SHINING STAR

Bintang……

Emm…. Banyak  beribu ungkapan yang tersirat jika kita membicarakan tentang Bintang. Kilauan cahayanya yang terang dan menenangkan. Jika malam tiba, coba kau lihatlah ke langit betapa banyaknya bintang disana, pendar-pendar cahayanya yang mungil, seakan-akan ada beribu keajaiban disana. Yaah, seperti yang aku lakukan sekarang, duduk di atap kamar yang kebetulan letak kamarku berada di lantai dua jadi lebih leluasa untuk menatap bintang-bintang di malam hari, aku duduk di pojok atap kamarku ditemani lagu ‘Shining Star’ dari Ipod ku, entah sudah berapa lama aku menatap bintang-bintang itu, ya bintang-bintang yang selalu membuat hatiku tentram, bintang-bintang yang selalu membuatku berharap, berharap akan datangnya pangeran dunia nyataku.

‘Soo Ran ah… PARK SOO RAN!! KAU DIMANA?’

‘YA! SOO RAN! Kau sedang apa? Cepat turun dari situ!!’ aku melepaskan Headset di telingaku, kulihat Park Jung Soo Oppa tapi aku lebih sering memanggilnya dengan nama Leeteuk Oppa, dia sedang menjambak rambutnya sendiri, hihihi…. Oppa ku yang satu ini memang sangat menggemaskan. Mungkin dia sedang khawatir dengan keberaanku sekarang.

‘Oppa… ambilkan aku minuman dong, aku haus sekali nih’ teriakku kearahnya.

‘YAAKK..!!! Dongsaeng macam apa kau ini, menyuruh Oppa nya seenak udelnya sendiri! Cepat turun dari situ. atauu.. Oppa lempar kau dengan sandal ini.’ Kulihat Oppa sedang mengacungkan sandal tidur yang bergambar kepala babi kepunyaanku, hehe.. mungkin dia sedang menggretakku agar aku turun dari atap ini, aku hanya tersenyum melihatnya..

‘kenapa kau tersenyum? Oppa tidak main-main, lebih baik kau cepat turun    S-E-K-A-R-A-N-G!!’ Oppa menekan intonasi di bagian ‘sekarang’ yang membuatku semakin terkekeh.

‘Hehehe.. iya Oppa. Sekarang aku turun nih.’ Aku segera bergegas menuju kamarku yang kira-kira kalau dari sini jaraknya sekitar 2 meteran.

‘Soo Ran ah… hati-hati licin. Kau itu kenapa tidak pakai alas kaki?’

‘aaissh… Oppa jangan bicara terus napa? Aku tidak konsen nih jalannya, mau kalau ntar aku jatuh?’

‘aniyo… ya sudah Oppa ga bicara lag…’ belum sempat Oppa ku ini meneruskan ucapanya, aku sudah melompat kearah jendela kamar ku yang lumayan tinggi, dan sekarang  aku sudah berada di hadapan Oppa, kulihat Oppa bengong dengan muka cute nya itu.

‘Oppa… waeyo?’ aku mengibas-ibaskan tanganku ke depan mukanya..

‘OMMOO… SOO RAN!! Kau ini mau bikin Oppa mu jantungan heh?’ Oppa menarik nafas panjang, aku tersenyum manis.

‘Ah.. Oppa lebay niih’ aku memonyongkan bibirku.

‘Lebay gimana? Oppa itu khawatir tauu… seenaknya lompat-lompat kaya gitu. Kamu itu perempuan Soo Ran ah. Kamu juga adik Oppa yang paling Oppa sayang, Oppa tidak mau jika terjadi apa-apa denganmu’ Oppa mencubit kedua pipiku dengan tangannya yang besar.

‘Oppa Sakiit…’ Aku mengelus pipiku yang memerah.

‘Biar saja, itu hukuman buatmu karena sudah buat Oppa mu ini khawatir setengah mati!’ aku hanya memasang tampang cemberut.

‘Nah Soo Ran ah, sekarang sudah jam 10 malam, sudah saatnya kau tidur, besok kan sekolah. Ayo cepat cuci muka, gosok gigi dan cuci kaki mu dulu’

‘Aiissh…. Oppa! Aku kan sudah besar, tidak perlu di suruh-suruh lagi, aku sendiri juga sudah faham!’ aku berjalan dengan gontai ke kamar mandi. Oppa memang agak keterlaluan! Hal sepele seperti ini saja harus Oppa kasih tau kepadaku, aku sendiri juga sudah mengerti, aku kan sudah kelas 2 SMA bukan anak TK lagi, memang sih Oppa itu sayaang bgt ma aku, apalagi ketika orang tua kita meninggal 4 tahun lalu karena kecelakaan pesawat, Oppa yang menjagaku, Oppa juga yang menafkahi kehidupan kita selama ini, walaupun harta yang ditinggalkan orang tua kita terhitung banyak tapi Oppa ku ini tetap sangat perhitungan dalam pengeluaran uang sehari-hari. Setelah selesai mencuci mukaku, menggosok gigi dan mencuci kaki, aku segera bergegas ke tempat tidurku, menutupi seluruh tubuh mungilku dengan selimut tebal berwarna kuning bercorak bunga lily kepunyaanku..

‘Haiaa… Soo Ran ah, kamu marah dengan Oppa mu ini?’ Walau pun aku tidak melihatnya, tapi aku merasakan Oppa sedang duduk di sisi kanan ranjangku, aku hanya diam, aku sebal sekali dengannya..

‘Soo Ran ah, maafkan Oppa.’ Aku tetap tidak menjawab pertanyaannya.

‘Soo Ran ah…’ Oppa menggoyang-goyangkan pundakku, aku tetap tidak bergeming.

‘Aiish… baiklah… Oppa janji tidak akan seperti itu lagi’ aku segera membuka selimutku dan terduduk di ranjangku menghadap kearah Oppa ku, aku tersenyum lebar.

‘Janji..?’ aku mengacungkan jari kelingking kearahnya, kulihat Oppa tersenyum manisss sekali, dia melingkarkan jari kelingkingnya ke jari kelingkingku.

‘Janji. sekarang tidur yah?’ aku mengangguk dan tersenyum simpul, aku kembali merebahkan tubuhku ke kasurku yang empuk, Oppa menutupi tubuhku dengan selimut tebalku dan mencium keningku.

‘Moga mimpi indah Soo Ran ah, Saranghaeyo…’Oppa membelai rambutku, dan berlalu dari hadapanku.

‘Saranghaeyo Leeteuk Oppa…’ ucapku pelan. Selamat malam bintang-bintangku, besok malam kita bertemu lagi..

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Aku terbangun karena suara kicauan burung di pohon sebelah kamarku, memang jika pagi menyambut aku akan mendengar suara burung-burung itu bernyanyi, sangat indah suaranya. Aku melirik jam dinding, masih jam 6 pagi. Aku melangkahkan kakiku ke kamar mandi, aku mencuci mukaku dan menggosok gigi, setelah selesai aku menengok ke kamar Leeteuk Oppa, dia masih tidur, kulihat kamarnya sangat berantakan, cangkir kopi yang tergeletak begitu saja, kertas-kertas yang berhamburan disana-sini, komputernya juga belum sempat dia matikan, aiih.. pasti Oppa tidur terlalu malam karena menyeselaikan makalah nya yang masih terbengkalai, aku memasuki kamarnya yang tidak terkunci, Oppa memang selalu tidak mengunci kamarnya. Aku membereskan kertas-kertas yang berserakan, mematikan komputernya dan membetulkan letak selimutnya, aku mengelus rambutnya, Oppa pasti sangat lelah, aku jadi tidak mau mengganggu tidurnya, aku tersenyum dan berlalu dari kamarnya.

Kulihat sekarang sudah jam 6.30, aku segera ke kamar mandi, aku menghabiskan waktu 10 menit untuk mandi, aku memakai seragam sekolahku dan berlari ke garasi untuk mengambil sepeda kuningku, aku pun mengayuh sepeda dengan santai, karena jarak antara rumahku dan sekolahku itu lumayan dekat.

Aku memarkirkan sepedaku, dan melirik ke jam tangan berwarna putih yang melingkar di pergelangan tangan kiriku, jam tangan itu pemberian Leeteuk Oppa ketika aku berumur 15 tahun, hehe ternyata masih jam 6.50, masih ada sisa waktu 10 menit untuk memulai pelajaran pertama.

‘Pagi Rin Ni ah’ aku menyapa temanku Rin Ni, tumben sekali hari ini dia tidak terlambat sekolah.

‘Eh, Pagi Soo Ran ah… Wah jadi sekarang kamu duduk sendirian ya Soo Ran ah?’ aku mengerutkan keningku, aku tidak mengerti apa maksud Rin Ni.

‘maksud kamu?’

‘kamu tidak tau?’ aku hanya mengangguk tidak mengerti, kulihat Rin Ni menarik nafas panjang.

‘Iya jadi teman sebangkumu itu sudah tidak bersekolah di sini lagi, dia pindah ke Jepang’ aku menganggukan kepala mengerti.

‘Ah.. kalau gitu aku duduk sendiri dong,’ aku meruncingkan bibirku, Rin Ni hanya tersenyum. Bel pelajaran pertama berbunyi, kulihat Han Songsaenim memasuki kelas kami.

‘Pagi anak-anak…’ Han Songsaenim menyapa kami.

‘Hari ini kalian mendapat teman baru dia pindahan dari Amerika’ Kulihat seseorang memasuki kelas, dia murid baru itu? Emm… pria tampan.

‘Cho Kyuhyun Imnida’ katanya singkat dan tanpa senyum sedikitpun.

‘Baiklah Kyuhyun, sekarang kau duduk di samping Soo Ran’ Kyuhyun tidak membalas ucapan Han Songsaenim, dia berjalan sangat pelan, cool sekali cara jalan orang ini, dia duduk di sampingku, aku tersenyum kearahnya, tapi dia tidak membalasnya, dia malah mengeluarkan buku dari tasnya dan mencatat sesuatu. Huu.. dasar… senyum sedikit saja dia tidak mau, pelit sekali si Cho Kyuhyun itu!

Bel istirahat berbunyi, aku menatap pria di sampingku, dia sedang serius menekuni bukunya, entah buku apa itu.

‘Hai Kyu… kau tidak pergi ke kantin?’ Kyu menatapku sesaat namun kembali menekuni bukunya. Ya Tuhan kenapa ada orang seperti Kyuhyun di dunia ini ya?

‘Kyu, seharusnya kau sebagai murid baru, harus sering bertanya tentang keadaan sekolah ini dan…’ belum sempat aku meneruskan ucapanku, Kyuhyun meletakkan bukunya sedikit kasar di atas meja, aku tertegun sesaat.

‘Cerewet. Dasar menyebalkan…’ Kyu mengambil bukunya kembali dan berlalu dari hadapanku. Aku bengong… apa yang terjadi barusan? Si Kyuhyun itu bilang aku menyebalkan?, sebenarnya siapa yang menyebalkan? Aku atau dia sih? Aiishh…. Dasar Sial, kenapa aku harus sebangku dengannya. Baru pertama kenal saja sikapnya sudah seperti itu, apalagi entar… Huaaa… sial sekali nasibku.

Aku pergi kekantin bersama teman-temanku, ketika kami melewati taman sekolah, pandanganku terhenti pada sesosok yang aku kenal, Kyuhyun! Dia sedang tertidur di bawah pohon beringin dia mendekap sebuah buku didadanya, dia kelihatan polos sekali jika sedang tertidur, lucu sekali mukanya itu, ternyata.. di balik wajahnya yang dingin itu dia bisa kelihatan polos juga yah?, Aiish.. apa yang sedang aku pikirkan!Soo Ran Pabo! Apa kau tidak ingat betapa sadisnya ketika Kyuhyun si Prince cold itu tidak membalas senyumanmu yang manis itu *itu menurut Leeteuk Oppa Lho, hehe*, jangan lupa juga Soo Ran, ketika dia berkata ‘Cerewet. Dasar menyebalkan’ kepadamu padahal kan kau berusaha bersikap ramah terhadapnya, tapi balasannya?

Aku menggeleng-gelengkan kepalaku dan menepuk kedua pipiku beberapa kali, sebenarnya apa yang sedang aku pikirkan sih? Tapi aku jadi ingin melihatnya dari jarak dekat, aku ingin melihat Kyuhyun dengan wajah polosnya ^^. Aku sengaja beralasan ingin ke toilet pada teman-temanku. aku berjalan mengendap-endap, kulihat Kyuhyun masih tertidur pulas, aku jadi penasaran pada buku yang sedang didekapnya itu, aku ingin melihat sampul buku itu, akupun berjalan mendekat kearahnya dengan sangat hati-hati. Arrgh!! Aku kurang hati-hati, kaki kiriku tersandung akar beringin yang terjulur, tubuhku terjatuh diatas tubuh Kyuhyun, OMO… Kyuhyun terbangun, dia kaget melihatku sedang menindihnya, aku segera bangkit dan mundur beberapa langkah, aku sangat gugup setengah mati.

‘Hei… tadi kamu sedang apa?’ Kyuhyun sedang membetulkan letak dasinya yang sedikit melorot.

‘Err… ng… a.. aku…??’ aku gugup sekali

‘Iya kamu!!’ Bentak Kyuhyun dan menunjuk kearahku.

‘Ng… ak.. aku.. aku mau lewat taman ini, tap.. tapi.. aku tersandung akar itu, jad.. jadi aku jatuh menimpamu.’ Aku mengelap keringat di keningku dengan tissue yang aku bawa setiap hari. Pfiiiuh… untung aku bisa memberi satu alasan padanya, walaupun alasannya tidak logis, setiap siswa yang sekolah di sini juga tahu  kalau jalan di taman ini bukan hanya lewat jalan yang kulalui saat ini saja, dan sekedar info saja, kalau jalan yang kulalui itu berupa semak-semak yang tertata rapi, tidak ada jalan setapakpun, aku berjalan kearah Kyuhyun itu juga dengan cara menerobos semak-semak itu. Tapi Kyuhyun kan baru sekolah disini, pasti dia tidak tahu ini. Hehe.. aku jadi sedikit tenang.

‘Dasar bodoh…’ aku melongo. Dia bilang aku bodoh? enak saja!!

‘Heh? Bilang apa kamu?’ kataku ketus,

‘Bodoh.’ Dia menaikan satu alisnya, wajah polosnya seketika berubah menjadi wajah yang amat sangat menyebalkan, grr… dasar evil sialan!

‘Aku tidak bodoh, kau yang bodoh’ kataku sengit.

‘Jelas-jelas kau yang bodoh, disini kan bukan jalur lewat taman ini, kau pasti lewat semak-semak itu’ dia menunjuk kesemak-semak yang tadi aku lewati, wajahku memanas, pasti sekarang wajahku seperti kepiting rebus.

‘Atauu…’ Kyuhyun menyipitkan kedua matanya, aku rasa sekarang dia sudah memiliki dua tanduk di kepalanya.

‘Apa?’ aku masih berusaha tenang dihadapannya.

‘kau sengaja lewat situ, hanya untuk melihatku disini’ aku gelagapan.

‘Mwo? Enak saja. Aku itu membencimu Kyuhyun sshi. Aku benciiiii kamuuuuu..’ aku berteriak histeris, Kyuhyun melongo, aku segera berlari meninggalkannya, kurasakan air hangat mengalir di kedua pipiku, apa ini? Aku meraba pipiku. Sial, kenapa aku harus menangis karena orang seperti dia. Aku berlari ke arah toilet, memandang cermin cukup lama.

‘Cho Kyuhyun…. Aku benar-benar sangat membencimu!!’ aku berkata didepan bayanganku sendiri di cermin, aku kembali meneteskan air mata, kenapa aku menjadi cengeng sekali, aku segera mencuci mukaku terutama di bagian mataku yang sedikit merah.

Aku berjalan gontai kearah kelas, sebentar lagi aku akan bertemu dengan Kyuhyun, aiishh… menyebalkan sekali!

‘Soo Ran ah… kau kemana saja sih?’ Rin Ni menghampiriku di depan kelas, aku tersenyum.

‘Hehe.. aku dari perpustakaan’ aku terpaksa berbohong padanya.

‘Dasar.. kau ini jika bertemu perpustakaan, pasti lupa waktu gini.’ Aku hanya tersenyum.

‘oiyah, ngomong-ngomong, gimana rasanya sebangku dengan pria tampan itu?’ Rin Ni menoel pipiku, pria tampan? Si Kyuhyun itu?

‘Tampan? Tidak ah, biasa saja. Cakepan juga Oppa ku kali.’

‘Iya deeh… Leeteuk sunbae memang tampan, jadi gimana rasanya?’

‘Rasanya pahit.’ Jawabku enteng

‘Soo Ran ah.. seriuss…’ Rin Ni mengguncang-guncangkan lenganku, aku terkekeh melihatnya..

‘Biasa aja Rin Ni ah… uda ah, kita masuk kelas aja yuk, takut Kim Songsaenim datang, kamu mau di hukum oleh nya?’ aku berjalan meninggalkan Rin Ni di belakang.

‘YA! Soo Ran ah, tunggu aku…’ Rin Ni berusaha mengimbangi langkahku, kulihat Kyuhyun sedang membaca buku seperti biasanya. grr… jika bertemu dengannya entah kenapa rasa kesalku terhadapnya muncul kembali, Kyuhyun melihatku , secara refleks aku menjulurkan lidahku kearahnya, kulihat dia menggelengkan kepalanya dan kembali menekuni bukunya. OMO.. apa yang tadi aku lakukan. Pasti sekarang si Kyuhyun menyebalkan itu menganggapku seperti anak kecil yang doyan melet-melet tidak jelas, ahh… masa bodoh!

Aku duduk di sebelahnya dengan muka cemberut karena kesal, aku membuka tasku dan mengambil salah satu komik yang aku bawa dari rumah, aku menaruh tas Kuningku di sebelah kananku, sebagian tasku menutupi buku yang di baca Kyuhyun.. Kyuhyun menoleh kearahku, aku menatapnya tajam.

‘Kenapa?’ Tanyaku ketus.

‘Apa kau buta?’ Ucap Kyuhyun ketus juga, kau mau ketus-ketusan denganku heh? Kau pikir kau saja yang bisa, salah besar tuan Cho Kyuhyun yang menyebalkan, aku juga bisa!

‘Mungkin. Mau protes?’ kataku galak, Kyuhyun menatapku dengan tatapan yang tidak bisa aku artikan. Kemudian Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke wajahku, terus mendekat….

‘Heii.. Cho Kyuhyun.. kau mau apa?’ aku gelagapan, Kyuhyun tidak membalas ucapanku dia malah semakin mendekatkan wajahnya ke wajahku, dan sepersekian detik kemudian dia mengambil tas kuningku dan menaruhnya di belakang punggungku.

‘Tas mu ini menutupi buku yang sedang aku baca. Nona Soo Ran’ Kyuhyun berkata pelan, wajahnya sangat tenang, aku melongo beberapa saat. Tumben sekali dia tidak membalas ucapan ketusku barusan. Jika saja dia bersikap lebih manis sedikit saja dia akan terlihat lebih tampan lagi, emm.. sayang sekali, padahal aku ingin sekali melihat senyuman yang terukir di bibirnya itu. Ada apa denganku? Bukankah aku sangat membencinya? Arrgh….

‘Soo Ran ah… kau mau ikut kita ke Mall tidak?’ Rin Ni menghampiri bangkuku, Kulihat dia melirik kearah Kyuhyun yang sedang memasukan buku-bukunya ke dalam tas.

‘Maaf sekali Rin Ni hari ini aku tidak bisa, aku ada janji dengan Oppa ku’ hari ini memang Oppa mengajakku ke makam orang tua kita.

‘Ah kau ini setiap hari selaluu saja bersama Oppa mu, kalian itu seperti sepasang kekasih saja’ Rin Ni memonyongkan bibirnya, aku terkekeh melihatnya, kulihat Kyuhyun sudah meninggalkan kelas.

‘Sudah ya Rin Ni ah, aku pulang dulu, aku takut Oppa ku sudah pulang duluan’ aku melambaikan tanganku kearahnya dan berlalu.

‘Soo Ran ah… Salam buat Leeteuk sunbae, salam kangen darikuu’ aku hanya mengacungkan jempolku kearahnya, dan berlari kearah parkiran sekolah.

Aku mengambil sepeda kuningku yang tergeletak manis di parkiran, aku tersenyum melihatnya. Sepeda itu hadiah ulang tahun dari Umma sebelum dia meninggal dunia, hadiah terakhir darinya untukku. Aku sangat menyayangi sepeda itu, seperti aku menyayangi Ummaku sendiri , kuayuhkan sepedaku dengan pelan, cuaca hari ini cukup cerah, emm.. aku akan membuatkan pudding strowberry kesukaan Oppa, Oppa ku itu sangat menyukai strowberry, sampai-sampai Oppa pernah bilang, dia akan mencari seorang istri yang pandai membuatkannya Juice strowberry dan pudding strowberry, hihihi… Oppa memang ada-ada saja. Lamunanku tentang Oppa terhenti karena sebuah sepeda motor yang berlawanan arah denganku melaju dengan kecepatan tinggi, motor itu menyerempet sisi kanan sepedaku, aku kehilangan keseimbangan dan terjatuh, dengkul kaki kiriku terbentur aspal dan lecet-lecet cukup parah, bukan cuma itu, kurasakan perih di lengan kiriku, ya Tuhan ternyata lengan kiriku juga mengalami luka yang sama seperti dengkul kaki kiriku, aku menangis karena sakit yang kurasakan terasa sangat amat perih. Aku terus mengeluarkan air mata di jalanan yang sepi ini, aku mencoba berdiri untuk mengambil sepedaku tapi itu sia-sia saja karena begitu aku mencobanya tubuhku limbung dan terjatuh lagi, aku mencoba mengambil HP di tasku, aku akan menghubungi Oppa, ketika aku merogoh tasku, ada seseorang di depanku, dia menjulurkan sapu tangan miliknya, aku menengok keatas untuk melihat siapa orang itu. OMO.. itu Kyuhyun!

tobe continued….

By : Mistukii

Mian kalo FF na jelek…
buat kachi, mian jg karena uda minjem nama na, tp beda marga.. hehehe…

22 Comments (+add yours?)

  1. A Lin
    Jan 30, 2010 @ 22:39:42

    Bgs kok.Jd penasaran kelanjutan crtny.Lanjutny jgn lama2 ya!

    Reply

  2. nandz
    Jan 30, 2010 @ 22:59:12

    waa, dtggu lnjutannya
    ^^

    Reply

  3. Fafa
    Jan 30, 2010 @ 23:11:41

    Waa..bgus..keren ceritanya..
    Jdi pnasaran aq..
    Lanjut…

    Reply

  4. Abbie
    Jan 30, 2010 @ 23:18:35

    Kirain one shot.txt… Lanjutx!

    Reply

  5. minheecho
    Jan 31, 2010 @ 00:32:28

    yah~~
    kirain one shot, kok g da tulisan part-nya?
    bagus kok,
    ceritanya ‘sma’ banget,
    eh, sma kan ya?
    enak dibacanya bahasanya,
    hehe,
    lanjut ya^^

    Reply

  6. Rae min shi-wonie
    Jan 31, 2010 @ 00:42:29

    Crita’y bgus! Bhsa’y jga…. ^^b,. Crta slnjt’y cpt y…he,he,he.. Da ga sbr..

    Reply

  7. thand Wonnie
    Jan 31, 2010 @ 02:20:48

    hahahaha !

    Crta na bgus ..
    Enak bgt jd ka chi pnya oppa kya teuki, trus sebangku pula am kyukyu ..

    Reply

  8. DJ.merr
    Jan 31, 2010 @ 02:50:18

    Two thumbs up.
    Keren ff nya.
    Lanjutannya jangan lama lama yoo..
    Aku tunggu.

    Reply

  9. Shinta (NtaKyung)
    Jan 31, 2010 @ 02:50:18

    Kirain One Shoot……
    V Lanjut Yo,,,,,,
    Pnsaran Nich,,,,,,>o<

    Reply

  10. ciiciiminie
    Jan 31, 2010 @ 03:44:46

    gag sabar baca lanjutannya.

    Reply

  11. Dewi-ssi 'yoomin' hottElf
    Jan 31, 2010 @ 04:52:26

    Keren crita’a..lnjut yo.. ^__~

    Reply

  12. rinrinyuniar
    Jan 31, 2010 @ 05:18:12

    gomawo semua na 🙂
    sbnernya c udd ada klnjutannya, tp ak blm krm k sujuff.. hehe. tngguin ajj ia 🙂

    Reply

  13. amelhenkyung
    Jan 31, 2010 @ 05:22:03

    baguuuuuuuuuus~ hahhahahah
    kyu is minta ditabok~ hahahhaha

    Reply

  14. yoorin92
    Jan 31, 2010 @ 09:10:16

    Annyong^^
    Jadi penasaran ama kelanjutannya >.<
    Bagus bgd soalnya,
    Aiio lanjut

    Reply

  15. christi♥donghae
    Jan 31, 2010 @ 11:14:53

    bagus!!!
    kyu trnyata lbh jutek dari perkiraan!!
    *getok kyu*

    mending umin*di tendang yoorin*

    the best donghae aja dech*hug donge*

    Reply

  16. ami_cutie
    Jan 31, 2010 @ 12:47:01

    nice ff..lanjutkan!

    Reply

  17. fishy
    Jan 31, 2010 @ 13:45:20

    uwah, aq kira one shoot. nice ff. hehe ditnggu lntjnnya. salam kenal.. suka wrna kuning yah?

    Reply

  18. Nona Won
    Feb 03, 2010 @ 10:19:35

    WOW!! SeruSeruSeruSeru

    Reply

  19. angelluphSuJuforever^^
    Apr 01, 2010 @ 15:21:04

    ff nAa bgus koq…
    slam knal….
    aq jga ska warna kning….
    wrna nAa crah…
    BTW….
    lnjutan ff nAa jgan lma2 y….
    aq stia menunggu….
    mka nAa jgan lma2…
    ok???….

    Reply

  20. cheerly srianingsih
    May 07, 2011 @ 20:14:33

    kelanjutannya mana nichhh????

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: