Snakes On The Plane Part 6

a/n: Baca FF ini sambil dengerin lagu Lithium nya Evanescence dan No Air nya Jordin Sparks ft. Chris Brown. (kalo punya lagunya y) ^^

“ Shin DongHee-ahjussi?”

Jenderal Shin tersenyum, berdiri menghadap Yun Hee. Ada rasa rindu terselip dalam hatinya. “ Apa kabar, keponakan? Tak ku sangka, kita akan bertemu disini,” ucap Jenderal Shin. Yun Hee masih terkejut, menyadari ia sedang berhadapan dengan pamannya sendiri.

“ Kenapa ahjussi disini?” tanya Yun Hee. Matanya melirik tangan besar Jenderal Shin. Bola matanya membesar saat melihat sesuatu yang seharusnya ada. “ Kau kaget?” bisik Jenderal Shin. Yun Hee mengangguk pelan. Jenderal Shin hanya melempar senyum.

“ Ahjussi, bagaimana caranya kau menghilangkan itu? Aku tak pernah bisa menghilangkannya,” desak Yun Hee. Raut wajah Jenderal Shin berubah. Antara sedih dan kecewa. Sedih karena harus mengingat kembali masa lalunya dan kecewa saat mendengar nada bicara Yun Hee. Seolah gadis itu tak menginginkannya. “ Yun Hee…” panggil Jenderal Shin. “ Ya, ahjussi?” jawab Yun Hee. Jenderal Shin menggigit bibir bawahnya, menahan emosi dalam dirinya.

“ Maukah kau membantu ahjussi?”

*************************************

Yun Hee POV

Otak ku masih memutar memori 30 menit yang lalu. Aku tak menyangka Shin ahjussi masih mengungkit hal itu.

“ Maukah kau menjadi pilot Roboguard sekali lagi?”

Tidak…aku tak mau kedalam kokpit Roboguard lagi. Terlalu banyak kenangan disana. Aku ingin melupakannya.

“ Yun Hee, kau satu-satunya harapan kami. Hanya kau yang pernah melawan Eve,”

Justru itu…kenangan yang paling ingin ku hapus. Kenangan tiga tahun lalu. Saat melawan Eve.

“ Kumohon……Demi Hitoshi,”

Pertahananku runtuh saat mendengar nama itu. Hitoshi….Hitoshi…. Dadaku sesak mengingat nama itu. Nama yang selama ini terkubur dalam hatiku. Selama tiga tahun.

Tubuhku merosot jatuh. Mendadak tenagaku seperti tersedot habis. Air mataku menetes. Aku kembali teringat kenangan itu. Kenangan tiga tahun lalu.

*************************************

“ Sayuri,”

“ Ya, Hitoshi. Ada apa?”

“ Aku ingin kita berjanji dibawah pohon ini. Jangan saling mengkhianati dan akan selalu bersama selamanya,”

“ Iya, Hitoshi. Kita akan bersama selamanya,”

*************************************

Author POV

Ruang Kesehatan Markas Cop Squad

Yun Hee membuka matanya perlahan. Ia mendapati dirinya bukan lagi berada di lorong tempat ia berdiri beberapa menit lalu. Ia melihat seorang pemuda sedang menuang sesuatu. Pemuda itu tersenyum saat melihat dirinya sadar.

“ Syukurlah. Akhirnya kau sadar. Kau pingsan di lorong, jadi ku bawa kau kesini,” kata pemuda itu. Yun Hee menegakkan diri, melirik badge yang terpasang di seragam pemuda itu. “ Division of Investigation,” gumam Yun Hee. Pemuda itu menyadari apa yang dilihat Yun Hee. “ Ah, maaf terlambat memperkenalkan diri. Aku Choi Siwon, kapten Divisi Investigasi,” ucap Siwon seraya mengulurkan tangan. Yun Hee pun membalas uluran tangannya. “ Aku Park Yun Hee. Ku rasa kau sudah tahu siapa aku,” balas Yun Hee. Siwon tersenyum. Tangan kirinya memegang sebuah buku hitam bertuliskan ‘List of Victim’. “ Hmm…namamu Park Yun Hee, usia 22 tahun, lulusan Cambridge University dan sekarang berprofesi sebagai model dan aktris,” Yun Hee terkesima saat mengetahui isi data dirinya. Rupanya Shin ahjussi tidak memberitahu siapa aku sebenarnya, batin Yun Hee.

TEEEEEEEETTTTT!!!!! TEEEEEEEETTTTT!!!!!

“ Sepertinya ada panggilan. Baiklah, aku pergi dulu. Kalau ada apa-apa, kau bisa menghubungi personil lain dengan telepon itu,” Siwon menunjuk telepon yang terletak di meja ruangan. Yun Hee mengangguk, seraya menyunggingkan senyuman. “ Selamat beristirahat,” ucap Siwon sambil menutup pintu. Yun Hee menatap kosong pintu ruangan. Sesaat ia membaca pikiran Siwon. Tak mau ambil pusing, Yun Hee merebahkan diri dan memejamkan matanya.

*************************************

Pusat Simulasi Roboguard

Siwon memasuki ruang simulasi, menemui para personil timnya. “ Simulasinya sudah dimulai?” tanya Siwon. Hankyung menggeleng. “ Ketiga gadis itu baru selesai mengganti seragam mereka,” jawab Hankyung. Di bawah, terlihat kembar Hiragawa sedang mendengarkan intruksi dari kepala pusat simulasi. Saki melihat keatas, melambaikan tangannya kearah Kyuhyun. Kyuhyun membalasnya, meski sedikit canggung. Melihat itu, Sakura menyikut Saki. Entah apa yang ia bicarakan dengan Saki. Sepertinya Sakura tidak suka melihatnya.

“ Hyung, lihat. Ada empat Roboguard disana,” tunjuk Ryeowook. Empat Roboguard itu berbeda warna namun sama bentuknya. Biru, hijau, merah dan silver. Donghae mencocokkan warna Roboguard dengan warna seragam kembar Hiragawa. Kurang satu. “ Apa kalian tidak merasa aneh? Ada empat Roboguard, tapi hanya ada tiga orang yang akan mengemudikannya,” Siwon baru menyadarinya. Roboguard silver tidak memiliki pilot.

“ Lalu, siapa yang akan mengemudikannya?”

*************************************

Seiryuu POV

Roboguard silver….kenapa ada disini? Ku kira Jenderal Shin sudah memindahkannya ke gudang. Roboguard itu sudah tiga tahun tidak dikemudikan. Bagiku, robot yang sudah tidak dipakai selama bertahun-tahun, sudah tidak layak pakai. Apa mungkin akan ada pilot baru? Atau…. Ah, tidak mungkin. Yun Hee sudah terlalu lama vakum. Kemampuannya pasti sudah berkurang.

“ Baiklah, segera masuk ke kokpit. Kita akan mulai simulasi hari ini,” perintah kepala pusat simulasi. Aku masuk kedalam kokpit Roboguard biru. Pintu kokpit ditutup setelah ku nyalakan mesinnya. Kabel-kabel penghubung pilot dengan robot juga sudah terpasang. Sistemnya juga berjalan dengan baik.

“ 3…2….1…JALANKAN!”

Tepat setelah aba-aba selesai, aku menarik kemudi yang ada didalam lengan robot. Latihan hari ini adalah melawan replika robot musuh. Kepala pusat simulasi bilang, ini adalah replika Eve.

Tunggu dulu…Eve?

*************************************

Saki POV

Memori kami seperti diputar ke tiga tahun lalu. Saat kami pertama kali melawan Eve. Apa ini berarti, kami akan melawan Eve lagi?

Dia bergerak! Aku harus menahan serangannya. Ukh! Ini….seperti melawan Eve sungguhan. Meskipun hanya simulasi, tapi tetap saja berat. “ Akh!” Sakura terjungkal. Dia terlalu gegabah. Anak itu tak bisa mengendalikan emosinya. Aku mengeluarkan kapak besi andalanku. Roboguard kami memang dipasang dengan senjata yang berbeda. Ryuu onnie memakai rantai, aku memakai kapak besi dan Sakura memakai machine gun.

Ku ayunkan kapak ku kearah kokpit. Sementara Ryuu menahan gerakan robot Eve. “ Sakura!” seruku. Sakura bangkit, lalu menembakkan machine gun kearah kepala Eve. Kami berhasil!

*************************************

“ Perkembangannya cukup pesat ya, Jenderal Shin,”

Jenderal Shin menoleh ke sumber suara. Seorang pria paruh baya dengan jas ungu. Pria itu terlihat senang. “ Ternyata Komisaris Hayate tertarik melihat latihan cucunya sendiri. Ku kira kau mau terus menerus mengurung diri,” ejek Jenderal Shin. “ Hei, sudah bagus aku mau datang. Masih saja protes,” ujar Komisaris Hayate.

Kedua pria itu melihat kebawah, tempat kembar Hiragawa berada. Satu persatu kembar Hiragawa keluar dari kokpit Roboguard. “ Kerja sama mereka semakin membaik ya,” komentar Komisaris Hayate. Jenderal Shin tersenyum misterius.

“ Lalu? Apa kau benar-benar akan memasukkan Yun Hee kedalam sana ?” tanya Komisaris Hayate. Jenderal Shin mengangguk. “ Ini kesempatan baginya, dan untuk ketiga gadis itu,”

*************************************

Sementara itu, Yun Hee terbangun setelah 15 menit terlelap. Tiba-tiba saja ia merasa tidak enak badan. Yun Hee turun dari tempat tidurnya, bermaksud mengambil segelas air. Tetapi, tubuhnya mendadak kaku. Lehernya seperti tercekik.

Gawat, aku lupa tentang bisa ular itu, batin Yun Hee. Racun ular itu semakin menyebar dalam tubuhnya. Tangannya berusaha menggapai telepon yang berada di meja. “ Akh!” Yun Hee terjatuh. Kakinya terasa lumpuh. Oksigen dalam paru-parunya semakin menipis. “ Seseorang…tolong…aku…”

BRUK!

*************************************

Klontang!

Saki terpaku, melihat kaleng minumannya mendadak terjatuh. “ Hei, kenapa kau?” tanya Sakura. Saki membungkuk, membereskan kalengnya yang terjatuh. Firasatnya tak enak.

“ Kapten Siwon, apa sudah ada laporan terbaru tentang komplotan itu?” tanya Seiryuu. Siwon menggeleng. “ Tak ada jejak. Besok lusa kita akan mulai pencarian,” jawab Siwon.

Tiba-tiba saja, personil Divisi Medis berhamburan keluar. Mereka berlari kearah Ruang Kesehatan. “ Hei, hei. Ada apa ini?” tanya Eunhyuk. “ Itu, pasien yang ada di Ruang Kesehatan mendadak kritis,” jawab salah satu personil. Raut wajah Siwon berubah mendengar itu. Ia bergegas menuju Ruang Kesehatan. “ Kapten, kau mau kemana?” seru Donghae. Tapi tak digubris oleh Siwon. Yang ia pikirkan hanya satu. Semoga gadis yang bernama Yun Hee itu baik-baik saja.

T.B.C

Credit: -Evangelion 2.0

-Sakura Wars

Behind the scene: khusus untuk part ini, aku sengaja memarodikan Eva no. 03 yang ada di anime Evangelion 2.0, menjadi Eve. Dan untuk Roboguard, karakteristik robotnya sengaja diambil dari robot Koubu di anime Sakura Wars. Untuk seragam Seiryuu, Saki dan Sakura, juga diambil dari seragam anggota Flower Company di Sakura Wars ^^

Created by: Aning/hanaloveshankyung

Tags: Siwon, Donghae, Kyuhyun, Eunhyuk, Hankyung, SUPER JUNIOR

Genre: Action, Romance, continue, fanfiction

16 Comments (+add yours?)

  1. shilla_park
    Feb 07, 2011 @ 18:27:41

    si yunhee knapa tuh??
    penasaran tingkat akut ni??
    sebenrnya matinya hitoshi karana apa ya??
    akankah siwon jd the next hitoshi??? *ngaco*

    Reply

  2. Trackback: Snakes On The Plane Part 12 | Superjunior Fanfiction 2010
  3. Trackback: Snakes On The Plane [12/?] | Superjunior Fanfiction 2010
  4. Trackback: Snakes On The Plane [13/?] | Superjunior Fanfiction 2010
  5. Trackback: Snakes On The Plane {14/?} | Superjunior Fanfiction 2010
  6. Trackback: Snakes On The Plane {17/?} | Superjunior Fanfiction 2010
  7. Trackback: Snakes On The Plane {18/?} | Superjunior Fanfiction 2010
  8. shoffie monicca
    Aug 10, 2014 @ 12:55:37

    seru thor lnjut..

    Reply

  9. Trackback: {Snakes On The Plane’s Side Story} Don’t Go | Superjunior Fanfiction 2010
  10. Trackback: Snakes On The Plane {19/?} | Superjunior Fanfiction 2010
  11. Trackback: {Snakes On The Plane’s Side Story} Unexpected | Superjunior Fanfiction 2010
  12. Trackback: Snakes On The Plane {20/25} | Superjunior Fanfiction 2010
  13. Trackback: {Snakes On The Plane’s Side Story} Betrayal | Superjunior Fanfiction 2010
  14. Trackback: Snakes On The Plane {21/25} | Superjunior Fanfiction 2010
  15. Trackback: {Snakes On The Plane’s Side Story} Father’s Feeling | Superjunior Fanfiction 2010
  16. Trackback: Snakes On The Plane {22/25} | Superjunior Fanfiction 2010

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: