariku.Jika kau seperti itu mungkin aku akan mempertimbangkannya!Tapi sayang kau masih sekolah,hatiku menolakmu.”ujar Kyuhyun sambil tertawa kecil kemudian dia kembali merangkai Bunga Calla yang sempat terhenti.

Tiba – tiba Air mata Chaerim sudah berhenti mengalir,hatinya menjadi kuat dan tidak akan lemah hanya karena masalah kecil seperti ini.

“1 lagi,5 tahun lagi mungkin kau bisa kembali,itupun kalau aku masih sendiri.”ucap Kyuhyun sambil terus fokus pada rangkaian bunganya.

Merasa direndahkan Chaerim berjalan cepat kearah Kyuhyun namun Kyuhyun tidak peduli dan tidak ingin melihat gadis itu.

“Yaaak…Cho Kyuhyun kau pikir aku gadis murahan yang mengemis cintamu yang tidak seberapa itu,huh?”teriak Chaerim,lalu dia memegang pundak Kyuhyun dan mereka saling berhadapan.

Bruuuk…
Chaerim menendang daerah terlarang Kyuhyun sambil tersenyum puas.
“Kau?Apa – apaan kau!”teriak Kyuhyun sambil meringis kesakitan.

“Aku sudah puas sekarang,tidak perlu menunggu mu!Masih banyak pria lain.Jadi jalani hidupmu dengan baik.”Chaerim kemudian berjalan meninggalkan Kyuhyun.

“Ehm…1 lagi!Kau bisa bersama nenekku,kelihatannya dia lebih tua 45 tahun darimu!Bukankah lebih tua lebih baik?”ucap Chaerim sambil tersenyum penuh kemenangan dan keluar dari toko itu menuju pusat kota.

Kyuhyun memukul meja dihadapannya dengan kesal.
“Arggh…Berengsek!”

Why Jungsoo-ya?

“Jangan lakukan,jebal!”ronta seorang gadis yang sudah tidak berdaya.

“Wae?Kau akan menikmatinya sayang!Ini sangat menyenangkan,bukan begitu Donghae?”kata seorang pria yang sedang tersenyum manis sambil memainkan bibir gadis itu.

“Geureom Kyuhyun!Aku sudah tidak sabar,lakukan sekarang!”desak pria bernama Donghae itu.

“Ow…Jangan terburu-buru begitu Donghae-ya!Masih banyak waktu,lagipula si Yadong belum datang!Bersabarlah,melakukannya harus perlahan agar nikmat!Bukan begitu Park Hyochan?”Kyuhyun tersenyum nakal sambil mencium pipi gadis yang sudah diikat tak berdaya itu.

“Apa salahku?”tanya gadis itu.

“Mwoya?Kau bertanya apa salahmu?Apanya?Menurutmu apa Donghae-ya?”tanya Kyuhyun pada temannya yang sedang duduk santai dengan pspnya disudut ruangan.

“Salahmu?Tidak ada salah!”jawab Donghae yang masih sibuk pspnya.

“Jadi kenapa aku diperlakukan seperti ini?”tanya gadis itu tidak terima.

“Hanya untuk kesenangan Hyochan,kesenangan!Ara?”ucap Kyuhyun yang berjalan kearah lemari tempat wine-winenya disimpan.

“Kau tahu siapa kami bukan?Jadi jangan tanyakan lagi!”ucap seorang pria yang baru saja tiba,dia sedang berjalan masuk kedalam ruangan.

“Eunhyuk-ah kau sudah tiba rupanya?Bikin kaget saja!”omel Donghae sambil mengelus dadanya.

“Dasar berlebihan!”sinis Eunhyuk.

(more…)

- Complicated (We Got Married Teddy Bear Couple) Episode 1 -

“Hyowon-ah ireona!”ucap seseorang.

“Hyowon ireona!”ucapnya lagi sambil menggoyang-goyang tubuhku.Aku tau suara siapa ini,Byeol onnie aka MIX’s amma.

“Maknae!”panggilnya.Shiro!Akupun bangun dengan mata masih terpejam.

“Jaga kelakuanmu!Disini ada kamera!Kau tau hari ini filming WGM mu!”bisik Byeol onnie.Akupun langsung membuka mataku lebar-lebar.Nyawaku yang berterbangan kemana-mana langsung kumpul jadi satu.Akupun langsung menyapa kekamera.

“Annyeong haseyo,jeoneun MIX Shin Hyowon imnida!”ucapku sambil tersenyum ke kamera.

“Annyeong haseyo,jeoneun MIX Hwang Byeol imnida!”ucap Byeol onnie.Lalu kami membungkukkan badan kearah kamera bersama.

“Ayo cepat bersiap!Dia menunggu di Namsan!”kata Byeol onnie memberitahuku.Namsan?Seperti tidak ada tempat lain untuk bertemu.
Akupun langsung bersiap.

(more…)

Our Love – Part 3

“Bagaimana kabarmu hari ini?Kau semakin sibuk saja sehingga tidak ada waktu meneleponku!”tanya seseorang padaku
“Oppa!!Oppa kau membuatku kaget!Kabarku baik – baik saja,bagaimana dengan oppa?Iya aku belakangan ini memang sibuk,bukankah begitu juga dengan oppa!”jawabku yang masih berkutit dengan tugas kuliahku tanpa menoleh kearahnya.
“Kau bersikap seperti tidak terjadi sesuatu,kau tau aku menghubungi tapi hp mu tidak aktif,kau tau betapa cemasnya aku!”jelasnya kesal
“Mianhae,cheongmal mianhae oppa!Aku sama sekali tidak bermaksud begitu!Maaf,sudah membuatmu cemas!Oppa,kau tahu tugasku ini harus segera dikumpul,maaf!!”jawabku sambil memberi kecupan dipipinya
“Aishhhhhhh….kau ini selalu saja membuatku luluh!”katanya sambil tersenyum.
“Oh…ya,begitukah oppa!”nyengirku nakal
“Ayo,kita makan dulu nanti kau sakit lagi!”pintanya khawatir
“Baiklah tapi dibayarinkan?”tanyaku nakal sambil mengedipkan mataku sebelah
“Iya….iya…bukankah itu tugas pria!” jawabnya lalu pergi,aku hanya tersenyum dan mengejarnya.
Selama diperjalanan kami terus mengobrol jarang ada waktu bagi kami untuk begini
Kami membicarakan kesibukan masing – masing sebenarnya disaat aku tidak sibuk malah dia yang sibuk,aku mengerti dia seorang GM di salah satu perusahaan besar di Korea tapi disaat aku sibuk malah dia yang tidak sibuk.
Mungkin bagi sebagian besar pasangan kekasih ini adalah hubungan yang membosankan tapi tidak bagi kami!Kami sangat menikmatinya.

(more…)

- Complicated (Teaser We Got Married Teddy Bear couple) episode 1 -

“Hyowon-ah ireona!”ucap seseorang.

“Hyowon ireona!”ucapnya lagi sambil menggoyang-goyang tubuhku.Aku tau suara siapa ini,Byeol onnie aka MIX’s amma.

“Maknae!”panggilnya.Shiro!Akupun bangun dengan mata masih terpejam.

“Jaga kelakuanmu!Disini ada kamera!Kau tau hari ini filming WGM mu!”bisik Byeol onnie.Akupun langsung membuka mataku lebar-lebar.Nyawaku yang berterbangan kemana-mana langsung kumpul jadi satu.Akupun langsung menyapa kekamera.

(more…)

I Got U Baby (sekuel of Noona Neomu Saeksi) – PG 15

“Kyuhyun pabo,bagaimana bisa kau mengatakan begitu padanya?Kau tidak lihat ekspresinya tadi ha?Dia sangat terkejut!Aish…Aku benar-benar malu bertemu dengannya lagi!”oceh Kyuhyun sepanjang jalan menuju sekolahnya.

“Yaak..Cho Kyuhyun kemari kau?”teriak teman sebangkunya yang bernama Sungmin saat Kyuhyun sampai disekolah.

(more…)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,881 other followers