WINTER OF LOVE part.14

Kyuhyun pov

Hatiku mulai sedikit tenang di danau ini. aku pun memutuskan untuk kembali ke seoul. Selama perjalanan menuju seoul. Aku termenung. Aku menatap ponselku. Aku ragu-ragu untuk mengaktifkannya kembali. Aku melihat indahnya suasana laut yang terbentang luas di depan ku. aku pun berteriak sepuasnya.

Kyuhyun :”aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa”

Aku pun terduduk dan menangis.

Kyuhyun :” kenapa………kenapa……..kenapa aku harus mengidap penyakit ini. kenapa aku harus pergi meninggalkan orang-orang yang kusayangi (menangis)”(bicara sendiri)

Aku menatap kearah ponsel yang ku pegang, dan memegangnya dengan erat.

Kyuhyun :” (andwe…..aku tidak boleh kalah dengan penyakit ini. aku……..aku harus berjuang. Aku tidak boleh kelihatan lemah. Aku tidak boleh membuat mereka semua sedih karena ku. aku harus tegar. Meskipun aku harus melawan penyakitku ini. cho kyuhyun…….kamu pasti bisa…….hwaiting)”

Aku menyemangati diri ku sendiri agar terlihat lebih tegar di hadapan mereka. sesampainya aku di seoul, aku kembali pulang ke rumah kibum. Sesampainya di rumah kibum, aku melihat kibum duduk di ruang tengahnya.

Kyuhyun :” aku pulang…..”

Kibum menghampiriku dan memelukku.

Kyuhyun :” ada apa?, kenapa memelukku?”

Kibum :” apa kamu tidak tahu kyu, aku sangat khawatir padamu. Apa kamu tahu ini sudah jam berapa?, ponsel mu juga di hubungi tidak aktif-aktif” (melepaskan pelukan)

Kyuhyun :” mian…ponselku low, jadinya mati. Mian karena aku tidak memberitahukan padamu aku pergi kemana”

Kibum :” kamu sebenarnya kemana? Memangnya ada urusan apa hingga membuatmu tidak mengatakannya pada ku dan carra?”

Kyuhyun :” mian….aku belum bisa mengatakannya sekarang. Suatu saat nanti jika aku sudah siap aku akan mengatakannya padamu”

Kibum :” ne…aku sangat mengerti kamu kyu. Aku akan menunggu untuk mendengarkan cerita mu kalau kamu sudah siap”

Kyuhyun :” gomawo…….”

Kibum :” apa kamu sudah makan?”

Aku lupa ternyata seharian tadi aku belum makan sama sekali.

Kyuhyun :” belum…..”

Kibum :’ mwo………, hajja kita makan. Tadi aku sengaja menunggumu kembali untuk makan bersama”

Kyuhyun :” ne….mian. aku hanya merepotkan mu saja. Aku janji suatu hari nanti aku tidak akan membuatmu repot lagi”

Kibum :” yaaaaaaaaa, kamu ini. kita itu sahabat. Aku tidak merasa di repotkan. Dan kenapa sih kamu itu selalu mengatakan hal-hal yang menakutkan. Seperti hendak pergi jauh saja.”

Kyuhyun :” mianhe….., hajja kita makan. Aku sudah sangat lapar”

Kibum :” ne……”

Aku dan kibum makan bersama. Sesekali aku menatap wajah sahabatku itu. Dan aku menahan air mata ku. aku tertunduk sambil memakan makananku. Dan tidak terasa air mataku menetes. aku rasanya tidak sanggup jika harus pergi dari orang-orang yang kusayang.

Kibum pov

Lagi-lagi kyuhyun mengatakan hal yang membuat ku takut. Kenapa ia selalu berkata seperti itu. Ketika kami makan bersama, aku melihat kyuhyun seperti menangis.

Kibum :” kyu…kamu menangis ya?”

Kyuhyun :” u….unnyie…” (mengusap air matanya)

Kibum :” kamu bohong”

Kyuhyun :” nde, aku tidak berbohong. Makanan ini cukup pedas, makanya air mataku keluar”

Kibum :” nde?”

Aku pun mencoba makanan yang di buat pelayan tadi.

Kibum :” mm….iya juga sih”

Sebenarnya makanan itu tidak pedas sama sekali. Tapi karena aku tidak ingin membuatnya lebih banyak beralasan lagi, aku pun berbohong padanya. Aku sangat yakin sahabatku itu menyimpan sebuah rahasia dariku. Aku menatap wajahnya sambil memakan makananku. Wajahnya seperti menyimpan banyak masalah yang harus di pendamnya sendiri.

Kibum :” o iya kyu. Tadi carra menangis”

Kyuhyun :” mwo….menangis?, kenapa?”

Kibum :” sepertinya ia sedih karena kamu sudah 2 hari tidak menemuinya dan tidak memberi kabar padanya”

Aku melihat kyuhyun tertunduk dan terdiam tanpa kata-kata.

Kibum :” kalian itu kan saling mencintai, tidak seharusnya kamu membuat carra menangis seperti itu kyu…”

Kyuhyun masih terdiam. Aku tahu sebenarnya ia sangat sedih.

Kyuhyun :” aku sudah kenyang. Aku ingin mandi dulu”

Kibum :” ne………”

Kyuhyun pun kembali ke kamar. Wajahnya ku lihat agak pucat hari ini. kenapa…….kenapa kyuhyun kelihatan sangat sedih. Apa yang di sembunyikannya dariku?, apakah hal itu benar-benar privasi. Hingga ia tidak mau memberitahukan masalahnya itu pada ku. aku hanya bersabar, dan tidak ingin memaksanya.

Kyuhyun pov

Di dalam kamar mandi, aku menangis. Aku menangis karena mendengar perkataan kibum barusan. Aku telah membuat carra menangis, aku telah membuatnya bersedih. Seandainya carra tahu tentang penyakitku ini, apa aku tega membuatnya menderita?, apa aku tega melihatnya menangis karena ku?, apa aku tega melihat sahabatku bersedih, karena aku telah menyakiti gadis yang di sukainya?, kenapa….kenapa aku harus membuat orang-orang yang ku sayangi menangis dan bersedih karena ku?. aku tertunduk dan menangis. Tiba-tiba saja perutku sakit sekali. Bahkan lebih sakit daripada sebelumnya. Aku mengganti pakaianku. Dan aku merebahkan tubuhku di kasur. Aku masih memegang perut ku yang sakit itu. Sakit sekali…….., pandangan ku mulai kabur. Dan aku tidak tahu selanjutnya.

Park carra pov

Aku memegang kalung pemberian kyuhyun padaku. Tiba-tiba saja kalung yang ku pegang itu putus. Dan terjatuh ke lantai, aku pun mengambilnya dan memegangnya. Ntah kenapa saat aku memegang kalung pemberian kyuhyun itu, aku terduduk di lantai dan menangis. Aku menggenggam kalung itu sangat erat.

carra :” oppa….sarangheo…..bogoshipo…..oppa…..”(terisak-isak)

Aku menangis terisak-isak, ntah kenapa aku sangat takut kehilangan kyuhyun. Aku benar-benar tidak rela jika harus berpisah dengannya. Aku kembali mengambil ponselku dan mencoba untuk menghubunginya, namun tidak aktif juga. Aku pun berinisiatif menghubungi kibum.

carra :” yobseyo……..kibum, apa kyuhyun sudah pulang?. Nde?…tapi kenapa ia tidak menghubungiku?, owh….apa aku bisa bicara dengannya?ne……..(menunggu cukup lama). Owh…sudah tidur ya?, ne…..sampaikan saja padanya kalau aku tadi mencarinya. Ne…….gomawo. mian….sudah mengganggu malam-malam begini.” (menutup telepon)

Aku pun merebahkan tubuhku di kasur, aku memejamkan mataku dengan memegang kalung pemberiannya. Aku terlelap dan air mataku masih menetes. aku merasa kyuhyun benar-benar berubah. Dia seperti menyembunyikan sesuatu dariku.

Kyuhyun pov

04.00 am

Aku membuka mataku perlahan-lahan, aku melihat kibum terlelap di sampingku. Aku mencoba bangun dari tidurku. Kepalaku masih terasa pusing. Aku pun mengaktifkan ponselku. Aku melihat sms dari carra banyak sekali.

“ oppa……..kamu di mana?, kenapa ponselmu tidak aktif?”( 5x)

“oppa……..aktifkanlah ponselmu. Aku khawatir” (4 x)

“oppa……aku mohon…….aku ingin mendengar suara mu?” (6 x)

“ oppa di mana?……bogoshipo oppa….” (4 x)

“ sarangheo………sarangheo…….oppa” (3 x)

Aku tertunduk lesu, aku membaca semua sms carra berulang-ulang. Aku menitikkan air mata. Sesekali aku melihat kibum. Aku sengaja keluar dari kamar kibum, dan aku menuju ke taman di depan rumahnya. Aku terduduk di kursi taman itu. Aku membekap mulutku, agar suara tangisanku tidak membangunkan yang lain. aku menangis terisak-isak. Aku merasa bersalah pada carra, karena aku telah menyakiti hatinya.

Kyuhyun :” (mianhe……..mianheo….jagiya. aku tidak pantas untukmu. Aku hanya membuatmu menderita. Mianhe…..jeongmal mianhe….)”

Aku menangis dan tertunduk lesu. Sebelum aku pergi, aku ingin memberikan carra kebahagiaan. Keesokkan harinya, aku sudah menyiapkan makanan untuk kibum sahabatku. Karena ahjussi dan ajumma belum pulang. Jadi aku dan kibum hanya makan berdua.

Kibum :” wah….makan enak nih hari ini”

Kyuhyun :” nde..kamu coba ya?, karena aku baru di ajarin sama pelayan tadi di dapur”

Kibum :” ok……..”

Kibum pun mencoba masakanku.

Kyuhyun :” bagaimana rasanya?….”

Kibum :” mm……enak kok. Meskipun kurang garam. Karena agak manis. He…he…”

Kyuhyun :” nde?……(mencicipi makanan). O iya…..he…….he..mianhe” (tersenyum)

Aku dan kibum makan bersama untuk terakhir kalinya. Aku tidak ingin merepotkannya lagi.

Kibum :” mm…..kyu. semalam carra menghubungiku dan menanyakanmu. Aku bilang kamu sudah tidur”

Kyuhyun :” ommona…….aku lupa menghubunginya. Nanti aku akan menghubunginya untuk minta maaf. O iya….hari ini aku tidak kekampus ya..?”

Kibum :” kenapa?……”

Kyuhyun :” aku ingin menyiapkan kejutan untuk carra……”

Kibum :” owh………ne…..”

Kibum kembali memakan makanannya. Aku tahu kibum pasti cemburu, ketika aku mengatakan ingin memberi kejutan untuk carra. Karena aku bisa melihat dari wajahnya. Aku pura-pura untuk tidak mengetahui bahwa sebenarnya aku sudah mengetahui kalau kibum mencintai carra.

TBC
by : saranghaesujuelf ruly

2 Comments (+add yours?)

  1. leedantae
    Nov 10, 2010 @ 06:07:27

    Wew,, lanjut2

    Reply

  2. Putu Dianisa RD (@PutuDianisa)
    Sep 23, 2011 @ 10:54:16

    haaaa TT kyuuuuu TT
    get well soon TT
    *terhanyut ama ceritanya*

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: