Why I Like You-Epilog

Chaerin POV

Hari ini adalah hari istimewaku. Kalian tau?? Hari ini adalah hari pertunanganku dengan Kyu, tepatnya 8 bulan setelah hari dimana dia mengucapkan kata ”saranghae” padaku. Dan sejak hari itu Kyu selalu menunjukkan dan mengatakan apa yang dirasakannya padaku. Aku benar-benar merasa masuk dalam kehidupannya. Mungkin ini terlalu cepat, tapi bukan berarti aku dan Kyu juga akan menikah dalam waktu dekat ini. Aku sudah katakan padanya, aku tak mau menikah dengannya sebelum dia menjalankan Wajib Militernya, jika dia memang harus tetap menjalankan kewajibannya sebagai namja Korea dengan kondisi fisiknya yang seperti itu. Aku tak mau menunggunya sendirian selama dua tahun apalagi jika aku harus menunggunya dalam keadaan mengandung anaknya. 2 tahun bukan waktu yang singkat. Lagipula jadwal manggung SUJU saat ini tak memungkinkan untuknya menikahiku dalam waktu dekat. Tapi aku yakin waktu tak akan mengubah perasaanku padanya dan kuharap dia juga begitu.

*****

Flashback.

Ddrtt…ddrrt…

Suara getar ponselku membuatku terbangun dari tidur siangku. Rasanya malas sekali membuka mataku ini. Dengan malas kuambil ponselku yang terletak di meja di samping ranjangku, ranjang yang jauh lebih nyaman daripada ranjangku di dorm. Namun aku tetap merindukan ranjang yang di berikan oppa-oppaku itu. Keduanya memiliki kenikmatan yang berbeda bagiku *Jiahhhh bahasanya*. Ya setelah masa kontrakku selesai, aku langsung pulang ke rumahku, tapi aku tetap mengunjungi Dorm sesering mungkin. Tentu saja karna laki-laki yang aku cintai dan oppa-oppaku ada di sana.

Kulihat nama pengirim pesan itu dan ternyata pria itu. Kenapa dia suka sekali mengganggu waktu istirahatku.

From : My Little Lion

Chaerin-ah temui aku di dorm..

Ughh dasar Kyuhyun pabo!!! Apa maksudnya mengirim pesan seperti itu???

To: My Little Lion

Aku tidak mau…

Aku lagi malas keluar rumah…

Kemudian kutekan tombol send. Tak lama kemudian ponselku kembali bergetar, tapi kali ini bukanlah sebuah pesan, dia meneleponku.

”Yeoboseo,” ucap orang diseberang sana.

”Waeyo???” tanyaku to the point karna aku tau dia sengaja meneleponku untuk memaksaku.

”Chaerin-ah,” rengeknya. ”Ayolah ke dorm sekarang.”

”Sudah kukatakan aku tak mau, oppa. Aku sedang malas keluar rumah,” jawabku. Mengucapkan kata ”Oppa” selalu saja membuatku geli. Tapi mau bagaimana lagi, aku tak mau dia marah-marah padaku hanya karna aku memanggil namanya tanpa embel-embel ”Oppa”.

”Kau tega sekali padaku. Kita tak mempunyai waktu untuk selalu bersama, tapi di saat aku memiliki waktu libur, kau malah tak berniat untuk menemuiku sama sekali,” sungutnya. ”Ayolah, aku sangat bosan di dorm,” rengeknya lagi.

Aku mendengus kesal mendengar ucapannya. ”Bilang saja kalau kau merindukanku, tak perlu banyak alasan. Lagipula, bagaimana hidupmu tak membosankan jika tiap hari yang ada di depan matamu hanyalah PSP,” balasku. ”Ne, tapi aku mandi dulu, aku baru bangun tidur,” lanjutku lagi.

Tak ada jawaban apapun darinya, yang kudengar hanyalah suara tawa kemenangan. Aissshhh, kenapa aku bisa jatuh cinta padanya???

Setelah kuputuskan telponnya, aku langsung menuju kamar mandiku dan mengguyur tubuhku.

*****

Ketika sampai di dorm SUJU aku langsung membuka pintu kamar apartement mereka dengan kunci yang masih kusimpan. Mereka membiarkanku menyimpan kunci itu, dan membiarkanku keluar-masuk apartement mereka sesuka hatiku.

Aku langsung menuju ruang santai, aku tau para member pasti sedang berada di sana. Aku tersenyum melihat ekspresi mereka yang begitu serius menonton TV hingga tak menyadari kehadiranku.

“Aku datang!!!!!” Teriakku sembari menunjukkan rantang makanan yang ada di tangan kananku.

Para member langsung menoleh ke arah ku, tapi sayang yang mereka lihat bukanlah wajahku, tapi hanya rantang makanan yang ada di tangan kananku ini. Mereka sungguh menyebalkan.

Para member langsung menyerbuku dan membawa rantang makananku ke meja makan. Aku hanya bisa menggembungkan pipiku kesal. Kulihat Shindong Oppa membuka rantang makanan itu dan langsung tersenyum bahagia padaku.

“Apakah ahjumma yang membuatkannya???” tanya Kangin oppa.

“Ne,” jawabku sembari mendekati mereka.

“Pantas saja aromanya begitu sedap. Gado-gado dan Rendang ahjumma memang tak ada tandingannya,” ucap Shindong oppa.

Aku tertawa mendengarnya. Tapi mataku bergerilya mencari sosok seseorang yang sejak tadi tak kelihatan batang hidungnya.

“Oppa, Kyu Oppa mana???” tanyaku.

“Dia ada di kamar,” jawab Leeteuk oppa dengan mulut penuh makanan.

Aku menganggukkan kepalaku dan berjalan menuju kamarnya. Pintu kamarnya tertutup. Tanpa kuketuk aku langsung membuka sedikit pintu kamarnya dan menampakkan kepalaku padanya.

“Oppa..” panggilku.

*****

Kyuhyun POV

Aku mendengar suara pintu kamarku terbuka. Dengan malas kualihkan pandanganku dari PSP-ku. Kulihat dia menampakkan kepalanya dan tersenyum padaku.

“Oppa,” panggilnya.

Aku tersenyum melihat wajahnya. Akhirnya dia datang juga.

“Ayo cepat keluar, eomma membuatkan makanan untuk kalian,” lanjutnya lagi.

“Ne,” jawabku.

Dia tersenyum kemudian menarik kepalanya dan menutup pintu kamarku kembali. Calon mertuaku sungguh baik.

Aku berjalan ke luar kamarku dan menuju ruang makan. Hyung-hyungku berisik sekali. Suara tawa mereka menggema di seluruh ruangan. Ketika aku menginjakkan kakiku di ruang makan, aku melihat pemandangan yang sungguh tak mengenakan hatiku. Kulihat Chaerin menyuapi Donghae Hyung dan membersihkan ujung bibir Hae Hyung dengan tissue. Entah mengapa itu terlihat sangat mesra di mataku. Bagaimana mungkin aku cemburu dengan Hyungku sendiri??? Tapi sayang emosiku mengambil kendali atas diriku saat ini.

“Oppa,” ucap Chaerin ketika menyadari keberadaanku.

Aku tak menggubrisnya dan membalikkan tubuhku. Aku berjalan ke kamarku dan menutup pintunya. Aku duduk di sofa yang ada di kamarku dan memainkan PSP-ku dengan emosi. Beberapa saat kemudian, kudengar suara pintu kamarku terbuka. Ternyata itu Chaerin. Dia menatapku sebentar kemudian menutup pintu kamarku kembali dan setelah itu dia berjalan menghampiriku. Chaerin duduk di sampingku, tapi aku tetap tak mengalihkan pandangankku dari PSP.

“Oppa,” panggilnya.

Aku tetap tak menghiraukannya. Dia menoel-noelkan telunjuknya di pipiku. Aku sungguh tak suka orang lain menyentuh wajahku, tapi karna dia calon tunanganku, kubiarkan saja.

“Oppa, kenapa??? Apa kau sedang marah padaku???” ucapnya lagi.

Aku tetap tak bergeming. Tiba-tiba dia merebut PSP dari tanganku.

“Oppa aku sedang bicara padamu!!! Lihat wajahku,” ucapnya sedikit berteriak.

Dengan malas kutolehkan wajahku ke arahnya. “Aku sudah sering melihat wajahmu, kenapa aku harus melihatnya lagi,” jawabku asal.

Tapi Chaerin terperangah mendengar ucapanku dan langsung menggembungkan pipinya, dan yang aku ketahui itu tanda dirinya sedang kesal.

“Mwo???” ucapnya kaget. “Jadi kau tak mau melihat wajahku??? Kau bosan melihat wajahku???”

Omo… sepertinya aku salah bicara.

Chaerin melempar PSP itu ke tubuhku kemudian menggeser tubuhnya sedikit menjauh dariku.

“Chaerin-ah,” panggilku tapi dia malah membuang mukanya.

Omo dia benar-benar marah padaku. Kenapa jadi dia yang marah, seharusnya dia yang merayuku.

Aku menggeser tubuhku sedikit mendekat padanya, tapi dia semakin menggeser tubuhnya menjauh dariku hingga akhirnya dia berada di tepi sofa dan tak bisa menjauh lagi dariku.

*****

Chaerin POV

Aku semakin menjauh dari dirinya tapi dia terus mendekatiku hingga akhirnya aku berada di tepi sofa dan tak bisa bergerak lagi. Dia menyentuh tanganku tapi langsung kutepis.

“Ya, kau marah padaku???” ucapnya sedikit memelas. “Chaerin-ah jangan marah, maafkan aku,” ucapnya sembari menggoyang-goyangkan lenganku seperti anak kecil yang sedang merengek pada ibunya.

Aku melepaskan cengkeramannya dan langsung berdiri. Dia menatapku dengan puppy eyes-nya tapi aku tak peduli. Aku melangkahkan kakiku ke luar dan membanting pintu kamarnya cukup keras.

“Oppa, aku pulang!!!!!” teriakku pada para member yang sedang berada di dapur.

“Ya!!! Kau kan baru saja datang, kenapa cepat sekali???” balas Heechul Oppa.

“Karna sepertinya di sini ada seseorang yang sudah bosan melihat wajahku,” teriakku dan menendang pintu kamarnya.

Aku melangkahkan kakiku dengan kasar dan berjalan menuju parkiran.

*****

Kyuhyun POV

“Karna sepertinya di sini ada seseorang yang sudah bosan melihat wajahku!!!!” teriaknya dan kemudian kudengar suara debuman keras menghantam pintu kamarku seperti suara tendangan.

Omo dia marah besar padaku. Aku memang tak bisa menggunakan sifat magnaeku padanya, karna dia jauh lebih keras kepala daripada diriku.

Aku bangkit dari dudukku dan menyambar jacketku. Aku harus menyusulnya jika tak mau pertunanganku gagal bulan depan.

“Kyu kau mau kemana???” teriak Leeteuk hyung ketika melihatku keluar kamar dengan tergesa-gesa.

“Aku harus pergi, Hyung. Aku tak mau pertunanganku gagal,” balasku dan langsung berlari keluar apartement.

Aku terus berlari menuju tempat parkir dorm, aku yakin sekarang dia pasti di sana dan tebakanku benar. Aku melihatnya sedang membuka pintu mobilnya dan masuk ke dalamnya. Dengan cepat aku berlari menghampirinya dan masuk ke dalam mobilnya. Aku duduk di sampingnya dan mencoba mengatur napasku yang terengah-engah karna mengejarnya tadi.

“Siapa yang menyuruhmu naik ke mobilku???” ucapnya ketus.

“Tidak ada,” jawabku polos.

Dia memanyunkan bibirnya, dan itu sangat lucu bagiku. Rasanya ingin sekali aku tertawa, tapi itu sama saja aku bunuh diri, karna itu akan membuatnya semakin marah padaku.

“Kalau begitu turunlah!!!!” ucapnya tetap dengan nada ketusnya.

“Aku tidak mau, aku ingin ikut denganmu,” balasku keras kepala.

“Aku tak ingin kau mengikutiku!!!!”

“Aku tak peduli, pokoknya aku tetap akan ikut.”

“Kalau begitu  kau saja yang menyetir,” balasnya setengah berteriak.

Aissss gadis ini… Kenapa dia selalu mengeluarkan senjata ini setiap kali dia tak ingin aku bersamanya. Dia sungguh pintar memanfaatkan kelemahan orang lain. Tapi aku takkan kalah denganmu kali ini, Shin Chaerin.

“Baiklah jika kau rela mengorbankan nyawamu dan bersedia mati konyol bersamaku,” balasku yang membuatnya mendengus kesal.

Chaerin menatapku gusar namun beberapa saat kemudian dia melajukan mobilnya. Hahaha kali ini kau kalah Shin Chaerin.

Dia terus menatap lurus ke depan, tanpa mempedulikan aku yang duduk di sampingnya. Berbagai cara sudah aku lakukan, tapi dia belum juga memaafkanku. Wuahhhh pertunanganku terancam gagal. ANDWAE!!!!!!! aku tidak mau…!!!!!!!!

“Ya, maafkan aku. Ayolah jangan bersikap seperti ini,” rayuku.

“Tutup mulutmu atau akan kubantingkan mobil ini ke trotoar,” balasnya yang membuatku menelan ludah.

Aku langsung menutup mulutku dan membiarkan dia berkonsentrasi pada jalan hingga akhirnya dia menghentikan mobilnya di tepi sungai Han yang cukup sepi saat ini. Dia turun dari mobilnya dan berjalan ke tepi sungai dan aku mengikutinya.

*****

Chaerin POV

Aku berjalan ke tepi sungai dan aku tau dia terus mengikutiku. Sebenarnya aku sudah tidak tega melihatnya memelas padaku seperti itu. Tapi Kyuhyun harus diberi pelajaran, sampai kapan dia akan terus cemburu pada pria lain apalagi hyung-hyungnya. Dasar laki-laki pabo.

Kyuhyun berdiri di sampingku dan memandangi wajahku. Aku menatapnya sejenak kemudian aku langsung membuang mukaku. “Berhentilah memandangiku, bukankah kau bilang kau bosan melihat wajahku,” ucapku tanpa memandang wajahnya.

Tak ada jawaban apalagi rengekan yang keluar dari mulutnya. Lalu tiba-tiba kurasakan sepasang tangan melingkari pinggangku. Kyuhyun memelukku dari belakang. Aku mencoba melepaskannya, tapi percuma dia semakin mengeratkan pelukannya dan menempelkan dagunya di bahuku.

“Jagi Mianhae, aku tak bermaksud berkata seperti itu. Aku tak pernah bosan melihat wajahmu. Mana mungkin aku akan bosan melihat wajah wanita yang sangat aku cintai. Tanpa melihat wajahnya hidupku terasa hambar. Aku suka melihat segala macam ekspresi yang muncul di wajahmu, tapi aku tak suka kau mengacuhkanku seperti ini,” ucapnya.

Kenapa dia selalu bersikap seperti ini. Kenapa semua ucapannya bagaikan magnet yang membuatku bertekuk lutut padanya.

Kyuhyun melepaskan pelukannya dan membalikkan tubuhku. Dia menatapku tajam.

“Kumohon jangan seperti ini, aku sungguh tersiksa. Aku janji aku takkan mengulangi kesalahanku lagi,” lanjutnya lagi.

“Berjanjilah kau takkan cemburu pada Hyung-hyungmu lagi, mereka itu sudah kuanggap sebagai oppaku dan mereka juga hyungmu, itu berarti mereka calon kakak iparku,” balasku.

“Ne, aku janji,” sambarnya langsung sembari menunjukkan jari telunjuk dan jari tengahnya. “Bisakah kau memaafkan aku sekarang?? jika iya tersenyumlah,” ucapnya.

Aku menarik napasku kemudian tersenyum padanya. Dia membalas senyumanku dan memegang kedua bahuku.

“Gomawo kau memaafkanku. Apa sekarang aku sudah bisa menciummu???” ucapnya yang membuatku terperangah.

Mataku melotot mendengar ucapannya itu. Sempat-sempatnya dia berpikiran seperti itu saat aku sedang marah padanya.

Tanpa menunggu jawabanku dia mulai mendekati wajahku. Jantungku berdetak semakin cepat. Bibirnya semakin mendekati bibirku, tanpa perintahpun mataku langsung terpejam. Aku mencoba mengatur napasku untuk menenangkan detak jantungku. Meskipun ini bukan pertama kalinya dia menciumku, tapi tetap saja hal ini membuatku ingin pingsan karna gugup.

Satu detik, Dua detik, Tiga detik, namun tetap saja tak kurasakan sedikitpun sentuhan di bibirku. Kuberanikan membuka mataku dan sungguh tak kupercaya dengan apa yang kulihat. Kyuhyun memandang wajahku dan menunjukkan senyum evilnya padaku. Aigooo dia mengerjaiku.

“Ya!!!” teriakku kesal.

“Hahahaha,” tawanya sungguh memekakkan telingaku. Bodohnya dirimu Shin Chaerin. “Ternyata dari tadi kau menginginkan aku menciummu ya?? Tak kusangka kau begitu menginginkan bibirku,” godanya.

“Kau sungguh menyebalkan!!!!” balasku sembari mendorong tubuhnya. Sayangnya, tenagaku tak begitu kuat hingga hanya mampu membuatnya mundur satu langkah.

Dia kembali menarik tubuhku. “Lepaskan pa…”

Kata-kataku terhenti ketika dia menempelkan bibirnya pada bibirku secara tiba-tiba. Aku shock diperlakukan seperti ini, tapi aku masih bisa merasakan kehangatan dan kelembutan dari bibirnya.

Dia menghentikan ciumannya dan lagi-lagi menatap mataku. “Saranghae.”

Kurasakan wajahku memanas. Aisss laki-laki ini. Kenapa dia selalu menyatakan cintanya dengan cara yang tak terduga seperti ini dan selalu membuatku kesal terlebih dahulu. Tapi inilah Kyuhyun yang aku suka. Kyuhyun yang selalu membuatku tak bisa berpaling darinya.

“Na do Saranghae, Oppa,” balasku.

Dia tersenyum manis padaku. “Give me hug,” lanjutnya lagi.

Tanpa ragu aku langsung melingkarkan tanganku di pinggangnya.

End of  Flashback

*****

Chaerin POV

“Selesai,” ucap seseorang yang membuyarkan lamunanku.

Aku mematut wajahku di cermin. Sungguh hasil yang sangat memuaskan. Saat ini aku mengenakan gaun putih selutut buatan Yessa. Apa aku pernah katakan pada kalian? Sekarang Yessa bekerja sebagai Designer di sebuah perusahaan. Dia sengaja merancang gaun itu untukku. Tapi sayang dia tak bisa hadir di pestaku, dia harus keluar negeri untuk urusan pekerjaannya. Lagi pula dia sudah meneleponku sekitar sejam yang lalu. Dia memang sahabat terbaikku. Dan laki-laki di sampingku inilah yang mendandaniku, Heechul oppa. Dia bersikeras terlibat dalam pesta pertunanganku ini. Lagipula tak ada ruginya bagiku, malah itu mengurangi pengeluaran keluargaku (Haha aku hanya bercanda).

”Kaza.. sekarang waktunya kau keluar. Kyu sudah menunggumu dari tadi,” lanjut Heechul oppa dan kubalas dengan anggukan kepala.

Aku melangkahkan kakiku menuju ruangan dimana seorang pria yang beberapa saat lagi akan resmi menjadi tunanganku dan diikuti oleh Heechul oppa.

*****

Kyuhyun POV

Seorang wanita bergaun putih selutut dengan rambut di gulung ke atas dan poninya yang dibiarkan menutupi keningnya, sungguh mempesonaku hari ini. Benarkah dia Chaerin??? Tuhan kau sungguh baik memberikan wanita secantik ini kepadaku.

*****

Chaerin POV

Kupandangi pria tampan di hadapanku. Dia mengenakan jas Hitam. Sungguh terlihat gagah. Dia menyematkan sebuah cincin di jari manisku dan tersenyum padaku. Aku sungguh bahagia. Bukan hanya aku yang bahagia, tapi juga keluarga kami. Karna selain dia sekarang menjadi milikku, oppa-oppaku dan juga seluruh artis SM, hadir di acara ini (Itu sudah pasti, kalau tidak Kyu akan membunuh mereka).

”Akhirnya kau benar-benar memasukkan kepalamu ke mulut singa.” ucap Donghae oppa menirukan kata yang sangat sering kuucapkan. ”Jangan lupa ya, jika nanti kalian punya anak, anak kalian harus diberi makan sayur, arasseo??”

Aku dan Kyu tertawa mendengarnya. Begitu juga dengan yang lainnya. Donghae oppa tetap seperti itu, dia memang manusia yang harus hidup sehat.

Kemudian mataku tertuju pada Kibum oppa yang dari tadi tak mengeluarkan suaranya. Tapi bukan berarti mataku jelalatan ya.

”Oppa apa kau tak ingin mengatakan sesuatu padaku? Inikan hari pertunanganku dan Kyu” rengekku.

Dia tersenyum. ”Baiklah. Selamat ya, semoga kalian bahagia. Dan aku berharap nasibku tak seperti Kyu” ucapnya.

Kata-kata terakhirnya itu yang tak kumengerti. ”Mwoya??” tanyaku bingung.

”Mencintai wanita sepertimu”, jawabnya.

Aku terperangah mendengarnya. ”Waeyo?? Memangnya ada yang salah dengan diriku??”

Kemudian dia tertawa dan membelai pipiku. ”Aku hanya bercanda, kau wanita yang baik untuk Kyu. Tapi apa yang kukatakan tadi benar, aku tak berharap mendapatkan wanita yang sangat berisik sepertimu. Itu sama saja aku membawa petasan kemana-mana.” ucapnya.

Aku menggembungkan pipiku kesal. ”Hyung kau tak bisa memilih pada siapa kau akan jatuh cinta” Kyu membelaku.

”Benar oppa, kau akan beruntung jika mendapatkan gadis sepertiku. Hidupmu akan lebih berwarna” , ucapku.

”Betul Kibum-ah, mungkin bisa sedikit merubah sifat autismu. Kudoakan semoga kau menemukan wanita seperti Chaerin,” kali ini Hangeng oppa yang bicara.

Aku tersenyum bangga mendengarnya. Wanita sepertiku ini memang idaman semua pria (hahaha).

”Andwae!!!!” teriaknya. ”Aku tak mau. Aku tak pernah membayangkan akan ada dua orang chaerin dalam hidup kita terutama hidupku. Hidupku bisa jungkir balik”, lanjutnya.

”Chaerin tak seburuk itu. Dia sudah cukup sempurna”, Ucap Kyu.

Aku menatapnya lembut. Dia tersenyum padaku.

”Tapi aku tak bisa memasak”, ucapku.

”Itu bukan masalah bagiku, kan masih ada Hangeng dan Wookie Hyung”, jawab Kyu. Dia merangkul pundakku.

”Ya!! Aku tak mau jadi pelayan kalian setelah kalian menikah nanti” ucap Wookie oppa. Ekspresinya benar-benar lucu.

”Maksudku kalian kan bisa mengajari Chaerin memasak, Hyung” jawab Kyu.

”Ouhhh”, jawab Hangeng dan Wookie oppa berbarengan.

Hidupku sungguh sempurna. Kalian jangan iri ya dengan hidupku. Ini takdirku, aku tak bisa berbuat apa-apa. Jadi bukan salahku, jika aku dikelilingi pria-pria tampan (Hahahahaha).

THE END

Chingu sprti permintaan kalian kmrn, aQ sdh nepatin janjiku 2k bwt epilog na. Mian yo kl gaje n jelek. Tetap di tunggu commentny. Don’t be silent reader.. ^_^

By : Luph_HaeDie

Tags : Kyuhyun, Donghae, Kibum, Heechul, Super Junior.

41 Comments (+add yours?)

  1. vanny
    Aug 19, 2010 @ 09:21:02

    keren………

    gw ga nyangka ki bum bisa ngeledek kek gitu hahahahahahaha

    Reply

  2. anggra
    Aug 19, 2010 @ 09:38:07

    wah akhirx epilogx datang juga
    semua berakhir dengan sempurna
    pokox begitu deh hehehe

    Reply

  3. ingung
    Aug 19, 2010 @ 09:38:59

    bagus…..
    beruntung bgt chaerin dikelilingi cowo-cowo cakep *ngiri mode on*

    Reply

  4. shania9ranger
    Aug 19, 2010 @ 09:51:18

    Wah. . . Epilog’na manis banget. Nice epilog! >.<

    Reply

  5. mei.han.won
    Aug 19, 2010 @ 09:56:47

    hihihihih…..
    Seruuu…seruuuu….
    Chaeri bkin ngiriiiiiiiiii….
    Knp cman smpai tunangan chingu??? Klo ampe kawin ozti lbh seru….
    Niceeee…. 🙂

    Reply

  6. Deunryelysma
    Aug 19, 2010 @ 10:04:13

    AKhirnya….
    Epilognya kluar juga..
    Bagus banget.. ^^

    Reply

  7. Lee Soona
    Aug 19, 2010 @ 10:51:18

    Waaa…so sweet..
    Saia jd terharu baca’a..
    Hehehe…

    Reply

  8. SayangTuanDangkoma
    Aug 19, 2010 @ 10:55:05

    akhir’a da epilog’a jg

    bgus.. Lbh bgus lgi kLo da after story chaerin ma kyu nikah *dilempar sendal ma auThor “sape lw??”

    Reply

  9. aegyjjang
    Aug 19, 2010 @ 11:01:42

    ahh… mw jd chaerin!!

    Reply

  10. HwangChanChan
    Aug 19, 2010 @ 11:04:05

    Yiippiee~bhgia y mrka 😀

    Reply

  11. intanintan
    Aug 19, 2010 @ 12:21:48

    Keren!!! Sama sekali ga “gaje”!!!^^
    Ga ngebayangin kyu sama chaerin punya anak..
    Ga rela deh abis ceritanya. Hiiing T_T
    Bikin yang keren kaya gini lagi yaaah..ditunggu karya berikutnya^^

    Reply

  12. pipinahae
    Aug 19, 2010 @ 12:24:27

    adegan paling keren, wktu di mobilnya caheri, kyu bikin gemes.. lol..
    happy ending 🙂 yay!!!
    Keren!! ^^

    Reply

  13. Vaniiy Hyesun Lee
    Aug 19, 2010 @ 12:28:59

    kibum kand uda nikah ama akuuu ~ wkwkwkwk XP
    waah, so sweet !
    Wkwkwk,bener thu Chaerin! Suru aja icul oppa yg dandanin, hemat uang! Wkwk ..
    Authornya narsis juga! Hahaha,tp keren kok.
    Nice ff 😀

    Reply

  14. seselfishy
    Aug 19, 2010 @ 12:33:52

    chingu ini epilog ff yang mana ya???

    Reply

  15. Park Ri Rin
    Aug 19, 2010 @ 12:57:35

    Die onn, Kibum buatku aja ya! 😀

    FFnya bagus bnget onn, sumpah deh!

    Reply

  16. ChyKyu
    Aug 19, 2010 @ 13:45:23

    Woa…
    Epilogny keren banget!

    Reply

  17. strawberrymilk
    Aug 19, 2010 @ 14:02:16

    hahaha..
    epilognya baguz..
    aq jg mau dunk pny takdir kyk gtu..
    hahahahaaaaa…

    Reply

  18. sungwookie
    Aug 19, 2010 @ 15:26:19

    Bagus epilog’na aq suka,,

    Reply

  19. sarangHyuk
    Aug 19, 2010 @ 15:28:58

    bagus bagus bagus :-bd hehe

    Reply

  20. Michelle
    Aug 19, 2010 @ 16:13:08

    bagus…walau aku tak baca part2 awalnya…hohohoho

    Reply

  21. liathespaniard
    Aug 19, 2010 @ 16:42:22

    Hae, oppa mmg slalu sht dong, kn aku slalu m’bri hae mkanan yg sehat hehehe

    epilogx keren *lirik hae, oppa kt nyusul nyok #tarik hae

    Reply

  22. HeeHwa
    Aug 19, 2010 @ 16:56:22

    waaaa…keren..keren…keren…
    pdahal bru bca epilog.na doang… 😀

    Reply

  23. JinkiLover
    Aug 19, 2010 @ 18:40:49

    emang disana ada rendang dan gado-gado?? ahh….kibum oppa, aku gak berisik kok, ayo jadian sama aku aja *reader maruk padahal udah punya abang donge*

    Reply

  24. May4teukie
    Aug 19, 2010 @ 18:43:59

    Kyu, kau magnae evil yg plg maniz..
    Kibum’ah kau mmg hrz dpt wanita yg sdkt brisik..

    Reply

  25. hansaera
    Aug 19, 2010 @ 20:31:16

    epilog aja panjang banget yaa .. hehehe .

    Reply

  26. aichan
    Aug 19, 2010 @ 22:13:43

    kereeeeennnn….>.<

    Reply

  27. Park Eunsoo
    Aug 19, 2010 @ 22:57:01

    lucu lucu….^^
    nice….^^

    Reply

  28. shflyraeni
    Aug 19, 2010 @ 23:21:37

    huwaaah nice fanfict 🙂 A___________A

    Reply

  29. nabilacho41
    Aug 20, 2010 @ 08:31:40

    huaahhhh aku ngiri ma chaerin….
    nice ff chingu…

    Reply

  30. rin
    Aug 20, 2010 @ 14:56:57

    kerennn….

    Reply

  31. Ocha
    Aug 20, 2010 @ 16:40:06

    Keren…
    Nice ff…

    Reply

  32. Lee iseul
    Aug 20, 2010 @ 20:56:40

    Aaaah akhirnyaaa selesai juga uwoo cepet bgt rasanya selesai ceritanya,uwooo XD

    Reply

  33. Kyuna9
    Aug 20, 2010 @ 21:20:45

    suka banget series ini!! Kyu lucuuu. Authornya kerennnnnn:)

    Reply

  34. zaskiarunim
    Jun 25, 2011 @ 18:08:21

    Aku reader baru 🙂
    Aku paling suka fanfiction tipe kaya gini, ceritanya ringan, tapi bener bener nempel di kepala! FF ini keren banget, bacanya sampe senyam senyum sendiri, Epiloguenya manis banget. Ada yang bisa recommend FF lain yang tipe kayak gini? Please, gamsahamnida.

    Reply

  35. sisri91
    Aug 06, 2012 @ 11:50:54

    kErEN

    Reply

  36. Kodok
    Mar 27, 2013 @ 21:59:56

    haaha…jangan ganggu wookieku…emangnya dia koki kocokan bisa dibw kemana mana

    Reply

  37. Reena Yu Lee
    May 20, 2013 @ 15:53:41

    Hahaha. . .bagus ! FF’nya lucu dan menarik ! 🙂

    Reply

  38. Esa
    Jul 07, 2013 @ 14:14:31

    sinii ki bum oppa ma aku ajoooo

    Reply

  39. elaimoet07
    Aug 18, 2013 @ 21:18:51

    Daebak deh pokoknya!!

    Reply

  40. G Park
    Mar 22, 2014 @ 13:25:04

    Hahaha, Pngen dikelilingin namja tampan jga dong,kekeke

    Reply

  41. meynininx90
    Apr 12, 2015 @ 14:31:20

    Daebak….akhrny tunangan…… Bner” lucu low ge brantem

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: