Am I Marrying The Right Man? [Part I]

Annyeong^^, FF ini masih ada kaitannya sama FF yang pernah aku publish April kemaren pas Eunhyuk ultah. Ini linknya:

She Married Another Man. Not Me!

+++++++

Gangnam Hospital. Mei 2010 – 03:15pm.

AKU membuka amplop putih yang baru saja dokter sodorkan untukku. Ekspresi dokter itu datar, sulit kutebak. Jantungku berdebar-debar untuk melihat hasil laboratoriumnya. Sebuah kertas putih berhasil kukeluarkan, tapi belum kubaca. Aku memandang dokter itu, ia mengangguk padaku, pertanda aku harus membaca hasilnya.

Kulihat namaku tertera di bagian atas kertas, Shim Chaesa. Ya, itu memang namaku. Hati kecilku yang penasaran benar-benar tak bisa kuajak kompromi lagi. Langsung saja kulewati bagian tabel yang tak kumengerti menuju tulisan paling bawah bercetak tebal: POSITIF HAMIL.

Ya Tuhan! Benarkah ini? Benarkah aku hamil? Aku mengandung anak dari suamiku? Akhirnya… Akhirnya aku hamil. Aku hamil!
Senyum merekah dari bibirku. Dokter spesialis kandungan itu mengucapkan selamat untukku. “Chaesa-ah, selamat atas kehamilanmu. Tapi ada yang ingin kusampaikan, dan ini penting sekali…”

Aku menunggunya melanjutkan pembicaraan. Terlihat dari sorot matanya kalau dia takut mengatakan hal tersebut. Tapi aku tak peduli, asalkan hal itu penting untukku dan calon bayiku, aku akan menerimanya.

“Begini… Aku tahu bahwa akhir-akhir ini suamimu sedang dirundung skandal dengan artis wanita lain. Tapi kusarankan bahwa hal tersebut jangan sampai menyita pikiranmu. Aku khawatir itu bisa berpengaruh buruk pada kandunganmu.”

DEG!

Hal itu lagi… Padahal aku baru saja melupakannya. “Ne, aku takkan memusingkan hal itu. Aku akan sangat menjaga kandunganku. Aku mohon bantuanmu, Hikka.”

“Tentu saja aku akan membantumu. Kau pasien sekaligus sahabatku. Makanlah lebih banyak! Sekarang kau harus makan dengan porsi untuk dua orang. Arasseo?”

Ne, kamsahamnida. Aku pamit pulang dulu. Annyeong.

Annyeong…”

Kugeser pintu keluarnya dan menghirup udara berbau khas rumah sakit dalam-dalam. Rasanya segar sekali. Perasaanku sedang sangat baik sekarang.

~Baraboneun noonbit sokeh noonbit sokeh naneun machi naneun micheo mwuheh holin nom. Baraboneun noonbit sokeh noonbit sokeh naneun machi naneun micheo mwuheh holin nom~

Kudengar hpku berdering. Kurogoh tas dan mengambilnya. Alisku bertaut saat melihat nama seseorang di layar hp. “Yoboseyo? Oh, iya aku bisa. Aku segera ke sana.”

Aku bergegas berjalan menuju basement untuk mengambil mobilku. Setelah sampai di dalam dan menyalakan mesinnya, kuinjak pedal gas dalam-dalam. Aku benar-benar tak peduli pada kecepatannya, aku sama sekali tak ingin melihat speedometer.

Hanya dalam beberapa menit saja aku sudah sampai di kawasan apartemen elit. Kuparkirkan mobilku di luar gedung. Setelah keluar dari mobil, aku berjalan dengan sangat berhati-hati agar tidak terjatuh karena jalanan licin bekas hujan.

Aku keluar dari lift dan langsung menuju dorm Angela. Sebuah girl band beranggotakan empat orang besutan SM Entertainment yang baru saja debut tahun lalu.

Kutekan belnya. Tak lama kemudian pintu terbuka. “Onnie, annyeong haseyo,” sapanya.

Aku masuk tapi tidak terlalu dalam. Aku tak ingin berlama-lama di sana. “Langsung saja. Ada apa kau memanggilku kemari?” tanyaku ketus.

“Onnie, sebaiknya kita bicara di dalam…”

Ani, di sini saja!”

“Baiklah. Aku…aku hanya ingin menyampaikan permohonan maafku padamu. Tak seharusnya skandal itu terjadi.”

“Apa gosip yang selama ini beredar itu benar?”

Ne?” tanyanya kaget.

“Apa kalian saling mencintai?” teriakku mulai kehilangan kendali.

“Onnie…”

“Selama ini kalian serius atau main-main? Katakan padaku yang sebenarnya!”

“Onnie, jwaesonghamnida.”

“Maaf? Untuk apa?”

“Aku…mencintai oppa. Aku sangat mencintainya.”

Mworago?” tanyaku syok.

Cho Heebon mengangguk, “Cheongmal jwaesonghamnida.”

“Jika aku menggugat cerai suamiku, apa kau masih berniat untuk memilikinya?” teriakku lagi, mataku kini sudah berkaca-kaca.

Heebon mengangguk perlahan dan menundukkan kepalanya.

Geure… Aku akan menggugatnya cerai. Tapi tentunya setelah bayi ini lahir!”

Ne?” sahutnya terkejut. “Ba…bayi?!”

Aku tak peduli lagi. Aku benci melihat wajahnya. Tanpa permisi aku melangkahkan kakiku keluar dorm. Kudengar dia memanggilku berkali-kali, tapi tak kusahut. Benci! Aku sangat membencinya!

+++++++

FLASHBACK…

Paris, Perancis. Maret 2009 – 10:00pm.

Tak henti-hentinya aku menggonta-ganti channel tv. Aku benar-benar gugup. Ini adalah malam pertamaku dengannya. Dan sangat menyebalkan sekali karena aku tak bisa menyembunyikan kegugupanku.

Suara kucuran air dari shower belum berhenti, dia masih mandi. Lama sekali mandinya, tapi bagus juga, setidaknya bisa mengulur waktu untuk menuju hal yang benar-benar bisa membuatku gila.

Suara air berhenti, tapi ia masih berlama-lama di dalam. Omo~ Ini benar-benar membuatku gila! Apa yang sedang ia lakukan di dalam sana?

KLEK~

Pintu terbuka. Aku mulai membayangkan dia memakai piyama dengan dada terbuka, tapi… TIDAK SAMA SEKALI. Dia berpakaian lengkap dan rapi. T-shirt putih dipadu blazer dan celana hitam dengan tatanan rambut tintin seperti biasanya. Apa-apaan ini?!

“Chaesa-sshi, ayo kita jalan-jalan!” ajaknya membuatku syok. Yoboseyo? Yeobo, aku istrimu. Kenapa masih memanggilku Chaesa-sshi?!

Aku masih diam dan dia berbicara lagi, “Sayang sekali cuaca sebagus ini tidak dipakai untuk berjalan-jalan. Kazha!”

Aku kesal setengah mati. Oh yeah, sayang sekali cuaca sebagus ini tidak kita pakai untuk membuat baby!!!

Kusambar mantelku yang menggantung di tiang kayu dekat pintu. Aku keluar setelah dia membukakan pintu untukku. Selesai menguncinya, dia melenggang jalan duluan, berasa aku sama sekali tak ada di sisinya.

Dia terus berjalan di depanku. Jalannya cepat sekali, langkahnya pun besar-besar. Aku berusaha mengimbanginya, namun tetap saja tertinggal. “Tunggu aku!” pintaku yang sama sekali tidak dia dengar.

Entah sudah berapa lama kami berjalan, kini dia menghentikan langkahnya. “Indah, kan?” tanyanya sambil mengangkat tangannya ke sebuah besi tinggi menjulang yang berdiri kokoh.

“Eiffel?” gumamku takjub.

“Mmm… Chaesa-sshi, ada yang ingin kusampaikan padamu.”

Kualihkan pandanganku dari Eiffel ke wajah suamiku yang luar biasa tampan itu. “Apa itu?”

“Begini… Kau tahu kalau aku sangat membenci perjodohan ini. Tak pernah terlintas sedikit pun di pikiranku kalau aku akan mengalaminya. Kukira hanya Jiwon, ternyata aku pun menjadi korban kekerasan hati appa. Jadi, jangan berharap terlalu jauh dariku. Aku hanya ingin menunaikan kewajibanku sebagai anak untuk selalu taat pada appa.”

Aku sudah tahu. Kau memang terpaksa menerima perjodohan ini. Tapi aku takkan menyerah. Aku akan berusaha membuatmu jatuh cinta padaku.

Dia menaruh tangannya di pundakku, “Tapi aku ikhlas. Aku memang benci dijodohkan, tapi aku tidak terpaksa untuk menjalaninya. Maka dari itu, aku butuh waktu untuk menyesuaikan diri. Mungkin aku belum bisa seperti suami pada umumnya. Mianhae…”

Aku diam, mencerna kata-katanya satu per satu. “Ada yang ingin kutanyakan. Tolong kau jawab sejujur-jujurnya tanpa menghiraukan perasaanku. Janji?”

Dia mengangguk, “Tanyakan saja.”

“Saat kita bertemu di acara pertemuan perjodohan itu, apa kesanmu terhadapku?”

Dia tidak langsung menjawab, pandangannya menerawang jauh. Kutatap wajahnya yang hanya beberapa senti dari wajahku dan menunggu. Dia balas menatapku dan sadar kalau aku sedang menunggunya. “Rumit!” akhirnya dia menjawab, “Perasaanku tak menentu. Tapi jujur saja, aku sudah sangat tertarik padamu saat kita pertama kali bertemu di studio balet. Kau sangat ramah dan hangat waktu itu. Hatiku tergetar, tapi belum sepenuhnya. Aku hanya menganggapmu sebagai sunbaenya Jiwon, tidak lebih. Dan saat pertemuan perjodohan itu, suasana hatiku sedang buruk, jadi aku tidak benar-benar memperhatikanmu. Mianhae. Tapi aku tahu kalau kau itu baik sekali. Jadi, kupikir aku pasti bisa berusaha untuk menyukaimu, maka dari itu aku bersedia menikahimu.”

Aku memaksakan diri untuk tersenyum. “Apa sampai sekarang kau masih menganggapku sebagai sunbaenya Jiwon?”

Mwo? Oh, ya tentu. Selamanya kau adalah sunbaenya Jiwon. Tapi status kita sekarang berubah, kan? Kau istriku sekaligus kakak iparnya Jiwon, dan aku suamimu.”

Aku tersenyum getir. Pedih sekali mengetahui kenyataan kalau dia lebih mementingkan status dari pada hubungan di baliknya.

“Aku juga, ada yang ingin kutanyakan padamu. Jawablah dengan jujur, jangan pedulikan perasaanku juga,” dia menatapku lembut, “Bagaimana perasaanmu ketika tahu aku adalah calon suamimu?”

“Tidak buruk.”

“Hanya itu?”

Aku tersenyum, “Jauh dari kata buruk, karena aku sangat mencintaimu. Tetapi sekarang aku tahu, ternyata cintaku bertepuk sebelah tangan.”

Kulihat dia tersenyum simpul. Malam ini kami habiskan waktu dengan berjalan-jalan. Kami hanya diberi waktu dua hari satu malam di Paris untuk berbulan madu. Jadwal keartisannya sedang padat. Dan aku tak pernah lagi berharap dia akan menyentuhku seperti seorang suami pada umumnya.

+++++++

Incheon Airport. Maret 2009 – 11:00am.

Siwon merapatkan tubuhku ke tubuhnya, dia tak ingin terjadi apa-apa denganku. Ribuan fans yang membludak menjemput kedatangan suamiku, membuat petugas bandara kewalahan. Mereka berteriak memanggil-manggil nama suamiku. Dan ada beberapa di antara mereka yang mencibirku. Aku tak peduli, ini adalah resiko yang harus kutanggung karena menikah dengan pria yang menjadi pujaan ribuan wanita.

Kami berhasil keluar bandara berkat penjagaan ketat belasan bodyguard. Mereka menyuruh kami menaiki mobil hitam yang diparkir tak jauh dari bandara. Kami masuk ke dalam mobil yang disambut ceria oleh jeritan Jiwon.

“Oppa, Onnie…,” teriaknya.

“Jiwon-ah,” aku balas berteriak dan memeluknya. “Hyuk, untuk apa ikut jemput? Kau tak sibuk?”

“Sapaan macam apa itu? Kau seharusnya memanggilku oppa, tapi karena tak lama lagi aku akan jadi adik iparmu…,” dia menghela napas, “…tak apalah. Kumaafkan!”

Aku dan Jiwon tertawa sedangkan Siwon memalingkan wajahnya keluar kaca memandang penggemarnya yang berkutat berusaha melawan bodyguard untuk mendekat ke mobil.

“Jadi… Bagaimana bulan madunya?” tanya Eunhyuk.

Aku hampir tersedak ludahku sendiri. Kupandangi jari-jari kakiku, tak ingin melihat mereka berdua yang menunggu-nunggu jawabanku.

“Lancar,” sahut Siwon, masih memalingkan wajahnya ke kaca.

“Kenapa kau memalingkan wajahmu? Malu kalau ingat semalam?” goda Eunhyuk.

“Aish,” Siwon memandangnya galak.

“Hahaha… Oke, aku takkan tanya apa-apa lagi.”

Siwon dan Eunhyuk turun di kantor SM. Mereka harus latihan, apalagi Siwon yang sudah tertinggal dua hari. Dia harus berlatih dance dengan keras. Sedangkan aku dan Jiwon pulang duluan.

“Onnie, di Paris menyenangkan?” tanya Jiwon.

Aku hanya mengangguk, tak ingin menjawabnya lebih jauh lagi. Jiwon membantuku memasukkan koper-koper ke kamar Siwon. Setelah selesai, dia meninggalkanku sendirian.

Asing sekali. Kamar ini sangat luas dan barang-barangnya sangat mewah. Perlahan-lahan aku menyusuri tiap sudut ruangannya. Ada banyak foto di dinding dan lemari. Dan di sudut dekat jendela yang mengarah ke halaman belakang, terdapat beberapa burble dengan berbagai ukuran.

Ah, rumah mewah ini terasa kurang nyaman bagiku. Semua penghuninya sibuk dengan urusan masing-masing. Mereka para pekerja keras, pantas Jiwon senang sekali ketika tahu aku dan Siwon akan menetap di sini.

Beberapa kali aku menguap, hingga akhirnya tertidur.

TOK TOK TOK~

“Onnie… Chaesa-onnie…,” panggil Jiwon.

Ne?” aku bangun dan mengerjap-ngerjapkan mataku.

“Sudah jam empat, mau bantu aku memasak? Oppa bilang sebentar lagi akan pulang.”

Ne? Jam empat?” Aku melirik jam di dinding. Ah, benar jam empat. Bahkan pakaian dalam koper pun belum sempat aku rapikan. “Aku mandi dulu, ya?”

“Oke. Aku tunggu di bawah.”

Setelah selesai mandi, aku turun ke bawah untuk membantu ahjumma dan Jiwon memasak. Barulah sekitar pukul tujuh semua anggota keluarga berkumpul di meja makan, termasuk Siwon.

Di meja makan itulah, untuk pertama kalinya aku mengetahui kalau eomonim kurang menyukaiku. Dia tidak menyetujui perjodohan ini. Dan dia sama sekali tidak mengajakku berbicara. Hanya abeonim-lah yang sedari tadi antusias mengajukan beberapa pertanyaan padaku.

Setelah selesai makan, abeonim memaksaku dan Siwon untuk segera masuk ke dalam kamar. Dengan semangat dia mendorong Siwon, menyuruhnya untuk memberikan cucu padanya. Aku dan Siwon langsung salah tingkah dan tak bisa menolak. Kami memang masuk kamar, tapi untuk urusan tidur, kami pisah ranjang. Aku di kasur dan dia di sofa…

..to be continued..


# FF ini dibuat tahun lalu. Jadi mian kalo jalan ceritanya kolot (^/\^)

69 Comments (+add yours?)

  1. kyuyann*pherz
    May 23, 2010 @ 10:35:20

    huuuu..
    kasian chaesa onnie,,

    lanjjotttt
    nice ff
    😀

    Reply

  2. thand ♥ wonnie
    May 23, 2010 @ 10:41:50

    HUAAA……
    Aku ga suka sama yang nama na heebon ituuu ..
    SEMPRUL .. *esmosi*

    udah tau tu suami orang, masih juga blg dia cintaa ….

    POKOKNYA GA BOLEH CEReee … Andwee ..

    Reply

  3. monpin
    May 23, 2010 @ 10:46:21

    huaah lanjut onn! ceritanya keren kok 🙂

    Reply

  4. ELF Fang'sMIMI
    May 23, 2010 @ 10:57:07

    Go!go!go! Kerennn la.la.lanjootttt. . . . .

    Reply

  5. nandz
    May 23, 2010 @ 10:59:34

    Aaaaa seruuu, lanjoooott~

    Reply

  6. Kelteuk
    May 23, 2010 @ 11:00:39

    Mao cere ???
    Omaigoat

    Reply

  7. deehyuk
    May 23, 2010 @ 11:03:44

    one word : LANJUUUUUUUUUUUUUUUUUUUT!!!!! 😀

    Reply

  8. ~OlivE~RyeonggoO~
    May 23, 2010 @ 11:13:51

    weleweleeeee

    Reply

  9. mira
    May 23, 2010 @ 11:24:36

    kasihan chaesa-nya…

    Reply

  10. ami_cutie
    May 23, 2010 @ 11:26:35

    lanjut eonni!

    Reply

  11. Wonshika
    May 23, 2010 @ 11:27:29

    Lanjut ya ceritanya… Pokoknya q tungguin deh…^^

    Reply

  12. ridandelions
    May 23, 2010 @ 11:33:00

    aaaaah siwon,
    kasian tuh si chaesa –‘

    Reply

  13. teukyun
    May 23, 2010 @ 11:44:41

    huh.. complicated..
    jgn cere chaesa, jgn nyerah, pertahankan suamimu!! go chaesa.. go go go go!

    Reply

  14. ndeehyuk
    May 23, 2010 @ 11:48:33

    oke oke oke….
    Ditunggu lanjutannya….^^

    Reply

  15. haejinnisya
    May 23, 2010 @ 11:49:10

    lanjuuuuuut…
    cliffhanger bangeeeeeet, gantuuuung…
    huaaaa…
    siwon kau tega…
    kasian si chaesa…

    Reply

  16. sungheedaebak
    May 23, 2010 @ 12:14:10

    jangan cere!!! ahhh menyebalkan sekali heebon itu! pkknya pertahankan pernikahan kalian!! ayo ayo!!! *apa sih ribut sendiri*

    tahun lalu?! O_o tapi ceritanya bagus kok

    Reply

  17. Naya_magnaekyu
    May 23, 2010 @ 12:18:49

    Huah >,<
    seru.. Keren..
    Ayo lanjuuut
    d tunggu pkokny
    ^^

    Reply

  18. firma
    May 23, 2010 @ 12:28:59

    Hhhhhhuuuuaaaaaa….
    Malang nian nasib chaesa…
    Duh siwon tega bgt trus si heebon lg,,
    Dasar dah tw suami orang..
    Llllaaannnjjooott…

    Reply

  19. HwangChanChan
    May 23, 2010 @ 13:02:59

    Siwon jaht….
    Tpi ko chaesa bsa hamil…
    Gmana crta y twu???
    Laanjjt chingu..

    Reply

  20. miyu
    May 23, 2010 @ 13:19:39

    Klu dbwt dr taun lalu,,update crtany pzt cpet donk??
    ^.^

    ceptaaan…..(author:spa lo??sap2 lmpr sndal)
    hehe,,.

    sbenerny srg mampr ksni,,tp jrg cment..mian…

    Nice ff,..bkn pnsarn,..,Lanjoot…

    Reply

  21. Dhikae
    May 23, 2010 @ 13:28:58

    Owh kreen.. Lagi.. Lagi.. Lnjt onn.

    Reply

  22. mycaseykim
    May 23, 2010 @ 13:57:07

    aku juga sebel ma Heebon dr kemaren di ff aq juga ganggu hubunganku ma chul huh..*ludahin heebon*’
    ahjumma doyan bngt sih bikin nama cewek pengganggunya heebon..malang bener nasib yg punya nama heebon disumpahi mulu..hahahaha..*pdhl dia yg doyan nymumpahi*
    nice ff ahjumma..
    like this..
    pesanku ya jangan sampai cere kasian anakmu itu,ntar jatah warisan keluarga choi keambil semua buatku hahaha..*diinjek*
    LANJUTANNYA JANGAN LAMA-LAMA…

    Reply

  23. Diya.wonnie
    May 23, 2010 @ 14:06:16

    Mulei skg kalo ada tokoh cewe antagonis, aku ksh nama heebon ajh ya?
    cm ganti marga.
    hahahaha~
    aku suka ma nama heebon…
    gakkan deh warisan jd milik kmu smua.
    *cekek mit

    Reply

  24. Viz_KyuHaelf
    May 23, 2010 @ 14:08:07

    lanjut eonni jgn lm

    Reply

  25. cassiopeia-ELF
    May 23, 2010 @ 14:20:50

    waw, taun lalu ?onnie, lanjut~ XD

    Reply

  26. minmi_heegi^0^
    May 23, 2010 @ 14:38:32

    gak kolot kok ka! aku suka!!
    hehehee
    lanjot yakkk hihihihii

    Reply

  27. rebie
    May 23, 2010 @ 15:34:58

    Onn..lanjutt dong critanyaa..
    Seru nehh!!
    Ga boong..
    Hehe..

    Reply

  28. kyorinwookie
    May 23, 2010 @ 16:55:45

    iya benerr.. ga kolot kok.. sumpah deehh
    aduhh aku penasaran sumpah sama lanjutannya..
    cepetan ya onn.. ihhihi

    Reply

  29. Diya.wonnie
    May 23, 2010 @ 17:22:00

    Ini udah aku selesein ampe part brp ya? lupa…
    tar update lagi…

    @mitmit
    iyaaa. aku suka bgt ma si heebon itu. anak SM jg kan?
    aktingnya bagus. sampe aku pengen nyekek gara2 dia jd psiko. haha sarap!-_-‘

    Reply

  30. mirsakyu
    May 23, 2010 @ 17:32:43

    mana hyeon sama rara?? di part selanjutnya? kalo gitu buruan ya… wkwkwk~ *ditendang nyuruh2*
    hiyaaaaaaaaa sok jual mahal banget diya sama siwon… biasa juga maen langsung serang… nyahahahahaha~
    nice, lanjut cepet gapakelama ye… hihi~

    Reply

  31. May4teukie
    May 23, 2010 @ 17:44:50

    Seruuu… Pnsrn ma hbgn mrk slnjtya.

    Reply

  32. Diya.wonnie
    May 23, 2010 @ 18:00:47

    @eonni
    langsung serang???
    hahaha~
    nah… resmi aku hamil ya^^

    Reply

    • mirsakyu
      May 23, 2010 @ 19:12:44

      makanye penasaran gimana akhirnya siwon bisa menghamilimu… hihi bahasanya…
      buru ya jangan lama2… hahaha~

      Reply

  33. jasmijn2903
    May 23, 2010 @ 18:30:36

    Chaesa kenapa nyerah?? kenapa pasrah gitu, sih?? duh, geregetan.
    lanjut ya, eonn.. ASAP. penasaran~~

    Reply

  34. hyeon magnae
    May 23, 2010 @ 18:31:07

    hyyaaaaa???
    cerai??
    lhah…heebon..huh…kejaammm..
    chaesa…jangan di cere atuh suami qm…hehe…
    eh, babo 9 dsiniiiiii….
    besok ujian…2 harii..
    so aq gak sapa kalian di tweet,,,hehe..

    Reply

  35. Diya.wonnie
    May 23, 2010 @ 19:19:57

    Tar hyeon ma rara part 2…
    hehe~

    Reply

  36. Haneul_Hae
    May 23, 2010 @ 20:52:50

    huee kacian si Chaesa-ssi
    ku doakan smoga hati Wonnie luluuuh ^^
    haha *ketawa gaje* lanjoot onn 😀

    Reply

  37. Ranhyeon wulan
    May 23, 2010 @ 21:42:04

    Oalah~ lanjutannya jangan lama2 onnie…

    Reply

  38. yuwe
    May 23, 2010 @ 22:12:41

    WHAT’S?! HAMIL??
    Itu artinya aku mau punya ade ipar?? Omomo! Jatah warisan aku ama mochi beserta 2anak kmbarnya berkurang dong?? Ohh NO!! ANDWEE! *dilempar* haha~

    loh loh?hyeon ma rara mana?? Ini ampe part brapa diy??
    Pasti yg jd psikopat d banjun ya?wkwkwk~
    bagus eomma!jgn cere! Kasian mochi dapet warisan kbanyakan XD~ hahaha

    @mit2 eonn~ warisan jatoh sepenuhnya ke mochi. Anaknya. wkwkwk~ *d lempar*
    eonni, jgn2 nasip ki young bkal kaya heebon lg gara2 peran d GM. huaaaaaa ~ andweee T~T
    *nangis d pojokan*

    Reply

  39. Rara_Teuki
    May 24, 2010 @ 00:33:43

    Ahjuma..mian br bc.. Aku sakit perut dr siang… T.T
    Cepetan publis part2!!
    *jambak heebon* jelek amat tu nama kyk nama gajah..

    Reply

  40. Diya.wonnie
    May 24, 2010 @ 05:46:51

    Nama gajah?
    hahahha~

    Reply

  41. magnae-wandaa
    May 24, 2010 @ 15:15:30

    JANGAN CERAAAAAAAAAAAAI !
    *gigit gigit heebon*
    sini aku bakar aja si heebon babon haha ;P
    LANJOT !

    Reply

  42. ciiciiminie
    Jun 03, 2010 @ 16:44:27

    wahhh .
    maknya siwon gag setuju yahh ??
    lanjutt
    🙂

    Reply

  43. lietha
    Sep 19, 2010 @ 11:37:20

    ah penasaraaannnn ><
    *lari ke pat 2*

    Reply

  44. Trackback: Am I Marrying The Right Man? (Siwon Diary 1) « Superjunior Fanfiction
  45. angelinawonnie
    Aug 16, 2011 @ 08:21:16

    onnie^^
    aku suka bgt ma ni ff….
    di tunggu ya klanjutan diary’a won oppa^^

    Reply

  46. kyla
    Jan 06, 2012 @ 19:22:45

    kok masih membingungkan yaaa…

    Reply

  47. Trackback: Fanficroll, You Must Visit and Read FF | sweetmarshmallowgirl
  48. Shara
    Sep 13, 2012 @ 18:29:02

    Like

    Reply

  49. Hwang NiYoung
    Jan 10, 2013 @ 10:59:53

    daebak thor 😀

    Reply

  50. wembell
    Jan 26, 2013 @ 18:48:03

    ck, sepertinya heebon gadis menyebalkan..

    hai thor. saya reader baru 🙂

    Reply

  51. Esa
    Jul 08, 2013 @ 22:10:35

    eoh…berat bgt ni faktor pemicu stress…serumah jd pemicu semua

    Reply

  52. Srie_wonnie407
    Oct 14, 2013 @ 20:34:50

    Ooww…Jd crtanya Siwon Oppa di jodohkan …Moga aja siwon g’ jaht sm Chaesa klo tw dy sdg hmil skrg, to crtanya knp Chaesa smp hmil gmn ya??

    Reply

  53. SungHye
    Mar 07, 2014 @ 14:15:25

    wuah ,
    Daebak ! semoga gara” khmilan itu mereka gak jadi cerai . keep writing Thor !

    Reply

  54. manisaulia
    Apr 29, 2014 @ 10:27:10

    izin baca ya..
    ceritanya bagus..

    Reply

  55. Lia9287
    Dec 05, 2014 @ 15:55:35

    Kasian Chaesa 😥

    Reply

  56. haera
    Dec 25, 2014 @ 17:47:51

    Keren

    Reply

  57. KyuRa
    Jun 12, 2015 @ 16:27:05

    Wowww..
    Crita yg mnarik thor. Aku suka bingo >.<
    #very nice thor-nim

    Reply

  58. Mayang
    Aug 30, 2015 @ 14:19:16

    uhh cinta bertepuk sebelah tangan ,slalu menyakitkan :/

    Reply

  59. J.Na Kim
    Oct 08, 2015 @ 17:18:29

    Jadi mereka mau cerai?? sayang bgt shhh

    Reply

  60. biecho
    Jan 27, 2016 @ 22:08:29

    cinta kalau di paksa emang susah apalagi menikah psti bakal tau deh????

    Reply

  61. Melsyana
    Dec 29, 2016 @ 13:11:09

    Korban perjodohan lagi. Mudah2an aja siwon mencintai chaesa setelah tahu kalau chaesa mengandung anaknya. Dan kandungan chaesa sehat aja, kan kasihan dia dimusuhi terus.

    Reply

  62. My labila
    Jul 08, 2017 @ 13:15:09

    ijin baca ya… aku reader baru di ff ini

    Reply

  63. Ailoves
    Jul 27, 2017 @ 20:46:03

    Kasian ama chaesa karena ga disukain sama mama mertuanya sendiri dan cinta bertepuk sebelah tangan. 😢😢

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: