A Design for Love [part 2]

Author: Mutiara R. Utami

Credits: buat yang nge-upload foto-foto Suju dan mentranslate lagu-lagu Suju, makasih banyak, maaf aku nggak bisa nyebut satu-satu karena kelewat banyak

Cast:

Kim, tokoh utama – maunya sih, saya, tapi takut ditimpuk E.L.F sedunia, jadi mari kita anggap dia tokoh fiktif aja

Casey, sahabat Kim sejak kecil – Kim Heechul a.k.a Casey Kim

Gege, sahabat Casey – Tan Hangeng a.k.a Hankyung a.k.a. Joshua Tan

“Kenapa?” tanya Kim.

Casey merogoh-rogoh kantong depan celananya, “Geli, tadi hapeku bergetar,” katanya polos. Kim cuma bisa geleng-geleng kepala, Casey itu cakep tapi oon-nya sering nongol tiba-tiba.

“Yo, Ge!” Casey berteriak tidak perlu ke hapenya, dan Kim tidak perlu jadi peramal untuk tahu siapa yang menelepon Casey.

“Apa? Kau di mana? Nyasar?” tanya Casey pada lawan bicaranya di hape.

“Hah? Gege nyasar lagi?” tanya Kim. Casey tidak menghiraukan Kim, awalnya dia mendengarkan dengan serius lalu tertawa keras sambil memukul-mukul meja. Abang yang punya kafe cuma bisa geleng-geleng, untungnya mereka pelanggan setia, kalau enggak mungkin mereka udah ditendang keluar dari tadi karena berisik. Kim langsung menyambar hape dari tangan Casey yang lemas ketawa.

“Halo? Halo?” terdengar suara panik Gege di ujung sana.

“Ge, kau dimana?” tanya Kim langsung.

“Kim?! Untunglah,” suara Gege langsung terdengar tenang, “Casey sialan itu bukannya kasihan malah menertawai aku. Kim, aku nyasar, nih.” Lalu Gege mengulang ceritanya yang tadi membuat Casey terpingkal-pingkal, tentang bagaimana dia salah naik bis dari bandara KLIA lalu ketiduran dan bangun-bangun malah sampai di Malaka. Uang ringgit yang dikantonginya nggak cukup untuk naik taksi sampai ke Selangor dan bis juga sudah nggak ada. Kim sebenarnya pengen ketawa, tapi dia jadi kasihan juga mendengar suara Gege yang hopeless, panik, dan udah nggak tahu harus ngapain. Maklumlah, sendirian nyasar di negeri orang, mana bahasa Inggris nggak bisa, bahasa Melayu nggak bisa, udah malam lagi. Emang sih, orang Cina di Malaysia banyak, tapi dalam situasi begitu mana kepikiran.

Casey mengambil hapenya lagi dari tangan Kim, lalu menekan tombol speakernya, “Ya udah, biar aku yang baik hati ini yang jemput, kau tunggu aja di situ.”

“Jangan, kakimu, kan masih belum sembuh benar,” kata Gege. Casey memang tiga bulan lalu mengalami kecelakaan mobil dan sampai sekarang kakinya masih dalam terapi pemulihan. Casey aja yang nggak nurut sama dokter dan udah nekat nyetir mobil lagi kemana-mana. Makanya kalau kebetulan Kim sedang bersama Casey, Kim pasti akan merebut kunci mobil Casey dan menggantikannya menyetir.

“Terus gimana? Yang nyupir Kim kok, bukan aku,” cengir Casey.

Kim menghela nafas dan memutar bola matanya. Kalau lagi nggak capek banget sekarang Kim udah menjambak kepala Casey.

“Heh, masa cewek disuruh menyetir keluar kota jam segini? Dimana hatimu?” gantian Gege yang ngomel dengan bahasa Indonesianya yang kadang masih terdengar aneh. Yes, hidup Gege.

“Yah, kebetulan Kim lagi perlu suasana baru,” kata Casey. “Lagipula besok Sabtu, nggak ada kuliah juga ini.”

“Tapi—” Gege jelas keberatan, baginya tidak sopan seorang lelaki menyulitkan wanita.

“Pokoknya tunggu disana, aku nggak mau tahu, awas kalau kau nggak ada di Serdang pas kami sampai di sana,” Casey langsung memutuskan sambungan lalu menggoyang-goyangkan kunci mobilnya di depan hidung Kim.

Kim mendesah lalu menyambar kunci itu, “Oke, mumpung besok juga Sabtu. Lagian aku ngerasa sedikit banyak bertanggung jawab soal Gege.”

“Kalo aja bukan Gege, aku juga nggak akan sebaik ini ngejemput,” timpal Casey.

Gege adalah teman mereka sejak SMA. Dua minggu setelah penerimaan murid baru, Gege masuk sebagai siswa pindahan dari Cina. Kim ingat saat itu sekolahnya heboh kedatangan cowok Cina ganteng seperti bintang film Mandarin. Dengan bahasa Indonesianya yang patah-patah, Gege menceritakan dia ke Pekanbaru, Indonesia ikut ayahnya yang bekerja di salah satu industry karet dan ingin melebarkan sayap ke Indonesia. Sebenarnya Gege bisa aja tinggal sendiri di Cina, tapi dia merasa pindah ke negara orang itu menarik.

Gege dengan cepat segera akrab dengan Casey, kebetulan mereka sekelas dan ternyata rumah Gege lumayan dekat dari rumah Casey. Casey yang tidak pernah mempermasalahkan berbagai kesalahpahaman yang muncul akibat language barrier dan suka SKSD mungkin membuat Gege merasa diterima. Kim cukup salut juga sama Gege, soalnya Gege tahan sama berbagai keegoisan dan ketajaman mulut Casey. Kim belum pernah bertemu orang lain yang tahan berteman lama sama Casey dan dirinya sendiri. Mereka sama-sama cepat akrab dengan orang, tapi biasanya keakraban itu hanya sampai di luar. Gege adalah orang pertama yang bisa masuk dalam lingkaran persahabatan mereka. Orang lain biasanya cuma akrab sama Casey atau cuma akrab sama Kim.

Setelah orang tuanya pindah kembali ke Cina, Gege malah masih pengen tinggal di Pekanbaru. Saat akan meneruskan kuliah pun, Gege memutuskan ikut Kim dan Casey kuliah di Malaysia dan dia di terima di universitas yang sama, jurusan Cinematography. Sebenarnya itu keputusan yang cukup nekat mengingat bahasa Inggris Gege selevel dengan anak SD, dan bahasa Indonesianya aja masih kacau, sekarang dia harus mengikuti perkuliahan dengan bahasa pengantar Melayu campur Inggris khas orang Malaysia. Tapi, bukan Gege namanya kalau mundur setelah memutuskan sesuatu.

Gege itu gentleman dan baik, tapi kalo udah nyasar sifat gentlemannya itu malah jadi sangat ngerepotin, seperti sekarang ini. Dua minggu lalu Gege pulang ke Cina, tapi dia nggak bilang kalau malam ini bakalan udah ke Malaysia lagi. Kim yakin alasan Gege nggak bilang adalah karena Casey belum boleh nyetir dan Gege sampai mati ogah nyusahin Kim karena Kim perempuan. Oke, Kim hargai itu, tapi kalau kasusnya begini sama aja bohong, dong. Toh, ujung-ujungnya Gege nelepon juga karena nyasar dan Kim juga yang harus menyetir Selangor—Malaka pp.

Kim bukannya ngeluh soal nyetirnya sih, soalnya Kim udah biasa mandiri dan Casey bukan penganut paham laki-laki nggak boleh membuat perempuan capek. Tapi dua minggu ini Kim capek otak dan capek hati mikirin final project-nya yang nggak mulai-mulai. Coba kalau Gege bilang aja dari awal dia bakal datang hari ini, senggaknya dari siang kan Kim udah jalan ke KLIA yang bahkan lebih dekat.

Kim menghela nafas. Benar kata Casey, Kim perlu perubahan suasana untuk melupakan dua minggu penderitaannya ini. Tapi mesti cari suasana kemana?

TBC..

10 Comments (+add yours?)

  1. yiya
    Sep 14, 2010 @ 06:40:52

    lllllaaaaannnjjjjjuuuuuttttt….. jd kngen ama gege oppa T.T

    Reply

  2. lyrasymphony
    Sep 14, 2010 @ 08:35:16

    Wuahahahahaha… XD
    Ternyata..
    Gege saiia yang satu itu tukang nyasar, toh?? 😀
    Sebelas dua belas deh, ma adek.a ini yang buta arah! 😛 *toss ma Gege*
    Lanjut, Author! (^~^)
    Nice ff! ^___^d

    Reply

  3. hansaera
    Sep 14, 2010 @ 08:48:08

    jiah si gege nyasar ==’

    lanjutkan author~

    Reply

  4. LopeLopeKJW
    Sep 14, 2010 @ 09:16:47

    lanjootttt

    Reply

  5. yessiewon_mochimochi
    Sep 14, 2010 @ 09:57:30

    Lanjuut..
    Penasaran 😀

    Reply

  6. Vhia SuJu
    Sep 14, 2010 @ 14:37:48

    lanjuttttt

    Reply

  7. liathespaniard
    Sep 14, 2010 @ 17:25:00

    Gege nyasar, sini biar aku aja yg jempt

    Reply

  8. Ocha
    Sep 14, 2010 @ 22:30:26

    Jadi kangen Hangeng ._.
    Lanjut…

    Reply

  9. devanna
    Jun 19, 2013 @ 17:52:00

    haha,, niatny g mw ngrepotin,, laahh ni mlah super ngrepotin..
    author, aq mw nany.. author kuliah dmalaysia y?

    Reply

  10. Gyu-Gyu
    Oct 17, 2013 @ 05:07:12

    Mulai ngerti ama jln cetanya,walopun sy gangerti apa masalahnya Kim :D#yaelah.saya.ini
    uuh saya gatau mau ngomong apa 😀
    *disorakin*
    yaudahlah saya lanjut next part aja..#Terjun.ke.part.3

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: