Monster ,. _ chapter 4 ,.

Cerita sebelumnya .. Di saat Eunhyuk dan Yesung ingin mengundurkan diri dari dunia gelap yang selama ini mereka jalani, mereka malah di jebak oleh ketua mereka yaitu Kangin dengan menyuruh kepolisian pusat datang ke tempat di mana Eunhyuk dan Yesung berada.

Sudah hampir 3 hari ini Hangeng dan Ki Bum tidak mendapat tugas apa-apa dari Kangin. Tapi, Kangin pernah mengancam mereka untuk tidak mencoba-coba mengundurkan diri dari komplotan mafia di bawah pimpinan Kangin. Karena, jika mereka nekat melakukannya, nasib Hangeng dan Ki Bum tidak akan jauh beda dengan Eunhyuk dan Yesung.

“ Sekarang cepat kau bersiap-siap dan kita pergi ke rumah Sylvie ! “ perintah Hangeng pada Ki Bum yang masih berselimutan dengan selimutnya.

“ Kau saja yang pergi hyung .. Aku masih sangat mengantuk karena semalaman kita menemani para pengacara itu berdialog dengan Eunhyuk dan Yesung .. Sudahlah, aku di rumah saja .. “ ujar Ki Bum yang masih sangat mengantuk.

“ Ayolah Ki Bum .. Sudah lama aku tidak bertemu dengannya. Ayolah .. Temani aku .. “ pinta Hangeng dengan wajah memelas.

“ Kau datang ke rumahku pagi-pagi hanya untuk mengangguku saja ! Baiklah ! Aku mandi dulu ! Sudah puaskah hatimu ?? “ tanya Ki Bum kesal.

“ Sangat puas dan senang ! Aku tunggu di bawah ya ! “ ujar Hangeng riang karena Ki Bum mau menemaninya. Ki Bum pun segera bangun dan memanggil para pekerja rumahnya untuk membereskan kamarnya dan menyiapkan sarapan untuknya. Para pekerja heran melihat majikan mereka hari ini. Belum pernah majikan mereka bangun di bawah jam 8 pagi. Biasanya Ki Bum paling cepat bangun sekitar jam 11 pagi. Mereka pun dengan terburu-buru langsung menyiapkan semua keperluan Ki Bum. Hangeng dengan santainya langsung duduk di meja makan dan memakan sarapan yang sudah di sajikan oleh para pekerja.

15 menit kemudian ..

“ Lama sekali kau mandi ?? “ tanya Hangeng heran.

“ Memang sudah batasan waktunya seperti itu .. “ jawab Ki Bum singkat seraya meneguk susu yang setiap hari di minumnya.

“ Kita pergi sekarang ! “ ajak Hangeng yang sudah siap sarapan dan langsung menarik paksa tangan Ki Bum.

“ Aku belum sarapan !!! “ teriak Ki Bum.

“ Sudahlah .. Minum susu juga membuatmu sudah kenyang ! Kita pergi sekarang !! “ paksa Hangeng lagi. Ki Bum berusaha memegang meja makan agar bisa mengimbangi tarikan Hangeng. Tapi apa daya, energi yang dikerahkan Hangeng sangat kuat. Ia pun ikut terseret oleh tarikan Hangeng.

*******

“ Kau saja yang turun ! Aku mau pergi mencari makanan ! “ ujar Ki Bum saat mobil Hangeng sudah terparkir di depan rumah Sylvie.

“ Kau juga harus turun ! Ayolah .. Sepulang dari rumah Sylvie aku kan menemanimu makan. Kalau perlu aku akan mentraktirmu. Bagaimana ?? “ tawar Hangeng seraya mengedipkan matanya.

“ Tidak ! Aku mau makan sekarang .. “ rengek Ki Bum seperti anak kecil. Tiba-tiba saja ada yang mengetuk kaca pintu mobil Hangeng. Hangeng pun menurunkan kaca mobilnya.

“ Apa kalian mau tetap di sini ?? Aku mau masuk !! Mobil kalian menghalangi mobilku untuk masuk !!!!!!! “ celoteh Trisa seraya marah-marah. Hangeng langsung memasukkan mobilnya ke halaman rumah Sylvie. Dan Trisa pun menyusul dari belakang.

“ Kau tidak mau mendengar Trisa marah-marah lagi bukan ?? Sekarang kau harus ikut untuk turun denganku ! “ paksa Hangeng. Ki Bum yang memang tidak tahan kalau mendengar Trisa berceloteh, langsung menuruti kata-kata Hangeng untuk turun walaupun perutnya masih lapar karena belum sarapan.

Sesampainya di dalam rumah Sylvie ..

“ Ayo .. Silahkan duduk. Tunggu sebentar ya. Biar ku buatkan minum .. “ ujar Sylvie ramah. Sangat berbeda dengan adik sepupunya yang jutek. Yang ada di ruang tamu hanya tinggal Hangeng dan Ki Bum. Trisa sudah masuk ke kamarnya. Sedangkan Sylvie sedang di dapur untuk membuatkan mereka minuman. Tapi, tiba-tiba saja turun seorang laki-laki yang sepertinya mereka kenal.

“ Hyung .. Bukankah itu ……… “ ujar Ki Bum pada Hangeng.

“ Ssssttt .. Ya. Aku tahu. Kau jangan melihatnya seperti itu .. “ perintah Hangeng. Ki Bum langsung menunduk. Laki-laki itu terus melihat ke arah Hangeng dan Ki Bum. Dan langkahnya pun menuju ke arah mereka. Saat itu juga jantung Hangeng dan Ki Bum langsung berdegup kencang. Laki-laki itu memperhatikan Hangeng dan Ki Bum sangat dalam. Pandangannya tertuju dari atas sampai ujung kaki mereka.

“ Masih berani juga kau kemari ?? “ tanya laki-laki itu mengawali pembicaraan.

“ Apa maksudmu ?? “ tanya Hangeng ketus.

“ Kalian jangan pura-pura bodoh ! Jangan kalian kira aku sudah lupa dengan kejadian 3 bulan yang lalu. Aku masih ingat dengan bentuk badan kalian ! Belum lagi suara kalian ! Aku masih sangat mengingatnya. Dan aku yakin, sebentar lagi kalian akan menyusul kedua teman kalian di penjara sana ! “ ujar laki-laki itu lantang.

“ Jaga bicaramu ! Jangan asal menuduh ! “ elak Hangeng.

“ Kalau kalian mau aku tutup mulut. Sediakan saja uang 10 juta won untukku besok. Dan aku aku menjaga semua rahasia ini .. “ ancam laki-laki itu.

“ Kau memeras kami ?? “ tanya Hangeng lagi.

“ Ini hanya uang tutup mulut. “ jawab laki-laki itu singkat.

“ Ryewook ?? Kau kenal dengan mereka ?? “ tiba-tiba saja Sylvie datang seraya membawa 4 gelas teh hangat khas keluarga mereka.

“ Aku baru saja berkenalan dengan mereka noona. Ini laki-laki yang kau ceritakan padaku ?? “ tanya Ryewook pada Sylvie.

“ Iya. Yang memakai jaket hitam itu Hangeng dan yang memakai topi itu Ki Bum. “ jawab Sylvie ramah. Sylvie dan Ryewook duduk berdampingan. Ryewook terus menatap dengan tajam ke arah mereka. Hangeng dan Ki Bum merasa risih.

“ Di minum dulu tehnya. Nanti sudah dingin. “ kata Sylvie menawarkan teh buatannya.

“ Ngg .. Iya. Mari .. “ ujar Hangeng seraya mengambil segelas teh hangat itu. Ki Bum dan Ryewook juga mengambil teh secara bersamaan. Mereka pun minum teh bersama. Dari atas sana, terlihat seorang gadis sedang memperhatikan mereka semua.

******
“ Mian Sasha .. Aku tidak bisa lebih banyak mambantu teman-temanmu. Keputusan terakhir dari ketua hakim tidak bisa di ganggu gugat lagi .. “ ujar Siwon sedikit pelan.

“ Tak apa. Yang penting kau sudah mau membantu teman-temanku itu sudah cukup bagiku. “ jawab Sasha lemas.

“ Sha .. Kau tidak marah padaku bukan ?? “ tanya Siwon yang melihat wajah Sasha tidak seceria seperti biasanya.

“ Tidak .. Untuk apa aku marah padamu. Bahkan aku sangat berterima kasih padamu. Walaupun hukuman mereka sampai 1 tahun 2 bulan itu juga sudah sangat bagus. Aku yakin, Tiza onnie dan Yossy onnie pasti bisa melewati ini semua. Gomawo atas semua bantuanmu Siwon .. “ ucap Sasha pada Siwon.

“ Sha …… “ Siwon menatap wajah Sasha dalam. Sasha tidak takut lagi untuk menatap wajah Siwon. Tiba-tiba saja Siwon langsung memeluk tubuh mungil Sasha. Sasha yang tiba-tiba di peluk Siwon jadi terkejut. Selama mereka bertunangan, Siwon jarang sekali memeluk Sasha dengan tulus. Tapi, Sasha sekarang yakin, kalau Siwon sudah bisa mencintainya. Siwon sudah menyayanginya dengan tulus. Pelukan hangat yang baru kali ini di rasakan oleh Sasha tidak ingin dilepaskannya lagi.

“ Sarangheyoo, Sha .. “ ucap Siwon pelan.

“ Sarangheyoo .. “ balas Sasha.

*******
Suasana siang itu sangat panas. Kenapa tidak ?? Hangeng dan Ki Bum bingung mencari cara untuk menghentikan pemerasan yang di lakukan Ryewook terhadap mereka berdua. Awalnya ia hanya meminta 10 juta won. Tapi, lama kelamaan ia semakin menambah jumlah angka yang di mintanya. Padahal perjanjian sebelumnya Ryewook hanya meminta uang sebesar 10 juta won untuk menutup mulut soal kebenaran kejadian 3 bulan yang lalu. Dan sekarang Ryewook malah meminta agar Hangeng menjauhi Sylvie. Tentu saja Hangeng tidak mau melakukannya. Terlebih lagi sudah hampir 2 minggu ini dia sudah berpacaran dengan Sylvie. Kali ini Hangeng benar-benar geram melihat perlakuan Ryewook.

“ Kita terpaksa harus menghabisinya ! “ ujar Hangeng kesal.

“ Hyung .. Jangan gegabah dulu. Bagaimana kalau kita menawarinya sejumlah uang lagi untuk menutup mulut ?? Aku yakin dia pasti akan tergiur .. “ saran Ki Bum.

“ Kalau kita terus-terusan memberinya uang, dia akan semakin mudah untuk menjajah kita. “ kata Hangeng dengan sedikit emosi.

“ Kalau dalam waktu 2 bulan dia masih memintamu untuk menjauhi Sylvie, tapi dia tetap mau menerima uang dari kita. Baru kau boleh menghabisinya ! “ saran Ki Bum lagi.

“ Baiklah .. Aku mengerti. Sekarang kita ke bank untuk mentransfer sejumlah uang lagi untuknya. “ ajak Hangeng. Hangeng dan Ki Bum pun keluar dari kamar untuk segera pergi ke bank. Tapi, baru saja ia membuka pintu, seorang gadis sudah berdiri di hadapannya.

“ Siapa kau ?? “ tanya Hangeng karena tidak pernah melihat gadis ini sebelumnya.

“ Maaf oppa .. Chydori imnida. Aku mau menjenguk Kyu Hyun yang sedang sakit. Dari tadi aku sudah mengetuk pintu, tapi tidak ada yang membuka pintu. “ jawab gadis itu sopan.

“ Kyu Hyun sakit ?? Dari mana kau tahu ?? “ tanya Hangeng yang memang tidak tahu kalau adiknya sedang sakit.

“ Pagi-pagi sekali dia menelfonku. Katanya ia jatuh dari tangga. “ jawab gadis itu lagi.

“ Ayo masuk ! Aku juga tidak tahu kalau Kyu Hyun sedang sakit. Pantas saja dari tadi malam aku tidak melihatnya. “ jelas Hangeng sepanjang perjalanan menuju kamar Kyu Hyun.

Saat Hangeng membuka pintu, terlihat Kyu Hyun sedang tiduran seraya menutup wajahnya. Hangeng langsung menghampiri Kyu dan membuka selimutnya.

“ Katakan padaku ! Siapa yang sudah memukulmu ?? “ tanya Hangeng serius karena melihat ada beberapa luka lebam dan memar di wajah Kyu Hyun.

“ Tidak ada. Kemarin sore aku terjatuh dari tangga .. “ jawab Kyu Hyun bohong.

“ Kau jangan berbohong padaku. Jelas-jelas ini luka karena pukulan !! Ayo jawab ! Siapa yang sudah memukulmu ?? “ tanya Hangeng dengan nada tinggi. Ki Bum yang berada di belakangnya berusaha menenangkan Hangeng yang sedang emosi.

“ Nggg .. Orang dari maf .. Mafia ju .. Jubah hitam .. “ jawab Kyu Hyun terbata-bata.

“ Chydori ! Aku mempercayakanmu untuk menjaga Kyu Hyun. Tolong jaga dan obati dia ! “ perintah Hangeng seraya langsung keluar dari kamar itu. Chydori yang dari tadi berada di pinggir pintu segera masuk untuk menuruti perintah Hangeng.

“ Mian Kyu .. Karena aku oppa jadi tahu kalau kau sedang sakit .. “ ujar Chydori sedikit takut.

“ Tidak. Ini bukan salahmu .. Cepat atau lambat hyung juga harus tahu tentang ini .. “ kata Kyu Hyun meyakinkan Chydori supaya tidak menyalahkan dirinya lagi. Chydori mengangguk. Ia pun pergi ke dapur untuk mengambil air dingin dan beberapa es batu untuk mengompres luka-luka lebam dan memar yang ada di wajah dan lengan Kyu Hyun.

“ Sehabis ini kau harus makan bubur buatanku ya. Di jamin kau pasti langsung sembuh setelah memakan bubur ini .. “ ujar Chydori bercanda seraya mengompres Kyu Hyun.

“ Aw ! Pelan-pelan Chy .. “ erang Kyu Hyun.

“ Iya .. Iya .. Mian .. “ ujar Chydori. Setelah Chydori selesai mengompres luka-luka lebam Kyu Hyun, ia pun mengambil rantang bubur yang tadi di bawanya.

“ Sekarang kita makan ya .. Ayo buka mulut .. “ ujar Chydori seraya menyuapi Kyu Hyun bubur buatannya. Dengan lahap Kyu Hyun memakan bubur buatan Chydori itu. Bubur itu pun habis tidak bersisa.

“ Gomawo, Chy ….. Kau memang pacar terbaikku .. “ puji Kyu Hyun. Chydori hanya tersenyum malu.

*******
Hangeng dan Ki Bum sudah sampai di depan rumah megah milik Kangin. Tanpa berbasa-basi lagi Hangeng langsung masuk ke rumah itu dan menuju ke ruangan kerja Kangin. Ternyata, di dalam sana ada Nuyy juga.

“ Hyung ! Apa yang sudah kau lakukan pada adikku ?? “ tanya Hangeng dengan sedikit emosi.

“ Kau sudah berani mematikan telfonku ! Sekali saja kau mematikan telfonku ! Maka satu orang terdekatmu akan merasakan pukulan dari anak-anak buahku .. “ jawab Kangin keras. Nuyy yang sudah mengetahui pekerjaan Kangin ternyata saat itu datang untuk menyuruh Kangin menghentikan semua pekerjaan kotornya itu.

“ Kangin ! Sudahlah .. Mereka hanya mematikan telfonmu ! Apa harus dengan cara kekerasan kau membalasnya ?? Aku tegaskan padamu ! Kalau kau masih bergelut di dunia hitam ini dan menyakiti orang-orang, aku tidak akan segan-segan meminta putus darimu !! Aku sudah muak dengan semua alasanmu memilih pekerjaan ini !! Aku tunggu jawabanmu nanti malam ! Kalau kau masih ingin bersamaku, tinggalkan semuanya !!!! “ tegas Nuyy seraya pergi dari ruangan itu.

“ Nuyy !!!!! “ panggil Kangin dengan keras. Nuyy tetap saja pergi. Dia tidak menghiraukan panggilan Kangin.

“ Ini semua karena kalian !! “ ujar Kangin pada Hangeng dan Ki Bum seraya menatap mereka dengan tajam.

“ Kau harus terima ini semua ! Anggap ini pembalasanku karena kau telah memukuli adikku !! Kita impas !! “ balas Hangeng tidak mau kalah. Hangeng dan Ki Bum langsung pergi dari ruangan kerja Kangin.

“ Arrggghhhh !!!!!!!!!!!! “ teriak Kangin sambil membanting semua benda yang ada di meja kerjanya.

To Be Continued ,.

By : Qha_Bum

10 Comments (+add yours?)

  1. sashahyera !
    Jan 23, 2010 @ 08:53:48

    nadu saranghaeyo oppa …

    Reply

  2. Shinta (NtaKyung)
    Jan 23, 2010 @ 09:32:48

    MAkint bkint deg2 an n seru bgt nich…..^^
    Lanjut kan yah….^^
    Aku menunggu Next part nya…..^_^

    Reply

  3. Rebecca
    Jan 23, 2010 @ 09:39:13

    kasian mereka… padahal aku maunya sih mereka tetap jadi mafia,, biar tambah seru.. *hehe..*

    Reply

  4. Tukie wife
    Jan 23, 2010 @ 09:49:34

    Firka cpt lanjutkan tmbh seru ni

    Reply

  5. ami_cutie
    Jan 23, 2010 @ 10:18:33

    qha…makin seru aja nih…
    next chapter kutunggu terus….

    Reply

  6. dwii_HanVi
    Jan 23, 2010 @ 10:34:23

    huaa. . Degdegan ngbyngin hangeng ky gtu. . Scra dy ga ada tampang gaalllaaaakkkkk. . Hhehe

    Ayo cpt lanjutkaaan. . ^o^ aqu pnsrn. . Pnls’y hebaaatt. .

    Reply

  7. thand Wonnie
    Jan 23, 2010 @ 11:28:30

    Hahaha ..
    Mian qha , ako ktawa ..
    Hbs aneh aj ngebayangin si nuyy ama raccon brantem kya gtu ..
    Haha

    Reply

  8. christi♥donghae
    Jan 23, 2010 @ 13:52:02

    Rameee..
    Ayo lanjut!

    Reply

  9. Fani-ssi {haemin} love minnie
    Jan 24, 2010 @ 01:46:51

    Hahaha…^0^
    Wookieny curang.!bneran mrah, ato kkurangan uang tu org??

    Qhaaa!!lanjot, lanjot..>>

    Reply

  10. ciiciiminie
    Jan 25, 2010 @ 16:01:40

    wookie jahat.
    meras kibum oppa ma hangeng oppa.
    gmna y lanjutannya ??
    penasaran.

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: