Unexpected Love part 3

Anyyeong, aku Indah

Setelah kangin memperkenalkan dirinya, terdengar kasak kusuk di sana-sini. Aku pun melihatnya acuh tak acuh. Cih, sok pinter bahasa inggris, pikirku.

“Sampai sini dulu perkenalannya, kalau mau ada yang ditanyakan, nanti saja saat istirahat siang. Nah, Young Woon sekarang silahkan duduk di mana saja yang masih kosong” ujar Mr. Choi sambil mempersilahkannya untuk mencari tempat duduk.

Saat Kangin mulai berjalan untuk mencari tempat duduk, terlihat teman-teman sekelasku yang perempuan mulai mempersilahkannya untuk duduk di bangku sebelahnya yang kosong. Apa sih yang ada di dalam pikiran mereka ? Itu kan hanya Kangin, pikirku. Tapi entah kenapa ada perasaan cemburu melihat teman-temanku melakukan hal itu ke Kangin. Ah tidak mungkin aku menyukainya kan ? Mungkin aku hanya kesal dengan perlakuan mereka ke Kangin. Ah sudahlah, apa peduliku.

Mereka pun tetap menawarkan Kangin untuk duduk, tapi Kangin masih belum duduk juga. Sampai akhirnya dia berhenti di dekat tempat dudukku

“Boleh aku duduk disini ?” tanyanya

“Terserah, tidak ada orangnya ini kok” jawabku ketus

Kangin pun akhirnya duduk di sebelahku.

Aish…dari sekian tempat duduk yang kosong kenapa dia harus memilih duduk di sebelahku ? pikirku. Tapi entah kenapa aku merasa sedikit senang dia memilih duduk di sebelahku. Pelajaran pun dimulai, tapi aku tidak bisa konsentrasi ke pelajaran. Entah kenapa aku sangat nervous duduk di sebelahnya. Ruangan terasa hampa dan satu-satunya yang bisa aku dengar hanya gerakan-gerakannya. Dari mulai dia menulis, menatapku, membuka buku,… Tunggu, menatapku ? Apa aku tidak salah ?

Dengan ragu-ragu aku meliriknya. Ternyata benar, dia sedang menatapku. Tatapan yang sangat dalam. Kenapa dia menatapku ? Apa maksud tatapannya ?Aku harus bagaimana ? Tanpa terasa kepalaku terasa berat. Kelas terasa berat. Ku dengar di sekelilingku suara-suara temanku yang panik. Dan tiba-tiba semua terlihat gelap.

Aku membuka mata, melihat langit-langit, lalu seisi ruangan. Ini bukan di kelas. Dimana aku ? Setelah beberapa saat aku baru menyadari kalau aku berada di kamarku. Tunggu…di kamarku ? Apa yang terjadi ? Tiba-tiba Kangin datang membawa mangkok berisi air, terburu-buru.

“Kau sudah bangun rupanya” Dengan cepat dia menaruh mangkok yang dia bawa ke meja kecil sebelah tempat tidurku dan langsung menghampiriku.

“Gwaenchanayo ? Apa kepalamu masih pusing ? Kau baik-baik saja kan ?” tanyanya bertubi-tubi, terlihat kekhawatiran di wajahnya.

“Gwaenchana, oppa.” Dia seperti tidak menggubris perkataanku. Lalu mengukur suhu badanku dengan termometer.

“36.2 derajat. Suhu badanmu sudah turun. Oh iya, kan aku sudah bilang panggil aku Kangin saja”

“Nde..” jawabku. Dia pun coba merasakan suhu tubuhku dengan menempelkan tangannya di dahiku dan satu lagi di dahinya, pipiku memerah saat dia melakukannya. “Kau masih panas. Sudah sekarang kau istirahat saja ya” lanjutnya. Dia perhatian sekali…

“Hmm…..Oh iya bagaimana” belum selesai aku menyelesaikan kalimatku, Kangin langsung memotongnya.

“ Kau tadi tiba-tiba pingsan di kelas, lalu aku menggendongmu ke UKS dan kata dokter UKS kau hanya kelelahan saja. Lalu aku minta izin ke Mr. Choi untuk membawamu pulang. Itukan yang mau kau tau ?” katanya panjang lebar.

“Nde…” kataku sambil mengangguk “Oh iya, bagaimana caramu membawaku ke sini ? Apa kau menelpon Yesung oppa untuk menjemput ?”

“Terlalu lama kalau harus menunggu oppa mu menjemput.”

“Lalu bagaimana caranya ?”

“ Pabo ! Ya, aku menggendongmu lah. Oh iya, ngomong-ngomong meningan kamu tuh nurunin berat badan deh, aku cape tau gendong kamu dari sekolah.” Jawabnya mengomel

Aku terpaku mendengar kata-katanya. Apa ? Aku digendong oleh Kangin ? Aku tidak dapat membayangkannya. Tapi..tunggu…apa katanya ? Aku gendut ?

“Hya..apa maksudmu ? Aku gendut ?”

“HAHAHAHAHAHA, kamu ngerasa ya ? Padahal aku ga bilang kayak gitu loh. HAHAHAHAHAHA” katanya sambil tertawa terbahak-bahak.

“Aish…dasar ngeselin. Cepat keluar dari kamarku” Aku pun segera mendorongnya keluar dari kamarku.

“Hahahahaha. Annyeong chubby” katanya sambil menjulurkan lidahnya dan mengerlingkan salah satu matanya kepadaku. Aku segera menutup pintu kamarku.

Aish..padahal baru saja aku mengira dia orang yang pengertian, tapi ternyata ngeselin pikirku. Aku pun membaringkan badanku di tempat tidur. Berusaha untuk tidur. Tapi aku tidak bisa tidur karena terus memikirkan wajah Kangin saat mengerlingkan matanya padaku.

Walaupun aku tau Kangin tidak mungkin suka padaku. Tapi aku senang. Ya senang. Aku tidak tau kenapa tapi aku sangat senang saat Kangin melakukan itu. Dia terlihat sangat lucu. Kurasakan pipiku memanas, aku yakin kalau aku bercermin sekarang pasti mukaku akan semerah tomat.

Aku masih berusaha untuk tidur, tapi tidak bisa. Lalu aku putuskan untuk menonton TV di lantai bawah. Sebelum ke lantai bawah, aku ke kamar mandi terlebih dahulu.

Sampai di depan kamar mandi, aku segera membuka pintunya. Dan ternyata

“KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” aku berteriak, buru-buru aku lari ke lantai bawah. Mukaku sangat merah. Bagaimana ini ? Aku melihatnya bertelanjang dada dan hanya memakai boxer. Jujur, walaupun aku mempunyai kakak laki-laki, aku tidak pernah melihatnya bertelanjang dada.

Apa yang harus aku lakukan ? Apa yang harus aku lakukan ? Aku berjalan bolak balik di dapur. Aduh bagaimana ini ? Mana Yesung oppa belom balik lagi.

DUK DUK DUK DUK

Aku mendengar langkah kakinya. AAAAAAAAAAAAAAAAAA BAGAIMANA INI ?? Tanpa ku sadari Kangin sudah berada di hadapanku. Untungnya dia sudah berpakaian. FIUUUH.

“Hey, kau kenapa sih ?” tanyanya “Teriak-teriak saja kerjaanmu” katanya santai

“Mian…aku tidak tau kau tadi ada di kamar mandi” kataku sambil menundukkan kepala

“Oh itu..biasa aja kali. Aku kan masih memakai boxer. Oh ya, lagipula kan kau punya hyung, memangnya kau tidak pernah melihatnya bertelanjang dada ?”

“Ani…”

“Hey, kalo ngomong ama orang tuh liat orangnya dong. Ga sopan deh” katanya

Aku pun segera mengangkat wajahku dan berusaha melihatnya “Mianhae”

Tiba-tiba

“HAHAHAHAHAHAHAHAHA” dia tertawa “Baru begitu saja kau sudah malu. Lihat mukamu merah tuh” katanya sambil menunjuk mukaku

“Aish..kau itu ya jahat sekali !” Sambil berjalan kea rah ruang keluarga. Kangin pun mengikutiku.

“Mian…mian….Ji Hyun” katanya sambil menyatukan tangannya, sebagai lambang permintaan maaf. Aku masih mendiamkannya, sambil duduk di sofa. Kangin ikut duduk di sebelahku. Aku tidak peduli, aku sedang mendiamkannya.

“Kau tahu tidak ?” katanya. Lalu dia melanjutkan kalimatnya dengan suara yang lebih pelan “Kau terlihat manis saat kau sedang malu” sambungnya

“Apa ? Apa kau bilang ?” tanyaku, aku tidak terlalu mendengarnya

“Aku bilang…” Lalu dia mendekatkan wajahnya ke wajahku, jarak diantara kami hanya tinggal 10 cm. Aku pun cepat-cepat menutup mataku.

To Be Continued

By : indahjongwoon

15 Comments (+add yours?)

  1. aneeminiechem08028박동림
    Jun 25, 2010 @ 13:50:53

    1st???? yeeeeeeeeeeeeeee
    next part lanjutt ya makin penasaran
    kangin oppa miss u

    Reply

  2. firma
    Jun 25, 2010 @ 14:16:17

    Kyyyaaaa…
    Makin seru..
    Laannjjuutt,,,,

    Reply

  3. Park Eunsoo
    Jun 25, 2010 @ 14:30:03

    huwe……
    kangin oppa bogoshipeo yo…..
    next chapt jgn lama2…..^^

    Reply

  4. indaaaho
    Jun 25, 2010 @ 15:25:56

    wah udah dipublish ya ? gomapta \(^o^)/

    Reply

  5. yi2syesungi
    Jun 25, 2010 @ 18:40:27

    jd kangen,,,
    kangin oppa bogoshipeo
    q pengen liat kau tampil perform di suju n member lain
    cepat selesaiin wamil ya….

    Reply

  6. yi2syesungi
    Jun 25, 2010 @ 18:43:38

    sorry, hi,,salam kenal q reader lama tp baru koment,,,,
    hehehe bagus fanficnya penasaran ma kelanjutan pa yang dilakuin kangin oppa ke ji hyun…………..
    hwaiting q tunggu ke lanjutannya

    Reply

  7. princessnawon2
    Jun 25, 2010 @ 19:10:12

    seblomnya indah mianhae onn ga ninggali komen di part2 sblmnya*PLAK*

    kekekek
    tapi neg slh satu ff paporit^___^

    hahah saia udh baca ampe part 5*Dirajam yg laen*

    dan akan segera baca part 6~~~~~~~~shuuuuuuu

    Reply

  8. seongrin
    Jun 25, 2010 @ 19:12:54

    bagus nih kayaknya… hohoho…
    *ngacir cari dari part 1…*

    Reply

  9. ciiciiminie
    Jun 25, 2010 @ 20:56:43

    huhhahhaa .
    kang in usil nihh .
    lanjutt

    Reply

  10. indaaaho
    Jun 26, 2010 @ 02:00:12

    btw, kok aku nyari unexpected love part 2 nya ga ada ya disini ? oh well, biarkan saja dah. yang penting di publish

    Reply

  11. Ocha
    Jun 26, 2010 @ 14:14:07

    Next part ASAP ya…
    Makin seru ceritanya…

    Reply

  12. sungwookie
    Jun 26, 2010 @ 22:37:26

    kang in… kang in… kang in…
    kangennn….
    lanjuuuttt

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: