Ant Farmer -Part 5- ~LAST PART~

Hari ini aku lewati ritual sehari hari ku, waktu sudah menunjukkan pukul 9 pagi, aku bergegas ke tempat itu. Mengambil foto Sooran dan langsung pergi.

Aku duduk di sebuah kursi tua memanjang, menghadap jurang nan kokoh, yang di tutupi rimbunya pepohonan. Aku menutup mata dan menghirup wangi pepohonan.

“Apakah Nona Yoojin yang terhormat percaya jika saya, Cho Kyuhyun mencintainya sepenuh hati”

Aku tersentak mendengar kata-kata itu dan membuka mata. Sesosok laki-laki yang tidak ku harapkan sedang duduk di ujung kursi disana. Wajahnya yang sudah aku hapal selama 4 bulan belakangan ini tampak berbeda dengan pakaian sederhana, yang jauh berbeda dengan sosok angkuhnya di lapangan.

“MENGAPA KAU ADA DISINI!!” aku berteriak sekuat tenaga

Dia hanya tersenyum dan bangun. Menatapku dan berjalan kearahku. Aku tersentak mundur.

“JANGAN MEENDEKAT! AKU MEMBENCIMU!! JAWAB PERTANYAANKU” entah mengapa aku benar-benar muak dengan nya sekarang.

Dia berhenti melangkah “Itu sangat gampang Nona Yoojin. Ini adalah tempat yang ingin aku kunjungi dari dulu. Aku kesini hanya inginmenjelaskan sesuatu padamu. Adakah waktu untukku Nona Yoojin yang saya hormati” wajahnya mulai serius.

“AKU TIDAK MENYUKAIMU. PERGI DARI SINI!!!”

“Mungkin Geurim sudah memberi tahumu, tapi kata-kata dari mulutku menurutku itulah yang paling membuktikan, Bahwa aku memang mencintai Soo Yoojin dari dahulu”

Dari dahulu?? Dia memang tidak waras.

“Aku tidak pernah berharap Nona Yoojin juga mencintaiku. Karena aku tidak mungkin memaksakan hati”

Aku berdiri, tidak menjawab kata-katanya. Aku mencoba melangkah. Tiba-tiba dia memegang tanganku.

“Aku benar-benar mencintai mu dari dahulu Yoojin”

“Jangan gila Tuan Cho, Kita baru saja berkenalan setengah Tahun ini” aku mencoba mewaraskanya

“Tidak, Aku sudah mengenalmu semenjak umurmu 8 Tahun Yoojin”

Aku menatapnya lekat. Apa? Semenjak 8 Tahun? Dia benar-benar segila itukah?

“Ya, aku mengenalmu seperti Sooran mengenalmu” katanya singkat

Sooran? Mengapa dia mengenal Sooranku?

“Aa..aapaa?” kata ku agak terbata-bata. Jangan katakan kalau Ia mencari tahu masa laluku sampai mengenal Sooranku.

“Ya, karena Sooran. Dongsaneg mungilku sangat menyayangi Soo Yoo Jin. Dan mengenalkanku apa arti cinta itu sebenarnya?”

“APA? Dong..dongsaeng…?” kata-kataku terbata-bata

“Ya, Sooran. Kau masih mengingat adik kecilku itu? Dahulu dia selalu mengirimkanku sepucuk surat setiap bulan hanya bercerita tentangmu saja”

“Soo..soo..ran… Su..su..rat….?” kata-kataku semakin terbata-bata.

“Iya Yoojin. Adikku sangat menyayangimu. Sahabat kecilnya. Dan mungkin dia disana sangat senang, jika oppanya ini ternyata menaruh hati padamu”

“TIDAK MUNGKIN” aku benar-benar menyangkal pernyataan itu.

“Maafkan jika selama ini aku sangat kasar padamu, dan sangat menyebalkan. Itu aku lakukan hanya untuk suatu hal. Aku ingin seorang Yoojin mencintaiku sepenuh hati tanpa tahu aku juga mencintainya”

Air mataku menetes. Apakah itu benar? Laki-laki yang sedang berdiri dihadapanku sekarang adalah laki-laki yang memotivasiku selama bertahun-tahun di panti? Semutku itu?

“Maaf jika Proyek itu membuatmu kesal padaku. aku tidak ingin kamu repot hanya karena kita berdua yang meng-handlenya. Jujur, aku yang menyuruh para buruh agar tidak menghiraukanmu. Dengan alasan karena aku menyayangimu”

Aku masih terdiam. Air mataku tak terbendung.

“Tahukah nama proyek itu yang ku persembahkan untukmu? YOOSOO”

“SUDAH!!!!! AKU TIDAK MAU DENGAR!!” Aku menutup telinga dan berlari darinya. Ku cepatkan langkahku agar Ia tidak mengejarku

Sepertinya dia memang tidak mengejarku.

Aku pun bergegas kepanti. Aku menerobos Bibi Wang yang sedang membersihkan halaman luar. Sepertinya Bibi Wang heran melihat tingkahku yang aneh. Aku masuk kamar dan menguncinya. Dan menangis. Ya menangis. Aku tidak mengerti dengan keadaanku sekarang.

Sudah setengah jam aku menangis. Entah bagaimana dengan hatiku sekarang. Aku masih menangis tersedu-sedu. Aku mengingat kata-kata Geurim

‘Semua karyawan membencimu karena mereka tahu. Cho Kyu Hyun yang mereka kagumi mendambakan seorang gadis sepertimu. Kau tahu, betapa berwibawanya dia di JoungHee Grup? Laki-laki pintar yang sangat tampan. Tidak heran mereka membencimu Yoojin, karena mereka tahu, orang yang mereka sukai menyukaimu? Sebenanya ini Jong Woon yang memberi tahuku, mungkin karena semua orang tahu aku adalah teman dekatmu, jadi mereka tidak menunjukkan padaku. Kenyataanya di JoungHee Grup semua mengetahui ini, untung saja Jong Woon menceritakannya padaku’

Iya, aku tahu dia sangat berwibawa, pintar dan tampan. Sedangkan aku? Jauh sekali Geurim. Anak panti yang berjuang hidup dari kecil.

‘Tahukah nama proyek itu yang ku persembahkan untukmu? YOOSOO’

YOOSOO, jangan-jangan Yoojin dan Sooran.

Deg!

Oppa, benarkah itu kau?? Oppa yang Sooran selalu banggakan di hadapanku?

Oppa, benarkah kau menyayangiku seperti menyayangi Sooran. Aku mengambil foto Sooran mungilku. Sooran, inikah yang kau inginkan?? Aku semakin terisak memeluk foto Sooran.

‘Jangan menangis sahabatku. Aku menyanyagimu dan oppa. Oppa kita. Kita’

Serasa Sooran sedang menasehatiku dengan kata-katanya.

Apakah aku mencintainya juga? Aku bertanya pada diriku sendiri. Jantungku perih. Serasa ditusuk tusuk

—-

Laki-laki itu ternyata masih duduk di kursi tua itu. Dia tak beranjak, padahal 2 jam telah berlalu dari kejadian tadi. Aku mendekatinya. Dia merasakan kehadiranku. Aku duduk di sudut kursi panjang itu. Menatap kedepan. Kehamparan hutan rimbun dipelantaran jurang. Kami masih terdiam. Dan Ia melakukan hal yang sama denganku.

“Oppa..” kata-kataku parau. ‘oppa’ sebuah kata yang tidak pernah terpikir untuk ku ucapkan. Pada sesosok oppa yang aku kagumi dari dahulu. Pada sesosok laki-laki yang sangat angkuh dimataku setengah tahun ini.

Ia hanya terdiam. Sepertinya Ia tahu, bahwa aku ingin melanjutkan sebuah kalimat.

“Sooran, sahabat sekaligus saudara yang aku anggap senasib” aku mencoba menutupi isak pada kata-kataku.

“Yang selalu menyayangi semut yang periang dan mudah putus asa” kataku melanjutkan.

“Sooran, gadis kecil yang ku sayangi. Gadis yang juga menyayangiku sepenuh hati. Gadis yang tak pernah absen memberiku motivasi” diam dan melanjutkanya lagi

“Sooran, gadis mungilku yang sangat bangga pada oppanya. Yang selalu membanggakannya dihadapanku. Sooran mungilku yang sangat mencintai oppanya. Selalu memotivasiku dengan selalu menyebut oppanya”

Air mataku menetes.

Aku berhenti lagi dan mencoba menahan isakan.

“Oppa” kataku lagi.

“Hingga akhirnya aku menyayangi sosok oppa yang Sooran banggakan” air mataku menetes. Tak sedikitpun dia berucap. Aku menutup wajahku dengan kedua telapak tangan dan segegukan menahan tangisanku.

“Dan ternyata Oppa itu Anda Tuan Cho Kyuhyun” segegukanku semakin keras.

Tiba tiba, aku merasakan rangkulan. Oppa memelukku.

“Tolong sebut aku oppa. Oppa Sooran yang kalian banggakan”

Aku masih menangis. Menangis. Sooran, inikah yang Kau inginkan? Tangisan ku semakin keras, aku berteriak seperti anak-anak yang berumur 5 tahun yang ingin di belikan permen di pelukannya

Sudah beberapa menit aku dapat mengontol tangisanku. Aku menatap wajahnya. Ada rasa yang aneh, rasa itu serasa berubah saat aku mengetahui bahwa dialah laki-laki yang aku kagumi dahulu.

Oppa mengusap air mataku yang masih menetes. Ia menatapku lekat. Wajahnya mendekat.

Semakin dekat

Semakin dekat

Aku menutup mataku, serasa tak ingin melihat kejadian yang akan kami lakukan sekarang.

Serasa bibirku tersentuh.

Rasa ini. aneh sekali. Aku tidak pernah merasakannya. Oppa, aku menyayangimu seperti Sooran.

—-

“Tahukah kau Yoojin, seekor semut yang suka bekerja keras pun juga membutukan bantuan untuk bekerja sama. Maukah kita bekerja sama membangun masa depan? Menikahlah denganku….” Cho Kyu Hyun~

_The end_

ps : ada yang ngerasa namanya Soo Yoo Jin~??

12 Comments (+add yours?)

  1. nadya
    Feb 16, 2010 @ 00:33:34

    waah~ akhirnya selesai juga. .
    Suka bgt sama ff ini 😀

    Reply

  2. Putri
    Feb 16, 2010 @ 00:37:37

    Akhrny chi ne ep2 last part publish jg. Udh bulukan aje ngu ny. Hikz untung hepi end.
    Nice ep2

    Reply

  3. A Lin
    Feb 16, 2010 @ 01:40:41

    Romantic booo.Yoojin,trm Kyu gak?

    Reply

  4. dwii_HanVi
    Feb 16, 2010 @ 02:35:00

    akhrnya slsai jg. . ^_^
    Slmt yaa. . Ending’y bgs. .

    Reply

  5. Ami_cutie
    Feb 16, 2010 @ 03:31:05

    nice ending kak chi..
    like this!

    Reply

  6. christi♥donghae
    Feb 16, 2010 @ 05:04:32

    Ending yg bahagia..
    Nice ff!

    Reply

  7. Kyu_Vie "SpaIcHi"
    Feb 16, 2010 @ 06:11:36

    bgus k’chi,,,
    lma nggu,a!!!!

    Reply

  8. rhie_chul
    Feb 16, 2010 @ 09:28:29

    akhir’a happy ending j9a ^^
    i like this story….
    nice… ^^

    Reply

  9. Shinta (NtaKyung)
    Feb 16, 2010 @ 09:47:17

    Wuah Onn, aku ska bgt nich ff,,,,,,^^
    End nya gileeeeeeeeeeee………..>o<
    Happy Ending nich……….^^

    Reply

  10. cii_miinie
    Feb 16, 2010 @ 11:47:45

    suka cerita yang happy ending .
    bagus banget ni FF nya.
    🙂

    Reply

  11. meeoci
    Feb 16, 2010 @ 14:32:39

    hehehe… kereeeeeeeeeeen… BTW, ada yang salah ketik tuh.. mengontrol kalo ditulis tanpa R jadi bahaya loh..

    Reply

  12. heechie
    Feb 17, 2010 @ 13:30:42

    wah~~~
    happy end,
    slamet ya~~~

    meeoci, kok nyadar aja sih? aku aja g nyadar,
    gyahaha *g ketemu, salah dimananya sih?*

    k chi, nice ff ya^^
    mau juga dunk dibuatin ff *k chi : siapa loe?*

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: