Will You Comeback, hyung? Part 2

Judul: Will You Comeback, hyung? Part 2

Author : Rheta Audilla

Cast: Hankyung, Kyuhyun, Super Juinor

Category: All Ages, Friendship

KYUHYUN POV

Seusai menyanyikan Shining Star, kami kembali ke backstage untuk mengganti kostum. Fanmeeting sudah memasuki bagian-bagian akhir. Setelah ini kami akan menampilkan Sorry Sorry. Suasana di backstage hening, tidak ada yang memulai pembicaraan. Padahal biasanya backstage selalu berisik dengan suara kami yang riuh. Kami memikirkan hal yang sama, Hankyung-hyung. Berharap ia bisa datang malam ini dan bergabung bersama kami.

Tak lama, kami semua telah selesai mengganti baju. Kostum yang kami gunakan untuk lagu Sorry Sorry seperti biasa, tuxedo berwarna putih. Kami semua bersiap kembali ke panggung. Sebelum kembali ke panggung, Leeteuk-hyung berbicara sebentar.

“Aku tahu bagaimana perasaan kalian selama Shining Star tadi. Kalian pasti ingat akan Hankyung lagi. Aku juga. Kuharap, itu adalah air mata terakhir untuknya. Sudah cukup kita menangis untuknya. Aku yakin, ia tidak akan senang melihat Super Junior yang rapuh tanpa dirinya. Hankyung pasti menginginkan Super Junior untuk terus bersatu, walaupun tanpa dirinya. Itulah yang kupikirkan. ELF juga pasti tidak ingin melihat kita terus-terusan sedih seperti ini. Mereka datang ke sini untuk melihat penampilan kita. Melihat Super Junior yang ceria, selalu gembira dan tertawa seperti biasanya. Aku tidak ingin mengecewakan para ELF yang sangat berharap bertemu dengan kita. Untuk itu, jangan ada yang sedih lagi di Fanmeeting kali ini. Aku ingin memperlihatkan bahwa kita baik-baik saja walaupun tidak ada Hankyung dan kita akan menjadi keluarga selamanya dengan Hankyung” kata Leeteuk-hyung.

Semua masih diam. Mencerna semua kata-kata Leeteuk-hyung. Ia kembali buka mulut lagi. “Lakukanlah ini untuk Hankyung. Ia tidak ingin melihat kita sedih. Hankyung tidak ingin kalian terus-terusan sedih dan menangis tanpa dirinya. Aku tahu ini berat, tapi ayo kita lakukan yang terbaik di fanmeeting ini untuk dia. Buatlah dia bangga sebagai member dan keluarga Super Junior. Super Junior akan selalu satu selamanya, ‘kan?” Leeteuk-hyung memaksakan tersenyum pada dongsaengnya, meyakinkan bahwa kami harus tampil penuh keceriaan di hari spesial ini. Ya, ini demi para ELF yang sudah rela datang ke sini, juga untuk Hankyung-hyung walaupun ia tidak berada di sini.

Member yang lain tersenyum. Suasana backstage kembali ceria. “Leeteuk betul. Jangan hanya karena Hankyung, kita terus-terusan mellow seperti ini. Hankyung juga pasti sedih kalau melihat kita nangis melulu di setiap acara! Kita harus tersenyum dan ceria seperti Super Junior yang biasa!” Heechul-hyung menambahkan. Senang melihatnya sudah kembali ceria. “Yap betul! Kita harus menggila lagi seperti biasanya!” Eunhyuk-hyung menambahkan. Sebelum akhirnya tampil, kami meneriakkan ‘HWAITING!’ sekencang-kencangnya dan beban di bahuku seakan hilang semua. Aku akan melakukan yang terbaik untuk para ELF!

AUTHOR POV

“Shawtyy~~~” Kyuhyun menutup lagu Sorry Sorry dengan suaranya yang merdu, diikuti bagian Heechul yang paling ditunggu-tunggu oleh ELF. Lampu panggung kembali mati dan terdengar teriakan para ELF yang tidak sabar menunggu idola mereka tampil lagi. Ya, Fanmeeting memasuki bagian akhir. 10 menit kemudian, member Super Junior sudah berdiri di panggung dengan mengenakan kaus putih yang biasa mereka pakai di Super Show (itu lho yg gambar binatang :p) juga celana jeans. Di tangan mereka sudah ada water gun (ini fanmeeting apa Super Show coba? Hehe). Para ELF kembali berteriak melihat member kesayangan mereka sudah berdiri di panggung.

“Terima kasih ELF! Terima kasih banyak karena sudah datang ke Fanmeeting! Sebelum mengakhir Fanmeeting ini, kami akan menyanyikan lagu yang akan membawa kegembiraan pada kita semua yang ada di sini!!” kata Leeteuk, selaku leader Suju. Dan lagu ‘My All Is in You’ mengalun. Semua member Super Junior berdiri berjejer di tengah panggung dan menyanyikan lagu tersebut. Stadium tersebut penuh dengan suara ELF yang ikut bernyanyi dengan mereka.

Setelah lagu tersebut selesai, para member mulai berpencar ke segala penjuru stadium. Mereka mulai bermain dengan para ELF dengan water gun mereka diiringi lagu Wonder Boy. Eunhyuk dan Donghae yang nakal mulai menyiram Leeteuk dengan watergun-nya sampai kejar-kejaran dan mengelilingi panggung. Siwon dan Heechul bermesraan (jiah! ceritanya pasangan SiChul) di tengah panggung dan membuat ELF kembali histeris melihat aksi mereka berdua. Sungmin dan Ryeowook menyiram para ELF dengan watergun mereka dan membuat ELF yang ada di bangku penonton menghindari mereka. Walau begitu, para ELF tetap senang melihat aksi-aksi gila para member Super Junior. Sedangkan Kyuhyun meminjam handphone salah seorang ELF dan mengambil foto dirinya dengan menggunakan handphone tersebut. Aksi nekatnya itu membuat ELF lainnya iri dan berteriak minta dipinjam handphonenya (maaf ya ngikutin Super Show banget hehe)

Lagu Wonder Boy selesai dan digantikan dengan lagu Marry U. Semua member kembali berkumpul di tengah panggung dengan baju yang basah kuyup. Eunhyuk memulai  rapnya seperti biasa. Diikuti para ELF yang ikut bernyanyi dengan Eunhyuk.

Love oh baby my girl
Geudaen naui juhnbu nunbushige areumdawoon
Naui shinbu shini jushin suhnmul

Haengbokhangayo geudaeui ggaman nunesuh nunmuri heureujyo
Ggaman muhri pappuri dwel ddaeggajido
Naui sarang naui geudae saranghal guhseul na maengsehalgeyo

Giliran Sungmin bernyanyi, tapi ia tak bernyanyi dan menyodorkan mic-nya ke arah ELF dan membiarkan ELF bernyanyi untuk dirinya.

Geudaereul saranghandaneun mal

pyuhngsaeng maeil haejugo shipuh

Would you marry me?

Nuhl saranghago akkimyuh saragago shipuh

Tidak seperti Sungmin dan Ryeowook yang membiarkan ELF yang bernyanyi untuk mereka, Kangin mencoba untuk bernyanyi bersama dengan para ELF.

Geudaega jami deul ddaemada

nae pare jaewuhjugo shipuh

Para ELF masih bernyanyi dan meneriakkan Fanchant lagu Marry U. Ketika Heechul, yang menggantikan bagian Hankyung di Marry U, ingin menyanyi, ia sungguh terkejut mendengar sebuah suara yang tiba-tiba mendahuluinya menyanyikan lirik Marry U

——————————–

KYUHYUN POV

Would you marry me?

Iruhn naui maeum huhrakhaejullae?

Kulihat Heechul-hyung tidak bernyanyi. Bahkan semua ELF diam dan tidak bernyanyi. Kulihat seorang lelaki yang tak pernah kutemui selama kurang lebih enam bulan menuruni tangga dari bangku penonton, menuju ke arah panggung. Benarkah itu dia? Aku menutup mataku sebentar, mencoba untuk sadar dari tidurku. Ketika mataku terbuka, kulihat laki-laki itu sudah tiba di panggung dan Heechul-hyung mendekatinya. Tidak ada yang bernyanyi, lagu Marry U terhenti. Yang sekarang kudengar adalah para ELF berteriak histeris melihat Heechul-hyung memeluk orang yang sangat ia tunggu-tunggu selama ini. Heechul-hyung memeluknya erat.

Aku masih belum percaya dengan realita yang ada di depan mataku ini. Tapi, otakku sudah tak bisa berpikir lagi. Kakiku melangkah dengan sendirinya. Aku mendekati pria itu, diikuti langkah member lain. Kulihat Leeteuk-hyung sudah mendahuluiku. Ia sudah berurai air mata dan langsung memeluk pria itu. Aku mendekati pria itu. Ia melepaskan pelukan Leeteuk-hyung yang kini sudah tak bisa menahan air matanya. Lelaki itu mendekatiku dan memberi sebuah pelukan kepadaku. Aku memeluknya erat.

“Apa kabar Kyuhyun-ah?” pria itu berbisik di telingaku. Akhirnya air mata ini tak bisa lagi kubendung. Wajahku memanas melihat ini semua. Orang yang selama ini kikira sudah melupakan Super Junior, atau bahkan tak menganggap kami sebagai keluarganya lagi, kini berdiri tepat di depanku dan memlukku erat. Hankyung. Dialah pria itu. Aku melepaskan pelukannya. Ia memeluk member lain, Eunhyuk dan Donghae-hyung –yang sudah berurai air mata sedari tadi dan Siwon –yang menahan tangisnya, tapi akhirnya tumpah juga air matanya. Kangin, Shindong, Yesung dan Kibum-hyung segera memeluknya bergantian. Mereka tidak menangis, tapi aku tahu mereka sangat merindukan Hankyung-hyung. Dan terakhir Ryeowook dan Sungmin-hyung dipeluk olehnya. Kulihat air mata Ryeowook-hyung tidak berhenti mengalir, sedangkan Sungmin-hyung yang kukenal sebagai orang yang tidak mudah menangis, kali ini juga tidak bisa menahan air mata bahagianya.

Ya, kami semua tak bisa menahan rasa rindu kami padanya. Janji Leeteuk-hyung untuk tidak menangis lagi tidak bisa kami pegang lagi. Kami terlalu bahagia dengan semua ini. Teganya Hankyung-hyung memberikan kami sebuah kejutan yang sangat luar biasa tak terduga. Aku masih belum bisa menghentikan tangis bahagia. Aku melihat ELF masih berteriak memanggil nama Hankyung, sebagian besar dari mereka menangis melihat kami menangis juga. Sampai mereka mengambil alih lagu ‘Marry U’. Kami yang bisa dalam suasana haru dan bahagia, belum bisa berkata apa-apa, apalagi bernyanyi. Kami terlalu bahagia dengan ini semua. ELF menyanyikan lagu Marry U untuk kami.

Pyuhngsaeng gyuhte isseulge (I do)

Nuhl saranghaneun guhl (I do)
Nungwa biga wado akkyuhjumyuhnsuh (I do)

Nuhreul jikyuhjulge (My love)

Hayan dressreul ibeun geudae tuxedoreul ibeun naui moseup
Balguhreumeul matchumyuh guhdneun woori juh dalnimgwa byuhre
I swear guhjitmal shiruh uishimshiruh
Saranghaneun naui gongju Stay with me

Wooriga naireul muhguhdo

wooseumyuh saragago shipuh
Would you marry me?

Naui modeun nareul hamgge haejullae?
Himdeulgo uhryuhwuhdo (I do)

Neul naega isseulgge (I do)
Woori hamggehaneun manheun nal dongan (I do)

Maeil gamsahalge (My love)

Orae juhnbutuh nuhreul wihae junbihan
Nae sone bitnaneun banjireul badajwuh
Oneulgwa gateun maeumeuro jigeumui yaksok giuhkhalge
Would you marry me?

Pyuhngsaeng gyuhte isseulge (I do)

Nuhl saranghaneun guhl (I do)
Nungwa biga wado akkyuhjumyuhnsuh (I do) nuhreul jikyuhjulge (I do)

Himdeulgo uhryuhwuhdo (I do)

Neul naega isseulgge (I do)
Woori hamggehaneun manheun nal dongan (I do)

Maeil gamsahalge (My love)
Nawa gyuhrhonhaejullae? I do

ELF selesai bernyanyi. Kami menikmati suara mereka yang mengalun dan menemani kami yang masih dalam suasana haru. Leeteuk-hyung yang sedari tadi hanya bisa terdiam melihat kedatangan Hankyung-hyung, akhirnya angkat bicara. Kulihat matanya sembab dan merah. Suaranya terdengar bergetar, tapi ia memaksakan dirinya untuk bicara dengan tegas seperti biasa.

“Tak kusangka, hari ini akan menjadi hari terindah bagiku dan bagi kita semua yang ada di sini. Tidak pernah kukira Hankyung akan datang ke sini. Kalian terkejut? Aku lebih terkejut begitu mendengar suara Hankyung yang tiba-tiba mengambil alih lagu Marry U. Hehehe…” ia terkekeh dan tersenyum pada Hankyung-hyung.

“Sungguh… Aku tak bisa berkata apa-apa. Aku terlalu bahagia” katanya singkat, kemudian menunduk, menyembunyikan tangis bahagianya. Kangin-hyung yang berdiri di sebelahnya merangkulnya, memberi kekuatan untuk bicara dengan tegas. Semua ELF berteriak histeris meneriakkan nama kami satu per satu. Leeteuk-hyung masih menangis dan ia tak sanggup berkata-kata. Akhirnya, Hankyung-hyung berbicara.

“Annyeong” ia baru mengeluarkan satu kata dan disambut dengan teriakan semua ELF yang ada di sini. Ia tersenyum melihat ini semua. Ketika suasana stadion mulai tenang, ia menlanjutkan bicaranya. “Yorobun, bogoshippo” katanya sambil tersenyum. Dan lagi-lagi teriakan ELF menggelegar di stadion.

“Aku sungguh rindu pada kalian semua, lagu-lagu Super Junior, balon biru ELF, light stick milik ELF dan juga fanchant yang selalu kalian teriakkan di setiap lagu Super Junior. Aku rindu hyung dan dongsaeng-ku yang sekarang satu panggung denganku” katanya sambil tersenyum. Ia menoleh ke arah kami yang sudah berurai air mata dan tersenyum pada kami. Ia merangkul Heechul yang berdiri di sebelahnya.

“Aku kangen Heechul, yang selalu melakukan hal-hal gila. Hahaha. Aneh memang, tapi tanpa dia, hidupku terasa garing dan tawar. Aku rindu bagaimana dia mengerjai dongsaeng-dongsaengnya. Aku rindu tawanya dan semua yang ada pada dirinya” katanya sambil tersenyum lagi dan membuat air mata Heechul-hyung mengalir semakin deras. Ia memeluk Hankyung-hyung sangat erat. Heechul-hyung tidak membalas perkataan Hankyung, ia tidak punya kekuatan lagi untuk bicara. Hanya pelukan untuk sahabatnya yang dapat menjelaskan semua rasa rindunya pada Hankyung selama ini. Heechul-hyung melepas pelukannya dan Hankyung-hyung melanjutkan perkataanya.

“Aku bingung harus bicara apa. Terlalu banyak yang ingin kusampaikan pada kalian semua. Aku ingin mengucapkan selamat pada Super Junior yang sudah merilis album keempat” ia menoleh pada Leeteuk dan kami semua bertepuk tangan. “Tidak kusangka Donghae dan Eunhyuk yang dulu sangat kurus, sekarang punya badan seperti Siwon. Hahahaha” katanya sambil tertawa. Eunhyuk dan Donghae-hyung hanya bisa tersenyum.

“Kalian tahu, begitu kalian merilis album keempat, aku langsung membelinya dan mendengarkannya. Aku sangat bangga pada Super Junior karena telah berhasil meraih banyak penghargaan mutizen. Walaupun tanpa diriku, mereka tetap menunjukkan profesionalitas mereka dan tetap memberika yang terpaik pada penggemarnya. Sungguh, aku sangat bangga pada kalian semua.” Kulihat Leeteuk-hyung kembali meneteskan air matanya.

“Aku ingin sekali ikut berpartisipasi dalam pembuatan album. Aku ingin selalu berada satu panggung dengan Super Junior. Aku ingin sekali meraih award bersama kalian. Aku masih ingin berada di satu dorm bersama Super Junior yang sangat kusayangi” kata Hankyung. “Maaf, tapi aku tidak bisa…” lanjutnya. Lagi-lagi ELF berteriak kecewa. Aku memandang Hankyung-hyung dengan sedih. Padahal selama ini, aku berharap ia bisa berkumpul dan melakukan aktivitas bersama kami lagi. Tapi yang kudengar sekarang adalah ia tidak bisa bersama kami lagi.

“Untuk itu, aku mohon para ELF agar selalu mendukung Super Junior, mendukung hyung dan dongsaeng yang sangat kusayangi ini. Aku mohon kalian menyemangati mereka, baik saat suka maupun duka. Aku harap kalian selalu berada disisi mereka dan menghapus air mata mereka ketika mereka menangis, selalu berada di belakang mereka ketika Super Junior dilanda masalah dan selalu berada di samping mereka dan ikut merasakan kebahagiaan saat mereka mendapatkan penghargaan” kata Hankyung-hyung.

“Tak banyak yang bisa kuperbuat untuk mereka. Aku hanya bisa mendoakan mereka dari jauh saja. Mendoakan agar mereka selalu sehat dan sukses. Aku mohon pada para ELF agar selalu menjaga Super Junior selama aku tidak berada di sini lagi. Support lah mereka selalu dan jangan pernah tinggalkan mereka” kata Hankyung-hyung sambil tersenyum. Kulihat member lain masih belum bisa menahan air mata mereka semua. Hankyung-hyung selalu bisa membuat kami semua menangis dengan kata-katanya.

“Untuk para member, terima kasih atas apa yang kalian berikan padaku. Terima kasih sudah menjadi keluargaku selama 8 tahun terakhir. Terima kasih sudah menjadi sahabat, keluarga, dan sandaran bagiku. Leeteuk-hyung terima kasih atas perhatianmu padaku selama ini. Aku tidak akan pernah melupakannya. Kau akan selalu menjadi leader terbaik di hatiku” ia berhenti dan menundukkan kepalanya. Akhirnya air matanya jatuh juga. Ia menarik nafas dan melanjutkan bicaranya dengan suara bergetar.

“Aku minta maaf bila aku selalu merepotkan semua dan selalu membuat kalian semua khawatir. Terima kasih atas kasih sayang yang telah kalian berikan. Aku tidak akan pernah bisa membalas kebaikan kalian” ia berhenti dan menangis. Eunhyuk, Ryeowook dan Donghae-hyung menangis sejadi-jadinya. Siwon merangkul Donghae-hyung yang tidak bisa menahan air matanya.

“Terima kasih sudah mengisi hari-hariku selama ini. Terima kasih karena sudah menemaniku selama aku berada di Korea. Terima kasih sudah menjadi tempat berbagi untukku dan terima kasih kalian sudah menerimaku apa adanya. Aku sayang kalian semua. Aku tidak akan pernah bisa melupakan kalian semua. Aku tidak akan pernah melupakan segala kenangan yang sudah kita lewati, semua air mata dan tawa yang sudah kita lewati bersama. Kalian akan selalu menjadi bagian dari hidupnya. Kalian akan selalu berada di hatiku. Terima kasih semuanya” Hankyung-hyung membungkukan badannya ke arah penonton. Leeteuk-hyung mendekatinya dan segera memeluknya erat. Kulihat Hankyung-hyung menitikkan air mata dan segera dihapus olehnya.

——————————————————————-

AUTHOR POV

Musik Believe yang menjadi lagu terakhir di Fanmeeting tersebut dimulai. Ryeowook yang masih sesenggukan mulai bernyanyi, diikuti oleh member yang lain.

This night is blessing the day that we met.
The moon is out in the sky and the stars are smiling.
I wish that your smile won’t be erased as I pray
for these happy days to always continue

On the nights I spend alone I keep thinking about you
Even if I call you and I complain that’s not what
I really meant do. Did you already know and just act like you didn’t?

When there are hard times, if I’d just listen to your
voice for a moment, I could forget everything and laugh it off.

I was so fortunate to able to meet you
because you’d make me smile by just being near


I could find you even if you go far away over there,
because you’re smiling inside of me

It’s possible to fight after a long time but
even if that happens I won’t ever change.

I promise, I swear under the heavens.
I’ll pray beneath the moon to never make you cry.

This night is blessing the day that we met.
The moon is out in the sky and the stars are smiling.


I wish that your smile won’t be erased as I pray
for these happy days to always keep continue

Far into the future if you’re ever worn and tired
think about the happy and beautiful memories
We plant faith in each other’s garden and happiness blooms.
I’ll send you the heart to my heart.

Fanmeeting selesai. Seperti biasa Super Junior membungkukkan badan mereka sebagai tanda terima kasih kepada fans-fansnya. Mereka kembali ke bakstage.

“Hankyung-ah, kenapa kau tidak bilang kalau mau datang? Babo!” ujar Heechul yang kini matanya sudah memerah dan sembab. Hankyung diam dan tidak memberi jawaban, pria itu hanya memberikan senyuman pada sahabatnya itu.

“Ayo semuanya, kalian pasti sudah lelah. Kita harus kembali ke dorm sekarang dan kalian istirahatlah” ujar Manajer mereka.

“Hyung, kau akan ikut ke dorm, ‘kan?” tanya Eunhyuk. Seketika itu, suasana backstage hening. Semua mata tertuju pada Hankyung. “Bolehkan, hyung?” Eunhyuk menoleh pada Manajer, meminta persetujuan pada Manajer mereka. “Sehari saja” ujar Eunhyuk menambahkan. Manajer menghela nafasnya, ia seperti tidak ingin ikut campur dalam masalah ini. Memberi ijin Hankyung untuk muncul di Fanmeeting ini saja, menurutnya adalah tindakan yang sangat gila. Manajer mereka pun mengangguk dan segera berjalan keluar.

“Lagipula, ada yang ingin kubicarakan dengan kalian” sahut Hankyung sambil tersenyum. “Aku tahu kalian lelah. Istirahatlah di mobil. Nanti kita mengobrol di dorm saja” ia kembali tersenyum.  Kedua belas itu mengangguk dan masuk ke dalam mobil sambil memikirkan apa yang ingin dibicarakan teman kerjanya itu. Entah kabar baik atau malah kabar yang sangat buruk.

————————————–

At Dorm. 11.45 PM

Leeteuk membuka pintu dorm mereka dan segera meletakkan barang-barangnya di sofa. Ia ingat, masih ada hal yang harus dibicarakan bersama teman-temannya. “Semuanya jangan tidur dulu. Masih ada yang ingin dibicarakan Hankyung, ‘kan? Dan.. berkumpul bertiga belas…” Leeteuk menghela nafas, “mungkin untuk terakhir kalinya” ucapnya sambil menunduk.

Ketiga belas pemuda itu duduk melingkar di ruang tengah, tempat mereka biasa menonton televisi bersama. Bedanya, kali ini tidak ada barang elektronik satupun yang menyala. Handphone dan lampu mereka matikan. Yang tersisa hanyalah 13 lilin yang menyala dan menemani mereka berkumpul.

Hening. Tak ada yang bicara satupun. Leeteuk pun angkat bicara, “Sudah lama sekali ya tidak seperti ini. Hening dan damai. Setiap hari kita beraktivitas tanpa memikirkan orang lain. Begitu pulang kerja, kita sibuk dengan diri sendiri dan jarang mengobrol bertiga belas seperti ini. Ya ‘kan?” Member yang lain hanya diam, termasuk Hankyung.

“Hankyung-ah, apa kabar?” tanya Leeteuk lagi. Hankyung diam dan hanya tersenyum. “Kenapa kau tidak memberi tahu kami dulu kalau kau ingin datang?” tanyanya lagi lembut.

“Aku hanya ingin memberi kejutan. Apa tidak boleh?” Hankyung terkekeh. “Aku hanya tidak ingin merepotkan kalian. Aku yakin kalau aku datang, kalian pasti akan memepersiapkan ini-itu untukku”

“Pede sekali kau” canda Heechul sambil mendorong bahu Hankyung. Yang lainnya tertawa melihat Heechul kembali bercanda dengannya. Sudah begitu lama tidak melihat pasangan itu bersama.

“Hyung, kau ke mana saja selama ini?” tanya Donghae. “Tidak tahukah kau, kami yang ada di sini sangat merindukanmu?” Yang ditanya hanya diam dan menunduk.

“Aku juga merindukan kalian” kata Hankyung. “Aku sangat sangat merindukan kalian” tambahnya dengan cepat. “Aku hanya butuh waktu untuk menenangkan diriku. Aku ingin menenangkan pikiranku dari semua masalah dalam diriku.”

‘Hyung, katakan bahwa kau sudah memikirkan masalah ini dan kau akan mencabut semua tuntutanmu terhadap SM. Katakan dengan semua keyakinanmu bahwa kau akan kembali bersama kami lagi. Ayo hyung, bilang itu’ batin Kyuhyun.

“Aku perlu untuk diriku sendiri, mendinginkan kepala dan hatiku agar aku dapat mengambil keputusan yang paling tepat” ujarnya. “Yang paling tepat dan paling baik bagi diriku, kalian, ELF, dan bagi perusahaan ini.”

‘Ayo hyung, jangan bertele-tele. Jadi apa keputusanmu? Kau akan tinggal bersama kami lagi ‘kan?’ batin Kyuhyun.

“Selama 8 tahun, sejak trainee aku sudah menganggap kalian seperti keluargaku sendiri. Menjadi tempat bagiku untuk menangis dan tertawa bersama. Suka dan duka sudah kita lewati bersama. Aku belajar banyak dari kalian, tentang kehidupan, persahabatan, kerja sama, dan juga bertahan dan bangkit dari semua kesulitan”

“Ketika kita masih trainee, kita semua menjalankan latihan yang sangat berat. Setiap harinya, selama 2 tahun pertama kita selalu hal yang sama. Ditambah, aku ini bukanlah seorang Korea. Tidak mengerti bahasa Korea dan dianggap aneh oleh orang banyak. Mungkin 2 tahun pertama, kita belum saling kenal. Tapi saat itu, tidak peduli siapapun yang ada di samping kita, kita pasti akan saling membantu, menyemangati dan menghibur ‘kan?”

“Ketika aku dipanggil untuk debut bersama kalian, pikiran ‘apakah aku yang bukan seorang Korea bisa diterima oleh kalian yang Korea’ selalu muncul di otakku setiap hari. Tapi ketika aku mengenal kalian, pikiran sudah hilang entah ke mana. Aku nyaman ketika berada di dekat kalian. Kalian menerimaku yang bukan seorang Korea ini. Dan aku sangat berterimakasih pada kalian untuk itu. Terima kasih karena kalian bisa menerima diriku apa adanya”

“Awal debut, kita selalu saling menyemangati, menyayangi, saling peduli dan menghibur. Ketika aku menangis karena harus jauh dari keluarga, kalian selalu ada untukku. Saat kita memenangkan award dan disukai orang banyak, rasanya aku bangga sekali berada di grup ini. Aku tidak menyesal dengan keputusanku untuk beradu nasib di Korea”

Semua member dan mendengarkan perkataan Hankyung, bukan sekedar perkataan, melainkan ungkapan hati yang selama ini terpendam. Beberapa member tersenyum mendengar kenangan dan masa-masa yang sudah mereka lewati bersama dengan segala usaha dan kegigihan. Mengingat masa-masa itu rasanya sakit sekali, dimana semua orang harus bekerja keras agar bisa tampil di depan umum dan mewujudkan impian menjadi seorang bintang.

“Ketika aku dilarang tampil dan harus menggunakan topeng untuk menutupi wajahku, aku merasa diriku adalah orang yang sangat bodoh dengan mengambil keputusan bahwa aku yang hanya seorang asing datang ke Korea dan akan berhasil. Aku menganggap bahwa dunia ini betul-betul tidak adil padaku. Tapi, karena Heechul, anggapan itu hilang. Dia menguatkanku, menyemangatiku, dan membuatku selalu berarti di mata orang lain. Karena kalian jugalah, kepercayaan diriku kembali lagi. Karena kalianlah, keyakinanku untuk menjadi seorang yang berhasil kembali lagi”

“Tahun 2007, begitu mendengar berita kecelakaan itu, duniaku rasanya runtuh. Bayangkan saja, 4 orang yang selama bertahun-tahun mengisi hidupku tiba-tiba harus mengalami musibah besar seperti itu. Setiap malam, aku berdoa dan berharap bahwa mereka akan baik-baik saja. Berharap bahwa mereka akan segera kembali bersamaku di sini. Dan Tuhan mengabulkan keinginanku. Kita berkumpul bertiga belas lagi, walaupun kita harus menunggu Kyuhyun untuk kembali berdiri bersama lagi. Tapi itu tak masalah untukku, asalkan kita semua bisa berkumpul lagi sebagai satu keluarga”

Mendengar perkataan Hankyung, Shindong dan Eunhyuk mulai menitikkan air mata mereka. Mungkin mereka berdua tidak terlalu dekat dengan Hankyung, tapi mereka tidak pernah tahu bahwa hyung-nya memiliki perasaan yang tidak tergambarkan untuk mereka.

“Aku sadar, sejak kita mempunyai jadwal masing-masing yang sangat padat, menjadi radio DJ dan mengikuti variety show, belum lagi harus syuting iklan ataupun MV, kita semakin jauh. Mungkin, bagi beberapa orang tidak menyadarinya. Tapi bagiku.. aku merasa bahwa kita seperti terbagi menjadi 2 kelompok”

“Aku tidak bermaksud untuk menyalahkan kalian, tapi aku hanya merasa bahwa Leeteuk-hyung sangat dekat dengan Donghae, Eunhyuk dan Shindong. Tapi itu bukan berarti Leeteuk-hyung tidak dekat dengan yang lainnya, maksudku di sini, Leeteuk-hyung terlalu akrab dengan mereka sehingga sedikit melupakan member yang lain. Aku tidak berniat menghakimi kalian, tapi itulah yang pernah kurasakan belakangan ini”

Hankyung tidak melanjutkan bicaranya. Semua member diam. Shindong dan Eunhyuk tidak meneteskan air matanya lagi. Yang terdengar hanyalah suara angin yang berhembus di luar. Masing-masing sibuk dengan pikiran mereka yang mencoba memahami kata-kata Hankyung.

————————-

LEETEUK’S POV

Aku mencoba memahami apa yang dikatakan Hankyung barusan. Aku tidak tersindir ataupun sakit hati dengan perkataannya tadi. Aku tak mau membela diri, apa yang dikatakannya ada benarnya. Aku memang sudah sangat akrab dengan 3 orang itu, bahkan sebelum debut. Aku juga sering bekerja sama dengan mereka. Sukira, Star King, dan variety Show lainnya, kami memang sering bersama. Waktuku sering kuhabiskan bersama mereka.

Dan akibatnya, aku sering melupakan dongsaeng-dongsaengku. Aku tidak tahu apa kegiatan Sungmin, Ryeowook, Yesung dan Siwon belakangan ini.  Sebagai leader, seharusnya aku bisa membagi perhatianku pada dongsaengku dengan adil. Bukan hanya menghabiskan waktu dengan orang yang sudah akrab denganku. Aku bahkan tidak tahu apa yang Sungmin, Yesung, Kyuhyun, dan Ryeowook lakukan ketika kami sedang mengikuti Variety Show…

Begitu juga dengan Hankyung. Aku memang mengenalnya, tapi aku tidak akrab dengannya. Padahal kami tinggal di dorm dan lantai yang sama. Tetapi aku sering melupakannya. Aku tidak mengenalnya secara pribadi seperti Heechul. Ya, aku jarang mengobrol dengannya. Aku bahkan tidak pernah mengetahui jadwalnya karena terlalu sering pulang larut malam.

Ia bahkan menyadari dan menegurku bahwa aku terlalu dekat dengan Eunhyuk, Shindong, dan Donghae. Bukankah itu berarti ia sering memperhatikanku? Memperhatikan bahwa aku sering berkumpul dan menghabiskan waktu bersama mereka, dibandingkan dengan dirinya atau member yang lain. Bagaimana denganku? Aku bahkan tidak ada di sampingnya saat dia sakit, kesulitan, kesepian dan punya masalah. Aku tidak bisa menghibur dan memberi kekuatan bagi saudaraku sendiri dan sering tidak peduli dengan dirinya yang sudah terlalu banyak mendapatkan masalah. Aku tidak bisa menjadi tempat sandarannya atau tempat bertukar pikiran untuknya.

Kalau saja aku lebih sering memperhatikannya, mungkin aku akan tahu masalahnya lebih awal, mungkin ia tidak akan menuntut SM dan mungkin Hankyung akan menarik kembali tuntutannya. Aku sangat menyesal menjadi seorang leader yang hanya bisa memperhatikan satu pihak saja. Kenapa aku tidak menyadari hal ini sebelumnya? Kenapa aku harus disadarkan oleh orang yang bahkan selama ini memperhatikanku, padahal aku jarang memperhatikannya? Semoga semuanya belum terlambat. Aku betul-betul berharap bahwa ia tidak akan keluar dari Super Junior. Aku masih menginginkannya di sini. Hankyung, apa keputusanmu?

“Hyung… Jadi… Keputusanmu… apa?” tanya Siwon hati-hati. Jantungku berdetak lebih kencang. Mungkin semua member juga begitu. Aku belum ingin kehilangan satu member. Aku tidak ingin kehilangan satu member pun. Sebisa mungkin kutahan air mata ini.

“Hyung.. kau akan tinggal di sini ‘kan?” tanya Kyuhyun mencoba memperbaiki suasana. Hankyung belum menjawab. Tolong jawab iya, Hankyung.

“Hankyung, jawablah. Jangan membuat kami semua penasaran seperti ini” kata Heechul memohon. Hankyung masih diam dan aku masih sangat amat berharap ia berkata ‘iya, aku akan kembali dengan kalian.’ Ayo katakan itu, Hankyung-ah. Aku akan menjadi leader yang baik untukmu dan untuk dongsaeng-dongsaengku. Aku janji. Ayo Hankyung, katakan bahwa kau akan bersama kami lagi.

“Semuanya…” Hankyung membuka mulutnya. Apa yang akan kau katakan Hankyung-ah? Cepat bilang ‘iya aku akan bersama kalian’!!

“Aku…”

“Akan mencabut semua tuntutanku pada SM dan…” katanya terhenti. MWO?? Benarkah?? Aku tidak salah dengar kan? Aku menoleh ke arah Kangin yang ada disampingku. Ia melotot dan kaget, berarti benar yang kudengar bahwa ia akan mencabut tuntutannya pada SM. Berarti… ayo sedikit lagi Hankyung-ah, katakan bahwa kau akan tetap bersama kami.

“Aku…” ya Hankyung, kau akan apa?

“Aku akan…” ya akan apa? Tolong lebih cepat! Aku tidak bisa mendengar kabar yang lebih baik daripada ini! Ayo sedikit lagi dan kau akan kembali bersama kami.

“Mengajukan surat permohonan pengunduran diri……”

To Be Continued….

Note: Maaf kalau kepanjangan dan sudah bikin nangis seember! Hehehe. Semoga FF ini bisa bikin deg-degan sedikit… Maaf kalau jelek, karena aku masih pemula hehehe.. Semoga smuanya senang membaca FF panjang ini hehehe. Oh ya, follow twitterku ya @rhetaudilong ^^

16 Comments (+add yours?)

  1. loplyhenry
    Oct 26, 2010 @ 18:27:45

    Aaarrgghh!! Nih ff sukses buat aku nangis!! Lanjut onn!

    Reply

  2. Brina
    Oct 26, 2010 @ 18:32:59

    Lam knal, biasanya aku jd silent reader. Tp bc ff ni bkin aku pngen komen.
    Miss Gege oppa… T.T

    Reply

    • angel
      Nov 15, 2010 @ 12:00:17

      cerita ni bikin w nangis ja…
      dilanjutin dong chingu ceritanya…
      mudah-mudahan ja hankyung bisa kembali lagi menjadi anggota super junior…

      Reply

  3. ChoiYongRa(JungSooEverLastingWife)
    Oct 26, 2010 @ 19:05:08

    aiisshhh
    Pas tegang2 malah tbc
    Lanjuutttt

    Reply

  4. Devil Angel
    Oct 26, 2010 @ 19:13:16

    sdih bnget!? sukses bkin nangis…
    pnsrn ma part lnjtnx nie…

    Reply

  5. eunrima
    Oct 26, 2010 @ 19:24:22

    Sumpah, kerasa banget. Kayak merasa hankyung ada di sana,, hiks…hiks..

    Reply

  6. mei.han.won
    Oct 26, 2010 @ 20:31:43

    tengah mlam buta nangis??????
    Achhhh…bner2 kangen bgt sma gege….

    Reply

  7. Fi-HanKyu
    Oct 26, 2010 @ 21:11:13

    Huwaaaaaaa………………………………………
    Berasaaaaa banget onni…. kenapa Hankyung harus Pergi ?? sebenernya akuy gak rela aaaaaaa………………
    #Reallity mood on#…

    pengen liat mereka bertigabelas lagi…

    Reply

  8. rebecca
    Oct 27, 2010 @ 12:51:17

    haaah.. jangan membuat suju terpecah belah lagi.. nangis terus… hiksssss

    Reply

  9. PutriELForever15
    Oct 27, 2010 @ 17:03:27

    Hwaaaaa T_T nangis bacanya. Ampe ga kuat baca nya T_T kereeeen.. Lanjutan nya dtungguuu 😀

    Reply

  10. Gamers_Lockey
    Oct 27, 2010 @ 19:44:15

    ini beneran kea gini ya
    sumpah ampe nangis lho q
    Bogoshippeo HanKyung Oppa T.T

    Reply

  11. shin ra young
    Oct 27, 2010 @ 20:44:37

    Kereeen.sukses bikin aku nangis.serasa kenyataan.lanjut onnie!penasaran nih!

    Reply

  12. Ocha
    Oct 27, 2010 @ 21:54:29

    Aaaaaa…
    Miss Gege…
    Lanjut…

    Reply

  13. lonelythings
    Oct 27, 2010 @ 23:46:57

    lanjoooooooot! ^^

    Reply

  14. _deewookyu__
    Nov 01, 2010 @ 10:36:13

    sedih…………………….trus seneeeeng…………………………..
    ga tau nya………………………….TBC………………………aishhhh…………………

    Reply

  15. park yana
    Apr 03, 2012 @ 15:23:16

    daebak….

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: