wait me , Dois ,.

Saat aku mengenalnya ,

Aku hanya berharap dia tidak akan pernah menyesal karena menjadi penggemarku ..

Bukan karena apa ,

Tapi karena aku tidak seperti hyung-hyung maupun dongsaengku yang terlihat sempurna dan ganteng ,

Aku hanyalah sesosok manusia yang memiliki banyak kekurangan ,

Itu yang dapat aku simpulkan dari diriku selama ini ..

**

“ Kau bisa memanggilku dengan nama Dois saja. Cukup singkat bukan ? Aku senang sekali kita bisa berhubungan. Aku kira kau tidak akan memperdulikan aku. Ternyata kau memperdulikanku. Oh ya , kau mau kupanggil oppa atau ShinDong-Ssi saja ? “ tanya gadis itu melalui serangkaian kata-kata yang tertera di layar handphonenya.

“ Umur kita tidak jauh berbeda bukan ? Kau bisa memanggilku dengan nama Shindong saja. Itu bisa membuat kita semakin akrab. Oh ya , tadi kau bilang kalau kau dari Indonesia , kenapa kau bisa sangat fasih berbahasa korea ? Bahkan kau bisa membaca dan menulis hangul ? Aku mau tahu .. “ ujar laki-laki yang bernama Shindong itu.

“ Hmmm .. Mudah saja. Karena aku sangat menyukaimu , jadi sejak pertama kali aku mengenal Super Junior , aku langsung berminat untuk mempelajari segala hal mengenai Korea. Aku hanya berharap , suatu saat nanti aku bisa pergi ke Korea dan bertemu denganmu oppa .. “ terang Dois dengan jelas.

“ Oppa ? Hahaha .. Kau mengingkari janjimu ! Ayo panggil aku dengan nama saja. Rasanya kalau kau memanggilku dengan kata oppa , aku merasa semakin tua saja. Hahahahaha .. “ tawa Shindong agak keras.

“ Aku bisa membayangkanmu saat kau tertawa lepas seperti ini. Kau ini semakin menggemaskan saja Shindong-Ssi ! “ kata Dois seraya tersenyum-senyum sendiri saat membaca deretan kata-kata yang di kirimkan idolanya itu.

“ Aku memang sangat menggemaskan ! Oh ya , sebentar lagi aku harus bersiap-siap untuk menemani dongsaeng-dongsaengku ke Bandara Incheon untuk menjemput Kibum-Ssi. Tidak apa bukan ? “ tanya Shindong dengan nada agak ragu.

“ Tentu saja tidak apa ! Wah , sepertinya tahun depan nanti kalian memang akan tampil bertiga belas ya ! Oh ya , kau janji bukan kalau kita akan tetap saling berhubungan seperti ini ? Kau tidak akan begitu gampangnya lupa denganku bukan ? “ tanya Dois yang takut jika ia hanya berhubungan dengan Shindong hari ini saja.

“ Tentu saja tidak ! Kau itu gadis yang menyenangkan. Tidak mungkin dengan gampangnya aku melupakanmu. Tenang saja , jika aku tidak sempat chatting lagi denganmu seperti ini , aku bisa mengirimkan pesan singkat melalui email . Bagaimana ? Karena kau tahu sendiri bukan , aku dan yang lainnya saat ini sedang sibuk menyiapkan Super Show nanti. Baiklah Dois , semoga harimu menyenangkan ! “ ujar Shindong yang tampaknya akan segera mengakhiri pembicaraan.

“ Semoga kalian sukses selalu ! Hwaiting ! “ kata Dois membalas kata-kata Shindong tadi. Beberapa detik kemudian tertulis kata-kata offline di sebelah nama Shindong. Dois pun keluar dari menu chatting nya dan bersiap-siap untuk kembali tidur.

“ Selamat malam Shindong-Ssi , “ ucapnya seraya mengecup foto Shindong yang menjadi walpaper ponselnya. Dois pun mematikan lampu kamarnya dan menarik selimut untuk segera tidur.

***
Laki-laki itu tidak bisa tidur. Perlahan ia bangun dan mendekati pintu kamar salah satu hyungnya. Ia mengetuknya , dan dari dalam sana terdengar suara seseorang. “ Masuk ! “ . Setelah ,mendengar kata-kata izin masuk dari hyungnya , ia pun masuk dengan wajah yang agak kusut.

“ Gadis itu lagi ? “ tanya laki-laki yang sedang duduk di atas tempat tidurnya seraya membaca buku. Shindong mengangguk. Laki-laki itu pun menggelengkan kepalanya seraya tersenyum.

“ Kenapa lagi dia ? “ tanya laki-laki itu lagi yang kali ini sudah tidak membaca lagi.

“ Dia sakit. Sudah 3 hari ini dia di rawat karena penyakit tyfusnya. Baru tadi aku mendapatkan kabar darinya melalui email. Aku bingung. Tidak tahu kenapa aku menjadi bingung seperti ini. Aku ingin sekali berada di sisinya. Mengenggam jemari-jemarinya , mengelus rambutnya yang panjang itu , menyuapinya untuk makan dan segala hal yang memang ingin aku lakukan untuknya. “ jawab Shindong galau.

“ Apa kau mencintainya ? “ tanya laki-laki itu lagi. Perlahan Shindong terdiam. Kemudian ia menarik nafas panjang.

“ Aku tidak tahu Teuki hyung. Aku benar-benar tidak tahu. Tapi selama 8 bulan ini aku berhubungan dengannya , bercanda dengannya , bahkan terkadang aku menelfonnya , aku merasa dia sangat berarti untukku. Dia sangat memperhatikanku. Bahkan dia pernah mengatakan bahwa dia akan melakukan apa saja asal bisa bertemu denganku. Aku sungguh sangat salut dengannya. Dia bisa berbahasa Korea sangat lancar karena ingin suatu saat nanti bisa bertemu denganku. Dia juga tahu segala hal tentangku. Dia benar-benar mencuri segala waktuku selama ini. Sehari saja aku tidak mendengar kabarnya , aku pasti langsung kelabakan. Kau tahu bukan ? Kemarin dan kemarin lusa saat aku tidak mendapat kabarnya aku jadi sibuk sendiri. Mengerjakan apa pun aku tidak bisa serius. Yang ada di dalam otakku hanya sibuk memikirkan bagaimana dengan Dois ? Sedang apa dia sekarang ? Apa dia baik-baik saja ? Apa ada yang terjadi dengannya ? Aku .. Aku .. Aku benar-benar galau hyung. Aku benar-benar bingung dengan perasaanku terhadapnya. Asal kau tahu hyung , terkadang aku juga merasa cemburu saat dia menceritakan dan menanyakan hal-hal tentang Ki Bum. Aku tahu , dia pernah mengatakan kalau dia pernah menyukai Ki Bum. Aku takut jika suatu saat nanti dia tidak menyukaiku lagi. Aku tahu hyung , aku dan Ki Bum sangat berbeda. Dia jauh lebih sempurna dibandingkan aku. Hyung .. Tolong aku .. Aku tidak mau jika gadisku berpindah hati. Hyung .. Tolong aku .. “ ujar Shindong panjang lebar. Teuki langsung memeluk tubuh Shindong. Teuki berusaha menenangkan perasaan dongsaengnya yang sedang berkecamuk dan bingung soal cinta ini.

“ Hei ! Mana adikku yang sangat percaya diri ini ? Kenapa kau malah jadi takut kalah saing dengan Ki Bum ? Biasanya kau tidak pernah peduli dengan hal-hal kecil seperti ini. Tapi sekarang kenapa kau malah takut ? Sadarlah ! Tak ada di antara kita yang sempurna. Masing-masing dari kita punya kekurangan. Aku yakin , gadis Indonesia yang bernama Dois itu menyukaimu dari kekurangan dan kelebihanmu. Dia menyukaimu apa adanya. Bahkan , mungkin saja ia mencintaimu. Jangan menangis lagi. Apa perlu aku memanggil Ki Bum ke sini untuk mencubitnya dan menyuruhnya jangan nakal ? “ ujar Teuki yang berusaha mengembalikan kepercayaan diri Shindong seperti dulu.

“ Aniyo ! Tidak perlu hyung. Aku dan dia bukan anak kecil lagi yang harus dicubit . Gomawo hyung. Kau memang hyung terbaik se-Korea ! Gomawo hyung ! “ ujar Shindong lagi seraya memeluk Teuki dengan erat.

“ Kau mau membunuhku ya ? “ teriak Teuki keras.

****
Seorang gadis kecil sedang tergopoh-gopoh menaiki anak tangga. Ia berusaha agar secepatnya bisa sampai di kamar kakaknya. Sesampainya di atas , ia langsung masuk ke kamar kakaknya dan melepaskan headshet yang sedang di pakai kakaknya seraya tiduran santai di tempat tidurnya.

“ Pantas saja dari tadi aku memanggilmu kau tidak menyahut ! Lagi-lagi kau menyalakan ipod dengan volume yang keras. Ayo turun ke bawah ! Ada berita penting yang harus kau lihat ! “ ujar gadis kecil itu seraya menarik paksa tangan Dois.

“ Aku malas turun ke bawah ! “ tolak Dois seraya kembali memasang headshet ke telinganya.

“ Ini berita tentang SUPER JUNIOR ! “ teriak gadis kecil itu dengan keras. Dois langsung terbangun dan turun ke bawah. Gadis kecil itu pun di tinggalkannya begitu saja.

“ Michyeo ! “ umpat gadis kecil itu kesal. Ia pun langsung berlari untuk turun ke bawah.

………………….

“ Huwaaa ! SuJu mau ke Indonesia ! Yes ! Yes ! Tidak sia-sia selama ini aku menabung untuk mereka ! Gomawo adikku ! Karena kau sudah memberi tahuku ! Huh ! Mama kira dengan mengurungku di dalam kamar dan tidak mengizinkanku connect internet lagi aku tidak akan mengetahui berita tentang mereka ? Mama salah ! Hahahahahahahahaha ! Tapi , kenapa Dong Dong tidak memberi tahuku jika 4 bulan lagi mereka akan datang ke Indonesia ? Sepertinya dia mau memberiku kejutan ? Aha ! Mungkin saja begitu. Sayang sekali Dong-Dong ! Kejutanmu sudah bocor ! Hahahahahahaha ! “ teriak Dois yang kegirangan. Ia benar-benar seperti anak kecil yang mendapat sepotong coklat dan es krim. Adiknya yang melihatya hanya bisa geleng-geleng kepala.

“ Kau sudah gila ? “

*****

Benar bukan ?

Ketakutanku selama ini terjadi juga ,

Tidak lagi kudengar kabar tentangnya ,

Di saat aku hendak menemuinya ia malah tidak lagi menghubungiku ,

Yang aku tahu ia hanya mengatakan kata “ Iya “ saat aku bilang , “ Aku akan ke Indonesia , apa kau mau bertemu denganku ? Aku yang akan datang padamu, “

Hanya kata itu yang di ucapkannya ,

Sisanya nihil ,

Aku benar-benar tidak mendapat kabar tentangnya lagi ,

Ini sudah hari ke 103 aku tidak mendapat kabar darimu ,

Aku harap aku bisa bertemu dan mendatangimu ,

Berbekal alamat yang pernah kau berikan padaku 7 bulan yang lalu ,

Aku akan segera mendatangimu dan menemuimu dan memberikan segala kasih sayangku untukmu ,

Dan aku akan melakukan hal-hal yang dulunya ingin aku lakukan denganmu ..

Tunggu aku , Dois ..

“ Tidak ada yang namanya Dois ? “ tanya Shindong pada panitia penyelenggara.

“ Belum ada. Kau tenang saja. Masih ada waktu sekitar seminggu lagi. Lagi pula masih ada 70 tiket lagi. Kau berdoa saja supaya gadis yang bernama Dois itu datang ke konsermu nanti. “ jawab panitia penyelenggara santai.

“ Baiklah , terima kasih atas informasinya. Kalau ada yang yang namanya Dois , tolong kabari aku secepatnya. “ pinta Dois penuh harap.

“ Oke ! “

…………………

To : Shin Dong Hee

From : Dois

Aku tunggu kedatanganmu ,

Inilah saat-saat yang aku tunggu ..

Tersenyumlah untukku nantinya ..

Hanya itu pesan yang dikirimkan Dois. Tak ada kata lain. Padahal Shindong sudah mencoba menghubunginya berkali-kali melalui ponsel. Tapi selalu saja mailbox . Bahkan , sudah berkali-kali juga Shindong mengirim pesan ke email Dois. Tapi tak pernah ada jawaban lagi.

Tunggu aku ..

Aku datang untuk mencintaimu .

“ Dois ? Dois ? Ini kau ? Aku sedang di Bandara Incheon ! Aku akan berangkat ke Indonesia hari ini ! Tunggu aku ya ! Ke mana saja kau selama ini ? Susah sekali aku menghubungimu ! Doakan aku agar selamat sampai di Indonesia ! Dois ? Kau mendengarku bukan ? “

“ Iya .. Aku mendengarmu .. Hati-hati di jalan .. “

Tut .. Tut .. Tut .. Telfon pun terputus.

******

“ Ayo hyung ! Kita turun sekarang ! “ ajak Shindong seraya menarik tangan Teuki.

“ Tunggu sebentar. Apa kau yakin ini rumah Dois ? “ tanya Teuki sekali lagi.

“ Sesuai dengan alamatnya. Benar kan Miss Han ? “ tanya Shindong pada wanita yang kalihatan berumur 38 tahun itu.

“ Iya . Kalian tenang saja. Aku juga tinggal di Indonesia. “ ujarnya santai. Mereka bertiga pun turun dari mobil. Shindong gugup. Ia tidak menyangka kalau akhirnya ia bisa bertemu penggemarnya. Penggemarnya yang selama ini terus membuatnya galau.

“ Selamat siang ! “ sapa Miss Han pada seorang wanita paruh baya yang membukakan pintu untuk mereka.

“ Selamat siang juga. Maaf , anda mencari siapa ? “ tanya wanita itu lembut.

“ Hmm .. Kami mencari Dois. Apa kami bisa bertemu dengannya ? “ kata Miss Han sopan. Wanita paruh baya itu tidak menjawab. Wajahnya menunduk. Saat ia kembali menatap wajah-wajah orang yang ada di hadapannya , matanya terlihat berkaca-kaca.

“ Dois .. Dois .. Dois sudah tidak ada , “ jawab sang Ibu singkat. Miss Han mengernitkan alisnya. Apa maksud perkataan wanita ini barusan ?

“ Maksud anda apa , Bu ?

………………….

Gadis kecil itu langsung menghampiri sang Ibu saat melihat wanita yang penuh kasih sayang itu kembali menangis.

“ Mama ? Kenapa ? “ tanya gadis kecil itu pelan seraya merangkul bahu sang Ibu.

“ Kakakmu .. “

“ Kenapa lagi dengan kakak ? Bukankah Ibu sudah membiarkannya tenang di sana ? “ tanya gadis kecil itu heran.

“ Iya , Mama sudah bisa merelakan kepergiannya. Tapi baru saja ada yang mencarinya. 3 orang. Yang satu wanita bernama Miss Han , sisanya 2 orang laki-laki. Yang satu kurus dan yang satunya lagi agak gemuk. Kalau Ibu tidak salah , laki-laki yang berbadan agak gemuk itu langsung menangis saat Miss Han memberi tahunya sesuatu. Qha .. Mama kembali ingat dengan kakakmu .. “ jelas sang Ibu panjang.

“ Sekarang mereka ke mana ? “ tanya gadis kecil itu.

“ Ke pemakaman kakakmu , “ jawab sang Ibu.

“ Ma , aku harus ke sana sekarang menemui mereka. Maaf aku harus meninggalkan Mama sendirian di rumah. Aku pergi Ma ! “ ujar gadis itu pada Ibunya. Sebelum pergi , ia menyempatkan masuk ke kamar kakaknya dan mengambil sebuah buku harian.

*******
“ Sekitar 3 bulan yang lalu saat Dois unnie hendak pergi untuk membeli tiket konser kalian , ia mengalami kecelakaan tragis. Taksi yang di naikinya di tabrak truk yang sedang melaju kencang dari arah berlawanan. Unnie sempat koma selama 4 hari , tapi setelah itu ia menghembuskan nafasnya untuk yang terakhir kali. Tapi , sebelumnya ia sadar hanya untuk mengatakan , “ Aku tahu dia akan menemuiku. Berikan buku harianku padanya , aku ingin dia tahu semuanya , aku sayang kalian .. “. Hanya itu oppa. Saat itu aku tahu. Dia itu adalah kau. Dia tidak hanya menggemarimu , dia tidak hanya menyukaimu , tapi dia sangat mencintaimu. Ia benar-benar mencintaimu. “ ujar gadis kecil itu jelas. Tragis memang. Shindong kembali menangis. Bahkan , Teuki dan Miss Han pun ikut menitikkan air mata mereka.

“ Tapi beberapa waktu yang lalu dia mengirimiku pesan melalui email , ” kata Shindong berharap gadis yang ada di hadapannya ini hanya membohonginya.

“ Itu aku. Itu aku yang mengirimkannya , “ jawab gadis kecil itu jujur.

“ Lalu kemarin yang mengangkat telfon juga kau ? “ tanya Shindong lagi.

“ Telfon ? Kau menelfon ke mana ? “ tanya gadis itu balik.

“ Ke nomor ponsel kakakmu. Ke nomor Dois. “ jawab Shindong polos.

“ Tidak mungkin ! Saat kecelakaan ponsel unnie juga hancur. Bahkan tidak bersisa. Kau hanya mengada-ngada ! “ kata gadis itu tidak percaya.

“ Aku bersumpah ! Teuki hyung juga mendengarnya saat aku menelfon Dois kemarin di Bandara. Dois berbicara denganku ! Dia bilang seperti ini , “Iya .. Aku mendengarmu .. Hati-hati di jalan .. “. Hanya itu yang ia katakan. Setelah itu telfon terputus. Dan yang membuatku semakin yakin , itu memang suara Dois .. “ jelas Shindong yang masih mempertahankan pendapatnya.

“ Tidak mungkin .. “

********

Sejak mengenalnya aku merasa bahwa ini hanya rasa semata ..

Rasa yang tidak akan pernah abadi untuk selamanya ,

Tapi beberapa akhir ini ,

Kenapa aku merasa sangat membutuhkannya ?

Sehari saja aku tidak melihat fotonya aku sangat merindukannya ,

Padahal aku hanya sekedar menyukainya karena ia menggemaskan ,

Tapi kenapa aku tidak bisa menerima cinta dari laki-laki lain ?

Bahkan aku sangat berharap jika aku bisa memiliki kekasih seperti Shindong ..

Kedengarannya aneh ?

Tidak mungkin bukan aku bisa memiliki kekasih seperti Shindong ?

Itu hanya mimpi semata saja ..

Sejak aku berkomunikasi dekat dengan Shindong ,

Aku merasakan sesuatu yang berubah dari diriku ..

Apa itu ?

Aku semakin mencintai Shindong ..

Aku tak hanya sekedar menggemarinya ,

Aku tak hanya sekedar menyukainya ,

Aku tak hanya sekedar menggemasinya ,

Tapi aku merasa ,

Bahwa aku sangat mencintainya ..

Tuhan ..

Dia akan segera datang ke Indonesia ,

Dia akan segera menemuiku ..

Aku sudah mempersiapkan semuanya ..

Omonaaaa !

Aku sungguh sangat senang karena ia akan segera datang ,

Aku tidak pernah bermimpi sekali pun akan bisa benar-benar bertemu dia !

Kenapa aku jadi seperti ini ?

Kenapa aku merasa sesuatu buruk yang akan terjadi ?

Apa yang akan terjadi pada Shindong ?

Atau sesuatu yang buruk itu akan terjadi padaku ?

Aku hanya bisa berharap ,

Aku akan bertemu dengannya ,

Dan melihat dia selalu tersenyum untukku ..

Sekalipun aku mati nanti ,

Aku akan turut berbahagia jika ia selalu berbahagia ,

Jika ia bersedih aku pun turut bersedih ..

Shindong-Ssi ..

Tersenyumlah untukku ..

Selalu tertawa untukku ..

Kau adalah laki-lakiku yang paling menggemaskan ..

Kau adalah laki-lakiku yang paling aku cinta ..

Seumur hidupku ..

Aku akan selalu menunggumu ,

Walau aku tahu dan sadar ,

Bahwa tidak akan mungkin kau mencintaiku ..

“ Tidak , kau salah. Aku mencintaimu Dois .. Saranghae .. “.

The End ..

34 Comments (+add yours?)

  1. Fani-ssi {haemin} love minnie
    Jan 24, 2010 @ 13:12:56

    Ka’ dois jgn tinggalkan aku..ntar sapa yg mw ngasi kabar ttg suju ke aku.??

    Qha, bkan teuki ma miss han aja yg ikt2an nangis..aku jga!!!

    Aq 1st ya??

    Reply

    • qha boummy moussy ,.
      Jan 24, 2010 @ 13:21:57

      iyaaah ..
      dirimu first ..

      gomawo ..
      jangan bersedih lagii ..
      (perasaan daku selalu buat mati yach ? )

      Reply

  2. qha boummy moussy ,.
    Jan 24, 2010 @ 13:20:58

    fani@ hehehehe ..
    aku juja mewk ..
    hahahaa ..
    iya ,
    dirimu first ..
    gomawo ..

    Reply

  3. putri
    Jan 24, 2010 @ 13:29:30

    ckckckc..qha,,,tega kali bwt dois begeto trgais,,ckckckck

    Reply

  4. soo yeon
    Jan 24, 2010 @ 13:40:05

    lucu banget ending kisahnya…,,,
    maaf ya, jangan tersinggung..
    menurutku aksen matinya agak dipaksain…
    mianhaeyo…

    Reply

  5. michelle valiana
    Jan 24, 2010 @ 13:42:36

    huwaaaaaa….emang authornya seneng bgt ff yg akhirnya mati matinan…suka membunuh ya qha?????wekekekek…….tp ini kagak kaya yg dulu…heartquake ntu lho…yang aku kritik habis2an….pake nama adekku lagi….hehehe….cici yg jahat aku ini..hehehehe…ini bagus kok!!!!

    Reply

  6. kheynie_hae
    Jan 24, 2010 @ 13:43:49

    Doiz tewas….!?????

    Andwaeeeeeee ~ ~ ~

    Msh ad peran gaze buatmu!! Jd jgn pergi dulu…..!!

    *narik arwah doiz yg melayang d langit pke tali layangan*

    Reply

  7. nandz
    Jan 24, 2010 @ 13:47:26

    huaah, sedih… T.T
    tp, agak ngeri juga pas baca bagian shindong oppa telfon2an ama kak dois
    padhal hpnya uda hancur~

    Reply

  8. Tukie wife
    Jan 24, 2010 @ 13:53:38

    Firka kau jht ms dois onnie mati disini,isi crt ini adlh impianq tp akhranx tdk

    Reply

  9. Rae min shi-wonie
    Jan 24, 2010 @ 13:53:41

    Huwaaaa… dois unnie’y meninggal… Krain ak, shindong oppa ma dois unnie bkal ktmu… T.T,..
    Shindong oppa.. Sbr y….
    Ff’y kreeeen… Ak ska.. ^^

    Reply

  10. christi♥donghae
    Jan 24, 2010 @ 13:57:17

    Huaaa..
    Aer mata.a untung ga kluar..

    Reply

  11. qhaa
    Jan 24, 2010 @ 14:08:40

    soo ye0n@ owh ..
    owkeh owkeh ..
    gomawo kritikan’a ..
    michelle@ gomawo ..
    y y ..
    napsu buat yg mati mati ,
    hahaha
    ka khey@ gomawo ..
    (gk twu blg pa lg)

    Reply

  12. sorajune
    Jan 24, 2010 @ 14:12:38

    suju dateng ke indo Yes… dois tewas No…. keep Suju 13 Hwaiting

    Reply

  13. DJ.merr
    Jan 24, 2010 @ 14:19:25

    wakakakakk..
    dois onnie meninggal ..
    hahahahahha…*orang meninggal malah ketawa*
    sumpppaahhh aneh banget *di tabok bulak balik*
    but…
    nape ceritanya sad ending kha.?????????
    hikkkkkkssssssss

    Reply

  14. A Lin
    Jan 24, 2010 @ 14:21:24

    Itu yg ngangkat tlp Dong oppa sopo?Bkn aku merinding aja.
    Good ff Qha!

    Reply

  15. mycaseykim
    Jan 24, 2010 @ 14:43:06

    aduh..merinding aq baca nih ff..
    merinding pas bagian akhir yang ngangkat telpun itu…
    itu dois yang beneran kan yg ngangkat telpun???.. maksudnya yg masih idup itu lho..
    hahahaa…
    kasian ma shindong….

    Reply

  16. Kelteuk
    Jan 24, 2010 @ 15:32:35

    Br bc awalny komen gw “ni ff kebgsn buat dois.hahaha” tp stlh bc ampe abis ” dois, tenang aja.bntr lg lu ktm dong2, *tarik roh dois* tp jgn lupa bw pulang teukieku.u tau almt gw kan? Msh lu simpen kan?”

    Bagus qhaaa…aku jg mao,tp jgn yg mati. *qha : enak aje,ud nyuruh…suka2 gw* hahaha

    Reply

  17. thand wonnie
    Jan 24, 2010 @ 15:35:45

    slamat jalan kak dois !
    *dadah2 breng dong2*

    Reply

  18. Sylvie kyung
    Jan 24, 2010 @ 16:03:47

    Astaga !

    Amit2 !

    Dois is dead ??

    *getok2 meja 3x*

    qha .. Kmrn gw mati sakit, ini dois mati kecelakaan ..

    Hueee … Amit2 lg ah ..

    Wkwkwkwkwk

    eh, eh ..

    Tp rambut dois pendek .. Cuma sebahu ..

    Hahahaha

    pemilik nama lum baca neh kykny. Wkwk

    Reply

    • chi♥조규현
      Jan 24, 2010 @ 17:20:58

      vie si dois is ded.. jangan2 yang sms kita itu hantunya dois..wakakakak~~

      btw, yang lain pada sedih , merinding..
      ako malah ngakak baca dois mati..haha
      si dois pake gentayangan lagi.. bussseeett…. wkwkwkwk~

      Reply

  19. thand wonnie
    Jan 24, 2010 @ 16:15:43

    rada merinding jg sih pas bgian angkat telp ntu !
    Hiiy ..
    Ka dois mati na ga beres !
    Kbnyakan mkirin b***p sih ..

    Hahaha ..
    *d tampol*

    Reply

  20. Gaze's juniors
    Jan 24, 2010 @ 16:34:54

    astaganaga……….kegiles truk ??? wkkwkwkwkwkw…….
    kerenan dikit atuh…ngenes amat !!!!!!!!! wkwkwkwkwkkw……..

    rambut gw gak sebahu !!!!! rambut gw hitam panjang, elegan, kemilau, mirip banget sama gadis sunsilk !!!!! lagian sejaka kapan gw bisa bahasa Korea ????? wkwkwkwkwkwkw…gw cuma bisa saranghae !!!!! en GW GAK PUNYA HP SHINDONG !!!!!!! gyahahahahahahhahahahahah

    Reply

    • Sylvie kyung
      Jan 24, 2010 @ 16:52:57

      Najong !

      Gadis sunsilk ?? HOEK !!

      Bohong saudari2 ! Jgn percaya !! Itu dusta !

      Wkwkwkwkwk

      Reply

    • chi♥조규현
      Jan 24, 2010 @ 17:16:51

      hoekss~~ rambut sunsilk??? rambut sunlight iya..gyahahaha~
      buset is, tragis amat yah.. udah mati, pake antu getayangan lagi,… hahaha~

      udah is, kalo mati yah mati ajah..kaga usah gentayangan..kekekek~

      Reply

    • yossy
      Jan 25, 2010 @ 03:23:52

      wkwkwkwk…

      gadis sunsilk????
      perlu dipertanyakan itu….
      wkwkwwk

      dois dead..
      kaga ada mgb lagi..
      plus nolongin gw ambilin foto na kunyuk d ss2 d malay…..

      Reply

    • yoorin92
      Jan 28, 2010 @ 12:33:48

      Hwakakakakak *ketawa ngakak sambil guling2 di lantai*
      Gadis Sunsilk? Ampun, Unnie, sejak kapan Unnie berubah jadi kyk gitu? *langsung dilempar pake tabung gas ma Unnie Dois, hwakakak ;)*
      Hehe, gentayangan pula, huff *berdoa semoga hantuny Unnie Dois gag mampir ke rumah, ckikikik*
      Qhaa, mianhe, baru bisa ngomen sekarang iiap 🙂
      Iiia nih, setuju ama Ra,
      Qhaa emang demen bgd bikin FF yg ada karakter meninggal-ny
      Huff, miris bacanya, Qhaa >.<
      Tp bagus kok, aiio bikin lagi

      Reply

  21. Dewi-ssi 'yoomin' luph d0nghae
    Jan 24, 2010 @ 16:58:04

    K’dois kox bsa komen si? Bkan’a udh mati?
    Oh no! K’dois bngkit lgi!! Hiiii atut…*dtbok, dtndang, dgampar*
    hahaha…

    Ni crita sbnr’a sdih bgt…tpi stelah k’dois komen, aq jdi ktwa pas bca ulang…hahaha

    nice ff!
    Share more yo.. ^o^

    Reply

  22. chi♥조규현
    Jan 24, 2010 @ 17:14:17

    awal baca, aku terbawa suasana.. bibir manyun, mata berkaca-kaca -halah lebay-
    salut buat qha yang udah bagus buat ffnya

    setelah ke sononya, aku terhenti pada 2 part.. yang buat ngakak guling2 bayangin dois..gyahahaha

    part 1
    “dois kecelakaan tertabrak truk”
    jiah, dois MATI~ gyaahaha.. nasib dois disini tragis amat.. hahaha

    part 2
    “tidak mungkin, handphonenya juga ikut hancur di lindes truk”
    buseeettt, hantunya dois datang lagi euy..kyaaaaaahahaha~
    is kalo mati, ya udah mati ada neng..jangan dateng lagi..hahaha

    good job qha….

    Reply

  23. Kelteuk
    Jan 25, 2010 @ 00:23:22

    hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha

    Reply

  24. ami_cutie
    Jan 25, 2010 @ 00:48:39

    pagi2 dah baca ff tragis…
    salut buat qha…suasananya dapet…jadi sedih deh..

    Reply

  25. minheecho
    Jan 25, 2010 @ 09:10:54

    ah~~
    qha, knapa sih suka banget matiin orang,
    jangan jadi pembunuh lha, qha,,,
    eh, btw,
    harusnya di ceritain tuwh awal k dois dapet nomor hp shindong-oppa, n e-mail nya,,,
    kepengen bisa gitu,
    chatting ma oppa-oppa kita, hehe,,
    nice ff qha, sharemore^^

    Reply

  26. Shinta (NtaKyung)
    Jan 26, 2010 @ 03:26:53

    Huwaaaaaa….T_T
    Kok Doiz Onnie nya malah mati cih…..??
    Kasian Shindong Oppa……
    But nie crta kuent bgt dech….^^

    Reply

  27. chulie.qi
    Jan 31, 2010 @ 05:11:27

    wkwkwk…
    ka dois jangan mati..
    nanti ga ada yg ngisi starjun !

    Reply

  28. Novenda
    Feb 10, 2012 @ 23:57:02

    nice ff^^

    tpi knp sad ending??

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: