When Autumn Meets Winter

Aku suka musim gugur. Cuaca yang tidak terlalu dingin, juga tidak terlalu panas. Sejuk, rasanya pas di badan. Juga tidak menyiksa. Selain itu aku juga suka pemandangan musim gugur. Lembar-lembar daun yang kekuningan mulai turun menutupi tanah… Aaaahhh… Rasanya indah sekali…

Tapi aku benci musim dingin. Dinginnya menyiksa serasa menusuk tulang. Untuk keluar rumah saja harus mengenakan pakaian berlapis. Selain itu, salju yang menumpuk membuatku susah berjalan… Hu-uh… Pokoknya aku benci musim dingin…

***
Aku suka musim dingin. Cuaca yang dingin, sama sekali tidak panas. Aku juga suka salju yang menumpuk. Bisa untuk bermain bola salju dan membuat boneka salju. Selain itu, bulir salju yang turun ke bumi berwarna amat putih… Bagaikan kristal yang jatuh dari langit…

Tapi aku benci musim gugur. Daun yang berserakkan, terlihat sangat kotor. Warnanya yang kekuningan membuatku bergidik geli. Belum lagi kalau daun itu sudah dipakai hinggap berbagai macam binatang… Eu… Geli rasanya… Namun di sisi lain aku sangat menantikan kehadiran musim gugur… Kalian tahu kenapa…?? Karna itu tandanya bahwa sebentar lagi akan berganti ke musim dingin…

***

[flashback ~ 15 tahun yang lalu]

Seorang anak lelaki terlihat bermain dengan wajah gembira. Sebentar sebentar ia menengadah memandang hamparan dedaunan yang berwarna kuning kemerahan. Anak lelaki itu duduk di taman, seorang diri. Tanpa ada seorang pun yang menemaninya. Ia mengambil 2 genggam dedaunan yang telah rontok di genggaman tangannya yang mungil, kemudian melemparkannya ke angkasa. Berkali-kali sambil tersenyum dan tertawa.

Tak lama ia menyadari ada orang lain di taman itu. Ia melihat seorang anak perempuan berjalan cepat, terburu2 mencari tempat duduk. Yang membuatnya heran, anak itu justru duduk di sebuah kursi yang diatasnya tidak terdapat satupun ranting pohon. Rasa penasarannya pun membuatnya menghampirinya.

“Annyeong…”, sapanya.

“Annyeong…”, balas si gadis kecil.

“Kenapa kau duduk di sini…?? Di atasnya kan tidak ada pohon…”

“Justru karena tidak ada pohon, aku duduk di sini… Aku tak suka melihat daun yang rontok, kotor sekali…”

“Kalau tak suka, ya, jangan keluar… Ini kan musim gugur… Saatnya daun-daun rontok…”

“Yeee… Aku kan keluar bukan karena aku suka musim gugur… Aku sukanya musim dingin…”

“Apa hubungannya…??”

“Kalau aku keluar di musim gugur, aku akan tahu kapan salju pertama turun… Itu tandanya sudah memasuki musim dingin… Hehehe…”

“Oooo… Kalu begitu, kutemani ya…??”

“Boleh saja…”

“Tapi aku sambil bermain di sebelah sana… Tidak jauh kan..??”, ujarnya sambil menunjuk2 setumpuk daun.

“Mmm… tidak…”, jawab gadis kecil itu sambil bergidik. Anak lelaki itu segera berlari ke arah tumpukan daun itu. Namun tak disangka ia terjatuh.

“AAAWWW…!!!”, teriaknya kesakitan. Si gadis kecil segera menghampirinya. Mata anak lelaki itu sudah basah, siap untuk mengalirkan air mata.

“Ini, hansaplast. Anak cowok ga boleh cengeng. Aku benci cowok cengeng.”, ujar gadis kecil itu sambil memberikan sebuah hansaplast bergambar kristal salju yang segera digunakan untuk menutup luka anak lelaki itu. Anak lelaki itu masih menundukkan kepalanya, mencoba menahan tangis dan rasa sakitnya.

“Uwaaahhhh…”, seru si gadis kecil tiba2. Anak lelaki itu menatap si gadis kecil, wajahnya senang sambil menengadahkan kepalanya. Anak lelaki itu ikut menengadah, dan ia melihat bahwa butir-butir salju sudah turun dari langit. Sebutir salju persis mengenai puncak hidungnya.

“Dingin…”gumam si anak lelaki. Udara mulai terasa dingin sejak salju menampakkan wujudnya, menggantikan daun-daun kekuningan menutupi permukaan bumi. Tapi si gadis malah terlihat senang. Ia berdiri, merentangkan kedua tangannya yang mungil, dan mencoba meraih semua salju yang turun.

“Hei…!!”, panggil si anak lelaki kepada si gadis kecil. Si gadis kecil itu pun menoleh.

“Aku pulang dulu ya…! Udaranya mulai dingin…! Bye bye…”, seru si anak lelak sambil berlalu pergi. Si gadis kecil hanya tersenyum tipis dan baru akan mulai menangkap butir salju, ketika ia melihat sesuatu. Kemudian ia menghampiri dan memungutnya. Sebuah kartu kecil. Di dalamnya tertempel selembar daun maple berwarna kuning kemerahan. Gadis itu tersenyum kecil kemudian memasukkan kartu itu ke saku bajunya.

[end of flashback]

***

Suatu hari di musim gugur. Seorang pria nampak terpaku menatap sebuah hansaplast bergambar kristal salju. Di baliknya masih terdapat bercak darah kering, bekas lukanya 15 tahun yang lalu.

‘Apa yang sedang ia lakukan ya…??’, tanyanya dalam hati…

“Yuki…”, gumamnya lirih. Yuki…?? Itu bukanlah nama orang yang ditunggunya, bukan juga nama si hansaplast yang sedang ia pegang. Yuki, adalah salju dalam bahasa jepang. Orang yang ditunggunya tentunya sangat berhubungan dengan salju… Lama ia melamun, mencoba membayangkan, seperti apa rupa si gadis kecil itu sekarang. Namun sesuatu memecah lamunannya.

“HYUNG…!!! TOLONG AKU…!!!”, teriak seseorang yang tiba2 masuk ke kamarnya. Ia pun menyimpan hansaplast tadi secara terburu-buru… Tak lama kemudian seseorang lagi menyusulnya.

“Wookie-ah…!! Hari ini kan tugasmu memasak…!!! Ayo masak…!! Jangan malah kabur…!!!”, seru pria yang baru muncul itu sambil menggendong anjingnya.

“Aku tahu…!!! Paling tidak, jauhkan Rong-Rong dariku…!!!”, seru pria yang dipanggil Wookie tadi pada pria yang menggendong anjing. Diam. Tak ada yang buka suara. Akhirnya …

“Kalau memang kalian mau debat di kamarku, silahkan… Aku keluar dulu…”, ujarnya sambil berlalu, keluar kamar…

***

“Hei…! Kau tak lupa kan pada janjimu untuk menemaniku nonton konser SuJu…??”, tanya seorang wanita pada sahabatnya. Sahabatnya ini hanya menatapnya dan tersenyum mengiyakan.

“Besok kan…??”, tanyanya, menjawab pertanyaan dengan pertanyaan.

“Gomawoooo…!!! Kau memang sahabat paling hebat…!!!”, ujar wanita ini pada sahabatnya tadi, sambil memeluknya.

“Hentikan… Ini perpustakaan…”, ujarnya setengah berbisik, meminta wanita ini untuk diam.

“Oooo….”, ujar wanita ini kemudian membenamkan kepalanya ke balik sebuah buku.

“Sudah ah, aku duluan. Jangan lupa, besok kau harus menjemputku, kalau tidak aku tak akan menemanimu…”, ujarnya sambil mengambil setumpuk buku. Namun tak sengaja menjatuhkan sesuatu.

“Sip Bos…!!!”, ujar wanita ini senang, kemudian pandangan matanya menangkap sesuatu yang jatuh. Dipungutnya benda itu. Sahabatnya kini menatapnya, menunggu respon dari wanita ini.

“Apa ini…??”, tanya wanita ini tak mengerti. Di tangannya kini terdapat sebuah kartu dan ternyata di dalamnya terdapat selembar daun maple berwarna kuning kemerahan yang telah mengering dimakan usia.

“Untuk apa kau menyimpan ini…?? Kau kan tak pernah suka musim gugur…”, ucapnya penuh makna pada sahabatnya ini… Sahabatnya segera menarik kartu itu dari tangan wanita ini.

“Aku sudah mulai menyukai musim gugur…”

***

Hyukjae’s POV :

Aku melihatnya keluar kamarnya dengan wajah sayu. Tak seperti dia yang biasanya, padahal ini musim gugur, musim kesukaannya diantara 4 musim. Aku masih memperhatikannya. Ia kini terduduk di depan TV. Tangannya hanya menggonta-ganti channel TV. Aku tak tahan lagi. Segera kuhampiri dia dan kurebut remote TV dari tangan perusaknya itu.

“Hya…!!! Bisa rusak tau…!!”, kemudian segera kumatikan TV itu. Aku mengambil tempat di sisinya.

“Apa kau mau cerita…??”, tanyaku padanya. Entahlah, tapi aku punya firasat bahwa ia sedang memikirkan sesuatu yang belum pernah ia ceritakan padaku.

“Hhh…”, ia hanya menghela nafas.

“Apa monyet sepertimu bisa mengerti bahasaku…??”, tanyanya sambil menyunggingkan senyum kebanggaannya itu. Aku segera menjitak kepalanya.

“Auw…!!! Awas kau nanti…”, ujarnya tak mau kalah. Kami kembali terdiam. Matanya menerawang keluar jendela.

“Kapan ya salju pertama turun…?”, gumamnya pelan, namun pendengaranku yang cukup tajam ini mampu menangkapnya dengan baik. Salju…??!! Sejak kapan ia menyukai salju…??!! Ia yang benci keluar saat musim dingin, kini menantikan salju…??!! Kusentuh keningnya dengan punggung tanganku. Sedikit hangat.

“Kau sakit…??”, tanyaku, meyakinkan diriku sendiri bahwa ini semua hanya efek samping dari rasa sakit yang ia rasakan. Ia hanya menggeleleng pelan.

“Aku sakit hati…”, lanjutnya.

“HHHHEEEEAAAAHHHH…..??!!”

***

Soojin’s POV :

Aku masih bingung, sejak tadi aku memandangnya, namun tak menemukan jawaban berarti dari ekspresinya, malahan membuatku semakin bingung. Kenapa…?? Karna aku melihat sahabatku tersenyum…!! Pasti ada yang bingung, apa yang salah dengan tersenyum…?? Bagiku salah. Karna kami kini sedang duduk di salah satu kursi yang letaknya persis di bawah sebuah pohon. Dengan kata lain, di musim gugur ini, tentu saja banyak daun berguguran dan jatuh ke atas kepala kami. Namun ia, yang sangat membenci musim gugur, kini bisa tersenyum sambil menatap ke arah ranting pohon yang senantiasa menggugurkan daunnya. Lagi pula, ini masih di pertengahan musim gugur. Ia tak mungkin menantikan salju turun di musim gugur kan…?? Memang bukan pertama kalinya aku melihatnya begini. Tapi waktu itu, kukira hanya tingkah polahnya saja untuk membuatku bingung, ternyata berlanjut sampai sekarang. Aku masih menatapnya, mencari jawaban, namun untuk ke sekian kalinya, tak menemukan jawaban.

“Kali ini kenapa lagi…??”, tanyaku pada akhirnya.

“Apanya…??”

“Kenapa kau tersenyum…??”

“Salah…??”

“Berhentilah menjawab pertanyaanku dengan pertanyaan…”

“Mm-hm…”

“Jadi, kenapa…??”

“Entahlah… Aku juga tak tahu… Mungkin hanya rasa rindu…”

“Rindu..?? Waaahhh… Pada siapa tu…???”, tanyaku penasaran. Ia yang tak pernah kenal makhluk berkelamin pria, kini merasa rindu… Hmmmm… Siapa orangnya…??

“My Autumn Prince…”

***

Hyukjae’s POV :

“Hyuk-ah, ayo temani aku ke taman…”, ajaknya padaku.

“Ayo…”, kemudian kami pun bersiap keluar.

“Jangan lupa pakai baju hangatmu, ini sudah mau masuk musim dingin, kau kan tidak tahan dingin…”, ujarku padanya yang terlihat belum mengenakan baju hangatnya. Ia hanya mengangguk, kemudian memakai baju hangatnya dengan malas. Kami pun keluar.

Sepanjang perjalanan ia hanya tersenyum. Entah kenapa senyumnya membuatku merinding. Seperti ada sesuatu yang hendak ia perbuat. Aku masih berkutat dengan pikiranku sendiri saat kusadari ia sudah berada jauh di depanku dan duduk di sebuah kursi.

“Kenapa duduk di sini…?? Ayo pindah… Di sini tidak ada ranting pohonnya… Kalau tiba2 salju turun bagaimana…??”, ujarku panjang lebar. Ia hanya membalasnya dengan senyum khasnya.

“Aku ingin menunggu salju turun….”, ujarnya pelan. Namun mantap, bahkan kini pandangannya mengarah ke atas, seolah menantikan kapan bola2 putih itu akan turun dari langit…

“Kau pasti bercanda… Kau kan tak pernah suka musim dingin…”, ujarku kaget…

“Tidak juga… Paling tidak aku merasa bahwa saat paling indah adalah saat salju turun dan menggantikan musim gugur…”

***

Soojin’s POV :

AAAAAAAAAKKKKKKHHHHHH……..!!!! Aku benar2 sudah tidak tahan dengan tingkah sahabatku ini….!!! Aku perlu cerita dengan seseorang…. Mmmmm….. Tapi siapa ya…?? Oppa…?? Tapi oppa kan sibuk… Ga enak kalu harus mengganggunya dengan cerita ga pentingku ini…

Life couldn’t get better…

Akh, hpku… Oppa…?? Bukannya dia sibuk…?? Tumben telepon duluan… Sudahlah, angkat saja…

“Yoboseyo…”

“Jagiya…..!!!”

“Oppa… Wae irae yo…?? Musuniri isseo…??”

“Aaaaarrrrghhhhh……!!! Aku tak tahan lagi dengan sahabatku ini…..!!!”

“Wae yo…??”

“Kami sama2 tahu bahwa tak ada satupun dari kami yang menyukai musim dingin….. Tapi belakangan ini ia malah mengajakku keluar.,.. Katanya mau menunggu salju turun…..”

“Lho…?? Kq bisa sama…??”

“Apanya…??”

“Sahabatku juga begitu… Dia ga suka musim gugur… Tapi belakangan ini malah duduk di bawah pohon yang lagi ngerontokin daunnya…”

“Hhmmmm…”

“Mikir apa oppa…??”

“Gimana kalo kita jodohin aja mereka berdua…??”

***

Hyukjae’s POV :

Aaaaahhhhh…. Aku lelah menunggu… Kenapa mereka belum sampai juga sie…??? Sobatku ini sudah gelisah dari tadi, terus saja menanyakan, “kau mau menunggu siapa sie…?? Kq belum datang juga…?? Aku pulang duluan ya…”

Aku sendiri juga sudah lelah terus menerus berusaha menahannya…

“OPPA….!!!”, oh, teriakan ini segera menyadarkanku dari lamunanku.

“Ya…!! Kenapa kau lama sekali sie…??”, tanyaku berpura2 marah padanya.

“Oppa… Mianhae… Aku kan dandan dulu biar cantik… hehehehehe…”, ujarnya dengan lembut yang sukses membuatku luluh.

“Ya sudah, ayo cepat duduk…”

***

Soojin’s POV :

Oppa pintar. Ia sengaja memilih tempat di areal outdoor agar dua orang tokoh utama hari ini tetap bisa melihat perubahan cuaca yang mereka nantikan… Hahahahaha…

Baru beberapa lama mereka mulai berkenalan dan tiba2 saja butir salju pertama jatuh dari langit… Selaku pecinta musim dingin dan salju, terang saja sahabatku ini langsung berdiri dan berusaha mengumpulkan salju yang jatuh dari langit. Persis seperti anak kecil yang baru pertama kali melihat salju…

“Soojin-ah…!! Ayo kita mengumpulkan salju…”, ajaknya penuh semangat.

“Sirheo…!! Aku belum mau terserang flu di awal musim dingin…”

“Chaeyoung-sshi…!! Apa kau begitu menyukai salju…??”, tanya Donghae oppa, sahabat Hyukjae oppa.

“Ne…!! Nomu joha yo…!!”, teriak Chaeyoung, sahabatku, sambil berusaha mengumpulkan salju.

***

Hyukjae’s POV :

“Hyuk-ah…”, panggilnya padaku. Kami sedang beristirahat di depan TV.

“Mm….??”, jawabku malas, rasanya aku benar2 lelah hari ini.

“Apa kau punya nomor hp Chaeyoung-sshi….??”, tanyanya ragu. Aku terdiam, segera mengalihkan pandanganku ke arahnya. Seharusnya kini di wajahku tergambar beberapa tanda tanya besar. Aku menegaskan pandanganku padanya. Ia balas membalas pandanganku dengan wajah polos dan bingungnya. Aku menempelkan telapak tangan kananku di dahinya dan telapak tangan kiriku di dahiku sendiri.

“Aiiissshh….!! Apa sih…??!!”, ujarnya kesal sambil menepis tanganku dari dahinya.

“Tidak sakit…”

“Huh…??”

“Kau tidak sedang sakit…”

“Apa hubungannya…??”

“Kau meminta nomor hp-nya…”

“Lalu…??”

“Seorang Lee Donghae yang menolak semua wanita yang mendekatinya, kini menanyakan nomor hp seorang wanita…?? Unbelievable…”, ujarku, tentunya dengan gaya Hodong hyung mengucapkan kata ‘unbelievable’ di Star King.

PLETAKK….!!

Sebuah gulungan majalah mendarat mulus di kepalaku.

“Aaawwww….!! Sakit tahu…!!”, teriakku ke arahnya, namun tiba2 wajahnya murung.

“Wae irae…??”, tanyaku padanya, padahal ia baru saja memukulku, kenapa sekarang sudah murung lagi…??

“Chaeyoung-sshi… Ia mengingatkanku pada cinta pertamaku…”, jawabnya dengan pandangan menerawang. Aku terdiam. Cinta pertama…?? … … Aaaaa… Ia memang pernah menceritakannya padaku… Tapi… Cinta pertamanya itukan… 15 TAHUN YANG LALU…??!!

***

Soojin’s POV :

“Chaeyoung-ah…”, panggilku padanya yang kini sedang fokus pada hp-nya.

“Mm…??”

“Apa pendapatmu tentang Donghae oppa…??”

“…”

“Hei…!! Aku sedang bertanya padamu…”, ujarku sambil menutupi layar hp yang dipandanginya sejak tadi.

“…”

“Hello…!!”, tak berguna, ia tetap tak menjawab.

“Hh… Apa aku harus menjawabnya…??”

“Han Chaeyoung…! Sudah berapa kali kukatakan, jangan menjawab pertanyaanku dengan pertanyaan…!! Kau itu sudah berapa tahun si jadi sahabatku…??”, ujarku yang mulai kesal. Entah kenapa sahabatku yang satu ini paling susah kalau diajak bicara tentang pria. Ia malah mulai menghitung dengan jarinya…

“Mm… 10 tahun…??”

“Tepat… Dan kau seharusnya paling tahu kalau aku paling benci seseorang menjawab pertanyaanku dengan pertanyaan…”, kini ia malah tertawa.

“Hahahaha… Mian mian…”

“Lalu…??”

“Apanya…??”

“Han Chaeyoung…!!”

“Arasseo…”, ujarnya sambil tersenyum kecil.

“Bagaimana dengannya…??”

“Soojin-ah…”

“Jadi…??”

“Kau tahu…??”

“… Han…”, kata2ku terputus.

“Ia mengingatkanku pada seseorang…”

“Siapa itu…?? Siapa…??”, tanyaku dengan antusiasme tinggi.

“My Autumn Prince…”

***

Hyukjae’s POV :

Hari ini…?? Kami menyusun rencana kedua untuk mempertemukan 2 makhluk ajaib itu. Hahahahahaha… Fishy-ku pasti sangat senang… Pertama2 kami akan berkumpul di suatu tempat lalu aku dan Soojin akan memisahkan diri dari mereka berdua…. Hmmmm…??? Gimana pendapat kalian…???


Classic…?? Hah…?!

Udah biasa…?? Adhu…

*mikir dulu…*

Aha….!!! Aku dapat ide…!!! Hehehehehehehehehe….*pasang magnae kyu’s evil smile…*

***

Soojin’s POV :

Ddrrrttt… ddrrrttt…

Aaahhh… SMS dr oppa…

Soojin-ah… Aku sudah menyiapkan semuanya…!!!

Hah…?? Aku jd bingung sendiri…

Menyiapkan apa oppa….???

Duh… Lama bgt balesnya…

Pertama-tama kita ngumpul dl kayak kemaren… Pas lg ngumpul, qta permisi mw pisah… kan qta juga butuh waktu berduaan jagy…

Waduh… Ah belum selesai toh… Panjangnya… Pantes lama…

Trus, kita ngamatin mereka dari jauh… Oh ya, sebelumnya aku udah pasangin camera n mikrofon, sedemikian rupa biar ga keliatan… Hehehehehehe… jd kita bisa denger semua pembicaraan mereka…

Waduh… Melanggar hukum privasi orang nih… *emang ada…?? Maklum saya bukan anak fak hukum…* eeee… belum selesai juga…???

Ohya, jgn lupa pakai baju yg cantik ya… hehehehehehehe… C u later jagy… Saranghae…

Aaaa… Hm… Rasanya aku sudah ga niat untuk membalas smsnya…

Ok..

Hahahahahaha… Hanya itu jawabanku… Too simple…?? Maybe… Tp rasanya aku tipe orang yang to the point dhe…

***

Soojin’s POV :

Fiuh… Rasanya kalau sampai ‘perjodohan bodoh’ ini berjalan lancar, dan mereka berdua sampai jadian… Aku dan oppa akan membuka biro jodoh di masa depan nanti… Hmm… Kapankah itu…?? Well, nobody knows…

“Soojin-ah…”

“Mm…??”, balasku singkat, maklum aku masih harus berkonsentrasi menyetir.

“Kita mau kemana…??”

“Bertemu pangeranmu…”

“Hah…?? Pangeranku…?? Siapa…??”

“Lho…?? Baru kemarin kau bilang dy mengingatkanmu pada pangeranmu… Dan sekarang kau sudah lupa begitu saja…??”

“Oo…”

“Sudah ingat…??”

“Kurasa…”

***

Hyukjae’s POV :

Camera??? Yosh….
Mic??? Yosh….
Sound??? Test test…. One Two Three test….. *lg ngetes, mike-nya nyala apa ga, suaranya jelas apa ga…*
Lho….??? Mana suaranya….??? Kq ga kedengaran apa2 gini….??? Apa yang salah ya….???
Hhmmmm…..*lg mikir sambil ngutak ngatik semua alat sound…
Ooooo……… Ini belom dinyalain…… Babo…..*akhirnya sadar juga kau nyuk….. author setress : kabur ahhhhh…….. (liat bini2 hyuk oppa ud bawa golok gara2 dgr hyuk babo…..)*

Drrrrt…. Drrrt…

From : Fishy

Hyuk-ah…. Aku sepertinya akan terlambat…. Jalanan macet…..-_-

“Ga pa pa….. Yang lamaan dikit juga ga apa…. Biar persiapannya lebih muantuap……!!”, ujarku pada dirisendiri, sambil menatap layar hpku yang masih menampilkan sms dr si kan setress…… *author sekali lagi dikejar ma bini2nya fishy yg lagi bw2 golok…..*

To : Fishy

Ga pa pa….(^¬¬¬¬___^)d Aku akan senantiasa menunggu ikanku yang satu ini kq……

Sent…. Yosh……

***

Soojin’s POV :

Singkat cerita…. Semua udah kumpul… Aku n oppa udah misah dr dua tokoh utama…. N sekarang qta kayak lagi maen detektif2an…. Ato…. Kenapa jadi kayak acara Playboy kabel gini sih….??? (emang di Korea sono ada gt Playboy kabel…???)

“Oppa….”, panggilku pada oppa. Pelan.

“Mm…??”, jawabnya tanpa memandangku. Pandangannya terpaku pada layar televise kecil yang menampilkan adegan yg, asli, amat canggung di antara2 tokoh utama itu.

“Oppa… ayolah…. Hentikan kegiatan konyol ini…. Melanggar privasi orang….”

“Tunggu lagi seru nih…. Aku kan sayang hae… Masa ditingalin gitu aja….”

Seru…?? Seru dimananya coba…??? Mereka berdua cuma diem2an kayak patung, ga ada topik pembicaraan.

“Oppa…. Keseringan ngintip ntar bintitan lho….”, oppa langsung menoleh ke arahku. Sukses.

“OMO~~~~ Bintitan…??? Andwe~~~ Ntar wajahku yang tampan ini hilang….”

“Makanya ayo pergi aja…. Jangan ngintipin orang….”

“Ya udah…. Ayo pergi…”, ajaknya. Ternyata oppa emang lebih sayang ma wajahnya daripada ma sahabatnya. (Lho…???)

***

Author’s POV :

Keduanya kini tampak tak canggung lagi berbicara. Mereka bahkan mulai membicarakan soal hobi masing2.

“Kau juga suka baca novel Harry Potter…???” *nah lho…. Harry potter numpang ngetren*

“Iya, aku sudah mengikutinya dari awal…. Kau sendiri sudah baca sampai jilid berapa, Donghae-sshi…??”

“Aku..?? Aku baru baca sampai buku ke-6… Itupun belum selesai…. Eh…. Sudah dipinjam hyungku dan belum dikembalikan….”, ujarnya sambil memasang ekspresi wajah sedih.

“Kalau begitu baca saja punyaku…. Kebetulan aku bawa…”, ujar Chaeyoung tiba2 seraya menyerahkan novelnya.

“Wuahhhh….. Ini benar2 boleh kupinjam…???”

“Silahkan….”, kemudian Donghae pun langsung membolak-balik halaman novel itu mencari halaman terakhir yang sempat dibacanya. Namun seketika matanya menangkap sesuatu….

“Apa ini milikmu Chaeyoung-sshi…???”, tanyanya.

“Iya…. Ee… Tapi… Bukan juga sie…”

“Maksudmu…???”

“Aku menemukannya 15 tahun yang lalu… Seorang anak lelaki meninggalkannya saat sedang bermain denganku…”, ujarnya perlahan. Namun cukup membuat Donghae tercekat. Ia terpaku menatap benda di tangannya. Benda kesayangannya yang selaliu dibawanya kemana2. Ya, selembar daun maple kering berwarna kuning kemerahan tertempel di dalam sebuah kartu kecil. Tak lupa, ia mengamati di ujung kartu itu. Tertulis namanya, kecil. Ia tersenyum.

“Chaeyoung-sshi…”

“Iie…??”

“Apa kau masih ingat ini…???”, ujarnya seraya mengeluarkan sebuah hansaplast lusuh yang selalu ia bawa sejak 15 tahun yang lalu. Chaeyoung tercekat.

“Itu….”, lalu ia tertawa kecil.

“Kau si bocah musim gugur…???”

“Maka kau si gadis musim dingin…??”

“Kalau begitu kau si bocah yang membenci musim dingin dan pulang begitu salju pertama turun…???”

“Maka kau si gadis yang membenci musim gugur namun keluar pada musim gugur hanya untuk menunggu salju pertama…???”

Mereka pun tertawa bersama… Tiba2 Donghae menggenggam tangan Chaeyoung.

“Saranghae… bukan karna kau adalah putrid cilik pecinta salju yang kusukai 15 tahun yang lalu, tapi sebagai dirimu… Han Chaeyoung… Maukah kau menerimaku…???”, sebuah senyum tersungging di bibir Chaeyoung.

“Na… Na ddo saranghae…”, dan dalam sekejap Donghae menarik Chaeyoung dalam pelukannya.

“Uwaaaahhhhh…..”, teriak Chaeyoung yang masih berada dalam pelukan Donghae. Matanya menangkap butir2 salju pertama yang turun di musim dingin tahun ini. Donghae pun melonggarkan pelukannya. Matanya kini lurus menatap mata Chaeyoung.

“Berjanjilah… Kita akan selalu merayakan hari di mana salju pertama turun sebagai hari jadi kita… Bagaimana..??”, Chaeyoung mengangguk dan mereka pun kembali berpelukan di tengah indahnya salju pertama musim dingin.

***

Soojin’s POV :

Wuahhhh…. Aku kaget sekaligus senang mendengar berita ini….!!! Lebih baik aku segera kirim sms ke oppa…

To : Saru-chan

Oppa… Ayo kita buka biro jodoh….!!! Oh ya, mereka juga mengirimiku foto pemandangan salju yang turun di hari pertama lho oppa… Indah ya…??

~~~THE END~~~

By : Park Eunsoo

Note : Yeoreobun, annyeonghaseyo….
Perkenalkan… Saya bukan author baru di sini… (lho…???)
Iy… Jadi ceritanya gini…. Saya udah kirim 6 ff dan semuany udah dipublish semua… Tapi masalahnya waktu itu saya ga nulis By siapa… jdlah… thu ff dipublish dalam keadaan anonym… Ff saya yang telah dipublish thu semuanya oneshot… RESET, The Unwanted Love, A Song of Promise, Short story about Heekyung, Eyes On Me, and Masked Face…. N semuanya anonym… *nangis di pojokan*
Oke selesai acara nangis. Mw minta kritik n saran yang sejujur2nya… hehehehehehe…^^
add fb ku yah… di : vinz_love_japan@yahoo.com
add tweet juga yah… di : @ParkEunsoo_vina

24 Comments (+add yours?)

  1. raindha
    Aug 15, 2010 @ 02:43:05

    baca dulu ahh

    Reply

  2. neskyu
    Aug 15, 2010 @ 04:05:38

    ist ?
    waaah keren onnie ceritanya >w<"
    kkkk ~ ngakak baca hyukjae oppa jadi mata – mata-nya hae sama chaeyoung 😉

    Reply

  3. neskyu
    Aug 15, 2010 @ 04:06:34

    1st ?
    waaah keren onnie ceritanya >w<"
    kkkk ~ ngakak baca hyukjae oppa jadi mata – mata-nya hae sama chaeyoung 😉

    Reply

  4. shania9ranger
    Aug 15, 2010 @ 04:09:18

    Baca dolo ah~

    Reply

  5. HeeHwa
    Aug 15, 2010 @ 05:12:23

    hahaha…..si unyuk g jdi ngintip gra” takut bintitan… 😀

    Reply

  6. aishii
    Aug 15, 2010 @ 05:23:01

    aduh…oppa aq jd mata2..
    OMG..mau d intipin hyuk oppa ah.
    LOL..
    bkin ff euhae lg y author,q tunggu *siapa lo nyuruh2 gw?*

    Reply

  7. BabyChullie
    Aug 15, 2010 @ 05:23:24

    Wah suka..suka,.*jingkrak2 gaje*
    ternyata yg mae c’mas ikan,.n ternyata c’mas ikan kgak suka dingin kyak saya,waa jdoh tuh~ hehe
    *dpelototin Chullie*

    Reply

  8. xiaoshu
    Aug 15, 2010 @ 05:32:00

    nice ff,,so sweet banget,,,,,
    buat lgi dong???hehehe
    hwaiting,!!

    Reply

  9. mei.han.won
    Aug 15, 2010 @ 08:57:49

    bagos….bagosssss….
    Ayo buat yg bnyk lg FF’x….

    Reply

  10. dwihae
    Aug 15, 2010 @ 10:17:50

    aku juga suka musim gugur…walaupun gak pernah rasa in yang namanya musim gugur tersbt……..(-3-)…

    Reply

  11. Eunhae
    Aug 15, 2010 @ 10:40:43

    Wwwuuuaaaa rmnti sklee >_<

    Reply

  12. nie_siwonnie
    Aug 15, 2010 @ 10:41:22

    Ya ampun romantis bngt. ^^

    Reply

  13. fani elfishy
    Aug 15, 2010 @ 11:30:42

    So sweet.. >__< bikin sequel nya donk.. *puppy eyes*

    Reply

  14. roewnyuk
    Aug 15, 2010 @ 11:44:10

    wua…aku suka musim dingin tapi sayangnya di indonesia nggak ada!!!

    Reply

  15. alnadt
    Aug 15, 2010 @ 11:55:18

    lohh? ‘saru-chan’? monyet dong.. haha

    Reply

  16. J.Hami
    Aug 15, 2010 @ 14:29:16

    Ngakak di bagian terakhir. Lucu juga eunhyuk disebut saru. Haha!
    Ceritanya bagus!^^b
    Cuma agak sedikit terganggu sama kekonyolan si saru-chan aja di akhir2. Hehe…

    Reply

  17. Sungheedaebak
    Aug 15, 2010 @ 16:54:30

    Bgus un. Simple is good *jiah promosi blog* ide crita sdrhana tp jd.a bgus. Keren un. Hyuk op babo! Gyahaha *hyuk: km istri terjahat yg pnah aku pu.a!*

    Tp msh byk singkatan.a. Rapihin lg y biar enak d liat

    Reply

  18. chris~wonnie~hyunnie
    Aug 15, 2010 @ 17:18:13

    kerennnn…!!!
    huaaa~~~
    aku salah satu penggemar ff buatan onnie klo gt…
    aku plg suka ff onnie yg namanya ‘eyes on me’ ama ‘masked face’…
    buat yg lain lg, onn…….!!!!!!!!!!!!!!!

    Reply

  19. Zizi~olala
    Aug 15, 2010 @ 20:02:08

    .nice ff ^^

    Reply

  20. hansaera
    Aug 15, 2010 @ 21:31:26

    kerenn

    Reply

  21. nandz
    Aug 15, 2010 @ 21:40:37

    So sweeeett~~~ :3

    Reply

  22. kontak Jodoh
    Aug 26, 2010 @ 23:37:16

    Nice article

    Kontak jodoh terbesar Indonesia
    Asmarakita.com

    Reply

  23. deedee
    Sep 12, 2010 @ 16:10:07

    Kereeeen~

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: