We Broke Up Today (Part 1)

1st Piece : Maybe it’s intuition

Hari ini hujan. Bukan tipe hujan yang deras dengan segala petir yang memekakkan telinga, melainkan tipe hujan rintik-rintik tapi siap membasahkan semua yang ada. Dulu sekali yang kuingat

Hei, Peri Hujan, apakah kau baik-baik saja di sana ?

***

Waktu pertama bertemu dengannya aku masih ingat. Dia mengenakan sesuatu yang terbuat dari brokat berwarna abu-abu, yang akhirnya aku ketahui adalah kebaya, dan hotpants berwarna perak mengkilat. Penampilannya sangat mencari perhatian ketika memasuki kedai kopi ini. Tapi bagiku hanya cukup sekilas saja memandanginya, aku terlalu sibuk mengurusi game survival yang kumainkan via PSP.

“Heechul kemana..?” tanya Kangin-hyung sambil melemparkan sebendel kertas ke meja. Aku menjawab pertanyaanya dengan mengedikkan bahuku. Kangin-hyung memang sering seperti itu, meninggalkan bentuk formal kalau sedang tidak bersama Heechul-hyung, coba kalau orangnya ada, sudah dipastikan mulutnya tidak akan selamat.

“Aku di sini Tuan Kurang Ajar Nomor 1 Korea!” Heechul-hyung tiba-tiba saja muncul di belakang Kangin-hyung. Aku tidak begitu memperhatikan dia datang dari arah mana jadi kelihatannya dia muncul begitu saja layaknya setan. Sayangnya aku salah, rupanya bukan mulut Kangin-hyung yang tidak selamat melainkan kepalanya. Kepalanya langsung kena sabetan tangan Heechul yang kalau kulihat kuatnya menyamai pedang saber di star wars.

“Hyung! Hajima!” Kangin-hyung memohon.

“Seharusnya kau tahu Hyung, perkataanmu bisa membawa konsekuensi yang tidak setimpal!” kataku tanpa mengalihkan mataku dari layar PSP. Walaupun tidak melihat kearahnya aku tahu, mata Kangin-hyung siap memakanku.

Shikkeureowo! Dan teruskan bermain!” aneh rasanya mendengar Kangin-hyung memakiku tapi tetap meyuruhku untuk bermain.

Magnae kita saja tahu, neo jeongmal…” sekali lagi Heechul-hyung mengarahkan tangannya untuk mendarat di kepala Kangin-hyung, tapi kali ini dia menyabarkan diri untuk tidak melakukan penganiayaan di depan publik. Mungkin dia takut kalau-kalau ada fans dari Kangin-hyung yang melihat aksi anarkinya.

“Sana pesankan aku Cappuccino !”kata Heechul-hyung dengan nada memerintah pada Kangin-hyung.

Hyung, tidakkah kau lihat kakiku ini? Appo!” Kangin-hyung mulai dengan manjanya. Kakinya memang cedera saat menjalani wamil, makanya dia diperbolehkan pulang 2 bulan lebih awal dari seharusnya. Keadaan Kangin-hyung sangat tidak kontras dengan bentuk badannya, mana ada pria dewasa dengan badan seberisi Kangin-hyung rewel karena kakinya yang tidak sengaja patah karena terjatuh di sungai.

“Kyuhyun-ah, pesankan sana!” Aku cemberut ketika namaku yang akhirnya disebut ketika memang di sana sudah tidak ada lagi orang yang bisa di suruh.

“Naega wae?” tanyaku tanpa seiinchi pun mengalihkan pandangan dari PSP kesayanganku.

Magnae!” ucap mereka berbarengan. Huh. Aturan kolot zaman feodal itu dibawa-bawa lagi. Yang termuda pasti selalu jadi jajahan yang tertua.

“Apa sih susahnya jalan ke depan sana, hyung?” aku melawan. Dari ke-13 member Super Junior akulah yang paling malas kalau disuruh-suruh, walaupun aku maknae tetapi aku selalu bisa membuat Hyung-ku yang menuruti aku, bukan aku yang menuruti mereka.

“Karena tidak susah, makanya aku menyuruhmu Kyuhyun-ssi.” Nada suara Heechul-hyung menjadi halus. “Yaa! Kau sebenarnya mau tidak sih memesankan? Sampai kapan aku harus berdebat denganmu hanya untuk secangkir Cappucinno?” dan tiba-tiba meledak seperti bom. Aku menghela napas dan mem-pause gameku. Aish! Padahal tinggal sedikit lagi aku meraih checkpoint.

Aro…aro!” jawabku sambil meletakkan PSP-ku di atas meja dan pergi ke kasir depan untuk memesan secangkir cappuccino .

“Cappuccino” kataku singkat dan si pelayan mengangguk. Ketika si pelayan sedang menyiapkan kopiku aku merasakan getaran di kantong celana bagian kananku. Aku memasukkan tanganku ke kantong sebelah kananku dan mengangkat telpon itu. Aku melihat nama Manager-hyung berkedip di display telpon genggamku

Yeoboseyo?”

Yeoboseyo, Kyuhyun-ah! Ryeowook bersamamu tidak?” sambil menelpon aku menyerahkan beberapa won pada kasir dan menerima Cappuccino milik Heechul-hyung.

Aniyo. Kenapa memang dengan telponnya, hyung?”

“Dia tidak mengangkatnya, padahal aku baru mau mengabarkan kalau lagu ciptaannya masuk ke album baru Shinee.”

Jeongmal?” tanyaku tidak percaya. Ryeowook pasti senang mendengar berita ini. Selain menyanyi dia sangat senang menciptakan lagu. Aku masih ingat raut wajahnya yang layaknya bohlam berkekuatan 100.000 watt menyala terang ketika tahu lagu Love U More-nya masuk di album Sorry,Sorry versi C.

Aku membawa cangkir cappuccino menuju mejaku yang tadi. Tapi tanpa sengaja ada orang yang menubrukku sehingga kedua benda yang ada di tanganku, baik telpon genggam dan secangkir cappuccino, semuanya jatuh ke lantai. Percakapanku dengan Manager-hyung pun terputus.

I’m sorry!” kata si penabrak tadi. Aku melihat sosoknya dari atas sampai bawah. Si perempuan berhotpanst silver rupanya. Aku menghela nafasku.

I really really sorry!” katanya sambil membereskan pecahan cangkir itu. Melihatnya membereskan cangkir itu seperti melihatnya sedang membersihkan rumahnya sendiri. Sedikit konyol menurutku kalau kau membersihkan pecahan cangkir di kedai kopi, padahal kau bisa memanggil pelayan.

Hajimayo.” kataku sambil melihatnya membersihkan pecahan cangkir itu. Sepertinya gadis itu tidak mengerti yang aku ucapkan sehingga dia masih saja berkutik dengan pecahan itu. Aku memanggil pelayan yang ada di depan untuk membersihkannya.

Stop it. The waitress will clean it..” kataku sambil mengambil telpon genggamku dan membantu si gadis berdiri. Si gadis melapkan tangannya yang kotor ke bajunya. Dia jorok rupanya.

Aku menggunakan bahasa Inggris karena sedari tadi si gadis tidak mengucapkan bahasa Korea satu patah kata pun. Padahal wajahnya sangat Korea. Mungkin dia Korea-America, layaknya Tiffany dan Jessica. Belum terbiasa dengan bahasa Korea.

Agassi, kami akan mebersihkannya” kata si pelayan yang sudah mebawa peralatan bersih-bersihnya.

I’m sorry!” katanya pada si pelayan dan pelayan pun membalasnya dengan senyuman simpati. Tipe senyuman yang harus kau tunjukkan tidak peduli betapa kesalnya kau terhadap orang yang kau beri senyum, tipe senyuman karena kau dibayar untuk tersenyum.

I really sorry. I was…oh…I just sorry. I should buy you the other one.” Sepertinya dia berusaha menjelaskan kenapa dia menabrakku, tapi dia sepertinya kehabisan kata. Dia berjalan kearah kasir tanpa bertanya padaku apakah aku setuju atau tidak. Dan dia mengulurkan secangkir cappuccino baru padaku.

Thank you” ucapku sambil menerima cangkir pemberiannya.

I’m sorry. Mianhamnida!” dia berusaha keras mengucapkan maaf lewat bahasa korea. Aku jadi bertanya apakah dia memang benar-benar bukan orang Korea? Dan aku sedikit merasa aneh. Setidaknya wajahku ini pasti pernah dilihatnya, wajahku tentu bukan pasaran, malah sangat menjual, atapi aku rasa dia tidak mengenaliku sebagai salah satu anggota boyband terbesar di dunia. Dan aku merasa sangat janggal akan hal itu, paling tidak dia pernah melihat wajahku di iklan tv-lah. Atau ini karena aku termakan sifat narsisku, sehingga aku ingin mendapatkan pengakuan dari gadis di depanku ini? Oh, lupakan . . .

Why you keep saying sorry?” kataku sambil tersenyum. Aku merasa aku mendengar kaset rusak yang terus-terusan memainkan bagian “aku minta maaf” atau seperti mendengar anggota Super Junior menyanyikan bagian reff Sorry,Sorry.

Because you not yet forgive me” katanya sambil mengambil ponselnya yang rupanya terjatuh juga.

I forgive you. Now, is that okay?” Dia tersenyum dan menggeleng.

It’s okay if you let me pay for your laundry!” matanya membulat dan menunjuk bagian dadaku. Gantian aku yang menggeleng sekarang.

No need.” Jawabku singkat.

Why? I just do what i have to..paying the responbility.”

First, because you have bought me a new cup of cappuccino. And second, I do love my new pattern in my shirt” kataku sambil tersenyum. Si gadis tertawa. Dan aku menemukan ada gingsul kecil di sana. Manis sekali.

“Yoora-ssi!” aku mendengar ada teriakan dari arah meja yang di gunakan si gadis tadi. Tapi bukan pria yang tadi, ini pemuda yang lebih muda. Aku jadi penasaran berapa pemuda sih yang ingin dijodohkan dengannya?

Oh, that freak!” gumam gadis di depanku sambil meremas tangan kanannya. “Mmh…I really sorry . . . but I have to..” si gadis berusaha menjelaskan kalau dia harusa segera pergi ke meja yang tak jauh dari meja kami karena ada pemuda yang memanggilnya, tapi aku segera memotongnya.

That’s okay, you can take your time” kataku. Gadis itu tersenyum kikuk dan berjalan ke arah mejanya yang hanya berjarak 2 meter dari meja kami. Dan aku juga berjalan di belakangnya, bukan menguntit, hanya saja arah kami yang sama.

Heechul-hyung segera merampas cappuccino-nya sebelum aku menaruhnya di meja.

“Apa kau membeli cappuccino di Italia? Kusuruh kau memesan kopi, malah menggoda perempuan! Bagaimana sudah dapat nomornya belum?” Heechul-hyung menyindirku. Aku menghela napas sambil mengambil PSP-ku yang kuletakkan di meja tadi.

“Dia tidak sengaja menabrakku.” Kataku hemat.

“Dan kau tidak meminta nomor teleponnya?” tanya Kangin-hyung sambil menyesap kopinya. Aku menggeleng.

“Kau melewatkan tangkapan bagus, nak! Kau tidak lihat wajahnya cantik? Lumayan tinggi. Atau aku saja yang meminta nomornya?” Heechul-hyung memulai penyakit pedenya.

“Belajarlah Bahasa Inggris dulu hyung, dia tidak bisa bahasa Korea!” nasehatku sambil melanjutkan permainan game-ku yang tertunda. Heechul-hyung tahu kalau mengenai masalah bahasa Inggris dia dan Leeteuk-hyung lah yang paling minim di antara 13 member. Yang aku tahu dia hanya bisa rapping, sedangkan dalam hal grammar, Heechul-hyung nihil. Aku bisa melihat api di matanya yang mebara karena semangat mendapatkan nomor kenalan baru tiba-tiba padam.

“Kau tahu bukan karena aku tidak percaya diri atau apa, tapi bagiku gadis yang tidak bisa bahasa korea sama sekali tidak cantik!” Heechul-hyung membuat pengecualian. Aku mendengus, lalu bagaimana tentang Jessica Alba yang dipuja-pujanya itu?

Kangin-hyung kembali menceritakan pengalamannya di camp lagi dan mengeluh betapa beratnya hidup di camp itu, sejenak aku melihat ketakutan ada di wajah Heechul-hyung, bagaimanapun tahun ini dia dan Leeteuk-hyung akan mengikuti wamil. Bukan tipe ketakutan akan mati tertembak tapi mati karena bosan.

Aku kembali menekuri game survival yang belum aku tamatkan itu tapi anehnya fokusku tidak berada di game itu. Aku membagi konsentrasi bermain game-ku dengan percakapan si gadis dengan si pemuda yang mejanya tepat di belakangku.

You again? You know, you even didn’t pass in first qualification!”

“Chowae, Saerha-ssi!

“Oh My God! You even can’t speak english! That’s why we can’t communicate”

I speak english, Saerha-ssi! I love you! I very love you!”

So you know that I can’t pregnant? Why do you come again??”

Because I love you, I just need you and my world will complete. I hate children! I just wanna be with you for my entire life. Children just ruin our moment!”

Are you nuts? Oke..I will make it clear for you! I will die!” kata-kata si gadis membuatku berhenti dan mempause game-ku. Aku menoleh ke arahnya.

I got deathly disease, and I just have six months life. It’s so useless to marry woman who will die.”

That’s no problem. I can re-marry” Rupanya benar kata si gadis, pemuda yang satu ini memang benar-benar gila. Bagaimana mungkin gadis di depannya akan menerima dirinya kalau pikirannya saja tidak waras.

Oh My Lord. You accept my unable pregnant because you hate children. Then, you said it’s okay with my deathly disease because you can remarry? You are so suck!”

Aku tidak heran kalau si gadis marah. Tapi aku sedikit kaget ketika si gadis menyiram kopinya ke wajah si pemuda lalu pergi keluar dari kedai kopi, scene itu benar-benar drama bagiku. Dan aku bisa melihat wajah pemuda itu super idiot karena hanya bisa mematung di tempat duduknya. Pelajaran moral yang aku terima hari ini adalah : Jangan pernah membuat wanita marah!

Ternyata yang memperhatikan aksi brutal si gadis bukan aku saja, kebanyakan penikmat kopi yang berada di sana memalingkan kepalanya semua ke arah meja tempat adegan penyiraman kopi itu terjadi, termasuk kedua hyungku.

“Bagaimana bisa seorang gadis bersikap seperti itu di Seon?” tanya Heechul-hyung sambil menggelengkan kepalanya.

“Aku tahu sekarang kenapa kau tidak mendapatkan nomornya, Kyuhyun-ah.” Timpal Kangin-hyung.

Aku mengedikkan bahuku. Tapi entah kenapa aku merasa si pemuda pantas dan layak mendapatkan itu. Dan aku juga merasa si gadis tidak begitu brutal. Kesan pertama yang aku tangkap darinya adalah dia begitu ramah, terbukti dari acara minta maafnya yang tidak selesai-selesai itu.

Aku tidak mengambil pusing itu semua, bukan masalahku ini. Heechul-hyung pun kembali mendengarkan cerita Kangin-hyung sembari memainkan iPhone-nya. Setelah dia mempunyai akun twitter, aku bisa melihat betapa sibuk jari-jarinya menari di atas iPhone-nya itu.

“Kyuhyun-ah! Manager-hyung baru saja mengirimi aku pesan, katanya kenapa kau tiba-tiba memutuskan panggilannya dan kenapa kau tidak mengangkat ponselmu.” Heechul-hyung mendiktekan pesan yang masuk ke iPhone-nya.

Aku merogoh saku celanaku dan melihat sekilas ke layar ponselku. Tidak ada satu pun panggilan terlewatkan. Mataku kembali terfokuskan ke layar PSP, tapi entah kenapa aku merasa ada yang tidak beres dengan ponselku. Aku melihat ke ponselku lagi.

“Sial!” umpatku sambil memandang ponsel yang ada di tanganku.

Waeyo?” tanya Kangin-hyung yang bingung melihat mimik mukaku.

“Ini bukan ponselku!” kataku sambil memandangi Heechul-hyung dan Kangin-hyung bergantian.

“Lalu milik siapa?” tanya Heechul.

“Sepertinya ponselku tertukar dengan ponsel gadis yang kutabrak tadi” aku masih saja melihat ponsel itu dengan teliti. Tapi aku yakin seratus persen kalau itu bukan ponselku, sejak kapan ponsel Samsung Galaxy S ku berganti rupa menjadi Google Nexus One ?

“Bagus, kau tidak mendapatkan nomornya tapi malah mendapatkan ponselnya. Anggap saja kau mendapatkan lotre!” kata Kangin-hyung sambil tertawa.

Hyung! Kalau aku jadi kau, aku takkan segembira itu. Kau tahu, menurutmu siapa yang paling pantas diuntungkan dalam hal ini? Mendapatkan ponsel salah satu member Super Junior?” tanyaku panjang lebar. Muka Kangin-hyung dan Heechul-hyung langsung pucat.

“Kau tidak menyimpan apa pun tentang kami khan?” tanya Kangin-hyung

“Selain foto kita ber-12 menari Sorry,Sorry secara bugil dan waktu Heechul-hyung pose bugil di bathtub dorm, aku tidak menyimpan apapun tentang kalian.” Kataku sambil melirik bergantian antar Heechul-hyung dan Kangin-hyung.

Heechul-hyung berdiri dan menggeret kerah kaos poloku.

“Michyeosso! Jinja!!” Heechul-hyung tampak marah. Aku melepaskaan tangannya dari kerah bajuku, walaupun kaos sponsor, aku tidak suka kalau barang yang aku pakai dirusak orang.

Hyung! Kau sendiri yang menyuruhku dan Ryewook memotretmu!” gantian aku yang bernada tinggi.

“Kyuhyun-ah. Kau harus menemukan gadis itu! Secepatnya!” kata Kangin-hyung dengan wajah ketakutan.


Diamlah!

Kau ini benar-benar…

Kenapa aku?

Aku tahu . . .Aku tahu!

Halo

Tidak

Benarkah?

Hentikan itu.

Nona Muda

Maaf

I like you

Kencan buta atau semacam kencan yang nanti tujuannya untuk menikah

Kenapa?

To Be Continued

by : ambellminumkopi

Note : ini ff pertamaku jadi para chingu harap maklum ya 😀 . mmhh . . dan tentang grammatical error-nya juga harap maklum, inggris-ku emang payah. tentang bahasa korea-nya juga cuma hasil google translate . . . :DD

so please enjoy reading and commenting :))

34 Comments (+add yours?)

  1. mei.han.won
    Sep 20, 2010 @ 06:55:32

    lanjut !
    lanjut ! Seeruuuu….

    Reply

  2. dindidun
    Sep 20, 2010 @ 06:58:43

    kereeen ayo lanjut lanjut ahahahaha

    Reply

  3. NathanLove
    Sep 20, 2010 @ 07:03:37

    1st?
    Wah serius ini ff pertama?! Bahasa ff nya uda bagus banget! Dua jempol buat authornya! b^^d
    Cepet lanjutin yaa ><

    Reply

  4. monchul
    Sep 20, 2010 @ 07:59:11

    heu, kukira ini one shoot! bagus lho, banget! mana ada grammatical error nya dsb.. mnurutku ini udah kayak novel gitu bahasanya>< kalo ada, ketutupan kali yaa sama penulisan & penuturanmu… lanjut lah!!

    Reply

    • ambellminumkopi
      Sep 20, 2010 @ 20:42:55

      iya . . itu judulnya seharusnya we broke up today part 1 . . .
      tapi gpp udah ada subtitlenya di bawah . .
      makasih 😀

      Reply

  5. Mei~kyuitu9
    Sep 20, 2010 @ 08:08:55

    Keren kuk^_^
    Aku suka bhasa yg d pake…
    Lanjut!!!

    Reply

  6. Yoricassielf
    Sep 20, 2010 @ 08:19:48

    bahasanya keren! aku suka! hehe ^..<
    awas kalo nggak *ngancem* (direbus author) XD

    Reply

  7. Yoricassielf
    Sep 20, 2010 @ 08:23:38

    yaaaah, comment saya kepotong! mana kepotong tenghah-tengahnya lagi! parah! -__-

    harusnya comment-ku itu:

    bahasanya keren! aku suka! hehe ^.<
    eh iya, aigoo, Kyuhyun main cast lagi? dia bener-bener laku! ckck. -_-
    suka nulis yah? #SokTau
    jeongmal? ff pertama? wah, berbakatnyaaaa *iri*
    authooooor, ini next partnya cepet yah!
    awas kalo nggak *ngancem* (direbus author) XD

    Reply

  8. ninasomnia
    Sep 20, 2010 @ 09:07:28

    bagus, keren, seru
    apa lagi ya? #mikirlama
    pokoknya harus dilanjut
    part selanjutnya jangan lama-lama #ngancem
    he xD

    Reply

  9. loveablehyunnie
    Sep 20, 2010 @ 09:29:27

    nice ff…bahasanya jg enak!
    lanjutannya ditunggu yaa?

    Reply

  10. naychaa
    Sep 20, 2010 @ 09:49:02

    hoooah kereeen….
    lanjut lanjut….!!!

    Reply

  11. Dhikae
    Sep 20, 2010 @ 10:13:15

    Wuah seru
    bhsny kerennnd
    lanjutttkan

    Reply

  12. jasmijn2903
    Sep 20, 2010 @ 11:15:10

    gyaa~ itu HP-nya Kyu isinya.. ckck
    part 2, part 2~! ASAP, yaa! 🙂

    Reply

  13. hansaera
    Sep 20, 2010 @ 11:30:44

    keren deh , ff pertama nih ? author daebak ~

    ditunggu lanjutnyaa

    Reply

  14. BabyChullie
    Sep 20, 2010 @ 13:00:53

    Seru,boleh nih klo dlanjut,.haha

    Reply

  15. HeeHwa
    Sep 20, 2010 @ 13:50:04

    wahhhh…gimana thu yg nemu hp.na kyu kkkkk…liat suju bugil.. kkkk

    Reply

  16. ambellminumkopi
    Sep 20, 2010 @ 14:07:41

    waa . . . uda di publish yya 😀 ( senangnya)

    makasih ya chingudeul atas komennya . .

    tenang part 2 dan selanjutnya tinggal kirim aja . .

    😀

    Reply

  17. taahankyung
    Sep 20, 2010 @ 15:20:18

    lanjut chinguuuu 😀

    Reply

  18. vaskyunnie
    Sep 20, 2010 @ 15:35:07

    ff pertama aja udah keren gini.
    next part ditunggu chingu ^^

    Reply

  19. Cho Min Rin
    Sep 20, 2010 @ 16:07:05

    Waha. Bhasa inggris salah no problemo kale? Toh kta bkn negara english speaker XD

    Setauku heechul kuliah jurusan bhasa inggris deh.
    Bner ga ELF Chingu? Reply doongg~
    Lanjuut

    Reply

    • ambellminumkopi
      Sep 20, 2010 @ 18:06:32

      ~~kkk kalo gitu dianggep aja heechul di zaman keemasaanya yg di full house yg make b ing amburadul gitu … *lari. . .ngehindar dr kejaran istri,pacar,ibu,bapak,tetangga-nya heechul* :p

      Reply

  20. luffy19
    Sep 20, 2010 @ 17:26:16

    Bhasanya bgus..
    Lnjut..

    Reply

  21. chris~wonnie~hyunnie
    Sep 20, 2010 @ 20:57:21

    Seruuuuu……..!!!
    Lanjuuuuuuuuuuut, chingu~~~
    Penasaran setengah mati nih… (lagu d’masiv.red)
    Lanjuuut… Lanjuuut… Lanjuuut…
    Gak bisa ngebayangin SuJu nari sorry sorry bugil…
    Klo Heechul bugil di bathup sih, kayaknya bisa dibayangin…
    *dijedotin petals ke tembok*

    Reply

  22. Nisaiueo
    Sep 21, 2010 @ 06:05:11

    Lanjuuut!

    Reply

  23. ndeehyuk
    Sep 21, 2010 @ 07:57:03

    keren…!!
    Ayo lanjut !!

    Reply

  24. Park Kyuchi
    Sep 21, 2010 @ 19:33:20

    mauuuuu…..
    ketuker hp sama kyuhyun oppa….
    seru onnie…
    lanjutannya jangan lama2 ya…

    Reply

  25. KyuKyung_Hyunrin
    Sep 22, 2010 @ 23:32:07

    lanjuutt . .
    aku kra ini oneshoot hehe

    Reply

  26. imspecialelf
    Sep 24, 2010 @ 00:50:37

    Aku sukaaaaaaa !!! lalala~
    Keren sekaleeee~ ^o^

    Heheh tolong di lanjutin yah ^o^

    FIGHTING !! ^^

    Reply

  27. chemistrylatte
    Sep 24, 2010 @ 06:10:20

    Waaaah bgs,nyesel tlt baca.

    Reply

  28. summer13plus2
    Sep 26, 2010 @ 09:22:35

    kerenn……. g sabar nunggu yg part 2….!!! ^^

    Reply

  29. Michelle Yuwana
    Sep 29, 2011 @ 09:45:24

    Chingu.. Part 2nya mana ya? Ω̶̇к̣ü cari kok nggak ada.. (╥﹏╥)

    Padahal baguuuss ini crita’na.. =P

    Reply

  30. Minkijaeteuk
    Sep 30, 2011 @ 00:45:32

    aku kyk y telat baca tp ngak pa2 daribpada ngak sama sekali…..
    cewe y bener bukan orang korea ya? n bener sakit parah, hidup y ngak lama lg????:'(:'(
    seru part awal biki penasaran, Lanjut…….rea ya? n bener sakit parah, hidup y ngak lama lg????:'(:'(
    seru part awal biki penasaran, Lanjut…….

    Reply

  31. Arissa Kwon/Mii Na Song
    Oct 09, 2011 @ 18:39:19

    tapi ceritanya bagus koq…
    next part 2

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: