You are (not) My Fiance-e Part4

Title : You are (not) My Fiance-e Part4
Author :: Jhyaz
Cast :: Lee Donghae of Super Junior
Disclaimer :: Lee Donghae belong to Him self BUT this plot is MINE! Please don’t sue me.

Sam POV
Aku dan Ji Yoon berjalan terseok-seok karena diseret oleh Hyunmi yang sangat bersemangat untuk bertemu dengan Super Junior. Sungguh! Kekuatannya sangat kontras dengan badannya yang sangat mungil. Tanganku dan Ji Yoon Sampai mengecap warna merah karena tarikan tangan Hyunmi.
Sebetulnya, kalau aku tega menolak tawarannya kemarin, mungkin sekarang aku masih duduk manis di depan televisi bersama dengan Regina, mengomentari perform para artisnya. Atau kalau aku sangat amat tega dengannya, aku sekarang tidak berangkat Sama sekali. Tapi yah, entahlah, aku tidak bisa melakukannya.
“Sam! Kau tahu dimana ruangannya?” ujar Hyunmi ketika kita sampai di pintu backstage dan aku mengeluarkan tiga kartu backstage pada bodyguard yang ada didepan pintu yang langsung memberi kita identity tag. Dan kita langsung berjalan masuk ke dalam.
“No.” ucapku santai dan duduk di kursi yang di sediakan di sepanjang lorong.
“aish! Kenapa kau bisa sesantai ini Sam! You have to call your BF right now!” ucap Hyunmi Sambil berkacak pinggang di depanku. Ji Yoon yang melihatnya hanya terkekeh geli.
“Why I have to do that?”
“trus, kau mau ngapain disini hah? Kalau kau Cuma mau ke backstage tanpa bertemu siapa-siapa, lebih baik aku tidak usah ikut denganmu!”
“Sam, turuti Hyunmi saja. Aku sudah tidak tahan dengar omelannya!” ujar Ji Yoon Sambil menahan tawa.
“andwae. Kita disini sebentar saja, setelah ini kita langsung pergi.”
“MWO?? Ya! Samantha Hwang! Are you insane? Kalau kau hanya iseng begini untuk apa kita harus capek-capek kesini hah?? Banyak orang di luar sana yang ingin masuk ke dalam backstage tapi sangat susah! Dan kau! Kau itu beruntung sekali bisa mendapatkan tiket backstage dengan sangat mudah dan sekarang kau mau menyia-nyiakannya begitu saja? Aish!” ujar Hyunmi emosi.
“arra. Lebih baik kau berkeliling saja. Siapa tau kau bertemu dengan idolamu. Tapi kalau kau bertemu dengan Lee Donghae, jangan bilang kalau aku ada di sini, arra?”
“kau itu aneh, Sam. Kalau kau tidak mau bertemu dengan Donghae, lebih baik kau tidak usah kemari!” ujar Hyunmi berjalan meninggalkan ku.
“kau tidak ikut dengannya?” tanyaku pada Ji Yoon.
“I’m not a fangirl type like her. Jadi ku kira, aku tidak akan bisa mengimbangi sifat attractive nya.” Aku dan Ji Yoon terkekeh bersama. “ah~ Sam, if you don’t want to see him, why do you come?”
Aku menghela nafas. “dunno. I feel like, I have to do this or I’ll feel bad.”
Ji Yoon tersenyum ke arahku. “do you start to fall for him?”
Aku menengok cepat kearah Ji Yoon dan melolot. “aish! Jangan punya pikiran yang aneh-aneh! He ever told me, he felt like my driver than my BF. Coba kalau kau jadi aku? Kau pasti akan melakukan hal yang Sama kan?”
Ji Yoon mengangguk. “omong-omong siapa saja yang akan manggung disini?”
“menurut Fishy dari manajemennya ada BB nya, SNSD, SHINee dan F(X).”
“Fishy? Who?”
“Lee Donghae.”
Ji Yoon tersenyum penuh arti. “So, you have a lovely nickname for him?”
“just nickname without love Ji Yoon! That’s better than I have to call him “oppa”. It sounds weird for me.”
“ Yeah, whatsoever, Sam. I just feel, you like him.”
“over it Ji Yoon!”
Ji Yoon terekeh dan aku memilih untuk melemparkan pandanganku kearah lain. Dan disana, secara tidak sengaja aku melihat Jessica. She’s his ex-GF, right? Okay, I dunno why my chest feel hurt. It just not normal happens to me.
Aku secara tidak sadar memegang dadaku, berasumsi dengan aku melakukan itu, rasa tidak enak itu akan berkurang. Ji Yoon mengikuti arah pandanganku dan langsung mengeryit ketika aku melihat intens ke arah Jessica dan memegang dadaku.
“gwenchana?” tanyanya. Aku mengangguk. “dadamu kenapa?”
“molla. Hanya berasa tidak enak ketika melihat dia.” Ji Yoon mengernyit tanda dia tidak mengerti. “She’s his ex-GF.” Jelasku.
Ji Yoon tersenyum. “it’s just so clear Sam.”
“what?” tanyaku tidak mengerti, atau pura-pura tidak mengerti?
“think bout it later.” Ji Yoon mengerling ke arahku.
Aku menghela nafas. “Ji Yoon-ah. Am I wrong if I like someone that I never expect before?”
Ji Yoon tersenyum lembut. “No, of course not. So, you wanna say if you…”
“I think.” Jawabku sebelum Ji Yoon mengucapkan kata yang sukses membuatku malu.
Ji yoon terkekeh. “great, I love that. Finally you can be honest, Sam.”
Aku tersenyum. Ah, seandainya kau tidak terlalu baik padaku Fishy, mungkin aku bisa saja tidak menyukaimu. Tapi segala perlakuan dan perhatianmu cukup membuatku luluh. And unconditionally, I’m in love with him.
“Sam.”
“hm?” Aku menengok ke arah Ji Yoon. Dan langsung mengikuti kearah pandangan Ji Yoon. Great! Apa-apaan mereka hah? Jessica bergelayut manja di tangan Donghae dan Donghae tersenyum manis Sambil menepuk-nepuk lembut kepala Jessica. Dan mereka terlihat seperti sepasang kekasih!
Nafasku memburu melihatnya. Apa ini yang dinamakan cemburu? Andwae! Aku tidak boleh cemburu dengannya!
“Ji Yoon, kita keluar sekarang.” Aku menarik tangannya sebelum Donghae sadar aku ada disini.
“eh, tapi Hyunmi?”
“kau telepon dia sekarang. Dan bilang kalau kita menunggu di luar. Ada emergency condition.”
Aku berjalan cepat. Andwae. Aku sudah setengah berlari saat ini dan masih menarik tangan kanan Ji Yoon, dan tangan kiri Ji Yoon sedang sibuk menelepon Hyunmi.
“Sam!” suara itu memanggilku. Lee Donghae. Tapi aku terus berjalan menuju pintu keluar.
“Sam, He’s behind us. Already running.” Ujar Ji Yoon di sela-sela nafasnya.
Aku semakin mempercepat langkahku. Mian Ji Yoon, pasti tanganmu sakit sekali kucengkeram kuat seperti ini.
“Sam! Samantha! Kau mau kemana?” Donghae masih memanggilku dan mengejarku. Mencari celah di kerumunan orang hanya untuk mengejarku.
“Sam?” tanya Ji Yoon. “don’t say anything Ji Yoon.” Sekarang aku sudah mencapai pintu keluar tapi aku masih tetap berlari tapi kali ini aku melepas tangan Ji Yoon.
Oh shit! Mataku panas, dan air itu mulai turun. Jangan bilang aku menangis hanya karena seorang Donghae? Arrgghhh! Pabo!
Aku duduk di sebuah bangku di luar studio. Menunduk, menutupi kalau aku menangis sekarang ini.
“Sam, Gwenchana?” Aku diam, tidak menjawab pertanyaan Ji Yoon, karena ku rasa dia tahu keadaanku.
Ji Yoon memelukku. “hust, my li’l baby don’t you cry. Everything gonna be alright.”
Aku sesenggukan di dalam pelukannya. “I feel stupid Ji yoon. I’m an idiot!”
“no, hust! Don’t say that.”
“Sam! Gwenchana?” Hyunmi ikut memelukku.
“kau melihat Donghae?” tanya Ji Yoon pada Hyunmi. “dia sedang perform dengan bandmatenya. What’s going on?”
“I’m home. Kau saja yang cerita. Aku sedang ingin sendiri.”
“are you okay?” tanya Hyunmi.
Aku mengangguk. “ I just need me-time.” Aku berjalan meninggalkan mereka. Yeah Lee Donghae, you break my heart at the same time you rise me up. Bastard!

Donghae POV
Aku baru keluar dari ruang ganti kami dan mendapati Shoshi girl baru selesai bernyanyi, dan kami langsung menyelamati mereka, tak terkecuali denganku. Karena kebetulan yang sedang di dekatku adalah Jessica, jadilah aku menyelamatinya terlebih dahulu.
“selamat yah~” ucap Leeteuk hyung.
“ne! khamsahamnida oppadeul.” Ucap soshi girl kompak.
“good job, Jess.” Ucapku pada Jessica.
“ah~ gomawo oppa.”ucapnya Sambil bergelayut manja di lenganku yang langsung ku balas dengan tepukan lembut di kepalanya.
“oppa, bukannya itu, Sam?” ujar Tiffany Sambil menunjuk ke arah bangku yang langsung di ikuti arah pandanganku.
Itu Sam! Tapi, eh? Kenapa dia mau berlari?
“siapa itu Sam, oppa?” tanya Jessica.
“dia kenapa Hyung? Kenapa dia malah mau lari?” tanya Wookie.
Aku melepaskan tangan Jessica dari lenganku dan berusaha mengejar Sam. Dia salah paham! Aku dan Jessica hanya masa lalu! Astagaaa, apa dia cemburu pada ku?
Ahahaha, entahlah, walau aku takut dia salah paham, terselip sedikit rasa geli dan senang. Bukannya itu pertanda kalau dia mulai menyukaiku?
“Ya! Donghae! Kita harus segera manggung!” ucap Heechul Hyung.
“sebentar Hyung! Aku akan segera kembali!”
Aku terus berlari menembus kerumunan orang. Argh! Kenapa orang-orang ini harus ada disini? Kulihat Sam sudah mencapai pintu keluar dan berlari semakin jauh. Temannya, hanya menatap nanar ke arahku dan kembali mengejar Sam.
Mianhe Sam. Akan ku jelaskan semuanya setelah aku selesai bekerja.
Aku berjalan masuk kembali dengan sedikit senyum yang mengembang di bibirku. Semua nya sudah semakin jelas Sam. Akui saja kalau kau memang mulai suka denganku!
“bagaimana hyung? Berhasil?” tanya Wookie.
Aku menggeleng sambil tetap tersenyum.
“ya! Tapi kenapa kau malah tersenyum seperti itu! Harusnya kau sedih Donghae!” ujar Eunhyuk.
“coba pikir, dia berlari meninggalkanku setelah melihatku dengan Jessica kan?”
“mwo? Kenapa denganku, oppa?” ujar Jessica tidak mengerti.
“you and I have a history. Dan dia cemburu lah! Itu tandanya dia mulai menyukaiku kan?” ucapku dengan senyum yang semakin lebar. “usahaku tidak sia-sia.”
“hyung! Sejak kapan kau pintar berbahasa inggris?” tanya Kyuhyun, si evil magnae.
“sejak aku berpacaran dengannya lah! Dia suka mengajari bahasa inggris! Kajja! Kita harus ke panggung sekarang!”
Aku melangkah lebih ringan dari biasanya. Satu bebanku sudah terlepas. Sekarang aku tinggal cari cara bagaimana menjelaskan yang sebenarnya terjadi antara aku dan Jessica.
“Donghae-ah, tadi, perempuan yang bersama dengan Sam itu siapa?” tanya Sungmin Hyung.
Ah! Iya! Aku harus minta bantuan temannya itu!
“hyung! Terima kasih! Kau memberiku inspirasi!” ucapku Sambil mencium pipi Sungmin hyung yang langsung di tanggapi dengan pandangan heran seluruh member.
***
Aku langsung berlari begitu turun panggung. Para member langsung memanggilku, menahanku pergi karena akan ada evaluasi.
“Emergency hyung!”
Aku berlari menuju luar studio, mencari temannya Sam. Siapa tahu mereka masih ada disana. Mataku berusaha mencari mereka di kegelapan malam. Ah! Disana! Yeoja yang bersama Sam masih ada disana. Tapi, eh! Mereka mau kemana?
“Jogi!” teriakku. Tapi mereka Sama sekali tidak menghiraukannya. Dan masih saja berjalan. “ya! Kalian berdua! Changkaman!” aku berlari mendekati mereka.
“Jogi!” aku menepuk pundak salah satu dari mereka dan berhasil membuat mereka berhenti dan menoleh kearahku yang sedang membungkuk, berusaha mengatur nafasku.
“ne?”
“kau temannya Sam kan?” tanyaku Sambil tetap ngos-ngosan.
“ne. nugu?”
Aku menegakkan tubuhku. “Donghae imnida.”
“YA! NEO! APA YANG KAU LAKUKAN PADA SAM HAH?” teriak yeoja yang aku tak tahu namanya itu (?)
“Hyunmi~a. Calm down!” ujar yeoja yang tadi bersama dengan Sam. Oh~ jadi yeoja yang marah-marah denganku itu namanya Hyunmi.
“How can, Ji Yoon! He made her sad you know! He broke her heart at the same time he rose her up! How can I still chill out hah?” ujar Hyunmi menggebu-gebu.
Oke! Bahasa inggrisku memang membaik. Tapi kalau mereka mengatakan dengan amat sangat cepat seperti ini, aku Sama sekali tidak mengerti!
“listen his explanation first, okay? Then we’ll jugde it!” ucap Ji Yoon dengan intonasi yang tenang. Kontras sekali dengan Hyunmi.
“okay, what will you say to make us believe you and help you?” ujar Ji Yoon tenang.
Yeah! Ji Yoon pintar! Dia tahu maksudku apa!
“what? Help what, Ji Yoon!”
“make them together, Hyunmi. What else?”
“What! NO! BIG NO! he just can make Sam in her sadness. NO! prefer we looking for another guy for her!”
“Hyunmi~a. Only him who can make Sam finds her happiness. Not the other guy.”
“she doesn’t like him!”
“she does!”
Dan sekarang aku berdiri seperti patung mendengarkan percakapan dua orang ini yang hanya sedikit ku mengerti. Ayolah~ aku memang bisa sedikit bahasa inggris. Tapi tidak sejago itu!
Hyunmi terlihat menghela nafas. “what the guarantee?”
“oh, Hyunmi! For God sake. Ask him not me! We’re just help him!” Ji Yoon terlihat mulai frustasi.
Hyunmi menoleh ke arahku dan memandangku tajam. “apa yang mau kau jelaskan hah?”
“sebaiknya kita bicara di dalam saja yah? Tidak enak disini?” aku melihat ke sekelilingku yang mulai sadar kalau seorang Lee Donghae sedang di marahi oleh dua orang gadis.
“ara. Kita ke dalam. Kajja Hyunmi.” Ji Yoon menggandeng tangan Hyunmi dan mengikutiku masuk ke dalam backstage, walau muka Hyunmi masih menyiratkan kekesalan.
“kita akan kemana Donghae-sshi?” tanya Ji Yoon.
“ke ruang ganti Super Junior saja.” Aku melirik ke arah Hyunmi yang masih cemberut. Jujur, aku takut juga.
“sudahlah, Hyunmi~a. Lagi pula nanti kau bisa bertemu Choi Siwon. Kau nge fans dengannya kan?” Ujar Ji Yoon.
“ini bukan waktu yang tepat untuk membahas hal-hal seperti itu. Di kepalaku yang ada sekarang, bagaimana memberi pelajaran untuk namja yang satu ini!”
Glek!
“silahkan masuk.” Aku membuka pintu dan mempersilahkan masuk. Dan langsung saja para member, manajer dan coordi noona memandangku dengan tatapan tajam.
“siapa mereka Donghae-ah?” tanya Leeteuk Hyung.
“teman Sam.”
“oh~ kalian tidak usah khawatir kalau begitu.” Ujar Leeteuk Hyung pada seluruh member, manajer dan coordi noona.
“memangnya kalian sedang bertengkar?” tanya Siwon Hyung.
“ne! dia yang memulai! Dasar playboy!” ujar Hyunmi dengan nada yang amat sangat ketus. Hish! Kalau saja aku tidak ingat dia adalah teman Sam, pasti dia sudah ku jitak.
“Hyunmi~a. Keep silent, arra? Speak if they ask you!”
“I’m in my madness, Ji Yoon!”
“me too. But please, be calm! Ok? it’s for Sam. ”
Hyunmi menarik nafas. “okay, be calm Hyunmi. It’s for Sam. Only for Sam.” Hyunmi mengucapkan kata-kata itu seperti sebuah mantra.
Dan lihatlah, orang-orang disekitarku yang hanya melongo, tanda tidak paham Sama sekali. Hanya siwon Hyung saja yang tampaknya mengerti apa yang mereka bicarakan.
“Donghae-ah, kau tidak bilang kalau mereka ini fasih berbahasa inggris begini. Aigooo, kepalaku tiba-tiba sakit begini.” Ujar Hyukjae Sambil memijit-mijit kepalanya.
“kau masih mending, Hyuk! Tadi aku di marahi dengan bahasa ini. Alhasil aku hanya cengo. Aku tidak paham Sama sekali apa yang mereka bicarakan!”
“ehm! Oke, Donghae-sshi, jadi apa yang mau kau bicarakan?” tanya Ji Yoon.
“apa Sam, dia marah padaku?” tanyaku.
“OF COURSE! Cuma namja babo yang tidak bisa melihatnya.” Ujar Hyunmi sengit. Sabar Donghae, sabar…
“Hyunmi~a. please be calm down okay? Just listen and don’t say anything.”
“but, Ji Yoon.”
“I beg you!”
“huh! Okay! But don’t be easy with him, arra?”
Ji Yoon menghela nafas. “okay, Donghae-sshi. Tolong cepat-cepat jelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Aku punya feeling yang agak tidak enak.”
Aku mengernyit. “baiklah. Tadi Sam melihat apa?”
“Jessica bergelayut manja di lenganmu dan kau menepuk-nepuk lembut kepalanya. Is she your ex-GF?”
Ternyata benar! Dia salah paham disitu! Ahaha, akui saja Sam, kau suka padaku kan? Usahaku berhasil juga padamu kan?
“itu hanya ucapan selamat karena mereka manggung dengan sukses. Tidak ada kesalahan. Hanya itu.”
“tapi kenapa kalian mesra begitu! Apa namanya kalau bukan selingkuh! Cih!” Hyunmi memotong omonganku.
“HYUNMI! ONE MORE TIME I HEARD WORD OUT FROM YOU, JUST GO OUT! GOT IT!” Ji Yoon membentak Hyunmi yang cukup mengagetkanku juga. Karena, ku kira orang seperti Ji Yoon tidak akan tega membentak orang!
Hyunmi yang dibentak hanya menunduk dan mengangguk. Ji Yoon segera menghela nafas berat. “tapi Sam melihatnya tidak seperti itu Donghae-sshi.”
“oleh karena itu, aku ingin menemuinya dan menjelaskan semuanya. Aku sungguh tidak ada hubungan apa pun dengan Jessica. Dia hanya masa lalu. Sungguh!”
“Sam tipe orang yang susah percaya pada orang lain, apalagi dia sudah melihatmu seperti tadi dengannya. ditambah, you have a history with her. Aku tidak bisa menjamin dia percaya padamu. Lagi pula…”
Ji Yoon menggantung ucapannya. “lagipula apa?” tanyaku.
“dia baru mengaku padaku kalau dia suka padamu. Tapi belum ada satu menit dia bilang seperti itu, dia melihatmu sedang bersama Jessica.”
Eh? Hah! “yang benar?”
Ji Yoon mengangguk. “she’s hurt so much. Dia belum pernah jatuh cinta sebelumnya. Kau yang pertama. But you broke her heart when she thought she start to fall for you.”
“eh?” ucapku meminta penjelasan.
“kau bikin dia patah hati ketika dia pikir dia sudah jatuh cinta padamu Donghae-sshi.” Ujar Hyunmi lemah.
Deg!
Ternyata masalahnya jauh lebih rumit dari yang kubayangkan. Sam, kalau saja aku bisa memberikan hatiku seutuhnya padamu dan menunjukkan kalau disini, di hatiku hanya terisi penuh olehmu dan tidak ada tempat untuk wanita selain kau. Seandainya kau mau mendengarkan penjelasanku terlebih dahulu…
Ddrrrttt…drrrttt…
Ddrrrttt…drrrttt…
Ji Yoon melihat ke arah handphonenya. “dari Sam.”
“bisa kau loudspeaker?” tanyaku hati-hati.
Ji Yoon tampak berpikir sebentar dan akhirnya mengangguk.
“Yoboseo, Sam?” jawab Ji Yoon.
“where are you?”
“still at studio, why?”
“with Hyunmi?”
“yeah, gwenchana?”
“do ya think I’m okay after I saw that?”
“no, but…”
“I wanna moving.”
“moving?? What??”
Sam pengen bergerak gitu? Duh~ lagi-lagi seperti ini. Aku melihat ke arah siwon hyung dan matanya terbelalak. Seperti dia tahu apa yang Sam katakan.
“ada apa hyung? Sam bilang apa?”
“dia ingin pindah.”
Pindah?? kenapa??
“yeah, that’s great idea, rite?” terdengar tawa miris Sam. “I just called my mom and decide to approve her offer.”
“Sam! Tolong pikirkan baik-baik. Kenapa tiba-tiba begini?” tanya Ji Yoon.
“sebenarnya tidak tiba-tiba kok, sudah dari tiga tahun yang lalu Mommy menawariku. Tapi baru ku jawab sekarang.”
“Sam! Apa ini karena kejadian tadi?”
Terdengar helaan nafasnya. “kau tahu kan Ji Yoon, kualitas pendidikan disana lebih bagus? Karena itulah aku pindah.”
“you can’t lie to me, Sam. You know that.”
Terdengar kekehan miris Sam. “you’ve got it.”
“kapan kau berangkat?”
“malam ini.”
“WHAT THE! ARE YOU INSANE? YOU CAN’T JUST GO LIKE THAT SAM! IMPOSIBBLE!”
“kau lupa kalau aku masih punya kewarganegaraan ganda? Aku bisa dengan mudah pergi ke States, Ji Yoon.”
“bukan itu maksudku! Aish! Jam berapa kau berangkat?
“dua jam lagi.”
“sekarang kau dimana?”
“Incheon.”
Gila! Ini gila! Apa yang pikiran Sam sebenarnya? Dia belum mendengarkan penjelasanku dan dia akan pergi ke Amerika dengan gampangnya? Tidak! Aku tidak akan biarkan begitu saja!
“Donghae ya! Kau mau kemana?” teriak Leeteuk Hyung.
“Incheon!”
“Donghae-sshi! Tunggu! Kami ikut!” ujar Ji Yoon, berlari menyusulku.
“lebih baik kita pakai Van saja! Kajja!” ujar Leeteuk Hyung yang langsung menelepon supirnya.
Sam, please jangan pergi sekarang. Aku akan menjelaskan semuanya. Seandainya dia tidak melihat semua ini, argghhh…
“Donghae-yah, tenang. Kita berdoa, semoga pesawat Sam di tunda.” Ujar Siwon Hyung yang hanya ku balas dengan anggukan.
Sekarang yang ku butuhkan hanya keajaiban melihat padatnya jalanan malam ini. Apa bisa aku Sampai bandara tepat waktu?
“yoboseo?” ucap Ji Yoon, dia menelepon siapa?
“jam berapa penerbangan ke New York malam ini?” oh, ternyata Ji Yoon menelepon pihak Bandara?
“apa di list ada nama Samantha Hwang?”
“baik, tolong di tahan sebentar. Dokumennya ada yang belum lengkap. Passportnya tertukar dengan saudara kembarnya. Saya segera kesana. Tolong di tahan sebentar.” Eh? Dia? Senyumku mengembang. Ji Yoon, gomawo.
“ya, terima kasih.” Klik, Ji Yoon mematikan Sambungan teleponnya.
“Ji Yoon~ah, kau?” tanyaku.
“dia memakai nama Koreanya di pasportnya. Hwang Ji Hee. Jadi ku gunakan keteledorannya itu. Paling tidak kita bisa membuatnya tidak terbang malam ini.” Seulas senyum muncul di bibirnya. Hyunmi yang di sebelahnya ikut tersenyum dan memeluk Ji Yoon. “Ji Yoon daebak.”
“tapi,” ucap Ji Yoon menggantung. “kalau kau menyakiti Sam untuk kedua kalinya, terpaksa Super Junior kehilangan satu anggotanya.” Ji Yoon melirikku tajam. Glek! Oke, memang ini konsekuensinya.
” kami percaya padamu, Donghae-sshi. Jadi jangan kau sia-siakan kepercayaan kami ini.” Ujar Hyunmi.
“ne!” ujarku mantap.
Satu setengah jam perjalanan berhasil mengantarkan kami semua menuju Bandara. Aku langsung meloncat keluar begitu Sampai bandara dan berlari menuju ruang tunggu, tapi dia tidak ada disana. Ji Yoon dan Hyunmi berlari di belakangku.
“dia ada di ruang imigrasi! Kau tunggu disini sebentar. Aku akan membawanya keluar.” Ujar Ji Yoon yang langsung ku balas dengan anggukan. “kau jaga playboy yang satu ini Hyunmi~a.”
“siap bos!”
Kenapa mereka selalu menganggapku ini playboy ? Aku memang bertampang flamboyan, tapi aku tidak segitu parahnya Sampai di cap playboy kan?
“kalian sahabat akrab Sam?” tanyaku. Keheningan membuatku tidak nyaman.
“sebenarnya iya. Tapi Ji Yoon yang lebih mengerti Sam. Terkadang aku merasa tersingkir, tapi mereka selalu memperlakukanku dengan baik. Aku bahkan tidak tahu kalau Sam memakai nama Koreanya di passport. Karena yang ku tahu, dia tidak terlalu suka dengan nama Koreanya.”
Aku mengangguk-angguk menanggapi perkataan Hyunmi, “tapi Donghae-sshi, kalau kau menyakiti Sam, aku akan ada di barisan terdepan untuk menyikSamu! Arra?”
“neeee, kalian ini, hobi sekali mengancamku.” Aku melirik ke arahnya.
“itu bukan ancaman! Itu akan benar-benar terjadi kalau kau melanggarnya!”
Aku menghela nafas. Sam, lihatlah, kau di kelilingi orang yang sayang padamu dan sekarang orang yang sayang padamu bertambah satu lagi, Lee Donghae. Ani, bukan hanya sayang tapi juga cinta!
“Donghae-yah! Wae? Dia sudah berangkat?” tanya Eunhyuk.
“belum!” aku tersenyum menanggapinya.
“ah! Itu Ji Yoon dan Sam!” ujar Hyunmi.
Aku melihat ke arah yang di tunjukkan Hyunmi. Ji Yoon sedang menyeret Sam yang terlihat sedang marah-marah, tapi Ji Yoon tampak tidak peduli. Dan begitu Sam melihat ke arahku, dia mulai berontak, kali ini pegangan tangan Ji Yoon terlepas! Aigooo, jangan Sampai Ji Yoon gagal! Sam sudah begitu dekat denganku, jangan Sampai aku melepasnya kali ini.
Aku mulai melangkah mendekatinya ketika tangan Hyunmi mencegahku. “kalau kau menghampiri mereka, bukannya membantu mereka, tapi kau menghancurkan rencana yang disusun Ji Yoon. Sudah biarkan saja. Aku yakin Ji Yoon berhasil membawa Sam kemari.”
Aku mengurungkan niatku, dan kembali berdiri di Samping Hyunmi.
Drrrtt….drrrttt…
Drrrtt….drrrttt…
Handphone Hyunmi, bergetar. Sepertinya ada telepon.
“yob…” omongannya terpotong. Mungkin yang meneleponnya sedang terburu-buru? “oh, okay! I’ll get there!” Hyunmi mematikan handphonenya.
“kau disini saja, aku akan membantu Ji Yoon menyeret Sam. Arra? Lebih baik kau menyiapkan kata-kata untuk minta maaf pada Sam.” Tapi tiba-tiba Hyunmi berbalik. “umh, sepertinya aku butuh dua orang untuk membantu?”
TBC

34 Comments (+add yours?)

  1. minki
    Jan 03, 2011 @ 12:22:05

    hwaaaa…. kok TBC padahal lagi seru.

    Sam akhirnya mengakui kalau suka sama donghae.

    penasaran apa rencananya Jiyoon sama HyunMi.
    aisssh,,penasaran tingkat akut.

    Reply

  2. oliviaaLDH
    Jan 03, 2011 @ 12:34:20

    Yah itu lagi seru !!
    Cepet lanjutin

    Reply

  3. yokyuwon
    Jan 03, 2011 @ 12:34:29

    tuh kan,tuh kan..!!!!akhir na sam kepincut jgkan….hahahahaha….ehh,jiyoon ama hyunmi mau buat rencana apa??!!! makin seru nihhh….lanjutt ching!!!

    Reply

  4. ceakhun_signal
    Jan 03, 2011 @ 12:37:55

    author pinter bgt bkin penasaran, tu orang kenapa?
    Penasaran. .
    Ayo lanjutkan, hwaiting . ! !

    Reply

  5. juna
    Jan 03, 2011 @ 12:41:03

    Lanjuttttttttttttttttt
    Semangat bgd bacanya nh. Hahaa

    Reply

  6. jensiwonie
    Jan 03, 2011 @ 12:53:48

    Suka part ini, banyak englishnya jdi ceritanya semakin daebak!!!
    aaaaaaaaaaaa author jgn siksa kami kenapa TBC???? lanjutannya ASAP!!!!!!

    Reply

  7. ikANDonghae
    Jan 03, 2011 @ 13:11:38

    Iah..
    knp TBC..
    Lgy seru neh..
    Lanjut….

    Reply

  8. kyusoomin
    Jan 03, 2011 @ 13:15:36

    Lanjuttt…
    Author daebak..b(^^)d

    Reply

  9. jhyaz
    Jan 03, 2011 @ 13:22:16

    makasih yang udah baca *bow*
    dan setelah saya baca ulang ternyata banyak english yang salah… maaafffff… wkwkwkwkw…

    part 5 part terakhir kok…
    makasih buat komennya…

    Reply

  10. Callista_Key
    Jan 03, 2011 @ 13:47:02

    yah,TBC..
    lgi seru2ny,mlh dipotong..
    ayo part terakhir yg cpt,klo bs nnth sore!! -meksa- XDD

    Reply

  11. kyualways
    Jan 03, 2011 @ 13:51:46

    lanjutkan adminnnn

    critanya bener bener daebak dah…!!!!!!

    Reply

  12. Chaca
    Jan 03, 2011 @ 14:02:02

    Hahaha …
    Mkin seru nih critax ko tbc sih ..lanjutanx cptan yy !

    Reply

  13. Love Kyu
    Jan 03, 2011 @ 14:33:27

    Uwaaaaaaaaa,,,,,
    lagi seru2 eh, malah ad TBC,,!!!
    Padahal itu lagi seru bgt,, authorrrr!!!!!!!

    lanjutannya cepet ya onn,,!

    Reply

  14. ivelkyujung
    Jan 03, 2011 @ 14:45:33

    Yaaahh… sam nya ngambek!!
    lanjutannya jgn lama ya thor 😉

    Reply

  15. leedantae
    Jan 03, 2011 @ 14:51:44

    Waa,,
    Daebak,,
    Itu jiyoon cepat amat ya geraknya, salah paham ga baik lho non ,
    Donghae-oppa hwating !!

    Reply

  16. iheartevilkyu
    Jan 03, 2011 @ 15:46:55

    loh loh kok udah tbc aja? huaaaa penasaran..
    part selanjutnya ditunggu xDDD

    Reply

  17. liathespaniard
    Jan 03, 2011 @ 16:57:19

    Haebo pinter bhs inggris haehaehae

    unyuk sini aku ajrin les english dah… Gratis kekeke

    lnjt penasaran ma rencana mreka

    Reply

  18. mei.han.won
    Jan 03, 2011 @ 17:23:42

    makinnn seruuuuu….ayo lanjuuutttt….

    Reply

  19. Mrs.Lee
    Jan 03, 2011 @ 17:58:33

    Aaaaah…lagi suasana kritis dia TBC. Pokoknya lanjutannya harus cepaaaat!!! Hehehee maaf thor maksa..

    I really really really love this ff. When I read it, I feel it soooo donghae. Hahaahhaha ah ya, why don’t you try donghae got jealous with other suju member, eunhyuk maybe? Sam became with hyuk, and donghae got jealous then. Hehehee can you? Thank you^^

    Reply

    • jhyaz
      Jan 04, 2011 @ 09:45:54

      great idea..
      i’ll make it after i’m done with my other sam-donghae fanfic…
      wkwkwkwk….
      thank you sooo much..

      Reply

  20. im hae ra
    Jan 03, 2011 @ 19:59:17

    lanjuuutttt…..
    mkin seru ni ff……

    Reply

  21. ryumin
    Jan 03, 2011 @ 21:12:57

    huwa… donghae sih pake deket-deket jessica segala, runyam kan jadinya…
    secara keseluruhan ff ini keren banget… i like it~~~

    Reply

  22. pipidtookyu
    Jan 04, 2011 @ 00:51:03

    hwaaaa, semakin seruu

    Reply

  23. viekjw
    Jan 04, 2011 @ 14:28:43

    waaahh.. bikin penasaran ..
    lanjjuuuuuttt.. 😀

    Reply

  24. Ocha
    Jan 04, 2011 @ 21:48:49

    Yah, Sam baru suka Donge udah ada kejadian begini…
    Lanjut ya…

    Reply

  25. cemoymoy
    Jan 04, 2011 @ 22:20:02

    wee..seru..seru!!
    mian baru komen dpart ni
    ngebut bc dr part 1 hehe ;D
    part terakhir lanjut!!

    Reply

  26. cemoymoy
    Jan 04, 2011 @ 22:21:43

    wee..seru..seru!!
    mian baru komen dpart ni
    ngebut bc dr part 1 hehe ;D
    part terakhir lanjut!!.

    Reply

  27. indria
    Jan 05, 2011 @ 10:27:12

    LANJUTKAN!!!
    😀

    Reply

  28. arum
    Jan 06, 2011 @ 08:59:26

    ceritanya tambah seru nih,
    ayo dilanjut…….

    Reply

  29. lady elf
    Jan 06, 2011 @ 16:49:47

    donghae-ya semangat!!!
    go get her back to you ^^

    Reply

  30. ludwig
    Jun 15, 2011 @ 11:51:19

    waaa makin seru

    Reply

  31. vinni song
    May 10, 2012 @ 20:38:48

    yahhhh, part 3nya kok g da d library 😦
    pdhl lg seru2nyaa, jd loncat gini bacanya :((

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: