HeKiHen (Chapter 1 : Introduction Self)

Menuntut ilmu adalah sebagian dari kegilaan kami..
Karena itu, mari kita mengheningkan cipta “Gila”..

Chapter 1
Introduction Self

Pada saat aku masih SMP, aku merasa kesepian. Tak ada teman yang menemaniku untuk mengobrol atau bahkan bermain. Mereka menganggapku seperti bukan orang, tetapi batu. Dan aku akan memperkenalkan diri, aku Kim Hee Chul. Saat kelulusan SMP, ibuku mengajukan pertanyaan kepadaku, “Hee, apakah kamu mau pindah dari sekolah SMP?”. Kemudian, aku berpikir lalu melihat sebuah sekolah yang agak lumayan jauh dariku, kemudian kembali menghadap ke ibuku, “Iya, bu. Saya mau pindah di sekolah itu,” sambil menunjukkan sekolah yang tadi aku lihat, “Gyumbwae High School?” tanya ibuku sambil melihat sekolah itu, lalu memandang wajahku. “Itu namanya Gyumbwae High School, bu? Bolehkan? Saya sekolah disana?” tanyaku. Kulihat ibuku agak menundukkan kepalanya sambil berpikir, lalu menegakkan kepalanya lagi dan menganggukkan kepalanya, yang berarti boleh.
Setelah itu, kami langsung pergi ke tata usaha sekolah itu. Hingga akhirnya, aku diterima di sekolah itu. Akhirnya hari masuk sekolah yang pertama telah tiba. Lalu, aku mencari papan pengumuman untuk pembagian kelas. Dan aku menemukan papan itu, kemudian mencari namaku. Akhirnya ketemu, dan aku terdaftar di kelas X-3. Setelah melihat aku terdaftar di kelas itu, aku langsung pergi ke kelas X-3. Ketika menginjak lantai di pintu kelas yang sudah terbuka, aku langsung terkejut. Karena melihat kelasku seperti pasar. Banyak sekali yang mengobrol, dan bahkan ada yang bercanda. “Ini kelas atau pasar? Buset dah, banyak banget yang ngobrol,” pikir aku sambil tertawa kecil. Setelah itu, aku lalu mencari bangku yang kosong. Susah juga mencari bangku yang kosong. Tetapi, saat sedang mencari, ada seorang menepuk pundakku dan bertanya, “Anak baru, ya? Tampaknya kamu susah banget cari bangku. Di bangku sebelahku kosong tuh. Kenapa mesti, nyari-nyari yang lain?”
Aku langsung malu, karena aku tak melihat ada bangku kosong, karena gara-gara aku memikirkan kelas ini adalah pasar. Lalu aku membalikkan tubuhku, dan kulihat sosok laki-laki yang sedang tersenyum padaku, lalu kukatakan “Terima kasih,” ucapku kepada orang itu. Dan orang itu duduk bersamaku. “Ngomong-ngomong, kalau boleh tahu, nama kamu siapa ya? Aku Kim Ki Bum, panggil saja Kibum. Salam kenal, ya,” ucapnya dengan senyum. “Oh, aku Kim Hee Chul, salam kenal juga. Ngomong-ngomong terima kasih ya, soal tadi,” kata aku sambil berpikir Kibum tampaknya murah tersenyum kepada siapa saja.
“Ah, gak masalah, lalu kamu…,” saat Kibum belum kelar berbicara kepadaku, tiba-tiba ada seseorang menepuk pundak Kibum. Dan bertanya ke Kibum dalam bahasa Inggris, yang membuatku apa yang mereka perbicarakan. Orang yang menepuk pundak Kibum itu berbicara ke Kibum, “Hello, can I be friend with you? I’m from Canada. My name is Henry Lau. My nickname is Henry. Hmm, what’s your name?” “Yes, my name is Kim Ki Bum, my nickname is Kibum. Nice to meet you, Henry.” Kemudian, aku bertanya kepada Kibum, apa arti itu. “Dia mengajak aku berteman dengannya, dan namanya Henry Lau, panggil saja dia Henry. Dia dari Kanada.” Kata Kibum. Lalu, Henry berbicara denganku dalam bahasa Inggris, “Hello, can I be friend with you too? My name is Henry Lau. My nickname is Henry, Hmm, what’s your name? And nice too meet you,” sambil tersenyum. Lalu aku terdiam sebentar, sambil memikirkan pertanyaan itu. Tiba-tiba, Kibum mengatakan kepada Henry, “His name is Kim Hee Chul, his nickname is Heechul. Sorry, he is can’t speak English language. So, please sit behind me, there’s still empty.”
“Oh, okay. Thanks you, because you want to be friend with me. Hmm, by the way, where are you from?” tanya Henry dengan senyumannya. Dan duduk di belakangnya Kibum.
“Oh, ok. Terima kasih, karena kamu mau berteman dengan saya. Hmm, ngomong-ngomong, kamu dari mana?” dalam bahasa Indonesia-nya.
“You’re welcome. I’m from South Korean. I can speak English, because at the age of ten, I’m moved to Los Angeles, California, United States.” Jawab Kibum dengan menghadap ke belakang.
“Sama-sama, aku dari Korea Selatan, aku dapat berbicara bahasa Inggris, karena pada usia sepuluh, aku pindah ke Los Angeles, California, Amerika Serikat,” dalam bahasa Indonesia-nya.
“Ini satu lagi, ini dunia bahasa Inggris, atau kelas sih? Atau pasar? Sudah gitu, cuekin aku lagi.” Pikir Heechul dengan muka cemberut. Tepat di jarum jam panjang ke 9 pagi, bel sekolah lalu berbunyi, yang bertanda masuk sekolah. Yang tadi murid-murid mengobrol dengan asik, langsung kembali ke bangkunya dengan terburu-buru. Wali kelas pun masuk sambil membawa buku absen. Lalu ketika wali kelas duduk di meja, suasananya yang tadi seperti pasar, berubah menjadi hening. Jam pertama istirahat dimulai, aku sedang mengotak-atikkan mp3-nya untuk mendengarkan lagu, sambil makan roti bawaannya. Saat aku sedang asik mendengarkan lagu, tiba-tiba keasikkan terganggu. Ada seseorang menepuk pundakku berulang-ulang kali. Kemudian, aku memberhentikan mp3ku sebentar dan mencopot headsetku. Lalu aku memandang orang yang menepuk pundakku, yang ternyata orang itu adalah Henry.
“Aduh, mati aku. Aku gak bisa bahasa Inggris. Bagaimana cara aku berbicara dengannya?” pikir aku dengan menghembuskan napas. Dengan tegar, aku menanyakan kepadanya dalam bahasa Korea, “Apakah kamu bisa bahasa Korea?”. Aku melihat wajah Henry mengangguk-ngangguk dan mengatakan “Ne…,” setelah mengatakan itu, aku jadi senang. Karena bisa berbicara dengannya, tetapi setelah kata-kata itu. “But, my Korean Language is few bad. Sorry,” ucap dia dalam bahasa Inggris. “Tetapi, bahasa Korea aku sedikit buruk. Maaf.” Dalam bahasa Indonesia. Yang tentu membuatku, rasanya jatuh dari langit. Karena tadi bicaranya bahasa Korea, berubah jadi bahasa Inggris. Karena aku penasaran sama bahasa Koreanya, lalu aku meminta dia untuk memperkenalkan diri dengan bahasa Korea.
“Annyeong haseyo, Nae iremen Henry Lau imnida. Manasoe bangap seumnida. Joenun Canada esoe watseumnida. Iremi moe e yo?” tanya Henry dengan lancar.
“Halo, nama saya Henry Lau. Senang bertemu denganmu. Saya berasal dari Kanada. Siapa nama kamu?” dalam bahasa Indonesia.
Karena mendengar pertanyaan itu, aku langsung terkejut. Lalu aku menjawab kembali, “Annyeong haseyo, oh, nae iremen Kim Hee Chul imnida. Manasoe bangap seumnida. Joenun Hangeul esoe watseumnida,” jawab Heechul dengan tersenyum.
“Halo, nama saya Kim Hee Chul. Senang bertemu denganmu. Saya berasal dari Korea Selatan,” dalam bahasa Indonesia.
Akhirnya bel istirahat selesai berbunyi, lalu murid-murid yang lainnya langsung pada masuk, karena takut dihukum. Dan Kibum pun masuk dan berada di sebelahku. Seiring waktu berjalan cepat, bel pulang sekolah berbunyi. Karena aku, Kibum, Henry baru kenal. Jadi kami menanyakan dimana alamat rumah kami. Setelah itu, kami masing-masing pulang. Tetapi, saat aku akan berjalan pulang ke rumahku, aku melihat Henry yang tampaknya kebingungan. Lalu ku dekati dia dan mengatakan “Ada apa?” dalam bahasa Korea. Henry mengatakan kepadaku bahwa dia tak cukup uang untuk naik taksi dan makan makanan Korea. Karena ia membawa uang 500 won. Karena aku kasihan sama dia, aku membantunya. Lalu, kami jalan berdua, setelah makan makanan Korea. Walaupun aku agak tidak mengerti dengan bahasa Inggris. Tetapi aku merasakan bahwa dia orangnya baik.
Dan akhirnya sampai di rumah Henry, dan Henry mengajakku untuk masuk ke dalam rumahnya. Tetapi, karena sebentar lagi malam. Aku akan mengunjunginya kapan-kapan. Pada jam 7 malam, aku sudah sampai di rumah. Pulang sekolah jam 3 sore, kalau ada les tambahan bisa lebih dari jam 3 sore. Kemudian, aku ke kamarku, lalu aku menggantikan pakaianku. Dan makan malam bersama keluarga. Kemudian, kembali lagi ke kamar tidurku dan tidur sambil mengingat-ingat kejadian tadi. Setelah aku pikir-pikir, lucu juga kejadian tadi. Sebelum tidur, aku menghampiri kucing peliharaan kesukaanku. Lalu, aku memeluk kucing peliharaanku yang namanya Hee Bum. Setelah itu meletakkan kembali ke kandangnya. Dan aku pun langsung beranjak ke kasur dan tidur.
Continue..

23 Comments (+add yours?)

  1. Ami_cutie
    Feb 03, 2010 @ 08:23:57

    1st??

    wah seru bgt ni ff..
    hekihen? lucu juga nama pairingnya…
    lanjutkan..n lam knal buat yg bikin

    Reply

    • karenagatha
      Feb 06, 2011 @ 10:30:19

      hahaha..
      gomawo.. 🙂
      btw, ini aku yg bikin..
      aku lupa nulis nama nya..
      itu ngirimnya dari tahun 2009..
      buset dah, aku baru tau nya skrg.. *malu*
      mianhaeyo.. 😦

      Reply

  2. princessnawon2
    Feb 03, 2010 @ 08:31:02

    ini yg bwt syapa??baca dolo akhh,,hehehehe

    Reply

  3. princessnawon2
    Feb 03, 2010 @ 08:38:05

    neh yg bwt syapa*nanya molo hehehe,,
    bagus lanjuti yak…

    salam kenal aje deh

    Reply

  4. Rae min shi-wonie
    Feb 03, 2010 @ 09:52:53

    Crita’y bgus.. ^^,
    lanjutin y..
    Oia.. Slam knaaaaal…

    Reply

  5. amelhenkyung
    Feb 03, 2010 @ 09:58:07

    hihihihi~ serasa belajar bahasa inggris sama bahasa korea~~
    hmmmm~~ itu pairingan??

    lanjut yaaaaah~~
    yang buat siapa?? *ngulang lg pertanyaannya putri*

    Reply

  6. Shinta (NtaKyung)
    Feb 03, 2010 @ 11:22:39

    Yg buatb sapa nie??
    Nie ff bgus bgt…….^^b
    Lanjut dah…….^^

    Reply

  7. yoorin92
    Feb 03, 2010 @ 12:19:21

    Annyong^^
    Berasa kayak les bilingual nih *mata blink2*
    Ide ceritany keren 🙂
    Tapi ntar tolong dikasih spasi iiap,
    Agak pusing bacanya, dempet2 gitu,
    Hehe, aiio lanjut 😀

    Reply

  8. Aya
    Feb 03, 2010 @ 14:41:05

    Lanjuuuut!

    Reply

  9. cii_miinie
    Feb 03, 2010 @ 14:42:23

    bagus banget ni FF.
    lanjutannya di tunggu.

    Reply

  10. Han teuk-hae
    Feb 03, 2010 @ 15:59:02

    agak pusing bacanya~~~
    masih awal, jadi lum ketauan deh ceritanya gimana,
    lanjut ya^^

    Reply

  11. ~OlivE~RyeonggoO~
    Apr 28, 2010 @ 20:54:21

    kelas X kan SMA?
    Kok ditaruh di SMP?

    Reply

  12. Melloviciousica
    Jun 17, 2011 @ 00:12:37

    Annyeong !!
    Eonnie datang untuk comment 🙂
    Hahahaa ..
    Berhubung Karen suka comment yang panjang-panjang, jadi aku komen yang panjang *apa sih lo*
    Cap Cuz ..
    Hmm, emang agak sedikit berantakan susunannya ..
    Makanya aku bacanya agak pusing gtu *dibunuh keren*
    Trus, masalah kelas X nya, hahaa ..
    Ntu SMA tapi dibuat SMP ..
    Wakaa ..
    Btw, mungkin karena otakku yang agak telmi dan lemot, jadi aku kurang nangkap isi dari cerita itu *maafkan eonniemu yang satu ini* #sembah sujud sama Karen#
    Oya, hmm tapi yang aku suka adalah Karen memiliki ciri khas tersendiri dalam menulis FF ..
    Menurut aku, dari tata bhasanya keliatan banget kalau itu Karen Agatha *cieelah*
    Dan satu lagi, untuk membuat ciri khas tersendiri dalam menulis FF itu gak mudah, so congratulate ^ ^
    Oh satu lagi, baru nyadar tadi ..
    Hahaha ..
    Disitu gak ditulis genre, cast, lenght sama author ..
    Huakaka ..
    Pantesan pertama kali baca agak bingung sapa authornya 🙂

    Btw, tadi aku ngakak beneran waktu kamu bilang “Kirim FF ini tahun 2009, dipublish tahun 2010, tahunya tahun 2011”
    Huakaka ..

    For All, Keep Writing ^O^
    Fighting !!

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: