up to you

Author Pov

jarum jam menunjukan pukul 5 dan aku memutuskan untuk turun dan duduk di depan teras rumah. Dan seperti kejadian sebelum nya mereka datang lagi untuk mencariku entah untuk apa. Namun aku tidak menghiraukan mereka, mungkin kalian melihat aku seperti wanita yang sombong namun itu tidak benar aku hanya begini pada pria saja. Dan hal-hal seperti ini terus berlanjut setiap hari dan itu membuat aku bosan karna mereka menampakkan bahwa mereka menyukaiku namun tidak menyatakannya. Pengecut

“Jung Yong Mi!! Kemana saja kau daritadi?? Kucari-cari rupanya lagi disini,” kata Jang Yu Ra. Sahabat ku. “Aku?? Daritadi ya disini. Dimana lagi kalo bukan?? Minus matamu saja yang mungkin bertambah,” Jawabku dengan asal sambil menutup laptopku. “Ya!!! Jung Yong Mi!! Mending aku minus bisa memakai kontak lens sedangkan kau memangnya ada alternatif lain untuk membuatmu bertambah tinggi?? Dasar pendek!! Wekk,”katanya sambil memeletkan lidahnya itu. “Ya!!Berani sekali kau!!?,” kata ku sambil bersiap menggelitikknya. Namun apa daya tangan tak sampai dia sudah berlari duluan dan kami pu bermain kejar-kejaran.

*Dingdongding*

“Yong mi-ah?” panggil yu-ra dengan nada manja yang mau buat aku muntah. CUIHH. “Ne??” jawabku sambil menyusun buku ku. “Jung Yong Mi!!” katanya dengan nada sedikit marah. Mungkin karna jawaban ku tadi.”Wae??! Ngomong saja apa yang ingin kaau omongkan pasti aku dengar. Kau pikir aku tuli apa?!” jawabku dengan penuh emosi. “Aah. Mian kupikir kau sudah sedikit tuli jadi aku teriak.Kekekeke.” balasnya dengan muka innocent. Kalau aku membawa peralatan jahit milik omma di incheon pasti sudah kujahit.Grrr. “Begini, bisakah besok kamu menemaniku mencari baju??” balasnya dengan manja. “Mwo!! kau tidak salah. Beli baju lagi?? Bajumu kau pikir kurang banyak??!! Baju dikamar mu sudah persis kandang kambing dan kau mau membeli yang baru lagi?!! Dan 1 lagi sejak kapan kau memanggil ku dengan sebutan kamu??” jawabku dengan perasaan bercampur aduk. “Alasannya akan kuberitahu pada saat kau menemaniku belanja.Yang penting kau mau dulu?? Yayaya?” tanyanya sambil memamerkan puppy eyes andalannya. Karna aku ga mau berurusan lama-lama dengan anak ini maka kuiyakan jawabannya. “Arasso. Aku akan pergi dan…” belum selesai aku bicara si sableng itu sudah memotong omongan ku. “Yipiee!! Gomawo my beloved friend. Untuk informasi selanjutnya akan ku sms atau kutelepon.Dan 1 lagi, sepertinya aku tidak bisa mengantarmu sampai keapartemenmu deh. Tak papa kah??” “oh ne.” kataku yang telah melupakan unekunek ku yang ingin aku sampaikan padanya gara-gara sudah memotong perkataan ku. “Kalo begitu aku pergi dulu, soalnya aku harus mengantar omma ke salon. bye” kata yu-ra ngeloyor pergi. “Ya!! Paling tidak antar aku sampai kegerbang, dan kenapa kau memotong perkataan ku. YAA!!” teriakku. Tapi apaboleh dikata siasia garagara dia sudah ngeloyor pergi.

Yong Mi pov

Aku berjalan kaki untuk sampai ke apartemenku yang berjarak kurang lebih 10 meter dari kampus. Oia perkenalkan aku Jung Yong Mi, aku berasal dari incheon. Aku pindah ke seoul untuk kuliah di salah satu universitas ternama di seoul. Dan si sableng itu adalh sahabat ku namanya adalah Jang Yu Ra dia berasal dari keluarga kaya raya dan aku mengenalnya pada saat hari pertama masuk kuliah.

*flashback*

Mati aku mati aku, katakku dalam hati. Aku pun berlari dengan kecepatan penuh karna aku ga mau terlambat pada saat acara penyambutan murid baru. Tapi tiba-tiba. Brukk!! “Mianimnida agessi?!” kata orang yang sepertinya kutabrak itu. “Ne?? Seharusnya aku lah yang meminta maaf agessi.Mianeyo.” kataku. “oklah. oia kau murid baru ya.” katanya “ne. Kau?” kataku padanya. “Aku juga.Aku mau pergi ke acara penyambutan.” katanya. “Tapi bukan nya arahnya ke sini bukan kesana??” “hah?! berarrti aku. Oh god.” katanya sambil menarikku berlari. “Kenalkan aku Jang Yu Ra dan kau?” kata yu-ra. “Aku Jung Yong Mi, Senang berkenalan dengan mu Yu-ra ssi.” kata ku. “Tak usah seformal itu. Mulai sekarang kau dan aku adalah sahabat.” Katanya sambil tersenyum. “Ne.” kataku sambil tersenyum

*flasback off*

Aku tersenyum mengingat kejadian itu. Tak kusangka aku sudah sampai di depan pintu apartemen ku dan aku langsung masuk dan mandi. Setelah mandi aku bermaksud untuk mengerjakan tugas dari kim songsenim yang tinggal setengah nomor lagi dan melanjutkan novel ku. Namun pada saat selesai mengerjakan tugass kim songsaenim dan ingin melanjutkan novelku, rupanya perutku sudah konser. Dan pada saat aku melirik jam. “ahh, pantas perutku sudah konser rupanya sudah jam 7. Dan ARGHH, aku lupa membeli bahan-bahan untuk makan malam ku. OH bagus aku harus membeli pergi ke super market.” kataku dengan penuh emosi. Setelah berganti pakaian. Aku berjalan menuju super market. Untung saja apartemen ku dekat dengan supermarket, kalau tidak aku sudah pingsan di perjalanan ke super market, pikir ku sembrono.

At Supermarket

Akupun pergi ke counter makanan beku dan menemukan makanan beku kesukaanku. Dan itu hanya tersisa satu dan pada saat aku mengambilnya. tiba-tiba ada tangan yang mengambil makanan beku itu juga. “Maaf ajussi, aku yang pertama kali mengambil ini dan aku sangat berterima kasi apabila ajusi melepaskannya dan membiarkan ini diberikan untuk saya.” Kataku sambil berharap hatinya tergerak untuk membiarkan makanan ini untukku. “Tapi maaf ahjumma tapi aku lah yang melihat dan mengambil ini duluan jadi aku harap andalah yang melepaskan ini dan memberikannya untukku.” katanya sambil menarik bungkus makanan itu. “Tapi akulah yang pertama kali mengambil ini jadi aku harap andalah yang bertindak demikian dan satu lagi kenapa kau memanggilku dengan sebutan yang 180 derajat berbeda pada kenyataan nya??!!!” kata ku dengan nada meninggi. “what!!!? apa kau tak salah bicara. Kau yang duluan memanggil ku dengan sebutan itu!!” nada suaranya pun tak kalah tinggi. Ntah bisikan makhluk gaib darimana yang membuat aku dan dia samasama melepaskan makanan beku tersebut. Dan kami pun melanjutkan adu bibir kami karna ga mungkin kan aku ngomel tapi megangmegang bungkus makanan, tapi kalo untuk si gilo itu ga tau ya. Yong Mi pov end

tapi sementara mereka adu bibir.

At dorm

“Aduh, perutku sudah seriosa nih,” kata shindong. “Aku tak sanggup lagi untuk hidup. OHH TIDAKK!!” kata eunhyuk melebay. “Hyung bertahan lah sebentar lagi pasti sudah mau diperjalanan,” kata ryeowook khawatir. “Lagian,sapa suruh membuat aturan harus menunggu semua anggota lengkap baru boleh pulang,”Kata kyuhyun dingin namun menusuk hati sambil bermain game. “Tapi kyu kita kan sudah lama tidak makan bersama, apa salhnya kita menunggu cukup lama untuk makan??” jawab ryeowook ingin menangis. “Salah Besar!!” Jawab kyu dengan ekspresi. “hikshiks, huwaaa eeteuk hyung!!” “Apasih kalian ribut-ri.. Mwwo!! kenapa kalian?? seperti mayat hidup. sangat lesu.Dan ryewook kenapa kamu menangis??” eeteuk histeris garagara ga tahu apapa “Ada yang belum pulang jadi kami harus menunggu agar dapat makan??!!!” Teriak donghae dari lantai “Dan mengapa ryeowook menangis. Itu garagara aku, aku berkata sapa suruh membuat aturan seperti itu dan membalas perkataan ryewook dengan nada dingin menusuk hati, apa itu salah??” kata kyuhyun “Sudahsudah kita tunggu saja sebentar lagi. dan kau kyu, perkataan mu itu menusuk hati ryeowook yang polos dan wookiee cupcuo jangan menangis lagi ya.”perintah eeteuk sambil menenangkan ryeowook.

back to supermarket

yong Mi pov again

“Kau yang salah!!” “kau!!” “kau!!” “Mama ayo kita beli ini!” teriak seorang anak kecil “iyaiya kita beli” kata ahjumma itu. “MWO!! Aku membuang waktu ku untuk berdebat dengan mu dan pada akhirnya aku tak mendapat apaapa!!?” kataku emosi. “Ya!!Kau pikir cuma kau aja.Aku juga rugi tahu!!” Kata orang gila itu sambil meninggalkan counter dan keluar. “ya!! Jangan tinggalkan aku.Kau harus ganti rugi.” Kataku setengah berteriak

heechul pov

Dasar yeoja aneh!! Waktuku habis garagara berdebat dengan nya,kataku dalam hati sambil menuju mobil audi merahku. “Aku ga bakal pernah mau bertemu dengan yeoja gila itu lagi!!” teriak ku di mobil sambil membuka penyamaranku. “Kau pikir aku mau bertemu dengan mu.” Yeoja gila itu lagi. “Ya!! Kenapa kau ada dimobil ku!!??” “Karna aku mau minta ganti rugi!?” katanya “Kau bukan petals atau elf yang mau meminta foto atau tandatanganku kan??!” teriakku padanya. “Petals? ELF? Apa itu?Makanan ringan ya?? Minta tanda tangan atau foto mu?!! jangan harap?!! Mau muntah aku!! hoekk!!” Katanya dengan bermacam ekspresi.

 

Tbc

 

hhhehe evelyne imnida. ini ff ku yang pertama sekali. tapi baru ku post sekarng hehehe

minta pendapat ya.. hehehe. malu aku. Minta pendapatnya chinggu

semoga dipublish.

5 Comments (+add yours?)

  1. rossilovehenry
    Mar 02, 2011 @ 12:47:20

    aku kira namja itu kyu… ternyata heechul toh… wkwkwk

    kasian amat yg di dorm sengsara gak bisa makan karna nunggu abang heechul… toooorr *teriak pake toa* lanjutannya jangan lama2 yaaa :p

    Reply

  2. puput
    Mar 02, 2011 @ 13:36:06

    finally da ff oppa heechul,ampun d dr kmrn klo ga kyu..hae..kyu.. hae.. bosen nie
    LANJUT jgn lma2 y klo prlu yg pnjgggggggggggg ^^
    gomawo

    Reply

  3. ekyuri
    Mar 02, 2011 @ 16:25:39

    gaaaah, ichul kumat judesnya —
    wastajim se-ndeso apaaa coba si yongmi masa’ elf aja kagak ngarti *ditabok author*
    ayo part 2 ya thor ya! kasian kalau kelamaan keburu anak2 suju yang nungguin di dorm mati kelaparan! *plakk

    Reply

  4. Amanda DongdongHae
    Mar 02, 2011 @ 17:28:50

    hhahahaha
    gini nih yang gua demenin niihh,
    kalo ada heenim, pasti disitu ada keributan.
    elehh si kyu, tiada ari tanpa game.

    Reply

  5. alfi rahmawati
    Mar 03, 2011 @ 10:51:46

    haha. . .
    nice ff

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: