Super School Series ‘Camping’

Super School Series ‘Camping’

 

Genre : Humor, Friendship, Family

Cast    : Super Junior

Author            : Shade & Vii-chan

 

 

Maaf sebelumnya. Kami rasa FF ini maksud dan tak layak dibaca, jadi lebih baik jangan diperiksa sama sekali. Ini.. maksudnya mau ngelucu.. tapi gagal. Ini.. garing banget. Bikin bete. Jadi jangan dibaca. Inget? Jangan dibaca. Jangan, ya. Kalo dibilang jangan,  berarti jangan.

 

JANGAN DIBACA, LHO, YA!! *Author panik*

 

Tapi gak pa-pa, deh kalo ada yang berbaik hati untuk baca dan meninggalkan komen. Kami berharap banyak dari kritik dan saran kalian. Makasih kalo mau baca..

 

Sekali lagi, MAKASIH..

 

Nah, happy reading J

 

Diingetin, lho, ya, ini FF maksud!!!

 

– ––– –– ––– –– ––– –

 

 

 

 

KRIIINNGG…!! GDBAK.. BUG.. BUG-BUG-BUG

 

Bel berbunyi, tanpa disangka bel berbentuk lonceng itu copot dari tempatnya, bergelinding ria dan melindas tukang bakso, tukang somay, dan tukang sosis didepan sekolah. Murid-murid super; Wonder Woman, Cat Hee Hee, Spider-Teuk, James Kyu, Susilo-man (temen SD nya Superman dulu. Wujudnya menyerupai orang yang bernama Susilo. Hati-hati dengan sekitar anda!! Bisa jadi, Susilo yang anda kenal adalah Susilo-man pemberantas ELF!!! Kyaaaa….! *author menjerit histeris, berlarian dipinggir pantai bersama pak presiden, tukang tape langganan, serta seluruh keluarga*), Elastic Shade (Author yang juga sekolah disana dan bisa melar sampe nyangkut-nyangkut gaje), Vii-chan the Amazing Eye (Author yang ini pun sekolah disana. Jago melotot), dan para kerabat super yang lain *namanya juga Super School, pasti penghuninya super-super semua* mulai memasuki kandang masing-masing.

 

“Aseekk.., besok sudah liburan. Jalan-jalan kemana, ya, enaknya?” Eunhyuk berucap ditempat duduknya sambil menggeliat seperti ular, seperti ular, yang sangat berbisa, sangat berbisa, suka memangsa, suka memangsa, diriku digigit Eunhyuuuukk~~~… (dikutip dari lagu Ular Berbisa – Hello band) #Plakk!! *author tertampar*

 

Author: Oppa.., kenapa.. kenapa kau tampar aku dengan sendal swallow itu Oppa?? *menangis terseduh-seduh seperti teh Sariwangi*

Eunhyuk-oppa: Siapa yang nampar?

Siwon-oppa: Ah, sori, ya. Tadi lagi latihan shuffle.. eh, sendalnya copot.

Author: APWAA???!! SIWON SHUFFLE-AN PAKE SENDAL SWALLOW???!! Continue reading

Moron – 8 / Epilogue

 

Title :: Moron – 8 / Epilogue

Author :: Jhyaz

Cast :: Cho Kyuhyun and Lee Sungmin Of Super Junior

Disclaimer :: They belong to them self. I don’t make money from this. Please don’t sue me.

-o0o-

“HAAAAHHHHHHH….”

Ini sudah ke dua puluh kalinya Ji Yoon mendesah frustasi selama satu jam dia berada di apartemen Ji Hyun. Bukan, bukan karena dia merasa tidak suka melihat kemesraan Kyuhyun dan Ji Hyun yang sudah memasuki tahap mengkhawatirkan – Ji Yoon yakin, kalau dia meninggalkan mereka dalam waktu satu jam, sembilan bulan kemudian bisa di pastikan Ji Hyun akan melahirkan setan junior- pasca adegan lamaran yang dramatis nan romatis karena harus di bumbui dengan sound café yang mendadak mati dan Kyuhyun yang lupa lirik lagu, tapi Ji Yoon sedikit frustasi karena Daddy nya selama sebulan belakangan ini setiap hari meneleponnya dan menyuruh dia pulang.

“Ahjusshi sudah mengirimu e-mail Yoon?” tanya Kyuhyun sembari masih melingkarkan tangannya di pinggang Ji Hyun yang sedang membuatkan secangkir milk tea untuk Ji Yoon. Kyuhyun tau persis kebiasaan ayah Ji Yoon yang akan mengirim email yang isinya rengekan dan ancaman kalau anak perempuannya tidak mau menuruti apa yang di perintahkannya.

“Tentu saja sudah!” erang Ji Yoon frustasi. “Eottokhae?”

“Jinjayooo?” Mata Kyuhyun terbuka lebar dan tertawa kesenangan. “Cepat buka emailmu Yoon! aku mau membacaya!” Kyuhyun berjalan cepat menghampiri Ji Yoon dan langsung memberikan laptopnya dengan pandangan mata berbinarnya.

Continue reading

Daddy! (sequel from daddy?)

Daddy! (sequel from daddy?)
 author: Attiya/Aileslee
ps: semoga di Postkan… amiiiinnn. ini ff ke sekianku setelah little story, little story of mine, should i part 1, sweet is you, dan daddy?. enjoy the story. dont forget to like and leave a comment okay. gamsahamnidaaaaaa…
-Minji’s
Home, 05:15 pm
OMMAAAAAAAAAA…..” teriakan kecil itu hampir membuat tanganku teriris pisau.
Kim Ryeoji, anak laki-lakiku yang baru berusia 1 tahun 5 bulan ini sangat mirip dengan ayahnya. Mata, hidung, mulut sampai suaranya. Ryeowook junior, benar-benar Ryeowook junior.
Aku melepas celemekku setelah sebelumnya mencuci tangan lalu berjalan mendekati si kecil yang sedang sibuk dengan mainannya sambil terus berteriak-teriak memanggilku.
waeyo?” tanyaku lembut seraya berjongkok dihadapannya dan mengusap lembut kepala kecilnya.
omma…” Ryeoji menunjuk mobil-mobilan kesayangannya yang telah rusak menghenaskan. “omma” lalu ia membulatkan matanya menatapku lembut.
aigoo… kenapa bisa sampai seperti ini?” tanyaku lembut.
igo…” lalu permataku itu bangkit dari duduknya dan memperagakan kejadian yang membuat mobil-mobilannya rusak. “cuusss…” sad ending karena ternyata mobil-mobilannya rusak karena ia duduki dan sekarang ia duduki lagi.
“kamu ingin beli yang baru?” tanyaku masih lembut.
Ryeoji menganggukkan kepalanya cepat lalu tersenyum. “appa” ucapnya bersemangat. Continue reading

Irreplaceable

Title              : Irreplaceable

Auhtor              : sclouds9

Casts              : Choi Siwon, Cho Kyuhyun

Chen Yi Han (Ivy Chen)

Cho Ahra

Genre              : Romance,Family,Happy Ending

Songs              : Super Junior – It’s You, Memories, Storm,Kyuhyun – The Way To Break Up,Yesung & Love Really Hurts,Huh Gak – Hello

Annyeong!!!Saia author plg gaje di sini balik dgn ff baru saiia.Karena author lagi suka sama Skip Beat,jadi terciptalah*?* ff ini.Happy reading.Jgn lupa bwt baca ff saiia yg lain ya : Miss Hacker + SequelAngel’s Eyes & Blue Caterpillar, Fair (Cahpter 1 & Chapter 2).Gomawo & Happy Reading.

 

-Irreplaceable-

Marh,13th 2012

“Berita bahagia datang dari keluarga Choi Siwon dan Chen Yi Han,aktris cantik Taiwan yang merupakan lawan main Choi Siwon pada drama Skip Beat.Chen Yi Hanatau yang biasa dipanggil Ivy Chen telah melahirkan putri  pertama mereka yang diberi nama Choi Hanmi di Seoul International Hospital pukul 9.45…”

Cklek!!

“Berbahagialah Choi Siwon…”

Wanita itu mematikan tv yang baru ditontonnya beberapa menit yang lalu kemudian ia beranjak dari sofa tempatnya duduk menuju ke kulkas.Namun,baru beberapa langkah,pintu apartemennya terbuka.

“Eomma…”

“Jaehyun-ah.. Kau sudah pulang?Apa yang kau bawa?”

“Uncle Kyu.He bought it for me..”,jawab bocah lelaki yang usianya tiga tahun-an

“Really?”

“Yes,he picked me up and make my school so crowd..”,jawabnya lagi dengan ejaan yang kacau karena lidahnya yang cedal.

“Annyeong noona…”,tiba – tiba terdengar suara bass dari ambang pintu.Kyuhyun datang dengan membawa dua plastik makanan yang sangat besar.

“Ah..Kyu..lama tak bertemu denganmu..bagaimana kabarmu?”,Ahra segera menghampiri Kyuhyun dan membantunya.

“Aku baik – baik saja noona.Bogoshippeo..”,kata Kyuhyun sambil memeluk noonanya.

“Jadi..kau menjemput Jaehyun?”

“Ne..kebetulan aku melihatnya di depan taman sekolah.Saat aku turun dan tanya pada salah satu sem,ia bilang ini jam pulang sekolah.Jadi,aku sekalian membawanya ke sini.Lalu jadilah jumpa fans dadakan di sana.Hehe…oh,ya…ini aku beli makanan untuk kalian.”

“Gomawo Kyu.Tapi..bukankah gedung SM arahnya berlawanan?”

“Oh,tadi aku menengok Siwon hyung –…oh,Mianhae..noona…”,reflek,ucapan Kyuhyun terputus.

“Gwenchana..Kyu-ah..aku sudah tau dari infotainment tadi…”

“Jadi,noona sudah tau?”

“Mm…Aku hanya bisa berharap ia bisa bahagia dengan istrinya itu..”

“Uncle Kyu…don’t even pick me uppp..My school is freak because of yuuu.They toug* you were my daddy..” (*though)

“It’s OK, Jaehyun-ah..i’ll pick you up everyday.Then you gonna be Cho Jaehyun.Hahaha…”,kekeh Kyuhyun masih dengan sifat evilnya.

“Eomma…andweyoo…Tell him…jeball..eomma..”

“Hahaha…biarkan uncle Kyu menjemputmu jika dia tidak ada urusan.Kau bisa mendapatkan lollipop gratis darinya.Lagi pula,mobil baru uncle Kyu itu bagus,nyaman.Jadi kau harus patuh pada uncle Kyu.Aratchi?”

“Ne…arasseo..eomma…”

“Hahaha…kau itu lucu sekali.Oh,ya…appamu nanti siang di kantorku.Kau mau bertemu appa?”,tanya Kyuhyun pada Jaehyun.

“Tidak sekarang,Kyu…waktunya tidak tepat..”

“Tapi,noona..bukankah sudah sebulan Jaehyun tidak bertemu dengannya?”

“Ne..tapi jangan sekarang.Ia akan memperhatikan putrinya yang baru lahir itu…dari pada Jaehyun.”

 

-oOo-

January,23rd 2012

Sinar matahari menyusup, menembus gordyn kamar Ahra.Ia baru saja terbangun dan mengumpulkan seluruh kesadarannya.Hingga ia benar – benar tersadar bahwa seseorang membuka pintu kamarnya.Jgleg!!

Pintu kamar Ahra terbuka dan Jaehyun ada di sana.

“Eomma…”,panggil Jaehyun dan langsung naik ke kasur ibunya itu.

“Jaehyun-ah…sudah bangun?”,tanya Ahra sambil memeluknya.

“Ne..eomma..aku ingat katanya Kyu samchon akan menjemputku jadi aku bangun pagi..”

“Ah..anak eomma ini..kajja…mandi..”

“Let’s go!!”,teriak Jaehyun semangat.

Setelah mandi dan sarapan,Jaehyun bersiap untuk berangkat ke Kinder garden school.Ia menunggu Kyuhyun sambil duduk di sofa bersama Ahra.

“Annyeong!!”,teriak seseorang dari pintu apartemen.

“Uncle Kyu!!!”

“Ah…kau sudah siap rupanya..mana eommamu?”

“Di dalam…”

“Ah..ne..”

Kyuhyun berjalan memasuki apartemen itu.Ia mencari Ahra.Ternyata noonanya itu sedang berada di depan kulkas sambil meneguk air yang baru saja diambilnya.

“Noona…”

“Kyu…”

“Astaga…noona…kau pucat sekali.Ya!!Kau kenapa?Kau sakit?Kenapa tidak meneleponku?”

“M..Molla..Kyu..Perutku sakit sekali dan punggung belakangku rasanya sangat panas.Entah..”

“Noona…gwenchana?Noona!!Noona!!”,Kyu memanggil – manggil Ahra.Ia merasakan sakit di perutnya dan kepalanya terasa pusing.Hingga semua pandangannya gelap dan ia tak sadarkan diri. Kyuhyun memutuskan membawa noonanya ini ke rumah sakit lalu mengantar Jaehyun ke sekolahnya.Setelah mengantar Jaehyun,ia kembali ke rumah sakit itu lagi.Ia menunggui Ahra di kamarnya hingga sadar.

“Kyu…”,panggil Ahra lirih.

“Noona…kau sudah sadar?”

“Ne…memang tadi aku kenapa?”

“Wajahmu sangat pucat tadi pagi.Lalu tiba – tiba kau pingsan saat aku akan mengantar Jaehyun.Kau sakit apa noona?”

“Aku juga tidak tau aku sakit apa.Hanya aku merasa akhir – akhir ini badanku sering merasa lelah,pegal..dan entahlah.Mungkin aku hanya kelelaha mengurus Jaehyun sendirian..”

“Kenapa tidak minta bantuan Siwon hyung?Aku rasa dia sangat senang saat mengurus Jaehyun waktu itu.”

“Aku tidak bisa mempercayakan Jaehyun padanya.Laki – laki kebanyakan tidak bisa mengurus anak..”

“Huh…arasseo…Aku sudah menyuruh Jung ahjumma untuk menemanimu di sini.Aku yang akan menjemput Jaehyun.Aku bisa membawanya ke dorm.Lumayan,bisa untuk teman bermain Yesung hyung karena jadwalnya sedang kosong.Hahaha…”

“Asalkan kau kembalikan anakku dalam keadaan utuh,aku perbolehkan…”

“Arasseo..noonaku yang manis..Bye…”

Sepeninggal Kyu,Ahra mencoba untuk menenangkan dirinya dan ia berusaha untuk tidur.

 

-oOo-

Ahra mulai terlelap lagi dalam tidurnya.Kali ini ia merasakan gelisah.Ingatan – ingatan masa lalunya kembali berputar di pikirannya.Ingatannya tentang..

“Hhh…Hhh…Hh…Ss…Siwon-ah..”,ia mulai mengigau tak jelas.

-oOo-

March,3rd 2007

“Menikahlah denganku…”

“Si..Siwon-ah…Tidakkah kita terlalu muda?”

“Ani..aku sudah 22,kau akan 22.Jangan pikirkan itu.Cho Ahra…menikahlah denganku..Saranghae…”

“Ne…na do saranghae.Omo!!Cincin ini..neomu yeppeo..”

“Keluargaku akan mempersiapkan semuanya dan anak buah appa bisa mengurus pernikahan kita secepatnya..Aku sangat ingin kita menikah tanggal 7 April..Kau setuju kan?”

“Ne…Wonnie!!”

-oOo-

May,4th 2007

“Hooekkk…!!Uhkk…”

“Yeobo…gwenchana…?”

“Ne..gwenchana…uhkk..uhkk…Ini karena..”

“Kau..Hamil…?”

“Ne…hehe..”

“Aigoo…Ahra-ya…jeongmal saranghae..”

-oOo-

February,3rd 2008

“Chukkae Nyonya Choi…bayi anda laki – laki..sangat tampan..”

“Ne..uh..”

“Chagi…bertahanlah..chagi…Lihatlah…uri agi..lucu sekali..”

“Ne..ne..aku melihatnya..dia lucu sekali…”

“Kita beri nama siapa?”

“Aku adalah fans Hyukjae dan hari ini ulang tahun Kyuhyun..”

“Ya!!Kenapa monyet itu?Lalu..apa maksudmu Ra-ya?”

“Bagaimana…jika..uh…kita beri nama Jaehyun?Otte?”

“Ide yang bagus..Choi Jaehyun..uri agi..Choi Jaehyun..Kau tampan sekali seperti appamu..”

“Geumanhae..Wonnie…Kau terlalu narsis..”

“Ara..ara…chagi…tidurlah…kau pasti sangat lelah…”

“Ne…”

-oOo-

November,21st 2009

“Yeobo..Jaehyun sudah tidur?”

“Iya..sudah dari tadi..”

“Ada yang ingin kubicarakan,aku ditawari seorang produser untuk bermain drama.SM menyetujuinya.Tinggal aku mau atau tidak..”

“Apa judulnya?Dan kau bermain dengan siapa saja?”

“Skip Beat.Ada Donghae juga. Lawan mainku Ivy Chen dan Bianca Bai..”

“Aktris Taiwan?”

“Itu yang mau kutanyakan padamu.Aku syuting di sana karena aku syuting di Taiwan.”

“Haruskah….di Taiwan?”

“Ne…jika kau tidak setuju,aku tidak akan menandatangani kontraknya..”

“Tidak perlu seperti itu.Menjadi aktor juga salah satu cita – citamu kan.Kalau begitu,tandatanganilah…aku akan mendukungmu..”

-oOo-

August,25th 2010

“Welcome Home!!!Wonnie..bogoshippeo..”

“Na do Ahra..Mana Jaehyun?”

“APPA!!!”

“Wowh..Jaehyun-ah…kau semakin berat…Aku hampir tidak bisa menggendongmu..” “Appa…bogoshippeo…kenapa tak pulang?”

“Appa sangat sibuk.Mianhae..?”

“Ne…”

“Ahra-ya..biarkan aku memelukmu sekali lagi.Aku sangat merindukanmu…”

“Na do…na do…bogoshippeo…Siwon-ah…”,kata Ahra yang semakin mengeratkan pelukannya.

“Bagaimana jika malam ini kita makan di luar?Sudah lama sekali kan kita tidak makan bersama?”

“Let’s go,daddy!!”

-oOo-

December 27th 2010

“Kita akhiri saja pernikahan ini..Ra-ya..”

“Baiklah kalau itu maumu,aku bersedia…”

“WAE?!!”

“Kenapa apanya?”

“Kau tidak menanyakan kenapa aku ingin bercerai darimu?”

“Apa semua itu butuh alasan?Aku saja mencintaimu tanpa alasan Siwon-ah..Kadang hal – hal kecil seperti itu tidak bisa dideskripsikan..”

“Lalu kenapa kau bersedia begitu saja bercerai dariku?”

“Karena aku mencintaimu…”

“MWO??!!Tidak masuk akal.Aku sudah membuat berbagai macam skandal dengan banyak wanita.Tidak mungkin kau tidak marah.Apa kau hanya mengincar uangku huh?Kau sama saja dengan wanita lain..”

“Aku sudah cukup tersakiti oleh segala kelakuanmu akhir – akhir ini.Jika kau ingin bercerai dariku silahkan,aku tidak keberatan sama sekali.Aku bukan yeoja yang gila harta.Dari awal aku sudah mencintaimu,dan perasaanku tidak akan pernah berubah padamu,kecuali kau yang memintanya.Aku harus merelakanmu bahagia dengan yeoja lain entah siapa itu.Karena kebahagiaanmu adalah milikku juga.Tanpa harus kuungkapkan sepertinya kau tau perasaanku.This heart has no words to tell but love to feel..”

“Terserah kau…aku muak denganmu.Kau tidak pernah lagi perhatian padaku semenjak aku syuting Skip Beat..alasanmu Jaehyun..Jaehyun dan Jaehyun lagi.Jaehyun sudah besar!!”

“Kau..Jangan kau seolah memutarbalikkan fakta.Setiap hari aku mengirimkan pesan padamu.Setiap sore aku meneleponmu,dan malamnya aku mengajakmu video call.Satu pun tak ada yang pernah kau respon..”

“Aaaarrrggghhh!!!Sudahlah!!Aku ingin bercerai darimu.Suratnya akan kuurus besok dengan pengacaraku..”

“Siwon-ah…”

“Apalagi yang kau minta?Uang?”

“Bukan.Jaehyun adalah hartaku satu – satunya.Kumohon,biarkan dia bersamaku…”

“Terserahmu…”

-oOo-

January,14th 2011

“Kau bajingan!!!Aku tidak menyangka,hyung yang selama ini kuanggap sebagai hyung favoritku tega melukai noonaku sendiri!!!Kau bajingan!!!

BUGGH!!BRAAK!!

Kyuhyun terus memukuli Siwon di ruag koreo yang waktu itu sedang tidak dipakai.

“Apa maumu huh?Kau menantang hyungmu?Dia sudah tidak memperhatikanku lagi.Aku sudah tidak mencintainya.Kau tidak usah ikut campur,brengsek!!”

BUUGH!!

Siwon mulai membalas pukulan Kyuhyun di perutnya tadi.Pelipis Kyuhyun pun akhirnya sedikit memar karena terbentur tembok.

“Kyu!!!Geumanhae!!!”,teriak seorang yeoja dari pintu ruangan koreo.Kyuhyun sudah lemas akibat pukulan Siwon yang terbilang jauh lebih keras dari pukulan Kyuhyun.

“Noona…”

“Hentikan…kajja…kita pulang.Kau tidak usah mengkhawatirkanku.Lihat lukamu sampai begini..”

Ahra membantu Kyuhyun berdiri.Sedangkan Siwon tak bergeming masih di tempatnya.

-oOo-

 

“Ahra-ssi…Ireona..Ireona…kau mengigau terus..aissh..”

“Hh…Hh..ahjumma…”,Ahra tiba – tiba terbangun dengan nafas tersengal.

“Gwenchanayo?Kau mengigau terus Ahra-ssi..”

“Jinjjayo?”,Ahra bingung dengan keadaannya sendiri.Peluh membasahi keningnya.

“Ne..Kau sakit apa?Kau jangan terus memikirkan dia terus.Kau harus bangkit,Ahra-ssi..”

“Ah,ahjumma..aku ingin pulang saja..”,Ahra tiba – tiba teringat dengan putranya,Jaehyun.

“Tapi keadaanmu itu..”,Jung ahjumma terus mengkhawatirkannya.

“Gwenchana…tidak ada yang mengurus Jaehyun.”

“Bukankah Tuan Kyuhyun membawanya ke SM?”

“Ah…iya…aku lupa.Aku akan meneleponnya dulu.”,Ahra langsung mraih ponsel yang tak jauh darinya.

Tuut…Tuuut…

“Yeoboseyo..noona?”,terdengar suara Kyuhyun dari seberang sana.

“Kyu..kau sedang apa?Bisa mengantar Jaehyun ke apartemenku?”

“Mm…aku sedang latihan koreo bersama member lain.Sekarang Jaehyun sedang bersamaku di ruang latihan.Kau mau bicara?”

“Ani..tolong antarkan dia,bisa?”

“Mm…bisa noona tapi sepertinya aku baru pulang jam 11 malam nanti.Otte?”

“Baiklah…kalau begitu aku yang ke sana.”

“Apa noona sudah sehat?Kau jangan ke sini noona.Nanti kau sakit lagi..”

“Gwenchana…kasihan Jaehyun tidak ada yang mengurus..”

“Arasseo…”

Klik!

“Ahjumma…temani aku ke SM…”

“Algessimnida…Kajja..Kubantu turun…”

Setelah membereskan administrasi rumah sakit.Ahra keluar bersama Jung ahjumma dan menyetop taksi.Mereka pun segera menuju ke SM Building.Hati Ahrasangat berdegup kencang mengingat jika ia akan ke SM berarti sama saja menemui kematiannya,Choi Siwon.

“Sudah sampai,Ahra-ssi..”,Ahra terlonjak dari lamunannya.

“Oh,ok..”

Mereka pun memasuki gedung SM lalu menuju ke lift.Sama sekali tidak berubah dari saat pertama aku bertemu dengannya di sini,gumam Ahra.Sesampainya di ruang latihan,Ahra mengetuk pintu ruang koreo itu.

“Chogiyo!!”,Ahra sedikit meninggikan suaranya.

CKLEK!!

Jantungnya hampir saja berhenti melihat seorang namja berperawakan tegap yang dulu pernah hidup bersamanya itu berdiri tepat di depannya.

“Ah..Siwon-ssi..Chukkae atas kelahiran putrimu..”,kata Ahra sambil menunjukkan senyumnya sedangkan orang yang diajak bicara masih melongo di depan pintu.

“Aku ingin menjemput Jaehyun,permisi..”,kata Ahra lirih.Siwon hanya menggeser tubuhnya beberapa senti lalu Ahra pun masuk ke dalam ruang latihan.

“Eoh…noona..kau sudah sampai?Kau baik – baik saja?Kau sudah sehat kan?”

“Ne…gwenchana Kyu-ah…Jaehyun eodi?”,belum sempat Kyuhyun menjawab,Jaehyun sudah berlari dari pojok ruangan.Ternyata ia sedang bermain dengan Eunhae di sana.

“Eomma!!!”

“Jaehyun-ah…kajja kita pulang… Kyu,gomawo sudah menjaga Jaehyun seharian..”

“Sebenarnya bukan aku yang menjaga noona.Tapi Siwon hyung dari tadi yang menjaga Jaehyun..”

“Ne?Ah..baiklah..aku pulang dulu.Bye Kyu…Jaehyun beri salam pada Kyu samchon..”

“Annyeong uncle Kyu..juga uncle Hyuk keurigo uncle Donghae..”

“Ya!!Sudah kubilang jangan panggil kami ahjusshi..panggil saja hyung.Arasseo?Aku tidak setua itu!!”,teriak Hyukjae dari pojok ruangan.

“Ne…Eunhyuk hyung keurigo Donghae hyung…Annyeong..!!”

Ahra menggandeng tangan Jaehyun keluar dari ruangan itu.Namun,di ujung pintu,Siwon masih berdiri di sana.

“B..Beri salam pada appamu..”

“Appa…aku pulang dulu.Annyeong..”,Siwon tak kunjung menjawab,ia justru memperhatikan Ahra.

“Bisakah aku yang menjaga Jaehyun malam ini?”

“Aku bisa menjaganya sendiri.Kau jaga saja putrimu yang baru lahir.Jaehyun sudah besar.Ia sudah mulai bisa mandiri.Aku tak kerepotan.”

“Tapi kata Kyuhyun kau..-“

“Tidak usah mempedulikanku.Aku bukan siapa – siapamu lagi.Aku baik – baik saja..”,jawab Ahra dingin.

“Baiklah..Annyeong Jaehyunniie…Jangan nakal,ok?Dan jangan ,merepotkan eommamu,aratchi?”

“Ne..appa..saranghae..!!”,kata Jaehyun sambil memeluk Siwon sekilas.

“Na do..Bye!!”

Baru beberapa langkah Ahra pergi,Siwon memanggilnya.

“Ra-ya…”,Ahra hampir saja tak bisa mengendalikan dirinya.Ia merasa nafas dan suaranya tercekat.Ia sangat senang jika Siwon memanggilnya dengan panggilan itu.

“Ada lagi yang kau butuhkan?”,tanya Ahra dingin.

“Hati – hati di jalan.Sudah malam..”

“Kamsahamnida,Siwon-ssi…”

Setelah itu,Ahra pun berlalu bersama Jaehyun dan Jung ahjumma.

-oOo-

 

January,29th 2012

Seoul Int’l Hospital

Ahra berjalan di lorong rumah sakit itu sendirian sambil menggenggam hasil cek lab-nya.Ia menemukan namja berbalut jaket,topi,syal dan kaca mata hitam.Tiga tahun hidup bersamanya membuat Ahra hafal benar jika namja itu adalah Siwon.

“Dokter bagaimana dengan hasil labnya?”

“Kami mohon maaf.Jika benar Choi Hanmi adalah putri anda maka harus ada 7 kecocokan pada DNA ini,namun dari DNA yang kami periksa tidak ada satu pun yang cocok dengan DNA Tuan Choi.”

“MWO?Lalu sudah periksa DNA milik teman dekatnya?Mantan pacarnya,Luo Zhi Xiang..”

“Kami sudah menghubungi RS di China untuk mengirim sampel milik Tuan Luo Zhi Xiang,dan beberapa teman pria lain seperti yang anda minta.”

“Lalu?”

“DNA Choi Hanmi identik dengan DNA Luo Zhi Xiang dengan 7 kecocokan.”

“MWO??”

Dokter itu memberikan sebuah arsip itu kepada Siwon lalu dokter itu pergi meninggalkan Siwon yang terduduk lemas di kursi tunggu dekat sebuah ruang perawatan.Ahra yang sedari tadi bersembunyi di balik dinding untuk menghindari Siwon akhirnya muncul.Samar ia mendengarkan percakapan tadi walaupun tidak begitu jelas.Ia akhirnya berjalan mendekati Siwon yang masih menunduk.Siwon tak sadar akan kedatangan Ahra sampai akhirnya Ahra menepuk pundak kanan Siwon.

“Kau?”

“Ne..Annyeong..Siwon-ssi..”

“Ne..”,balas Siwon dingin.

“Bagaimana kabarmu?Dan juga putrimu?”

“Putriku?Cih,dia bukan putriku!!”

“Apa maksudmu?”,tanya Ahra bingung,pura – pura bingung.

“Aku baru saja melakukan tes DNA,dan hasilnya,tidak cocok denganku tapi cocok dengan Luo Zhi Xiang,mantan pacarnya dulu.Bajingan!!”

“MWO?Jadi dia bukan anakmu?”

“Ak…aku tidak percaya dengan semua ini!!!Malam itu aku mendengarnya sedang telepon dengan seseorang dan kutebak itu pria.Mereka membicarakan Hanmi,sangat lama dan terlihat romantis.Telepon itu membuatku curiga dan melakukan tes DNA.”,Siwon menundukkan kepalanya lagi,bahunya bergetar.Ia mulai menangis.

“Bagaimana bisa ia..arrrgghhh!!!”

“Siwon-ah…Kau harus tabah menghadapi ini semua,aratchi?Aku tau kau kuat..”,Ahra pun merangkul Siwon.Ia mencium aroma parfum pria yang pernah mengisi hatinya,masih sama seperti dulu.Ahra pun menangis.Mengingat banyak kenangan indah yang terukir sebelum kedatangan Ivy Chen yang membuat Siwon meninggalkannya.

“Gomawo…Ra-ya…Jeongmal gomawo…Mianhae..”

“Mianhae?Untuk apa?”

“Mianhae telah meninggalkanmu waktu itu.Aku terlalu bodoh untuk meninggalkan malaikat yang dikirim Tuhan untukku.Aku menyesal atas apa yang pernah kulakukan padamu..”

“Jangan seperti itu,Siwon-ah..Aku sangat bahagia pernah hidup bersamamu.”

“Aku salah..karena aku mengkhianatimu dan kini aku tau bagaimana perasaanmu waktu itu.Aku merasakan sekarang bagaimana rasanya dikhianati…Lalu kau sedang apa di sini?”

“Aku hanya..cek up saja..”

“Kertas apa itu?”,tanya Siwon sambil merebut kertas yang dibawa Ahra.

“Ini…”

“Kidney_?”,baru satu kata terbaca,Ahra sudah merebutnya kembali dari Siwon.

“Ah,nan gwenchana…kau tidak perlu serius seperti itu…”

“Tapi ini…”

“Sudahlah,Siwon-ah…aku harus pulang sekarang..”

 

-oOo-

January,31st 2012 -SM Entertainment Building-

“Kyu…otte?”

“Kemarin sabtu aku sudah cek lab bersama abeoji..”

“Lalu hasilnya?”

“Ginjalku dan abeoji tidak cocok denganmu..”

“Hah?B..Bagaimana bisa..?”,tanya Ahra terkejut.

“Molla..noona…”,jawab Kyuhyun pasrah.

“Jika bukan dari keluarga sendiri,biayanya akan sangat mahal..”

“Gwenchana..noona..aku yang tanggung..Aku juga sudah mendafarkanmu di rumah sakit itu.”

Diam – diam,ada seseorang di luar yang sedang mendengarkan mereka di luar.Namja itu kemudian menjauh dari pintu.

“Ini saatnya aku untuk menyembuhkan luka lamamu..Membalas semua perbuatan brengsekku padamu.Aku harus melakukan ini,yang mungkin tidak bisa membalas semua luka yang kuberikan..”

 

-oOo-

“Ini surat keterangan anda.Anda mendapat donor ginjal yang cocok dengan anda.Meskipun bukan keluarga,tapi sudah ada 5 kecocokan,jadi bisa dilakukan transplantasi.”

“Lalu kapan akan dilakukan operasi dokter?”

“Besok pagi.Semua yang harus anda lakukan sebelum operasi sudah tercatat di sini.Kami harap anda mematuhinya untuk kelancaran operasi.”

“Algessimnida.Kalau begitu,kami pulang dulu.”

“Ne.Kamsahamnida.”

 

-oOo-

“Agassi,silahkan anda mengenakan baju operasi ini dulu.Setelah itu berbaring di tempat tidur,kami akan membawa anda ke ruang operasi segera setelah agassi diberi anestesi.”

“Oh,ne..”,Ahra segera mengenakan baju rumah sakit itu kemudian berbaring di tempat tidur.Selang beberapa menit,beberapa dokter dan perawat membawanya ke ruang operasi yang ada di sebelah ruangan itu.Sesampainya di dalam,ia terkejut dengan namja yang berada tepat di samping tempat tidurnya yang juga mengenakan baju yang sama.

“Annyeong,Ahra-ya..”

“Si..Siwon?”

“Ne..ini aku..”

“I can’t let you do this..”,kata Ahra tegas.Hampir saja ia berdiri dan meminta dokter membatalkan transplantasinya.

“And I can’t let you die..”,balas Siwon dingin.Hening sejenak menyelimuti mereka hingga akhirnya Siwon membuka pembicaraan kembali.

“Aku sangat brengsek telah meninggalkan malaikat yang Tuhan kirim untukku.Aku salah telah meninggalkanmu.Aku tau aku sudah terlambat untuk memperbaiki semuanya,tapi aku ingin melakukan satu kebaikan saja untukmu,kali ini.”

 

Seuhjyeo ganayo?
(Is it passing away?)
uri ui sarangeun
(Is our love)
gaseum apeun chueokingayo
(A heartbreaking memory?)

dora seonehyo
(You are turning back)
geudae ui maeumeun
(Is even tear not enough)
nunmulrodo japeulsun eobnayo?
(To hold you back?)

Taeyeon – I Love You

 

“Kalau begitu…Gomawo…”

“Ra-ya…”

“Ne..”

“Hold my hand..”

“Ne?”

“Pegang tanganku,biarkan sampai kita terbius nanti..”

“Mm..”

Ahra pun merenggangkan tangannya,mencoba meraih tangan Siwon.Sedetik kemudian,tangan mereka sudah bertautan.Beberapa menit kemudian,dokter pun memberikan bius hingga akhirnya pegangan tangan mereka pun terlepas dan transplantasi pun dilakukan.

 

-oOo-

Two Weeks Later..

Klik!!’Door Unlocked’,begitulah suara pintu apartemen Ahra saat seseorang berhasil memasukkan pinnya.

“Nuguseyo?Kyuhyun?Itu kau?”

“Aniya..Ini aku..Kukira kau sudah mengganti password-nya..”,katanya dengan memamerkan senyum andalannya.

“Si..Siwon?”

“APPA!!!”

“Wah..Jaehyun..kau sudah tinggi sekarang.Bagaimana sekolahmu?Menyenangkan?”

“Ne..sangat menyenangkan..”

“Apa yang kau lakukan di sini?”

“Aku ingin menengok putraku,dan calon istriku,lagi..”

“Mwo?Apa maksudmu?”

“Kali ini bukan aku yang memintanya,tapi…”,kata – kata Siwon terputus. Tepat di belakangnya terdapat seorang wanita paruh baya yang sangat cantik dan berwibawa.

“Ahra-ya…Oh,jeongmal bogoshippeo..”,kata wanita itu yang tak lain adalah ibu Siwon.

“Eommonim?Eoh,mianhae..masksudku Choi ahjumma..”

“Aniyo..Aniyo…panggil aku ‘eommonim’.Sampai kapan pun,menantuku hanyalah kau,Cho Ahra.Ani…Choi Ahra maksudku.Jeball..kembalilah…aku memaksa..Bukan memohon lagi tepatnya..”

“Eommonim…Aku…”,jawab Ahra ragu dengan menyembunyikan air matanya yang hampir jatuh.

“Ne..?Ok,kuanggap itu setuju..”

“Chakkaman…”

“Wae?”

“Siwon-ah..gomawo untuk semuanya.Gomawo untuk ginjal yang ada di tubuhku sekarang ini.Aku…”

“Nado saranghae..Nan jeongmal saranghae Ahra-ya…Tidak perlu kau katakan,aku sudah tau jka kau masih mencintaiku,aku tau jika perasaanmu tak akan pernah berubah sampai aku yang memintanya. Aku berjanji,aku tidak akan mengulangi kesalahanku yang pernah kubuat dulu.. This heart has no words to tell but love to feel..”,jawab Siwon yang langsung mendapat pelukan hangat dari Ahra.

“Appa..akan tinggal di sini lagi?”

“Ne..”

“Choi Siwon,neomu neomu saranghae..”

“Nado…Choi Hyunra…”

 

 

FIN

 

Jeongmal mianhae………………….readers.Long shoot ya?Hahaha…pasti pegel bacanya.Inget ini Cuma ff,jadi jangan jadi pada gx suka sama Ivy Chen atau pun Siwon ya?Keep supporting Super Junior.Fighting!!Adakah yang mau sequel? Ditunggu komen dan like-nya ya…^^ *bow*

 

Regards,

Sclouds9

She is My Cousin

 

SHE IS MY COUSIN

Author        : shin je wo

Length        :  one shoot

Gender       : family,friendship,romance

Main cast   : cho kyuhyun

Shin je wo

Suport cast:Choi siwon

Park hye ae

 

 

Ini ff one-shoot pertama saya…

Gk tau ini ff gagal atau enggak…

Mudah-mudahan enggak ya….

Hahahaha #plakkk di tabok reader..

Tulisan yang warna nya merah berart flashback!

 

 

 

 

 

 

“ kyu…. Omma dan appa memasukkan ku di sekolah yang sama denganmu “

“haishhh kenapa kau harus berada di sekolah yang sama dengan ku?! Merepot kan saja! “

“ mwo?! Yakk apa maksud mu hah?! “

 

###################

 

“ annyeong kyuhyun-a… “

“ annyeong! “ Continue reading

ELVIE (part 2 of 3)

Title : ELVIE (part 2 of 3)

Rewritten by : KeNamGiL

Note : It’s a loose adaptation of “The End of Summer”  by Rosamunde Pilcher,

credits should be given to her.

*The plot is written in Kang Je In’s point of view.

~ Part 1 ~

 

The morning after

Sinar matahari pagi yang menelusup lewat jendela memaksa mataku yang masih setengah terpejam untuk terbuka. Saat mataku sudah terbuka dengan sempurna, aku mendapati sosok namja yang berdiri di kaki tempat tidurku, mengawasiku dari balik matanya yang menyorot dingin. Setengah tertahan aku menjerit, aku bahkan bisa mendengar detak jantungku sendiri yang berpacu. Baru setelah aku menyadari bahwa sosok yang berdiri di ujung sana itu adalah sepupuku, Cho Kyuhyun, detak jantungku kembali normal.

“Wake up princess, it’s almost 6, we’ve gotta go…,” ucapnya setengah berbisik.

“Hyunchan, kau mengagetkanku saja,” jawabku cepat dengan nafas yang masih tak beraturan.

Mianhae, aku tak bermaksud. Ini pagi pertamamu di Elvie. Aku hanya ingin menjadi hal pertama yang kau lihat saat membuka mata.”

Entah apa maksud ucapannya. Yang jelas, sorot mata yang beberapa saat lalu terlihat ‘mengancam’ kini telah berubah menjadi tatapan mata ‘puppy eyes’ miliknya yang terlihat menggemaskan dan konyol secara bersamaan.

Setelah sarapan dan menyiapkan segala perlengkapan mendaki termasuk bekal yang dimasak sendiri olah Tuan Shin, terdengar bunyi klakson yang berasal dari Land Rover milik Tuan Han. Seperti yang telah dijanjikan, kami berangkat sebelum jam 7. Continue reading

ELVIE (part 1 of 3)

Title : ELVIE (part 1 of 3)

Rewritten by : KeNamGiL

Note : It’s a loose adaptation of “The End of Summer”  by Rosamunde Pilcher,

credits should be given to her.

*The plot is written in Kang Je In’s point of view.

 

In the middle of the night

Suara telefon yang berdering memecah keheningan malam.

Setengah sadar, aku turun dari tempat tidur, menyusuri selasar yang gelap.

Seperti berjalan dalam mimpi, aku menjadikan dering telefon itu sebagai penuntun langkah kakiku menuju sayap rumah yang dulu menjadi ruang anak-anak.

Telefon ada di ruang perpustakaan lantai bawah, tetapi ada sambungan paralelnya di lantai atas. Ke sanalah kakiku melangkah.

Aku rasa aku terlalu mengantuk untuk menyadari bahwa dering itu telah berhenti bahkan sebelum aku tiba di tempat suara itu berasal.

Saat akhirnya aku menggenggam gagang telefon, terdengar seseorang sedang berbicara.

Suara seorang yeoja yang tak kukenal.

Dari suaranya, setengah berspekulasi, aku berakhir pada kesimpulan bahwa yeoja itu tidak jauh lebih muda dariku.

Nadanya tinggi namun menyenangkan dan menarik, terdengar terlalu antusias untuk sebuah panggilan di tengah malam. Continue reading

Love Dust : Our First Meeting

Love Dust : Our First Meeting

Hongdae,South Korea.

14.00 KST

Aku menyeruput secangkir latte hangat yang baru saja disajikan oleh seorang pelayan di Mount Coffe Shop yang berada didaerah Hongdae.Toko kopi ini sering kukunjungi untuk sekedar melepas penat yang menyerangku.Aku merasakan setiap inci aroma latte yang menusuk hidungku dengan perasaan bahagia,aku suka latte bahkan orang-orang sekitarku tahu bahwa aku seorang ‘Maniak Latte’.Dengan perlahan aku menaruh kembali cangkir latte-ku diatas meja bundar berwarna coklat tua.Cangkir latte yang baru saja kutaruh diatas meja merupakan cangkir latte  ke-6 hari ini.

Aku memperbaiki syal hitamku yang sedikit berantakan dan membuatku tidak nyaman.Setelah selesai dengan memperbaiki letak syal yang melingkar dileherku,aku memandangi jalanan Hongdae yang dipenuhi butiran-butiran salju dari kaca transparan besar yang tepat berada dihadapanku.Aku sengaja memilih meja yang langsung berhadapan ke jalan agar dapat mengurangi rasa bosanku saat menunggu kedua sahabatku yang tidak tepat waktu.Aku melirik arloji berwarna keemasan yang melingkar manis dipergelangan tangan kiriku dengan kesal,sudah 2 jam aku menunggu tapi batang hidung mereka belum terlihat jua.

Mereka adalah dua orang sahabatku sejak duduk dibangku SMP.Kami sangat dekat,sudah seperti keluarga.Pada dasarnya aku tidak mengerti kenapa kami bisa sangat dekat seperti sekarang,semua berjalan secara alami.Aku mengeluarkan ponsel dari saku mantel biru tuaku kemudian  menekan tombol panggilan cepat 4 untuk menghubungi salah satu dari kedua sahabatku.Dari arah pintu toko,aku mendengar bunyi ‘Tiing’ yang menandakan ada orang baru masuk ke toko kopi ini,pandanganku langsung tertuju kearah pintu dan mendapati dua manusia yang tengah berjalan kearahku.Segera aku menekan reject pada ponselku.Mereka yang baru masuk adalah dua orang sahabatku.Aku yakin mereka tengah bertengkar dengan hanya melihat wajah kusut yang sedang mereka perlihatkan padaku dari jauh.

Aku menghembuskan nafas panjang untuk lebih menenangkan diriku.Sebenarnya aku ingin sekali marah pada mereka karena telah membuatku lama menunggu namun aku tidak bisa seperti itu,jika kami bertiga penuh dengan emosi maka komunikasi tidak akan berjalan dengan baik.”Apa kau sudah lama menunggu?”Tanya seorang gadis berparas manis dihadapanku sambil tersenyum lebar yang memperlihatkan deretan gigi-gigi putihnya yang terawat,Ahn Chaerim.Aku memajukan bibirku beberapa senti dan itu membuatnya tertawa.

“Tentu saja!Aku sudah lama menunggu.Hey…2 jam,kau tahu?”aku mendengus kesal setelah mengeluarkan unek-unekku yang tertahan sedari tadi pada Chaerim namun dia hanya tersenyum kemudian duduk disofa yang berada disebelah kananku.

“Maaf…ada beberapa masalah tadi yang harus segera diselesaikan.Yah..aku tahu kau kesal tapi kami sudah disini,ya ‘kan?”

“Ini bukan yang pertama kalinya Ahn Chaerim,kalian berdua memang selalu tidak tepat waktu dalam hal apapun.Aku bosan menunggu kalian tapi ya sudahlah,lupakan saja!”aku mengibaskan tangan kananku tidak peduli.

“Sebenarnya aku bisa datang tepat waktu dan membuatmu tidak menunggu tapi ini semua…”Chaerim terlihat menghembuskan nafas panjang sambil memandang seorang pria berperawakan tinggi dan memiliki kulit putih pucat dengan garang kemudian menunjuk lelaki itu dengan tatapan intens.”Dia..Cho Kyuhyun!!Dia yang salah karena sangat lambat dalam segala hal ditambah dia itu pelupa,sudah seperti kakek yang berusia 70 tahun.Kakekku saja tidak seperti dirinya itu,menyebalkan..”Chaerim melipat kedua tangannya didepan dada dan mengalihkan pandangannya pada jalanan yang terhalang kaca transparan milik toko kopi ini.

“Hey…hey…hey…Seenaknya saja menyalahkanku!”pria yang ditunjuk Chaerim tidak terima dipersalahkan begitu saja oleh nona Ahn itu,Cho Kyuhyun.”Bukannya kau yang salah karena menghilangkan kunci mobilku tadi,huh?”geram Kyuhyun kemudian berjalan kehadapan Chaerim.”Aku menaruh kunci mobilku diatas meja yang berada diruang keluargamu kemudian pergi menuju kamar mandi,kau tahu itukan nona Ahn?”Chaerim memajukan bibirnya beberapa senti dengan tatapan ‘Seenaknya saja kau,Evil Cho’.”Kau bisa jelaskan padaku dan Hyowon,kenapa kunci mobilku bisa berpindah ke dalam lemari pendingin yang berada didapurmu?”

Chaerim menyampirkan poninya yang cukup panjang kebelakang telinga kanannya kemudian merapikan pakaian yang dikenakannya,aku dan Kyuhyun terus memandangnya,menunggu jawaban dan pembelaan dari Chaerim.”Mungkin kunci mobilmu punya kaki…”aku hanya dapat menggelengkan kepalaku dengan ekspresi ‘dasar pembohong’ namun Chaerim balas melotot padaku.Aku beralih pada Kyuhyun yang berdiri sambil menatap Chaerim datar, perlahan aku seperti melihat tanduk kecil  berwarna merah keluar dari kepala Kyuhyun,oh well,ini hanya perumpamaanku saja,sebentar lagi Kyuhyun akan ‘meledak’. Continue reading

Miss You

Miss You

 

Author: stillthirteen13

Tittle   : Miss You

Tags    : Cho Kyuhyun, Lee Sora (OC), Lee Donghae

Genre  : family, oneshot

Rating : G

Length            : 3.379 words

 

Cerita ini lanjutan dari FFku yang sebelumnya, judulnya Wish. Bagi yang belom baca yang Wish Kalo bisa sih kalian baca dulu yang Wish, tapi kalo nggak bisa juga gapapa. Hehehe

Yasudah, Selamat membaca^^

 

Aku menyantap semua makanan yang tersedia di meja yang cukup besar ini. nafsu makanku sedang tinggi. Bagaimana tidak, besok adalah hari yang sangat kutunggu-tunggu.

“ kenapa? “ tanyaku sambil membersihkan sudut bibirku. Pria ini sejak tadi hanya memandangiku dan tidak menyentuh makanannya sama sekali.

“ baru kali ini kau makan dengan lahap. Aku sampai kenyang melihatnya “ aku hanya tersenyum dan menghisap sumpit yang masih berada dalam mulutku.

“ jangan dihisap seperti itu. Jorok. Aku bisa pesankan sepuluh porsi lagi kalau kau mau. “ orang itu menarik paksa sumpit dari tanganku dan meletakannya didepannya. Aku mendelik sebentar lalu tersenyum kepadanya.

“ terima kasih, dokter.. mulai besok kau sudah tidak perlu menjagaku. Kakakku akan pulang besok!“ seruku sambil menghentakkan kakiku berkali-kali. Senang rasanya akan bertemu dengan kakak. Lee Donghae. Bagaimana keadaanya sekarang ya? Pasti tubuhnya tambah kekar. Continue reading

Wish

Wish

Author : stillthirteen13

Tittle     : Wish

Genre    : family, oneshot

Tags      : Lee Donghae, Lee Sora (OC), Cho Kyuhyun

Rating   : G

Length  : 6.033 words

 

Entah sudah berapa kubik keringat yang dikeluarkan kakak laki-lakiku itu. Sudah ribuan kali kukatakan padanya agar dia berhenti melakukan semua ini demi aku. Berhenti melelahkan dirinya hanya untuk aku. Berhenti tidak memikirkan masa depannya hanya karena mengkhawatirkanku. Sudah cukup ia melakukan semua ini untukku. Ini sudah sangat berlebihan bagiku. Sungguh berlebihan untukku yang mungkin tidak lama lagi akan menghilang dari sisinya. Aku tahu dia sangat lelah meskipun aku tidak bisa melihatnya. Nafasnya yang selalu terengah-engah saat baru pulang, bagaimana tubuhnya penuh akan peluh yang bisa kurasakan dengan kedua telapak tanganku saat aku memegang wajahnya, dan kerasnya dengkurannya saat ia tidur. Ia pasti lelah, aku tahu itu. Aku benci ia seperti itu. Continue reading