~Try to Understand~

Aku tak mengerti, tapi aku terus berusaha berusaha untuk bisa mengerti…

“Yoo in ah~” kudengar Kyuhyun memanggilku. Kututup buku yang baru kutulisi sepenggal kalimat itu dan berbalik dengan cepat.

“Aku di sini,” ucapku sambil mengubah posisi dari tengkurap menjadi duduk di tepi ranjang.

Kepala Kyuhyun muncul dari balik pintu. “Ibu memanggilmu,” ucapnya dan sedetik kemudian diapun pergi.

Aku menghela napas.

Kurapikan rambut dan pakaianku sebelum keluar dari kamar ini.

***

“Tapi kenapa, Eomma?” tanyaku masih tak mengerti.

“Yoo-in ah, tolong mengertilah.”

Apa yang harus aku mengerti? Aku memandang Kyuhyun yang berdiri di belakang Eomma dengan tangan terlipat di dada.

Hyun ah~ kenapa kau tak membantuku? Hanya itu yang ingin kuucapkan tapi tak dapat kuucapkan.

***

Dan di sinilah aku. Di sebuah rumah tua yang terawat dengan baik di salah satu desa. Jauh dari Seoul. Aku menatap diriku di cermin tua yang di gantung di dekat pintu kamar. Lalu kupandangkan mata ke segala arah. Hanya aku di sini. Bersama seorang pelayan tak kukenal, tanpa Eomma, bahkan tanpa Kyuhyun. Kenapa aku harus di sini? Kenapa aku mau diminta ke sini? Aku tetap tak mengerti apapun dan terus mencoba untuk mengerti tapi yang kudapat perlakuan seperti ini yang justru membuatku semakin tak mengerti.

Pintu terbuka. Seorang wanita muda masuk dengan nampan di tangannya.

“Makan malam, Nyonya.” Ucapnya, menaruh nampan itu di meja rias dan berbalik ke arahku. Meneliti wajahku. “Nyo… nyonya menangis?” dia bertanya kaget.

Aku tak kalah kaget. Aku tak menyadari airmata ini. Terburu-buru aku menghapusnya.

“Nyonya kenapa? Jika tak tahan, keluarkan saja semuanya.”

Matanya penuh dengan ketulusan. Kepolosan seorang gadis berusia sembilan belas tahun.

Aku tersiksa dengan semua ini… aku adalah bagian dari keluarga mereka namun tak satupun dari rencana mereka yang aku ketahui! Bahkan suamiku saja tak mengatakan apapun langsung mengantarku ke tempat ini. Tanpa kata-kata yang menenangkan, tanpa penjelasan, tanpa pelukan, tanpa ciuman! Aku merindukannya! Aku merindukan suamiku! Aku merindukan Cho Kyuhyun-ku! Kenapa dia tak menelponku? Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa semua seperti memusuhiku? Aku bahkan merasa mereka mau menjauhkanku dari Cho Kyuhyun-ku! Aku hanya ingin Cho Kyuhyun-ku ada di sini! Aku ingin berada di pelukannya saat ini! Kumohon~ panggilkan Cho Kyuhyun-ku ke sini. Aku merindukannya. Hyun ah~

“Nyonya!” kudengar seruan itu, sedetik kemudian sebuah tangan hangat mengusap pipiku. “Kenapa Nyonya menangis lagi?”

“Aku baik-baik saja,” aku menjauhkan diri dari gadis itu. Membelakanginya.

“Baiklah. Saya ada di dapur. Jika Nyonya membutuhkan sesuatu, panggil Saya saja.”

Aku tak menjawab. Aku menengadahkan kepala, mencoba menghentikan airmata ini.

Aku menenangkan pikiran dan mencoba untuk tidur.

***

Aku duduk di meja rias ketika tiba-tiba pelayan itu memunculkan wajahnya dari balik pintu yang terbuka sedikit.

“Boleh Saya masuk, Nyonya?”

Aku mengangguk dengan mata masih terpaku di cermin. Gadis itu menaruh sebuah amplop cokelat besar di dekatku.

Aku memandangi amplop itu tanpa ekspresi. Kubuka perlahan.

Perceraian…

Kata itu kutemukan tepat di bawah kepala surat.

“Si, siapa yang…”

“Tuan Cho baru saja akan pergi setelah…”

Aku bangkit. Menyenggol bahunya dan berlari cepat menuruni anak tangga. Kulihat Kyuhyun baru saja masuk ke mobil dan menutup pintunya. Aku berhenti tepat di depan mobilnya.

“Kyuhyun ah~” bibirku bergetar.

Kyuhyun turun, menghampiriku dan kurasakan tubuhku semakin lemas.

“Ini…” aku mengangkat kertas itu. “Benarkah…”

“Yoo-in ah~ mianhae,”

“Kenapa? Kenapa, Kyuhyun ah~? Kau, membenciku? Kau bosan padaku? Aku sangat menyebalkankah? Kenapa? Kenapa!!”

Aku mengibaskan tangannya yang mencoba menangkap lenganku.

“Aku menyebalkan, kan? Sangat menyebalkan sampai-sampai tak satupun dari keluargamu yang menganggapku ada! Bahkan suamiku sendiri mengantarkanku ke sini, memberiku surat cerai, tanpa sepatah katapun! Semenyebalkan itu kah aku?”

“Yoo-in ah~”

“Kenapa kau melamarku waktu itu? Kenapa kau mengatakan kata-kata manis waktu itu? Kenapa keluargamu menyetujui aku sebagai istrimu waktu itu? Kenapa? Kalian mau mempermainkan aku? Mejatuhkan harga diriku? Menjadikan aku seperti orang bodoh?!”

“Tenanglah Yoo-in ah~”

“Apa ini alasanmu tak pernah menyentuhku selama tiga bulan pernikahan kita? Agar kau bisa dengan mudah meninggalkanku?!”

“…”

“Aku terus berfikir kenapa kau tak pernah mau tidur denganku! Aku terus bertanya kenapa keluargamu begitu dingin padaku! Aku bisa menerima kau hanya memelukku saat aku menangis karena keluargamu! Tak ada satu penjelasanpun, tapi aku terus mencoba untuk mengerti!”

“…”

“Lalu ini,” aku mengangkat kertas itu lagi. “Cerai, kau ingin bercerai denganku?”

Dia masih terdiam. Matanya hanya memandang kakiku yang tanpa alas.

“Kenapa Kyuhyun ah~ benarkah kau tak pernah mencintaiku? Lalu kenapa kau menikahiku? Karena aku sangat malang, ditinggal kekasih di hari petunanganku?”

Aku melihat samar sebuah bayangan hitam berlari secepat kilat ke arahku. Menabrak tubuhku dengan sangat keras. Aku berteriak kesakitan saat kurasakan ia tembus keluar dari punggungku. Dan semuanya gelap.

***

Aku membuka mata. Keningku terasa berat. Sebuah handuk basah menempel di atasnya. Kubuang benda itu dan berusaha bangkit. Semua yang kutatap terlihat kabur. Di mana ini?

“Yoo-in ah! Kau sudah sadar?” kurasakan tangannya menyentuh bahuku.

Aku menggerakkan kepalaku sekali, menggosok mataku, dan semua terlihat jelas. Kyuhyun menatapku. Ada apa dengan wajahnya? Ia menangis? Apa yang terjadi? Apa kami jadi bercerai?

“Mana suratnya?” kata itu keluar begitu saja dari mulutku.

“Untuk apa?”

“Aku akan menandatanganinya.”

“Menanda… apa?”

Aku menatapnya. Ia berubah jadi bodoh hari ini. Biasanya dia begitu cepat tanggap. Apa ia khawatir padaku? Ah tidak, aku tidak boleh dikasihani lagi!

“Berikan padaku!” perintahku dengan tangan tersodor.

“Oh!” ia merogoh saku belakang jeans-nya. Ditaruhnya surat itu ke tanganku.

“Pena,” pintaku lagi.

Ia melongo. Aku lebih melongo lagi. Apakah IQ suamiku yang jago matematika ini sudah berkurang? Aku bergerak ke arah meja kecil di samping ranjang. Mengambil pena dari laci dan membuka kertas itu.

Baru saja aku akan menggoreskan tinta, kulihat sudah ada sign di bawahnya. Di kedua tempat yang seharusnya ditandatangani olehku dan suami-ku itu. Apakah aku sudah menandatanginya sebelum pingsan?

Choi Shiwon

Nama terang di bawah sign itu. Choi Shiwon? Direktur? Kulihat tempat sign di sebelah kiri. Cho Kyuhyun. Mataku naik menuju kepala surat. Cho’s Departement. Surat Pengajuan Cuti?

“Ya! Bukan yang ini!!” akhirnya aku menyadari kebodohanku. Kulihat dia lebih bodoh lagi.

“Sejak kapan kau berani berteriak padaku?” ia bertanya kaget.

Oh iya! Sejak kapan aku bisa berteriak padanya? Aku selalu lembut! “Sudahlah! Jangan cerewet! Mana suratnya!”

“Surat apa? Bicara yang jelas!” ia balas berteriak. Jujur, teriakkannya itu malah terdengar lembut di telingaku.

“Surat cerainya! Apalagi! Bukannya kau ke sini ingin aku menandatanginya? Mana, cepat berikan!”

Dia memegang keningku. “Otakmu tidak apa-apa, kan? Surat cerai apa!?”

“Kau kan tadi datang mengantarkan surat cerai padaku!”

“Tadi? Aku datang dan terus di sini sejak dua hari yang lalu!”

Dua hari? Apa aku pingsan selama itu?

“Lalu kenapa kau datang? Untuk memberiku surat cerai, kan!?”

Ia menghela napas. “Kau pingsan dua hari, membuatku cemas hingga tak nafsu makan, duduk di sini menungguimu hingga badanku sakit semua, terus mengganti handuk kompresmu dan tak ada waktu mengganti bajuku sendiri. Bukannya terharu, kau malah menanyakan surat cerai padaku! Keterlaluan sekali kau!”

Ingatanku atau ingatannya yang kacau?

“Heejin ah! Heejin ah!”

“Nyonya memanggilku?”

“Apa kau lihat surat cerai yang diantarkan pria ini?”

“Surat cerai? Tidak ada surat cerai, Nyonya. Bahkan tak ada surat apapun yang Tuan Cho antarkan ke sini.”

“Tapi tadi pagi aku ingat sekali kau memberiku~”

“Mungkin Nyonya bermimpi,”

“Mimpi?” aku kaget.

“Dokter bilang Nyonya terlalu banyak pikiran. Makanya demam dan tak sadarkan diri dua hari dan pikiran itu terbawa ke mimpi Nyonya.”

“Be, benarkah?”

“Sudahlah. Apa buburnya sudah siap, Heejin?”

“Sekitar lima menit lagi, Tuan Cho.”

“Lanjutkan saja pekerjaanmu.”

Heejin keluar dan menutup pintu. Yoo-in menatap Kyuhyun tak percaya.

“Maafkan aku,” ucap Kyuhyun tiba-tiba.

“Apa? Kenapa?”

“Selama kau tak sadarkan diri, kau terus menggumam ‘kenapa kau tak membelaku, kenapa kau tak pernah mau tidur denganku…’ aku… aku minta maaf,” Kyuhyun tertunduk.

“A, aku mengatakan itu?”

“Ibu yang mengusulkan untuk membawamu kemari, sebenarnya untuk itu.”

“Untuk apa?”

“Untuk… agar kita…”

Aku menunggu lama kata-kata keluar dari mulutnya. Kulihat wajah suamiku itu memerah.

“Apa?”

“Agar kita bisa berduaan! Dan… tidur… ber, bersama.”

“Kyuhyun ah~” aku benar-benar kaget.

“Ibu tahu aku takkan bisa ‘melakukannya’ bila suasana terlalu banyak orang. Bahkan meski hanya ada ayah dan ibu di kamarnya dan kita di kamar kita, aku… terlalu malu ‘melakukannya’. Maaf.”

Aku menggigit bibir bawahku. Suamiku, manis sekali kau.

“Ibuku ingin kita berdua di sini. Dia tidak tahan melihatmu terus merasa diperlakukan dengan dingin.” Ia mengangkat kepala. Menatapku. “Kita akan di sini seminggu. Aku sudah minta cuti dari kantor.”

Semakin kuat aku menggigit bibirku.

“Berdua saja. Heejin akan dijemput Ibu nanti,”

Aku memegang pipiku. Sepertinya memerah. Aku tak sanggup menatap matanya. Dia berdiri, duduk di sisi tempat tidurku. Lalu kurasakan napas hangatnya menyapu wajahku. Tanpa sadar aku menutup mataku. Kurasakan kehangatan itu menyapu sebagian bibirku. Saat aku sudah bersiap memberi ruang baginya bertindak lebih jauh, terdengar teriakan.

“Ah! Maafkan Saya!”

Aku mendorong Kyuhyun secepat kilat. Aku membuka mata. Kulihat wajah suamiku itu tertunduk.

“Maafkan Saya, tapi, buburnya sudah masak. Saya pergi dulu.” Kudengar langkah Heejin cepat menuruni tangga.

Kyuhyun tersenyum. “Aku ambil buburnya dulu,”

Aku menahan lengannya. “Sdikit lagi,” ucapku manja, kuku ibu jariku kutekankan di bawah kulit jari telunjuk.

Dia tersenyum lebar. Lalu secepat kilat mendekap hangat bibirku.

Kenapa sesederhana ini saja aku tidak mengerti? Bodoh!

The End~

By : Rahayu a.k.a tonya13kyu

47 Comments (+add yours?)

  1. ell2hyun
    Sep 06, 2010 @ 14:25:29

    First! yeay! Baca duluu ^^ 😀

    Reply

  2. ichan
    Sep 06, 2010 @ 14:33:48

    tanya nii
    geurae ntu apa?

    Reply

  3. ell2hyun
    Sep 06, 2010 @ 14:34:59

    Ooow dikirain asli cerai, ternyataa 😀 hohoho
    nice ff author ^^b

    Reply

  4. hansaera
    Sep 06, 2010 @ 14:36:30

    woo cuma mimpii ~~
    keren

    Reply

  5. vhiebee
    Sep 06, 2010 @ 14:42:56

    wahhh, kirain cerainya beneran eh nyatanya cuma mimpi !! Nice ff aqu suukkaaa

    Reply

  6. syalala
    Sep 06, 2010 @ 14:56:32

    singkat, padat, dan to the point. Haha, keren. Walopun pendek tapi berasa banget feelnya

    Reply

  7. soomin
    Sep 06, 2010 @ 14:56:56

    Ceritanya lucu!! Like it 😀

    Reply

  8. luuluKIHAE
    Sep 06, 2010 @ 14:57:30

    ini mimpi ? hahahaha
    kirain beneraaan ~

    Nice ff 🙂

    Reply

  9. HeeHwa
    Sep 06, 2010 @ 15:03:04

    oooooooooohhhh..t’nyata mimpi…kkk ….q kira kyu sekejem thu…kkkk xD
    puasa…puasa….puasaaaaa…..kkkk….huaaahhh…q maw mikir macem” dulu kkkk…

    kkkk…. but that a nice ff….^^d

    Reply

  10. Michelle
    Sep 06, 2010 @ 15:06:59

    keren…kaget wkt tau itu mimpi

    Reply

  11. Han Eun Hee
    Sep 06, 2010 @ 15:08:55

    Kyu Lucu deh hahaaa
    ff yang singkat tapi bagus…

    Reply

  12. indyest407
    Sep 06, 2010 @ 15:12:35

    nice ff 🙂

    Reply

  13. Erika(chemistrylatte)
    Sep 06, 2010 @ 15:25:39

    HAHA PARAH!
    Sensian ni Yoo in nya.haha kyu~ unyu~

    Reply

  14. chris~wonnie~hyunnie
    Sep 06, 2010 @ 15:37:36

    Kerennnn……….!!!
    Aku dah stress tuh knp nae yeobo (Kyuhyun.red) bisa jahat gt…
    Taunya, cuma mimpi~ *hug Kyu2*
    *dibejek author*
    Nice ff, onn……………!

    Reply

  15. minnie
    Sep 06, 2010 @ 15:53:13

    Keren!!
    Kiraiin beneran cerai, taunya ga jadi.
    Nice author ! 🙂

    Reply

  16. Bumbum^^
    Sep 06, 2010 @ 16:25:11

    Kirain si kyu sejahat itu. Eh, taunya malu toh. Ada2 ajja sih kyu.

    Reply

  17. J.Hami
    Sep 06, 2010 @ 16:41:19

    Aw aw aw…>0<

    Reply

  18. Lyra
    Sep 06, 2010 @ 16:50:52

    Omona.. (O.O)
    G tw kenapa aQ malah malu sendiri baca ff ni.. >/////<
    *Author: lo terlalu sensitif, c! XP*

    Tapiii..
    Syukurlah, happy end.. ^___^
    Gila aja tuh, klo sampe c Kyu jadi ceraiin Yoon In.. -___-"
    Bisa dibayangkan gimana depresi.a Yoon In… u___u

    Keren, Author! 😀
    Share more, y~~ 😉

    Reply

  19. luffy19
    Sep 06, 2010 @ 17:10:44

    Hahaha..
    Ku kira kyu ma kLuarganya jahat, trnyata.. Ckck
    ga ketebak..
    Kereen ^^b

    Reply

  20. GIELICIOUZ
    Sep 06, 2010 @ 18:16:55

    seruuuu.haha…bguuusss

    Reply

  21. ivelkyujung
    Sep 06, 2010 @ 19:02:17

    hahaha..
    ternyata si Kyu bukan mau nyerein tapii…
    author daebak!!
    keren ffny 🙂

    Reply

  22. chykyu
    Sep 06, 2010 @ 19:29:43

    keereenn~
    keren banget!!! >.<
    ff plg keren yg pernah ak baca

    Reply

  23. mei.han.won
    Sep 06, 2010 @ 19:32:38

    si kyu….msa gitu azah kaga bisa????hrus sepi dlu yak???? Niceeeeee…..

    Reply

  24. Vaniiy Hyesun Lee
    Sep 06, 2010 @ 19:59:18

    ahahahaa..
    Keren ! Kirain beneran, tp syukurlah cuman mimpi, waaah kyu emang setia XD

    Reply

  25. fiqihelf
    Sep 06, 2010 @ 20:01:30

    ternyata endingnya kayak gini . ga ketebak !!
    keren deh pokoknya ^^b

    Reply

  26. hyunchan_sii_keyholic
    Sep 06, 2010 @ 20:25:58

    Ya ampun~~~
    Aku kira si kyu jhat ampe nlantarin istri kea gtu trus mw d ceraikn mndadak pula..
    tp trnyta i2 cma mimpi,pdahal udh smpet sbel ma kyu..
    author sukses buat aku trtipu..
    wkwkwkwkwk^^

    Reply

  27. Cho Min Rin
    Sep 06, 2010 @ 20:32:04

    hohohoho… yeobokuuu.. berani sekali kau dengan gadis laiinn….
    lupakah dengan istrimu disini??? <— stress tak tertolong

    Reply

  28. beepbeep91
    Sep 06, 2010 @ 20:54:45

    asli ketipuuuuu LOL, nice ff author ^^

    Reply

  29. Zhaza Jo!
    Sep 06, 2010 @ 21:40:43

    gya! Suka xD

    kirain beneran cerai
    ternyata cuma mimpi

    Reply

  30. tonya13kyu
    Sep 06, 2010 @ 22:28:05

    ahahah
    bner2 deh nih author. Selalu telat *dgampar*
    thanks smuanya~
    jdi terharu… *lap ingus*
    wkwkwk
    oh ya, ad yg nnyain ‘geurae’?
    itu artiny, bgtukah? bsa jg bnarkah? ato baiklah *klo gk slah*
    hehe

    Reply

  31. Wirazhuho
    Sep 06, 2010 @ 22:35:35

    Yha ampyun. Hahahaha. Kyu malumalu tapi mauuu.

    Reply

  32. tonya13kyu
    Sep 06, 2010 @ 22:48:18

    @wirazhuho
    gomawo dah bca… nma kmu mrip pmaen avatar *bca: zuko*
    jiakakak *dgmpar*

    Reply

  33. sungwookie
    Sep 07, 2010 @ 04:56:30

    udah mkir si kyu jhat sama istrinya trnyata cuman mmpi,, psangan yg lucu,, bgus ff nya

    Reply

  34. Riteuk
    Sep 07, 2010 @ 07:58:33

    bahahaha ffnya bagus ngejebak readernya dulu =))

    Reply

  35. Nandz
    Sep 07, 2010 @ 09:41:50

    D A E B A K !
    Kereeen~ :3

    Reply

  36. Ocha
    Sep 07, 2010 @ 15:28:19

    Kirain bakal cere beneran, ternyata…
    Hahaha…
    Keren banget (y)

    Reply

  37. sarah_gamekyu
    Sep 07, 2010 @ 22:58:46

    hha~ keren! cacat juga ya si Yooin? give applause~ *PROK PROK* NICE~!

    Reply

  38. kim yuna lee
    May 15, 2011 @ 22:31:54

    pendek banget y thor?

    Reply

  39. chaekyoung^^
    Aug 10, 2011 @ 23:39:39

    hoaa..aku pikir ini sad story,trnyata sweet story.huehe,
    suka bgt^^

    aigoo,kyu jd gemeus(?)dh.hehe.
    evil yg manis/plakk

    Reply

  40. sungkyulin
    Aug 15, 2011 @ 19:09:35

    huahahaha…
    Kyu unyu2..
    Kkkkk~
    Q pkir kluarga Kyu bneran jhat..
    Gx tw’a cma mimpi doang..
    Ckckck…
    Daebak chingu…
    Bner2 bkin q kagok..
    ^^

    Reply

  41. leetaegee19
    Sep 15, 2011 @ 16:30:04

    aku kaget 😀
    kirain td kenapa???
    eh gag taunya malah “itu”
    hahahahahahahaha…
    daebak author 🙂

    Reply

  42. kyu'sEomma
    Jan 04, 2012 @ 18:12:45

    kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa kyaaaaaaaaaaaa XD kereeeeeeeennnnn !!!!!!!!!!!!!! aaahhhhhhhh aku sebel sama author! ff-nya bikin mukaku merah !!!!!!! >///< aaaaaaaaaaaaa aku sukaaaaaaaaaaaaaaaa authoooooorrrrrrrrrrrrrrrrr #plakk

    Reply

  43. INAFUREA
    Feb 10, 2012 @ 11:13:17

    g00d

    Reply

  44. shin ra chan
    Apr 01, 2012 @ 15:57:10

    uwahh seru banget

    Reply

  45. adela
    Jan 04, 2013 @ 11:37:44

    Waalau pendek tapi ceeitanya ngena banget, so sweet XD

    Reply

  46. Welch
    Apr 06, 2014 @ 21:26:59

    dikirain sad taunya comedy xD aku tertipuu hahaha

    Reply

  47. syahsyah
    May 30, 2014 @ 14:28:57

    Hahhaha bagusss ;;) walaupun pendek tapi baguss +++ daahhh 😀

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: