[Guess The Author] Dance In Love

 

Ada legenda sekolah yang mengatakan…

Siapa yang berciuman pada malam 14 Februari…

Di atas panggung teater…

Keduanya akan jadi pasangan selamanya…

Meski kedua musuh bebuyutan sekalipun…

Benarkah itu?

Ririn Sonsangnim sudah pusing melihat keadaan kelas di depannya, terlebih kedua anak yang sedang bertengkar hebat itu. Yang satunya gadis manis dan imut, tapi tomboi sekali, sedang bertengkar hebat dengan musuhnya yang pria tampan dan imut pula. Tapi keduanya kalau sudah bertengkar… astaga, bisa membuat kepala siapa saja teng-tengan, dan kuping berdenging.

   ”Miss Cho, Mr Lee, apakah kalian tidak bisa damai?!” kata Ririn Sonsangnim sudah habis sabar, dan setiap patah kata yang dikeluarkannya terkesan berbahaya.

   ”Dia yang mulai duluan Sonsangnim! Dia tidak mau mengalah, padahal aku kan seorang gadis!”

   ”Kelakuanmu tidak seperti seorang gadis!” balas Sungmin.

   ”Iya, karena kelakuanmu yang lebih mirip seorang gadis!” balas Chihoon sama berdesisnya.

   ”Pardon me?” suara Sungmin naik ke level tertinggi.

  Seisi kelas sudah menutup telinga mereka dengan tangan masing-masing, dan Ririn Sonsangnim menepuk kepalanya. ”Oke, Ms Cho, dan Mr Lee…” Ririn Sonsangnim berusaha menahan dirinya agar tidak meledak. Sementara Cho Chihoon dan Lee Sungmin menatapnya acuh tak acuh.

   ”Saya sudah tidak bisa menolerir kalian lagi,” katanya perlahan. ”Saya akan memberikan kalian hukuman, yang saya harap akan membuat kalian jera! Tidak seperti hukuman-hukuman sebelum ini.”

   Chihoon dan Sungmin saling lirik, lalu membuang pandangan. Mereka berpikir paling parah hukuman yang diberikan guru mereka ini hanyalah menyapu kelas, membersihkan toilet?! Ah itu sudah basi… dan mereka akan tetap saling bertengkar, mereka memang musuh abadi! Itu yang ada di pikiran mereka.

   ”Hukuman ini, saya harap menjadi hukuman terakhir bagi kalian berdua.” Ririn Sonsangnim menghela napas. ”Lee Sungmin, Cho Chihoon, kalian akan jadi pair di pagelaran drama 14 Februari besok!”

   Kontan mata Sungmin dan Chihoon melebar, keduanya tidak menyangka sama sekali bahwa hukumannya akan seperti ini?!

   ”Sonsangnim!”

   ”Andwae!”

   ”Karena saya sudah bingung bagaimana harus menghentikan kalian!” kata Ririn Sonsangnim tegas. ”Kalian pikir kami semua disini tidak terganggu dengan ulah kalian! Sudah terima saja!”

”Ms Cho, Mr Lee, silakan duduk. Selamat bergabung dalam pementasan kita,” sambut Shindong Sonsangnim. Chihoon berdesis mengeluhi diri sendiri, tak berbeda jauh dengan Sungmin.

   Sekarang seluruh sekolah sudah tahu kalau dua musuh bebuyutan itu di dapuk sebagai pemeran utama pementasan Valentine esok, yang berarti keduanya harus memainkan peran sebagai pasangan kekasih. Drama yang akan dimainkan adalah Cassanova, dimana Sungmin akan menjadi Cassanova, dan Chihoonlah yang akan menjadi Francessca-nya.

   Baru keduanya diberikan naskah, keduanya langsung membuka lembar-lembar dimana Cassanova dan Francessca sudah saling jatuh cinta, mereka bergidik ngeri melihat adegan-adegan yang harus mereka lakukan. Dari mulai hanya sekedar bergandengan tangan, merangkul, memeluk, hingga berciuman, dan bercinta, semua harus mereka lakukan!

   Belum lagi ada adegan dansa di tengah-tengah drama tersebut, Chihoon menelan ludahnya ngeri. Dia kan belum pernah berciuman dengan pria manapun, dia belum menyukai siapa pun, dan apakah ciuman pertamanya harus diberikannya kepada musuh abadinya sendiri?!

   Oooh, tidak bisa…

   Tapi Sungmin nampak cool menanggapi hal tersebut, Chihoon bisa mendengarnya berkata, ”Cuma akting kan? Gak susah…” katanya dengan wajah juteknya yang biasa. Kemudian mereka mulai berlatih, mau tak mau Chihoon pun berlatih keras, dengan tekad tidak mau kalah dari Sungmin.

   Dia menghapalkan dialog-dialognya, dan berlatih dansa dengan koreografer dramanya dengan tekun, sehingga persiapannya pun sama matangnya dengan si jenius Sungmin yang memang kepintarannya di atas rata-rata, dan juteknya juga di atas rata-rata.

   Akhirnya setelah persiapan pendalaman karakter dan gerak sudah siap, keduanya siap untuk mempraktekan adegannya. Dari mulai bagaimana Sungmin berhasil merayu gadis-gadis, dari gadis remaja biasa, hingga para biarawati memintanya untuk meniduri mereka, sampai akhirnya dia bertemu dengan Francessca. Dari mulai bagaimana Francessca tidak suka padanya, sampai Cassanova pun jungkir balik membuat Francessca jatuh cinta.

   Akhirnya keduanya saling jatuh cinta dan berdansa, lalu berciuman mesra, dan bercinta.

   Sayang adegannya tidak semulus itu.

   ”Hana, dul, set… cue!”

   Chihoon mulai merapalkan dialognya, dibalas oleh Sungmin dengan tatapan menusuk. Dialog yang seharusnya penuh dengan bahasa-bahasa cinta tersebut, malah diucapkan seperti menyuluti perang dan emosi, pandangan mata keduanya pun seperti siap menerkam satu sama lain.

   ”NG!” teriak Shindong Sonsangnim. ”Ms Cho, Mr Lee! Apa-apaan ini? Ketika pendalaman karakter kalian sangat baik! Begitu pula ketika latihan percobaan! Kemana perginya itu semua? Pementasan tinggal beberapa hari lagi, dan kalau kalian mengacaukannya, aku bersumpah kalian tidak akan pernah hidup tenang!” ujar Shindong Sonsangnim keras.

   Chihoon dan Sungmin saling pandang kemudian mengembuskan napas keras-keras, dan berkata kompak. ”Joesohamnida, Sonsangnim…”

   ”Ulang! Hana, dul, set… cue!”

Chihoon menghempaskan tubuhnya di kamar ganti ruang teater, hanya ada dia sendiri disana. Dia menaikkan kakinya dan melemaskannya, lalu kepalanya disandarkan ke dinding di belakangnya. Dia mencoba menghirup sebanyak mungkin udara untuk membantu menenangkan dirinya, tapi gugupnya terus terasa.

   Kenapa harus Sungmin? Kenapa harus kami berdua? Kami kan kucing-anjing, elang-ular! Sampai kapan pun kami tidak akan pernah akur! Chihoon sudah membenci Sungmin sejak pertama kali melihat Sungmin. Melihat kelakuan Sungmin yang feminis tapi jutek, dan tentu saja karena keduanya memiliki kepintaran diatas rata-rata. Sejujurnya Chihoon tidak suka dikalahkan oleh pria dalam hal pelajaran, dan Sungmin melakukan semua hal yang dia tidak suka.

   Dan sekarang dia dihukum oleh Ririn Sonsangnim untuk menjadi pasangan Sungmin?! Aaaaaaaaahhh, siksaan macam apa ini?!

   ”Ms Cho, ayo mulai latihan lagi…”

   Chihoon menghela napas dalam-dalam, ini masuk ke adegan kiss pertama mereka. Sungmin, dengan wajah juteknya sudah bersiap di tepi panggung, wajahnya santai dan kalem sekali, Chihoon jadi kesal sendiri. Shindong Sonsangnim kemudian meminta mereka berdiri berhadapan.

   ”Oke, ucapkan adegan tersebut, dalami… seolah-olah kalian memang saling mencintai satu sama lain.” Shindong Sonsangnim memutari keduanya. ”Tatap matanya langsung. Dengan begitu, dialog yang mengalir akan semakin terasa… singkirkan permusuhan kalian, kalian adalah Cassanova dan Francesca… dua insan yang saling mencintai.”

   Akhirnya mata Sungmin dan Chihoon bertemu. Dan tiba-tiba mengalirlah semua dialog tersebut, dengan indahnya. Adegan yang ini akhirnya berhasil selesai, tanpa NG, Shindong Sonsangnim nampak puas dengan hasil yang diraih oleh Chihoon dan Sungmin.

Chihoon tiba di rumahnya, yang memang masih sepi karena dua kakak dan orangtuanya sibuk, dia langsung ke dapur dan mengambil air es. Ia langsung menenggaknya banyak-banyak dan meletakkan begitu saja tasnya di sofa, sampai bel rumahnya berbunyi.

   Chihoon bergegas kembali ke depan karena si tamu rupanya amat sangat tidak sabaran, terus menerus menekan bel. Chihoon buru-buru membukanya dengan gusar.

   ”Ne?” dan Chihoon kaget bukan kepalang melihat ternyata Sungmin yang ada di hadapannya.

   Sungmin sedang memerhatikan tatanan luar rumah Chihoon, dan agak kaget juga begitu Chihoon membuka pintu.

   ”Sedang apa kau disini?!” Chihoon menatap Sungmin dari ujung rambut hingga ujung kaki.

   ”Mau mengajakmu latihan,” ujar Sungmin singkat, sambil melirik ke dalam. ”Aku tak boleh masuk?” tanyanya jutek.

   Chihoon sebenarnya mau mengusir pria ini, tapi demi latihan, akhirnya dia mundur dan memepersilakannya masuk ke dalam rumah. Chihoon kemudian menunjuk taman belakang.

   ”Latihan disana saja, disini kurang lega…” kata Chihoon setengah hati. ”Aku mau ganti baju, kau…” dia menatap Sungmin yang masih nampak cuek. ”Terserah kau mau apa.”

   Sungmin mengangguk singkat. Chihoon naik ke atas, mengganti pakaiannya dengan kaus dan celana training biasa lalu mencepol rambutnya ke atas dan turun lagi ke bawah dengan naskah dramanya. Dilihatnya Sungmin sudah duduk di kursi taman belakang.

   ”Ayo latihan!” ajak Chihoon agak ketus.

   Sungmin meletakkan tasnya dan mengeluarkan naskahnya juga. ”Adegan lainnya sudah lancar, tinggal ini…” dia membuka sebuah halaman dan meletakkannya di meja, Chihoon meliriknya.

   Ternyata adegan berdansa.

   ”Aku tak bisa dansa,” ujar Chihoon.

   ”Cih…” keluh Sungmin, lalu dia menatap Chihoon heran. ”Kau kan wanita, bagaimana mungkin seorang wanita tak bisa berdansa?!”

   ”Memangnya kau bisa?!”

   ”Aku bisa!”

   ”Berarti kau yang wanita!”

   Sungmin menatap Chihoon tajam. ”Bisa kau hentikan kata-kata kasarmu barusan! Aku tidak akan segan-segan main tangan kalau kau bicara begitu lagi.”

   ”Huh…” kalau tidak ingat ini di rumah, Chihoon pasti akan meladeni si Jutek itu bertempur. Akhirnya Chihoon dengan nada sedikit merendahkan berkata. ”Ya sudah, ajarkan, kalau kau memang bisa…”

   Setelah berkata begitu, Sungmin menarik tangan Chihoon dan mereka langsung berhadapan dengan jarak yang sangat dekat, tapi pancaran mata mereka masih mem-perlihatkan aura permusuhan.

   ”Take my waist…” bisik Sungmin.

   ”What?!

   ”My waist…

   Chihoon lalu melingkarkan sebelah tangannya di pinggang Sungmin, dan satu tangan memegang tangan Sungmin, begitu pula Sungmin. ”Oke, mundur selangkah!” perintahnya. Chihoon mundur, sementara Sungmin maju, ”Maju selangkah!” perintah Sungmin lagi. Chihoon maju, sementara Sungmin mundur. Tanpa disadari, meski tanpa irama, gerakan keduanya seirama. Bahkan ketika Sungmin mengangkat tangan Chihoon, Chihoon tahu sendiri, dan dia berputar, lalu langsung menangkap pinggang Sungmin, dan berdansa lagi.

”Perfect! Ini sempurna sekali adegannya. Bagus, Ms Cho, Mr Lee!” puji Shindong Sonsangnim. ”Kalian benar-benar membuat semua terlihat mudah, kalau begitu aku mau adegan selanjutnya sempurna seperti ini, persiapkan diri kalian di rumah ya!” perintah Shindong Sonsangnim.

   Chihoon mengangguk, kemudian mengambil tasnya lagi, dan berjalan keluar mengikut teman-temannya yang lain. Di depan gerbang sekolah, Chihoon seperti biasa sedang menunggu bus ketika motor sport hitam berhenti di hadapannya. Sungmin membuka kaca helmnya.

   ”Latihan lagi! Aku ke rumahmu…”

   ”Ne,” sahut Chihoon.

   ”Ayo naik!”

   ”Sekarang?!”

   ”Tahun depan! Ya iyalah sekarang, biar kekejar semuanya, dan ini semua cepat berakhir, kau bisa lepas dariku, begitupun aku bisa lepas darimu. Jadi jangan mengeluh!”

   Chihoon mendesis, sejak kapan seorang Lee Sungmin berani memerintahnya seperti ini? Tapi Chihoon cuma bisa mendengus dan mengangguk lalu naik ke motor Sungmin dan mereka ke rumah Chihoon. Sesampainya di rumah Chihoon keduanya buru-buru ke taman belakang dan membuka lembaran naskah mereka.

   ”Dansa sudah lancar, adegan awal sudah sempurna…” Sungmin terus membaca dengan cepat. ”Oke, bagian ini…”

   Chihoon melirik, dan langsung menelan ludah. Adegan kiss, dan adegan bercinta, dia melirik Sungmin yang menatap naskah, tetap dengan ekspresi biasa saja dan nampak jutek pula. Sama sekali tidak ada perasaan yang aneh karena harus beradegan mesra dengan musuh bebuyutan.

   Chihoon nampak ragu.

   ”Kau tidak suka?” tanya Sungmin mendongak menatapnya.

   ”Memang kau tidak?” balas Chihoon.

   Sungmin mendesah, ”kau suka sekali membalas pertanyaan orang lain, padahal akulah yang terlebih dahulu bertanya padamu!”

   Chihoon merengut.

   ”Suka tidak suka, kita harus melakukan ini!” desah Sungmin lagi. ”Kita mulai dari adegan ini dulu…”

   Chihoon membacanya, yang ditunjuk Sungmin adalah adegan bergandengan tangan. Kalau ini rasanya aku sanggup, batinnya. Dia mengangguk dan memulai adegan itu bersama Sungmin. Ketika akhirnya tangan keduanya bergandengan, secara naluriah, jemari mereka saling mencari untuk menelusup di jemari satu sama lain dan saling menggenggam.

   ”Ini udah oke kayaknya…” Sungmin beralih mencari naskah dengan satu tangan karena dia masih menggenggam tangan Chihoon, lalu dibacanya naskah lagi. ”Peluk…”

   Wajah Chihoon mulai menampakkan tanda-tanda penolakkan. Dia membaca naskahnya baik-baik. Adegan tersebut adalah adegan ketika Cassanova menyatakan cint dan Francesca juga sudah jatuh cinta padanya. Dari tipe berpelukannya, rasanya ini adalah pelukan yang passionate.

   Dan Sungmin langsung memeluknya. Chihoon terkejut, badannya kaku semua. Sungmin berdesis, ”begini caramu berpelukan?!”

   ”Aku belum pernah memeluk siapa pun!”

    ”Ingat, kau Fransesca!”

   Chihoon mendengus kemudian mengangguk. Dia menarik napas dalam-dalam dan kedua tangannya balas melingkari Sungmin dan menarik Sungmin semakin erat juga dalam pelukannya, jatungnya berdebar. Kemudian Sungmin membaca naskah lagi dan mendesah berat.

   ”Apa?”

   ”Kisseu!”

   Chihoon diam, dia melirik Sungmin. Wajah Sungmin kali ini baru menunjukkan sebuah emosi. Dia nampak gusar, sama seperti Chihoon, dan besok di hadapan teman-teman dan guru mereka, mereka akan berlatih adegan ini. Di hari pentas, mereka akan menampilkan adegan ini di depan seluruh warga sekolah malah.

   Mereka sama-sama diam sambil terus memandangi naskah.

   ”Oke, ayo,” ucap Chihoon mengambil inisiatif.

   Sungmin mendongak, ”yakin?”

   ”Kau takut dimarahi pacarmu?”

   Sungmin mendesah. ”Kebiasaan, kalau ditanya malah balas bertanya! Baiklah, kita memang harus profesional.”

   ”Keurae… uri first kiss…”

   Chihoon menghela napas. Dia kan belum pernah ciuman, bagaimana ini? Kenapa dia pede sekali mengajak Sungmin berlatih padahal Sungmin sendiri tidak yakin? Tapi kemudian tangan Sungmin sudah ada di wajahnya, membuatnya terpaksa mendongak dan melihat mata Sungmin.

   ”Rasanya ekspresimu harus diperbaiki…”

   ”Harus bagaimana?” tanya Chihoon pelan.

     ”Molla…” dan Sungmin langsung menempelkan bibirnya pada bibir Chihoon, Chihoon terkesiap. Chihoon masih sulit mendeskripsikan perasaannya karena dia bingung. Tapi dilihatnya mata Sungmin terpejam, dan bibirnya terus seperti melumat bibirnya sendiri yang masih menutup. Apakah dia harus memejamkan matanya?

   ”Kau datar sekali.” Sungmin melepaskan ciumannya dan mengusap bibirnya yang basah.

   Chihoon masih bingung.

   ”Kau belum pernah ciuman, ya?”

   ”Apa urusanmu?!”

    ”Berarti jawabannya ya.” Sungmin kembali membaca naskahnya. ”Kalau setiap ciuman kau akan seperti itu, akting kita akan gagal… latihanlah dengan pacarmu, agar lancar!”

   Chihoon berdecak kesal.

   ”Ayo latihan lagi,” ajak Chihoon.

   ”Yakin?”

   ”Waktu kita tak banyak, Lee Sungmin-ssi…”

  —

   ”Wah!” Shindong Sonsangnim dan para pemeran lain yang ikut menonton adegan kiss barusan terpana. Sungmin dan Chihoon memainkannya dengan sangat apik sekali. Pementasan mereka yang tinggal menghitung hari nampaknya bisa berakhir dengan sukses.

   Akhirnya hari pementasan drama berlangsung, 14 Februari, di hari Jumat malam. Semua sudah bersiap, termasuk Sungmin dan Chihoon dengan kostum panggung mereka. Sungmin benar-benar sangat tampan dan bisa membuat setiap wanita lumer jika memandang dan menerima senyum maut Cassanova yang diperankan olehnya. Sungmin menunggu seluruh pemeran berkumpul di balik panggung untuk berdoa bersama.

   Sampai Chihoon keluar, dengan make over yang luar biasa berbeda. Make up natural, dengan gaun jaman Victoria yang sangat pas melekat di tubuhnya. Pembawaan tomboynya menghilang, digantikan dengan pembawaan cantik alami yang menyita perhatian. Sungmin langsung meregangkan kemejanya yang tiba-tiba membuat tenggorokannya tercekat.

   Sungmin dan Chihoon justru saling canggung, keduanya tidak bisa menampik pesona masing-masing karena satu sama lain terlihat sangat berbeda dalam penampilan mereka kali ini. Setelah berdoa bersama mereka melakukan penampilan mereka.

   Sungmin dan Chihoon benar-benar memainkan peran mereka dengan baik. Tiap adegan mereka lakukan dengan sangat rapi. Adegan yang paling terekam dalam ingatan setiap orang adalah ketika keduanya berdansa dan menyatakan cinta satu sama lain. Kemudian ketika keduanya nyaris di penggal, namun akhirnya berhasil kabur.

   Lee Sungmin dan Cho Chihoon benar-benar mendapat pujian malam itu. Pihak sekolah yang tadinya hanya bermaksud menghukum mereka malah kini memberikan apresiasi kepada keduanya karena keduanya berhasil memerankan peran mereka dengan sangat sempurna.

  ”Kamsahamnida, Lee Sungmin-ssi… atas bantuan, dan kerjasama darimu selama ini.” Chihoon membungkuk. ”Kita tidak perlu kerja sama lagi, dan kau bisa bebas dariku.” Chihoon tersenyum kecut.

   Sungmin mengangguk. ”Sama-sama…”

   ”Mulai besok kita akan kembali ke kehidupan kita yang seperti kemarin…,” kata Chihoon dengan sedikit nada tidak rela. Entahlah, dia begitu menikmati setiap kebersamaan yang ia lalui bersama Sungmin namun tidak mau mengakuinya.

   Sungmin mendongak. ”Kenapa harus?”

   ”Maksudnya?”

   ”Kau tahu tidak ada legenda di sekolah ini,” kata Sungmin tiba-tiba.

   ”Legenda apa?”

   ”Legenda lama…” Sungmin memasukkan kedua tangannya di dalam saku celana jinsnya, dan menatap Chihoon. ”Barangsiapa yang berciuman di panggung teater, pada malam 14 Februari, sekalipun musuh… mereka akan jadi pasangan abadi…

   Chihoon terhenyak. ”Masa?”

   Sungmin mengangguk. ”Aku sudah tau dari lama ada legenda itu…” katanya santai.

   ”Lalu? Kau tidak percaya kan?”

   ”Buktinya ada kok…”

   ”Mana?”

   ”Rasanya aku suka padamu… Chihoonie…”

   Wajah Chihoon memerah, ”Mwo?! Kalau kau mau mempermainkanku, kau akan tau akibatnya, Lee Sungmin!”

   ”Aniya, aku serius,” ujarnya serius, tapi tetap santai dengan gayanya yang biasa. ”Tapi sebetulnya bukan karena legenda tersebut, aku memang sudah suka padamu dari dulu, tapi kau sangat menyebalkan dan selalu cari masalah denganku. Yaah, selama hanya itu alat kita komunikasi, aku terima saja…”

   ”Mwo?! Kau yang jutek denganku…”

   ”Aku jutek karena kau yang bilang aku jutek! Aku tidak jutek kok…”

   ”Ani, kau jutek…”

   ”Arasseo, kalau aku tidak jutek, kau mau pacaran denganku?”

   Chihoon menggigit bibirnya, ”Tapi, kita kan musuh…”

   ”Lalu?” Sungmin menariknya dan membawanya ke panggung teater yang masih terang tapi sudah sepi. ”Aku suka padamu, dan aku yakin kau juga suka padaku…”

   ”Cih~ percaya diri sekali kau!”

   ”Kalau begitu aku buktikan ya, kalau memang legenda ini benar…” Sungmin kemudian mencium Chihoon lagi dan melepaskannya. ”Iya, kan? Kalau kau tidak suka padaku, kau takkan mau dicium begitu saja dan memejamkan matamu. Ya, ‘kan?”

   Wajah Chihoon memerah.

   ”Akui saja!”

   ”Ne.” Chihoon menunduk.

   ”Johta!” Sungmin mencium Chihoon lagi.

-the end-

Guess the author of this story. Send your mention to @SJFF2010 with hashtag #2ndAnnivSJFF. We’ll wait for your answer up to 09.30 p.m. tonight. Don’t miss this change!! (^0^)9

48 Comments (+add yours?)

  1. HwangFie
    Mar 25, 2011 @ 20:10:00

    like dlu.. Kkk *balik lg keatas*

    Reply

  2. tomomikazuko13
    Mar 25, 2011 @ 20:15:11

    aigoooooooo so sweeeettttt
    minnieeeee kamu jutek2 tapi manis sekali pantes kyu seneng sama dirimu hahaha
    yang ini siapa ya kira2?bahasanya ga terlalu berat, ringan hehe *kapas kali

    Reply

  3. HwangFie
    Mar 25, 2011 @ 20:18:20

    seselai!eh selesai… Dah dkirim jwbannya.. XDD

    kekny author dg gaya nulis yg ini agak jarang nongol d sjff #soktaudanmengadaada

    2nd GTA telat gr2 lupa.. Mg yg ni g mngecwakan..

    Reply

  4. nellminsungie
    Mar 25, 2011 @ 20:20:28

    ahhhk~~ mank klo benci thu hampir semua berakhir jdi cinta.
    sweet~^-^ bgd deh!! sering bgd ciumannya .___.
    seandainya ada legenda kyak gtu di skul ku. pengeeennn~~

    duhhh~ masih byk ni byangan author =.=”
    hrus memilah2 terlebih dahulu.
    n’ di ff ni sgd kelihatan ciri2 nya 🙂

    Reply

  5. elfb2utyshawol
    Mar 25, 2011 @ 20:21:27

    ini yg disebut karma??bukan ya??
    siapa ya yg bikin ini??yg kali ini bener2 bingung..
    komen buat ffnya: ih,cerita begini yg aku suka..awal2nya saling musuhan eh taunya pas akhirnya mereka jadian..haha..sungminnya pas jd cassanova kyknya keren deh*ngebayangin sungmin*^^ sekian komen saya..maaf klo isinya cuma ngegaje doang..

    Reply

  6. linjunxia97
    Mar 25, 2011 @ 20:23:53

    Kyk crita d pelem2..
    Mknya jgn bnci ma org tar jtuh cinta pan..
    Kalo itu nyata, Zhoumi tak msuhin deh, biar akhirnya pcaran #ngarep

    Reply

  7. yuni_imnida
    Mar 25, 2011 @ 20:24:36

    arrrgh this FF KILLING ME!

    clue cuma pada tanda … dan ?!

    sementara yg sering pakai tanda …(titik tiga kali) 4 author. yg pake tanda ?! gatau siapa. kalo pun ada frekuensinya ga sbnyak di FF ini. . .

    ckck juliet pake topeng. . .

    semoga aja jwbnku bener. . .

    FF-nya alurnya simple tp ga lepas dari kata DAEBAK.
    Juliet yg mana ini yg lg pake topeng?
    nice bgt bkin bingung. . .~kekeke

    Reply

  8. DJ.merr
    Mar 25, 2011 @ 20:27:13

    Eh?aah cuka puyapuya mayu gtu, cuka mah cuka ajaaa :p
    e ciee~

    Reply

  9. Nabilagaemgyu
    Mar 25, 2011 @ 20:30:08

    wahh, mudah2an tebakanku benar
    geregetan ndiri…

    Reply

  10. abcdeunhyuk
    Mar 25, 2011 @ 20:32:35

    ffnya romantis aaaaaaaa alur ceritanya juga bagus, daebak bangetlah >,<
    pengen dah dicium wookie di panggung teater kaya sungmin nyium chihoon (?) #abaikan

    oya admin qu udah ngirim jawabannya di twitter. tapi sumpah jawabannya ngasal, bingung bgt siapa authornya =.=a

    Reply

  11. eternalmagnae
    Mar 25, 2011 @ 20:34:19

    *brb istighfar*
    hah degdegkaan bacanya~~
    manis deh sungminnie >o<

    Reply

  12. sisiondubu
    Mar 25, 2011 @ 20:36:09

    so sweet,
    emang benci sama cinta bedanya tipis,
    ati-ati klw benci sama cowok,wkwk
    tpi klw cowoknya kaya sungmin
    gpp deh pura-pura benci klw endingnya jadi jodoh #plak

    Reply

  13. Yuna
    Mar 25, 2011 @ 20:39:16

    aigooo critanya, khas legenda bgd .
    bner2 karma tuh sungmin ama chihoon .

    hemm saya yakin nie ama pnulisnya, soalnya demen ama tulisan si author ini wlopun rada bngung juga.
    tapi gaya nulisnya bner2 kentara kalo dia yg nulis, heheheheee .
    mudah2an bner dah,,

    Reply

  14. wonwonwon
    Mar 25, 2011 @ 20:39:29

    Uwooo cieee ceritanya unyu banget :3 umiiinnn :3
    itu galaknya minta diajarin sama kyuhyun kan? terus kissunya minta ajarin donghae kan? iya kan iya kan? hahaha *plak

    ririn jadi guru? siwonnya mana???? kekeke

    mudahan jawabanku bener *berdoa* amiiin

    Reply

  15. Mrs.AidenPark
    Mar 25, 2011 @ 20:39:34

    Whoaaa… Keren, kaya karma kah? Tp ini legenda keren jg yaah?
    Kayanya tau deh author nya… *soktaudah*

    Reply

  16. deehae
    Mar 25, 2011 @ 20:44:24

    masya Alloh gue begok banget sampe kelewatan gtaaaaaaaaa >,< baru inget ini baru baca jugaaaaaaa u,u

    Reply

  17. Han Yeosin
    Mar 25, 2011 @ 20:44:53

    musuhan jadi Cinta…
    kirain pemeran utamanya Eunhyuk cz ada dance2nya
    eh taunya Sungmin…

    Reply

  18. Wirazhuho
    Mar 25, 2011 @ 20:45:06

    Ceritanya ringan. Tp jatuhnya mnarik. Udda brapa kli itu di kissu ma umin -,-
    Dan knpa gwe gag bza nebak authornya T,T

    Reply

  19. Ghye_JJ
    Mar 25, 2011 @ 20:52:00

    ahhhh,,,,,
    menarik,,,,, ya walaupun cerita yang di angkat udah biasa,,tp cara penyampaiannnya amat baik,,jadi ikut senyum-senyum sendiri bacanya,,,^^

    Reply

  20. deehae
    Mar 25, 2011 @ 20:56:23

    done dibaca…rasanya kenal banget ini..semoga jawaban saya benar yah amin ya Alloh u.u

    now ke ceritanya..
    ngebayangin sungmin disini bikin meleleh..bener2 evil tapi gak gengsi sama perasaan sndiri..
    tipe alpha male sejati!!!
    tapi chihoonnya kurang ke eksplor perasaannya ke umin..bisa dikatakan ni ff dipanjangin aja lagi biar perasaanny chihoon lebih di elaborate *jiah bahasa aye*

    yah begitulah pendapat aye..mohon maap sebanyak2nya ini hanya tanggapan sajaaa

    Reply

  21. ndeehyuk
    Mar 25, 2011 @ 20:58:30

    haish…..
    Umin… Kl ud demen mah demen aja dr dulu… Pasrah amat nerima klakuan chihoon dr dulu. Kekeke. Tapi w kebayang lo gantengnya umin ky gmn disini… Aw aw aw… *plak*
    Haha tebak2an yah… Tebak aja dah… *plak*

    Reply

  22. Januaryfishyelf
    Mar 25, 2011 @ 21:51:40

    aku suka ceritanyaaaaaaaa :DDD
    aiiih so sweetnya umin ^^
    emg bener loh jgn benci bgt sama cowok, soalnya aku jg ngalamin yg kayak gini, awalnya benci bgt ya allah benci nya ga ketulungan deh
    sampai ga mau satu kelompok sama dia dan bener2 ga mau kalau di pasangin/dikelompokin sm dia
    tp skrg malah jadi aneh, kok kayaknya pengennya liat muka dia mulu puhahahahahahha
    kok jadi curhat ??? XDDD

    Reply

  23. nhanesELF
    Mar 25, 2011 @ 22:11:00

    Ahhhh,,kesalnye..
    Telat..gbsa ikutan krna ada tugas..
    Ahhhhhhh,pdahal aku tw siapa..
    Ahhhh..
    *nangis dipojokan..

    Reply

  24. wookayevil
    Mar 25, 2011 @ 22:19:17

    kkkekekek! kok kayaknya antara 2 orang nie! ketahuan dari cara nulis 1 kata…
    tapii, saya gak mau cerita cintrong kea gini! terlalu fluff! saya jga gak mao jatoh cintrong ama org yg saya sebel*eleeh, curcol*
    *alla, reader bacot*
    sungmin mah nyosor aja! mau aja! kalo udah demen mah demen ajaaa!
    chi juga malo2mao!

    Reply

  25. aiaiwon
    Mar 25, 2011 @ 22:26:15

    omo omo author romantisnya haha 🙂

    Reply

  26. ~Choi.hyun_ae~
    Mar 25, 2011 @ 22:26:24

    Bca dr awal,udh ngakak2 gaje.
    Trnyta oh trnyta.
    Si minnie udh ska dr awal ea.
    Sm2 gengsi.
    N, g ad gambran.
    Sapa ea authorny.
    Buntu otak q.
    Tp gaya pnulsanny bgus.
    \(´▽`)/
    daebakkkk chingu

    Reply

  27. Nuna
    Mar 25, 2011 @ 22:26:30

    aigo~ ktgln..
    aq ktdurn,,T_T

    komen ff z deh,bys y klo bnci mnk bs jd cnta..#apadeh

    Reply

  28. Nuna
    Mar 25, 2011 @ 22:35:32

    aigo~ ktgln..
    aq ktdurn,,T_T

    komen ff z deh,bys y klo bnci mnk bs jd cnta..#apadeh
    btw da stu author yg nyntol,pe dh tlat..hmm

    Reply

  29. choleeflow
    Mar 25, 2011 @ 22:37:40

    Aku reader baru disini..
    Ceritanya bagus banget.
    Akhirnya bagus.
    Alur nya juga keren!
    Pokoknya bagus 😀

    Reply

  30. shanty fyn
    Mar 25, 2011 @ 22:55:50

    emang cara ampuh ngadepin cewek jutek emang gt…
    apalagi si sungmin.a suka pasti dia balik jutekin biar deket deh…
    udah feeling aku pasti sungmin suka..
    abis dia ngajak latihan trs..

    Reply

  31. hyukjaEunhyuk
    Mar 26, 2011 @ 00:20:17

    jotha *ikutin gaya umin*
    maap ane gabisa nebak, jd numpang baca *digeret*
    wkwkwkwk…

    Reply

  32. kang soo in
    Mar 26, 2011 @ 03:33:58

    Daebak! Coba Chihoon sama Sungmin diganti aku sama Heechul, pasti so sweet banget kkk~

    Tapi… aku gak bisa nebak, jadi cuma baca+komen aja yah kkk~

    Reply

  33. han gi
    Mar 26, 2011 @ 07:05:38

    Aih so sweet .
    Author daebak ^^

    Reply

  34. -deewookyu-
    Mar 26, 2011 @ 07:31:20

    mana ada yang tahan lagi dengan Cute nya sungmin….
    walaupun dia jutex tapi ……… soooo cuuutteeee ….

    Reply

  35. Carrie Cho
    Mar 26, 2011 @ 09:01:59

    ah suka!!
    kebayang Ming nya sempurna banget! apalagi pas dia mau nyium Chihoon yang di rumah–yang sambil meremin mata.
    Itu.
    kebayang banget bibir seksi Ming! Lekukkan bibirnya *p* itu berasa real–dan berasa aku yang jadi Chihoon -nya! /plakplakplak.

    Reply

  36. devilhae
    Mar 26, 2011 @ 14:13:08

    waah.. aku udah dapet gambaran nih siapa author nya dari bahasa nya mngkin ya haha
    tapi sayang aku ga bisa ikut 😦 hehe

    pokoknya aku sukaaa banget saama ff nya, aku udah nebak sih kalo si Sungmin udah suka sama Chihoon dari dulu
    soalnya ga mungkin dia segampang itu mau ngelakuin adegan kissing scene kalo dia emang benci sama Chihoon.
    dan lagi emang udah ada aura-aura nya si Sungmin suka sama Chihoon *apadeh*

    pokoknya hwaiting buat yang nebak ~
    semoga berhasil 😉

    Reply

  37. IsTi_KiHae
    Mar 26, 2011 @ 15:39:41

    so sweet…
    dr benci jd cinta..
    byk kejadian kyk gt, mgkn takdir yah… hehe

    Reply

  38. freychullie.shinraena
    Mar 26, 2011 @ 20:46:08

    he,,, aku pikir kyu… ga taunya…
    sungmin… ha? sungmin??? tapi ini bagus sekali….
    nice ff

    Reply

  39. Fa
    Mar 26, 2011 @ 22:29:58

    Eih….??
    Jd si sungmin ngambil ksempatan dlm ksempitan gtuh???
    Ya!!!nappeun namja!!
    Euh….kayaknya sih d suruh adegan mesra mukanya ogah ogahan…lhah ternyata??uuh…mangkeeell….!!*author:apaan sih?*
    tp bgus koq author…keren….d^^b

    Reply

  40. loPhLove_key
    Mar 27, 2011 @ 01:29:41

    bagus., i loved it

    Reply

  41. gaemdinaa
    Mar 27, 2011 @ 14:48:15

    so sweeeeeeeeeeeeeet bgttt awwwwww ❤
    uminnya kayak kyuhyun dehhh awawaw gregetan aww xDD

    Reply

  42. mikyu tofu
    Mar 27, 2011 @ 15:19:36

    omo…. ceritanya keren… alurnya bagus… sungminnya juga walaupun jutek tetep romantis…

    Reply

  43. Sasasungmin
    Mar 27, 2011 @ 21:31:00

    Chihoonnya ganti pake namaku bisa kaliii T.T
    buat sungmin : kamu selingkuh! kamu ga inget istrimu disini? *plak* awas ya min.. Ga gue masakin nanti balik!!

    Gile ni cerita bikin gue senyum senyum gaje!
    5 jempol buat authornya!!!
    *1 jempolnya minjem sama laki gue (baca: sungmin)

    Reply

  44. kim yuna lee
    Apr 29, 2011 @ 09:45:17

    my prince aigyoku ternyata bisa so sweet~ juga ya haha

    nice ff

    Reply

  45. naocchi
    Jun 22, 2011 @ 13:47:43

    waaiii~ daebak!!
    bener deh .. romance banget ..
    ee, ada2 aja dri musuh jd beneran cinta. =_=”

    Reply

  46. Jaeni Herouni
    Aug 08, 2011 @ 15:51:17

    wooowww ….
    romatis bgt…
    uri sungminnie kereeeennn….

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: