White Chocolate

White Choclate

Persahabatan itu manis, sepeti coklat…

Suci, dan tulus itu bearti warna putih, aku benar kan?

Seorang pria mengenakan jaket hitam dan kaca mata hitam tampak keluar dari sebuah lift di salah satu apartemen mewah di seoul. Pria itu berjalan santai menuju pintu keluar sambil sesekali membenarkan kaca matanya.

“Hee Chul Hyung!!!” teriak seseorang. Pria itu berbalik lalu mengangkat tangannya menyapa orang yang memanggilnya.

“Hyung mau kemana??” tanya orang itu.

“aku mau ke luar sebentar … aku bosan…” jawab Hee Chul. Pria yang memanggilnya mengangguk – angguk mengerti.

“mau ku temani?” tanya orang itu. Hee chul tampa berfikir, lalu mengangguk.

“asik!! kita mau kemana??” tanya orang itu.

“kemana  saja … kau ikuti aku saja” kata Hee Chul lalu berjalan mendahului orang itu berjalan ke pintu keluar.

“Hyung! Tunggu!!”

Sementara itu di tempat lain ….

Seorang wanita tampak memperhatikan selembar foto sementara kakinya terus berjalan.

“Kim Hee Chul! Aku pastikan aku akan menemukan mu!! Ingat itu!!!” gumamnya sambil menunjuk – nunjuk foto itu.

“tunggu aku yaa yaeboooo” gumamnya lagi sambil mencium2 foto itu.

***

“Hyung… aku kenyang….” Ucap Hyuk jae sambil memgangi perutnya yang sudah buncit.

“ayo makan lagi!! Masa kau kalah dengan ku?? Ayo makan!!” Hee Chul menyuruh Hyuk jae menghabiskan ramennya.

“ayo habiskan, aku membayar 10000 won untuk ini, ayo makan!!” perintah Hee Chul lagi, dengan malas hyuk jae mengambil sendok dan memakan ramen yang ada di mangkuk raksasa itu. Hee Chul tertawa senang lalu dengan cepat menghabiskan sisa ramen di mangkuk miliknya.

“finish!!!” teriaknya girang. Hyuk jae memandangnya dengan tatatapan minta di kasihani.

“Hyukie-ah baru kali ini aku menang melawanmu makan semangkuk ramen raksasa ini hahahha!” Hee Chul tertawa senang sedangkan Hyuk jae dengan malas memasukkan mie – mie itu kedalam mulutnya. Hee Chul memandang Hyuk jae, ada yang aneh dengan monyet itu hari ini. Biasanya Hyuk jae bisa menghabiskan 2 mangkuk ramen raksasa itu.

“kau kenapa?” tanya Hee Chul pada Hyuk jae.

“gwenchana” jawab Hyuk jae sambil berusaha tersenyum. Hee Chul memandangnya dengan tatapan mencurigai yang dibuat – buat.

“ada apa??” tanya Hee Chul lagi. Hyuk Jae telah menghabiskan ramennya dia menaruh mangkuk itu ke pinggir dan meminum segelas air putih.

“katakan padaku ada apa?? Kau aneh sekali hari ini..” paksa Hee Chul.

“anniyo, aku tidak apa – apa” Hyuk jae masih berusaha mengelak.

“masalah mu dengan Donghae?” tebak Hee Chul, sukses membuat Hyuk jae kaget.

“kok hyung tau?” tanyanya.

“tentu saja, apa yang tidak ku ketahui?? Cepat ceritakan masalah mu, sebenarnya apa yang terjadi diantara kalian berdua?” tanya Hee Chul. Hyuk jae menarik nafas dalam – dalam dan berisap bercerita.

“Kemarin Donghae merusak PSP ku, kau tau kan? aku membelinya dengan sangat mahal, dan aku sangat menyayangi PSP itu tapi hanya berberapa menit berada di tangan Donghae benda itu sudah tak berfungsi…” jelas Hyuk jae sambil menunduk.

“lalu? Kau marah padanya?” tanya Hee Chul, Hyuk Jae mengangguk lemah.

“iya aku marah, aku memarahinya dan berteriak – teriak padanya, dan akhirnya aku menyakiti perasaannya, aku sungguh menyesal…” ucap Hyuj Jae lirih.

“kenapa kau tidak minta maaf saja padanya?”

“bagaimana bisa? Aku sudah berkata yang menyakiti hatinya terlebih lagi aku sudah membuatnya malu di depan anak – anak yang lain”

“aku tau perasaan mu, aku juga pernah merasakannya, tidak ada jalan lain selain kau meminta maaf padanya, katakan kau menyesal telah melukai hatinya” kata Hee Chul lalu mengacak – acak pelan rambut Hyuk Jae.Hyuk jae tersenyum.

“khaja! Kita ketempat lain!” ajak Hee Chul. Hyuk jae menurut dan mengikuti hyungnya itu keluar dari restoran.

“hyung… gumawo…” kata Hyuk jae.

“untuk apa?? Aku tidak membantu mu…” jawab Hee Chul sambil terus berjalan. Dia berhenti di depan sebuah toko,Lebih tepatnya toko kue. Hee Chul memandang kosong ke etalase toko itu, matanya tertuju pada sebuah kotak bertuliskan ‘White Choclate’

“ Bounce to you, Bounce to you
Nae gaseumeun neol hyanghae japhil sudo…

Ponsel Hyuk jae tiba – tiba berbunyi.

“Yeobseo?”

“Hyung kau ada dimana sekarang? Eeteuk Hyung mencari mu” terdengar suara Ryeowook.

“e? jam berapa sekarang?…” Hyuk Jae memeriksa jam tangannya.

“OMO!! Iya2 katakan pada Teuki Hyung aku akan segera kesana…” Hyuk jae menutup telponnya.

“maaf Hyung aku harus pergi Teuki Hyung mencariku, hari ini kami ada jadwal variety show”  kata hyuk jae.

“yasudah, hati – hati!” kata Hee Chul sebelum Hyuk jae pergi.

“owh ya! Bila bertemu Donghae segera minta maaf!” teriak HeeChul. Hyuk jae membalasnya dengan sebuah anggukan lalu berlari dan menghilang di sebrang jalan.

Hee Chul berjalan terus di sepanjang terotoar jalan. hee chul berjalan menuju sebuah taman kota yang sedang tidak ramai. Dia duduk di salah satu kursi lalu merenung.

***

“Kim Hee Chul, aku akan menemukanmu” gumam Hyeon.

“kau ini, Kim Hee Chul saja yang ada di otak mu!” komentar Sung young. Hyeon terkekeh pelan, dia masih menyiumi foto Hee Chul.

“seharian ini aku tidak bertemu dengannya” kata Hyeon.

“bertemu? Bukannya kau memang tidak pernah bertemu dengannya?” kata Sung young sambil terus fokus pada bukunya.

“aku selalu menonton perform mereka secara live, sekarang promosi album ke 4 telah berakhir dan aku tidak bisa melihatnya secara live lagi….” Kata Hyeon dengan nada kecewa, Sung young melirik sahabatnya itu sekilas lalu berdecak pelan. Dia heran dengan prilaku sahabatnya ini, Hyeon terlalu menggilai seorang Kim Hee Chul. Sung young terkadang berfikir , Hee Chul memang tampan, dia adalah artis terkenal, tapi tetap saja dia seorang manusia, untuk apa mengidolakan manusia seperti itu? Lagi pula dia tidak tau kalau ada fans yang begitu menggilainya.

“yasudah! Aku mau ketaman dulu” Ujar Hyeon lalu berlari meninggalkan Sung young.

“anak itu…” gumam Sung young pelan.

***

Hyeon berjalan perlahan menyusuri jalan setapak di taman itu sambil bersenandung kecil. Setelah mengerjakan skripsi dia memutuskan untuk me-refresh kembali pikirannya yang 1 minggu terakhir sibuk berfikir keras untuk menyelesaikan skripsi. Dia duduk di sebuah kursi panjang di taman itu. Hyeon mengambil sebuah mp4 di saku tasnya dan menyalakannya. Hyeon mengaikat sepasang earphone ke telinganya.

Hyeon menyebar pandangannya ke seluruh penjuru taman. Dia terhenti saat melihat seorang pria mengenakan jaket hitam, topi dan kaca mata hitam tengah tertidur pulas  dengan posisi duduk. Hyeon mendekatinya, dia seperti pernah mengenali pria itu.

“KIM HEE CHUL!!!” teriaknya kencang. Pria itu terbangun, dia kaget saat melihat Hyeon berdiri di depannya.

“AA!” pekik Hyeon tertahan.

“jangan berteriak!!!” teriak Hee Chul pada Hyeon.

“kau Kim Hee Chul?? Kau benar2 Kim Hee Chul??” tanyanya.

“kenapa?? Memangnya kenapa jika aku Kim Hee Chul??” tanya Hee Chul malas – malasan, nyawanya tidak sepenuhnya terkumpul.

“aku …. Aku…. Aku ….” Hyeon tergagap.

“aku? Aku apa??” tanya Hee Chul yang mulai kesal.

“aku… aku adalah fansmu!!” pekik Hyeon. Hee Chul tersenyum semuringah.

“benarkah? Beruntung sekali kau bertemu dengan ku saat aku sedang sendiri sepert ini” kata Hee Chul masih tersenyum.

“Hee Chul oppa boleh aku memeluk mu?”tanya hyeon sambil menatap hee chul dengan tatapan memelas.

“mengapa tidak? Peluklah aku” kata Hee Chul. Hyeon berhambur ke pelukkan Hee Chul, dia memeluk Hee Chul begitu erat sampai – sampai membuat Hee Chul sesak nafas. Hee Chul berusaha melepaskan dirinya dari pelukan Hyeon tapi tidak bisa, Hyeon memeluknya kuat sekali.

“Lepaskan!! Aku tidak bisa bernafas!!! Kau ingin membunuhku???” teriak Hee Chul geram. Hyeon segera melepaskan pelukkannya dan menunduk – nunduk pada Hee Chul, meminta maaf.

“Hoah! Ternyata kau sangat tampan dari di foto!” pekik Hyeon sambil memandang lekat wajah Hee Chul. Hee Chul tersenyum malu – malu.

“tapi… ternyata wajahmu tak semulus di foto” kata Hyeon lagi sambil membandingkan wajah Hee Chul dengan foto miliknya dengan seksama.

“YAK!! Kau!!” Hee Chul menunjuk Hyeon dengan geram.

“kau pemarah juga yaaa” katanya enteng. Hee Chul ingin sekali menonjok wanita di depannya itu tapi karena wanita itu adalah fansnya dia tidak dapat melakukan apa pun. Hee Chul segera beranjak dari taman itu, tapi Hyeon mengikutinya. Hee Chul yang tau sedang di ikuti menoleh, Hyeon tersenyum simpul sambil menunjuk ke depan.

“aku mau kesana” kata Hyeon, Hee Chul meniup rambutnya kesal lalu kembali berjalan. Hyeon masih mengikutinya Hee Chul berbalik lagi, tapi Hyeon terlihat sedang berbincang – bincang dengan penjual aksesoris di pinggir jalan. Hee Chul kembali berjalan dia mencoba tidak memperdulikan Hyeon. Sementara itu, Hyeon masih mengikutinya.

Sampai di jalanan yang sepi Hee Chul membalik kan badannya. Hyeon segera menutup wajahnya dengan koran.

“YAK!! Kenapa mengikutiku??!” teriak Hee Chul pada Hyeon. Hyeon membuka koran yang menutupi wajahnya.

“aku tidak mengikutimu” kata Hyeon cepat. “aish” desah Hee Chul.

“sebenarnya apa mau mu?” tanya Hee Chul jengkel.

“Aku bilang aku tidak mengikutimu! Kenapa kau marah padaku??” tanya Hyeon.

“aku bertanya pada mu apa mau mu?? Kenapa kau terus mengikutiku?? Kau ingin berfoto bersmaku?? Minta tanda tangan ku??” tanya Hee Chul menahan marah. Hyeon menunduk, dia tidak tau harus jawab apa, dugaan Hee Chul memang benar dia sengaja mengikuti Hee Chul.

“pergi! Pergi lah” ucap Hee Chul perkataannya agak melembut.

“tapi….”  “sudah! Pergi sana!” perkataan Hyeon terpotong karena Hee Chul meneriakkinya. Hyeon membalikan tubuhnya, Hee Chul masih memelototinya dan terus seperti itu sampai Hyeon menghilang dari pandangannya. Setelah Hyeon pergi Hee Chul membalikkan badannya lalu segera berjalan menuju apartemennya.

Hyeon menengokkan kepalanya dari belokan jalan, dia menatap Hee Chul yang telah menghilang diantara orang – orang yang berlalu lalang.

“padahal kan aku hanya ingin memastikan kau sampai  dengan selamat ke apartemen mu, tapi kenapa kau berteriak – teriak padaku seperti itu?? Tapi …. Aku tidak akan menyerah! Kim Hee Chul! Aku akan terus menjadi fans mu!” Hyeon berkata sambil mengepalkan kedua tangannya. Orang – orang melihat aneh padanya tapi Hyeon tidak memperdulikannya.

***

“Hyung! Kau kemana saja??” tegur Kyuhyun saat melihat Hee Chul masuk ke kamar.

“aku? Aku mencari udara segar saja” jawab Hee Chul seadanya lalu merebahkan tubuhnya ke kasur.

“hufth… gadis tadi, apa tidak apa – apa aku membetaknya? Pasti dia sangat kesal padaku, haahhh sepertinya aku akan kehilangan satu fans, Kim Hee Chul! Kau bodoh sekali! Kenapa kau berteriak – teriak pada gadis itu?? Pabo … pabo….” Hee Chul terus memukul – mukul kepalanya dengan tangannya.

“Hyung kau sedang apa?” tanya Kyuhyun lalu mengambil tempat duduk di samping Hee Chul.

“anni… aku mau tidur! Sana! Pergi! Jangan ganggu aku!!” usir Hee Chul pada Kyuhyun. Kyuhyun memajukan bibirnya kesal lalu keluar dari kamar sambil menutup pintu.

***

Keesokan harinya …..

Hee Chul tampak sibuk memasukan berberapa lembar bajunya ke dalam sebuah tas. Shindong masuk ke kamar sambil memperhatikan Hee Chul yang sedang beres – beres.

“Hyung mau ke beijing hari ini?” tanya Shindong. Hee Chul mengangguk saja.

“mau ku bantu?” tanya Shindong lagi. Hee Chul menggelengkan kepalanya. Dia telah selesai memasukan barang – barang dan pakaiannya kedalam tas itu.

“Aku pergi dulu ya… jaga dirimu baik – baik” pesan Hee Chul pada Shindong sebelum keluar dari kamar.

“Hyung hati – hati!” Teriak Hyuk jae dari dapur saat melihat Hee Chul bersiap pergi. Hee Chul mengangguk singkat lalu segera pergi menuju loby dimana menegernya sedang menunggunya.

***

Hee Chul menghempaskan tubuhnya ke kasur hotel, lalu berguling – guling. Manager kim yang bersamanya langsung menepuk pantat Hee Chul, menyuruhnya bangun. Hee Chul masih guling – guling di kasur sambil memperhatikan layar ponselnya.

“YAK!! KIM HEE CHUL!!” teriak manager kim yang sudah tidak sabar.

“cepat mandi!! Sampai kapan kau mau guling – guling disana terus? Kau harus ikut aku menandatangani kontrak drama terbarumu!! Ayo bangun!!!” Meneger Kim menarik tangan Hee Chul dan membawanya ke kamar mandi hotel. Hee Chul menggerutu, sebelum masuk ke kamar mandi dia sempat ingin mencekikik leher manager kim.

***

“Hyung! Gumawo! Maaf merepotkan mu, tapi… bagaimana rasanya bisa membintangi drama di china?” kata Zhou mi setelah dia dan Hee Chul keluar dari ruangan seorang produser untuk menandatangani kontrak kerja dan mencatat jadwal syuting, sebenarnya ini bukan tugas Hee Chul.

“kenapa berterimakasih padaku?? Seharusnya kau menganggap aku ini musuhmu, karena aku kau bisa kehilangan popularitas karena aku ikut bermain di drama mu, wanita2 itu pasti akan mengidolakan ku aku kan lebih tampan dari mu” kata Hee Chul sambil terkekeh. Zhoumi menjitak kepala Hee Chul pelan.

“aku yakin itu tidak akan terjadi!!” kata Zhou mi lalu berlari meninggalkan Hee Chul. Hee Chul mengejarnya dia tidak akan membiarkan Zhou mi pergi setelah menjitak kepalanya. ‘beraninya anak itu!!’ batin Hee Chul sambil terus berteriak memanggil Zhoumi yang kian menjauh.

“YAK!!” Hee Chul berhasil mengejar Zhou mi dan menarik jaket Zhou mi. Hee Chul membalikan tubuh Zhou mi dan malakukan aksi balas dendam, dengan menggelitiki Zhou mi.

“RASAKAN!!!!” teriak Hee Chul sambil tertawa senang sementara tangannya terus aktif menggelitiki Zhou mi.

“Hyung…. Am….hahahha… ammpunn…hahahhaa” Ujar Zhou mi disela – sela tawanya.

“YAK!!! KIM HEE CHUL!! Cukup!! Kalian ini seperti anak kecil saja!” kata meneger kim sambil menarik tubuh hee chul yang menindih zhou mi.

“Khajja!!! Kalian! Sebaiknya temani aku cari makan, aku lapar!” kata meneger kim sambil mengelus – elus perutnya yang buncit.

Hee Chul, Zhou mi dan meneger kim telah berada di sebuah kedai di jalan wang fujin. Seorang pelayan menghampiri mereka sambil tersenyum manis. Zhou mi memberitahukan pesanan mereka dan pelayan itu mengnagguk sambil tersenyum dan pergi mengambilkan pesanan mereka bertiga.

Hee Chul menoleh ke luar jendela kedai itu dengan tatapan kosong. ‘sekarang aku sudah di sini…’ hee chul membatin. Zhou mi menepuk pundak Hyung nya itu, seakan – akan mengetahui apa yang di pikirkan oleh Hee Chul.

‘Drrrttt…. Ddrrttt’ Ponsel Hee Chul bergetar, dia merogoh ponsel itu di kantong jaketnya.

1 messege received

Hee Chul memencet tombol di ponsel itu dan membaca pesannya.

Hyung! Berbaikan lah dengannya…

Siwon

Hee Chul mengantongi lagi ponselnya dan menyantap makanannya dalam diam.

Sementara itu …..

Seorang pria tampak duduk di depan sebuah komputer dengan perasaan gusar. Seorang pria menepuk pundaknya pelan, berharap bisa menenangkan hatinya.

“Aku takut…” Pria gusar tadi menunduk.

“aku yakin kau bisa …” ucap Pria lainnya, menyemangati.

‘dddrrrttt…’

Pria itu mengambil ponselnya dan membaca sebuah SMS.

Hyung! Kami ada di wang fujin…

Pria tadi menutup ponselnya lalu berdiri dan mengambil sesuatu di atas meja.

“aku pergi …” ucapnya berpamitan pada pria yang selalu bersamanya setelah dia memutuskan keluar dari Super Junior.

Pria gusar itu masuk kedalam mobilnya dan menjalankannya dengan tenang.

***

“Ah~ perut ku….” Hee Chul memegangi perutnya yang terasa perih.

“Hyung~ Gwenchana??”Zhou mi tampak panik saat melihat wajah Hee Chul yang mulai pucat.

“Bagaimana bisa aku tidak apa – apa? Aishh… sepertinya aku kebanyakan makan – makanan pedas itu…”. Zhou mi menggelengkan kepalanya, bisa – bisanya Hee Chul mengeluh padahal perutnya sedang sakit.

“Kita ke hotel saja…” Manager yang bersama mereka tadi membawakan tas Hee Chul dan mereka bertiga keluar dari kedai itu menuju sebuah mobil van.

Sesampainya di Hotel, Hee Chul duduk di sisi tempat tidur sementara menegernya mengambilkannya segelas air putih dan obat untuk sakit perut.

“gumapta” Hee Chul mengambil gelas itu dan menelan obat tablet itu dengan cepat. Hee Chul berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menuju jendela. Di bukanya kaca jendela itu sedikit, terlihat banyak sekali wanita berkerumun di bawah sana sambil meneriak – neriakkan namanya.

“Zhou mi! lihatkan? Banyak sekali fans ku di sini…” kata Hee Chul lalu berbalik memandang Zhou mi yang sedang sibuk dengan ponselnya.

“Yak! Apa yang kau lakukan?” tanya Hee Chul. Zhou mi buru – buru menyimpan ponselnya dan tersenyum pada Hee Chul. Hee Chul mencium gelagat aneh di diri Zhou mi dan memandang Zhou mi dnegan tatapan mencurigai.

“Hyung, kau sudah baikan??” tanya Zhou mi. Hee Chul mengangguk singkat lalu mengambil sesuatu di dalam kantong tas ranselnya.

‘CKLIKK…’ Hee Chul membidikan kameranya kearah kerumunan wanita yang berkerumun di halaman hotel.

“Lihat!! Waahhh… fansku banyak sekali…” Pekik Hee Chul girang sambil melihat – lihat hasil jepretannya.

“Coba ku lihat!!” Zhou mi menengok keluar jendela sambil berdecak.

“kalau ku tunjukan pada Kyuhyun pasti dia marah … hahhaa…” Gumam Hee Chul sambil terkekeh membayangkan ekspresi Kyuhyun yang kesal.

“Ah!! Zhou mi-a! perut ku sudah tidak sakit lagi, bagaimana kalau kita jalan – jalan??”

***

Seorang pria berkaca mata hitam tamak memarkir mobilnya di sisi jalan. Dia masih tampak gusar sama seperti saat dia meninggalkan apartemennya tadi. Dia masih berada di dalam mobilnya tanpa berkeinginan untuk keluar.

‘ddrrtt…’ Han geng buru – buru mengambil ponselnya di kantong celananya.

“Hyung~ sekarang kami sekarang ada di wang fujin …”

Han geng memutar kunci mobilnya dan menjalankan mesin itu menuju wang fujin. Selama perjalanan dia terus memikirkan apa yang harus di katakannya pada orang itu jika dia benar – benar bisa bertemu dengannya.

***

‘apa yang di lakukan orang asing jika di beijing? Umm… jalan – jalan?? pasti!! Tapi… dimana??’ Seorang gadis tampak sibuk menggaruk – garuk kepalanya dengan ujung pensil sambil terus berjalan. Gadis itu mengikuti para pejalan kaki untuk menyebrang jalan. saat lampu lalu lintas berubah menjadi hijau para pejalan kaki itu berlari agar segera menuju sebrang jalan, tapi tidak dengan gadis itu dia masih berjalan dengan pelan sambil mengamati kertas di tangannya. Tiba – tiba ….

“CKKIIITTTT” Suara ban mobil yang berdecit karena berkesekan dengan aspal jalan. Gadis itu menoleh melihat sebuah mobil yang berhenti di sampingnya. Dia tertegun sejenak, lalu segera sadar dan berlari menuju tepi jalan.

“Aish… dasar gadis bodoh” umpat Han geng lalu menjalankan kembali mobilnya, tentunya masih dengan perasaan gusar.

***

“Zhou mi! chamkaman!!”

“Waahh… sepertinya enak…. Zhou mi~a aku tidak punya duit yuan, kau pinjamkan dulu ya…. Aku ingin makan itu…” Hee Chul menjuk – nunjuk sebuah grobak yang menjajakan dumpling.

“tentu Hyung! Aku akan membelikannya untuk mu tapi… dengan 1 syarat!!” Zhou mi mengacungkan jari telunjuknya ke depan wajah Hee Chul.

“apa?”

Zhou mi tampak membisikan sesuatu di telinga Hee Chul.

***

Han Geng mengemudikan mobilnya dengan tidak sabar, tiba – tiba dia merasakan ponselnya bergetar dan mengeluarkan suara.

Zhou mi Calling…

“halo?”

“Hyung, kau ada dimana?”

“aku di jalan, sedang menuju ke tempat mu,” jawab Han geng.

“bagus… Hyung~ kita bertemu di kota terlarang, oke??” terdengar suara Zhou mi di sebrang sana.

“hah? Kau ingin aku bolak balik? Tadi kau bilang di wang fujin… jangan membuatku pusing!”

“hyung kemari saja”

Telpon terputus, Han Geng menghela nafas lalu kembali memutar stir mobil menuju tempat yang di maksud Zhou mi.

***

“Hyung! Bagaimana?? Indah bukan?” tanya Zhou mi pada Hee Chul yang tampak memejamkan matanya menikmati angin sore yang mulai menerpa.

“hmm… sebenarnya kau ingin bertemu dengan siapa??” tanya Hee Chul.

“seseorang, Hyung, bantu aku bicara padanya ya…” kata Zhou mi sambil berbisik. Hee Chul tersenyum lalu mengangguk.

‘Dddrrrttt….” Ponsel Zhou mi bergetar, sms dari Han Geng.

‘Dimana kau? Aku sudah di Kota terlarang’

Zhou mi membalas dengan cepat lalu menepuk pundak Hee Chul dan meminta izin untuk pergi ke toilet.

***

“ini di? Umm…. Kota terlarang?” gumam seorang gadis sambil mengamati bangunan besar di depannya.

“apa mungkin dia kesini? Tapi …. Walaupun tidak, setidaknya aku bisa jalan – jalan menikmati indahnya istana ini, hihihihi…” gumam gadis itu pelan lalu berjalan masuk ke gerbang merah besar, dan masuk lebih dalam dari istana yang luasnya mencapai 720.000 meter persegi itu.

***

Hee Chul menunggu Zhou mi sambil mengamati sebuah ruangan dari 1000 kamar yang ada di istana itu sambil berusaha membaca sesuatu yang tertulis di sebuah batu. Hee Chul merasakan pundaknya di sentuh, dia berfikir pasti Zhou mi. Hee Chul berbalik tapi dia kaget saat yang di lihatnya bukan Zhou mi melainkan orang yang dirindukannya sekaligus di bencinya.

“Kau?” Senyum Hee Chul langsung hilang begitu saja saat melihat orang itu.

“Hee Chul-a… apa kau tidak rindu padaku?” tanya orang itu dengan suara bergetar, dia takut.

“aku datang kesini bukan untuk bertemu dengan mu” jawab Hee Chul ketus. Han Geng menundukan kepalanya, dia ingin menangis saat ini juga.

“Hee Chul-a…. aku merindukan mu…” kata Han Geng lirih, hampir tak terdengar namun kata itu lah yang juga ingin di ucapkan Hee Chul.

“kenapa kau pergi?” tanya Hee Chul dingin, dia tidak ingin sama sekali memandang Han Geng.

“aku …. Aku…. Tidak ingin menderita lagi ….”

“kenapa kau tidak pernah mengatkannya pada kami? Kau anggap kami apa?? Kenapa kau tidak pernah bercerita tentang masalahmu pada kami?? Kenapa??” Hee Chul masih tidak ingin menatap Han Geng, dia terus memalingkan wajahnya suaranya bergetar, dia hampir menangis.

“mian…” ucap Han geng singkat tapi kentara sekali suara isakannya terdengar.

Hee Chul berbalik menatap Han geng yang masih menangis. Hee Chul melayangkan telapak tangannya ke wajah Han geng.

“PLAAKK” Hee Chul menampar Han geng. Han geng tidak keberatan Hee Chul melakukan itu padanya, dia pikir dia memang berhak mendapatkannya.

Hee Chul sudah tidak kuat menampung air matanya yang akan tumpah, dia berlari menjauh. tapi karena dia berjalan sambil menunduk, Hee Chul menabrak seseorang.

“KIM HEE CHUL!!!” teriak orang itu.

“kau??! Kau lagi??!!!” Hee Chul menunjuk gadis di depannya, kaget.

“tak disangka bertemu dengan mu disini… kebetulan sekali…” kata Hyeon sambil tersenyum manis. Tapi senyuman itu langsung hilang saat dia melihat air mata keluar dari pelupuk mata Hee Chul. Hyeon meraih pipi Hee Chul dan mengusap kedua belah pipinya untuk menyeka air matanya. Hyeon memiringkan kepalanya, dilihatnya Han geng tangah berdiri di belakang Hee Chul. Hyeon menarik tangan Hee Chul dan membawanya pada Han geng. Hee Chul kaget begitu juga Han geng.

“ini kan yang membuatmu menangis?” tanya Hyeon. Hee Chul tidak menjawab.

“Dengarkan dia! Dan jangan pergi!! Kalau kau pergi! Aku akan mencekik leher mu! Araeseo!!” Hyeon berteriak pada Hee Chul dengan nada mengancam. Han geng manatap Hyeon yang tengah berteriak pada Hee Chul sambil tersenyum, dia merasa geli saat melihat Hee Chul di ancam oleh seorang gadis, ini kejadian langka!

“Hee Chul-a… aku minta maaf karena telah membuatmu benci padaku, aku tidak menceritakannya pada kalian karena aku tidak ingin menjadi beban untuk kalian, tapi mengertilah, aku juga manusia aku tidak tahan di perlakukan seperti itu setiap hari, di beda kan dengan kalian hanya karena aku orang asing…. Aku ingin mereka mengerti …. Tapi sungguh! Aku tidak bermaksud untuk menyakiti mu dan member – member yang lain,aku tau masalah ini membuat teuki hyung sakit kepala, tapi itu bukan maksudku!! Mengertilah….” Han geng menyelesaikan kalimatnya sambil menatap Hee Chul yang tengah menunduk. Hee Chul mengangkat kepalanya lalu memeluk Han geng erat.

Hyeon menatap Hee Chul yang tengah memeluk Han geng, iri. Dia juga ingin di peluk seperti itu >.<

Hee Chul melepaskan pelukannya sambil berbisik “bogoshipo…”

“apa artinya kau tidak marah lagi padaku?” tanya Han geng sambil tersenyum. Hee chul menggeleng.

“lalu??”

“aku ingin menanyakan satu hal pada mu…”

“apa?”

“apa kau akan selalu manjadi bagian dari Super Junior?” tanya Hee Chul.

“selalu…” jawab Han geng lalu ingin memeluk Hee Chul kembali tapi Hee Chul menepis tangannya.

“panggil aku Hyung dulu …” pinta Hee chul.

“Hee Chul Hyung…. Apa sekarang aku boleh memeluk mu lagi?”. Hee Chul menggeleng lalu menengadahkan tangannya.

“aku minta white choclate” pinta Hee Chul.

“kali ini aku tidak akan lupa membelikannya untuk mu…” Han geng merogoh sesuatu di saku mantelnya. Sebatang coklat putih dan menyerahkannya pada Hee Chul.

“anak pintar ….” Hee Chul menerima coklat itu dengan senang hati. Han geng ingin memeluknya lagi, tapi Hee Chul kembali menepis tangannya.

“aku minta album baru mu…” pinta Hee Chul lagi sambil tersenyum penuh arti.

“aku sudah membawakannya untuk mu, bahkan sudah aku tanda tangani” Han geng mengambil sesuatu lagi di kantong mantelnya, dan menyerahkan album itu pada Hee Chul.

“sebenarnya aku sudah punya tapi… aku ingin kau yang langsung memberikan nya pada ku… kekkeke” Hee Chul tertawa senang . Han geng mengacak – acak rambut hee chul.

“YAK!! Beraninya kau menyentuh kepalaku!!” pekik Hee Chul sambil menjitak kepala Han geng.

“Hee Chul hyung….” Han geng meringis sambil mengusap kepalanya.

“jangan panggil aku dengan sebuatan Hyung lagi, aneh sekali mendengar mu memanggilku seperti itu” kata Hee Chul sambil terkekeh. Tiba – tiba …..

“BLATZZ” kilatan dari kamera digital Hyeon merusak kebersamaan mereka.

“aku yakin jika aku posting gambar ini di blog pasti heboh” ucap Hyeon sambil menyeringai. Hee Chul mengambil kamera digital itu dari Hyeon.

“YAK!!! Kembalikan!!!” pekik Hyeon.

“tidak!! Tapi kenapa kau bisa ada di beijing?? Kau mengikutiku?” tanya Hee Chul, dia baru sadar mengapa makhluk seperti Hyeon bisa tiba – tiba muncul di beijing. Hyeon tersenyum manis sambil terkekeh.

“eh! Kau gadis yang di tengah jalan tadi bukan?” tanya Han geng saat mengenali Hyeon, gadis yang hampir di tabraknya tadi siang.

“waaahhh… han kyung oppa, kau tambah tampan….” Hyeon tidak menjawab pertanyaan Han geng, dia malah mengagumi paras Han geng, dan itu membuat Hee Chul cemburu.

“boleh aku minta tanda tangan mu? Aku tidak keberataan kau hampir menabrak ku tadi siang ” kata  Hyeon. Han geng tersenyum sambil mengambil kertas dan pulpen yang di berikan Hyeon.

“nama mu siapa?” tanya Han Geng.

“Kim Young Hyeon” jawab Hyeon.

“ini…” Han geng menyerahkan kertas dan pulpen tadi pada Hyeon.

“apa boleh aku memelukmu?” tanya Hyeon lagi.

“kenapa tidak? Sebagai permintaan maafku karena hampir menabrak mu tadi siang”. Hyeon langsung menghambur kepelukan Han geng dan mendekapnya lama. Hee Chul langsung mengambil tangan Hyeon dan menjauhkannya dari Han geng.

“HEH!! Bukan kah kau fans ku?? Kau tidak pernah minta tanda tangan ku!” kata Hee Chul kesal.

“aku sudah punya banyak tanda tangan mu, apa kau mau liat?”

“wah wah wah…. Sepertinya aku ketinggalan banyak berita nih” celetuk Zhou mi yang tiba – tiba datang.

“siapa kau?” Zhou mi menunjuk Hyeon yang tengah berdebat dengan Hee Chul.

“Zhou mi xie – xie … dan untuk mu…. Kamsahamnida” Han geng mengacak – acak rambut Hyeon dan Zhou mi.

The End

Hahahaha selesai!!! Ini ff gw buatnya kilat!!! Kekekekeke

Saya minta maaf sebesar – besarnya jika ada kesalahan dari penulisan FF ini, kesempurnaan hanya milih tuhan YME hehehehe *dorce mode on*

Mian juga kalo ff nya gaje, en berbelit – belit soalnya yang nulis juga suka berbelit – belit  jadi harap maklum kekekkkee

Padahal tadinya gw niat ngepost ff yg gw janjiin ama ka nisya tapi, …. Gw kepikiran buat ngubah jalan ceirtanya kekeke jadi gw edit lg dehhh… ffnya pending dlo yaa kaaaa kekekekee

NB buat kunti en ka vie : Gw minjem nama kalian yak, sorry gak ngasih tau, pulsa abis gak bisa sms kekekkekekee



47 Comments (+add yours?)

  1. aegyy
    Aug 14, 2010 @ 04:14:01

    BACA DOLOE

    Reply

  2. aegyy
    Aug 14, 2010 @ 04:21:07

    HANGENG TT______________TT
    ya ampun kangennn~~ uuu~ sabar hany ~~ u,u

    Reply

  3. aishii
    Aug 14, 2010 @ 04:36:22

    1st??
    Baca dulu ah.xixi

    Reply

  4. qhaa
    Aug 14, 2010 @ 04:40:54

    nice epep ..

    Reply

  5. Bianca kim
    Aug 14, 2010 @ 04:42:59

    d^.^b

    Reply

  6. haeny_elfishy
    Aug 14, 2010 @ 04:46:52

    waaa . . .
    saia terharu !
    kereeeeen. . . !
    thumb up author !

    Reply

  7. Ami_cutie
    Aug 14, 2010 @ 04:53:16

    waaa..minmi…manis bgt ffnya…
    keren kok!
    enak bener ya jadi hyeon, trus eunhae baikan ga?

    Reply

    • MinmiCho^0^HeeGI
      Aug 14, 2010 @ 05:00:37

      hehehehe makasih yaa adik ipar udah baca en komen ff gw

      hah? gw lupa nyantumin ceirta 2 makhluk itu, harusnya udah baikan kekekekkekee

      Reply

  8. Pho
    Aug 14, 2010 @ 04:55:16

    Bagus –d

    Reply

  9. mrschokyuhyun
    Aug 14, 2010 @ 04:57:05

    XDDDDD~Sukaaa~ >.<
    Kim heechuul~! Narsisnya engga ketulungan =="
    Enak yaah jadi hyeon ketemu heechul tidak terduga~! Heechul jeles~~wkwkwk 😛

    eniweibusway~unyuk sama donghae gimana? == baikan kan?

    Reply

    • MinmiCho^0^HeeGI
      Aug 14, 2010 @ 05:08:12

      thanks yaa udah baca en komen ff gw^^

      si Hyeon ceritanya niat bgt ngejar icul kemanapun icul pergi, udah ketemu malah di pukulin, fans macam apa itu? *di gaplak tata*

      harusnya udah baikan kekekekeke

      Reply

  10. HeeHwa
    Aug 14, 2010 @ 05:07:30

    waaaa…mengharukan….
    iri saya sama si Hyeon bisa dipeluk ma hanchul…
    good ff ^_^d

    Reply

    • MinmiCho^0^HeeGI
      Aug 14, 2010 @ 05:10:23

      thanks yaa udah baca ff gw ^^

      si Hyeon mah maksa makanya di peluk wkwkwkwk
      *di gaplak tata lagi*

      Reply

  11. ParkChanRa
    Aug 14, 2010 @ 05:11:49

    .enaknyaaa jadi hyeon bisa ketemu ma meber suju ><
    .
    .hehehehehe
    .
    .nice ff onnie 😀

    Reply

  12. rachul
    Aug 14, 2010 @ 06:20:54

    wahaha .. rame ..
    ada yang mengharukan, ada yang lucu juga.. *menurutku*
    gila juga si hyeon, ampe ngikutin ke cina ..
    tapi enak, tujuannya cuma pengen ketemu heechul, eh ketemu han geng ama zhou mi juga
    nice ff! ^^

    Reply

    • MinmiCho^0^HeeGI
      Aug 14, 2010 @ 10:02:49

      hehehee
      thanks yaaah udah baca en komen,…
      ho oh beruntung bgt si hyeon, andai gw punya nyali segede bagong gw mau deh nyusul umin ke korea en maksa dia nikah ama gw *gapeeennnn* kekekeke

      Reply

  13. Ujie chibi
    Aug 14, 2010 @ 07:18:06

    HanKyung….. T+T
    nice ff ^^

    Reply

  14. XueLi
    Aug 14, 2010 @ 07:36:57

    Aduh bgs bgt. Berasa kejadian nyata.. Author,pgn knl nih.. Pls follow twitterku ya [bt chingudeul lain juga] – just click my name.

    Reply

  15. Kimyoonhee
    Aug 14, 2010 @ 07:52:10

    Wakakakakakak 😀
    Baca ni ff sambil senyum2 sndirian soalnya lucu
    Heechulnya narsis lagi haha
    Nice ff ^^d

    Reply

  16. GIELICIOUZ
    Aug 14, 2010 @ 08:30:35

    kangen hangeng gege….

    Reply

    • MinmiCho^0^HeeGI
      Aug 14, 2010 @ 10:11:26

      aku jugaaaa
      tapi seneng dapat kabar klo han geng ama anak2 suju masih kyak dulu, hehehe
      thanks yaaah udah baca en komennn ^^

      Reply

  17. shania9ranger
    Aug 14, 2010 @ 09:13:43

    So sweet, heechul tetep narsis ya. Hehehe. . . d^^b

    Reply

  18. mei.han.won
    Aug 14, 2010 @ 09:19:15

    HanChul moment selalu menarik….
    Jdi kangen geng…. Great FF 🙂

    Reply

  19. luffy19
    Aug 14, 2010 @ 09:54:37

    Bgus, kren ff nya..
    Sukses bkin aku mw nangis pagi2.
    O ya, aku jadi ganti id *gapen*

    Reply

    • MinmiCho^0^HeeGI
      Aug 14, 2010 @ 10:16:01

      thanks yaa udah baca en komen ff gw hehhehee^^

      tsrah km ja, ndak ganti id kah kd kah wkwkwwkk
      eh kapan lanjutan ff km yg kmren??

      Reply

  20. luffy19
    Aug 14, 2010 @ 10:43:07

    Nanti ya..
    Aku blm bkin satu kata pun, wkwk..

    Reply

  21. wookie
    Aug 14, 2010 @ 10:54:54

    i lke it aku suka …………………….. hampir menyentuh hati

    Reply

  22. Naa..
    Aug 14, 2010 @ 11:06:00

    wuah..si Ichul narsisnya ga ilang-ilang dah..
    Terharu bacanya inget HanChul couple..

    Reply

  23. NtaKyung&NtieKyu
    Aug 14, 2010 @ 11:07:38

    iri dewh sama hyeon… huhuhuhu
    aku juga mau di gituin ama HanChul….
    koko Oppa aku jadi tmbh kangen ma dya…. Huhuhuhuhu

    Nice ff…^^b

    Reply

  24. Soomin
    Aug 14, 2010 @ 13:06:10

    Terharu!! Jadi kangen gege han T.T

    Reply

  25. nandz
    Aug 14, 2010 @ 15:16:21

    Kangen gege~
    ^^ bagus ehehe

    Reply

  26. shin hyun rin
    Aug 14, 2010 @ 17:32:02

    wah…. nice ff!!! uh… kangen bgt ama gege T_T……
    si chullie lagi narsis bener….
    haru ada, tawa ada….. nice ff deh!!! ^_^

    Reply

  27. BabyChullie
    Aug 14, 2010 @ 21:44:55

    Wihh gaya,.
    Andai aja jdi kenyataan,mau deh jdi c’hyeon,.^^

    Reply

  28. Sebastian Mamoru
    Aug 14, 2010 @ 22:00:06

    hueeeeeee
    gw suka!!! kayaknya ceritanya ini terasa nyata buat gw…untung aja persahabatan mereka kayaknya baik baik aja…bagussssssss kok Minmi Good Job ^^
    ps : peran Hyeon disini sma sekali ngga ganggu malah ngebantu banget meskipun dia ngga jadian sama Heechul hahaha

    Reply

  29. Park Eunsoo
    Aug 15, 2010 @ 07:23:48

    Bgs2……
    Heenim ketemu fans antik….
    Nyahaha….^^

    Reply

  30. angangwoo
    Aug 15, 2010 @ 13:17:05

    Ahjussi!!! Ampun deh! Bener2 ini heechul ahjussi!!! Speechless baca ke narsisan mu ahjussi, ketularan si kyu ya? ~(_ _!)~

    Reply

  31. icha chullie
    Aug 15, 2010 @ 16:43:35

    ne ff sukses ngebuat ak meneteskn air mata bahagia hehehe 😀

    kalo gk narsis bkn heechul nma.a kekeke
    enak bgt jd hyeon,iri aku >.<

    HANCHUL SARANGHAE~~~
    😀

    Reply

  32. sarah_gamekyu
    Aug 17, 2010 @ 17:11:08

    wuahh… keren keren!! ada ZhouMi!!! like this~

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: