Monster ,. _ chapter 5 ,.

Cerita sebelumnya .. Eunhyuk dan Yesung di jatuhi hukuman selama 1 tahun 2 bulan akibat kelakuan mereka. Tapi itu adalah hal pantas yang harus mereka terima atas semua yang sudah mereka lakukan. Dan satu kejadian lagi muncul, Kyu Hyun di serang habis-habisan oleh anak buah Kangin karena Hangeng pernah mematikan telfon dari Kangin. Apakah harus sampai begitu perlakuan yang harus di terima jika mereka membantah perintah Kangin ??

Baiklah .. Setelah aku memikirkan hal ini selama 3 hari lamanya. Aku sudah memutuskan sesuatu. Aku tidak bisa meninggalkan kau dan duniaku. Tolong .. Mengertilah dengan keadaanku ! Ini semua juga kulakukan untukmu ! Aku ingin melindungimu .. Tolong .. Berilah sedikit pengertianmu padaku ..

Nuyy kesal dengan keputusan Kangin. Kalau ia tidak mencintai Kangin, ia pasti akan langsung menjebloskan Kangin ke penjara. Terlebih lagi teman-temannya memiliki pacar seorang polisi. Seperti Nizuka, Kelly dan Sasha. Ia bisa saja membongkar semuanya pada mereka, apalagi dengan Sasha. Karena tunangan Sasha mempunyai hak penuh untuk menangkap para mafia yang sudah sangat meresahkan masyarakat. Nuyy benar-benar kecewa. Ia tidak menyangka kalau Kangin tetap tidak bisa meninggalkan dunia hitamnya.

“ Sudah 3 hari ini kau selalu murung. Apa ada masalah ?? “ tanya Kelly pada Nuyy.

“ Tidak, onnie. Aku tidak apa-apa. Hanya sedikit tidak enak badan. “ jawab Nuyy bohong.

“ Nuyy .. Kalau kau ada masalah kau bisa cerita pada kami .. “ tawar Khey yang pacarnya sedang berada di tahanan. Dan kira-kira seminggu lagi Donghae dan Heechul akan di bebaskan.

“ Tidak. Aku hanya sedang tidak enak badan. Khey .. Apa hari ini kau tidak menjenguk Donghae ?? “ tanya Nuyy mengalihkan pembicaraan.

“ Tidak. Aku sedang malas. Lagi pula seminggu lagi dia sudah keluar. “ jawab Khey.

“ Oh .. Begitu. “ ujar Nuyy singkat.

“ Nuyy mau ikut denganku ?? Hari ini kami akan bertemu dengan teman-teman lama. Kami mau reunian. Di sana juga ada yang seumuran kau. Kau ikut saja ya ?? “ ajak Kelly.

“ Tapi .. Aku tidak kenal dengan teman-teman onnie di sana. “ ujar Nuyy.

“ Mereka semua ramah-ramah. Aku yakin, kau akan cepat akrab dengan mereka. “ ujar Kelly meyakinkan Nuyy agar mau ikut.

“ Baiklah .. Aku ikut ! “ teriak Nuyy riang. Mereka pun bersiap-siap untuk berangkat.

*

Sementara itu di rumah Sylvie ..

“ Trisa .. Kau ikut denganku atau dengan Iqha ?? “ tanya Sylvie seraya meratakan blush on di wajahnya.

“ Terserah kalian. “ jawab Trisa singkat.

“ Onnie ! Kau ikut denganku saja. Lagi pula kau kan berteman dengan Ki Bum. Kau satu mobil denganku saja ya ?? Biar Sylvie onnie berduaan saja dengan Hangeng oppa .. “ ajak Iqha.

1 mobil dengan Ki Bum ?? Itu sama saja aku harus melihat kedekatan mereka ?? Tapi ..

“ Onnie … Mau tidak ?? “ tanya Iqha lagi.

“ Baiklah. Aku denganmu saja. “ jawab Trisa malas. Sebenarnya ia sangat malas kalau harus satu mobil dengan Ki Bum. Apalagi semenjak Sylvie dan Hangeng berpacaran, Iqha dan Ki Bum semakin dekat. Entah apa maksud mereka melakukan ini semua di depannya. Jujur, Trisa sedikit cemburu melihatnya. Walaupun ia tahu, kalau dari dulu sebelum ia pernah berpacaran dengan Ki Bum, Iqha selalu saja berdekatan dengan Ki Bum. Trisa tahu, mereka bersahabat. Tapi, dalam bersahabat juga ada batasannya. Tak berapa lama kemudian dua mobil sudah terparkir di depan gerbang rumah Sylvie. Sylvie, Trisa dan Iqha segera bersiap-siap untuk turun.

“ Ryewook ! Jaga Onew dengan baik ! Kami pergi dulu ! “ pesan Sylvie pada Ryewook. Ryewook mengangguk tanda setuju.

“ Kalian cantik sekali ! “ puji Hangeng saat mereka keluar. Sylvie hanya tersipu malu.

“ Qha ! Kau denganku bukan ?? “ tanya Ki Bum seraya mengedipkan matanya. Sepertinya ada suatu rencana yang mereka rencanakan.

“ Iya ! Trisa onnie juga ikut denganmu. Boleh kan ?? “ tanya Iqha pada Ki Bum.

“ Boleh saja. Asal dia tidak mengacak-ngacak mobilku seperti 4 tahun yang lalu. “ jawab Ki Bum seraya tersenyum kecil. Ki Bum langsung membuka pintu depan untuk Iqha. Sedangkan Trisa langsung masuk tanpa harus menjawab perkataan Ki Bun tadi. Mereka pun berangkat.

**
“ Sepertinya hari kita akan pergi membawa rombongan .. “ ujar Sasha seraya tertawa kecil.

“ Biar aku yang absen ! Boleh ya ?? “ tanya Chydori.

“ Tentu ! “ jawab Yossy.

“ Chydori ! Yossy ! Tiza ! Sasha ! Hanna ! Dois ! “ ujar Chydori.

“ Hadir semua !!!!! “ teriak mereka berlima.

“ Baiklah ! Semuanya sudah siap untuk berpesta ???? “ tanya Sasha yang paling bersemangat di antara mereka.

“ Tentu !!! “ jawab mereka riang. Dois langsung menelfon Shindong untuk segera menjemput mereka. Mereka pergi menaiki 2 mobil. Satu mobil Shindong dan satunya lagi mobil Sasha. Sebenarnya Sasha ingin Siwon yang mengantar dia dan teman-temannya untuk ke rumah Dista, tapi berhubung pekerjaan Siwon sedang menumpuk, ia dengan terpaksa harus menunda niatnya.

“ Oke teman-teman ! Shindong sudah ada di bawah ! Kita pergi sekarang ?? “ tanya Dois menantang.

“ Tentu !!! “ seru mereka lagi. Mereka benar-benar heboh. Kenapa tidak ?? Sudah jarang sekali mereka berkumpul lagi. Dan kali ini mereka mempunyai ide untuk membuat pesta kebun di rumah Dista. Berhubung di rumah Dista sedang tidak ada orang. Dan halaman rumahnya sangat luas dan asri, membuat mereka memaksa Dista agar mengijinkan membuat pesta di rumahnya. Mau bagaimana lagi ?? Dista tidak bisa menolak permintaan teman-temannya.

***
“ Kamsahamnida sudah mengantar kami .. “ ucap Iqha pada Ki Bum.

“ Sama-sama .. Qha, apa kakakmu tidak tahu bagaimana caranya berterima kasih ?? “ tanya Ki Bum menyindir. Iqha hanya mengangkat bahunya pertanda bahwa ia tidak tahu.

“ Gomawo sudah mengantarku ! Puas ?? “ ujar Trisa dengan paksa.

“ Apakah tidak bisa sedikit saja kau bersikap baik padaku ?? “ tanya Ki Bum geram.

“ Ada saatnya ! Aku masuk duluan ! “ jawab Trisa ketus sembari langsung masuk ke rumah Dista yang sudah ramai. Ki Bum, Iqha dan Trisa datang telat. Karena tadi mereka terjebak macet di jalan. Sedangkan Sylvie sudah sampai dari tadi. Begitu juga dengan rombongan Sasha dan Kelly, sudah hampir 15 menit yang lalu mereka sudah sampai.

“ Sepertinya dia sudah cemburu .. “ ujar Iqha seraya tersenyum.

“ Menurutmu. Kalau menurutku sikapnya sama saja. Dia sudah tidak ada perasaan apa pun padaku. “ kata Ki Bum lemas.

“ Aku akan membantumu ! Tenang saja !! “ ujar Iqha semangat.

“ Gomawo sudah membantuku ! Kau memang sahabat paling baik ! “ puji Ki Bum sambil mencubit pipi Iqha.

“ Dasar kau ! Sudah ya. Aku masuk dulu ! Hati-hati di jalan ! “ ujar Iqha seraya melambaikan tangannya.

“ Selamat berpesta ! “ ucap Ki Bum saat mobilnya perlahan-perlahan sudah menjauh dari hadapannya. Trisa yang melihat semua kejadian itu tanpa mendengar apa yang mereka katakan jadi semakin cemburu. Trisa yakin, adiknya dan Ki Bum tidak bersahabat lagi. Trisa yakin kalau mereka sudah berpacaran.

****
Saatnya makan malam. Dista sudah menyiapkan beberapa panggangan untuk memanggang daging barbeque bersama-sama. Halaman belakang rumah Dista yang sangat asri dan tentram membuat suasana semakin indah. Setelah tadi mereka berkaraoke bersama, memakan cake-cake mini buatan Dista dan Sasha, dance bersama, bermain game bersama dan bercanda satu sama lain, sekarang mereka akan unjuk kebolehan memanggang daging barbeque. Semuanya yakin kalau yang menang adalah Kelly, Iqha, Sylvie, Dista, Sasha dan Chydori. Karena hanya mereka berenam yang suka memasak. Karena itu, diadakan pembagian kelompok untuk lomba kali ini.

“ Pembagian kelompok kali ini adalah ….

Kelly dengan Yossi dan Chydori !

Sylvie dengan Trisa, Nuyy dan Khey !

Dista dengan Nizuka, Hanna dan Iqha !

Sasha dengan Tiza dan Dois !

Semuanya setuju ??? “ ujar Dista semangat. Yang lain diam untuk berpikir. Setelah sekian lama mereka berpikir, akhirnya mereka setuju semua.

“ Setuju !!!!!!! “ seru mereka.

just like that jabhi jima nan wihumheh
just like that geulmjoolin yasoo boda duh
just like that oh halsoo ubsshi nan mok maleun, eh taneun, nooni mun babo ilbboon
unjeh bootun jido molla
just like that nan sarojabhyuh bulyussuh
just like that oh heh ma nul bomyun mok maleun, eh taneun, nooni mun babo illbboonya

“ Sebentar .. Aku permisi dulu. “ ujar Iqha yang menyingkir dari keramaian untuk menerima telfon. Yang lain mengangguk tanda setuju.

“ Ada apa ?? “ tanya Iqha pada seseorang yang menelfonnya.

“ Temani aku bermain selancar es. Ayolah .. “ ajak laki-laki itu.

“ Kau tahu kan kalau aku tidak bisa bermain selancar es. Aku tidak mau ! “ tolak Iqha ketus.

“ Ayolah .. Biar nanti aku mengajarimu bermain selancar es. Ayolah .. Temani aku .. “ paksa laki-laki itu dengan nada memelas.

“ Baiklah .. “ jawab Iqha singkat.

“ Kau keluar sekarang ya ! Aku sudah di depan rumah Dista .. “ ujar laki-laki itu.

“ Secepat itukah kau datang ?? Baiklah ! Aku akan keluar setelah berpamitan dulu dengan mereka. “ ujar Iqha sambil mematikan telfonnya. Iqha pun kembali ke halaman pesta.

“ Maaafff ….. Aku tidak bisa ikut dalam lomba memanggang barbeque . Tiba-tiba saja aku ada urusan. Maaf ya semuanya ! Aku pamit sekarang .. Annyonghi jumu seiyo .. “ ucap Iqha sembari pamit dari hadapan mereka semua.

“ Annyong jumu seiyo … “ balas mereka serentak. Trisa curiga dengan sikap Iqha. Ia pun membuntuti Iqha dari belakang untuk tahu dengan siapa Iqha akan pergi.

“ Lama menunggu ?? “ tanya Iqha pada laki-laki yang dari tadi sibuk melihat arlojinya.

“ Sangat lama .. Kau telat 7 menit. “ jawab laki-laki itu sambil mengacak-ngacak rambut Iqha.

“ Dasar kau ! Kita pergi sekarang ?? “ ujar Iqha yang sangat kesal kalau rambutnya di acak-acak.

“ Ayo ! Silahkan masuk ! “ ujar Ki Bum seraya membuka pintu mobilnya.

“ Kamsahamnida .. “ ucap Iqha manis. Trisa yang melihat semua kejadian itu semakin memperkuat dugaannya kalau memang benar Iqha dan Ki Bum berpacaran. Trisa tak habis pikir, kenapa harus adiknya yang menjadi pengganti hatinya Ki Bum ?? Jauh dalam lubuk hati Trisa paling dalam, Trisa masih menyukai Ki Bum seperti 3 tahun yang lalu.

*****
Tidak berapa lama kemudian Ki Bum dan Iqha sudah sampai di pusat arena selancar es. Iqha sebelumnya pernah ke sini dengan kakak-kakaknya. Tapi karena dia tidak pernah bisa bermain selancar es, ia hanya bisa duduk manis dan melihat kakak-kakaknya bermain selancar es dengan lancar.

“ Ki Bum ! Jangan cepat-cepat ! “ pekik Iqha saat Ki Bum menariknya dengan cepat.

“ Kalau terlalu lambat sama saja bermain seperti orang bodoh ! Ke sinikan tanganmu ! “ perintah Ki Bum. Iqha pun memberikan tangannya pada Ki Bum.

“ Kau cerewet sekali !! “ ujar Iqha kesal karena dari tadi Ki Bum terus menceramahinya.

“ Kalau kau diam, aku yakin kau pasti bisa bermain selancar es dengan lancar ! “ kata Ki Bum lagi yang membuat kuping Iqha semakin panas.

“ Ayo .. Ayunkan terus kakimu ! Ya .. Seperti itu ! Teruskan ! “ ujar Ki Bum mengajari Iqha. Perlahan-lahan Iqha sudah hampir bisa bermain permainan kesukaan Ki Bum itu dengan lancar.

“ Ki Bum !! Aku hampir bisa !! “ pekik Iqha kegirangan.

“ Sekarang kau harus bisa memainkannya sendiri. Ikuti aku dari belakang ! “ perintah Ki Bum. Iqha mencoba untuk bermain sendiri. Ia mencoba mengikuti gerakan kaki Ki Bum. Tapi ia tetap saja tidak bisa. Hingga akhirnya ia memegang pinggang Ki Bum.

“ Dasar kau ! Kalau begitu sama saja bukan bermain selancar .. “ ujar Ki Bum sambil memegang tangan Iqha yang berada di pinggangnya agar tidak lepas.

“ Biar saja ! Yang penting aku bisa berjalan di atas es !! “ ledek Iqha. Mereka pun terus bermain selancar es dengan cara begitu. Yang kesusahan adalah Ki Bum. Karena ada beban yang harus di tariknya dari belakang. Terkadang, Ki Bum menarik Iqha dari depan dengan cara memegang kedua telapak tangannya. Malam itu benar-benar malam yang indah bagi mereka berdua. Belum pernah mereka bisa sedekat ini.

******
“ Ini kopinya ! “ ujar Ki Bum seraya menyodorkan segelas kopi pada Iqha untuk sekedar menghangatkan badan.

“ Gomawo .. “ ucap Iqha yang sedari tadi menggosok-gosok tangannya karena kedinginan.

“ Qha .. Ada yang ingin kukatakan .. “ ujar Ki Bum pelan.

“ Katakan saja ! Sejak kapan kalau kau mau berkata sesuatu harus minta izin denganku ?? “ canda Iqha sambil tersenyum.

“ Aku serius ! Please .. Tatap wajahku ! “ pinta Ki Bum yang kali ini benar-benar serius. Semuanya tergambar dari raut wajahnya.

“ Kkki .. Ki .. Bum .. Ada apa sebenarnya ?? “ tanya Iqha heran. Ki Bum belum menjawab pernyataan Iqha. Tanpa menunggu izin dari Iqha, ia langsung menggenggam jemari-jemari Iqha yang sangat dingin walaupun sudah memakai sarung tangan.

“ I only wish you know, if actually i have fell in love with you .. “ ucap Ki Bum tiba-tiba.

“ Can you speak Korean ?? What you say ?? “ ujar Iqha yang tidak mau terlalu serius dalam percakapan ini.

“ Listen me ! This is serious ! Aku hanya ingin kau tahu, kalau sebenarnya aku telah jatuh cinta denganmu .. “ ujar Ki Bum sambil mengguncang-guncangkan tubuh Iqha.

“ Tidak .. Kau salah orang. “ jawab Iqha santai.

“ Qha .. Percayalah padaku ! Aku telah jatuh cinta padamu ! Apakah kau mau menjadi belahan jiwaku ?? Malam ini juga harus kau jawab .. “ ujar Ki Bum serius seraya terus menatap dengan dalam mata gadis yang ada di hadapannya. Iqha menjauhkan dirinya sedikit jauh dari Ki Bum. Ia tidak bisa terus menerus menatap Ki Bum. Jika matanya terus beradu dengan mata Ki Bum, maka ia akan lupa dengan segalanya.

“ Ki Bum .. Aku mau berkata jujur padamu. Sejak kita bersahabat dulu, aku sudah sangat mencintaimu. Tapi, ternyata kau malah memacari kakakku. Sejak saat itu aku berusaha untuk menghilangkan semua perasaan ini. Tapi tidak bisa ! Sampai sekarang pun aku masih mencintaimu Ki Bum .. “ jelas Iqha sambil menahan air matanya agar tidak keluar.

“ Kalau begitu, kau mau menjadi pacarku bukan ?? Menjadi belahan jiwaku ! “ tanya Ki Bum lagi.

“ Mianhae .. Aku tidak bisa. Aku tidak mau menyakiti hati kakakku sendiri. Sebagai adik aku harus selalu menghormati dan menyayanginya. Kakakku masih sangat mencintaimu. Dan aku yakin, kau masih mencintainya juga. Maafkan aku. Aku tidak bisa. Aku tidak mau menyakiti hati kakakku dan aku juga tidak mau kalau cintamu terbagi-bagi. Aku tidak bisa menuruti egoku untuk memilikimu. Karena cintamu tidak hanya untukku. Maaf .. “ jelas Iqha sembari menitikkan air matanya.

“ Tapi …….. “

“ Ssssstt .. Kau tidak perlu menjelaskan apa-apa lagi. Aku ingin kau, aku dan Trisa onnie berhubungan seperti ini saja. Dan aku berharap, kau dan Trisa onnie bisa bersama lagi seperti dulu. Aku masih ingat dengan saat-saat itu .. “ celoteh Iqha sambil tertawa untuk menghilangkan tangisnya. Ki Bum tidak menjawab apa-apa lagi. Ia tahu kalau ia juga salah karena telah mencintai gadis yang sedarah. Ki Bum hanya tersenyum melihat sikap Iqha yang masih berusaha untuk menutup kekecewaan dan kesedihannya.

To Be Continued ,.

by : qha_bum

18 Comments (+add yours?)

  1. ReeYa
    Jan 30, 2010 @ 02:02:19

    1st ? BaCa dulu .

    Reply

  2. ReeYa
    Jan 30, 2010 @ 02:03:08

    LanjuTkan .

    Reply

  3. dwii_HanVi
    Jan 30, 2010 @ 02:27:23

    ^o^
    Aqu pnsrn, kibum jd’y sm siapa?

    Nuyy. . Ayo brjuang rubah kangin. . Hwaiting. . !

    Reply

  4. putri
    Jan 30, 2010 @ 02:47:38

    aigooo,,,kibum-ah,,ckckcckckck,,,speechless,,,

    qha,,lanjoot

    Reply

  5. Rebecca Cho
    Jan 30, 2010 @ 03:49:20

    dasar iqha bodoh!!!! justru itu yang bikin kisah cinta boom n tris kacau!!!! iqha gak bisa bikin semuanya baik!!!! *iqha: lu itu ye!!! ini cuman ff!!!! lu ini! pasangan ya pasangan!!!*

    aku yakin!!!!!!

    lanjoott onnie!!!

    Reply

  6. Ami_cutie
    Jan 30, 2010 @ 04:40:31

    kibum jdnya sama siapa?

    ayo qha, lanjutkan!
    ffmu bagus

    Reply

  7. Shinta (NtaKyung)
    Jan 30, 2010 @ 06:59:19

    Pnsaran Kibum jadinya ma cpa yah……??
    Aduch pnsaran nich……>o<
    qha ayo lanjutkan…..^^

    Reply

  8. minheecho
    Jan 30, 2010 @ 07:07:40

    ah~~~
    qha,,,
    kamu emang adek yang baek,,,
    kibum kayaknya sama trisa ya?
    kan qha udah ada henry, hehe
    lanjut ya sayang^^

    Reply

  9. thand won2
    Jan 30, 2010 @ 07:38:11

    udaah,
    daripada bingung kibum mo d jadiin am sapa, mending am ako aj !
    Hahaha ..
    Eh,
    keren kan avatar ako ?
    Haha

    Reply

  10. thand won2
    Jan 30, 2010 @ 07:40:17

    nyok bum,
    kamu sama ako aj ..
    Haha

    Reply

  11. thand won2
    Jan 30, 2010 @ 10:39:15

    Aggh,
    mending kibum buat ak aj ..
    Haha

    Reply

  12. Abbie
    Jan 30, 2010 @ 13:29:15

    Ihh, kibum g pux pendirian. Hr itu bikin trisa cemburu,hr itu jg lgsg menyet ke iqha *kibum : suka2 gw dong.napa lu yg sewot?*

    Reply

  13. christi♥donghae
    Jan 30, 2010 @ 14:32:10

    wwahh
    kibum plin plan..
    stengah mateng kayak telor!! *aneh.com*

    Reply

  14. A Lin
    Jan 30, 2010 @ 16:32:20

    Ya ampuuun Kangin.Jd org kok jahat jahat bgt.*digetok bini2 Kangin*
    lanjoot Qha,penasaran nih.

    Reply

  15. ciiciiminie
    Jan 31, 2010 @ 03:12:30

    kibum oppa ma spa nantinya ??
    penasaran .
    di tunggu lanjutannya .

    Reply

  16. thand won2
    Jan 31, 2010 @ 07:29:58

    Kibum am ako aj deh !
    Hehe

    Reply

  17. yoorin92
    Jan 31, 2010 @ 11:50:32

    Annyong^^
    Penasaran, penasaran, penasaran
    Hiks hiks, aiio lanjut
    FF-ny bagus,
    Btw, Qhaa, ntar gag ada char.die-ny kan?
    Pliss, jangan lagi, *puppy eyes mode on*

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: