Untitled part 1

“Hyunmei-ah, a-apa kau mau menjadi yeojachingu-ku?” Dia berlutut di hadapanku.
Semua orang bersorak dan bertepuk tangan. Aku hanya mematung.
“Hyunmei-ah, ayo terima!”
“Hyunmei-ah! Jangan diterima! Akan kubunuh kau!”
“Huaaa cintaku bertepuk sebelah tangan!”
Seperti itulah tanggapan mereka. Aku masih mematung. Kuputuskan untuk pergi dari tempat itu.
Aku berlari ke taman belakang sekolah. Aku terduduk dibawah pohon besar. Dipohon besar itu terdapat ukiran.

Hyunmei

Kyuhyun
Saranghae~ Jeongmall saranghae~

“Kyuhyun. Bogo shiepo. Kenapa kau meninggalkanku? Kyu babo. Saranghae~ Uhuhuhu……”

——flashback——

Neo gatteun saram ddeo eobseo~

From: Naui Kyuhyun ^^
Jagiya! Nanti siang aku tunggu di taman bermain jam 12. Jangan telat. Bogo shipeo ^^

To: Naui Kyuhyun ^^
Ne. Arasseo. Naddo ^^

Aku pun langsung mengambil handukku dan masuk ke kamar mandi.
Dia adalah Cho Kyuhyun, namjachingu-ku. Aku sangaaaaaat mencintainya. Aku sudah berpacaran dengannya sekitar setahun.  Selain tampan dan pintar, dia juga sangat romantis, lembut, dan suaranya sangat indah. Hanya satu kejelekannya: Maniak Game! Dia selalu membawa PSP-nya kemanapun, bahkan jika kami sedang berkencan pun, pasti PSP-nya selalu menemani kami. Tapi biarpun begitu, aku sangat mencintainya..

********

Jam 11.55, Taman Bermain.
“Hmm.. Mana Kyu? Itu dia!” Ucapku dalam hati dan aku langsung berjalan menghampirinya.
Waah dia tampan sekali hari ini. Dia memakai kaus berlengan panjang bewarna putih abu dengan syal abu dilehernya, jeans biru panjang dan sepatu kets putih bersih. Tentu saja dia membawa tas kecilnya yang berisi PSP hitam kesayangannya itu.
“Oppa.” Panggilku.
Dia berbalik dan langsung memelukku, “Jagiya! Bogo shipeo-sseo!”
“Naddo, oppa.” Aku membalas pelukannya. Hangat. Tapi entah mengapa perasaanku tidak enak.
Dia melepaskan pelukannya dan menarikku menuju pintu gerbang Taman Bermain, “Kajja!”

Di dalam, hampir semua permainan kami coba. Aku sangat senang. Karena kami sudah lama tidak kencan. Dia selalu sibuk. Dia bilang dia banyak les tambahan. Maklumlah, dia kelas 3 sekarang. Dia setahun di atasku.

Setelah puas bermain di Taman Bermain, kami pergi ke Taman Kota dan duduk di kursi kosong.
“Jagi! Aku lelah sekali. Apa kau tidak lelah?” Tanyanya sambil menenggak air mineralnya.
“Ani! Nan neomu johae! Yaa ampun oppa, sini kubersihkan.” Aku mengeluarkan sebungkus tissue dan langsung mengelap mukanya yang berkeringat.
“Hehe. Gomawo jagi.” Dia menatapku, kurasakan mukaku memerah. Aku langsung menundukkan kepalaku. Entah aku merasa ada yang aneh dengannya.
Aku berdiri, “Oppa, sudah sore. Pulang yuk. Nanti aku dimarahin. Kajja.”
“Ne, jagi.” Dia menggenggam tanganku, hangat.
Di perjalan pulang, kami mengobrol banyak, seperti biasa. Tapi aku masih merasa ada yang aneh dengannya. Apa hanya perasaanku? Tapi seingatku dia tidak mengeluarkan PSP-nya sama sekali.
Tak terasa sudah sampai di depan rumahku, jam menunjukan pukul 5.30 sore.
“Oppa. Gomawo. Aku sangat senang.” Aku tersenyum padanya.
“Naddo, jagi. Masuklah. Nanti kau dimarahi. Jangan lupa makan. Annyeong jagi!” Dia mengecup keningku dan langsung berjalan.
Aku terus memperhatikannya yang berjalan menjauh. Sampai punggungnya menghilang dari pandanganku, aku baru masuk ke rumah.
“Eomma aku pulang!” Ucapku ketika masuk rumah, kulihat eomma sedang sibuk di dapur.
“Hyunmei-ah, ganti bajumu. Bantu eomma.”
“Ne, eomma.” Aku langsung berjalan ke kamarku untuk berganti baju.

Setelah membantu eomma memasak, aku baru menyadari makanan hari ini lebih banyak dan lebih mewah.
“Eomma, memang kita ada tamu?” Tanyaku sambil melepaskan celemek.
“Ne. Kita punya tetangga baru, keluarga Kim. Tuan Kim dulu teman baik appa sewaktu SMA.”
“Ooh.” Aku hanya mengangguk.

Jam 7.30 malam.
Tok tok tok..
Eomma berjalan ke pintu depan dan langsung membukanya. Appa, oppa, dan aku ada dibelakang eomma. Oppa-ku adalah Lee Taemin, dia satu kelas dengan Kyu oppa.
“Annyeonghaseyo. Jinki-ah! Lama tidak bertemu.” Ucap Tuan Kim sambil memeluk appa.
“Hya, Jongwoon-ah! Kau tidak banyak berubah.” Appa melepaskan pelukannya.
“Kau juga. Ini anak-anakmu? Sepertinya seumuran dengan anakku.” Ucap Tuan Kim sambil tersenyum padaku, aku dan oppa hanya balas tersenyum.
“Mana istrimu?” Tanya appa pada Tuan Kim.
“Ah~ dia besok baru sampai kesini, masih ada sedikit urusan di Jepang. Junsu-ah! Jaejoong-ah! Ryeowook-ah! Kesini.”
Lalu ketiga anaknya masuk. Dia memberi salam pada appa dan eomma, lalu tersenyum padaku dan oppa.
“Ayo kalian kenalan donk, gimana sih?” Ucap oppa sambil menatapku.
Aku menyikut oppa-ku, “Oppa, kau dulu~”, dia melirik lalu menghela nafas.
“Annyeong! Lee Taemin-imnida!”
“A-anyeong! Lee Hyunmei-imnida.”
Aku merasa sedikit gugup. Tentu saja! Ada 3 namja keren yang tidak kukenal dihadapanku!
“Annyeong, Kim Junsu-imnida.” Ucap namja yang berwajah tidak tampan, tapi dia sangaaaat manis.
“Annyeong, Kim Jaejoong-imnida.” Ucap namja yang bertubuh kurus tapi cukup berotot jika dilihat dari lengannya, karena dia memakai kaus tanpa lengan. Tapi dia mempunyai wajah yang imut.
“Annyeong, Kim Ryeowook-imnida.” Ucap namja yang bertubuh paling kecil, tapi tetap saja mukanya tidak kalah manis.
“Junsu dan Jaejoong kembar, tapi karena bukan kembar identik, jadi beginilah jadinya. Mereka kelas 3. Sedangkan Ryeowook kelas 2.” Jelas Jongwoon ahjussi.
“Sama dengan anakku. Taemin kelas 3 dan Hyunmei kelas 2. Anakku sekolah di Neul Paran High School.” Jawab appa-ku.
“Anakku juga masuk Neul Paran. Waah. Kalau begitu kalian tidak hanya tetangga, tetapi teman sekolah juga.” Ucap Jongwoon ahjussi.
Kami semua terus mengobrol sambil makan malam.

*******

“Hyunmei-ah, ireona! Jangan telat.” Teriak eomma dari depan pintu.
“Ne, eomma.” Aku mengucek mataku dan berjalan ke kamar mandi.

Disekolah.
Ketika aku sedang berjalan ke kelas, ada seseorang yang tiba-tiba memanggilku.
“Jagiya!” Dia langsung merangkulku.
“Aah~ oppa! Kau mengagetkanku saja.” Aku mengomel sambil terus berjalan.
“Mianhae~ Habis daritadi aku memanggilmu tapi kau tidak mendengarnya.” Dia kembali merangkulku sambil mengerucutkan bibirnya. Lucu sekali.
“Kekeke~ Gwaenchana oppa. Mian juga aku tidak mendengarmu tadi.” Aku mencubit pipinya lembut.
Dia mengantarku sampai kelas, baru dia menuju kelasnya. Aku terus memperhatikannya.
“Ckck. Kalian tetap mesra seperti biasanya.” Ucap Jung Kara dari dalam kelas mengagetkanku.
Aku tersenyum dan menghampirinya, “geureom.”
Dia adalah teman baikku, Jung Kara. Dia mempunyai oppa yang juga teman Kyu oppa, namanya Jung Yonghwa.
Aku terus mengobrol macam-macam dengannya, aku juga menceritakan tentang tetangga baruku, sampai bel berbunyi menghentikan obrolan kami.
Shindong seongsangnim masuk ke kelas bersama seorang namja. Dia Kim Ryeowook! Wah aku tidak menyangka akan sekelas dengannya. Dia memperkenalkan dirinya.
“Kau bisa duduk di belakang Hyunmei.” Ryeowook mengangguk dan berjalan ke arahku.
“Annyeong Hyunmei-ah! Aku tidak menyangka kita akan sekelas.” Ucapnya sambil tersenyum, dia mempunyai senyum yang manis sekali.
“Ne, naddo, Ryeowook-ah.” Aku balas tersenyum. Lalu dia langsung duduk di belakang meja-ku.

Jam istirahat.
*Ring Ding Dong*
Aku menghela nafasku. Pelajaran matematika memang membuatku mumet. Tapi aku bingung, Kyu oppa bisa menyelesaikannya tanpa kesulitan sedikit-pun.
Kara sudah pergi ke kantin dengan namjachingu-nya, Kim Kibum. Aku hanya menunggu Kyu oppa ke kelasku.
Saat aku berbalik, ternyata Ryeowook masih duduk di tempatnya sambil menulis sesuatu.
“Ryeowook-ah, apa yang kau lakukan?” Tanyaku.
“Eh? Aku sedang menulis lagu.” Dia tersenyum sambil menunjukan kertas partitur-nya.
Aku melihatnya dan mencoba membacanya, tapi percuma, aku tidak bisa membaca partitur.
“Mian aku tidak bisa membacanya.” Aku mengembalikan kertas partiturnya sambil tersenyum bersalah.
“Gwaenchana, jika sudah selesai, aku akan memainkannya untukmu.”
“Jinjja? Gomawo.”
“Jagiya~” Kyu oppa menghampiriku dan duduk disebelahku.
“Oppa~ Ini tetangga baruku, yang tadi pagi kuceritakan padamu.” Aku menunjuk Ryeowook.
“Cho Kyuhyun-imnida.”
“Kim Ryeowook-imnida.”
“Apa Kim Junsu dan Kim Jaejoong hyung-mu?” Tanya Kyu pada Ryeowook.
“Ne, kau sekelas dengannya? Ah berarti aku mendapat Hyung lagi.” Ucap Ryeowook sambil memasang tampang kesal lalu tertawa.
“Kekeke~ Eh kau sedang menulis lagu?” Kyu memperhatikan kertas partitur itu.
Ryeowook mengangguk dan memperlihatkan kertas partiturnya itu. Kyuhyun menyanyikannya.

Aju meolli aju meolli
Keudaega ittnayo
Sasil nan
Keudaega maeil keuriunde
Aju jageun aju jageun
Sasohan getdeuredo
Maeil keudaega saenggaki na

“Wuaaah oppa hebat.” Aku bertepuk tangan, Kyu hanya tersenyum.
“Tentu saja.” Jawabnya.
“Hyung kau ikut club menyanyi?” Tanya Ryeowook.
“Ne. Kau mau ikut. Aku akan mengatakannya pada Hongki, ketua club-nya”
“Jinjja? Geureom! Gomawo hyung!” Dia mengeluarkan suara aegyo-nya, Kyu hanya tersenyum.
“Eh eh oppa, tuh Leeteuk seongsangnim udah mau ke kelas. Dia kan bawel nanti kamu diceramahin. Sana ke kelas!” Aku mendorong Kyu keluar kelas, Kyu hanya memanyunkan bibirnya sambil berjalan ke kelasnya.

*********
“Akhirnya pulang! Huaaah aku pusing dengan fisika!” Omelku pada Kara sambil merapihkan tas.
“Naddo! Tapi untung kita mempunyai namja chingu yang pintar, jadi mereka bisa mengajari kita. Kekeke~”
Saat aku masih membereskan buku, Kyu oppa masuk ke kelasku sambil tersenyum. Tapi kulihat mukanya agak pucat.
“Jagi, mian aku tidak bisa pulang denganmu. Aku harus pergi ke suatu temapt dulu. Jeongmall mianhae~” aku hanya mengangguk, dia mencium keningku sekilas dan berjalan meninggalkanku.
“Hyunmei-ah. Bagaimana jika kau pulang denganku?” Ryeowook ternyata masih disini, aku mengangguk lemah dan menggendong tasku.
Aku pulang dengan Ryeowook, Junsu oppa, dan Jaejoong oppa. Mereka sedang tidak ada tambahan. Sepanjang jalan kami mengobrol banyak. Aku semakin dekat dengan mereka. Ternyata mereka semua hobby menyanyi. Aku baru ingat kalau Jongwoon ahjussi dulunya suka menyanyi juga. Pantas saja.
“Annyeong Hyunmei-ah. Kami pulang dulu yah.” Ucap Junsu oppa.
“Ah oppa kau berlebihan, rumah kita kan sebelahan. Kekeke~ annyeong oppa!” Aku melambaikan tanganku pada mereka lalu masuk kerumahku.

Neo gatteun saram ddeo eobseo~
From: Naui Kyuhyun ^^
Jagi. Kau sudah dirumah?

To: Naui Kyuhyun ^^
Ne, baru sampai. Oppa?

Neo gatteun saram ddeo eobseo~
From: Naui Kyuhyun ^^
Aku masih dijalan. Ah~ Besok kau minta di ajarkan Matematika kan? Datang langsung saja ke rumahku jam 4, arasseo?

To: Naui Kyuhyun ^^
Arrasseo jagi~ Hati-hati. Jangan pulang malam-malam. Saranghae~

Neo gatteun saram ddeo eobseo~
From: Naui Kyuhyun ^^
Ne jagi, ara. Naddo saranghae~

********
Aku sedang berjalan ke rumah Kyu oppa. Entah mengapa perasaanku tidak enak. Aku sudah di depan gerbang rumah Kyu oppa jam 3.30, sepertinya aku terlalu cepat.
*ting tong*
Tidak ada yang membukanya. Aku langsung masuk saja, karena aku sudah biasa berkunjung kerumahnya.
*klek*
Aku membuka pintunya, rumahnya sepi, tidak ada siapa-siapa. Tapi melihat kamar Kyu oppa terbuka, aku berjalan ke arah kamarnya.
Saat aku masuk ke kamarnya, aku terpaku dengan apa yang kulihat. Air mataku mengalir deras.
“O-o-pp-a?” Aku tergagap.
Yang kulihat adalah……………

TBC

By: melia @ryeomei

Notes: annyeong *bow* ini FF pertamaku disini.. saya langganan blog ini, tiap hari pasti saya baca FF disini.. blog ini yang bikin saya pengen nyoba bikin FF *curcol*

Komen yaa, kritik n saran.. gomawoyo ^^

Mian yaa kalo jelek, ini FF pertamaku  J

17 Comments (+add yours?)

  1. cHEErryberry
    Nov 29, 2010 @ 06:23:24

    Aaa~~ Kyu kenapa?? >,<

    Reply

  2. leedantae
    Nov 29, 2010 @ 09:22:42

    Kyu sakit lagi?
    Ckckckck…
    Image penyakitan ga bisa lepas dari kyu,,,

    Reply

  3. saasaranghae
    Nov 29, 2010 @ 10:55:28

    Kenapa ituuuuuu???…
    Part berikutnya segeraaa,,penasaran !!^^

    Reply

  4. Chokyuhyun'swife
    Nov 29, 2010 @ 11:12:46

    Jangan bilang kepergok lagi sama cewek yadongan? -_-“

    Reply

  5. ivelkyujung
    Nov 29, 2010 @ 11:19:53

    jangan bilang kyu lg selingkuh?? *dtabok kyu

    lanjut lanjut

    Reply

  6. oliviahaejjong
    Nov 29, 2010 @ 11:31:29

    Wah ini ff nya oen mel yah.. Hahahaha..
    Ff nya daebak.

    Reply

  7. nungjihoon
    Nov 29, 2010 @ 13:23:21

    Waaah baguuus cepet lanjut yo !
    ^_^

    Reply

  8. chris~wonnie~hyunnie
    Nov 29, 2010 @ 14:06:13

    Seruuu…!
    Penasarannn……..
    Kenapa tuh oppa-ku tersayang??
    Lanjuuuuuuuut author……………!!!

    Reply

  9. yokyuwon
    Nov 29, 2010 @ 20:49:50

    !@#$%^&*…pa ti dehh si kyu pinngsan lg,sakit lg..*plakk!sok teu..*huuaaaa ….penasaran!lanjut chingu ..

    Reply

  10. Ocha
    Nov 29, 2010 @ 21:30:28

    Aaaaa…
    Kyu nya kenapa???
    Ditunggu part 2 nya…

    Reply

  11. wookayevil
    Nov 29, 2010 @ 22:19:54

    nae yeobo…
    aku nunggu ff yang ada kamunya tahu!
    *hug author*
    kyu pasti lagi mimisan?
    *sota*
    punya abang si taemin? hyaa mau!
    wookie manggil kyu ‘hyung’? cocok sekali!
    author lanjuutkan yaa!

    Reply

  12. wookayevil
    Nov 29, 2010 @ 22:20:44

    nae yeobo…
    aku nunggu ff yang ada kamunya tahu! author, makasih udh bkin nae yeobo ikut maen epep!
    *hug author*
    kyu pasti lagi mimisan?
    *sota*
    punya abang si taemin? hyaa mau!
    wookie manggil kyu ‘hyung’? cocok sekali!
    author lanjuutkan yaa!

    Reply

  13. Nurul Dolphin
    Nov 29, 2010 @ 23:13:08

    asap.. asap.

    Reply

  14. hepyu
    Nov 30, 2010 @ 01:03:12

    kenapa kyu nya?? *kasih tisu buat hyunmei*

    Reply

  15. loveonsh
    Nov 30, 2010 @ 05:27:51

    wuahh… jgn2 si Kyu-nya pingsan?? *readers sotoy.. 😀
    si Kyu sring bgt d jadiin org yg imageny lemah kasihan haha

    Reply

  16. melialasmana
    Dec 02, 2010 @ 17:25:44

    wih ff-ku di publish!! gomawo admin *hug admin satu satu*

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: