When I Meet You

kategori FF : Romance, Oneshoot

nama author : iky

tag : Choi Siwon,Cho kyuhyun.

Aku duduk di tepi sungai Han. Tenang. Itulah yang ku rasakan. Sudah lama aku melakukan hal ini jika aku merasakan suasana hatiku mulai memburuk. Aku tak peduli ketika orang lain mendapatiku sedang menangis. Aku hanya ingin apa yang ku rasakan bisa kuluapkan dengan bebas tanpa harus menahannya. Aku terluka saat ini. lagi-lagi karna cinta yang tak bisa ku raih. Agak konyol memang mengingat aku jatuh cinta pada seseorang tapi tak pernah berusaha untuk mendekatinya dan ketika seseorang yang ku sukai berpacaran dengan gadis lain aku hanya bisa menangisi diriku yang begitu pengecut.

Aku bukanlah tipe gadis yang pandai bergaul. Aku terlalu tertutup dan beruntungnya masih ada seseorang yang masih ingin bersahabat denganku. Park Min Ji. Ia adalah gadis yang sangat bertolak belakang denganku. Ia pandai bergaul dan sangat cantik, berbeda sekali dengan diriku yang jelek dan tidak punya banyak teman. Aku memandang air yang mengalir di sungai Han, dan sekali lagi air mataku ikut mengalir. Aku benar-benar cengeng.

“Hei sedang apa kau di situ?” Tanya seseorang dan  spontan aku langsung menoleh. Gyaa!! Dia! Aish… kenapa harus dia yang melihatku seperti ini? rutukku dalam hati.

“Lee Mya Na! kenapa kau tak menjawab pertanyaannku?”

“Bukan urusanmu!” jawabku ketus. Aish… kenapa aku tidak bisa menutup mulutku yang ketus ini!

“Aku hanya bertanya, kenapa kau kasar sekali padaku?” Tanyanya lagi. Dia Choi Si won, makhluk berjenis pria yang sangat tampan dan mempesona. Aku menyukainya, ya dia alasan kenapa aku pergi ke sungai Han sore ini. aku Siwon dan Min Ji belajar di universitas yang sama, kami sama-sama berada di jurusan art&music. di kampus tadi aku melihat Si won sangat dekat dengan Min Ji, bodohnya aku bisa cemburu pada sahabatku sendiri. Mereka memang pasangan serasi dan mungkin mahasiswi yang lain akan lebih setuju jika Siwon bersanding dengan Min Ji bukan dengan gadis buruk rupa sepertiku.

“Aku memang begini! Lagipula untuk apa kau kesini?!” tanyaku lagi-lagi ketus. Entah mengapa aku selalu begini jika aku gugup, aku tidak bisa mengontrol diriku sendiri. Kenapa harus di depan Choi Si won? Arghh.

“Sungai Han ini bukan milikmu, jadi siapa saja berhak ke sini.” Jawabnya membuatku tertunduk.

“Kenapa kau menangis?”

Aku menoleh ke Siwon yang kini sudah duduk di sampingku. Aku dapat merasakan pipiku bersemu merah ketika mata kami bertemu. Aku buru-buru memalingkan wajah darinya dan aku tahu ia tersenyum kecil.

“Sudah kubilang itu bukan urusanmu. Lagipula kenapa kau duduk di sini? Bukankah banyak sekali tempat untuk duduk. Kau mengangguku saja!” kataku lagi dengan sengit. Arghh kau memang benar-benar bodoh Mya Na!

“Mya Na-ssi, tak bisakah kau berbicara lembut padaku? Jika kau tidak mau menjawabnya kau tidak perlu sekasar itu.”

Ah Siwon bodoh, taukah kau aku juga tak ingin berkata seperti itu? Kata-kata itu meluncur begitu saja tanpa bisa ku control. Sebenarnya aku ingin sekali kau berada di sini, menemaniku, tertawa bersamaku dan menghiasi hidupku yang begitu sepi ini. aku tidak akan pernah lupa padamu Siwon, ketika aku pertama kali bertemu denganmu dan kau juga menyelamatkanku di pesta kelulusan SMA dulu. Kau benar-benar seperti pangeran berkuda putih saat itu . Perlahan  pikiranku pun melayang kembali ke masa-masa itu.

***

“Mya Na-ah! Tunggu aku!” Min Ji memanggilku sambil berlari kearahku. Kulihat rambut panjangnya berayun indah.

“Kau ini kenapa langkahmu begitu panjang? Hhh…” ucap Min Ji dengan nafas yang terengah-engah. Aku memperpendek langkahku, meskipun aku tidak terbiasa berjalan pelan.

“Mianhe… aku hanya tak terbiasa.” Jawabku.

“Gwenchana… Aku sangat gugup dengan ujian kali ini. apa kau sudah siap?” tanyanya ketika kami berjalan di koridor menuju kelas kami.

“Hmm aku tak pernah gugup jika menghadapi ujian, jadi aku tidak bisa membedakan mana diriku yang siap dan yang tidak siap.”

“Aishh… kau ini, perkataanmu itu membuatku bingung saja. Kau pasti tidak gugup, kau kan sangat pintar Mya Na-ah!” puji Min Ji padaku, aku hanya bisa menunduk malu. Tanpa ku sadari aku menabrak seseorang yang berjalan dengan arah berlawanan dariku. Brukk! Aku hampir saja terjatuh jika saja Min Ji tidak menahan tubuhku. Aku buru-buru meminta maaf pada orang yang ku tabrak.

“Mianhe… aku tidak sengaja.” Kataku sambil membungkukkan kepalaku berulang kali.

“Tak apa. Apa ada yang sakit?” tanyanya. Aku menoleh dan mendapati wajah itu. Begitu tampan dengan wajah yang sangat mempesona, membuatku gugup dan tak bisa mengontrol ucapanku.

“Kau ini, apa kau tak liat aku sedang berjalan?! Seenaknya saja kau menabrakku!” aku langsung membentaknya dan bisa ku liat Min Ji dan cowok itu sangat kaget dengan ucapanku. Aku langsung menutup mulutku sendiri. Kenapa aku ini! jelas-jelas aku yang menabraknya.

“Mianhe, aku tidak bermaksud menabrakmu. Permisi.” Ucapnya dingin lalu berlalu dari hadapan kami. Aku benar-benar tidak tahu apa yang sudah ku lakukan.

“Mya Na-ah, kau tak apa? Aku kaget sekali kau berbicara seperti itu. Apa kau tau siapa dia?” Min Ji mulai menanyaiku.

Aku menggeleng lemah, ini pertama kalinya aku membentak orang lain. Aku jika tidak mengenal cowok itu tapi entah mengapa ada perasaan gugup yang muncul tiba-tiba.

“Namanya Choi Siwon, dia siswa paling popular di sekolah kita. Apa kau tak tau?”

Lagi-lagi aku menggeleng.

“Aishh… kau ini apa hanya buku pelajaran saja yang kau ingat? Aku menjamin hanya kau saja yang tidak mengenalnya. Sudahlah kau jangan melamun saja, bel akan berdering sebentar lagi.”

Min Ji menarik tanganku dan aku hanya bisa mengikutinya. Aku ini kenapa?

***

Ujian sekolah selesai hasilnya pun sudah keluar. kami semua sekarang berada di aula menghadiri acara perpisahan sekolah. Aku lulus dengan nilai yang sangat memuaskan, begitu juga dengan Min Ji. Ia dan aku bertekad untuk masuk ke universitas yang sama. Kami berdua sama-sama menyukai seni dan musik. Bedanya Min Ji ingin sekali menjadi penyanyi terkenal dan aku hanya ingin menjadi penulis lagu. Ya, meskipun cita-cita kami berhubungan tapi aku lebih senang berada di balik layar.

“Mya Na-ah, lihat siapa yang sedang membaca pidato perpisahan.” Seru Min Ji padaku.

Aku menoleh ke arah podium dan ku dapati Choi Siwon berdiri di sana . Ahh dia tampan sekali dengan jas hitam itu. Secara tidak langsung Min Ji tahu aku menyukai Siwon sejak insiden tabrakan itu.

“Hei, kau serius tidak akan menghadiri pesta sekolah nanti malam?” Tanya Min Ji membuyarkan lamunanku.

“Sepertinya tidak. Aku tidak suka keramaian, lagipula aku tidak memiliki baju yang pantas untuk ke sebuah pesta.” Jawabku. Aku benar-benar tidak memiliki gaun untuk pesta. Kasian sekali aku ini.

“Kau tenang saja, aku akan meminjamkan gaunku untukmu. Bagaimana? Aku mohon kau ikut Mya Na-ah…” rajuk Min Ji. Aishh kenapa sulit sekali menolak permintaannya. Di satu sisi aku lebih ingin memilih tidak ikut tapi aku tidak tega menolaknya.

“Hhh.. baiklah, aku akan ikut.” Putusku akhirnya, dan kulihat Min Ji tersenyum senang.

“Gomawo Mya Na-ah!”

tapi tak apakah aku tidak membawa pasangan ke pesta itu? Tanyaku dalam hati.

***

Aku memandang diriku sendiri di depan cermin yang berada di kamar Min Ji. Benarkah ini aku? Aku benar-benar tak percaya Min Ji bisa mengubahku yang buruk rupa ini menjadi sosok yang berbeda.

“Bagaimana aku hebat kan ? Kau sangat cantik.” Pujinya.

“Gomawo Min Ji-ah, tapi tetap saja aku tidak begitu percaya diri sepertimu.”

“Kau ini! selalu saja begitu, ayo cepat kita berangkat nanti kita terlambat.” Ajak Min Ji dan segera menarikku menuju mobilnya. Aku agak kikuk karna harus menggunakan sepatu hak tinggi dan dress selutut. Aku agak sedikit iri pada Min Ji yang tentunya jauh lebih cantik padaku, ah dia sangat sempurna sebagai seorang gadis.

Kami tiba di pesta sekolah tepat pukul delapan malam, aku memandang ke seluruh aula yang kini telah di sulap sedemikan bagusnya.

“Min Ji-ah, di sini ramai sekali. Lebih baik aku menunggumu di mobil saja ya.” Kataku pelan.

“Tidak. Kau harus merasakan kesenangan Mya Na-ah. Aku bosan melihatmu yang selalu berkutat dengan buku-buku tebalmu. Tidak ada salahnya kau merasakan sesuatu yang berbeda.”

Aku terdiam lagi, lalu beberapa orang menghampiri kami, lebih tepatnya menghampiri Min Ji.

“Kau tunggu di sini ya, aku ingin menyapa teman-teman yang lain.” Kata Min Ji. Belum sempat aku mencegahnya ia sudah hilang di tengah kerumunan orang.

“Ah aku ini memang bodoh! Sekarang apa yang harus ku lakukan?” aku berbicara sendiri sambil menjitak kepalaku.

Musik yang mengalun di aula berubah menjadi musik klasik. Aku menyadari ini adalah saatnya untuk berdansa. Aku melihat Min Ji yang kini berdansa dengan Cho Kyuhyun, ah pasti mereka sudah berjanji untuk berdua di pesta ini. Babo! Sekarang aku harus bagaimana? Gadis pengecut sepertiku seharusnya tidak hadir di pesta!

“Kau Lee Mya Na?” Tanya seseorang padaku. Aku menoleh dan mendapati Kang Hana berdiri tak jauh dariku disampingya berdiri seorang pria yang aku tak tahu siapa namanya.

“Ne, ada apa?” tanyaku balik. Aku mengenal gadis ini. dia sangat sombong karna kecantikannya dan dia juga sedang berusaha meraih karirnya sebagai model.

“Aku tak menyangka kau berani datang ke sini.  Bukankah lebih baik gadis sepertimu berada di rumah dan membaca buku tebal. Arraseo?” ucapnya ketus. Aku tidak terlalu kaget Ia berkata seperti itu karna ia memang terkenal suka menindas orang-orang sepertiku.

Beberapa pasang mata menghentikan dansa mereka dan menatap kami berdua. Ah, Kang Hana dia sangat menyebalkan. Aku hanya bisa diam dan tidak berkata apapun. Hana benar seharusnya aku tidak berada di sini.

“Kenapa kau diam? Ucapanku memang benar kan ? Kau – tidak – seharusnya – berada – di sini.” Ucapnya lalu menumpahkan segelas orange juice ke dress ku.

“Ahh..” aku memekik kecil dan kulihat dress yang kupakai basah serta meninggalkan noda yang sangat jelas karna dressku berwarna putih.

“Apa yang kau lakukan Hana-ssi?!” Tanya Min Ji yang sudah menghampiriku. Aku dapat merasakan air mataku mengalir begitu saja.

“Aku hanya melakukan apa yang seharusnya ku lakukan. Pesta ini tidak cocok untuk temanmu itu. Seberapa keraspun ia berusaha menjadi cantik, pada nyatanya ia hanyalah gadis kutu buku yang jelek.” Hana menghinaku lagi, dadaku begitu sakit mendengar ucapannya. Aku ingin sekali meninggalkan ruangan ini tapi kakiku begitu kaku untuk digerakkan.

“Hana-ssi kau tak boleh berkata seperti itu.” Kini Cho Kyuhyun membelaku.

“Kalian lihat, dia datang kesini tanpa membawa pasangan. Bukankah peraturannya kita harus membawa pasangan.” Ucapnya mengejekku dan kulihat beberapa orang menertawaiku.

“Dia kesini bersamaku. Benarkan Jagiya?” aku menoleh ke sumber suara. Ommo! Siwon berdiri tepat di sebelahku dan ia membuka jasnya lalu memakaikannya di tubuhku. Apa aku tidak salah dengar? Choi Siwon memanggilku jagiya?

“Jagiya?!” kini Hana yang memekik kaget. Aku sangat gugup karna Siwon melingkarkan tangan kanannya di pundakku, dan aku tak tahu apa yang terjadi tiba-tiba keberanianku muncul begitu saja.

“Benar. aku datang bersama Choi Siwon. Hana-ssi kau pikir gadis jelek sepertiku tidak bisa mendapatkan laki-laki tampan? Kau lihat, bahkan aku bisa berpacaran dengan pria paling popular di sekolah ini!” kataku ketus. Aku meraih gelas yang berada di tangan Siwon lalu menumpahkannya di gaun Kang Hana.

“Argh! Apa yang kau lakukan Mya Na-ssi?!” Hana sangat kaget dan menatapku tak percaya.

“Apa kau hanya bisa bercermin sehingga kau begitu bodoh? Kau bisa melihat apa yang terjadi dan seharusnya kau tahu apa yang telah kulakukan.” Kataku mengejek. Beberapa orang kini balik menertawakan Hana.

“Ayo oppa! Aku tidak nyaman berada di sini.” Ajakku pada Siwon dan mengamit lengannya lalu berjalan ke luar. Kulirik sekilas ke arah Min Ji lalu tersenyum padanya  yang menatapku melongo.

Di luar aula aku melepas tangan Siwon. Aku tak berani berkata apa-apa padanya tapi ia sendiri malah tertawa renyah, memamerkan barisan giginya yang rapi. Aishh dia sangat tampan.

“Kau, kenapa malah tertawa?!” omelku padanya.

“Hahaha mianhe… aku hanya tidak mengira kau bisa seperti itu.” Ucap Siwon di sela tawanya.

“Aku tahu kau bukanlah gadis yang pemberani. Tapi aku heran kenapa kau bisa tiba-tiba berubah dalam sekejap.” Tambahnya lagi. Ia menatapku dan aku tahu aku sudah tidak bisa mengontrol lagi ucapanku karna ku gugup.

“Dengar ya Choi Siwon, kau memang tampan tapi bukan berarti aku menyukaimu. Yang ku lakukan tadi karna… karna aku hanya ingin membalas perlakuan Kang Hana padaku! Dan bukan urusanmu darimana keberanianku muncul! Arraseo?!” kataku melemparkan jasnya lalu berlari meninggalkannya. Ahh BABO! Kenapa kau malah mengatakan yang sebaliknya Mya Na!

“Hei, Lee Mya Na!” panggilnya tapi aku sama sekali tidak menoleh.

***

Aku tersadar dari lamunanku ke masa lalu. Lucu juga mengingat itu semua, aku juga harus menjelaskan mati-matian pada Min Ji bahwa aku tak benar-benar berpacaran dengan Siwon dan sampai saat ini aku masih tidak bisa berkata lembut pada Siwon bahkan berterima kasih padanya pun belum. Awalnya aku tidak menyangka bahwa Siwon juga masuk ke universitas yang sama denganku. Sudah tiga tahun kami belajar di tempat yang sama tapi aku belum juga bisa dekat dengannya. Malah kini ia sudah menjadi salah satu member dari Super Junior – boyband terkenal di korea  bersama Cho Kyuhyun, membuatku semakin jauh dengan dirinya. Sedangkan Min Ji sudah memulai debutnya beberapa bulan yang lalu sebagai seorang penyanyi solo dan setahuku ia juga akan mencoba ke dunia acting. Dan aku sendiri? Masih seperti ini, dan masih mencoba untuk membuat lagu yang bagus.

“Hei Mya Na, kenapa kau malah melamun ha?” Tanya Siwon padaku. Aku meliriknya, ingin tertawa melihat penyamarannya yang memakai topi dan kacamata hitam tapi kutahan. Sebegitu susahkah menjadi seorang artis?

“Sudah ku bilang itu bukan urusanmu!”

“Apa kau selalu berkata sekasar ini pada orang lain? Tapi sepertinya tidak. Kau bisa berbicara lembut dengan Kyuhyun dan Min Ji. Kenapa hanya padaku kau seperti ini? apa aku melakukan kesalahan yang fatal padamu?” Siwon bertanya lagi.

Ya Oppa! Kau telah melakukan hal fatal dengan mencuri hatiku. Aku hanya bisa bergumam dalam hati.

“Aku tidak tahu! Oh ya untuk apa kau ke sini? Bukankah tadi di kampus kau sedang bersama Min Ji?” tanyaku mengalihkan pembicaraan.

“Aku hanya sedang lelah dan butuh ketenangan. Kau pikir aku harus selalu bersama dengan Min Ji ha? Dia juga punya kesibukan, tidak sepertimu yang hanya duduk menangis di sini.” Jawabnya.

“Hoo, itulah resiko kau menjadi artis! Siapa suruh menjadi penyanyi terkenal! Dan kau juga tak perlu mengejekku! Kau bisa pergi dari sini!” balasku sengit.

“Sudahlah. Kau hanya sedang mengalihkan pembicaraan Mya Na. Jawab pertanyaanku!” sepertinya Siwon mulai kehilangan kesabaran karna ia mencengkeram bahuku. Membuatku semakin gugup melihat matanya menatapku lekat.

“Kau ingin tahu Choi Siwon mengapa hanya padamu aku berkata kasar? Karna aku menyukaimu! Kau selalu membuatku gugup ketika kau berada di dekatku. Aku tidak bisa berkata lembut padamu karna semenjak kali bertemu denganmu aku sudah sangat gugup dan sadar aku menyukaimu! Aku tahu aku tidak cantik dan aku tidak bisa umph…” aku tak bisa melanjutkan kata-kataku karna sesuatu yang basah menempel di bibirku, bibir Siwon. aku hanya bisa diam tak berkutik ketika Siwon menciumku. Perlahan aku menutup mataku dan menikmatinya hingga ia melepaskan ciumannya dan tertawa renyah memandangku.

“Hahaha… kau memang aneh. Well, aku juga aneh karna menyukai gadis sepertimu.” Katanya membuatku kaget.

“Mwo? Kau… “

“Saranghae Mya Na…”

“Ta tapi bukankah kau menyukai Min Ji?” tanyaku karna aku sering kali melihat Min Ji dan Siwon bersama.

“Hahaha kau ini, apakah kau tidak tahu jika Min Ji dan kyuhyun sudah berpacaran? Aku dan Min Ji dekat karna aku sering menanyakan tentangmu padanya. Dan kupikir aku tidak bisa lagi menunggu untuk mengatakan perasaanku padamu. Aku sudah menyukaimu semenjak pertama kali kita bertemu, sama sepertimu. Jarang ada gadis yang berani membentakku seperti yang kau lakukan saat itu.”

Ommo! Kau benar-benar bodoh Mya Na!

“Tapi aku tidak cantik! Apa kau yakin menyukaiku, dan bagaimana jika fans mu tahu kau memiliki pacar? Bukankah kau milik gadis di seluruh korea ini!” ucapku menyadari bahwa ia milik semua orang.

“Kau selalu merendahkan dirimu sendiri. Kau cantik. Sangat cantik bagiku, dan aku juga tidak peduli bagaimana fans ku menyikapimu. Aku akan selalu melindungimu, kau tau itu?”

“Mianhe… aku tidak tahu. Aku memang bodoh.” Kataku pelan. Siwon menarik tubuhku ke dalam pelukannya.

“Kau tidak perlu khawatir jagiya.”

“Gomawo.”

“Ya! Kau barusan berbicara lembut padaku?”

Aku menatap Siwon, lalu menutup mulutku. Gya! Aku bisa berbicara lembut kepadanya.

“Saranghae Jagiya.” Kata Siwon lagi.

“Nado Saranghae.” Jawabku dan langsung memeluknya lebih erat.

The end.

Note : mianhe ya, ff pertama aku ini. mudah-mudahan semuanya suka. Aku sangat senang jika kalian memberikan  comment di ff ku. Kamsamhamnida! Aku juga berencana membuat after story nya.

22 Comments (+add yours?)

  1. Erika(chemistrylatte)
    Oct 26, 2010 @ 18:28:41

    Cool!

    Reply

  2. MyNyunyu^^
    Oct 26, 2010 @ 18:38:08

    Huuahh ….
    Daebakkk ….
    Lanjut khan Onn ….
    ^^

    Reply

  3. iky_aja
    Oct 26, 2010 @ 18:54:53

    mkasih commentnya
    baru prtama kali bikin ff ini

    Reply

  4. iky_aja
    Oct 26, 2010 @ 19:07:40

    comment aku masuk gak ya?

    Reply

  5. Brina
    Oct 26, 2010 @ 19:14:20

    Bgus2. . . . Kren. . . . Romantis2. . . . .

    Reply

  6. chris~wonnie~hyunnie
    Oct 26, 2010 @ 19:16:00

    Huahh~~~ Kerenn cerita.a…!!!
    Siwonnie emang kayak.a paling cocok main peran begituan ya??
    Aku tunggu after story.a, auhor~!

    Reply

  7. firma
    Oct 26, 2010 @ 20:16:19

    Kyaaaaaaa!!!!
    Rmantisss..!!!
    Aku suka adegan wktu dipesta itu…pas siwon nglepas jasnya,,,hmmmnn…
    Lanjuuuutt!!!

    Reply

  8. HeeHwa
    Oct 26, 2010 @ 20:45:24

    waaaaaaa……….kereeeeeeeeeeeeeennnn >.<

    ditunggu afterstory.na…~~~~~~
    ^^d

    Reply

  9. mei.han.won
    Oct 26, 2010 @ 21:03:26

    simpel & menarik….
    after story’x di tunggu….

    Reply

  10. han hyun neul
    Oct 26, 2010 @ 21:30:24

    huaaaaa so sweet! nice ff chingu!

    Reply

  11. aneeminiechem08028박동림
    Oct 26, 2010 @ 23:48:38

    kyaaaaaaaaaaaa!!!
    kecian won2 lama nunggunya
    si cewe ga nyadar2 juga *plakkkk*

    Reply

  12. ddangkoma19
    Oct 27, 2010 @ 03:02:22

    Ff pertama? Bgus lho..
    Ditnggu after story nya..

    Reply

  13. putri
    Oct 27, 2010 @ 03:03:57

    Suka bgd pas adegan di party pas may na nglabrak hana wuakakkak *evil*

    Ommo won2 cie ga dimana2 gantle deh akh *colek* wkwkwk

    Reply

  14. ndeehyuk
    Oct 27, 2010 @ 04:48:32

    after story let’s go….!!!
    Hehehehe

    Reply

  15. rebecca
    Oct 27, 2010 @ 12:58:06

    kukira ada kyuhyun…………….aaahhh……………tapi ffnya bagusss sekali!!

    Reply

  16. hansaera
    Oct 27, 2010 @ 16:33:40

    kirain kyuhyun yang pemaen utamanya >.< ternyata siwon
    suka bagian di pesta, nice ff author^^

    Reply

  17. lyrasymphony
    Oct 27, 2010 @ 19:41:01

    Aigooo..
    G tw musti ngomen apa lagi saking keren.a ni ff.. 😮
    DAEBAKK!! ^O^

    Nice ff, chingu! ^__^d
    Share more, y~~ 😀

    Reply

  18. KyuLee
    Oct 28, 2010 @ 05:16:40

    aih aih … dasar. gugup ampe ngomongnya ketus gt..jadinya malah cwenya yg nembak duluan..kekke
    like this

    Reply

  19. diandiod
    Oct 28, 2010 @ 20:54:47

    Hi, new reader here!
    Waah, enakny jd hya na. Ak jg mauu!!! *d bantai bini2 siwon + hya na.

    Nice ff btw, good job author! ***** buat authorny!

    Reply

  20. ELFGYU~
    Oct 29, 2010 @ 07:06:05

    Daebakk!!
    Author ny jugag ^^

    Reply

  21. chakutha
    Nov 01, 2010 @ 21:53:10

    tetep yaa siwon cerewet terus XD
    baboya mya na !
    daebak author 🙂

    Reply

  22. anamie
    Nov 12, 2010 @ 14:35:04

    daebak!

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: