Unpredictable Love (Lovely Day) – Part 1

Title                : Unpredictable Love (Lovely Day)

Author          : Amitokugawa

Major casts : Lee Sungmin, Lee Hyorin

Minor casts : Cho Kyuhyun, Kim Hyunsu

Rating             : G

Genre              : Friendship,  Romance, Drama, AU (Alternate Universe)

Type                : Series

Disclaimer  : I own nothing, except the plot (inspired by Yoorin’s ff : The Summer Fanfiction)

A/N                   : Lee Hyorin is not me! Just imagine that she is an OC (Original Character) or maybe, yourself (I can’t imagine myself being major cast in this ff, seriously).  Sorry for making a flat plot. Critics are appreciated. Suggestions are preferred. Silent readers are welcomed. Happy reading!

(Special thanks for Nisya Eonni who has persuaded me to publish this fanfic)

”Sungmin! Cepat turun!!!”terdengar suara teriakan dari dapur. Cukup keras untuk kudengar dari dalam kamarku yang terletak di lantai dua.

Aduh, Eomma…tidak perlu berteriak-teriak seperti itu. Sebentar lagi anakmu yang tampan ini akan segera turun.

”Iya, Eomma…”ucapku sambil membenarkan letak dasi.

”Ini, Eomma sudah buatkan roti bakar untukmu…Ayo cepat dimakan. Nanti terlambat…”ujar Eomma sambil menyerahkan piring yang berisi setangkup roti. Tapi aku mengabaikannya, mataku terpaku pada anak perempuan yang duduk di kursi makan sambil mengunyah roti.

”Hyo..rin??”tanyaku kaget.

”He-eh..iya…”ujarnya santai sambil tersenyum, lalu kembali melanjutkan makannya. ”Kau terpesona padaku ya? Sampai-sampai roti bakar dari Eomma-mu kau biarkan saja…hehehe..”ledeknya sambil tertawa kecil.

O-ow…aku lupa…

”Maaf, Eomma…”ujarku merasa bersalah, lalu buru-buru mengambil roti bakar buatan beliau. Eomma hanya geleng-geleng kepala.

”Hei, kenapa kau datang pagi-pagi begini? Biasanya kau tidak pernah main ke rumahku…“tanyaku heran.

“Sebenarnya aku datang kesini karena paksaan orangtuaku. Kata mereka,’Hyorin, lebih baik kau pergi bersama Sungmin saja. Kalian kan satu sekolah…’ Ya sudah, aku turuti saja. Lagipula rumah kita tetanggaan.”

”Oh…begitu..”

”Kau sih…lama sekali turun. Jadinya aku disuruh masuk deh…”ujarnya dengan nada pura-pura terpaksa.

”Aah…bilang saja pengen…ya kan?”ledekku sambil menyentil hidungnya, membuatnya memasang tatapan galak selama beberapa detik.

”Ah…maaf..”ucapku.

”Tak apa-apa. Lagipula aku bisa menyicipi makanan buatan Bibi Lee yang enak ini…”pujinya.

”Hahaha…Hyorin, kau memang anak yang manis…Sungmin saja tidak pernah memuji masakan Bibi…”

”Ah…Eomma…”rengekku. ”Rahasia perusahaan jangan dibocorkan dong…”

”Ah..sudah-sudah. Sudah selesai kan makannya? Ayo kita pergi. Nanti telat loh!”ujar Hyorin mengingatkan. Aku mengangguk.

”Bibi, makasih ya…Aku pergi dulu!”ujar Hyorin pamit.

”Eomma…aku pergi dulu.”ujarku tak mau kalah.

”Iya, hati-hati ya di jalan…”

Kami berjalan menuju halte bus terdekat untuk menunggu bus yang menuju SMA Cheongdam. Hufftt..lama sekali bus itu datang.

”Sungmin!”panggil seseorang. Ternyata Hyorin yang memanggilku.

”Kenapa?”

”Ayahmu, kok tidak kelihatan? Kalian tidak berangkat bersama ya?”tanyanya.

”Ya, Appa sangat sibuk, sehingga harus berangkat pagi-pagi sekali.”jawabku jujur. ”Kau sendiri?”

”Aku…bosan diantar terus…”jawabnya dengan ekspresi wajah polos. ”Sebenarnya tadi cuma alasan saja. Aku pergi ke rumahmu pagi-pagi sekali karena aku ingin pergi sekolah bersamamu…”

Ah, benarkah itu? Ingin-pergi-bersamaku?

”Kenapa mukamu merah?”tanya Hyorin.

”Tidak, tidak kenapa-kenapa…hehehe..”jawabku sambil cengar-cengir.

”Hei, busnya sudah datang, ayo naik!”ajaknya tiba-tiba sambil menarik tanganku. Kami duduk di bangku belakang. Aku tidak berani mengajaknya ngobrol. Mendadak aku menjadi gugup karena mendengar jawabannya yang tadi.

*****

Pintu bus otomatis terbuka begitu berhenti di halte bus SMA Cheongdam. Aku, Hyorin, dan beberapa siswa yang berseragam seperti kami turun dari bus. Kulihat jam sekilas, masih ada waktu 10 menit lagi. Kami berjalan cepat ke dalam kelas karena ini adalah hari pertama kami sekolah di sini.

Di kelas X1…

”Sungmin, kita duduk di sini saja.”ajak Hyorin sambil menunjuk dua bangku yang terletak paling depan.

”Ah, malas!”jawabku. ”Mending duduk di sini..”ujarku sambil menunjuk bangku yang paling belakang dan paling pojok. Seumur-umur aku belum pernah duduk di bangku paling depan.

”Ayolah…lebih enak kalau duduk di depan..ya…ya…please…”pintanya padaku dengan memasang puppy eyes-nya. Membuatku tidak tega.

”Baiklah…”

*****

Waktu terus berlalu, aku sudah mengenal banyak teman, tapi rasanya yang paling cocok hanya Hyorin. Dia anak yang baik, pintar, ceria, walaupun sedikit manja. Satu lagi, ia tidak pernah menangis. Sifat yang jarang dimiliki oleh cewek. Diam-diam aku mulai menyukai Hyorin, tapi aku tidak ingin merusak persahabatan kami. Mungkin nanti, bila waktunya sudah tepat, aku akan menyatakan perasaanku padanya.

Sementara Hyorin, kulihat dia dekat dengan Kim Hyunsu, cewek paling tomboy di kelas. Paling anti sama yang namanya cowok, tapi tidak denganku. Mungkin karena aku adalah teman dekat dari Hyorin.

”Sungmin, kau suka pada Hyorin ya?”tanya Hyunsu tiba-tiba. Untung kelas sedang sepi karena jam istirahat.

”Ah…tidak kok..”jawabku gugup, berusaha untuk berbohong.

”Hei, aku bisa lihat dari tingkah lakumu sehari-hari…”ujarnya sambil menepuk pundakku ala cowok. ”Sudahlah, nyatakan saja pada Hyorin…ditolakpun, kalian masih bisa jadi sahabat kan?”

”Nanti akan kucoba…”gumamku pelan. Ia tersenyum padaku, seolah mengatakan ’Fighting!’ untuk menyemangatiku.

Hyorin…Hyorin…gaya boleh feminin, tapi ia tidak peka sedikitpun. Hyunsu yang tomboy saja tahu kalau aku menyukaimu.

*****

Sepulang sekolah…

”Eung…Hyorin…”

”Ada apa?”

”Aku…menyukaimu…”jawabku jujur. Aku tidak berani menatap matanya.

”Kenapa?”

”Entahlah, aku tidak tahu…Aku menyukaimu, itu saja. May I be your boyfriend?”

”Sebenarnya aku juga menyukaimu Sungmin, tapi hanya sebagai teman…Maaf, kita berteman saja ya?”

”Baiklah, kalau memang itu jawabanmu, aku terima…Terimakasih, Hyorin…”ucapku.  Lalu sesegera mungkin berlalu dari tempat itu.

Ternyata ini rasanya ditolak. Hatiku sakit sekali, rasanya ingin menangis. Aku tidak ingin Hyorin melihat aku menangis, makanya aku pulang sendirian saja.

*****

Aku ingin melupakan rasa sukaku pada Hyorin, tapi tidak bisa. Walaupun akhir-akhir ini aku sedikit menjauh dengannya, tetap tidak berhasil. Malah Hyorin jadi marah padaku karena aku seperti menghindar darinya.

”Sungmin, kenapa sih akhir-akhir ini kau jadi aneh?”tanya Hyorin.

”Aneh bagaimana?”

”Iya, tiap aku telepon, selalu ada mailbox,’Maaf, aku lagi sibuk, tidak bisa diganggu. Lain kali saja ya…’ Tiap diajak pergi, selalu ada saja alasannya. Kamu jadi berubah sekarang.”

Aku tidak bisa menutupinya terus. Lebih baik aku jujur.

”Kau ingin tahu jawabannya, Hyorin? Karena aku menuruti kemauanmu. Karena aku ingin melupakan semua bayangan tentangmu, dan berusaha mengembalikannya seperti saat awal kita bertemu. Tapi aku sadar tindakanku salah. Maaf, Hyorin.”

Hyorin pergi begitu saja, padahal aku mengharapkan jawaban darinya.

*****

Malamnya, aku memutuskan untuk mengirimkan pesan singkat kepada Hyorin.

Hyorin, apa kau marah padaku?Kalau benar, aku minta maaf padamu. Aku sadar perbuatanku salah. Maafkan aku ya…

Message sent. Delivered.

Drrrtt…1 new message

Tidak, aku tidak marah padamu. Tapi aku benar-benar minta maaf karena sudah menolakmu kemarin. Mungkin bila suatu saat perasaan itu datang padaku, aku akan membalas perasaanmu, Sungmin. Untuk sekarang, biarkan aku menjadi temanmu saja, ya?Boleh kan?

Aku membalas pesan singkat dari Hyorin

Ya, tentu. Aku akan selalu menunggu.

Aku menghela nafas dalam. Sampai kapan aku harus menunggumu, Hyorin?

To be continued…

28 Comments (+add yours?)

  1. yokyuwon
    Jan 17, 2011 @ 08:31:02

    hahh..akhirnya posting jg..ommo!! sungmin ditolak..ckckck..poor minnie.wahh,disini kyunya blm nongol?! kyknya bakalan seru nihh,next part na sgera chingu!!^O^”

    Reply

  2. ddangkoma25
    Jan 17, 2011 @ 08:37:39

    >.<
    so sweet umin nya. Knp ditolak haelmoni? #plak
    ayo part selanjutnya 😀
    mw lht hyorin sama umin

    Reply

    • amitokugawa
      Jan 17, 2011 @ 11:40:06

      liaaa…gtw, penulisnya lagi gaje..hehe
      makasi ya, part berikutnya udah jadi kok, tinggal publish..heheuu

      Reply

  3. mei.han.won
    Jan 17, 2011 @ 09:55:28

    yah d tolak….huhuhu….
    Part 2….part 2…. 🙂

    Reply

  4. Gyufishy
    Jan 17, 2011 @ 10:43:06

    eh cie abang sungmin dtolak…
    wah wah wah…

    Reply

  5. deandria_lee
    Jan 17, 2011 @ 11:30:49

    HUAAAA TWIN *mimisan*
    manteeeep juga ga kalah (==b)
    lanjut yaa

    Reply

    • amitokugawa
      Jan 17, 2011 @ 11:43:49

      eh twin, napa dirimu mimisan?
      *cariin tisu*

      okeh twin, tinggal dipublish kok, mgkn ntar malem atw besok
      makasi udah komen

      Reply

  6. donghae's wife
    Jan 17, 2011 @ 11:48:52

    aaah haelmonie co cuiiiiit…
    wkwkwkwkwkwk…
    aaah umin dan haelmonie sama2 aegyooo…
    aku terus ngebayangin kalian chibi2…
    wkwkwkwkwk…

    haelmonie sok2 nolak Umin…
    ckckckck, padahal suka kan? ayolah ngaku sebelum si Umin saya yg ambil *Hae nangis*
    wkwkwkwkwkwk…

    tp aku ngakak part ini :
    “hyorin, aku suka padamu…”
    “kenapa?” ——> ada gitu org blg suka ditanya balik, kenapa? wkwkwkwkwkwkwk…

    lanjutkan haelmonie…
    skinship kalo perlu *digatak*

    Reply

    • amitokugawa
      Jan 17, 2011 @ 11:59:41

      huekk..aku aja dah mau muntah nulis ff ini

      ya..maklum lah, masih kecil, malu2, jadi nanya balik
      *alasan apa ini???*

      skinship? liat aja ntar…*epil*

      makasi ya udah komen..*hug*

      Reply

  7. bini Teuki
    Jan 17, 2011 @ 12:01:29

    Hyorin dodol(?)
    masa, namja seaegyo umin ditolak !
    ah, munfaik lu *ditendang*
    Si kyu kapan mucul ya???

    Jangan2 nanti umin malah berpaling ke aku *oh tidaaakk* #plak
    next part jangan lama2 😀

    Reply

  8. dhila_あだち
    Jan 17, 2011 @ 12:08:03

    widiiiw…
    makin soooooooooo sweet..
    hyorin malu2 niih…
    *dibantai*

    lanjuut..lanjuuut..lanjuuut…^o^

    Reply

  9. henny
    Jan 17, 2011 @ 15:48:34

    astagaaaa Hyoriiin >< cowok imut-bagaikan-bayi-suci-yang-baru-lahir itu ditolak!!!!???

    Sungmin kamu sama aku aja /pletak

    bagus ff nya 😀 lanjut ya

    Reply

  10. chris~wonnie~hyunnie
    Jan 17, 2011 @ 16:07:10

    Umin kasian bgt ditolak~~~ >.<
    Daebak, onn!
    Lanjuuuutannya bener2 ditunggu……….!!!

    Reply

  11. liathespaniard
    Jan 17, 2011 @ 18:26:54

    Kok minnie d tolak sh?? Haehaehae
    yg lain.y blum pd muncul ya?

    Reply

  12. ndeehyuk
    Jan 17, 2011 @ 19:09:21

    cinta ditolak dukun bertindak #ehh
    kekeke

    Reply

  13. siput
    Jan 18, 2011 @ 10:22:30

    Hyomin
    Ayolah jdian *plak*

    Ihhh suit2 gimane deh ne crt wkwkkw
    Hael ayolah jgn gantung(?) Umin tlalu lama*plak*
    Wkwkwk
    Kyu apa kabarnya ne?
    Lol

    Reply

  14. Ocha
    Jan 18, 2011 @ 20:49:57

    OMG…
    Umin ditolak,ckckck, kesian…
    Part 2 ASAP ya, onn…

    Reply

  15. Lereen
    Jan 21, 2011 @ 20:53:16

    kasiannya sungmin.. hahaha.. A good FF! Keep it up! 😀

    Reply

  16. nininin
    Aug 09, 2011 @ 08:57:08

    Wahh . Nice FF

    Hmm . Sungminnya d tolak T.T

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: