THROSU PART 74

BAB. 74

Lembah Miracle ~

Arang sedang menikmati permainan Andhine di dinding batu menggunakan sihirnya. Jaejoong beserta neneknya berdiri di sampingnya dan juga ikut menikmatinya.

“Cieeehh…! Jadi cuma segitukah kemampuan dari Lembah Miracle…? Dari 9 yang datang, hanya 2 yang dapat diambil jiwanya… Jaejoong sshi, apa ada yang ingin kamu sampaikan mengenai hal ini…?!” tanya Arang yg merasa kesal.

“Mian hamnida, yang Mulia Ratu Kegelapan… Aku akan menyelesaikannya dengan segera…!” jawab Jaejoong seraya mengundurkan diri.

“Hmm,, lupakan saja..! Lagian tidak ada gunanya lagi bagiku membiarkannya tinggal disini…!” tutur Arang yg maksudnya ditujukan kpd Andhine.

“De, algesumnida… Yang Mulia Ratu…” sahut Jaejoong dgn wajah yg tidak dapat diterka.

Tidak ada yg tahu perasaannya yg sebenarnya stlh mendengar ucapan Arang yg tidak menginginkan kucing peliharaannya selama puluhan tahun tsb utk menetap di Lembah Miracle….. __ __ ___ __ __

Istana kerajaan Serigala Putih ~

“BOE..!??? Maksudmu,,, aku mencurigai Kelly adalah mata-mata dari Lembah Miracle…?” tanya Yejin kaget sekali.

“Ye!? Gwaenchanayo, dongsaeng ah…?” tanya Ratu Gain heran dgn sikap Yejin.

“A, a,, aniya…! Jeongmal aniya! Aku tidak mengatakan hal itu sama sekali…!” tegas Yejin dgn serius.

“Boe? Dongsaeng ah.. Jangan bercanda..! Ini sama sekali tidak lucu, araseoh…?” ucap Ratu Gain yg merasa kesal.

“Omo…! Kenapa kalian semua tidak mempercayaiku? Raja Lee,,, apa kamu juga tidak mempercayai kata-kataku??” tanyanya dgn wajah yg sedih.

“Hmm,, kalian bertiga tolong segera temukan keberadaan Kelly… Balli..!” perintah Raja Lee yg merasakan firasat yg tidak enak.

“Raja Lee,, sudah ditemukan…! Silakan anda periksa..” ujar Henry lalu memperlihatkan posisi Kelly.

Kedua ratu yg penasaran jg segera menghambur ke depan utk melihatnya.

“Ye!? Bukankah ini taman istana belakang…?” celetuk Yejin heran.

“De,, itu memang taman istana belakang… Tetapi,, coba kalian lihat ini…!” ujar Ratu Gain sambil menunjuk ke arah seorang wanita yg mirip dgn Ratu Yejin.

Mereka semua yg berada disana segera meneliti dan membandingkan ratu Yejin. Sama persis wajah mereka berdua sehingga sulit utk menentukan mana yg asli dan mana yg palsu.

“Raja Lee,, ottokhae…?” tanya Ratu Gain cemas.

“Ini pasti perbuatan Lembah Miracle…! Yejin sshi, neoh,,”

“Ech,, dongsaeng kemana?? Barusan dia masih ada disini… Aneh!” ujar Ratu Gain mengerutkan dahinya.

“Raja Lee.. Coba anda lihat…” pinta Kyuhyun sembari menunjuk ke arah dua orang Yejin.

“Aratta..! Ternyata dongsaeng udah bergerak duluan kesana… Hmm,,” gumam Ratu Gain sembari menghela napasnya.

“Bagaimana Raja Lee? Apa perlu kita membantu mereka?” tanya Edois.

“Hmm… Biarkan saja..! Aku percaya dia bisa menyelesaikannya…” ucap Raja Lee yg ditujukan kepada Ratu Yejin.

“De,, algesumnida…” sahut Edois.

“Sekarang,, mari kita pusatkan konsentrasi..! Kita harus segera membantu pangeran Leeteuk untuk segera menyelesaikan misinya! Waktu kita sudah sangat sedikit, jadi kita harus manfaatkan baik-baik, araseoh..?” ujar Raja Lee dgn serius.

“De…! Algesumnida…!” sahut mereka dgn serempak.

Hidup dgnnya selama ratusan tahun, belum pernah Ratu Gain melihat Raja Lee sebegitu seriusnya. Peperangan kali ini, benar-benar menentukan hidup dan mati seluruh kehidupan makhluk dimuka bumi ini. __ __ ___ __ __

*LEETEUK POV*

Jangankan utk menolongmu Kelly ah.. Aku sendiri saja sudah terjebak di dalam labiryn terkutuk ini.

Ottokhajyo?

Seseorang… Cheball… Keluarkan aku dari sini…!

“Teuk… Leeteuk sshi… Leeteuk sshi!”

‘DEG..!’

Seseorang… Barusan aku mendengar seseorang memanggil namaku…

Nugu…? Nuguseoyo? Andhine kah…?

“Andhine sshi,, neoh…” ucapku ragu sambil memandang wajahnya yg bingung.

Tapi sepertinya bukan Andhine! Bukan dia… Nugu? Nuguseoyo? Siapa yg sedang bertelepati dgnku? Nugu?

“Leeteuk sshi… Ini ayahmu…! Segera pusatkan konsentrasimu jika ingin keluar dari tempat itu! Bulan sudah akan mencapai titik puncaknya dan gerhana akan segera terjadi..! Balli… Jangan menyia-nyiakan waktumu lagi..!”

“Raja Lee?? Waegurae? Kenapa anda bisa bertelepati denganku di Lembah Mirace…??” tanyaku bingung.

“Ini semua berkat kedua pangeran White Dragon bersama asistennya yang berjuang memecahkan kode rahasia untuk menembus Lembah Miracle…! Mungkin agak terlambat, tapi ingat! Tidak ada kata terlambat jika ingin menolong makhluk hidup dimuka bumi ini, arajji…!”

“De, algesummida Raja Lee… Tapi, bagaimana dengan keadaan Kelly sshi sekarang? Kenapa Yejin omma menyanderanya? Apa salahnya…?”

“Soal Kelly kamu jangan khawatir.. Aku bisa mengurusnya! Leeteuk sshi, kalau kamu ingin menyelesaikan misimu, buang jauh-jauh masalah pribadimu..! Jika tidak, mautlah yang akan menyapamu nantinya, arajji….?”

“Ye,, algesumnida….” sahutku dgn tegas.

“Sekarang, bunuhlah siluman kucing di depanmu jika kamu ingin keluar dari sana! Sekali lagi ingat…! Buang jauh-jauh perasaan pribadimu….!”

Stlh itu, aku tidak mendengar suara telepati Raja Lee. Pesannya kepadaku membuatku jadi bingung.

Andhine, biarpun dia pengikut kegelapan tapi hatinya belum sepenuhnya milik kegelapan. Aku bisa merasakan jika hatinya ada seberkas perasaan yg hangat.

“Andhine sshi.. Dimana pintu keluarnya? Katakan kepadaku sekarang juga, balli…!” bentakku sambil mengacungkan pedang kepadanya.

“Hahaha… Molla…! Nado mollayo! Hahahaha….” ucapnya seraya tertawa lebar.

“Cukup, Andhine sshi! Sekarang masih belum terlambat jika ingin bertobat…! Neoh, apa kamu benar-benar ingin menyerah kepada perasaanmu sendiri? Apa kamu rela mati sia-sia sebelum memperjuangkan cintamu?” ucapku tanpa bergeming.

Andhine terdiam dgn seraut wajah yg sedih. Tampak dia sedang mengepalkan kedua tangannya erat-erat dgn wajah menunduk.

“Andhine sshi… Balli…! Keluarkan aku dari sini..! Aku berjanji tidak akan membunuhmu…”

“Membunuhku…? Hahaha… Leeteuk sshi, tidak perlu basa-basi seperti itu kamu sudah pasti akan membunuhku…” ujarnya sambil tertawa pahit.

“Maksudmu…?” tanyaku bingung.

“Neoh,, dengarkan baik-baik… Naega,, naega… Hahaha…. Akulah yang membunuhnya… Hahaha…” tawanya dgn suara serak.

“Membunuhnya? Nugu?”

“Yeoja… Yeoja chingumu, Angel sshi…! Akulah yang membunuhnya… Hahaha…” tawanya dgn puas sekali.

Mendengar kata-katanya barusan, bumi yg kuinjak serasa berputar. Tanganku yg menggenggam pedang, gemetaran menahan rasa sakit dihatiku.

“Bohong…! Kamu pasti sedang membohongiku supaya bisa membuatku segera menghabisi nyawamu…!!” bentakku tidak percaya.

“Hmm… Malam itu,,, ketika Raja Lee merayakan pesta ulang tahunnya.. Aku datang menemui Angel sshi. Disana aku terlibat pertengkaran kecil dengannya lalu aku diam-diam menerobos ke dalam aula istana untuk mencarimu…”

“Mencariku? Wae?” tanyaku mengerutkan dahi dgn dalam.

“Karena aku ingin membalas pengkhianatan dengan penyesalan…!! Aku ingin membalas pengkhianatan yang dilakukannya terhadap majikanku… Hehehe…”

“Mwoe??!! Jaejoong kah yang kau maksudkan itu..??”

“BENAR…!! Tuan Jaejoong begitu mencintainya tetapi dia malah mengkhianatinya…! Tapi,, ketika aku bilang ingin membunuhmu, dia tampak ketakutan sekali.. Hahaha…”

Aku terus mendengarkannya dgn saksama. Hatiku terus bergemuruh tak karuan.

“Dan saat kamu sedang asyik berdansa dengan Kelly, dia datang dan menggunakan tubuhnya untuk melindungimu dari anak panahku… Sungguh sangat disayangkan karena aku gagal membuatnya merasakan penyesalan…!”

“Dengan begitu, apa hatimu merasa senang…? Neoh,, kamu tahukan apa arti cinta yang sebenarnya..?” tanyaku yg membuatnya membisu.

“Cinta itu tidak harus memiliki..”

Andhine mengerutkan dahinya mendengar kata-kataku.

“Cinta juga tidak bisa dipaksakan…”

“Aku tidak akan percaya… Jadi jangan sok mengguruiku! Balli…!! Segera bunuh diriku maka kamu bisa keluar dari sini…!” serunya dgn tegas.

Ottokhe? Haruskah aku membunuhnya?

“Leeteuk sshi! Apa kamu sudah lupa pesanku…?! BALLI…!! Segera habisi dia lalu berkumpul dengan yang lainnya..! BALLIII…!!”

Ayah menggunakan telepati lagi untuk mengingatkanku.

“Algesumnida… Andhine sshi,, mianhe…” ucapku lalu mengayunkan pedangku ke lehernya.

Darah segar mulai membasahi lantai. Perlahan-lahan kulihat tubuhnya berubah ke wujud asalnya yaitu seekor kucing hitam yg lucu.

Aku berjongkok lalu mengelus kepalanya. Stlh itu, tubuhnya menghilang seperti debu yg terhembus angin.

Dia meninggalkan sebuah kalung hitam dgn pendant bell emas yg selalu dipakainya di leher. Aku segera meraihnya dan menggenggamnya dgn erat.

‘DEG..’

“Pangeran Leeteuk..! Mianhe… Kurasa aku harus pergi supaya tidak menjadi bebanmu dalam menyelesaikan misi… Jeongmal mianhe jika aku membuatmu sedih.. Mianhe Pangeran.. Saranghaeyo…”

Suara ini bukankah suaranya…

“Kelly!?”

Aku segera menghambur ke depan cermin yg memperlihatkan taman istana belakang. Disitu aku melihat Kelly berdiri di tepi jurang sedang memperhatikan Yejin omma bertarung melawan Dark.

Kelly terus mundur ke belakang dan kini tubuhnya telah jatuh ke dalam jurang.

“ANDWAEEE…!! ANDWAE, KELLY AH….!! ANDWAEEE……!!” seruku terisak sambil memukul cermin tsb.

“Pangeran Leeteuk… Saranghae… Naega, neomu neomu neomu saranghaeyo…”

Itulah kata-kata terakhir yg kudengar dari Kelly. Wae? WAE…?!! Kenapa semuanya jadi begini?!!

WAEEEEE…..!!

Cermin di depanku tiba-tiba menghilang disertai dgn lenyapnya labiryn terkutuk ini. Aku kini berada di sebuah padang yg luas meratapi kejadian yg terjadi begitu saja. Sulit sekali utk diterima.

Aku segera menghapus airmataku lalu berusaha utk berdiri. Ketika aku hampir terpeleset, seseorang bertangan kekar segera memapahku.

“Hyung, gwaenchanayo…?” tanyanya panik.

“De.. Gwaenchana… Mari kita segera cari yang lainnya untuk berkumpul…” sahutku kpd dongsaengku, Shindong sshi.

[to be continued ~ ]

8 Comments (+add yours?)

  1. dihan
    Mar 06, 2011 @ 20:28:19

    Waaaa udah keluar !

    Reply

  2. Fara_Elfish
    Mar 07, 2011 @ 10:01:34

    Lanjuuuttttt >O< penasaran
    Aiggoooo Kelly Ottoke Otthokke *Histeris*

    Teuk-yaaaa Palli Palli Palli
    Part 75 Asap 🙂
    Di Tunggu Bgt

    Reply

  3. hanchullover
    Mar 07, 2011 @ 15:06:47

    lanjutannya di tunggu secepatnya..
    palli…. penasaran…
    author, semangaaaatttttt…!!!!!! >_____<
    hehehehhehehe ^o^

    Reply

  4. freychullie.shinraena
    Mar 07, 2011 @ 18:26:17

    weh,, kellyyy…
    kok???
    penasaraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan…
    next partnya secepetnya yaaaa

    Reply

  5. sullikpop
    Mar 08, 2011 @ 13:27:47

    dikit banget… 😦 #plakk

    lanjut… di tunggu lanjutannya.. ^^

    penasarannnn

    Reply

  6. May4teukie
    Mar 08, 2011 @ 20:25:24

    Huwe~ byk yg mati

    Reply

  7. kheynie_hae
    Mar 08, 2011 @ 23:12:33

    Anyeooonng semuaaanyaaaaa ~

    *lambai-lambai gaze*

    Reply

  8. Minniemint
    Mar 13, 2011 @ 09:38:30

    jd….sungmin ma hae beneran udah mati ya??
    kenapa harus ada yg mati…hiks…

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: