Intro lagu “All My Heart” yang dinyanyikan oleh Super Junior terdengar dari laptop Acer milik seorang gadis yang sedang sibuk menjelajahi dunia maya. Ia terpaku sejenak, mencerna suara yang terdengar dari laptopnya. Bukan lirik lagu tersebut yang membuat ia terpaku, melainkan semua hal dari lagu itu. Sekilas ia melirik ke arah lemari tempat ia menyimpan koleksi CD/DVD miliknya. Ia beranjak dari posisinya semula menuju lemari tersebut. Diambilnya sebuah kaset CD yang tersimpan dengan rapi ditempatnya. Ia tersenyum simpul ketika membolak-balik isinya. Sebutir air mata jatuh dari pelupuk matanya tanpa ia duga. Ia merindukan album tersebut, 4jib dari Super Junior.
Dihapusnya air mata yang menetes dari matanya dengan salah satu telapak tangannya. Ia menarik napas panjang, belum sempat ia mengeluarkannya, ia mencium bau yang familiar. Kurang puas dengan kerja indera perabanya, ia menarik napas lagi, kali ini sambil memejamkan mata. Setelah yakin dengan indera perabanya, ia membuka kedua matanya sambil tersenyum. Ditaruhnya kaset CD, yang sedang dipegangnya, ke tempat semula. Ia berlari ke jendela kamarnya dan duduk di tepinya –masih menghiraukan laptopnya.
Ia tersenyum mendengar lirik lagu tersebut mengalun dari laptop miliknya yang tergeletak di atas tempat tidurnya. Ia dapat merasakan dengan jelas perasaan sang penyanyi ketika membawakan lagu itu. (more…)
Posted by tiSung on April 24, 2011
http://superjuniorff2010.wordpress.com/2011/04/24/thanks-for-the-memories/