Unperfect Girl Stories (After Dark part 3)

By : Mochamonca

Tags : Henry, Yesung, Eunhyuk (Lee Hyukjae), Super Junior

Aku berjalan menuju pohon Akasia tua di depan rumah Sonyu. Ada spirit yang aku rasakan bersemayam disana. Aku mengetuk-ngetuk pohon tua tersebut lalu menajamkan semua indra yang kupunya. Ada. Sesuatu hidup disini. Aku mempertajam semua indraku untuk mengetahui siapa dia. Aku tersenyum begitu mengetahui sosok yang keluar dari balik pohon. Seorang anak kecil yang berpakaian ala dewa. “Wah wah wah rupanya ada yang datang untuk berkunjung ya.” Ucap anak kecil tersebut sembari tersenyum. “Apa kabar mu Dewa Bumi, atau harus kupanggil Eunhyuk.”

“Hari ini kau tidak mengunjungi gadis itu Azazel?” tanya Eunhyuk santai. Sesekali dia menjilat eskrim yang dipegangnya. Aku menggeleng. Aku memperhatikan dewa yang sebenarnya sudah uzur ini. Kenapa dia suka sekali menjadi anak kecil. Yaah itu memang sesuai dengan sikpanya yang masik kanak-kanak. “Ahh ya, dari tadi aku ingin bertanya padamu Azazel.” Ucapnya lalu menghentikan langkahnya. Aku menoleh ke belakang. “Ada perlu apa kau denganku?” tanyanya.

“Kenapa kau tidak melaporkanku pada Tuhan?”tanyaku.

“Atas dasar?”

“Melakukan perjalanan terlarang bersama Sonyu.”. Eunhyuk tersenyum penuh arti. Seketika wujudnya berubah menjadi seorang kakek-kakek. Dia berjalan bertumpu pada sebuah tongkat reyot berwarna coklat. Dengan susah payah dia berjalan kearahku. Aku menghampirinya dan membantunya duduk kursi yang berada di bawah pohon akasia tua. “Ahh sekarang sudah memasuki musim gugur ya.” Ucapnya dengan suara serak yang khas.

“Kau sudah lihat kan sosok ku yang asli, sosok bumi yang semakin tua dan termakan usia. Satu-satunya penyanggaku untuk berdiri sebelum Tuhan memutuskan untuk kiamat adalah tongkat reyot ini. Tongkat ini adalah doa dari semua manusia yang memohon pada Tuhan akan keselamatan dunia. Tapi dari masa ke masa tongkat ini semakin tua dan rapuh. Ini menunjukan makin sedikit orang yang berdoa untuk keselamatan dunia. Juga di dukung oleh aksi keserakahan manusia yang merusak ku. Setiap hari aku harus merasakan sakit yang amat sangat disekujur tubuhku akibat ulah manusia-manusia yang tak tahu balas budi.”

“Dari segelintir orang yang mendoakan ku, aku sering mendengar lantunan doa yang menyejukan. Suara yang indah berasal dari dalam hati. Seorang gadis yang tidak pernah putus-putusnya mendoakan bumi setiap malam sebelum tidur. Tidak hanya mendoakan bumi dia juga mendokan semesta. Aku tinggal di pohon Akasia yua itu untuk mendengar lantunan doa yang indah dari seorang gadis mengagumkan. Berkatnyalah aku masih bisa bertahan disini. Memang sekalipun berlian terdapat di dasar Lumpur tetap saja berlian.”

“Dan alasanku tidak melaporkan mu sebab aku rasa gadis tersebut berhak mendapatkannya. Dia berhak mendapatkan kebahagiaan. Anggap saja itu ucapan terimakasihku atas semua doa yang telah dia berikan.”. Angin sore berhembus semakin kencang, menerbangkan daun-daun Akasia yang berguguran. Ditangah-tengah guguran daun Akasia yang berwarna putih sosok Eunhyuk menghilang seperti asap. Kau benar dewa Eunhyuk, Sonyu bukan gadis biasa.

Malam ini bulan bersinar terang. Aku berjalan menuju rumah Sonyu. Sebelum menuju rumah Sonyu aku menghampiri pohon akasia tua di depan rumahnya. Aku menyentuh pohon itu dan mempertajam indraku. Aku kaget ketika tidak menemukan spirit apapun disitu. Dewa bumi menghilang tanpa jejak.

Aku memanjat pohon Akasia tersebut lalu melihat jendela kamar Sonyu. Jendela itu tertutup rapat dan lampunya padam. Baru kemarin aku tidak menemuinya, rasanya seperti tidak bertemu denganya entah berapa lama.

“Apa yang kau lakukan disini Azazel.” Aku kaget mendengar suara itu. Yap! Suara Henry si anjing berkepala tiga alis Cerberus. “Kau sendiri sedang apa?” tanyaku dengan suara bergetar. Aku masih belum pulih dari rasa kaget. “Aku hanya mengerjakan tugasku sebagai Cerberus.” Ucapnya santai. Dia mengembangkan sayapnya yang sehitam arang dan terbakar api lalu terbang menuju… Rumah Sonyu?. Aku melihat Henry berjalan menembus jendela. Tidak mungkin sekarang!.

Aku mengembangkan sayapku lalu terbang menuju rumah Sonyu. Padahal rumahnya dekat tapi aku tidak pernah sampai kesana. Secepat apapun aku terbang aku tidak pernah sampai ke balkon Sonyu. Sial!, dia sudah menaruh mantra pada rumah ini!. Aku berhenti terbang. Bagaimana caranya aku bisa masuk ke dalam kamar Sonyu. Aku melambaikan tanganku pada udara kosong, seketika dia berubah menjadi cermin. Wahai penjaga bumi penguasa ruang dan dunia  yang mortal, biarkan perantara bisikan kematian merobek jalannya. Cermin tersebut tidak bereaksi. Sialan! Dimana kau dewa Eunhyuk?!!. “Dengar dewa aku tau kau mendengarku. Biarkan aku menolong Sonyu. Jika aku tidak menolongnya sekarang dia bisa mati!!!” Teriak ku frustasi di depan cermin.

Perlahan-lahan ada selapis kabut tipis warna merah berarak dalam cermin. Aku menekan seluruh tubuhku ke depan cermin. Berhasil, aku ada di kamar Sonyu. Sonyu meracau dan bergerak-gerak liar dalam tidurnya. Aku melihat ke sekeliling dengan waspada, takut kalau ada mantra lain dari Henry. Tidak ada. Dia sudah pergi. Aku menghampiri Sonyu yang sedari tadi terus meracau. Sekujur tubuhnya basah oleh keringat, badannya kejang-kejang. Suhu tubuhnya diatas normal, mungkin lebih dari 40 drajat. Henry apa yang telah kau lakukan padanya?

Aku mengangkat tubuh Sonyu lalu mendekapnya erat. Dia masih terus meracau sambil berteriak. Seperti ada sesuatu yang menakutinya. Aku mendekapanya makin erat, berusaha mengeyahkan ketakutan itu. Setidaknya biarkan aku merasakan ketakutan itu juga. Aku mengembangkan sayapku. Sayapku cukup lebar untuk melingkupi kami berdua. Ada sesuatu yang berdesir dalam hatiku. Sebuah emosi yang asing namun menyenangkan. Aku melepaskan dekapan tanganku. Aku mendekatkan wajahku pada Sonyu, merasakan uap panas nafasnya. Aku mengecup kening Sonyu, persis seperti apa yang dilakukannya padaku saat kami berada di pulau Cheju.

Sonyu berhenti meracau, tubuhnya tidak mengejang lagi. Namun suhu tubuhnya tetap panas. Aku membaringkan Sonyu di tempat tidur. Perlahan aku naik ke tempat tidur, lalu berbaring disamping Sonyu. Aku mengusap pipinya yang halus, apakah Sonyu harus mati?. Bulan purnama bersinar makin terang lalu tertutup awan gelap. Tuhan, kenapa kau harus mencabut nyawa seorang yang taat pada-Mu terlebih dahulu?

To be continued…

11 Comments (+add yours?)

  1. mei.han.won
    Oct 24, 2010 @ 12:05:46

    wow…azazel’x falling in love….
    Lanjut….
    Rame….

    Reply

    • mochamonca
      Oct 31, 2010 @ 14:42:21

      Mian Baru dibales sekarang =(
      Soalnya kmaren2 aku banyak baget tugas
      Makasih buat semuanya yg udah baca ceritaku, maaf ga di bales satu persatu kayak biasaya (tugas menumpuk, lagi). Hoaaaaaaahhh dasar anak SMA =(

      Reply

  2. Park Hyo Sang
    Oct 24, 2010 @ 12:36:46

    yeeeay… ada kelanjutanx… masih penasaran siapa yg jadi azzazel nya…

    Reply

  3. Dhikae
    Oct 24, 2010 @ 13:48:41

    huahhh tmbh seru
    pnsaran sama azzazelnya^^
    lanjut lanjut 😀

    Reply

  4. yokyuwon
    Oct 24, 2010 @ 15:27:23

    wow,keren nih …ayo author,next part na buruan,penasaran na gk kurang2 nehh…

    Reply

  5. winnie_yuhae
    Oct 24, 2010 @ 16:07:55

    siapakah sang azazel????????????????
    penasaran lanjut dunk……
    kasian eunhyuk dapet peran aki”……
    heheheheheheh

    Reply

  6. ChoiYongRa(JungSooEverLastingWife)
    Oct 24, 2010 @ 16:14:24

    azazelx cpa siy?
    Pnasaran bgt nie!!!
    Tp klo ngebyangin cpa azazelx kug jd kbyang wookie iah?
    G taw npa
    Lanjut authorrr….

    Reply

  7. Ocha
    Oct 24, 2010 @ 20:26:55

    Wah, azazel nya mulai demen Sonyu ni…
    Lanjut ya…

    Reply

  8. ndeehyuk
    Oct 26, 2010 @ 06:12:33

    hedeh…..
    Laki aye jadi dewa bumi nii…
    Hehehe

    Reply

  9. mochamonca
    Oct 31, 2010 @ 14:48:09

    Maaf ya aku nya baru sempet buka sekarang, soalnya lagi sibuk ngurus pensi sama tugas sekolah =(
    Makasih buat semua orang yg udah baca cerita aku, kritik saran dan semangat kalian sangat membantu. Maaf juga ga di balesin satu-satu, tapi itu ga akan ngurangin rasa sayang aku sama kalian =)

    Reply

  10. donghaeikan
    Apr 30, 2011 @ 17:28:36

    kerennya.. azazelnya siapa? haduh penasaran..
    itu nanti azazelnya jadi sama sonyu g ya? hehe
    lanjut thor

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: