it’s only you part 1

Prolog

”jangan melamun pergilah dari sini”

”aku yakin dia masih hidup”

”bangun lah, bangun lah dari mimpi bodoh itu”

”aku bukan bermimpi ini nyata. Dia masih hidup”

Aku hanya terpana dengan percakapan yang ada didrama itu. Aku tidak tahu kenapa, rasanya sudut mataku sudah akan mengeluarkan air mata. Tiba tiba televisi itu mati. Itu membuatku mulai tersadar dari lamunanku. SungMin hyung sudah berdiri didepanku sambil memberikan jaket hitam padaku. Aku hanya tersenyum dan langsung beranjak berdiri dari tempatku duduk. Kulangkahkan kakiku mengikuti SungMin hyung yang langsung masuk ke mobil.

Perlahan ku tolehkan pandanganku kearah seorang gadis yang berlari memasuki mobil hitam yang terparkir didepan mobil super junior. Wangi ini, aku mengenal wangi ini. Ku ulurkan tanganku dan menahan gadis itu. Ia berbalik dan menatapku bingung. Bukan, ini bukan gadis yang kucari selama ini

”hyung. Wae ?”tanya Kyuhyun yang sudah berdiri disebelahku

”maaf aku salah orang”jawabku dan langsung berbalik masuk kemobil. Ku tidak boleh begini. Dia sudah tiada, dia benar benar sudah tidak ada.

* Part 1 *

Angin dingin masih menyapa rambutku sampai ke leherku. Aku langsung membuka lokerku dan segera mengganti sepatu dan memakai syalku. Aku mangenakan tasku sambil memeluk beberapa buku tebal didadaku. Aku menikmati angin dingin dan segera menaiki bus yang seakan akan sudah menunggu kedatanganku. Aku memasukan beberapa uang koin dan segera duduk dibangku paling belakang.

Aku memangku tasku dan menjatuhkan diriku dalan lamunan. Aku memandangi seseorang yang ada disepanjang jalan. Aku menghela nafas perlahan, aku juga ingin merasakan bersenang senang, kehidupanku penuh dengan buku hanya buku. Bahkan aku pun tidak punya waktu untuk bergaul dengan teman temanku. Aku berharap masa SMA ku sangat menyenangkan, tidak seperti sekarang.

Aku juga … Aku juga ingin merasakan hangatnya cinta dan kasih sayang dari pria yang ku sukai. Aku berjalan perlahan memasuki gerbang rumah. Aku membuka sepatuku dan segera meletakkannya di rak. Aku segera membuka mantelku, menggantungnya di dekat pintu dan segera berlari menuju kamarku.

”EunMi Ah ? kau sudah pulang ?”ujar seorang wanita paruh baya yang keluar dari dapur

”Eomma ? maaf aku kira tidak ada orang dirumah. Iya aku sudah pulang”

”Ah tidak apa, bagaimana sekolahmu ? apa hasil tes mu sudah keluar ?”

”Ne, ini hasilnya”

”Bagus, terus pertahankan nilaimu ya”ujar ibuku sambil tersenyum dan kembali ke dapur, Aku melihat Eomma ku meremas kertas ulanganku dan membuangnya ditempat sampah. Aku mematung dan segera kembali kekamarku

Ku lemparkan tasku ke kasur, beranjak kekamar mandi dan langsung mengganti bajuku. Aku membaringkan diriku sebentar dikasur dan mulai memandangi langit langit kamarku. Oh ya hampir lupa, Hai! Namaku Kim EunMi, aku salah satu murid SMA Seoul Internasional School. Ibuku seorang arsitek dan Ayahku bekerja di sebuah perusahaan perminyakan sebagai asisten manajer.

Aku punya satu adik laki laki namanya Kim EunHo. Sudah dari kecil aku dilatih untuk jadi anak yang jenius, ibuku selalu memaksakanku untuk terus serius belajar, Ibu juga yang selalu menekankanku untuk masuk ke Fakultas Kedokteran disalah satu universitas ternama di Seoul. Sampai sampai Ibu lupa kalau aku juga masih ingin merasakan hiburan dan kesenangan dimasa remaja.

Aku berjalan menuju meja belajarku dan langsung membuka laptop ku. Hanya ini kesenanganku. Cuma dengan dunia maya aku bisa bergaul dengan bebas tanpa ketahuan siapapun, terutama ibuku sendiri. Tok tok~, ketika mendengar suara ketukan pintu aku segera menutup laptop ku dan membuka pintu kamarku

”Eunho ?”tanyaku ketika melihat adikku yang sudah babak belur dihadapanku “kau ke..”

”Noona”ujarnya lemah, aku segera membantunya masuk kedalam kamarku

“Eunho apa yang sudah kau lakukan sampai seperti ini ? Aish~ kau sudah gila”

”Jangan bilang siapa siapa”

”Bodoh, sebentar aku ambilkan obat dulu”ujarku dan segera mengambil kotak P3K “Kau berkelahi lagi ? bukankah aku sudah pernah bilang jangan berkelahi”

”Aku … au sakit pelan pelan Noona”

”iya iya, makanya lain kali jangan berkelahi lagi”

Aku berjalan perlahan menuju lemari baju dan mengambil sebuah kotak make up dibawah tumpukan selimut. Aku berjalan perlahan menuju kasurku dan segera menutup warna biru lembab yang ada diwajah EunHo dengan bedak. Aku tersenyum kecil melihat wajah putih EunHo sudah kembali tanpa ada bercak biru kehitaman lagi. Aku memang sangat suka dengan sylish maupun penataan rambut. Sebenarnya sudah lama aku ingin sekolah sebagai designer ataupun piñata rias, tapi Ibuku tidak pernah mengizinkan

“Sudah sana keluar”ujarku sambil menyembunyikan kotak make upku ditempatnya

semula “EunHo jangan lupa besok pagi sebelum sekolah”

”Iya noona, gomawo”ujar EunHo dan segera keluar dari kamarku.

Aku menggangguk dan kembali mengunci kamarku, aku segera membuka laptopku lagi dan memperhatikan layer yang masih menyala dihadapanku. Dia online, teriakku dalam hati dan langsung mengirim pesan untuknya

Genius Boy     : Annyong EunMi ah

Genius Girl      : Annyong oppa, mianhae aku jawabnya lama

Genius Boy     : Gwenchana aku tahu kok, kau kan termasuk slow typer

Genius Girl      : Ha ? jahatnya … Oppa sedang apa tumben online ?

Genius Boy     : Aku hanya ingin tahu kabarmu, bagaimana ? apa yang terjadi hari ini

Genius Girl      : Ibu membuang kertas ulangan matematikaku

Genius Boy     : Wae ?

Genius Girl      : Karna nilaiku hanya 93

***

Aku menyipitkan kedua mataku dan menggelengkan kepalaku sebentar, kenapa anak ini ? kasihan sekali dia. Aku menggangguk pelan dan kembali memainkan jemariku diatas keyboard. Belum sempat menekan enter tiba tiba sudah ada balasan dari anak itu
Genius Girl : Maaf oppa, ibuku datang
Genius Girl Offline

Aku tersenyum kecil dan langsung mematikan laptopku. Aku segera membaringkan diriku ditempat tidur dan menatap langit langit kamarku. 93 ? kertasnya dibuang ? huah, tenyata ibunya memang hanya ingin nilai sempurna. Brak~ aku langsung beranjak berdiri ketika seseorang sudah membuka pintu kamar. SungMin hyung sudah pulang ?, ku beranjak keluar kamar dan melihat Eunhyuk hyung yang sudah berbaring disofa bersama DongHae hyung dan Yesung hyung.

“Ah kalian sudah pulang hyung ? mau ku buatkan minum ?”tanyaku pada ke tiga hyungku yang terlihat sangat lelah

”Gwenchana, apa kau sudah baik baik saja ?”

”ne, aku sudah sehat. Maaf aku tidak ikut kalian tadi”

”Gwenchana yang penting kau sehat, tidak usah membuatkan minum aku juga sudah mau pulang”ujar DongHae hyung dan segera keluar dari rumah kami.

“Kyuhyun ah”teriak Eunhyuk hyung membuatku mendekat kearahnya dan duduk disebelahnya “Apa benar kau sudah baik baik saja ?”

“Ne aku baik baik saja hyung, gwenchana”

“sebenarnya besok kita masih ada tugas lagi”

“benarkah ? aku sudah siap kok, bagus lah kalau begitu. Sekarang pergilah istirahat, supaya besok kau kuat oke !”

“ne, hyung juga. Aku permisi dulu”ujarku dan segera kembali ke tempat tidurku

Aku membuka ponselku dan segera mengetik pesan singkat untuk EunMi. Tiba tiba aku teringat untuk tidak mengirim pesan padanya karna ponselnya pasti sudah dimatikan. Aku mengurungkan niatku dan kembali berbaring ditempat tidurku. EunMi, aku ingin sekali bertemu dengannya. Aku sudah mengenalnya selama 3 tahun terakhir ini. Dulu aku mengenalnya karna usernamenya sama seperti temanku.

Awalnya sama sekali tidak bisa berkomunikasi dengan baik karna spertinya dia baru pertama kalinya memakai layanan chat itu. Tapi lama kelamaan, kami justru makin akrab dan dapat bercerita satu sama lain. Setelah kehilangan sesuatu yang berharga, aku bersyukur bertemu seseorang yang bisa mengerti aku sampai sekarang. Tapi yang membuatku merasa sangat bersalah adalah, aku tidak bias memberitahukan siapa diriku.

Apa pekerjaanku, dan apa yang ku lakukan. Aku benar benar menipunya selama 3 tahun ini. Aku sangat merasa bersalah jika mengingat semua kejujuran yang dia ceritakan padaku, masalah keluarga, keseharian, teman temannya. Sementara aku, sampai sekarang aku tidak pernah menyebutkan siapa nama asliku.

*flashback*
Genius Boy      : Siapa namamu ? aku tidak mungkin memanggilmu genius

Genius Girl     : Aku inginnya dipanggil genius, tapi kau boleh memanggiku EunMi

Genius Boy      : Oh, nama yang bagus EunMi ah, tidak apakan kalau aku panggil begitu

Genius Girl     : gwenchana, lalu siapa namamu oppa ?

Genius Boy      : Cho kau tak perlu tahu, kau cukup memanggilku oppa

Genius Girl     : ini tak adil, Gwenchana, terserah oppa saja. Aku marah

Genius Boy      : Ani… namaku MinJung, Cho MinJung

Cho MinJung, nama siapa itu ? aduh aku kurang pintar dalam mengarang nama. Aku beranjak duduk ditempa tidur ku dan berpikir kembali bagaimana harus mengakhiri kebohongan ini. Tapi aku yakin sekali kalau aku berbicara yang sebenarnya, semua akan tamat. EunMi pasti sangat marah padaku, dia mungkin akan tidak pernah percaya padaku. Hah~ kenapa jadi kepikiran begini, jangan jangan aku mulai menyukainya ?

“Aish tidak mungkin kami kan belum pernah bertemu !”gerutuku pelan ambil menjambak jambak rambutku “ya itu sangat tidak mungkin”

“Apa yang tidak mungkin ?”ujar Leeteuk hyung dari balik pintu

“Ah hyung ? hyung ada disini ?”

“Bagaimana keadaanmu ? sudah baik baik saja kan ?”

“Hyung mengharapkanku terus sakit ?”

“Ani…sudahlah cepat tidur, besok kita ada pekerjaan lagi”

“Ne ? sebenarnya kemana hyung ?”

“itu rahasia, tidur saja dulu oke ! pakai selimutmu jangan sampai sakit lagi”

“Arasso, gomawo hyung”ujarku dan menarik selimutku pelan “Hyung…”

“Besok kita ke SIS, siapkan dirimu”ujarnya pelan

“Arasso, apa semua ikut ?”

“Iya, Heechul saja yang belum tahu,tapi aku yakin dia pasti kuat hanya moodnya saja yang agak jelek”Jelasnya membuatku menggangguk

“Yasudah, selamat tidur”ujar Leeteuk hyung sambil mematikan lampu dan segera keluar dari kamarku. Aku pun menggeleng pelan dan langsung menutup kedua mataku

***

Aku beranjak berdiri dan segera mengambil tas, Aku beranjak keluar kamar. Aku berjalan perlahan menuju ruang makan. Seperti biasa tidak ada apapun di meja makan, hanya ada dua kotak makan yang sudah terbungkus rapi. Duk duk~ aku mendengar suara langkah kaki yang sangat memusingkan kepala, EunHo. Aku mengambil kedua kotak itu dan melemparkan salah satunya pada EunHo

“Bekal lagi ? serasa tinggal berdua ya”gerutu EunHo, Aku hanya diam dan langsung keluar dari rumah. EunHo mengeluarkan sepeda motornya dan memboncengku ke sekolah

Aku berjalan perlahan memasuki kelasku, aku membuka pintu kelas dan sejenak semuanya terdiam. Seperti inilah kejadian yang selalu kualami setiap pagi. Aku berjalan sedemikian cepat dan segera duduk ditempatku, saat aku duduk suasana mulai ramai kembali. Aku melihat kekanan dan kiri, aku mencari temanku. Sahabatku semenjak SMP, Park MinRin. Hanya dia yang mengerti segala kondisiku, bahkan Cuma dia teman yang selalu bersamaku meskipun aku tidak bisa menghabiskan waktu banyak bersamanya

“Hai EunMi, Mrs. Einstein”seru MinRin sambil memeluk leher ku dari belakang “Ini Eommaku membawakanmu roti untuk sarapan”

“He ? benarkah ? ini untukku ?”

“Ne, lihat itu tidak ku beli dimanapun loh. Eomma khusus membuatkannya untukmu”

“Gomawo MinRin ah”

“Makanlah, sebentar lagi masuk”

“MinRin ah, ada YoungMin diluar ”teriak salah satu anak yang duduk dekat jendela

“Ada apa ? ahm~ EunMin ah bolehkan aku bertemu dengannya dulu ?”

“tentu silahkan, sekali lagi terima kasih ya”

“Ne. Aku kesana dulu ya”ujar MinRin membuatku menggangguk pelan

Aku memperhatikan MinRin yang berlari pelan menemui YoungMin kekasih hatinya. Aku tersenyum kecil melihat keakraban keduanya, MinRin terlihat lebih manis didepan YoungMin. Aku kembali memandangi roti yang ada ditanganku, aku lempar pandanganku keluar jendela dan menopang wajahku dengan lenganku. Eomma MinRin sangat baik padaku, setiap aku tidak sarapan dirumah.

Eomma MinRin selalu memberikan makanan untukku. Hah~ kapan aku merasakan kehangatan keluarga lagi ? Kapan aku merasakan hangatnya kasih sayang ? dan kapan lagi aku merasakan indahnya masa pacaran ? hufh~ semua pertanyaan hanya bisa dijawab dengan satu kalimat saja, sampai saat aku jadi dokter dengan nilai tertinggi di Universitas yang terkenal di SEOUL.

“baiklah sebelum istirahat bapak akan membagikan hasil test bahasa inggris kalian, seperti biasa yang mendapat nilai paling tinggi adalah Kim EunMin”

Serentak seluruh kelas bertepuk tangan ketika aku beranjak dari tempat dudukku dan mengambil hasil ulanganku. 97, masih kurang. Ibu pasti akan membuangnya lagi. Aku segera kembali ketempat duduk dan melipat kertas itu kedalam buku. Ting Tong ~ bel berbunyi dengan keras. Aku segera membuka kotak bekalku karna perutku sudah sangat lapar.

Aku melemparkan pandanganku lagi kearah luar jendela dan melihat beberapa mobil memasuki parkiran. Wah, ada apa ini ? seperti akan diadakan syuting. Syukurlah kalau begitu, setelah ini pelajaran olah raga. Pasti semua murid akan menghabiskan waktu mereka menonton syuting, aku bisa dengan bebas bermain di kolam renag. Aku segera menghabiskan makan siangku dan beranjak menuju loker di ruang olah raga.

“EunMi !”teriak seseorang dari belakang membuatku berbalik kearah orang itu

”MinRin, ada apa ? ah~ annyong haseyo YoungMin sunbae”

“Akan diadakan syuting disekolah ini, bintang tamunya sangat ngetrend loh”

“MinRin, kau tahukan …”

“Ini aku bawakan ini untukmu”ujar MinRin sambil menunjukkan sunblock yang ada ditangannya “Cuacana cukup panas, ingat ini sudah musim semi”

“MinRin ah gomawo”ujarku dan segera berlari menuju ruang olahraga

***

Wah, pertama kali aku membuka mata sudah ada sebuah gedung megah dihadapanku. Semua mata tertuju pada mobilku. Memang sebenarnya ini sudah biasa tapi kalau melihat sekolah ini aku jadi semakin merasa dekat dengan EunMi,bukan hanya EunMi ada bayangan lain dimataku. Ah bicara apa aku ini, sudahlah. Ini untuk pekerjaan bukan hal pribadi, tapi bagaimana seandainya aku bertemu dengan EunMi ?

Pintu mobil terbuka dan teriakan kecil juga sudah mulai terdengar. Aku keluar dari mobil dan mulai memamerkan senyumanku dan segera mengikuti Ryeowook hyung dari belakang.

“Kyunie Oppa”teriak mereka membuatku tersenyum dan segera masuk kesebuah ruangan yang sangat bagus. Ruang olahraga. Wow ini seperti panggung yang cukup besar untukku.

“selamat datang di Seoul Internasional School, murid murid masih berkeliaran diruang luar, kami butuh waktu untuk menertibkan mereka. Kami harap anda tidak keberatan menunggu”

“terima kasih banyak”ujar kami serepak

“Wah hebat, ini ruang olahraga nya ?”tanya Eunhyuk hyung

“keren, seperti distadion ya”ujar DongHae

“tunggu, aku seperti mendengar suara”ujar KangIn hyung membuatku terdiam dan mencoba mendengarkan suara yang dimaksud.

Aku berjalan perlahan kesumber suara, ada sebuah pintu kaca dihadapanku. Aku merengkuh wajahku dan mencoba melihat ada siapa diruangan itu. Saat hendak membuka pintunya, tiba tiba Brak~ aku berbalik dan melihat seorang gadis sudah melompat dari jendela luar yang cukup tinggi untuk masuk keruang olah raga.

“jangan bergerak !”seru gadis itu membuatku terdiam dan sedikit takut

“YA ! kau , apa yang kau lakukan ?”teriak Heechul hyung membuat gadis itu sedikt takut dan berlari kearahku, bukan kearahku tepatnya kearah pintu yang ada disebelahku

“EunMi ah !”gerutu gadis itu dan segera membuka pintu yang ternyata menghubungkan ruang olahraga dengan kolam renang. Aku mematung sebentar dan segera melihat kearah gadis tadi yang sudah masuk keruang kolam renang itu

“Kyunie ah~ wae ? kemarilah”ujar SungMin hyung membuatku memendam niatku untuk melihat gadis tadi “ada apa ?”

“Ani…”

“sudahlah ayo pergi”

”ne”

EunMi ? apa benar itu Kim EunMi ? aku ingin tahu, aku ingin lihat yang mana sosok EunMi. Aku benar benar ingin tahu. Aku berbalik sebentar dan melihat sesosok perempuan yang putih dengan kaki panjang yang halus dibalik seragamnya dan rok pendeknya. Rambutnya terurai panjang dan sedikit basah, apa itu yang namanya EunMi ? Bruk~ auch sakit gerutuku, kenapa ada pintu didepanku.

“jangan bikin malu dong ah”gerutu Heechul hyung dan segera menarik tanganku

7 Comments (+add yours?)

  1. kyubil
    Feb 16, 2011 @ 15:21:44

    hah? First? beneran? huoh… Eh… ini ada lanjutannya? ato cuma segini? Nanggung banget

    Reply

  2. sakura*teukie
    Feb 16, 2011 @ 18:13:17

    Bagus….
    Mank kyu bisa kaya gitu yach??
    He3x….
    semangat…. cerita nya bagus banget… lanjut… GPL…
    he3x…

    Reply

  3. ecisarangHYUK
    Feb 16, 2011 @ 23:31:05

    kaya pernah bca ni ff.hehe
    walau ud bca..tetep ngena nih.. Ngena dhati.heu
    lanjut ah.

    Reply

  4. lee hyuna
    Feb 17, 2011 @ 06:28:01

    Wahhh asik thor ceritanya

    Reply

  5. ndeehyuk
    Feb 17, 2011 @ 07:43:04

    ah…!!
    ketemukah ?? O_o

    Reply

  6. totoronoe
    Feb 17, 2011 @ 17:04:12

    Ngekek pas bgian kyu nabrak pintu. bwahahahaha
    nice ff
    lanjut yee~~ :p
    jngan lama”

    Reply

  7. Shinbi
    Feb 19, 2011 @ 12:10:26

    Agak sdkit bingung -,-a
    main cast na kan kyu tp kok wktu di prolog yg nanya ke si ‘aku’ “hyung, wae?” tuh kyu jg ya??

    Tp ceritanya bgs author b^^d
    lanjut~
    jgn lama lama y hehe

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: