throbbing SUPERJUNIOR part 62

BAB. 62

Di dalam goa es ~

“Brrrrrr…… Prin, ceezzz… Nap,, napa tem,,, tempat iniii diingiiiin se,, kali…?? A, aku sudah tidak tahan… Aku ingin ke,,, luu,,, aarrr! Brrrrr……..” ujar Angel kedinginan.

“Andwae!!” perintah Carine tegas.

Angel pun hanya pasrah dan menuruti perintah majikannya. Mereka berdua terus berjalan dan berjalan menyusuri gua tsb sampai di depan pintu besi dgn sebuah motif kepala serigala putih menghiasinya.

“Eh,, gimana cara untuk membuka pintu ini?” celetuk Angel sambil mengamati setiap inchi pintu di depannya.

Carine nampak tersenyum dan menghilang. Dgn kekuatannya dia berhasil memasuki pintu tsb.

“Hmm,, akhirnya kutemukan juga. Benar-benar aura cinta yang sangat kuat…” ujar Carine sambil mengamati sesuatu.

Di depannya ada tubuh seorang pria yg terbaring kaku di atas sebuah ranjang batu dari es. Di dalam mata milik Carine, dia melihat tubuh pria tsb dibalut aura cinta yg berwarna pelangi disekeliling tubuhnya.

Dengan hati-hati, Carine menyentuh tangan kanan pria itu dan memberinya sebuah kekuatan. Tidak tahu pasti kekuatan apa itu, tapi setelah beberapa saat tubuh pria yg membeku tadi tampak menjadi hangat.

“Hmm,, sekarang hanya kamu yang bisa menolong bumi dari tangan milik Arang. Maka dari itu, hwaitiiing…! Jangan putus asa.. Karena,,, cinta itu abadi, araseohyo?” ucap Carine kepada pria tsb.

Sebelum meninggalkan tempat itu, Carine mengeluarkan sebuah benda di atas telapak tangannya dan meletakkannya di atas perut pria itu.

Benda itu bentuknya transparan. Tetapi jika diamati dgn saksama, benda tsb menyerupai sebuah pisau belati.

“Gunakanlah untuk membunuh iblis tersebut, araseohyo? Hmm…” bisiknya di telinga pria itu lalu menghilang entah kemana.

Kedua tangan milik pria tsb tampak bergerak sesaat dan di sudut matanya mengalir sebuah cairan bening yg tak lain adalah airmata.
_ _ _ _ _ _ _

Ruang makan Kerajaan Serigala Putih ~

Beberapa anggota keluarga Serigala putih bersama tiga pangeran White Dragon tampak menikmati sarapan pagi yg disajikan oleh princess idamannya.

Mereka sarapan ria sambil berbincang-bincang hangat. Tetapi wajah mereka berubah menjadi murung ketika mengungkit masalah Ryeowook.
_ _ _ _ _ _ _

Kheynie & Line sedang mengikuti Leeteuk dari belakang. Hati mereka tampak berdegup dgn kencangnya dan sesekali mereka menghela napas berat.

“Sudah tiba….” celetuk Leeteuk.

Di depan mereka ada sebuah terali besi yg terbuat dari emas putih yg telah dirantai. Leeteuk tampak berkomat-kamit dan tidak lama, terali tsb terbuka lebar.

Mereka bertiga melangkah masuk ke dalam. Ruangan tsb sangat dingin sekali karena sekelilingnya itu dilapisi es abadi.

Kheynie dan Line tampak menggosok kedua lengannya yg terasa kaku. Mereka berjalan sampai tiba di sebuah pintu yg mempunyai motif kepala serigala putih.

‘KREEEETT….’

Pintu tsb terbuka setelah Leeteuk menyentuh motif di pintu dan membacakan mantra. Kini di depan sana mereka melihat tubuh seseorang terbaring kaku di atas ranjang.

Kheynie yg sudah penasaran segera berjalan menghampiri ranjang tsb dan…

“WOOKIE HYUNG…!??? Hikz… Hikz… Wookie hyung…” tangis Kheynie sambil menggenggam tangan kanan Ryeowook.

Line yg melihatnya lsg membekap mulutnya menahan tangis. Pilu hatinya melihat kondisi Ryeowook yg terbujur kaku.

“Wookie hyung, mian hamnida… Mianhe… Hikz…” ratap Kheynie sedih dan kesal karena tidak bisa menolong Ryeowook.

“Sudahlah dongsaeng ah… Jangan menangis! Ryeowook pasti akan sangat sedih jika kamu seperti ini, araseoh?” hibur Leeteuk.

“Kenapa tubuhnya ditaruh disini, Leeteuk hyung…?” tanya Line penasaran dan bingung.

“Ne! Ini semua atas perintah Raja Simon. Karena apa, aku juga kurang pasti…” jelas Leeteuk.

“Tapi,,, bukankah mutiara kehidupannya sudah lama direbut oleh Arang? Kenapa sampai sekarang tubuhnya masih hangat, Leeteuk hyung?” celetuk Kheynie tiba-tiba.

“Ye!?? Benarkah?” tanya Leeteuk yg kaget.

Leeteuk bergegas menghampiri tubuh Ryeowook dan alangkah terkejutnya ketika tangannya menyentuh seluruh tubuh Ryeowook.

Hangat…

“Aneh…! Dalam goa es yang suhunya di bawah 20 derajat celcius ini, kenapa tubuhnya bisa hangat seperti ini…?” gumam Leeteuk keheranan.
_ _ _ _ _ _ _

Pusat kota Seoul yg ramai ~

Di tiga gedung pencakar langit pada malam hari, tampak ketiga pangeran White Dragon, Kibum, Kyuhyun & Henry berdiri dgn gagahnya.

Mereka saling menatap satu sama lain lalu mengeluarkan mutiara kehidupan masing-masing dan melemparnya ke langit.

Ketiga mutiara tsb tampak berpendar-pendar dan saling tarik-menarik satu sama lain. Ketiga benda tsb lalu menyatu dan membuat seisi kota bermandikan cahaya terang.

Kelly yg sedang berdiri di beranda kamar bersama Leeteuk tampak takjub sekali.

“Whoaaa… Neomu neomu ippun…” celetuk Kelly terpesona.

“Moga saja cahaya suci ini bisa menyelamatkan mereka supaya tidak terpengaruh oleh kegelapan hati dari Lembah Miracle…” gumam Leeteuk penuh harap sambil memeluk Kelly dari belakang.

Begitu pula dgn pasangan yg lainnya. Mereka saling berpelukan menyaksikan cahaya dari mutiara milik ketiga pangeran White Dragon dan berharap bisa menyucikan hati dan pikiran manusia yg mudah tergoda.
_ _ _ _ _ _ _

Keesokan harinya ~

Di sebuah villa mewah di luar negeri, Zhoumi & Sylvie tampak pulas sekali di atas ranjangnya. Tetapi kenyamanan itu tidak berlangsung lama karena nada dering milik Zhoumi berbunyi.

“Zhoumi ya… Ayo bangun! Ponselmu berdering…” panggil Sylvie yg masih mengantuk.

Zhoumi lalu berusaha membuka kedua matanya dan meraih ponselnya.

“Ye,, yeoboseyo… Zhoumi imnida… Ye!?? Benarkah???!! Odi…??? Ye,,, araseoh…” ucap Zhoumi lalu menutup percakapan.

“Gwenchanayo? Napa wajahmu pucat begitu?” tanya Sylvie penasaran.

“Kata Hankyung,,,”

“Ye…!??”

“Dia tahu keberadaan Awei,,, tapi Awei dia sekarang…”

“MWOEEE…?? Benarkah??” seru Sylvie berseri-seri.

Zhoumi menganggukkan kepalanya dan wajahnya murung sekali.

“Zhoumi ya? Gwenchanayo? Tapi apa? Atau kamu,,, kamu masih menyukainya?” tanya Sylvie was-was.

‘TOOKK…’

“Aduuuh…! Sakit tauk!??” gerutu Sylvie kesal.

“Makanya jangan suka sembarangan ambil kesimpulan! Ntar aku pukul lagi biar tau rasa… Huh! Cheongmal…” gerutu Zhoumi yg tak kalah kesalnya.

“Makanya bicara jangan setengah-setengah, araci?” bentak Sylvie bete.

“De,, aratta.. Aratta…! Tapi diri Awei sekarang bukan seperti kita lagi… Dia telah…”

“Telah apa? Ayo cepat katakan…!! Aigoo… Cheongmal chinca!!”

“Dia telah menjadi iblis.. Iblis kegelapan…!” ujar Zhoumi setelah membisu beberapa saat.

Sylvie langsung tertawa terbahak-bahak mendengar kata-kata Zhoumi barusan.

“YAAKK, Zhoumi sshi! Apakah masih ada lelucon yang lebih bagus lagi?”

“Buktinya ada di tanda lahir miliknya…” ucap Zhoumi serius sekali.

“Ye!?? Aniya! Ini semua pasti leluconmu!! Aku tidak percaya… Ani…!!” ujar Sylvie yg merasa mustahil.

“Ini fakta, Vie ah… Aku tidak berbohong! Tanda lahir yang ada di lengannya itu adalah buktinya, araseoh…?!” ucap Zhoumi berusaha menyakinkannya.

“Andwae!! Ini sulit dipercaya? Ini benar-benar mengerikan… Awei, gadis yang baik hati dan polos seperti dia mana mungkin seorang,,,”

Sylvie tiba-tiba berhenti bicara karena mengingat kejadian di toilet sewaktu merayakan ulang tahun Chidori di sebuah club. Dibenaknya dia mengingat dgn jelas tanda lahir di lengan temannya itu.

“Zhou,,, Zhoumi ya…! Andwae… It’s very impossible!! I can’t believe it….!!” ucap Sylvie ketakutan sekali.

Zhoumi yg menyadarinya lsg memeluk dan menghiburnya. Airmata Sylvie mulai berjatuhan di atas pundak Zhoumi yg putih dan mulus.

Mereka benar-benar sulit menerima kenyataan yg pahit ini.
_ _ _ _ _ _ _

Di kamar Donghae ~

“Chagi,, besok kalau tidak berangkat, gak apa-apa kan?” tanya Hwangmi yg sedang tidur di pundak Donghae.

Mereka berdua sedang duduk di atas sofa sembari menikmati cahaya bulan yang hampir penuh.

“Gwaenchanayo? Napa tiba-tiba kamu berkata seperti itu…..?” tanya Donghae bingung.

Hwangmi menghela napas beratnya lalu memeluk pinggang Donghae dengan erat. Donghae seperti dapat melihat kegundahan di wajah kekasihnya itu. Karena itu, dia memberikan sebuah ciuman hangat di bibirnya agar perasaannya lebih tenang.

“Gwaenchana… Jangan khawatir, araseohyo? Hmm,,” bisik Donghae dengan lembut.

“Mianhe… Tidak tahu kenapa, akhir-akhir ini firasatku tidak enak sekali… Aku sering bermimpi buruk! De,, nightmare yang sungguh mengerikan… Hikz…” tutur Hwangmi sembari membenamkan seluruh wajahnya ke dalam tangannya dan menangis ketakutan.

“Yaaa, yaaa, yaaa! Gwaenchanayo? Jangan menangis… Ada apa sebenarnya? Sebenarnya mimpi buruk seperti apa yang membuatmu ketakutan seperti ini? Apa kamu bisa menceritakannya…?” tanya Donghae panik sembari memeluk dan menepuk punggung Hwangmi menghiburnya.

Perlahan-lahan Hwangmi lalu menceritakan nightmare yg dialaminya belakangan ini. Di dalam mimpinya, dia melihat Donghae dgn sekujur tubuh penuh luka dan darah segar.

Dan naasnya, Donghae mati mengenaskan di depannya tanpa bisa melakukan apa-apa untuk menolongnya. Tubuhnya seperti tersihir dan tidak bisa bergerak.

Selesai menceritakannya, wajah Hwangmi pucat sekali dan menangis memohon supaya Donghae membatalkan niatnya untuk berangkat ke Lembah Miracle.

Hwangmi yg terus-terusan menangis sambil memohon membuat Donghae menjadi serba salah.

Di satu sisi, dia ingin menuruti permintaan kekasihnya. Tetapi di sisi lain, sebagai salah satu pangeran serigala putih, mau tak mau dia harus menjalankan kewajibannya untuk memberantas kegelapan yg sedang merajalela.

‘PLAAAAAKK…’

“TENANGKAN DIRIMU, HWANGMI AH…!!” seru Donghae emosi setelah menamparnya.

Hwangmi sesaat tertegun dan akhirnya bisa mengontrol emosi jiwanya yg kacau.

“Mianhe… Aku tidak berniat untuk menamparmu, tetapi aku terpaksa melakukannya supaya kamu bisa tenang! Hwangmi ah, itu cuma bunga tidur, jadi jangan terlalu serius, araseoh??” tutur Donghae sembari memegang wajah Hwangmi.

(Tunggu kelanjutannya yach ~ gomawo ^^)

13 Comments (+add yours?)

  1. mrs.leesungmin
    Aug 27, 2010 @ 21:46:36

    waaahhh, lanjuuutt onn..

    Reply

  2. May4teukie
    Aug 27, 2010 @ 22:16:53

    Ayo kalahkan arang!

    Reply

  3. carine_wookie
    Aug 27, 2010 @ 22:36:45

    HUWWWAAA
    UDA LAMA GAK KESINI..

    ONNIEEE
    LANJUTANNYA SCEPATNYA!!
    MAKIN KEREN!!

    Onnie,
    really miss you… T T

    Reply

  4. Qhaa Chibum
    Aug 27, 2010 @ 23:01:39

    unnnie ..
    lanjut yang 66 ..

    Reply

  5. mei.han.won
    Aug 28, 2010 @ 02:43:40

    wookie cpetan sdar!!!!
    Lanjutiiiiinnnnn….

    Reply

  6. jasmijn2903
    Aug 28, 2010 @ 06:34:38

    Wookie~!
    Arang kapan kalahnya, sih?? huhu
    next part ya, Eonn! 🙂

    Reply

  7. song raerim
    Aug 28, 2010 @ 09:15:27

    wah…
    ceritanya mkn seru ne…
    yg bakal ngalahin arang mank wookie kn???
    wkwkwkwk..
    pi kshn bngt wookienya..
    cptin slesaiin critanya mbak…^^
    udh penasaran stngh mati ne…^^

    Reply

  8. chodictator
    Aug 28, 2010 @ 10:36:56

    siapa sih tu cewenya? o.o lupaa
    hahaha /ditabok
    seruu :3

    Reply

  9. gyu kanazimi hara
    Aug 28, 2010 @ 14:41:34

    waaaa, pnasaran bgt seh gue ma ni crita…. part slanjutnya asap yoo ????

    Reply

  10. sungwookie
    Aug 28, 2010 @ 16:32:21

    kasian si wookie TT,, LANJUTT!!

    Reply

  11. sujuff & diary
    Aug 28, 2010 @ 22:00:43

    @mrs. Leesungmin @Qhaa @mei.han.won @jasmijn2903 @gyu kanazimi hara @sungwookie :
    TT _______ TT
    Sabaaaaar yach…
    Authorny mc sibuk nguruz babyny Haesea + banting tulang,, jd mngkn agak lama lanjodannya…
    yang bs dipastikan, slepas lebaran idul, THROSU bakalan tHe eNd ~ ^^

    @May4Teukie:
    Mari support Wookie ~ ^^
    @carine_wookie:
    NADOOOOO……!!
    *hug*

    Onnie jg kangen…
    Mianheyo =___=

    @song raerim :
    hahay…
    Skr yg bs ngalahin Arang yach cm TRUE LOVE-nya… ^^

    @chodictator :
    Cew yg mana say???

    Reply

  12. wookayevil
    Sep 04, 2010 @ 22:10:26

    kyaa…
    oppa banguun…*narik2 tangan wookie*
    badan.a diesin, jd keinget pelem ap g2 yg org.a jg diawetkn pke es…

    Reply

  13. parksora
    Sep 08, 2010 @ 09:54:55

    nice ff
    lanjut eonn~^^

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: