Unlucky Eps 9

Eps 1
Eps 2
Eps 3
Eps 4
Eps 5
Eps 6
Eps 7
Eps 8

Yesung berlari di sepanjang koridor rumah sakit. Ia erhenti di sebuah ruangan dan menhampiri neneknya yang tengah tertidur pulas. Yesung duduk di sampingnya sambil memandangi wajah neneknya yang kian hari kian keriput. Yesung mengegenggam tangan neneknya, di elusnya lembut tangan renta itu. Seorang perawat menghamipiri Yesung.

“halmoni, keadaannya semakin memburuk akhir – akhir ini” ujar perawat itu sambil memeriksa tekanan darah nenek dan mengganti infus nya. Yesung tertunduk lemas, dia tidak tau apa yang harus di lakukannya.

“dokter memanggil anda ke ruangannya” kata Perawat itu lagi. Yesung segera pergi menuju ruangan dokter itu.

***

Ke esokkan harinya….

Jong woon membuka matanya perlahan, dia melihat kakeknya yang sedang tertidur di kursi di sampingnya. Jong woon berusaha megangkat tubuhnya dan duduk tapi, dia tidak kuat. Dia hanya bisa menoleh. Jong woon melepaskan pandangannya dari kakeknya dan menoleh menatap Min Gi yang belum sadar.

‘siapa wanita itu??’ Tanya Jong woon dalam hati. Dia masih ingat wanita itu menarik tangannya saat para lintah darat itu mengejar mereka. Seorang perawat memasuki ruangan Jong woon dan Min gi. Perawat itu terkejut saat melihat Jong woon sudah sadar.

“anda sudah sadar?” tanya perawat itu. Jong woon mengangguk. Perawat itu ingin membangunkan tuang kim tapi Jong woon menahannya.

“tidak, biarkan dia tidur” bisik Jong woon. “mm..maaf, wanita itu siapa?” tanya Jong woon pada perawat itu. Perawat itu tampak bingung.

“apa anda tidak mengenalnya?” tanya perawat itu, Jong woon menggeleng.

“lalu kenapa dia bersama anda saat kecelakaan itu?” tanya Perawat itu lagi. Jong woon menggeleng lagi, dia tidak ingin membahas kecelakaan itu.

***

Geu rim turun dari mobil yang di tumpanginya dan segera berjalan menuju rumah sakit , hari ini dia ingin mengunjungi Jong woon dan juga Min Gi dan menanyakan pada mereka apa yang sebenarnya terjadi. Dia tidak bisa menghubungi Yesung karena setiap bertemu dia selalu lupa menanyakan nomor ponsel Yesung.

“Bagaimana keadaanmu? Apa baik2 saja?” tanya Geu rim pada Jong woon.

“baik2 saja? Kakiku patah kau bilang aku baik2 saja??” kata Jong woon ketus. Geu rim tersenyum kecil.

“kecelakaan itu… bagaimana bisa terjadi?” tanya Geu rim. Jong woon menghela nafas berat, dia tidak ingin membahas kecelakaan kemarin, dia bersumpah tidak akan membiarkan dirinya mengalami kecalkaan seperti kemarin lagi. Jong woon juga  sangtn membenci yesung, karena Yesung lah, lintah2 darat itu mengejar mereka.

“kau! Aku tau kau mengenal orang bernama Yesung itu” kata Jong woon dingin pada Geu rim.

“ya… aku mengenalnya, hei! Kenapa kau bertanya padaku? Kau saja belum menjawab pertanyaanku!” protes geu rim.

“aku tidak ingin membahas kecelakaan itu…” kata Jong woon.

“kau tau? Kemarin saat kau tidak ada  yesung lah yang bersama ku, aku tidak habis pikir kenapa wajahkalian begitu mirip? Tapi tentu saja sifat kalian berbeda jauh, ayahku, ibu ku dan Direktur kim menyangka Yesung itu kau!” cerita Geu rim.

“benarkah? Aku rasa ada seseuatu yang di sembunyikan kakek…” kata Jong woon dia menoleh kearah Min gi yang masih koma.

“dia? Wanita itu siapa?” tanya Geu rim. Jong woon menggeleng.

“lalu kenapa kau bisa semobil dengan nya??” tanya Geu rim.

“ah… kau cemburu?” Jong woon menaikkan sebelah alisnya.

“untuk apa? Perjodohan kita di batalkan” kata Geu rim.

“yang benar?? Padahal aku ingin sekali menikah denganmu…” kata Jong woon menggoda Geu rim.

“lusa aku akan kembalik ke paris” Ujar Geu rim. Jong woon menunduk, dia rasa dia memang telah jatuh cinta pada gadis ini.

“aku tidak bisa bertemu dengan mu lagi?”

“anniyo, kita masih berteman, kau boleh menelpon ku” kata Geu rim.

“tapi… sebelum aku pergi aku ingin menuntaskan ini, masalah kau, Yesung, dan gadis itu” Geu rim menatap Min Gi yang masih terbaring lemas, yang enggan membuka matanya.

***

Yesung tidak tidur tadi malam, dia terus memikirkan perkataan dokter tadi malam.

“ginjal nenek mu sudah sangat parah, kalau tidak segera di obati beliau tidak akan bertahan lebih lama lagi”

Yesung membenamkan wajahnya di kedua telapak tangannya. Ia sungguh tidak tau harus berbuat apa – apa. Ia sekarang sedang di kejar – kejar oleh lintah darat dan orang – orang suruhan direktur kim. Yesung menatap neneknya yang masih tidur.

“Halmoni, nan otthoke?” ucapnya lirih. Tiba – tiba mata nenek terbuka beliau menatap Yesung yang tengah tertenduk lesu. Dengan kekuatannya yang masih tersisa nenek itu mengetuk kepala yesung.

“halmoni!!”. Nenek itu tersenyum sambil memandangi cucunya.

“aigoo~ yesung-ah, kau kemana saja?? Kenapa kau pakai baju milik paman uhm?” tanya nenek. Yesung tersenyum lebar, dia mengambil air putih dan sekantong obat.

“halmoni minum obat dulu” ucapnya sambil mengambilkan obat untuk neneknya.

Yesung keluar dari gedung rumah sakit, sekarang dia berfikir untuk mencari pekerjaan untuk membiayai operasi neneknya. Yesung berjalan menuju sepedanya, sepeda itu di belikan nenek saat dia masuk SMA. Sepeda itu sudah lama menemaninya kemanapun dia pergi, Yesung sangat menyayangi sepeda itu sama seperti dia menyayangi neneknya.

Yesung mengayuh sepedanya menyusuri jalanan kota seoul, semakin hari jalanan di kota ini semakin padat saja. Yesung memberhentikan sepedanya di depan sebuah kedai penjual pangsit, perutnya sudah sangat lapar karena dari tadi malam dia tidak memakan apapun. Yesung membeli berberapa potong pangsit dan memakannya di pinggir sungai han. Yesung memandang sepedanya lagi. setelah menghabiskan makanannya Yesung meraih sepeda itu. Yesung berfikir akan menjualnya.

Yesung berjalan di sepanjang terotoar jalan, sepedanya sudah di jual. Yesung berhenti di depan sebuah café dan membaca tulisan di depannya “ada lowongan pekerjaan” Yesung masuk kedalamnya.

“annyeonghaseo,, saya mau bekerja disini …”

Yesung keluar dari ruang ganti baju pegawai. Seseorang memanggilnya menyuruhnya mengerjakan sesuatu. Yesung membawa nampan berisi pesanan pada pelanggan.

“kamsahamnida”. Yesung tersenyum ramah.

“kalau ada yang dibutuhkan lagi, silahkan panggil saya” kaya Yesung ramah.

***

Jong woon duduk di tempat tidurnya, Geu rim yang ada di sampingnya sibuk mengutak atik sebuah ponsel. Ponsel itu bukan miliknya melainkan milik wanita yang sedan terbaring di tempat tidur yang lain.

“kenapa kau mengutak atik ponsel orang lain?” tanya Jong woon.

“aku mau mencari nomor telpon Yesung, gadis itu pasti mengenalnya” kata Geu rim yang masih sibuk dengan ponsel itu.

“aha!! Ketemu!!” Geu rim segera menyalin nomor itu ke ponselnya.

Yesung sedang sibuk melayani para pelanggan hingga dia tidak menyadari ponselnya berdering.

“aishh… tidak di angkat” gerutu Geu rim sambil menekan – nekan layar ponselnya.

Ponsel Yesung berdering lagi, Yesung berusaha mengambil ponselnya di saku celemek yg di pakainya. Baru saja dia ingin mengangkat telpon, bosnya memanggilnya, menyuruhnya mengerjakan pekerjaan lain.

“astagaaa… masih belum di angkat!” gerutu Geu rim. Jong woon menghela nafas, dia menoleh menatap Min gi yang masih tidur bukan… tepatnya koma.

***

Geu rim duduk di kamarnya, hari ini hari keberangkatannya kembali ke paris. Geu rim mengambil ponselnya dan mencoba menghubungi Yesung.

Yesung yang sedang berada di apotik menyadari ponselnya berdering dan segera mengangkatnya.

“Yeobseo?” ujar Yesung.

“Yesung-ah!!” Terdengar suara Geu rim.

“ye? Nuguseyo?” tanya yesung.

“ini aku kim Geu rim”

“ahh, Geu rim-ssi, dari mana kau tau nomor ponsel ku?”

“itu tidak penting, sekrang aku tanya kau ada dimana?? Aku ingin bertemu dengan mu segera! Ada hal yang ingin ku bicarakan”

Yesung duduk di sebuah kursi panjang di pinggir jalan. seorang wanita meghampirinya dan menyerahkan sekaleng minuman soda padanya.

“gumawo” ucap Yesung singkat.

“ceritakan pada ku apa yang sebenarnya terjadi?” tanya Geu rim. Yesung memandangnya.

“mianhae,,, jongmal mianhae, gara – gara aku kau ikut terseret dalam masalah ini, bahkan tunanganmu juga, aku sangat meminta maaf” Yesung berdiri dan menunduk – nundukkan badan pada Geu rim.

“aku butuh penjelasan mu bukan permintaan maaf mu” kata Geu rim. Yesung menegakkan badannya.

“tapi aku tidak tau apa yang harus ke jelaskan pada mu… Geu rim-ssi kau tidak perlu khawatir, aku akan menyelesaikannya segera, aku janji” kata Yesung sambil menunduk lagi. Geu rim menghela nafas.

“aku akan pergi hari ini, aku tidak akan bisa pergi dengan tenang kalau seperti ini”

“mianhanda” Yesung menunduk lagi.

“gadis yang bernama Shin Min gi itu sekarang sedang koma,… sebenarnya siapa dia? Kenapa dia bisa bersama dengan Jong woon saat kecelakaan itu?” tanya Geu rim.

“koma??” suara Yesung terdengar lirih.

“siapa dia? Kenapa dia bisa bersama jong woon?” Geu rim mengulangi pertanyaannya.

“dia itu sudah ku anggap seperti adik ku sendiri, tentang bagaimana dia bisa bersama dengan Jong woon, aku tidak tau apa – apa” kata Yesung lirih.

“adik mu?? Apa kau yakin?” tanya Geu rim. “maksud mu?”

***

Jong woon menjalankan kursi rodanya, mendekat kearah Min gi yang masih terbaring di tempat tidur.

“kapan kau akan bangun? Ada banyak pertanyaan yang ingin ku ajukan padamu” kata Jong woon lirih. Tiba – tiba jari – jari tangan Min gi bergerak sedikit demi sedikit. Jong woon yang melihatnya segera memencet bel di sisi tempat tidur untuk memanggil dokter.

Seorang dokter dan berberapa perawat terlihat tergesa – gesa memasuki ruang rawat Min gi dan Jong woon. Dokter itu segera menghampiri tubuh Min gi dan memeriksanya.

***

“maksudku?? Pasti semua masalah yang terjadi ada hubungan nya dengan gadis itu bukan?? Yesung-ah cepat katakan apa yg sebenarnya terjadi??” desak Geu rim. Yesung menghela nafas dan mulai menceirtakan kronologis sebenarnya.

***

“apa? Dia kenapa dok?” tanya Jong woon, dia ingin memastikan kalau dia tidak salah dengar.

“gadis ini mengalami amnesia, pasti saat kecelakaan itu kepalanya terbentur sangat keras” jelas Dokter itu. Jong woon menatap Min gi yang telah sadar.

“amnesia?? Bagaimana … bagaimana bisa?”

TBC

Mian yaaa… part yg ini kelamaan di publishnya  *di gaplok reader*

tau aja kan kebiasaan gw ngareetttt wkwkwkwk *indonesia bgt kan??*

thankyu yaa buat yg udah nungguin ff ini *bow*

kalo mw protes kenapa ff gw lama di postnya mention @minmi940802 aja yaaa hehehehe *bow again*

27 Comments (+add yours?)

  1. liathespaniard
    Sep 10, 2010 @ 21:09:58

    Akhrx ada jg lnjtan nh ff

    bc dulu ah…

    Reply

  2. luffy19
    Sep 10, 2010 @ 21:11:25

    Akhirnya di publish jg..
    Hahahaha.. Ksian min gi. Tersiksa mulu hidupnya ya..

    Aku nagih nya lwt sms aja ya? *gapen*
    cptan publish part 10 !!

    Reply

  3. Park Eunsoo
    Sep 10, 2010 @ 21:11:38

    #1…??

    Reply

  4. min.gyo
    Sep 10, 2010 @ 21:12:50

    onnie, lama amat publishnya..aku nunggu2 loh.akhirnya keluar jg part 9.hehe.. jadi pnasaran nih akhirnya gmna, part 10 asap yah!!

    Reply

  5. cherrylz_eunhae
    Sep 10, 2010 @ 21:16:53

    akhirny ada lnjutan ny jg..

    Kyk ny k pendek an ni..
    Tp tmbah seru kok ff ny. ^^

    Reply

  6. Viz_KyuHaelf
    Sep 10, 2010 @ 22:09:05

    Unni cpt part 10ny sdh kangen bc ni ff

    Reply

  7. Nurul's Sea
    Sep 11, 2010 @ 00:16:07

    yg lama dtunggu akhirny datang jg. tp part ini kyknya kependekan 😀

    part 10 asap y, perpanjang jg. 🙂

    Reply

  8. jessi3febriani
    Sep 11, 2010 @ 00:30:23

    akhr.a part9 kluar jg…. part 10 asap yaaa…….

    Reply

  9. sungwookie
    Sep 11, 2010 @ 04:32:48

    Part 10 nya dong,, pnasaran nih sama nsib mrka smua

    Reply

  10. mei.han.won
    Sep 11, 2010 @ 05:20:18

    part 10 ASAP yak…..heheiii…

    Reply

  11. KiKi
    Sep 11, 2010 @ 12:24:37

    nah haduuh.. lama banget lanjutannya udah keburu kering penasaran.. #PLAK ! *ditendang author*
    part 10 jangan lama” lagi yah onn.. hehe.. 😀
    nice ff ! ^^b

    Reply

  12. Tiekyu
    Sep 11, 2010 @ 15:37:11

    Part 10 ASAP. . .

    Reply

  13. Niesha 인은헤 Bummie
    Sep 12, 2010 @ 08:43:09

    whoaaa… amnesia… penyakit sinetron idonesia bangeettt~ hahahaha *plak
    keren2…
    lanjuttttt~~~ ^^

    Reply

  14. hansaera
    Sep 12, 2010 @ 19:20:08

    keluar jugaa ..

    amnesia ? haduh , makin ribet daaahh

    ditunggu lanjutnya , jangan kelamaan dong .. kkkk~

    Reply

  15. kpopsworld
    Sep 13, 2010 @ 15:08:23

    ceritanya makin rame nih gara-gara Min Gi nya amnesia, ayo dong lanjut

    Reply

  16. jessie pamella
    Jun 07, 2012 @ 02:09:43

    Ini ga dilanjutin ya..
    sayang,padahal ceritanya daebak loh thor…
    Hemm…masi berharap lanjutanya segera dipublish..

    Reply

  17. 2425yy
    Nov 02, 2014 @ 06:49:01

    eah nambah lg konflikny nih

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: