Greatest Present For Me

Kring…….! Kring……..!

Mataku berat. Kepalaku sakit. Kenapa ini?? aku mencoba mengumpulkan energiku yang tersisa. Ternyata sia-sia. Aku masih tetap tidak bisa terbangun, aku mencoba membuka mata, melihat alarm, aku ingin segera mematikannya. Secerlip cahaya menyilau pandanganku.

Sakit.

Aku raih alarm yang menyebalkan itu. Dia mengganggu istirahatku! Tanganku berhasil meraihnya. Aku membuangnya ke bawah tempat tidurku. Suaranya hilang. Dengan memelas, aku ingin tidur lagi.

Kriiiiiiing………..!!

Suaranya tambah keras..

Aiiiiishhhhhhhh.. aku memelas, dan bangun!

“yaaaaaaaaaaa~~~~~~!!!!”

Mengapa setiap hari harus seperti ini. aku benci. Aku masih duduk di tempat tidur. Kuraih segelas air di sudut meja riasku. Aku teguk sekali. Suara handphoneku berbunyi. Sebuah pesan masuk.  Sangmi

Hyeonnie, kamu kemana?? Jangan lupa hari ini terakhir!!’

“Kyaaaaaaaaaaa~~~!!! TUGASKU!!” air yang masih tersisa di mulutku, tumpah tak tersisa.aku raih jam yang telah aku buang tadi

Jam 8 pagi kurang 15 menit. Mati aku, 15 menit lagi nyawa ku melayang. Tanpa berpikir untuk mandi aku raih maket yang sudah aku buat semalaman hingga pukul 4 pagi. Secepat kilat aku ganti baju semampuku. Aku raih tas, maket dan handphone. Aku berlari secepat kilat dari apartemenku. Aku tekat tuts handphone.

Tut tut tus.. telpon ku tak ada jawaban.

Aku lihat jam,jam 8 kurang 9 menit. Aku masih mengulang untuk menelponnya. Dan lagi-lagi tak ada tanggapan.

Aku menekan tuts lagi, mencoba pada temanku yang lain. Nihil.

Taksi!

Aku melihat sekeliling, tak ada taksi. Apa ini? aku berlari ke arah utara, mencari bus yang lewat, dan tetap memegang handphone ku. Mungkin sudah puluhan kali aku menelponnya. Tak ada tanggapan. Aku melihat jam lagi

Jam 8 kurang 5. jantungku rasanya ingin berhenti. Aku menelponnya lagi.

“Kyaaaaaaaaa~~!! ANGKAT TELPONKU~~~~~!” mengapa di saat begini dia tak mengangkatnya. Aiiissssssshhhhh~

Ada bus di ujung jalan. Hatiku agak menenenang, aku menenteng maket yang tak terlalu besar, hanya saja sangat detil di beberapa bagian, aku takut kerjaku semalam sia-sia.

Didalam bus, aku mencoba untuk tidak melihat jam, aku takut. Aku masih menelponnya. Ada apa dengan dia.

“angkat telpon ku…… jangan menambah pikiranku” semoga dia tak terjadi apa-apa. Aku menelponnya lagi.

“angkaaat ku mohon,…….” Saat aku menelponnya kesekian kali, telponnya tidak berbunyi. Handphonenya mati.

“Ya Tuhan ada apa ini? semoga dia tak mengapa” aku melihat maketku. Semoga hal terburuk tak terjadi hari ini padaku Tuhan.

Bus berhenti di halte, begitu banyak anak-anak berseragam masuk berdesakan-desakan. Aku mengantisipasi maketku. Mereka semakin banyak saja. Aku tetap melindungi maketku. Tuhan tolong aku.

Bus pun berjalan berlahan. Aku masih was-was dengan maketku yang aku pinggirkan di pangkuanku.

CRiiiit~

Bus mendecit, jantungku berdebar.yang benar saja.. gara-gara rem yang dilakukan sopir. Anak-anak yang berdiri bedesak-desakan ini hilang kendali.

MAKETKU!!!

“yaaaaaaaaaaaaaaaaa~~~~~~~! JANGAN SENTUH !! AKU HAMPIR MATI MEMBUATNYA KAU TAHU ITU!!” aku kesal, maketku… aku menahan tangis. Airmata ku sudah di pelupuk. Aku melihat jam, jam 8 lewat 6 menit.

Hah, aku sia-sia, jeritku. Aku ingin menelpon seseorang. Aku ingin mengadu.lagi lagi telponnya tak bisa di hubungi. Tak terasa air mataku jatuh.

Bus berhenti. Aku tahu ini tempat tujuanku. Aku mencoba keluar dari bus yang membuat harapanku hilang. Aku menangis sambil membawa maketku. Aku pandang, apa ini yang akan aku kumpulkan? Sama saja dengan tidak membuatnya. Aku masih menangis.

Aku mencoba menelponnya lagi. Lagi lagi suara layanan telpon yang bersuara.

“kamu dimana.. aku membutuhkannmu”

Sekarang aku tepat di depan pintu dosen tepat dimana tugas akhirku akan ku kumpulkan. Aku lihat jam, jam 9 kurang 10. sudah 1 jam aku lewatkan di perjalan hingga kesini.

Aku kumpulkan saja. Setidaknya, aku telah berusaha berminggu-minggu, mungkin hatinya lembut mendengar ceritaku. Aku mencoba menguatkan diri dan masuk keruangannya

“annyeong haseyo songsaengnim” aku memberi hormat padanya.

“Iya, kamu adaperlu apa?” katanya tanpa menolehku.

“aku..aku..datang mengumpulkan tugas akhirku…” tak berani melihat kearahnya.

“Ini sudah jam berapa kau tahu? Silahkan keluar” aku bisu mendengarkan kalimat itu.

“kamsahamnida” aku tau itu sia sia.

—-

Aku menangis di taman. Air mataku tak berhenti membasahi pipi ini. Tugasku sia-sia. Aku tidak akan pernah lulus. Aku pandangi maket itu tanpa berkedip. Air mataku tetap saja mengalir deras.

Aku raih handphone. Aku menelponnya lagi. Ya, dia. Kim HeeChul. Kenapa dia tak bisa di hubungi.

“aa..kuu..saaa..ngaaat.. memm butuhkanmuuu..” sambil sesenggukan aku mengungkapkannya. Sayang, tak ada yang mengerti aku saat ini.

Mungkin aku membutuhkan seorang teman. Aku telpon satu persatu temanku.

Hyera “Mian Hyeonie, aku sedang di toko omma, aku tidak bisa kesana

Sangmi “Hyeonie mian, Teuk sedang sakit

Geurim “mian hyeonie, aku tidak bisa”

Rasanya tambah sakit saja dadaku. Aku menelpon dia lagi..

“Yaaaaaaaa~~!! KIM HEECHUL, DIMANA KAMU~~!!” aku berteriak.

Tega sekali dia padaku.

Kamu sayang padaku? mana?? Aku sedang membutukanmu, tapi kamu tak ada

Kamu berlutut meminta cintaku? Sekarang? Aku menangis, kamu pasti tak tahu.

Aku masih menangis.

Suara angin seperti membawaku terhanyut dalam kesedihan

Dingin, aku merasakan dingin hingga ke ubun-ubun. Aku mencoba membuka mata. Ternyata hari sudah malam. Aku tertidur di taman. Aku teringat akan masalah yang menimpaku hari ini. Ya Tuhan, cobaan apa ini.

Aku lihat handphoneku. Hanya 1 yang teringat KIMHEECHUL.

“aku benci kamu. Saat kau angkat telponku nanti. Kita putus!!” aku meraih heandphone dan tasku, mencoba bangkit. Aku menunggu taksi. Kuraih jam, sekarang jam 8 malam. Sungguh lama aku terlelap karena lelah dan kesedihan itu. Taksi pun datang dan membawaku pulang.

Mataku berat. Aku membuka kunci pintu. Ada yang aneh. Pintu tak terkunci. Apakah aku lupa untuk menguncinya tadi pagi karena buru-buru. Aku masuk ke apatemenku. Tak ada satu lampu pun yang menyala. Seingatku, aku tidak memadamkan semuanya. Aku mencoba mengidupkannya. Aku meraih saklar di samping pintu. Hasilnya? Apartemanku mati lampu.

Ya Tuhan, cobaan apa lagi ini.

Aku berjalan meraba. Ada cahaya di dalam. Aku berlahan masuk ke dalam. Ada yang aneh disana.

Lilin? Apa ini?

“Selamat Ulang Tahun Hyeonie”

Suara itu. Suara yang membuatku kesal seharian.

“oppa” dia berjalan dari kegelapan dan mendekat ke arah meja yang disinari lilin.

“Selamat Ulang Tahun” sambil tersenyum melihatku.

Aku ulang tahun? Tanggal berapa hari ini. bukan april mob kan?? Tidak mugkin aku ulang tahun hari ini. hari ini hari sial.

“Maafkan aku, aku yang sengaja tidak menerima telponmu, aku yang sengaja mematikan handphoneku. Aku juga yang meblokir hadiah hadiah dari mereka”

“Maksudnya?” aku mencoba mengumpulkan energi ke otak untuk mencerna.

“selamat ulang tahun. Maaf jika membuatmu kesal hari ini. dari taksi, bus, hingga anak-anak di bus. Itu oppa yang rencanakan”

Air mataku jatuh dari pelupuk. Ia merencanakan semua ini? apa dia tahu aku menangis seharian karena ini.

“oppa terlalu menyayangimu hyeonie. Aku tidak ingin hari lahir mu saja kau bisa tidak ingat. Hari ini hari yang tak akan kau lupakan karena itu bukan?”

Deg! Oppa, kau melakukannya agar aku ingat hari ini ulang tahunku?

“Maaf, jika oppa terlalu berlebihan. Oppa menyayangimu”

Air mataku mengalir.

Saengil chukhae hamnida

Saengil chukahe hamnida

Suara nyanyian itu datang saat lampu di hidupkan. Semua orang yang ku sayangi berada disini. Aku menangis. Ya Tuhan, aku lupa hari ini hari spesial ku? Aku memandangnya lagi

Lelaki yang tadinya hampir ku benci, begitu mencintaiku.. air mataku masih deras. Aku memandangnya. Dan Ia mendekat.

Aku memeluknya. Dia balas memelukku.

“Oppa, aku mencintaimu”

Ia mengangguk pelan. Ia mengecup keningku dengan lembut. Semua tepukan dan nyanyian masih menjelma di telingaku.

“Hyeonie,maaf oppa tak bisa belikan apapun untukmu. Oppa hanya bisa membuatkan maket untukmu dan sudah mengumpulkkannya. Karena oppa tahu, maketmu pasti rusak karena rencana oppa ini”

Aku tersenyum memandangnya. Dia terlalu berharga untukku

Selamat ulang tahun Hyeonie. Oppa, kau lah hadiah terindah.

aku memeluknya lagi~ aku mecintaimu Kim HeeChul

THE END~

note : tata met ultah^^ mian kalo aneh, tadi baru mikir karena..hehe –chi

18 Comments (+add yours?)

  1. tata
    Jan 27, 2010 @ 18:11:15

    haha~
    chi, thankyou !
    muaach !
    aku terharu, andai aj ini kenyataan.. ud nangis kejer aku, hehe
    gomawo chi, ini kado yg bagus 🙂

    Reply

  2. Tukie wife
    Jan 27, 2010 @ 21:28:05

    Happy brithay y buat tata,moga sgl impianmu jd xta amin

    Reply

  3. riezz
    Jan 27, 2010 @ 21:55:29

    happy birthday tata,, snengx dkasih kado bgnian

    Reply

  4. Sisita,, haha
    Jan 27, 2010 @ 22:28:04

    Onni~~ saengil chukkae ! Wkwk
    Mianhamnida gabisa ngsh kado.. T___T cm doa y bs kuberikan *halah*
    Saengil chukkae ya onn.. 🙂

    Reply

  5. dwii_HanVi
    Jan 27, 2010 @ 22:38:14

    happy birthday tata. . *so knl* hehehe
    Ff’y bgs. . ^_^

    Reply

  6. Christi_d0nghae
    Jan 27, 2010 @ 22:40:27

    *mata bling bling*
    *ngadu ke d0nge biar d rayain ultah kyk gt..*
    saengil chukkae ych onnie..(o.O)v..

    Nich, kad0.a, heechul..
    *lempar heechul ke 0nnie*

    Reply

  7. Kelteuk
    Jan 27, 2010 @ 22:55:20

    Kyaaaaaaaaaa TATA ULTAH….
    *histeris*
    Kaga ada yg kc tau aku.
    Happy b’day Kunti.hehe
    Slalu cintai Kim Hee Chul.

    Tgg hadiahku,mgkn akan sgt telat.

    Reply

  8. Dewi-ssi 'yoomin' luph d0nghae
    Jan 27, 2010 @ 23:04:15

    Happy b’day y tata onnie
    Mskpun blum knal tpi aq doa’in yg t’baik bwt onnie…
    Hehehe
    skli lgi…
    Saengil chukaeyo ^o^
    wish u all the best..
    Lam knal yo..^^

    Reply

  9. A Lin
    Jan 27, 2010 @ 23:58:32

    Tata,met ultah ya! Smoga pjg umur dan Sehat selalu.
    @Chi:ffny bgs kak.

    Reply

  10. Ami_cutie
    Jan 28, 2010 @ 00:41:28

    tata eonni…saengil chukhae…

    kak chi, ffnya bagus…

    Reply

  11. princessnawon2
    Jan 28, 2010 @ 01:37:42

    tata,,hepi bday yak,,,ya amponn,,chi FF na keren neg,,gw ampe nangis terharu bahagia,,*jiahh syapa yg ultah seh,,,;p

    Reply

  12. Shinta (NtaKyung)
    Jan 28, 2010 @ 07:00:33

    K chi ff nya bgus……^^
    Salut dech wad K Chi…..^^

    Reply

  13. ridashin
    Jan 28, 2010 @ 10:42:07

    Buat yg ultah, saengil chukae ya ! 😀 salam kenal juga, hhe.

    FFnya bikin cemburuuu tingkat tinggi -.- heechul~
    FF yg sderhana tp brmakna :’)

    Reply

  14. michelle valiana
    Jan 28, 2010 @ 11:13:44

    wewww….top markotop deh!!!

    Reply

  15. Shinta (NtaKyung)
    Jan 28, 2010 @ 11:17:14

    tata hyeonie saengil chukhae……^^

    Reply

  16. minheecho
    Jan 28, 2010 @ 16:25:51

    heechulnya jahat~~~
    tapi g papa deh, yang penting happy end, hehe^^
    ta-onnie, slamat ulang tahun yah~~~
    saengil chukahamnida!
    btw,
    onnie ultahnya tanggal 27 atau 28 nya nih?
    buat chi-onnie,
    nice ff^^

    Reply

  17. Riery_Raiheechul
    Jan 29, 2010 @ 08:40:54

    Met ultah tata2..
    Slm knl ya.
    Kt sm2 penyayang n pecinta heechul oppa…
    Hehe 🙂
    Jd iri n cemburu bgt baca ff ini…

    Reply

  18. ciiciiminie
    Jan 29, 2010 @ 13:19:54

    met ultah wat tata eonni.
    wish u all the best
    🙂

    FFnya bagus.
    🙂

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: