throbbing SUPERJUNIOR part 65

BAB. 65

Di kamar tamu ~

“Selama ini apa pernah kamu peduli bagaimana perasaanku yang sebenarnya…?” ucap Kibum lirih.

“Kibum ah… Apa maksudmu berbicara seperti itu?” tanya Trisa sambil menatap Kibum dengan tajam.

“Aku juga manusia yang punya hati dan perasaan… Yang akan merasa hepi and sedih! Tetapi apa pernah kamu benar-benar care kepadaku dengan ketulusanmu?” tanya Kibum yg memojokkan Trisa.

“Cukup!! Aku tidak mau mendengarnya lagi! Apa benar kamu adalah Kibum yang kukenal selama ini?”

“Setiap orang pasti berubah, jadi kamu tidak perlu sekaget itu…” ujar Kibum kemudian bangkit dan pergi ke kamar mandi.

Keran shower diputarnya dan air hangat menghujani tubuhnya yg atletis. Dan tidak beberapa lama, sepasang tangan indah memeluk pinggangnya dari belakang.

“Mianhe, Kibum ah.. Mian hamnida jika selama ini aku selalu menyakitimu dengan sikapku…! Aku cuma ingin memberikan yang terbaik, tetapi tak kusangka malah melukaimu… Mianhe…” ucap Trisa yg mempererat pelukannya.

“Gwaenchana… Tadi hanya emosi sesaatku, jadi jangan terlalu dipikirkan, araseohyo?” hibur Kibum kemudian membalikkan tubuhnya.

Dia meraih wajah Trisa dan mengecup keningnya dengan lembut.

“Saranghaeyo…”

“Nado, Kibum ah…” sahut Trisa sembari menunggingkan tumit kakinya untuk mencium kekasihnya.

Baru kali ini Trisa mencium bibir Kibum untuk pertama kalinya. Hati Kibum gembira sekali dan langsung menyapu bibirnya dengan penuh hasrat.

Di bawah air hangat yg keluar dari shower mereka saling terbuka satu sama lain tanpa ada dinding penghalang di antaranya, karena cinta…
__  __  ___  __  __

Di kamar Donghae ~

Hwangmi sedang mengancingkan pakaian Donghae satu persatu dengan perasaan tak karuan. Tampak sekali kecemasan yg menghiasi wajahnya kini.

Selesai merapikannya, Hwangmi lalu berjalan ke jendela dan menatap cahaya matahari yang tertutup oleh sebagian awan. Donghae yg melihatnya dari balik cermin hanya bisa menghela napasnya.

“Hwangmi ah.. Nanti kalau aku pulang, apa kamu akan berjanji satu hal padaku?” tanya Donghae dengan senyum khasnya.

“Mwoella?”

“Hmm,, aku ingin kamu menjadi pengantinku yang paling cantik di dunia ini…” bisik Donghae yg tahu-tahu sudah berada di belakang dan memeluknya.

“YE..!??? NEOH!???” ucap Hwangmi yg tidak percaya pada pendengarannya.

Donghae lalu mengalungkan sesuatu di leher Hwangmi lalu menyapu bibirnya.

“Kalung ini adalah janjiku…”

“Tapi,, kenapa kamu tidak langsung memakaikan cincinnya? Bukankah setiap pasangan melamar kekasihnya pakai cincin?” tanya Hwangmi polos.

“Karena cincin ini akan kupakaikan di jarimu ketika aku kembali nantinya…” sahut Donghae tersenyum.

“Ne,, aratta…” gumam Hwangmi lalu kembali memeluk Donghae dengan erat.

Lama sekali mereka berpelukan sampai akhirnya seseorang mengetuk pintu kamar dari luar. Donghae pergi membukanya dan Sungmin yg sudah siap ingin mengajaknya berkumpul.

“Tunggu sebentar, hyung!” pinta Donghae.

“De.. Jangan terlalu lama, nanti appa marah-marah lagi…” ujar Sungmin menasehati.

Donghae menutup pintu kamarnya lalu menghampiri Hwangmi yg sedang menatapnya dengan penuh kesedihan.

“Hwangmi ah.. Mianhe.. Kita sudah harus berpisah.. Ingat makan dan tidur yang teratur yach.. Aku tidak mau melihat calon istriku menjadi kurus ketika kembali nantinya, araseohyo…?” ujar Donghae sambil memegang wajah Hwangmi.

Ketika ingin mencium bibirnya, Hwangmi membuang wajahnya segera. Melihat sikapnya itu Donghae tersenyum pahit lalu perlahan-lahan melepaskan genggaman tangannya.

Sungguh pemandangan yg memilukan hati…

Butiran-butiran cairan bening mulai menetes jatuh ke pipi Hwangmi yg mulus. Kalau boleh jujur, Donghae sebenarnya enggan berpisah. Tetapi tugas yg harus dilakukannya telah menunggu.

“Good bye, Hwangmi ah…” ucapnya ketika sudah sampai di pintu dan bersiap-siap ingin memutar gagangnya.

“Donghae-ya… Donghae-ya…” panggilnya dengan terisak.

Pertahanan batin Donghae pun akhirnya goyah juga. Dia lalu berlari menghampiri Hwangmi dan menyapu bibirnya dengan sejuta kesedihan. Hwangmi membalas ciuman tersebut sembari mempererat pelukannya.

Setelah puas menciumnya, Donghae dengan coolnya membelakanginya dan beranjak ingin keluar dari kamar tersebut.

“Andwae! Andwae, Donghae-ya… ANDWAEEE….!!” seru Hwangmi terisak.

Tetapi Donghae tidak menghiraukannya dan langsung keluar membiarkan Hwangmi seorang diri di dalam.

‘BLAAAMM..!’

Sunyi…

Hampa…..

Hwangmi lalu terpuruk di lantai dan menangis sejadi-jadinya sembari menggenggam erat cincin yg ada di kalungnya.
__  __  ___  __  __

Di aula tengah istana ~

Di ruangan tersebut terdapat sebuah meja panjang dengan tiga buah laptop apple di atasnya. Masing-masing laptop tersebut dipegang oleh tiga orang, yaitu Kyuhyun memegang laptop warna hitam, Henry memegang laptop warna putih dan Edois memegang laptop warna merah.

Mereka bertiga tampak sibuk mengutak-atik keyboard tersebut seperti berusaha membuka kode rahasia.

“Kangin sshi, apakah semuanya sudah berkumpul…?” tanya Raja Lee kepada Kangin yg berdiri di sampingnya.

“Hanya tinggal Pangeran Sungmin dan Pangeran Donghae yang belum ada, Raja Lee…” lapor Kangin dengan berwibawa.

“Eng! Aratta…” gumam Raja Lee sambil berdehem.

Tidak berapa lama kemudian, Donghae datang bersama Sungmin. Semuanya tampak heran melihat ekspresi wajah Donghae yg murung sekali.

“Donghae oppa!? Gwaenchanayo?” tanya Line setengah berbisik.

Donghae tidak menggubrisnya sama sekali. Sungmin yg mengerti dengan mood Donghae lalu menjelaskan ke Line bahwa dia baik-baik saja.

“Johsumnida… Sekarang saya akan memberikan tiga point penting tentang Lembah Miracle! Jangan emosi, jangan tergoda dan jangan lengah! Cukup konsentrasikan penuh pada target! Dan satu hal lagi, jika hati dan pikiran kalian tidak sama, maka itu bisa dan sangat membahayakan nyawa kalian! Jadi berhati-hatilah! Kuharap kalian semua bisa mengambil langkah yang tepat tanpa melakukan kesalahan, araci…?” jelas Raja Simon dengan wibawanya.

“De,, algessumnida!” jawab mereka serentak.

Mereka adalah Leeteuk, Shindong, Sungmin, Yesung, Eunhyuk, Donghae, Shiwon, Jenderal Kangin dan Kibum. Mereka bersembilan yg akan mendatangi Lembah Miracle untuk melenyapkan Arang.

“Ingat!! Kalian semua sudah harus melenyapkan Arang ketika gerhana! Itu satu-satunya kesempatan kalian untuk menyelamatkan dunia ini…!”

“Dan Kibum-sshi! Tugasmu adalah membimbing pangeran-pangeran Serigala Putih ketika tiba disana! Dan ini, ambilah!” seru Raja Simon sembari melempar sesuatu.

Dengan gesit Kibum meraihnya dan melihatnya. Di tangannya kini ada sebuah giok putih dengan motif naga yg indah.

“Appa.. Ini??” tanya Kibum kebingungan.

“Giok naga yang bisa membuka jalan ke lembah Miracle! Tetapi jika ingin menggunakannya mesti ditetesi darah partnermu…” jelas Raja Simon sambil berdehem.

“Partner? Nugu?” tanya Kibum polos.

“Yeoja chingu…” sahut Raja Simon tegas.

“Trisa…!??” gumam Kibum pelan.

Tanpa menunggu lebih lama, Trisa diam-diam merebut giok di tangan Kibum lalu melukai telapak tangan kirinya. Trisa menggenggam dengan erat giok tersebut sehingga darahnya menempel di giok dengan perfect.

Dan ajaib sekali. Giok tersebut tampak memancarkan cahaya pelangi beberapa saat dan sekarang giok tersebut telah berubah menjadi giok pelangi yg indah.

“Trisa!?? Neoh!??” seru Kibum yg agak emosi dengan tindakan Trisa.

“Gwaenchana… Dibandingkan dengan nyawa manusia di muka bumi ini, lukaku ini tidaklah seberapa…” tutur Trisa rendah hati.

Kibum pun menurut lalu meraih giok tersebut.

“Waktu sudah hampir tiba! Apakah kalian sudah siap? Jika belum dan ragu, kuharap lebih baik kalian mundur saja sebelum mati sia-sia disana…!” ujar Raja Simon memperingati.

“KAMI SUDAH SIAP…!!” seru mereka serentak.

Kyuhyun, Edois dan Henry saling menatap satu sama lain. Mereka lalu menekan tombol ‘Enter’ bersamaan.

Tiga buah cahaya yg keluar dari laptop tersebut membentuk sebuah pintu di dinding aula dan mengeluarkan cahaya berwarna hijau segar. Kibum lalu melempar giok di tangannya ke dalam pintu tersebut sehingga mengeluarkan cahaya pelangi yg sangat indah.

Sebelum masuk ke dalam pintu tersebut mereka tampak berbincang sejenak kepada kekasihnya, saudara dan keluarganya masing-masing.

Sedangkan Sungmin segera menghampiri Trisa yg saat itu luka di tangannya masih terbuka.

“Gwaenchanayo? Sini, aku obatin…” ucap Sungmin lalu mengobati luka di tangan Trisa.

“Ah,, aniya! Gwaenchana Sungmin ah… Gwaenchana…” tolak Trisa sungkan.

“Tidak apa-apa koq.. Hmm,,,” sahut Sungmin sembari tersenyum.

Kibum yg sedang berbicara serius dengan Raja Simon dan Raja Lee tidak sengaja melihat kedua insan tersebut sedang tersenyum malu-malu. Hatinya langsung jealouz melihat Sungmin yg care kepada kekasihnya.

Donghae yg murung lalu meminta dongsaengnya, Line untuk bantu menjaga Hwangmi dengan baik.
__  __  ___  __  __

Satu per satu mereka lalu menembus pintu di dinding dengan gagahnya. Ketika giliran Donghae, dia menoleh ke arah pintu aula berharap bisa melihat Hwangmi untuk terakhir kalinya sebelum bertempur disana. Tetapi nihil.

Sungmin lalu memegang pundak Donghae sambil tersenyum.

“Gwaenchana…” hiburnya.

Donghae pun melangkah masuk tanpa ragu lagi yg diikuti oleh Sungmin. Setelah mereka masuk ke dalam, seseorang tampak muncul di balik pintu dengan wajah yg penuh airmata.

“Hwangmi…!??? Gwaenchanayo? Kenapa bersembunyi disana? Kamu tahu tidak, Donghae oppa sepertinya tadi ingin melihatmu sebelum pergi, tetapi kamu tidak muncul-muncul juga… Hmm,, kasihan Donghae oppa…” ujar Line murung.

Tetapi tanpa disangka-sangka, Hwangmi menangis sejadi-jadinya yg membuat semua saudarinya terkejut dan bergegas menghampirinya. Mereka berusaha menghibur Hwangmi yg masih terus menangis dengan traumanya sambil memanggil nama Donghae.

[Tbc…]

18 Comments (+add yours?)

  1. MochiLau
    Sep 01, 2010 @ 21:19:47

    eh cepet banget udah keluar haha (?)
    aku penasaran banget sm part 66 nya –‘
    sedih pangerannya pergi :”(

    Reply

  2. chodictator
    Sep 01, 2010 @ 21:20:57

    miaannn >< nama diatas *nunjuk nunjuk*
    itu aku mau komen tapi salah masukin nama
    miaannn *bow*

    Reply

  3. chodictator
    Sep 01, 2010 @ 21:22:04

    miaannnn ><
    miaaaann *bow

    Reply

  4. Vaniiy Hyesun Lee
    Sep 01, 2010 @ 21:27:12

    waaah, kasian bgd hwangmi, emg sedih bgd d tgl hae T^T
    howaaa, uda mule tempur, moga slamet smuax, Arang mati ! AMIEEEN XD ~
    lanjud !

    Reply

  5. orienzaoldyeck
    Sep 01, 2010 @ 22:16:47

    Huaaaa,,,bgaimanakah klanjutan’a??? Hayyo lanjut!!!lanjut!!! \(>____<)/

    Reply

  6. jasmijn2903
    Sep 01, 2010 @ 22:23:38

    huaaa~ part selanjutnya udah perang, ya??
    deg-degan.. semoga semua selamet, deh..
    next part ya, Eonn! 🙂

    Reply

  7. Wirazhuho
    Sep 01, 2010 @ 23:06:37

    Caila. Pake laptop euy buka pntu.nya.
    Addu mga pertempuran.nya selamat smwa.
    Ayo lanjot chingu.

    Reply

  8. neecha
    Sep 02, 2010 @ 00:02:03

    tbc.a nanggung amat?

    ayo lanjut! perang melawan arang

    Reply

  9. dindidun
    Sep 02, 2010 @ 03:26:24

    selamat bertempur yaa *ngelambai2 pk sapu tangan putih* semoga mimpinya hwangmi ga jadi kenyataan amin hahahahaha. Awei-ryeowook moment manaaa?

    Reply

  10. mei.han.won
    Sep 02, 2010 @ 03:28:57

    tragis bner nih….ayo lanjut2…

    Reply

  11. XYZ
    Sep 02, 2010 @ 04:28:11

    Hwangmi sedih amad T.T Mana aku hae biased lg, jd mlh brasa aku sndr jd hwangmi *?* Huaaaaa

    Reply

  12. May4teukie
    Sep 02, 2010 @ 05:24:15

    Jreng jreng jreng *komen apa ini?*

    Reply

  13. "si-put"
    Sep 02, 2010 @ 08:27:52

    Ya ampun ckckck, moga mereka balik dengan selamat *brbmaodoabuatparapangeran*
    Huuhuhuuh

    Reply

  14. Siwonieai
    Sep 02, 2010 @ 16:24:33

    Kasihan Hwangmi..T.T

    Reply

  15. kyuna9
    Sep 03, 2010 @ 13:28:24

    semoga pangerannya selamat semua!!

    Reply

  16. parksora
    Sep 10, 2010 @ 23:10:59

    huwaa..
    pangeran2 kembalilah dgn selamat
    nice rr
    lanjut~^^

    Reply

  17. KyuMIn Lovers
    Sep 18, 2010 @ 16:36:29

    Author LAnjut yaaa Trus Gimana Nasibnya para Pangeran
    Apakah Slamat Atau Ngaak
    LAnjutin ya Pliss

    Reply

  18. sujuff & diary
    Nov 11, 2010 @ 20:04:23

    Sbg author dr throsu, Jeongmal mianata buat fans” throsu…

    Lom bs ngelanjutin Throbbing SJ…

    Dikarenakan ada bbrpa hal, jd part slanjutnya msh nunda lg…

    Trims buat fans” setia throsu yg sampe skr msh menunggu… ^^

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: