tell me your wish [part 7]

Soo ran katakan katakan apa yang sebenarnya kau rasakan??,………..

******

Ran sedang sibuk berkutat dengan bukunya, ran sedang santai santai di sebuah taman bermain. Saat ran melepaskan pandangannya ke seluruh penjuru taman, ia melihat seseorang yang di kenalnya ‘direktur sekolah untuk apa dia kesini??’ batin ran.

Ran kembali melanjutkan kegiatannya, ia kembali membaca buku, tiba tiba,…

“Annyeong,” sapa seseorang yang ruapanya adalah direktur sekolah.

“ahh, annyeong, seongsaenim,…” balas ran sambil berdiri dan membungkuk memberi hormat. Orang itu tersenyum dan duduk di sebelah ran.

“sedang apa songsaenim disin?” Tanya ran sesopan mungkin.

“Aku ingin berolahraga sebentar,” jawab orang itu sambil sesekali memutar2 kan kepalanya. Orang itu memakai baju olahraga dengan celan trining dan kaus, di lehernya tergantung handuk kecil.

“eh, iya ngomong2 siapa namamu nak??” Tanya orang itu.

“shin soo ran imnida” jawab soo ran sopan.

“ooo,…. Kau murid domyogi high school bukan??”

“ahh, iya songsaenim”

“kau kelas berapa??”

“3 – 7” jawab ran.

“ooo begitu,…. Ahh, sebaiknya kau cukup memangil ku ahhjushi saja” pinta orang itu.

“ne, ahjusshi” jawab ran.

“nak, apa kau keberatan menemani ku sarapan di café itu??” pinta orang itu.

“tentu saja” jawab ran senang sepertinya perutnya juga sudah lapar.

Di café ….

“jadi kau murud kelas tiga??”

“ne, ahjusshi” jawab ran sambil menyantap makanannya.

“kau kenal dengan kyuhyun??” Tanya ayah kyuhyun. Ran tersedak.

“uhuk uhuk,…” ran mengambil air putih, dan menepuk nepuk dadanya.

“I iya,…” jawab ran masih memegangi dadanya.

“oooo, sejak kapan kau kenal dengan kyuhyun??”

“sejak,…”

“sejak kami bertemu di perpustakaan 2 bulan yang lalu”

“sepertinya kalian akrab sekali, apa kalian berdua pacaran??”

“uhuk, uhuk…..” ran tersedak lagi, ia kembali menepuk nepuk dadanya.

“tidak, tidak, sungguh, kami tidak pacaran, saya tidak bermaksud mengoda anak ahjusshi sungguh,” sangah ran.

“anniyo,… aku senang kau dekat dengan kyuhyun, sudah lama aku tidak melihatnya tertawa seperti itu, gumawo, kau sudah mengembalikan kyu yang dulu,” ucap ayha kyuhyun sambil menundukkan kepalanya.

“gwenchanayo,… tapi saya ingin bertanya, kenapa kyuhyun sangat membenci anda??” Tanya ran penasaran.

“karna, ….” ayah kyuhyun menghela nafas panjang.

“mungkin karna aku telah mencapakkannya selama 13 tahun” jawabnya kemudian.

“maaf, saya tidak bermaksud membuat anda sedih,” ucap ran, ran merasa tidak enak karna pertanyaan nya tadi.

“anniyo,… mmm,… nak boleh aku minta bantuan mu??”

******

Hari ini kibum datang kerumah ran, mereka berdua berencana intuk pergi ke toko buku bersama sama.

“annyeong!!” sapa kibum saat ran membuka pintu apartmennya.

“sudah siap??” Tanya kibum.

“yap ayo kita pergi” ran tersenyum simpul.

“ayo” ucap kibum sambil mengandeng tangan ran. Ran tidak menepisnya, ia memblas gandengan tangan kibum.

****

“aku ke sebelah sana ya” kata ran pada kibum yang sedang sibuk berkutat dengan buku buku di sebuah toko buku. Kibum tersenyum mengiyakan..

Ran pergi ke sebuah stan buku, ia melihat lihat buku disana. Saat ran ingin mengambil sebuah buku tiba tiba ada tangan lain yang juga ingin mengambil buku tsb.

“ah, maaf, ini,…” kata seseorang. Ran menoleh pada orang itu.

“soo ran??”

“soo jin?? Sedang apa kau disini??” kata ran kaget.

“soo ran ahh, ya aku mau beli buku laaa, masa mw beli sayur disini??” canda soo jin.

“hahahahhahha, bisa saja kau, eh, iya dengan siapa kamu ke sini??” Tanya ran sambil tertawa.

“aku bersama kyuhyun” jawab soo jin santai.

“oooo,…..”

“kau sendiri??” soo jin balik bertanya.

“aku bersama ki bum” jawab ran sambil melihat kea rah kibum.

“APA??? Sejak kapan kau dekat dengannya??” Tanya soo jin kaget. Ia tidak percaya ran bisa akrab dengan kibum.

“sejak seminggu yang lalu” jawab ran heran, melihat reaksi sojin.

“aku peringatkan jangan berteman dengannya!!”

“kenapa?? dia baik, apa alas an aku harus menjauhinya??” Tanya ran tak terima.

“pokoknya aku tidak mau kau terlalu dekat dengannya, dia terlalu berbahaya” jelas soo jin.

“apa maksudmu?? Dia baik, dia tidak sejahat yang kau kira” ran berusaha membela kibum.

“aku bilang jangan!!” bentak soo jin

“kenapa??”

“aku tak bisa memberi tahu kan alasannya, tapi aku mohon jangan dekati dia,…” mohon soo jin pada ran.

“soo ran!!” pangil kibum, dan berjalan menuju kearah ran

“aku, . .. aku pergi dulu permisi,…” ucap soo jin pada ran. Dan meninggal kan ran begitu saja.

“ran ada apa??? Itu tadi soo jin kan??” Tanya kibum pada ran. Ran masih bengong ia tidak mengubris pertanyaan ki bum. Ran masih memikirkan kata kata soo jin tadi ‘aku mohon jangan dekati dia’.

“ran” pangil ki bum lagi.

“hah?? Ada apa??” Tanya ran kaget..

“kau kenapa??”

“aku tidak apa apa” jawab ran sambil tersenyum.

“ kita pulang yuk” ajak ki bum pada ran. Ran menganguk.

Selama perjalanan menuju aparment, ran hanya diam tak banyak bicara ia masih memikirkan perkataan soo jin tadi.

“ran, kau kenapa??” Tanya kibum saat mereka sudah sampai di depan apartmen ran.

“anniyo, aku tidak apa apa, gumawo” uacap ran sambil tersenyum.

“gwenchanayo, aku pulang dulu ya” kibum tersenyum, kemudian menancapkan gas mobilnya ke jalan raya.

*****

“aku bingung,…” kata ran pada dirinya sendiri.

“Apa benar yang dikatakan soo jin?? Mana mungkin?? Dia terlalu baik, aishhhh,…. Aku bingung” kata ran sambil mengacak acak rambutnya.

*****

“soo jin, ada apa?? Kenapa buru buru sekali??” Tanya kyuhyun bingung.

“anniyo jagiya,… ayo pulang” soo jin menarik tangan kyuhyun, kyuhyun meurutinya pasrah.

*******

Sepertinya hubungan ran dan soo jin agak rengang berberapa hari ini. Mereka berdua sama sama diam tidak saling bicara satu sama lain. Soo jin berusaha menjelaskan pada ran bahwa ia tidak bermaksud untuk melarangya berteman dengan siapa pun. Soo ran juga seberanya tidak suka dengan keadaan ini, ia ingin kembali berbaikkan dengan soo jin.

******

“kyuhyun!!!” pangil ran saat ia menepukan kyuhyun yang sedang duduk di sebuah banku di taman sekolah. Ran ngos ngosan, ia berlari karah kyuhyun.

“Kyu, gawat, direktur, ….. ayahmu,…” kata ran tersendat sendat kaya keset rusak. Sambil mengontrol ekmbali nafasnya.

“ada apa??” Tanya kyuhyun heran.

“ayahmu masuk rumah sakit,!!!” kata ran akhirnya saat nafasnya normal kembali.

“oooo,….” Jawab kyuhyun santai, wajahnya tidak menunjukkan rasa ke khawairan sama sekali.

“Khaja,…” ucap ran sambil menarik tangan kyuhyun.

“mau kemana??” Tanya kyuhyun polos.

“kau ini,…. Ayahmu itu masuk rumah sakit, kau harus menemuinya”

“aku tidak mau, dia tidak membutuhkan ku” kyuhyun melepaskan tangannya dari gengaman ran.

“siapa bilang dia tidak membutuhkanmu?? Sejak ayahmu ditemukan pingsan di kantornya sampai di bawa kerumah sakit dia terus memangil mangil nama mu,….” Jelas ran. Kyuhyun menundukkan kepalanya.

“aku tidak percaya!!! Appa tidak pernah peduli pada ku!!” bentak kyu lalu meninggalkan ran.

“KYU!!!” pekik ran, ia berlari mengejar kyuhyun. Di tariknya jas kyuhyun, kyuhyun tercegat, ia ingin melepaskan jasnya, tapi ran menampar wajahnya.

“YA!!” teriak ran.

“kau ini anak macam apa?? Kau tidak peduli dengan ayahmu?? Bagaimana pun dia ayahmu, dan kau harus menghormatinya, kau tidak tau berapa besar rasa pahit, dan sakit hati yang ditahannya saat kau mencelanya?? Apa kau tidak memikirkan itu? Kau sering menyebut dirmu sendiri menderita, tapi apa kau memikirkan betapa sakit hatinya ayahmu?? Apa kau memikirkan itu?? Heh, aku tidak menyangka kau serendah itu,….” Ucap ran lalu meniggalkan kyuhyun.

Kyuhuyun tersandar di tembok, ia memikirkan perkataan soo ran tadi

‘Kau sering menyebut dirmu sendiri menderita, tapi apa kau memikirkan betapa sakit hatinya ayahmu ?’

*******

“soo jin, kau tidak mau melakukannya??” bentak seseorang pada soo jin.

“….” Soo jn tidak menjawab, keringatnya sudah membasahi baju seragamnya..

“soo jin!! Kalau kau tidak mau melakukkannya biar aku yang mengantikan mu” ucap orang itu sambil tersenyum sinis.

“jangan!!! Aku mohon jangan” ucap soo jin kemudian

“jangan?? Apa kau lupa apa yang telah dia lakukan pada mu?? Dia sudah membunuh ayah mu, dia sudah membuat ibumu gila!! Apa kau tidak ingat??” ucap orang itu sambil menatap soo jin tajam.

“araso, tapi, …..”

“kalau kau tidak mau, aku yang akan melakukannya” uacap orang itu lalu pergi meniggalkan soo jin.

to be continue

by, cho minmi

11 Comments (+add yours?)

  1. Nandz :)
    Jan 14, 2010 @ 22:14:03

    Wuaaaaaah,
    tambah seruuuu!
    >.<

    Reply

  2. christi♥donghae
    Jan 14, 2010 @ 23:07:22

    Wooa..
    Jgn2 0rg tdi kibum..
    Hwaaa…
    Lanjutan.a d tggu!

    Reply

  3. A Lin
    Jan 15, 2010 @ 01:44:02

    Lanjoooot!

    Reply

  4. rebecca
    Jan 15, 2010 @ 04:20:07

    itu pasti kibum,, kenyataannya orang tua kyuhyun yang membunuh ayah soojin.
    lalu kibum menyuruh soojin membunuh antara kyuhyun atw ayahnya kyu..
    benar salah benar salah??

    Reply

  5. nA_likz tEuk'
    Jan 15, 2010 @ 04:42:19

    kaya x tch kibum kan ya …

    Reply

  6. putri
    Jan 15, 2010 @ 05:29:05

    ayo2 lanjut,,,

    Reply

  7. Shinta (NtaKyung)
    Jan 17, 2010 @ 08:46:49

    Bikin pnsaran ja nech…..>o<
    Lanjut yo…..^_^

    Reply

  8. yoorin92
    Jan 17, 2010 @ 10:50:05

    Annyong^^
    Makin seru, makin seru, makin seru
    Bikin deg2an waktu bacanya,
    Penasaran ma kelanjutannya >.<
    Aiio lanjut *ditendang ama Minmi gara2 nyuruh2 gaje, ckakakak ;)*

    Reply

  9. fia
    Feb 09, 2010 @ 12:38:35

    dah lama g mampir ke sini FF yg ku tunggu” dah pada nonggol semua ..
    hehehehe 😀

    TOP dah b^^d

    Reply

  10. mozaamerinda
    May 10, 2011 @ 21:17:30

    pengen nanya ff ini part 5,6,2nya ga ada ya?

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: