your eyes, my eyes (one shoot-)

‘’ah kenapa harus ada matahari, disini jadi panas sekali tau’’ keluh seorang anak

Aku dan Sungmin hanya terdiam mendengar keluhan anak itu.

‘’Kangji-ahh’’ kata Sungmin menyebut namaku

‘’ha? Ne?’’ jawabku kaget

‘’jangan hiraukan ucapan anak tadi, dia hanya tidak bersyukur’’

‘’ne oppa’’ kataku sambil tertunduk

‘’ayo kita pulang disini sudah gelap’’ kata Sungmin sambil menarik tanganku

Aku hanya menuruti perintah Sumngmin sambil berjalan pulang.

~~~

‘’ahh masuklah sepertinya Hyungmu sudah sangat mengkhawatirkanmu’’ kata Sungmin

‘’ne oppa…’’

‘’gomawo’’ kataku sambil berjalan menjauhi Sungmin

Aku bertetangga dengan Sungmin tidak heran kalau setiap hari kita pasti bertemu. Sungmin adalah orang yang sangat berarti dihidupku. Sahabat dan juga pacar, yaa itulah status Sungmin bagiku. Orang yang sangat kusayangi dan kucintai.

Aku berjalan pelan menuju kedalam rumahku. Dan sebuah tangan langsung menggenggam tanganku. Aku tahu ini tangan leeteuk hyung…

‘’gomawo Sungmin-ahh’’ teriak leeteuk

‘’ne itu sudah tugasku’’ balas sungmin

Leeteuk menutup pintu sambil menggandeng kembali tanganku.

‘’apakah kau sudah makan’’ kata Leeteuk tetap menggandeng tanganku

‘’ne hyung, aku sangat kenyang’’ jawabku

‘’ahh kalo begitu kau tidur saja sepertinya kau sangat lelah’’

‘’ne hyung aku sangat lelah’’ jawabku

Leeteuk langsung saja mengantarku menuju kamar, memaikanku selimut dan segera menutup kamarku.

~~~

‘’waah disini nyaman sekali’’ kataku sambil meminum coklat panasku

‘’yaa suasana disini memang sangat enak…’’

‘’kau bisa mendengar nyanyian burung merdu’’ lanjut sungmin

Hari ini sungmin mengajakku ke belakang taman kota . Ahh aku yakin tempat ini sangat nyaman. Sungmin selalu saja mengajakku pergi menggunakan mobilnya. Katanya supaya aku tidak bosan sendirian dirumah. Leeteuk? Dia pergi bekerja, dia kerja disebuah hotel menjadi seorang koki. Dan terkadang dia pulang larut malam.

‘’apa yang sedang kau lakukan?’’ tanyaku pada Sungmin

‘’ahh tidak aku hanya menggambar wajahmu yang imut itu’’ jawab sungmin sambil tertawa kecil

‘’ayo pulang kalo kita tinggal lama disini aku yakin aku akan tertidur dengan angina yang seakan menyuruhku untuk tertidur’’ kataku panjang lebar

‘’ahh tunggu sebantar kita harus mengabadikan moment seperti ini’’

‘’kliiikkk…’’ terdengar suara jepretan foto

‘’ayo kita pulang’’ kata Sungmin

~~~

‘’kau dirumahku saja dulu, leeteuk belum pulang’’ kata sungmin sambil membukakan pintuk untukku

‘’ne oppa’’ jawabku

‘’aku akan menelfon leeteuk supaya menjemputmu disini’’ kata sungmin lagi sambil memegang tanganku

Apa yang dia buat? Sungmin menggendongku menuju kamarnya. Kudengar bunyi pintu yang terbuka dan apalagi ini dia belum juga menurunkanku dari gendongannya malahan sekarang dia memegang kepalaku. Huh… akhirnya dia tidak lagi menggendongku tapi sekarang aku dimana? Aku sedang terduduk dan kenapa disini dingin sekali. Aku memeluk diriku sendiri dan mencoba menghangatkan diri.

‘’apakah kau kedinginan?’’ tanya sungmin

Aku tidak menjawab. Dan tiba-tiba sungmin memasangkan jaket ke tubuhku.

‘’gomawo oppa’’ kataku

‘’jangan terlalu banyak bergerak. Kita lagi diloteng’’

‘’lihatlah ada bintang jatuh!’’ teriak Sungmin

Aku hanya terdiam sambil menutup mata. Air mataku sebentar lagi akan mengalir.

‘’mianheyo jagiya..’’ kata sungmin cepat sambil memelukku

Kehangatan pelukan Sungmin langsung kurasakan. Yaa… airmataku sekarang sudah membanjiri pundak sungmin. Kau benar aku buta… aku hanya bisa merasakan indahnya dunia tanpa pernah bisa melihatnya padahal aku ingin sekali melihat dunia, bukan hanya dunia tapi juga aku ingin sekali melihat wajah Lee Sungmin. Orang yang menemaniku setiap hari, menjagaku, dan juga dapat menerimaku apa adanya sebagai kekasihnya. Aku juga sangat ingin melihat matahari yang selalu membawa terang disetiap kegelapan mataku. Karena itulah aku sangat kesal jika ada yang menghina ciptaan Tuhan didepanku.

‘’mianheyo Kangji-ahh’’ kata Sungmin sambil mengelus lembut rambutku dan sontak menghancurkan lamunanku

‘’gwenchana oppa’’ kataku sambil mengannguk dipunggung Sungmin

‘’bolehkah aku sedikit bercerita padamu’’ kata Sungmin sedikit berbisik

‘’ne silahkan oppa’’ jawabku

Sungmin melepaskan pelukannya dan langsung saja angin malam seakan menembus badanku. Aku memeluk diriku sendiri lagi dan mencoba mencari kehangatan.

‘’kadang aku merasa sangat babo tidak dapat membahagiakan orang yang sangat kusayangi, apakah kau tahu 2 hari yang lalu aku menemui anak yang sekarat? Anak laki-laki itu bernama Henry yaaa dia sangat lucu dia selalu saja tersenyum seakan tak ada beban tapi aku yakin dia sadar bahwa dia sangat menderita karena penyakitnya. Organ tubuhnya sudah banyak yang tidak berfungsi, hati, ginjal hampir semua tidak berfungsi. Tapi dia hanya tersenyum melewati semua hari-harinya’’ kata sungmin

Aku tidak berkata-kata. Sungguh anak itu sangat kuat. Air mataku menetes lagi ternyata masih ada yang lebih menderita dariku.

‘’tapi aku yakin suatu saat aku bisa memebahagiakan dia dan juga kau, jagiya..’’ kata sungmin

‘’hmm.. kau sudah selalu membahagiakanku oppa’’ jawabku

Tiba-tiba sungmin mencium bibirku sangat lembut itu adalah ciuman pertamaku. Aku sangat kaku dan…

‘’ehm..’’

‘’ahh leeteuk-sshi’’ jawab sungmin dan langsung saja melepaskan ciumannya

~~~

Ahh hari ini aku sangat senang bagaimana tidak baru saja leeteuk memberi tahuku bahwa ada orang yang mau menyumbangkan kedua kornea matanya untukku. Sebentar lagi sungmin menjemputku, yaa… kami akan kebelakan taman kota lagi. Aku ingin meneriakkan kebahagiaanku disana bersama sungmin.

~~~

‘’APAKAH KAU TAHU SEBENTAR LAGI AKU SUDAH BISA MELIHAT. AKU AKAN MELIHAT INDAHNYA DUNIA. MAKASIH TUHAN’’ teriakku

Aku hanya mendengar tawa kecil dari sungmin. Aku tersenyum tidak sabar menunggu 3hari lagi. Besok aku akan operasi dan lusanya aku akan melihat indahnya dunia.

‘’jagiya.. sudah puas?’’ tanya sungmin

‘’ne sangat puas..’’

‘’aku sudah tidak sabar oppa’’ melanjutkan kata-kataku

‘’aku juga.. aku juga ingin melihatmu dengan mata barumu nanti’’

‘’aku sungguh sudah tidak sabar oppa’’ kataku lagi

Sungmin langsung saja memeluk tubuhku erat ‘’saranghaeyo Kangji-ahh’’ bisik Sungmin ‘’nado saranghae’’ balasku

~~~

3 hari kemudian…….

‘’apa yang kau rasa Kangji-ahh’’ kata Leeteuk

‘’leeteuk hyung’’ jawabku bersemangat sambil membuka mata perlahan-lahan. Sinar mataharipun langsung menerpaku. Ahh hari inilah yang sangat kunantikan..

‘’ahh kangji-ahh’’ teriak leeteuk dan langsung saja memelukku

Hari ini aku sangat senang sekarang aku sudah bisa melihat. Banyak sekali rencanaku hari ini. Aku akan mengelilingi kota seoul ini, aku juga ingin ke belakang taman kota yaa tempat yang sangat nyaman itu dan terlebih aku juga ingin menemui Sungmin. Ahh… tapi mana anak itu?

‘’mana Sungmin?’’ tanyaku pada leeteuk

Dia tidak menjawab hanya menyerahkan sebuah kertas kecil padaku. Airmataku langsung bercucuran. Aku segera berlari meninggalkan rumah sakit ini. Sepertinya rencanaku semua batal. Aku tidak memperdulikan tatapan orang yang melihatku aneh. Mulai kurasakan ketidak adilan dunia padaku. Aku berlari sekencang-kencangnya tanpa jelas aku mau kemana. Yaaa aku mau kemakam sungmin tapi aku tidak tahu dimana tempat itu. Akhirnya aku memutuskan untuk mengikuti feelingku. Aku masih tetap saja berlari dengan airmata yang membasahi pipiku ini.

‘’Teet.teeeet’’

‘’BRUK’’

Aku tahu bahwa sekarang aku sudah tidak sadar. Aku hanya melihat darah yang ada di sekitar tubuhku.

~~~

Henry’s POV

Aku menangis melihat makan Kangji onnie dan juga Sungmin hyung. Makam mereka berseblahan, yaa merekalah yang membuatku hidup sampai sekarang. Sudah 10 tahun sejak kejadian itu, kejadian yang merenggut nyawa Kanji onnie. Kangji onnie ditabrak mobil ketika berlari kearah makam Sungmin hyung. Kangji onnie sempat koma selama 3hari sebelum dia menghembuskan nafas terakhirnya dan sebelum itu dia juga rela menyumbangkan kedua ginjalnya buatku bila nant dia sudah tiada. Aku yakin dia akan melihat wajah Sungmin hyung didunia sana .

Sedangkan sungmin hyung difonis leukemia, dia sudah tau tentang penyakit itu sudah lama yaa dia akan tahu hari-harinya akan usai karena penyakit itu. Dan dia juga sudah merencanakannya. Apakah kau tahu? Sebelum dia meninggal dia sudah mengatakan bahwa jika nanti dia sudah tidak ada, dia akan menyumbangkan kornea matanya untuk pacarnya Kangji Onnie. Dan juga menyumbangkan hatinya padaku. Terlebih lagi sungmin hyung juga memberiku sebuah buku gambar dan disitu hanya ada gambar wajah Kangji onnie dan juga sebuah foto mereka berdua. Dibuku itu ada juga kata seperti saranghaeyo, mianheyo dan juga kalimat seperti ‘aku yakin kau bisa melihatku’. Yaa aku juga menyimpan kertas yang Sungmin hyung berikan pada Kangji onnie.

Aku yakin kita akan bertemu lagi dan disana kau bisa melihat wajahku

Lee sungmin.

‘’gomawo hyung onnie karena kalianlah sekarang aku dapat menikmati dunia seutuhnya’’ kataku

-the end-

Nb: mian yah chingu kalo fanfic nya jelek, mian juga kalo ada salah dalam penulisannya-_- tapi harus tetep comment yah aku menghargai semua pendapat chingu 🙂 okey gomawo untuk yang udah baca dan juga yang udah publish gomawo sekali lagi yah.

By : indaah

32 Comments (+add yours?)

  1. eun.zen
    Jul 10, 2010 @ 06:49:52

    nice ff,bgz crita’a,,

    ad slh dikit c. . hrz’a henry blg noona tU,bkn onnie hhe,,tpi gpp kug,,

    Reply

  2. ParkChanRa
    Jul 10, 2010 @ 06:59:11

    .huweee
    .henry sakitt *gapen*
    .
    .
    .kasiann T.T
    .
    .nice…. 🙂

    Reply

  3. Fani 'kyuminyewook'
    Jul 10, 2010 @ 07:04:09

    Knapa ep2 yg aq bca pagi ini sdih2 sih? Pokoknya ini ep2 trakhir yg sedih utk aq bca hri ini..Min lu jgn metong dong..ntar Sunghae nyari bapakny noh..
    Meskipun ada beberapa hal yg musti dikoreksi,.critany ttp bgs kok..
    Leeteuk hyung, hrsny leeteuk oppa..kangji kan cewek,.
    Trus Kangji onni hrsny Kangji noona..henry kan cowok..*mian yo udh sok ngajarin..peace.,*
    Min!! Pulang!,,udh selesai syuting’a..hahaha*ditimpuk author.,*

    Reply

  4. chaeky
    Jul 10, 2010 @ 07:53:03

    nice 🙂

    Reply

  5. Neecha
    Jul 10, 2010 @ 08:09:15

    he? ceritanya pada sakit semua?? mian .. agak babo dan lemot buat memahami ceritanya.. *ditabok satu blog*
    Keren dan sedih banget ceritanya….
    ff’a bagus ^^d

    Reply

    • indaahnyots
      Jul 10, 2010 @ 21:25:41

      iya mianhe yah..
      aku salah dalam urusan panggil-memanggil /plak
      maksudnya kangji manggil leeteuk itu oppa terus henry manggil kangji itu noona weleh aku salah mian mian

      Reply

  6. Laurencia NIcole
    Jul 10, 2010 @ 08:44:36

    hue…

    kenapa??

    kenapa kadang hidup itu tidak adil??

    hix.. hix..

    *nangis dipojokan*

    nice FF…

    Reply

  7. gieliciouz
    Jul 10, 2010 @ 09:35:20

    hiks,,,sediih,,,,
    jadi agak berkaca2..

    Reply

  8. ami_cutie
    Jul 10, 2010 @ 09:42:22

    beneran sedih ffnya..hiks
    nice ff..

    mau kritik, tapi udah diwakili sama fani..ehehehe

    Reply

  9. mirhaemin
    Jul 10, 2010 @ 09:44:05

    sad bangt ceritanya…hhoohoho

    uminnn jangan tinggal kan aku..*pleetaaaakkkk

    Reply

  10. dhikae
    Jul 10, 2010 @ 10:01:44

    T.T sad bgt
    bgus..bgus…

    Reply

  11. ella
    Jul 10, 2010 @ 10:36:33

    T__T nangis smbil bca, cerita’a sediiih bnget.

    nice ff

    Reply

  12. Geawooks9
    Jul 10, 2010 @ 11:27:32

    Wah ff temen aku nih hehe

    kalau ada yg namanya minho, itu maksudnya donghae.. Mian ya.. Soalnya ff aslinya ini donghaenya itu minho tapi diganti hehe

    masalah yg oppa dan hyung itu, mian juga salah ketik itu.. Hehe selanjutnya nanti indah yg comment..

    Makasih ya yg udah baca ffnya indah…

    Reply

    • indaahnyots
      Jul 10, 2010 @ 21:20:26

      heh? ge bukan yang ini tapi yang “My dream” itu lhoo..
      wah ge fanfic yg aku kirim kesini pada aneh aduuh salah penulisan semua weleh weleh ditendang seblog deh aku

      Reply

  13. Park Eunsoo
    Jul 10, 2010 @ 11:49:13

    sempet shock liat endingnya…..
    karna ga tahu dari mana rimbanya tiba2 si mochi bisa nongol di situ……???
    kirain dy cuma bagian dr ceritanya minnie doank…..
    mochi~~~~
    how lucky you are to be alive….
    jd kangen mochi dhe….^^

    Reply

  14. juliaelf
    Jul 10, 2010 @ 12:28:25

    terlalu shock baca nya.
    kenapa akhirnya menyedihkan??? TT_TT

    Reply

  15. Rinda_Wookie
    Jul 10, 2010 @ 13:05:02

    nice ff chingu~

    Reply

  16. Rachan Sungmin
    Jul 10, 2010 @ 18:05:29

    kedua pacar ku sakit?!! OMO!!
    pengen jadi kangji~~
    aku pasti ngasih ginjal aku ke henry, tapi gak mau liat sungmin~n dikubur, kalo aku jadi kanji juga pasti aku lebih baik mati dan ngeliat sungmin disurga haaa..
    sedih
    nice ff chingu~~

    Reply

  17. hani_han hyun rin
    Jul 10, 2010 @ 21:37:48

    *cried*
    so saaaaaaaaddddd… :((
    great ff!! poko ny kereenn bgt!! *acungin 100 jempol* (dapet darimana jmpol ny?)

    Reply

  18. indaahnyots
    Jul 11, 2010 @ 02:12:01

    iya kalo jadi kangji aku juga pengen mati deh kan tujuan utamanya pengen ngeliat juga krn mau liat sungmin aduh..
    gomawo yah udah baca

    Reply

  19. bapi588
    Jul 11, 2010 @ 12:38:25

    huhuhu…keren…
    jadi bayangin kalo Min jg bakal nglakuin hal itu pada lovernya *tp gk mau Min meningggal, andwaeee*

    great job, dear. love it. salam kenal, btw. 😀

    Reply

  20. ciiciiminie
    Jul 11, 2010 @ 15:17:17

    huaaa.
    mengharu biru ni FF
    nice FF
    🙂

    Reply

  21. sungheedaebak
    Jul 11, 2010 @ 21:27:40

    nice ff nih. sedih nih..

    Reply

  22. indaahnyots
    Jul 12, 2010 @ 10:50:40

    Ah makasih yah yang udah baca hihi
    Mianhe atas kesalahan panggilannya yah T_T

    Reply

  23. tiara
    Jul 14, 2010 @ 16:04:58

    keren ff-nya tapi sediiiiiiih 😥 keren keren 😀

    Reply

  24. Addean Lau
    Jul 14, 2010 @ 16:23:49

    Hiks,
    Ada yg punya tisu g ? tisuku abis semua…
    Huwaaa!!!
    Tapi,FF yg keren !

    Reply

  25. anggunnidya
    Jul 21, 2010 @ 08:07:37

    Yaaah lagi” bc ff yg ending na sungmin oppa meninggal. G suka bc yg sedih”. . .
    Kasian sungmin oppa… 😦

    Lgi” berhasil nguras mata q.. #cengeng

    *biar g ska crita yg sdih” tp ni ff bgus chingu..

    Reply

  26. khairina_ilhami
    Jun 23, 2011 @ 08:12:06

    sedih bgt crita’y… T.T

    Reply

  27. Eramus Erlind Duank
    Feb 29, 2012 @ 15:50:01

    wahh baru baca nih ff na thor , sedih bgt ! lanjutkan yahh thor , buad cerita yg lebih sedih lg n menyentuh hati ><

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: