Unexpected Love Part 6

“Beberapa hari ini ? Jangan jangan Kangin ??”

Aku tidak fokus dengan pelajaran, aku terus memperhatikan Ji Kyo dari kejauhan. Dia sedang tersenyum sambil memandang seseorang dengan tatapan seakan dia tidak peduli siapapun akan melihatnya seperti itu. Dari sudut pandangku sepertinya dia sedang melihat ke arahku, tapi sepertinya tidak mungkin, kalau dia melihat ke arahku pasti dia sadar daritadi aku sedang melihatnya. Pasti dia sedang melihat orang yang duduknya di sekitarku.  Aku pun mulai celingak-celinguk melihat arah pandangannya sampai aku dikejutkan oleh seseorang.

“Ji Hyun” panggilnya berbisik. “ Apa yang kau lakukan ?”

“Bukan urusanmu”

“Kalau kamu ngga mau kasih tau, nanti aku bilangin Mr. Choi”

“Ngancem ceritanya ? Aku juga bisa ngancem kok. Kalo kamu mau tau urusan aku, nanti aku ngga bukain rumah buat kamu, aku kan yang megang kuncinya” balasku sambil menjulurkan lidahku kepadanya.

“Mr. & Mrs. Kim, bisakah kalian simpan pertengkaran kalian untuk nanti ? Kalo kalian masih tidak memperhatikan pelajaran, lebih baik kalian lanjutkan saja di luar kelas, arraseoyo ?” Mr. Choi tiba-tiba memotong pembicaraanku dan Kangin. Seketika, semua mata di kelas menuju ke arah kami berdua, tak terkecuali Ji Kyo. Tapi dia tetap memandang ke arahku seperti tadi.

“Arraseoyo Mr. Choi” Jawabku dan kangin kompak. Pelajaran pun dilanjutkan.

Tiba-tiba

PLETAK

Sebuah kapur papan tulis mendarat di kepala Ji Kyo

“Aduh” ringis Ji Kyo sambil memegang kepalanya

“Miss Han, tolong fokus ke pelajaran” kata Mr. Choi sambil mengambil salah satu kapur papan tulis yang baru.

“Baik Mr. Choi” jawab Ji Kyo sambil tersenyum. Aneh kenapa dia tersenyum seperti itu ? Kenapa dia bahagia sekali ? Apakah karena Kangin ? Semua pertanyaan-pertanyaan ini terus berkecamuk di dalam pikiranku. Mr. Choi pun melanjutkan pelajaran.

ISTIRAHAT

“Hai Mrs. Kim” sapa Su Jin sambil jalan menuju mejaku.

“Hahaha, lucu” jawabku ketus.

“Lagian, ada ada aja kau ini. Baru saja kemarin kau pulang di gendong Kangin. Dan hari ini ? Kau disebut Mr. & Mrs. Kim oleh Mr. Choi” sahut Yun Ra.

“Ya memang kenapa ? Nama marga kami memang sama kok” timpalku dengan ketus.

“Tapi kan tetap saja Ji Kyo, anak-anak yang mendengarnya pasti mengira kau ada hubungan khusus dengan Kangin” jawab Yun Ra

“Atau jangan jangan, kau memang ada hubungan khusus dengan Kangin ?” tanya Su Jin menyelidik.

“YAK ! Apa maksud kalian ?”

“Ah masa kau tak tahu sih apa maksud kita ?” Tanya Yun Ra, memasang tampang menyelidik

“Maksud apa ?” Tiba-tiba Ji Kyo datang dan segera duduk di bangku kantin, tepatnya di sebelahku.

“Aku juga tidak tahu apa maksud mereka” jawabku menimpali.

“Ini loh, si Ji Hyun ama Kangin.” Kata Su Jin

“Kangin ?” tanya Ji Kyo, keliatan dia sedang berusaha mengingat-ingat sesuatu. Aktingnya meyakinkan sekali, pikirku.

“Itu loh Kangin yang menjadi partner mu di kelas Fisika.” timpal Yun Ra.

“Sejak kapan Kangin menjadi partnernya Ji Kyo ??” entah kenapa pertanyaan itu terlontar begitu saja dari mulutku

“Ya kenapa kau panik begitu ?” Tanya Su Jin “Kau cemburu ya ??”

“Aniyo…aku hanya bertanya saja. Kan biasanya Ji Kyo adalah partnerku di kelas fisika” jawabku memberi alasan

“Itu kan dulu, saat kita kelas XI. Sekarang kan sudah beda” timpal Ji Kyo sambil memukul pelan kepalaku

“Nde, nde aku mengerti. Tapi ngga usah pake pukul-pukul segala dong” jawabku sambil mengelus kepalaku

“Alah, tidak sakit saja. Oh iya tadi kalian sedang bicara apa tentang Ji Hyun dan Kangin” tanya Ji Kyo

“Ini mereka dekat sekali. 2 hari yang lalu saat Ji Hyun pingsan, Kangin menggendongnya ke UKS dan mengantarnya ke rumah” kata Su Jin membeberkan kejadian saat aku sakit.

“Belom lagi tadi Mr. Choi menyebut mereka Mr. and Mrs. Kim. Ah romantis sekali mereka berdua” timpal Yun Ra

“Jincha ?”

“Itu hanya kecelakaan. Bukan mau ku kan pingsan saat pelajaran ? Dan bukan mauku juga kan punya marga yang sama dengan dia ?” Jawabku ketus, menimpali pertanyaan Ji Kyo.

“Yak Ji Hyun, kau tidak perlu seketus itu kan ?”

“Aku ngga ketus. Aku hanya ngasih tahu yang sebenernya kok”

“Iya iya, terserah kau saja lah. Oh iya mana Hyun Ri ? Aku tidak melihatnya dari hari pertama masuk ?” Tanya Yun Ra. Entah kenapa aku mulai mengingat kejadian beberapa hari yang lalu.

“Tau, dia takut kali. Sudahlah aku mau pergi” Aku pun pergi meninggalkan teman-temanku yang mungkin sedang bertanya-tanya apa yang terjadi. Aku tidak memperdulikan mereka. Aku hanya ingin pergi jauh dari kerumunan, aku ingin sendiri.

Akhirnya aku pun memutuskan untuk pergi ke lantai paling atas gedung sekolah. Sesampainya di atas, aku merebahkan badanku di pagar pembatas, sambil duduk dan membenamkan wajahku. Dan seketika, air mataku mengalir dari kedua mataku. Aku masih tidak habis pikir kenapa sahabatku bisa melakukan hal seperti itu. Aku pun terus menangis dan tidak memperdulikan bel masuk yang sudah berbunyi.

Kangin POV

Aish, suara apa itu ? Mengganggu saja, pikirku. “Siapa sih yang menangis disini ? Tidak tahu kalau ada orang yang sedang tidur ya ?” Aku pun segera mencari asal suara itu. Mataku pun tertuju pada seseorang yang sedang menangis sambil membenamkan mukanya. Sepertinya itu Ji Hyun, entah kenapa wajahnya langsung terbesit di benakku.

Mengapa dia menangis ?

KRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIING

Aish, bel masuk sudah berbunyi bagaimana ini ? Pasti dia akan melihatku yang sedari tadi memandanginya. Aku pun berusaha bersembunyi. Tapi, suara tangisannya belum berhenti juga. Masa dia tidak mendengar bel sih ?

Aduh, bagaimana ini ? habis ini kan pelajaran Lee seongsaenim yang katanya galak itu. Tapi aku tidak tega melihatnya yang sedang menangis sesenggukan.

Perlahan, aku berjalan mendekatinya. Aku mengacak-acak rambutnya pelan. Seketika dia langsung mengangkat wajahnya dan melihatku.

“Apa yang kau lakukan ?” Katanya, sembari menghapus air matanya. Sepertinya dia sedang tertekan sekali.

“Bagaimana kalau kita pergi ke taman bermain ? Tidak mungkin kan, kau mengikuti pelajaran dengan keadaan kacau begini ?” Kataku. Terlihat dia sedang menimbang-nimbang ide ku.

“Boleh juga. Kajja !!!” Katanya sembari berlari-lari kecil, meninggalkan aku yang terbengong-bengong melihatnya. Cepat sekali mood nya berubah.

“Tunggu apa lagi ? Eoso !” Ajaknya lagi sambil tersenyum. Aku pun segera berjalan ke arahnya.

Apa yang akan terjadi di taman bermain ya ?

5 Comments (+add yours?)

  1. Yoricassielf
    Sep 21, 2010 @ 09:35:52

    wah, akhirnya ini FF nongol juga! >.<
    soalnya sekarang lagi jaman Kyu yang jadi cast-nya.
    jarang-jarang bisa liat Kangin. hohoho~ (berisik)

    good author, next part jangan lama-lama yah! hehe.
    (author: yeee, nyuruh-nyuruh. siapa lo?)

    Reply

  2. sungwookie
    Sep 21, 2010 @ 12:06:17

    waduh kang in ngjak bolos,, agk lpa sama part sblum’ny..

    Reply

  3. chaeky
    Sep 21, 2010 @ 17:39:32

    penasaaaaaaaaaaaaaaraaaaaaaaan, pendek bgt sich!!!
    part selanjutnya ASAP author 😀

    Reply

  4. Ocha
    Sep 21, 2010 @ 20:42:51

    Akhirnya ni ff nongol lagi…
    Udah lama ga baca ff Kangin…
    Lanjut…

    Reply

  5. Park Kyuchi
    Sep 22, 2010 @ 20:32:13

    akhirnya ff ni publish juga…
    udah lumutan nih nunggunya…
    hhaha..kidding…^^V
    wah mereka bolos bareng ya?
    pengen tau gimana mereka di taman bermainnya…
    lanjutannya jangan lama – lama ya…^^

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: