My Ghost Girl

Eunhyuk berlari kecil melewati taman dekat dorm Suju. Biasanya dia lari pagi bersama Siwon, tapi berhubung Suju M lagi ada kerjaan di China, jadi hari ini dia lari sendirian.

Hik, hik,

Tiba-tiba punggung Eunhyuk terasa merinding. ‘Apaan tuh? Aku salah denger atau…’ Eunhyuk mempercepat larinya.

Hik, hik,

Eunhyuk semakin mempercepat larinya, jantungnya berdetak cepat. Tapi tiba-tiba dia menghentikan larinya. Terpaku. Keringat dingin mengalir di sekujur tubuhnya. Satu sosok wanita berambut sebahu terisak dihadapan Eunhyuk. Eunhyuk berjalan pelan, bersikap seakan dia tidak melihat sosok itu.

“Hei,” panggil sosok itu. Eunhyuk tetap berjalan pelan. “Kamu dapat melihatku kan?” tanya wanita itu. Eunhyuk menelan ludah. Dia berhenti berjalan. Wanita itu melayang rendah ke depan Eunhyuk. Eunhyuk dapat merasakan aura dingin menerpa tubuhnya. “Kamu dapat melihatkukan?” sekarang Eunhyuk dihadapkan kepada wajah cantik-pucat seorang wanita. Eunhyuk menggeleng. ‘Bagaimana bisa seorang hantu seperti dia aku bilang cantik?’

“Jangan bohong, kamu dapat melihatku kan?” tanya wanita itu lagi, salah pengertian terhadap tindakan Eunhyuk. “Ne, aku dapat melihatmu, apa yang kamu mau?” Eunhyuk balik bertanya, mengumpulkan segenap keberaniannya. “Boleh aku mengikutimu?” tanya wanita itu lagi. “Mwot? Anio!” tolak Eunhyuk.

“Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan, seharusnya aku belum mati,” pinta wanita itu. “Kamu adalah roh tersesat, mana ada orang normal yang mau menerimamu,” balas Eunhyuk. Kemudian dia menutup mulutnya, takut membuat hantu dihadapannya tersinggung.

Sebaliknya, hantu itu memandang Eunhyuk dengan tatapan sedih. “Aku benar-benar tidak tahu, ketika aku sadar rohku sudah terpisah dari tubuhku,” kata hantu itu. “Kalau begitu, kembali saja ke tubuhmu,” balas Eunhyuk. Hantu itu menggeleng. “Aku tidak tahu bagaimana caranya, aku bahkan tidak tahu dimana tubuhku sekarang,” kata Hantu itu. “Bagaimana bisa? Apa kamu ingat dimana rumahmu?” tanya Eunhyuk.

Hantu itu menggeleng lagi. “Aku tidak ingat apapun, tapi sepertinya aku tidak berasal dari sini, di sini terlalu asing. Mungkin bahkan aku bukan dari negara ini,” jawab hantu itu. “Kalau begitu, kamu darimana?” tanya Eunhyuk. Hantu itu lagi-lagi hanya menggeleng. “Ada hal yang kamu ingat?” tanya Eunhyuk. Hantu itu berpikir sebentar. “Ada, aku ingat di negara asalku ada sebuah bangunan tinggi yang ada emas di atas bangunan tersebut,” jawab hantu itu. “Aku tidak tahu dimana itu,” gumam Eunhyuk.

Hantu itu mendekatkan wajahnya ke wajah Eunhyuk. Eunhyuk mundur beberapa langkah. “Jadi, apa aku boleh mengikutimu?” tanya Hantu itu. “Anio! Kamu tidak boleh mengikutiku,” Eunhyuk menggeleng. “Aku tidak mau diikuti hantu,” tolak Eunhyuk. Hantu itu menghela nafas. “Arasso?” tanya Eunhyuk. Hantu itu mengangguk. Eunhyuk menghela nafas lega.

“Sebenarnya aku tidak mau memaksa, tapi,” tiba-tiba Eunhyuk merasa tubuhnya kaku, tidak dapat digerakkan. “Kalau seandainya kamu tidak membolehkanku mengikutimu, aku akan mengutukmu,” Eunhyuk merasa ada sesuatu yang membelit tubuhnya, dan sekujur tubuhnya terasa dingin. “Aku akan membuatmu tidak bahagia,” ucap hantu itu dengan suara rendah. Eunhyuk merinding mendengarnya. “Ba-baiklah, kamu boleh mengikutiku,” kata Eunhyuk, menyerah.. Hantu itu langsung tersenyum dan melepaskan Eunhyuk.

“Namaku Ara,” kata hantu itu memperkenalkan diri. “Eunhyuk,” jawab Eunhyuk, singkat. Ara berusaha mengingat sesuatu, tapi dia tidak bisa. “Kenapa kamu memaksa untuk mengikutiku?” tanya Eunhyuk. “Karena hanya kamu yang dapat melihatku,” jawab Ara. “Kamu maukan membantuku mengetahui alasan aku keluar dari tubuhku dan bagaimana cara aku kembali lagi ke tubuhku?” tanya Ara. Eunhyuk mengangguk. “Tentu saja aku akan membantu, jika tidak kamu pasti akan mengutukku,” gerutu Eunhyuk. “Maafkan aku, aku terpaksa,” Ara membungkuk. “Masih banyak yang ingin aku lakukan di hidupku,” lanjut Ara.

~~~

Sejak saat itu, Ara selalu mengikuti Eunhyuk kemanapun dia pergi. Ke studio latihan, saat rekaman radio, ke acara show yang dibintangi Eunhyuk. Ara selalu melayang rendah di atas Eunhyuk.

~~~

“Hyuk,” panggil Ara.. Eunhyuk menengadah, Ara melayang turun. “Siapa itu?” tanya Ara, menunjuk sosok yang sedang balik memandang Eunhyuk dari seberang studio. “Itu Siwon, kenapa?” tanya Eunhyuk. “Aku merasa aura aneh ketika didekatnya,” jawab Ara sambil bergidik. “Lagipula, entah kenapa aku merasa dia bisa melihatku,” lanjut Ara. “Tidak mungkin, kalau memang dia bisa melihatmu, dia akan bertanya,” kilah Eunhyuk. Ara terdiam. “Mungkin dia tidak bisa melihatku, tapi aku yakin dia dapat merasakan kehadiranku,” gumam Ara.

~~~

Eunhyuk mulai terbiasa dengan keberadaan Ara. Meski dia tetap tidak suka jika Ara berjalan melewatinya. Itu menimbulkan perasaan dingin yang aneh setiap kali Ara melakukannya. Ara biasanya melakukan itu untuk menggoda Eunhyuk ketika Eunhyuk sedang berada di depan anggota Suju yang lain.

~~~

“Aish,” gumam Eunhyuk ketika Ara melewatinya. Mereka sedang di asrama setelah selesai latihan. “Ada apa hyung?” tanya Ryeowook, penasaran. “A-anio,” balas Eunhyuk. “Hyung, akhir-akhir ini kamu aneh,” kata Ryeowook, memandang Eunhyuk. “Maksudmu?” tanya Eunhyuk. Ryeowook mengangkat bahu. “Yah, akhir-akhir ini kamu suka berbicara sendiri, dan wajahmu terlihat semakin pucat,” jelas Ryeowook. ‘Benarkah aku terlihat pucat?’ pikir Eunhyuk, bingung. “Kamu seperti orang kerasukan atau apa,” gumam Ryeowook sambil berjalan meninggalkan Eunhyuk.

“Apakah kamu berniat mencelakakan aku?” tanya Eunhyuk ketika dia yakin Ryeowook sudah tidak dapat mendengarnya. Ara menatap Eunhyuk tidak percaya. “Kamu tidak mempercayai aku?” tanya Ara. Eunhyuk menggeleng. “Kamu hanyalah hantu, dan aku tidak tahu apa maksudmu sebenarnya,” jawab Eunhyuk.

Ara menghela nafas dan melayang ke atas sofa dan duduk. “Kalau aku menceritakan apa yang aku ingat, apakah kamu mau mempercayaiku?” tanya Ara. Eunhyuk ikut duduk di sofa. “Aku tidak tahu,” gumamnya pelan. “Aku hanya ingat bahwa saat itu aku mau menyeberang, kemudian ada sebuah suara keras dari arah kiriku, dan setelah itu, aku tidak ingat lagi,” jelas Ara.

“Aku tidak dapat mengingat apapun, ketika sadar, aku melayang-layang entah dimana. Aku melihat orang berlalu lalang di sekitarku, mereka menembusku! Kamu nggak akan pernah merasa sefrustasi ini, ketika orang-orang tidak ada yang menyadari kehadiranmu,” lanjut Ara. “Kemudian aku tiba di taman itu dan aku bertemu denganmu,” Ara memandang ke arah Eunhyuk. “Bagaimana caraku membuatmu mempercayaiku?” tanya Ara.

Eunhyuk terdiam, berpikir.. “Kamu bisa membawaku terbang?” tanya Eunhyuk. Ara terdiam.. “Kurasa bisa, kenapa?” Ara balik bertanya. “Bawa aku terbang,” pinta Eunhyuk. “Aku ingin sesekali merasakan kebebasan,” lanjutnya. Ara berpikir, bimbang. Kemudian dia mengulurkan tangan. “Ayo,” ajak Ara. Dengan ragu-ragu, Eunhyuk menerima uluran tangan Ara, kemudian dia menggenggam tangannya. ‘Seperti menggenggam sesuatu yang tidak nyata,’

Ara membawa Eunhyuk terbang, kemanapun Eunhyuk mau. Mereka berkeliling Seoul, melihat-lihat tempat yang tidak pernah dilihat Eunhyuk sebelumnya. Ara melepaskan pegangannya, Eunhyuk meluncur turun dengan kecepatan tinggi dari ketinggian 5000 mdpl.

“AAAAAA!!!” Eunhyuk berteriak keras. Ara tertawa dan meraih tangan Eunhyuk lagi, menghentikan gerakan Eunhyuk. “Kamu mau membuatku mati?” pekik Eunhyuk. “Tidak, sekarang kamu mempercayaiku?” tanya Ara. Eunhyuk mendelik ke arah Ara. “Neo micyeseyo,” gumamnya. Ara tertawa.

Mereka turun di sebuah bukit yang dipenuhi oleh bunga. Mereka bermain-main, Eunhyuk menunjukkan gerakan dancenya dan rapnya. Ara mengikuti gaya Eunhyuk. Eunhyuk tertawa-tawa melihat gerakan aneh yang dibuat Ara. Ara cemberut dan membuang muka. “Mana ada hantu yang ngambek seperti itu,” kata Eunhyuk. Ara tetap membuang muka.

“Neoreul cheoeum bon geu soonganeul saenggakhae han soongan gaseumi mooneohyeosseoji. Jiweobeorigien, neon janinhagedo neomoo areumdawoon saram,”

Ara menoleh mendengar Eunhyuk bernyanyi. “You are my angel, whisper softly dajeonghan soksagimeun “I love you, everyday”,” Eunhyuk menyanyikan lagu ‘Angela’ sedangkan Ara melongo mendengarnya.

“Aku pikir kamu hanya bisa ngerap,” ujar Ara. Eunhyuk langsung menggetok kepala Ara yang tentu saja langsung menembus. “Enak saja!” kata Eunhyuk. Dia berbaring. Ara mengikutinya. “Kamu capek?” tanya Ara. Eunhyuk menghela nafas. “Terkadang melelahkan, harus bersikap seperti apa yang orang lain inginkan,” kata Eunhyuk, dia memejamkan matanya. “Kenapa kamu nggak beristirahat sebentar saja?” tanya Ara. “Kalau aku berhenti sejenak saja, mereka akan menyadari bahwa aku nggak sempurna dan mereka akan berbalik meninggalkanku,” jawab Eunhyuk.

“Aku nggak akan begitu,” kata Ara, cepat. Ara berguling mendekati Eunhyuk. Eunhyuk menatap Ara yang balik menatapnya dengan matanya yang transparan. Sesaat Ara terlihat seperti akan menghilang. Eunhyuk mengulurkan tangan, berusaha menggapai Ara. “Apa yang kamu lakukan?” tanya Ara, bingung. “Kamu terlihat seperti akan menghilang,” jawab Eunhyuk. “Lalu kenapa? Bukannya kamu senang kalau aku menghilang?” Ara tertawa. “Nggak akan ada yang mengutukmu,” Ara memandang ke arah langit, melamun.

‘Aish, kenapa denganku? Kenapa aku tidak mau kehilangan dia? Bukankah dia meminta bantuanku agar dia bisa kembali ke tubuhnya? Tapi kenapa aku malah tidak mau dia meninggalkanku?’

Akhirnya mereka kembali ke asrama.

“Hyung, kemana saja kamu?” tanya Ryeowook, khawatir. “Ah, Hyukkie sekarang mendingin, dia sudah bosan bermain denganku,” kata Donghae sambil memeluk Ryeowook. Eunhyuk tertawa mendengarnya.. “Aku nggak gitu kok, Hae,” Eunhyuk mengacak-acak rambut Donghae, lembut. “Aku memasak sea food malam ini, tapi karena hyung nggak suka, aku juga memasak daging,” kata Ryeowook saat Eunhyuk mau masuk ke kamar. “Jangan lupa makan ya,” kata Ryeowook. Eunhyuk mengangguk tanpa menoleh.

Ara mengikuti Eunhyuk ke kamar dan melewati Ryeowook. Ryeowook merinding seketika. “Kenapa wookie?” tanya Donghae, melihat sikap aneh dongsaengnya. “Entahlah,” jawab Ryeowook. “Apa hyung tidak merasa, akhir-akhir ini aura Eunhyuk-hyung aneh sekali, mengerikan,” tanya Ryeowook. “Maksudmu, dia seperti diikuti sesuatu?” Donghae balik bertanya. “Dia juga suka membaca buku-buku tentang hal mistis akhir-akhir ini,” tambah Ryeowook. “Ah, aku tahu, buku yang mengenai roh yang keluar dari tubuh ya? Aku jadi ngeri sama Hyukkie,” kata Donghae, bergidik. Ryeowook mengangkat bahu.

“Uwah, kerang!” seru Ara ketika Eunhyuk membuka tutup saji di atas meja makan. “Aku suka sekali kerang, sudah lama nggak makan kerang,” kata Ara. “Aku mau makan kerang,” lanjutnya. “Aish, berisik sekali kamu,” gerutu Eunhyuk. “Lagipula mana mungkin hantu memakan kerang?” Eunhyuk mengambil piring dan mengisinya dengan nasi dan daging. “Uwh,” Ara cemberut.

Eunhyuk memakan dagingnya. “Memang lebih enak daging,” katanya. “Bagaimana kalau aku merasukimu dan memakan kerangnya?” usul Ara. “Apa? Tidak mau,” tolak Eunhyuk. “Ayolah, sebentar saja, satu gigit saja,” rengek Ara. “Hey, kamu ini, sudah mengikutiku, sekarang mau merasukiku, jangan-jangan kamu mau merebut tubuhku lagi,” kata Eunhyuk. “Apa? Enak saja kamu bicara!” seru Ara, kesal. “Lagipula, siapa sih yang mau ngerebut tubuh kamu, bau gitu,” Ara memeletkan lidahnya. Eunhyuk langsung menggetok kepala Ara. “Ih, mentang-mentang nggak bisa nyentuh seenaknya main getok-getok,” protes Ara.

“Boleh ya?” pinta Ara. Eunhyuk menghela nafas. Akhirnya dia mengangguk. “Aku hanya akan merasuki sedikit, jadi kesadaranmu akan tetap terjaga,” kata Ara meyakinkan. Akhirnya rohnya memasuki tubuh Eunhyuk. Eunhyuk menyendok sesuap kerang. “Enak!” serunya. Heechul yang kebetulan lewat melihatnya.

“Lho, Hyukkie, bukannya kamu nggak suka kerang?” tanya Heechul. Eunhyuk mengangguk. Ara langsung keluar dari tubuh Eunhyuk. “Gomawo,” katanya, pelan. Sedangkan, Eunhyuk, dia langsung memuntahkan kerang yang tadi dimakannya. “Hoek,” Heechul menggeleng melihatnya. “Sudah tahu nggak suka seafood, kenapa masih tetep dimakan?” Heechul menepuk pelan punggung Eunhyuk.

Muka Eunhyuk langsung pucat. “Uhuk, uhuk, hoek,” Eunhyuk langsung berlari ke arah kamar mandi dan muntah. “Ada apa?” tanya Ryeowook. “Eunhyuk makan kerang dan sekarang muntah-muntah, bisa panggilkan dokter?” Heechul berlari melewatinya, menuju kamar mandi. “Dia kan memang nggak suka kerang, kenapa dimakan? Padahal aku sudah memasakkan daging,” gumam Ryeowook. “Hyuk, kenapa?” Donghae ikut berlari ke kamar mandi.

Tubuh Eunhyuk langsung lemas, Heechul menahannya agar tidak jatuh. “Bantu aku membawanya ke kamar,” pinta Heechul. “Wookie, sudah telpon dokter belum?” tanya Heechul. Ryeowook menggeleng dan segera pergi menelpon dokter.

~~~

“Alergi kerang?!” sahut Heechul, Donghae, Ryeowook, Eeteuk, dan Siwon bersamaan. Ara yang ikut mendengar apa yang dijelaskan dokter merasa bersalah. Dokter mengangguk dan membereskan alat-alatnya. “Tolong jangan biarkan dia memakan kerang lagi, dia hampir mati kalau kalian terlambat menelpon,” kata Dokter sambil beranjak pergi.

“Kami tahu kalau kamu nggak suka seafood, tapi kami nggak tahu kalau ternyata kamu alergi kerang,” kata Eeteuk, khawatir. “Lagipula kamukan memang nggak suka sama seafood, ngapain coba kamu makan kerang?”  tanya Heechul. Eunhyuk hanya tersenyum lemah. Siwon memandangnya tajam. “Sudah, sudah, lebih baik kita membiarkannya istirahat,” Eeteuk mendorong semua orang keluar ruangan.

Wajah Eunhyuk terlihat pucat. “Ra,” panggilnya pelan. “Ya,” Ara langsung melayang turun ke tepi ranjang Eunhyuk. “Aku baik-baik saja, jangan menyalahkan diri,” kata Eunhyuk pelan. Suaranya tersengal dan hampir tidak terdengar. “Tapi,” “Kamu nggak tahu kalau aku punya alergi kerang,” potong Eunhyuk. “Kenapa kamu nggak ngasih tahu aku?” tanya Ara. “Karena kamu mau makan kerang,” Eunhyuk tersenyum lemah, kemudian dia tertidur pulas.

Ara menjaga Eunhyuk dan melakukan hal-hal yang bisa dia lakukan. Meskipun nggak banyak, karena dia nggak bisa menyentuh barang-barang. Dia sendiri merasa aneh kenapa sebelumnya dia bisa membawa Eunhyuk terbang tapi tidak dapat menyentuh benda lain.

“Kau yang menyebabkannya seperti itu kan?” tanya seseorang, sinis. Ara menoleh, kaget. Tapi Ara memutuskan untuk tidak berbicara, karena menurutnya orang itu tidak dapat melihat Ara. “Aku tahu kamu di sini, aku dapat merasakan kehadiranmu,” kata Siwon, mendekati pinggir ranjang. Ara bergeser sedikit agar tidak tersentuh Siwon.

“Apa maumu sebenarnya?” tanya Siwon. “Kamu mau membuatnya mati perlahan ya?” Siwon tetap berbicara. “Pertama kamu membuatnya lelah, kemudian kamu membuatnya hampir mati,” Siwon menatap ke arah Ara, seakan dia dapat melihatnya. “Kalau kamu mau mencari orang untuk menemanimu meninggalkan dunia ini, carilah orang lain,” kata Siwon. Dia meninggalkan Ara dan Eunhyuk di kamar.

“Aku bukannya ingin merasukinya seperti ini,” isak Ara. “Kenapa menangis?” tanya Eunhyuk, terbangun. “Maafkan aku,” gumam Ara. “Ada apa?” tanya Eunhyuk, tidak mengerti. “Maaf,” kata Ara. Eunhyuk manatap Ara, bingung. “Ara,” ucapannya tertahan. “Kamu menghilang,” bisiknya. Ara menatap tubuhnya. Dia mulai menghilang!

“Eunhyuk,” panggil Ara, dia mencoba meraih tangan Eunhyuk. “Ara,” Eunhyuk juga berusaha menggapai tangan Ara. Tapi tidak berhasil. Tubuh Ara semakin menghilang. Ara tersenyum tipis. “Selamat tinggal,” bisiknya. “Ara!” Eunhyuk menjulurkan tangannya, tapi Ara sudah menghilang. Dia menunduk, menangis.

‘Kenapa tidak pernah aku sadari sebelumnya? Kenapa tidak kukatakan sebelumnya?’

“Hyuk, ada apa?” tanya seseorang.

~~~

Di dalam mobil, perjalanan menuju Hotel

“Wah, itu apa namanya?” tanya Ryeowook, terpesona. “Mana?” Eeteuk melihat ke arah yang ditunjuk Ryeowook. “Oh, itu, itu namanya monas,” jawab Eeteuk. “Katanya emas yang ada di atasnya emas asli lho,” lanjut Eeteuk. “Wuah, bagaimana kalau sebelum pulang konser kita ke sana?” tanya Kangin. “Kau ini, mendengar emas sedikit langsung tertarik,” ledek Eeteuk.

Eunhyuk memandang ke arah monas. “Aku ingat di negara asalku ada sebuah bangunan tinggi yang ada emas di atas bangunan tersebut,” Eunhyuk teringat oleh kata-kata Ara. ‘Disinikah tempat itu? Tapi negeri ini begitu luas, siapa yang tahu dia dimana? Dan apakah dia masih hidup?’ pikir Eunhyuk. ‘Lagipula, itu sudah lama sekali, sudah setahun yang lalu,’ Eunhyuk menghela nafas.

Donghae menoleh ke arahnya. “Kenapa, Hyuk? Kamu tertarik?” tanya Donghae, menaruh kepalanya di pundak Eunhyuk. Eunhyuk menggeleng. “Perjalanannya melelahkan,” jawab Eunhyuk. Siwon yang melihatnya merasa tidak enak.

‘Pasti Eunhyuk masih memikirkan gadis hantu itu,’ pikirnya. Semenjak ditinggal Ara, Eunhyuk lebih banyak diam dan menyendiri. Siwon sudah menceritakan apa yang dia katakan pada Ara dan sudah minta maaf karena sudah mengatakannya. Awalnya, Eunhyuk marah pada Siwon tapi kemudian dia memaafkan Siwon. Siwon sendiri, merasa tertarik akan hal ini dan membaca banyak buku tentang hal-hal mistis. Dan dia mengetahui kenapa hanya Eunhyuk yang dapat melihat Ara. Karena Aura mereka sama.

“Gwecanayo?” tanya Siwon, menepuk pundak Eunhyuk, pelan. “Gwecana,” Eunhyuk menggeleng. “Kamu masih mengingatnya?” tanya Siwon. Eunhyuk tidak menjawab dan hanya mengangguk. “Lupakan dia,” kata Siwon. Eunhyuk menggeleng. “Dia bilang dia tidak akan meninggalkanku,” gumam Eunhyuk.

~~~

“Lelah ya,” sahut Donghae. Eunhyuk mengangguk. Mereka sudah selesai show dan akan makan di luar. Hanya Eunhyuk, Donghae, Eeteuk, Kangin, Shindong, dan Ryeowook. Yang lain memilih untuk tidur. “Mau makan dimana?” tanya Ryeowook. “Kita makan di pinggir jalan yuk,” ajak Eeteuk, menunjuk tenda-tenda di pinggir jalan. “Makan apa nih?” tanya Kangin. “Coba, ada banyak pilihan, nasi uduk, pecel lele, pecel ayam, aduh, itu makanan apaan sih?” tanya Shindong, menoleh ke arah teman-temannya. Semua mengangkat bahu, nggak tahu.

“Ada seafood tuh, satu-satunya pilihan aman, gimana?” Eeteuk menunjuk salah satu tenda. “Hyuk kan nggak bisa makan seafood,” Ryeowook mengingatkan. “Nggak apa-apa, ada kwetiau, aku makan kwetiau aja,” kata Eunhyuk, tersenyum. Mereka akhirnya masuk ke tenda.

“Uwah, kerang!” seru seseorang dibelakang Eunhyuk. Eunhyuk menoleh. “Aku suka sekali kerang, sudah lama nggak makan kerang,” kata orang itu. “Aku mau makan kerang,” lanjutnya. Eunhyuk menatap wajah orang itu. masih cantik, tapi tidak pucat seperti pertama kali dia melihatnya. Eunhyuk langsung mendekati gadis itu.

“Ara,” panggilnya, pelan. Ara menoleh. “Maaf, siapa ya?” tanya Ara, bingung. “Eunhyuk,” jawab Eunhyuk. Orang disebelahnya langsung menyikut lengan Ara. “Itu kan Eunhyuk, anggota super junior yang paling kamu sukain,” bisik orang itu. Ara menggeleng. “Maaf, aku nggak tahu,” katanya, menyesal. Eunhyuk merasa hatinya nyeri. “Bisa kita bicara sebentar?” tanya Eunhyuk. Ara memandang ragu ke arah temannya. “Temanmu bisa bergabung dengan hyung-hyungku, mereka akan menjaganya,” Eunhyuk langsung menunjuk ke arah anggota super junior yang lain yang langsung melambaikan tangan. “Baiklah,” kata Ara akhirnya.

~~~

Eunhyuk menceritakan semuanya kepada Ara. Bagaimana mereka bertemu, hari-hari mereka bersama, dan bagaimana mereka berpisah. Ara hanya diam mendengarkan. “Aku tahu kamu pasti tidak percaya,” kata Eunhyuk, putus asa. Ara menggeleng. “Maaf, aku tidak dapat mengingat apapun,” katanya, memandang ke arah jalan raya.

“Saat itu aku mau menyeberang jalan. Dan karena tidak memperhatikan jalan, aku ditabrak oleh sebuah mobil. Aku terlempar sejauh 5 meter dan membentur jalan. Aku tidak ingat apapun. Ketika aku sadar, aku berada di kamar yang asing bagiku, orang-orang yang tidak aku kenal. Maaf, aku tidak dapat mengingatmu,” jelas Ara.

Eunhyuk menghela nafas. “Jadi kamu tidak mempercayaiku?” tanya Eunhyuk. Ara menggeleng. “Aku mempercayaimu, karena meski otakku tidak dapat mengingat siapa dirimu, tubuhku dapat mengingatnya,” kata Ara, tersenyum. “Apa maksudmu?” tanya Eunhyuk, bingung. “Di sini,” Ara memegang dadanya. “Aku dapat merasakan jantungku berdebar keras. Di dalam sini, aku merasa hangat dan nyaman,” Ara tersenyum kepada Eunhyuk. “Hanya dengan duduk disebelahmu,” kata Ara, pelan.

“Ara, saranghaeyo, jangan tinggalkan aku lagi,” Eunhyuk langsung memeluk Ara dan menangis. “Aku tidak akan meninggalkanmu,” balas Ara.

The End

by : Ra

32 Comments (+add yours?)

  1. fishy
    Jan 23, 2010 @ 11:59:12

    Hua.. nice ff seru… loh, kok kok aq kelewat baca ff ini ??? muncul tiba2 nih ff. mianhae AQ telat baca.. tapi bagus kok.. aq juga lagi bikin cerita horor romantis. hehehe lam kenal..

    Reply

  2. Rebecca Cho
    Jan 23, 2010 @ 12:49:29

    lucu banget ceritanya..
    mirip2 mini drama suju dikiitt….
    hantunya perempuan…
    hihihihi..
    aku suka ff horror..

    Reply

  3. thand Wonnie
    Jan 23, 2010 @ 13:09:02

    Huaaa !
    Suju k indo !
    T,T ..
    Makan di pinggir jalan pula !

    Huaa ..
    Suami ku bisa tau ada aura2 hantu .. Ntu pasti krna dia sering ke gereja trus bca ktab ..
    Hehe

    Reply

  4. Kelteuk
    Jan 23, 2010 @ 13:35:00

    Loh dr mana dpt ni ff ? Td wkt publish gw buat ilang makany ga da tampilany *ngaku dosa*
    Tp ntr agak maleman vie publish ulang lg.

    Reply

  5. ♥Key&Won
    Jan 23, 2010 @ 14:30:27

    wawhh ceritanya keren……………………..
    pengen deh jd kayak ara bisa nyasar ke korea…….

    Reply

  6. Rae min shi-wonie
    Jan 23, 2010 @ 15:46:45

    Uwaaaah.. Ru bca nie ff… *jadul*.. Crta’y bguuus.. >o<.. Ak ska..^^..
    N' dsitu, d crtain suju dtng k ina.. He,he,he.. Kpn ya sju bnran dtng k ina? Pas sushow 3 kh?? Ekekek..
    Oia 2 thumbs up, wat yg nlis.. D tgu kry bru'y y..

    Reply

  7. Shinta (NtaKyung)
    Jan 24, 2010 @ 03:42:34

    Lucu bgt crta nya…….^^
    V KOq aku gax prnah liat ff nie d publish cih….??
    Taw aku nya yg kelewatan yah…..O.o

    Reply

  8. cold.girl
    Jan 27, 2010 @ 04:24:25

    aku ga suka ceritanya. karena aku mencintai ceritanya! hahaha seru bgt ni ff. good job! 🙂

    Reply

  9. minheecho
    Jan 29, 2010 @ 10:06:31

    lho, kok aku nggak tahu nih ff udah di posting sih?
    tiba-tiba aja muncul di related postingnya ff “yuuki mianhae,”
    pas liat komennya k kel,
    ih~~~
    kak kel jahat,
    diposting yang bener dong k kel, sedih aku jadinya T.T

    Reply

  10. natasya
    Jan 29, 2010 @ 17:44:23

    ahahaha aku ketawa pas bagian shindong baca “nasi uduk,pecel lele,pecel ayam”. Kocak banget

    Reply

  11. liasiwon
    Jan 30, 2010 @ 12:47:57

    a!!!!! ini fanfic siapa yang bikin??
    gw suka banget… sumpah yaa gw suka banget endingnya 😀

    Reply

  12. michelle valiana
    Jan 30, 2010 @ 13:08:23

    Wuiiiihhhhhh…….great!!!!

    Reply

  13. amelhenkyung
    Jan 30, 2010 @ 13:22:53

    mauuuuuuuuuu~ curaaaang~ hahahaahah
    coba bisa kayak gitu~ tapi ga mau bagian ketabraknya~
    nice FF!!

    Reply

  14. snezzwookie
    Jan 31, 2010 @ 09:37:43

    annyeong,,,chingu,,,,
    snezzy imnida…..
    aq dh sering baca ff disini tp gk prnah ngasih coment….
    ni coment prtma q….disini ff’a bagus”………jd aq smkin sering main kesini…..
    ff diatas menarik bgt,,jd pengn cpt” suju dtg ke indo….trus mkan makanan ala indo………kira” mereka suka gk yaaaa………………

    Reply

  15. pinka
    Feb 16, 2010 @ 10:54:32

    ceritanya bagus 🙂 .
    aaa ngiri sama ara !
    Mao dong nemenin anak2 suju makan pecel ayam. Ihiyyy .

    good job !

    *eh aranya ikut ke korea ato ttp di indo nih ?

    Reply

  16. nophaeho
    Apr 13, 2010 @ 09:37:16

    AMIN AMIN AMIIIIIN suju beneran ke Indonesia. Huaaaa~ ff nya keren dan AMIN AMIN AMIIIIN SUJU BENERAN KESINI^^

    Reply

  17. kyualways
    Dec 27, 2010 @ 14:22:51

    wah….kerennn

    so sweet!!!!!!

    Reply

  18. chyntia
    Apr 10, 2011 @ 10:15:43

    hohoho, eunhyuk selalu jdi korban…

    Reply

  19. nindy
    Jun 29, 2011 @ 00:31:25

    Br mimpi gak apa,ya gak thor…
    Siwon kren…

    Reply

  20. poe
    Aug 08, 2011 @ 10:17:38

    uwa..uwa…uwa….romantis bgtz…suka..suka..suka…

    Reply

  21. Rihae fishy
    Dec 27, 2011 @ 12:30:43

    .. Crita.a daebak bgtt…

    Reply

  22. iyan ELF fans nya SUJU
    Jan 09, 2012 @ 04:40:07

    ff ny bgs. tp agak bikin cemburu. np eunhyuk yg jd cast ny

    Reply

  23. bubu~wookie
    Apr 29, 2012 @ 09:41:23

    so sweet…
    good job, thor…!! 😀

    Reply

  24. Haerica
    Jun 09, 2012 @ 08:00:05

    Daebaaaak

    Reply

  25. Utte Maniezz Nese
    Jun 09, 2012 @ 20:30:19

    dibuat film bagus tuhhhh korea n indonesia… monas monassss haha

    Reply

  26. park ran ran
    Jul 08, 2012 @ 11:14:42

    bagus…
    skalian Promosi negara sendiri XD

    Reply

  27. Aida mustika
    Jul 02, 2013 @ 14:22:10

    Wah seru…hihihi ceritanya unik

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: