You or Him?? (Part 1)

Ini FF pertamaku. maaf kalo ni FF gaje banget. Happy reading ajh deh…


Part 1

Kyuhyun POV

Saat itu aku sedang pergi ke toko jual PSP dan sejenisnya. Aku mau beli PSP baru karena yang dulu dirusakin ma Ryeowook oppa. Mana gak diganti lagi. Hikss T.T Saat aku sudah dapatkan PSP yang ingin ku beli, tiba-tiba…

Kyuhyun, yeoja : “Mas, saya mau PSP ini.” Ucapku bersamaan dengannya sambil menunjuk PSP yang sama

Yeoja : “Maaf ya saya dulu yang melihatnya.”

Kyuhyun : “Mwo?? Kamu? Aku dulu tau!!!”

Yeoja : “Gak. Aku pokoknya.”

Kyuhyun : “Tidak bisa! Aku!!!”

Penjaga toko : “Maaf mas, mbak. PSP seperti ini cuma tinggal satu. Jadi siapa yang mau beli?”

Kyuhyun, yeoja : “AKU!!!”

Penjaga toko : “???” *bingung

Kyuhyun : “Ciiih. Berapa harganya mas?”

Penjaga Toko : “Hmm… 625rb won.”

Akupun segera melihat dompetku. Mata ku terbelalak, ternyata cuma ada 600rb won.

WHAT?? Nanggung banget!!! Mana ATMku di bawa Sungmin hyung buat bayar rekening listrik.

MAMPUSS GUE..

Kyuhyun : “GLLEEEKK!!!”

yeoja : “Kenapa? uangnya gak cukup ya? Hahaaha! Kasihan.. Sudah mas, saya yang beli.”

Aku langsung pergi dari tempat itu dengan perasaan kesal dan pastinya kecewa karena tidak bisa mendapatkan PSP yang ku suka. Dasar yeoja sok!! Aku benci dia. Awas kalau ketemu lagi!

****

Seminggu berlalu. Di Kantor SM aku sedang kumpul-kumpul dengan anak-anak suju lain. Tiba-tiba seseorang memanggil kami semua.

“Super junior. Kalian semua sudah ditunggu pak direktur di ruangannya.” Ucap orang itu. “Ne.” jawab kami semua. Langsung saja kami pergi keruang direktur.

TOK TOK TOK..

“Ya~ masuk.” ucap direktur.

Kulihat ada seorang namja yang duduk di sofa sambil membaca majalah sambil menggunakan earphone.

“Annyeong Pak direktur. Ada apa memanggil kami?” ucap Leeteuk hyung.

“Ini aku ingin mengenalkan ponakan ku. Vanessa kenalkan ini Super Junior.” Gadis itu kelihatannya tidak mendengarnya.

“Vanessa!” direktur memanggilnya lagi. Tetap tidak ada jawaban.

“YA!!! VANESSA!!!!” direktur berteriak. “Ne??” ucap gadis itu.

“Kamu ini dipanggil-panggil gak denger ya?”

“Mian ahjusi. Aku gak denger. Maklum aku dengerin lagu “Cinta 1 malam” jadi gak denger deh saking asyiknya. Heehe. Ada apa?” ucap gadis itu cenge-ngesan.

“Ini aku kenalkan dengan Super Junior.”

“Oh.. Annyeong! Namaku Vanessa Yoong. Senang bertemu dengan kalian.” Ucap yeoja itu sambil membungkukkan badannya.

“Annyeong! Uri Super Juni-OR.” Ucap kami dengan gaya pamer 5 jari.

“MWO? Kamu?” ucapku kaget saat melihat wajah yeoja itu lebih detail.

“Kamu?? Kamu yang pas di toko PSP?” yeoja itu tak kalah kagetnya denganku.

“ohh.. kalian berdua sudah saling kenal tohh?” Tanya direktur. Kami tidak menjawabnya.

“Ya sudah. Super Junior, ponakan ku ini pintar sekali menyanyi. Jadi, aku mengirimnya kesini. Diantara kalian ada yang mau ajak Vanessa jalan-jalan keliling Kantor ini? ” Ucap directur. Kulihat semua angkat tangan kecuali aku.

“Mwo? Kebanyakkan kali. Hahaha. Ya sudah. Sungmin tolong ya?” ucap direktur meminta pada sungmin oppa.

“Ne.” ucap sungmin hyung. Aku dan member suju lainnya langsung pergi dan Sungmin hyung pergi dengan yeoja itu.

Vanessa POV

“Kenalkan aku Sungmin, Lee Sungmin.” Ucap namja itu.

“Vanessa Yoong.” Ucapku singkat.

“Vanessa, kau ini umur berapa?” tanyanya.

“17 tahun. Oppa sudah lama ya disini?” tanyaku balik.

“Ne. sudah 5 thn.”

“Lama juga ya. Hmm.. Terus siapa namja yang kurus tinggi itu?” tanyaku lagi.

“Ohh.. itu Kyuhyun, Cho Kyuhyun. Kenapa?”

“Tidak. Tidak kenapa2. Cuma Tanya aja. Oppa, Aku bosan keliling kantor ini. Kau mau menemaniku jalan-jalan?” tanyaku pada sungmin oppa.

“Tentu saja. Mau kemana?”

“Ke restoran saja ya. Aku laper. Hehe”

“Kebetulan aku juga lapar. Ayo!” ajaknya.

Tiba-tiba aku dan Sungmin oppa bertemu namja yang tadi aku bicarakan.

Kyuhyun : “mau kemana hyung?”

Sungmin : “ini, mau ke restoran. Kau mau ikut?”

Kyuhyun : “nggak. Aku sibuk..”

Aku : “Kau ini benar kan yang di toko PSP pas itu?”

Kyuhyun : “…” pergi begitu saja dengan muka sombongnya.

HUH!!! Bikin emosi aja tuh anak. Nyebelin banget!! Nyuekin aku sembarangan. Lalu aku pergi dengan Sungmin oppa.

Hari demi hari aku selalu bersama Sungmin oppa. Lama-lama aku jadi dekat dengannya.

****

2 bulan pun berlalu…

Aku langsung dikenal oleh orang banyak karena suaraku saat berduet dengan Super Junior di konsernya beberapa minggu lalu. Aku juga sama sekali tidak pernah komunikasi dengan Si Evil Kyuhyun itu karna males lihat mukanya.

Di sekolah…

Seperti biasa, hari ini aku pulang dari sekolah tepat jam 12 siang. Aku langsung saja bergegas pulang. Belum sempat aku menaiki taksi, tiba-tiba saja ada seseorang yang memanggilku.

“Vanessa! Cewe yang berambut coklat disana. Woi!” panggilnya padaku sambil melambai-lambaikan tangannya. Ternyata dia adalah Sungmin oppa. Aku pun menghampirinya.

“Shhtt!! Oppa!!! Jangan panggil kayak gitu napa! Malu-maluin aku aja.” Ucapku sambil melihat sekelilingku.

“Heehee.. Sorry Sorry deh!” jawabnya cenge-ngesan.

“Terus…  Oppa ada apa pake kesini segala??”

“Jemput kamulah! Kenapa? Kamu nggak mau? Ya udah aku pulang ajahlah.”

“Eiitt… Nyerocos saja! Sapa yang nggak mau emang aku tadi ada bilang?”

“Ya udah, cepet naik!”

“Ok ok Sabar dikit napa.” Ucapku sambil masuk ke dalam mobilnya. Untung aja mobilnya jaguar, kalau truk males banget aku pulang sama dia.

Author : “Ya iyalah aku juga gak bakal mau dijemput pake truk. Apalagi truk sampah!!!”

Vanessa : “Tos dulu dong kita!”

Sesampainya di depan rumahku. Aku pun langsung turun, tapi ditahan sama Sungmin oppa.

“Vaness. Tunggu dulu, Aku mau bilang sesuatu.” Ucapnya sambil memegang tanganku.

“Ada apa oppa?”

“Aku minta tolong ya ma kamu.”

“Minta tolong apa? Jangan bilang aku disuruh nemenin oppa nonton film Barbie kesukaannya oppa.” Ucapku.

“ENAK AJAH!! BUKAN! Itu sih dulu. Tapi sekarang masih juga sih.” Jawabnya malu-malu kambing.

“Terus????”

“Datang ke konser Suju ya nanti malam. Aku mau ikut sertakan kamu juga dalam konser kita.”

“Heh?? Kug?” tanyaku sedikit shock. Nyaris saja pingsan *lebay lagi*

“Ya gitulah pokoknya.”

“Ya udah deh. Gomawoyo udah ngajak Vaness. Kalau gitu aku masuk ke rumah dulu ya. Annyeong oppa! Titi DJ ya.”

“Titi DJ apaan?” oppa kebingungan.

“Hati-hati Di Jalan!! Hahaaaha!”

“Oh! Hahaa. Ya udah deh. Annyeong!”

Sungmin oppa pun pergi. Aku langsung masuk ke rumah dan istirahat sejenak menghilangkan rasa lelahku sehabis kuliah.

Sungmin POV

Aku pun melajukan mobilku menuju asrama.

“SUNGMINNN!!! Kenapa tadi kamu gak bilang saja ke Vanessa tentang perasaanmu yang sebenarnya!! Pabo Pabo Pabo!!!” gerutuku sendiri sambil memukul-mukulkan kepala.

Memang sudah lama aku memendam perasaan ini dengannya. Karena sifatku yang sangat pemalu plus malu-maluin. Jadi gak pernah berhasil nembak Vaness. Mungkin aku harus sabar. Tapi disela itu aku juga khawatir kalau suatu saat dia direbut oleh namja yang lain.

“Apakah dia juga mempunyai perasaan yang sama denganku? Apakah dia tahu kalau aku sangat suka padanya?” ucapku dalam hati.

“Huffftt..” aku hanya bisa menghela napas mencoba untuk membuang perasaan khawatir yang ada dipikiranku.

Tak terasa aku sudah sampai di asrama. Ternyata di asrama hanya ada Kyuhyun, Eunhyuk dan Ryeowook.

“annyeong! Aku pulang.” Ucapku.

“Hyung! Darimana saja kau?” Tanya Eunhyuk.

“ahh!! Aku habis menjemput Vaness dari sekolahnya.” Jawabku.

“Oiya Hyung. Apa kau sudah tanya pada Vaness? Untuk bersedia ikut ke konser kita?” Tanya Ryeowook padaku.

“Iya. Gimana tuh Hyung??” Eunhyuk ikut nanya.

“Udah. Kalian tenang ja. Vanessa mau kug ikut.”

“KYYAA!!! Bagus dong!” Ryeowook sangat senang dengan pernyataan ku tadi. Sampe-sampe pake guling-guling dilantai. Eunhyuk pun sama senangnya dan salto-salto gaje.

“Hahaaha. Kalian ni ngefans banget ya sama Vaness!” ucapku sambil tertawa melihat dongsaeng-dongsaengku yang agak gak waras ini.

“Iya dung. Kami tu Vanessator (sebutan bagi para fansnya Vanessa) Hyung!” jawab mereka.

“Oh. Hahaha.” Aku hanya bisa tertawa. Tiba-tiba saja Kyuhyun menghampiriku dengan wajah kesal.

“Hyung! Ngapain si pake ngajak-ngajak yeoja itu!!?” tanyanya sedikit keberatan.

“kenapa Kyu? Kamu tidak suka dia ikut serta dalam konser kita?” tanyaku heran.

“Iya! Aku tidak suka.” Jawabnya.

“Kyu, kau ini sepertinya ada dendam nyi pelet ya sama Vaness sampe segitu membencinya?” Tanya Ryeowook. Kulihat Kyuhyun hanya terdiam tidak menjawab apa-apa dan langsung pergi meninggalkan kami yang masih heran dengan ketidaksetujuannya.

“Yeh.. ni anak diajak ngomong malah pergi.” Kesal Ryeowook sambil menggembungkan pipinya dan nyaris saja mau mukul Kyuhyun pake panci tapi akhirnya di cegat oleh Eunhyuk.

“Kenapa denganmu Kyu? ” ucapku dalam hati.

Kyuhyun POV

“Oiya Hyung. Apa kau sudah tanya pada Vaness? Untuk bersedia ikut ke konser kita?” Tanya Ryeowook pada Sungmin hyung.

aku kaget ketika Ryeowook hyung menyebut nama Vanessa.

“Iya. Gimana tuh Hyung??” Eunhyuk hyung ikut nanya.

“Udah. Kalian tenang ja. Vanessa mau kug ikut.” Jawab Sungmin hyung.

Tersentak aku tambah kaget bahwa Sungmin hyung mengajak Vanessa ikut serta dalam konser kami.

WHAT???

Lansung saja aku menghampirinya dan bertanya.

“Hyung! Ngapain si pake ngajak-ngajak yeoja itu!!?” tanyaku sedikit keberatan.

“kenapa Kyu? Kamu tidak suka dia ikut serta dalam konser kita?” tanyanya balik.

“Iya! Aku tidak suka. Sangat malah.” Jawabku singkat.

“Kyu, kau ini sepertinya ada dendam nyi pelet ya sama Vaness sampe segitu membencinya?” Tanya Ryeowook hyung. Aku pun hanya terdiam dan tidak berkata apa-apa lagi dan langsung saja aku pergi meninggalkan mereka yang sepertinya masih heran dengan sikapku tadi..

Ya iyalah aku punya dendam sama dia. Dia sudah merebut PSP yang selama ini aku impi-impikan. PSP edisi terbaru yang terbatas jumlahnya. Huh!!

Vanessa POV

Aku tertidur sampai jam 5.

“Wah gawat! Bisa-bisa aku telat.” Aku segera bergegas ke kamar mandi. Setelah itu, aku memilih pakaian. Aku bingung harus pakai yang mana. Tiba-tiba omma memanggilku.

“Vaness! Ada titipan untukmu.” Sambil menyodorkan sebuah kotak.

“apa ini omma. Jangan-jangan bom! Huaaa!!!” *lebay.com

“Ngawur ajah! ini dari Sungmin-ssi.”

“oh… oh oh oh oh oppareul saranghae” ucapku. *malah nyanyi gaje.

“ya sudah omma pergi dulu ke rumah ahjusimu.” Omma pun lekas pergi.

Aku pun penasaran dengan apa isi kotak tersebut. Saat ku buka…

“Wahh!! Indah sekali..” ucapku takjup saat ku lihat yang ada di kotak tersebut adalah gaun indah berwarna hitam dengan hiasan bunga yang cantik berwarna keemasan di atasnya.

Kulihat ada sepucuk surat di kotak tersebut. Lalu ku baca. *yaiyalah masa mau di makan*

To: Vanessa Cute-a

Heii ini gaun buat kamu!

Aku pilihkan khusus loh.

Rancangan Ivan Gunawan. *halah*

Jadi, pakai ya saat konser nanti.

Semoga cocok denganmu. (^_^)

(tapi aku yakin pasti cocok. Hehehe*sok tau deh*)

-Sungmin oppa-

“tumben ni orang baik banget.” ucapku senang dan langsung memakainya. Setelah ku pakai, lalu ku lihat ke cermin ajaibku *cie ile -_-

“Memang cocok buat aku ni gaun. Heheh” GR deh jadinya. Setelah itu aku langsung cabut aja ke gedung konser. Aku kesana naik mobilku karena bodyguard and supirku pada pulang kampung.

Sesampainya, aku langsung ke gedung menuju belakang panggung dan aku sedikit menyamar dengan menggunakan kacamata hitam dan topi, agar tidak ketahuan wartawan. Aku mencari-cari Sungmin oppa. Dan aku pun berjumpa dengannya dan personil suju yang lain.

“Vaness!! Kau sudah datang?? Sini!” ucap sungmin oppa.

“Ne.” jawabku singkat. Kulihat ada sosok laki-laki di dekat Sungmin oppa. Perasaanku kagak enak. Saat ku sudah dekat dengan oppa, mataku terbelalak melihat sosok laki-laki itu yang ternyata adalah…

SI EVIL KYUHYUN!!

“Waduhh.. mimpi apa ku semalam. Bisa ketemu setan di tempat ini.” ucapku dalam hati. Terpaksa deh aku mesti ada di dekatnya. Nasib nasib…

“Wahh.. Cantik banget kamu Ness!!” ucap Ryeowook oppa.

“Iya sexy abis!!!” ucap Donghae oppa mesum.

“apa sih kamu donghae! Gak sopan tau gak.” Sungmin oppa jitak kepala donghae oppa.

“aw aw aw aw aw aw aw…” ucap Donghae oppa gak berhenti-henti.

“BUUKK!!!” kupukul punggung donghae oppa agar terbangun dari ketidak warasannya *digebukin donghaers*

Kulihat Si Evil pun beranjak pergi.

“Hfftt lega rasanya. Evil udah menjauh dari angel yang cakep ni.” Batinku dalam hati. *GR

“Kan bener apa kata ku. Kamu cocok dengan gaun itu.” Lanjut sungmin oppa.

“Aku suka bajunya. Gomawo oppa.”

“ne.. sama-sama.”

“jadi jam berapa kalian tampil?” tanyaku pada sungmin oppa.

“sebentar lagi.” Jawab Leeteuk oppa. *mwo? sapa juga yang nanya ke dia -.- (?)* secara loh jarak antara aku dan dia 10 meter, eh denger juga. Ckckck telinga ajaib.. “Ok Vaness! Kami siap-siap dulu. Lebih baik kamu persiapkan diri di ruang rias.” Ucap Sungmin oppa. “Ne oppa.” Aku pun bergegas ke ruang rias sambil menunngu mereka kembali.

Kyuhyun POV

“Vaness!! Kau sudah datang?? Sini!” ucap sungmin hyung. Aku kaget.

WHAT?? NENEK SIHIR udah datang?

“Wahh.. Cantik banget kamu Ness!!” ucap Ryeowook hyung.

“Iya sexy abis!!!” ucap Donghae hyung ikut comment.

“ihhh.. kayak gitu cantik? Sexy? HUUUEEKK!!” ucapku dalam hati. Lama-lama aku dengerin ni semua bikin aku mual. Nanti aku jadi gak bisa tampil lagi. Aku pergi aja dehhh..

Vanessa POV

30 menit berlalu…

Anak-anak Suju sudah selesai tampil dengan lagu-lagu yang mereka nyanyikan.

“Vaness! Sini sebentar.” Leeteuk oppa manggil.

“ada apa oppa? Kug ngumpul2 begini? Tuh apaan yang oppa pegang?” tanyaku heran.

“Oh ini. Ini untuk mengundi siapa yang akan tampil duet bersamamu. Disini sudah ada nama kami ber13. ” Lanjut leeteuk oppa.

“waduuhh.. kayak arisan ajah ya.”

“Semoga aku yang bisa duet ma kamu Ness.” Yesung oppa ngarep.

“enak aja musti ama aku dong!” Ryeowook oppa gak mau kalah.

“Hei sudah sudah!!! Kalian ini jangan berebutan gitu.” Ucap Siwon oppa dengan nada agak membentak.

“Ne,” Ryeowook dan Yesung oppa langsung diem mengkerut dibentak Siwon oppa. *takut ni?

“Kalian gak tau apa kalau aku juga pengen.” Lanjut Siwon Oppa.

“Dasar!!!” mereka berdua langsung gebukin Siwon Oppa.

“Woii.. udah udah. Ga jadi-jadi ni.” Leeteuk oppa sewot. *Kayaknya juga ngarep nih*

“hhfftt..  kenapa kandidatnya begini amet tampang2nya. Padahal aku mau banget duet ama justin bieber, Lady Gaga gitu kek. Tapi hanya ada anak-anak gaje ini. Ya sudalah apa boleh dikata.” Ucapku dalam hati.

“Nah Vaness. Tutup matamu dan ambil satu gulungan kertas kecil ni.”

“Ne.” akupun menutup mataku dan mengambilnya.

“Ni oppa!” memberikan gulungan itu pada leeteuk oppa.

“Baguss…” sahutnya.

“Hyung cepet buka. Udah ga tahan.” Ucap Donghae oppa. *maksudnya?*

“Yang akan tampil dengan Vanessa ialah…” jreng jreng *music ala orkes*

“KYUHYUN!!”

PRANNGG!!!! *piring pecah*

MWOOO??? DUET SAMA KYUHYUN? SI EVIL? NOOO!!!!

“ngg.. oppa. Apa gak salah?” tanyaku memastikan.

“iya. Apa hyung gak salah? Jangan-jangan kau rabun ya?” Kyuhyun angkat telpon eh maksudnya angkat bicara.

“ ENAK AJA!!! gak kug. Bener. Ini coba lihat sendiri.”

OMG!!!!!!!!!!!!

Kyuhyun POV

“KYUHYUN!!”

MWOOO??? AKUU?? Aku harus duet dengannya? Mimpi apa gue. Ketiban duren kali ya. Aduhh gimana dung…? Aku gak bisa melawan nih. Nasibku kug gini-gini amet yah T.T

“ngg.. oppa. Apa gak salah?” Tanya Vaness memastikan.

“iya. Apa hyung gak salah? Jangan-jangan kau rabun ya?” Akupun ikut memastikan.

“ ENAK AJA!!! gak kug. Bener. Ini coba lihat sendiri.” Leeteuk oppa menujukkan buktinya.

GLLLEEKK!! MAAMPUS GUUE!! Aku pasrah saja lah. Daripada di gebukin warga sekampung (anak suju).

Sungmin POV

Aku sangat semangat ingin mendengar siapa yang menjadi teman duetnya Vanessa. Karena aku sebenarnya juga ingin tampil dengannya.

“KYUHYUN!!”

MWO?? Bukan aku? Semangatku pun luntur. Aku langsung saja menjauhi kerumunan anak-anak Suju. kukira bakal aku yang terpilih. gak taunya gak.

Author : “makanya lu jgn keGR-an dulu. tu dah akibatnya.”

Sungmin : “HUH!” sambil ngelempar kursi ke Author.

“kenapa bukan aku saja yang jadi teman duetnya?? Kenapa Kyuhyun?” ucapku dalam hati. Tapi aku juga gak bisa merubah ini semua. Ini sportif. Aku gak boleh egois seperti ini.

Vanessa POV

“Jadi kita nya..nyanyi apa oppa?” tanyaku terbata bata pada Leeteuk oppa.

“Hmm.. Lagu apa ya? Yang romantis gitu dueehh.” Leeteuk oppa berpikir.

“Lagunya Soundtracknya Aladdin tu ja hyung. Tapi aku lupa judulnya.” Sambung Ryeowook oppa sambil garuk garuk kepala, kebetulan kepalanya juga gatel gara-gara ketombenya. *Lupa ato emang gak tau (?)*

“A Whole New World?” jawabku reflex.

“Yah ntu dah!!” ucap Ryeowook oppa.

“Ya udah itu aja kalian nyanyikan. Gimana?” sambung Leeteuk oppa.

“aku sih setuju aja. Kamu setuju gak?” tanyaku pada Kyuhyun sambil menyenggol lengannya yang berada disampingku.

“Hmmm..” Jawabnya tanpa ekspresi.

“Iya udah kalau gitu. Kalian silakan siap-siap saja ok? Berunding gitu.” Leeteuk oppa and Genk lekas meninggalkan aku dan kutukupret ini (Kyuhyun).

“Jadi… apa yang kita rundingkan?” tanyaku pada Kyuhyun. Tapi Kyuhyun hanya diam.

“HUH!!! Dia sangat menyebalkan sekali!! Pingin aku tonjok ajah! Nyuekin aku aja kerjaannya!” ucapku dalam hati.

“Kenapa kau diam??” lanjutku bertanya padanya.

“Enggak. Gak napa-napa. Emang perlu rundingan apalagi?” tanyanya balik.

“………” aku menggelengkan kepala.

“Ya udah kalau gitu kita ke ruang rias dulu.” Ucapnya sambil menggandeng tanganku.

MWWOO? SI EVIL GANDENG AKU??!! APA DIA GAK SALAH? Di ruang rias, make upku cuma diperbaiki saja. Aku pun tinggal menunggu Kyuhyun yang kelihatannnya sedang ganti kostum.

Kyuhyun POV

“aku sih setuju aja. Kamu setuju gak?” Tanya Vaness padaku sambil menyenggol lenganku yang berada disampingnya.

“kasih dah.” Jawabku singkat.

“Iya udah kalau gitu. Kalian silakan siap-siap saja ok? Berunding gitu.” Leeteuk oppa and Genk lekas meninggalkan aku dan Nenek sihir ini (Vanessa).

“Jadi… apa yang kita rundingkan?” Tanya Vaness padaku. Aku hanya bisa diam. Aku tidak tau harus bicara apa.

“Kenapa kau diam??” lanjutnya.

“Enggak. Gak napa-napa. Emang perlu rundingan apalagi?” tanyaku balik. Kulihat dia Cuma menggelengkan kepalanya.

“Ya udah kalau gitu kita ke ruang rias dulu.” Ucapku sambil menggandeng tangannya. Di ruang rias, aku pun segera ganti kostum.

WAIT… tadi aku gandeng Vanessa?? MWWOOO? Kug bisa? *ya bisalah orang kamu yang gandeng duluan*

Setelah itu aku pun selesai dan kulihat Vanessa sudah menungguku.

“Ayo!” ucapku padanya. “Ne.” balasnya. Kami pun menuju panggung bersama. Tapi tiba-tiba dicegat anak-anak gaje (Suju).

“Semoga kalian tampil dengan baik ya. Aku mendukungmu Kyu.” Ucap Ryeowook hyung.

“Oke.” jawabku singkat. Vanessa terlihatnya sedang berbicara dengan Sungmin hyung. Aku pun menghampirinya.

“Ness. Kita musti tampil.” Ajakku sambil menarik lengannya.

“oh ya. Dah Sungmin oppa.” Ucapnya pada sungmin hyung.

“GO KYUHYUN GO! GO VANESSA GO!” ucap semua member Suju ala cheerleders. Aku hanya bisa menghela napas karena aku mempunyai hyung-hyung yang bener-bener gaje. Lalu kami pun menuju panggung.

Vanessa POV

“Ayo!” ucap Kyuhyun padaku yang sedang duduk. “Ne.” balasku singkat. Kami pun menuju panggung bersama. Tapi tiba-tiba dihalangi Oppa oppa gaje. Aku pun diajak bicara oleh sungmin oppa.

“Gimana? Udah siap?”

“ne oppa.” Jawabku.

“tampilkan saja yang terbaik. Oke?” ucapnya sambil mengacungkan jempol tangannya.

“Oke!” akupun ikut mengancungkan jempolku.

“Ness. Kita musti tampil.” Ajak Kyuhyun dan menarik lenganku.

“oh ya. Dah Sungmin oppa.” Ucapku pada sungmin oppa.

“GO KYUHYUN GO! GO VANESSA GO!” ucap semua member Suju. Aku hanya bisa tersenyum melihat tingkah mereka. Lalu kami pun menuju panggung.

Setelah sampai di atas panggung, kulihat banyak sekali ELF disana sambil teriak-teriak. “Annyeong!!” sapaku dan Kyuhyun pada ELF. Dan musik pun di mulai. Aku dan Kyuhyun mulai bernyanyi.

I can show you the world
Shining, shimmering, splendid
Tell me, princess, now when did
You last let your heart decide?

I can open your eyes
Take you wonder by wonder
Over, sideways and under
On a magic carpet ride

A whole new world
A new fantastic point of view
No one to tell us no or where to go
Or say we’re only dreaming

A whole new world
A dazzling place I never knew
But when I’m way up here
It’s crystal clear

That now I’m in a whole
New world with you
Now I’m in a whole
New world with you

Unbelievable sights
Indescribable feeling
Soaring, tumbling, freewheeling
Through an endless diamond sky

A whole new world
Don’t you dare close your eyes
A hundred thousand things to see
Hold your breath, it gets better

I’m like a shooting star
I’ve come so far
I can’t go back
To where I used to be

A whole new world
Every turn a surprise
With new horizons to pursue
Every moment red-letter

I’ll chase them anywhere
There’s time to spare
Let me share this whole
New world with you

A whole new world
That’s where we’ll be
A thrilling chase
A wondrous place
For you and me

Setelah selesai bernyanyi, kami berdua pun membungkukkan badan pada para penonton. “Kamsahamnida” ucapku dan Kyuhyun. Kulihat Elf bersorak ria atas penampilan kami. Aku melambaikan tanganku dan segera kembali kebelakang panggung sambil digandeng oleh Kyuhyun.

Kyuhyun POV

Setelah selesai bernyanyi, kamipun membungkukkan badan pada para penonton. “Kamsahamnida” ucapku dan Vaness. Kulihat Elf bersorak ria atas penampilan kami. Kamipun segera kembali kebelakang panggung sambil kugandeng Vanessa.

Di belakang panggung, kulihat member Suju lain. “Kalian tampil dengan baik sekali. Aku sampai menangis. Hiks” Ryeowook Hyung cengeng sambil memeluk Yesung Hyung. *Jijay banget*

“Hikss..” kulihat Leeteuk oppa juga menangis.

“kalian ni cengeng sekali!! Jangan menangis!!” Ucap Heechul hyung kesal. Padahal kulihat dia juga ikut menangis. HHUUAA!! Dasar cengeng semua ni anak-anak.

“Ayo semua!! Kita ucapkan salam perpisahan pada ELF. Konser ini udah selesai.” Ajak Leeteuk hyung.

“Oppa. Aku disini saja ya? Aku agak tidak enak badan.” Ucap Vanessa tiba-tiba.

“Ne. kau tak papa kan?” Tanya leeteuk hyung pada vaness.

“tidak apa-apa. Aku hanya sedikit pusing.” Jawab vaness.

Memang kulihat wajah Vaness agak pucat. Prasaanku kok jadi gak enak ya? Isshh.. Ngapain juga mikirin dia. HUH!! Kami pun kembali ke panggung dengan menutup acara konser kami dengan lagu Sorry Sorry. Setelah selesai, kami kembali lagi ke belakang panggung. Semua member duduk melepaskan lelahnya.

Vanessa POV

“Ness. Ayo aku antar pulang.” Ajak sungmin oppa.

“Ne.” jawabku singkat. Ku rasa pusingku ini bertambah parah. Akhirnya aku pulang. Diperjalanan pulang aku tertidur dan akhirnya tiba di rumah.

“Ness. Bangun..” ucap Sungmin oppa membangunkanku. “Eh, sudah nyampe yah?” ucapku yang masih tiga perempat sadar.

“gomawoyo oppa.” lanjutku.

“ne. jangan lupa kau harus istirahat. Muka mu pucat. Kau tak  apa kan?”

“yea. Aku tak apa. tenang saja ya oppa. Annyeong! Hati2 di jalan.”

“Annyeong.” Balas sungmin oppa. Mobil sungmin oppa pun sudah terlihat jauh, langsung saja aku masuk ke rumah untuk beristirahat.

****

Esoknya, aku pergi untuk ke dokter untuk mengecek kesehatanku.

“bagaimana dok?” ucapku pada seorang dokter. “Nyonya Vaness. Maaf sebelumnya kalau saya harus mengatakan ini.” Ucapnya.

“maksud dokter?” tanyaku bingung.

“anda telah mengidap kanker stadium 2.”

“APA DOKTER????”


-to be continued-

By : rossaupdate

 


Genre : fanfiction, continue, humor, romance, friendship

Tags : Cho Kyuhyun, Lee Sungmin, Super Junior

Author : rossaupdate (www.rossaupdate.wordpress.com)

4 Comments (+add yours?)

  1. alfi rahmawati
    Mar 05, 2011 @ 08:02:16

    waduh. . .kanker?
    chingu. . .lanjut dong. . .penasaran

    Reply

  2. minkijaeteuk
    Mar 06, 2011 @ 00:44:04

    baru part 1 udah mengejutkan gini, sakit kanker. . .
    Wah. . . Wah. . .lanjut. . .

    Reply

  3. cho's2203
    Mar 11, 2011 @ 20:25:27

    Lanjut,, kaget bgt pas tw kena kanker rahim,, happy ending y 🙂 I like it. Daebak!

    Reply

  4. idih :(
    Mar 13, 2011 @ 16:27:03

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: