“Yes, I’m a Normal” (2/2) -END

“Yes, I’m a Normal (1/2)

Pairing ; You and Cho Kyuhyun

2 minggu kemudian

“Selamat pagi Tuan Cho” kataku tersenyum.

Dia sudah menungguku di ruang interaksi. Perawat  Park pasti akan mengeluarkannya dari sel besi itu setelah jam 10 pagi. Dan itu artinya, waktuku berinteraksi dengannya.

“Dok, kepalaku pusing” wajahnya mengernyit.

Dia pusing.. apakah karena.. aku mulai mendiagnosa

“Begini Tuan Cho. Aku membenarkan bahwa obat Jiwa sekali dikonsumsi akan dan harus dikonsumsi seumur hidup” aku menatapnya memilih kata-kata yang tepat “Apa Tuan Cho yakin saat dibawa kesini Tuan Cho dalam keadaan sadar? Aku rasa tidak. Tuan Cho pasti dibius dahulu; agar tak memberontak saat dibawa kesini?…………” aku menatapnya lekat.

Iya menatap tajam kearahku. “Jangan katakan aku harus mengkonsumsi obat itu karena obat itu sudah mengalir dalam darahku…………………?”

“Tuan Cho tahu apa jawabanya”

BRAKK!! Dia menyentak kursinya. Mengambil vas bunga dan melemparnya ke lantai! Tidak! Jangan mengamuk saat berinteraksi denganku! Kumohon! Tenang, tenang, aku harus tenang. Walau jantungku sudah tak tenang lagi T_T

Dia melemas dan duduk kembali. Menundukkan kepalanya; tanganya dan menutupnya dengan tangan yang terlipat. Dia menangis! Aku tak tahu pasti, tp aku bisa pastikan dari desahannya.

Beberapa lama.

“Err, Tuan Cho? Kau tidak apa-apa kan?”

Dia kembali tegak untuk duduk. Dia benar-benar menangis. Matanya sembab, wajahnya merah. “Aku benar-benar sudah menjadi orang gila” pandangannya penuh ekspresi melihat kearah jendela.

“Aku adalah dokter. Dan aku akan melakukan hal yang terbaik untuk pasienku. Tuan Cho tahu, kalau kita dapat mengurangi jumlah dosisnya? Mungkin sekarang 10, nanti 9, dan seterusnya 8 dan suatu saat nanti 0…..?” dia menatapku tanpa berkedip.

“0 berarti aku tidak perlu minum obat itu lagi jika aku mengkonsumsinya mulai dari 10 dan menguranginya pelan-pelan?”  aku tahu kau pintar Cho Kyuhyun, tak perlu mengulangnya.

Aku terseyum. “Yeah, begitulah”

Hitungan detik!! DIA MEMELUKKU. Dia berlari dari sudut meja ke arahku dan langsung memelukku!! Aku tak bisa bergerak.

“Benarkah itu dok!! Aku tidak akan dikatakan ‘gila’ dan tidak akan mengkonsumsi obat itu seumur hidup!!”

Arghh “I….iya!! bi..bi…bi..sa.. ta.taa…pii! a..a..kuu..tii..tii..daakk..bi..sa.. bernafas!!” aku menolaknya dengan keras

Dia segela melepaskanku.

Arghhh, aku hampir mati tercekik olehnya. Ya sudahlah yang penting dia bahagia.

“Baiklah, saya sedang baik hari ini dok, tidak kah ada yang ingin kau tanyakan”

-_________- yang dokter, dia atau aku? Kenapa dia belagu sekali.

“err, apa alasanmu mengamuk Tuan Cho”

“Walau aku mengamuk tiba-tiba, aku punya alasan dok. Dan aku tak yakin kau bisa mengerti atau tidak” diwajahnya terlihat sejuta pertanyaan.

“Kau tahu Tuan Cho. Aneh jika seseorang itu mengamuk tanpa alasan. Di Kedokteran Jiwa disebut prilaku kekerasan dengan main poinnya ‘tanpa alasan’. Pada dasarnya mereka yang ada disini terutama pasien prilaku kekerasan, memiliki alasan tersendiri untuk mengamuk atau memukul orang. Halusinasi* contohnya, mungkin dia mendengar atau melihat dialam bawah sadarnya untuk menyuruhnya memukul? Itu sejenis alasan, tapi tidak nyata. Makanya dikategorikan dalam penyakit jiwa. Karena pada dasarnya suara atau bayangan itu hanya ‘mereka’ yang melihatnya, tapi orang lain tidak” semoga Ia mengerti dengan nasehatku panjang lebar.

“Aku mengamuk karena… aku anak tunggal dari keluarga kaya raya. Dokter pasti tahu bagaimana rasanya menjadi anak tunggal yang selalu ditinggal oleh orangtua seorang diri dirumah yang besar? Aku pikir, begitu banyak tema cerita di novel-novel menyajikan seperti ini. Itu semua sudah aku rencanakan, hingga orangtuaku yang akan kembali dari luar negeri keesokan paginya. Melihat ruang tamu yang sangat besar aku luluh lantakkan, mereka tak sadar juga dan mengunciku di kamar selama sebulan dan setelahnya mencebloskanku di rumah sakit jiwa ini! Ini diluar rencanaku” dia mengepak tangannya. Aku tahu Dia kesal.

“Jika aku menjadi orangtuamu, mungkin aku akan melakukan hal yang sama” aku sedang mencari alasan yang tepat ku pikir begitu

“apa!! Aku tidak gila dok! Aku memiliki alasan! Kau tak tahu tersiksanya aku dari aku kecil!” Ia mulai tak sabar.

“Jika orangtua yang lain mungkin akan melaporkanmu ke polisi, aku tak habis pikir seburuk apa sel penjara itu, pasti lebih buruk dari sel rumah sakit jiwa ini” aku ingin Ia membuka pikirannya.

“………….” dia menatapku penuh arti. Cernalah kata-kataku cho kyuhyun 🙂

“Kadang berpikir negatif itu malah menyebloskan kita ke hal yang terburuk dan sangat buruk, cobalah sesekali kita berpikir positif dari hal yang negatif. Maknailah hidup. Karena Hidup tak akan kembali Tuan Cho”

Entahlah, entah dia tersentuh dengan ceramahku.

“Kau benar dok. Setelah mendekam disini, aku yakin. Betapa beruntungnya aku sebenarnya”

Yes! Akhirnya dia mengerti. Aku berhasil Horaay 😀 “Iya, Kadang Rumah Sakit Jiwa itu seperti ujian hidup. Percayalah begitu banyak orang diluar sana harus merasakan rasanya disini, agar mereka tidak mengotori kehidupan mereka dengan hal yang tidak penting” aku tersenyum.

“Terima Kasih dok. Aku tidak pernah tahu, mengapa takdirku harus berada di rumah sakit ini. Mungkin kau benar, ada makna dari semuanya” Ia belum tersenyum walau mengucapkan terima kasih padaku.

“Bagus Tuan Cho. Aku berharap Tuan Cho segera keluar secepatnya”

Dia tersenyum. Bahagia? Ia benar-benar ingin sekali keluar dari sini -_-;;

“Aku merasa beruntung bisa bertemu denganmu dok!” dia terseyum.

KRESS~ serasa bongkahan es dalam tubuhku meretak. Entah rasa bahagia atau apa.. tiba-tiba senyumnya indah sekali. Aku tak berkedip. Ada apa denganku ya Tuhan..

Sekarang. 3 bulan setelah Ia menjadi pasienku.

Setelah Evaluasi; melihat progress kesehatannya, dia bisa pulang hari ini. Entahlah, apakah aku harus senang atau sebaliknya. Aku tahu, ini adalah berita yang dia tunggu-tunggu sejak dia dijebloskan ke penjara rumah sakit jiwa.

Dia unik; tidak pernah sebelumnya ada lelaki yang dapat menarik perhatianku, hingga tahun ini umurku menginjak 25 tahun.  Tampan; bukan hal yang dapat menyatakan dia gila atu tidak, siapa pun bisa memiliki penyakit jiwa, entah dia tampan atau tidak. Tapi dia pintar; 3 bulan berinteraksi bukanlah hal yang sedikit untuk tahu tentang isi pikirannya. Jika di Rumah sakit Jiwa, kami atau dokter-dokter dan tim kesehatan adalah patokan orang yang sehat, dan ‘mereka’ adalah yang sakit jika kami mendiagnosanya. Tapi dia? Tidak jauh denganku, konsep dirinya; kepeduliannya terhadap kebersihan, tidak jauh denganku. Yeah, walau Ia sudah mendapatkan gelar “mantan pasien Rumah sakit Jiwa” itu tak masalah denganku.

Aku sedang mengurus kepulangannya. Dan aku mengingat sesuatu, aku harus pergi ke dokter pengujiku segera.

“Selamat pagi dokter Kim” kataku sambil mengbungkukkan badan untuk menghormatinya.

“Selamat pagi dok”. Dia menyambutku.

“Dok, pasien saya akan pulang hari ini, Saya berharap dokter akan menunjuk  pasien yang baru, dan dapatkan saya menerimanya hari ini juga? saya tak akan menunggunya hingga besok dok” aku mengungkapakan tujuanku.

“Baiklah, setelah urusan pasien itu selesai, datanglah kemari”

“Baik dok, tapi aku memiliki satu permintaan?” sambil menahan malu, aku menekukkan leherku, berharap Ia tak melihatku, wajahku mulai memerah.

“Iya, ada apa dok?” aku tahu dokter kim melihat kearahku.

“Err, saya masih ingat jelas Etika kita dok, saya hanya ingin pasien saya tidak seumuran dengan saya dan pintar” aku sudah tidak tahu lagi, mungkin wajahku mengalahi warna tomat karena mulai memerah dan sangat merah.

“hahahaha jangan bilang dokter sudah menyalahi Etika ‘kita’?” katanya sambil tertawa.

“Walau bagaimanapun, saya seornag dokter, tapi tetaplah seorang manusia yang memiliki hati dok” aku masih tak mau menatapnya karena malu.

“Cho Kyuhyun?”

 DEG! Aku tak tahu lagi harus berbuat apa, mengapa menyebut nama itu!!! D;

“Sudahlah dok, tidak mengapa. Saya tidak menyalahimu. Tapi setelah dokter membuka jas putih ini, Etika itu tidak berlaku lagi. Dan dia akan segera pulang.  Urusan diluar sana, sudah tak ada urusan lagi dengan Etika”

“………..” aku masih membisu. “Terima kasih dok” dengan kekuatan yang masih kumiliki, aku kabur dari ruangan itu. Rasanya aku malu, panas, dingin, semuanya dalam satu bendungan. Ah aku menyesali kebodohanku.

Tapi dokter Kim itu benar T______________T yang salah adalah itu tak mungkin terjadi. Karena Cho Kyuhyun tak suka padaku.

Sudah 3 bulan aku disini. Bosan. Aku benar-benar ingin keluar segera. Rasanya sudah berapa lama aku tidak mencium parfum mahalku. Tidak ada buku, tidak ada video game. Kehidupanku benar-benar berubah 180 drajat!

Semuanya tidak indah. Dari baju seragam kebangsaan rumah sakit jiwa ini, kamar mandi yang dipakai bersama. Argh. Aku sudah merasakan neraka kecil dalam kehidupanku.

Tapi aku masih bersyukur. Aku mengenal dokter itu. Dokter yang memberiku makanan setiap hari. Mendengarkan ceritaku setiap hari. Dan kadang kata-katanya masih terngiang ditelingaku. Dia sungguh baik. Mungkin dialah yang akan berpengaruh besar dalam kehidupanku saat aku keluar nanti. Sekarang aku mengkonsumsi obat-obatan itu, dan suatu saat aku tidak akan mengkonsumsinya lagi, bukankah hal itu menakjubkan? Dokter itu sangat hebat!

Aku suka padanya.

Tapi dokter mana yang mau dengan seorang pasien? Apa lagi aku yang sudah memiliki logo “orang gila”. Aku harus menguburkannya dalam-dalam. Semoga dokter itu mendapatkan lelaki yang lebih baik darinya. Terimalah permintaanku Tuhan.

“Hari ini Tuan Cho bisa pulang” aku terseyum padanya “Aku sudah mengurus kepulangamu, bersiap-siaplah”

“Be..benarkah???!!!!!” untuk pertama kalinya aku melihatnya tersenyum sangat bermakna. Inikah senyummu sebenarnya cho kyuhyun?

Tiba-tiba senyumnya hilang. “err, ada apa Tuan Cho?” kataku heran

“………………….” dia menatapku dan mendekat “Dokter, bolehkah aku memelukmu untuk yang terakhir kali?”

……………………………….aku tidak menjawab atau mengiyakan. Tapi Ia benar-benar memelukku. Tanganku merangkul kedepan, sungguh sangat beruntung jantungku tertahan oleh tanganku yang terangkul  dengan-tidak-sengaja, jadi cho kyuhyun tidak akan merasakan jantungku yang sedang bekerja hilang kendali seperti kecepatan kereta api! Tenang, tenang.. aku pasti bisa tenang.

Ia melepaskan pelukannya. “Terima kasih dok, namamu akan kuingat selalu. Aku yakin, kata-katamu selama ini akan selalu kuingat. Aku janji”

Tuhan, semoga aku tidak menitikkan air mata dihadapannya. Tenang, aku pasti bisa tenang.

“Ba..ba..bagus Tuan Cho!” lidahku kelu, dia pasti tidak pernah tahu jika aku mengharapkannya.

Setahun kemudian.

Akhirnya praktekku selesai juga. Sekarang aku dokter spesialis jiwa seperti keinginanku. Aku sudah melupakan hal yang sangat memalukan dalam kehidupanku, yaitu menyalahi etika kedokteran. Tapi itu dulu, setelah dia keluar dari rumah sakit. Kenangan 3 bulan itu hilang begitu saja. Kini, aku menamai dengan kehidupanku yang baru. Dan janjiku pun telah aku tepati, aku tidak menikah setelah aku menjadi dokter spesialis Jiwa. Berarti kelulusanku ini menyatakan aku harus mencari jodoh! Itulah tujuanku sekarang.

Tapi kata pepatah. Kalau jodoh tak akan lari kemana? Aku pikir, dinegara manapun pepatah ini berlaku! Termasuk kepadaku. Tahukah siapa lelaki yang aku temui hari ini?? T_________________T

Aku termangu melihatnya dari kejauhan. Siapa sangka, aku hanya dengan-tidak-sengaja masuk ke perpustakaan kecil di sudut kota, yang tidak pernah aku masuki. Aku tidak suka membaca, tapi aku kadang membaca. Setelah memilah sebuah buku aku duduk disudut ruangan. Dan tepat menghadap penjaga perpustakaan ini. Aku memperhatikannya sungguh amat lama, aku harus memastikan apakah itu orang yang aku kenal. Dia sudah memakai kaca mata. Rambut pirangnya kini sudah hitam. Dia sangat rapi memakai kemeja, ada celemek di pinggangnya. Aku sangat yakin, dia penjaga perpustakaan ini!

Mungkin sangat lama aku memandangnya. Atau bahkan mulutku menganga? Aku tak tahu.

Dia melihatku!! Dia berhenti melihat kearahku. Aku beranjak dari tempat duduk. Berdiri tepatnya.

Dia berjalan kearahku!

“dokter?” dia menyebutku dokter. Tidak salah lagi, dialah Cho Kyuhyun D;

“Tuan Cho?” aku menyebutnya balik

“Tidak, tidak, aku bukan pasienmu lagi. Dan jangan sebut Tuan. Panggil Kyuhyun saja” permintaanya membuatku terdiam.

“err, Kyuhyun lama tak bertemu” aku masih berdiri dan masih belum tersenyum. Ini kejutan yang paling….entahlah aku menyebutnya.

“Iya dokter, tak kusangka bisa bertemu dirimu di tempat seperti ini” dia tersenyum manis sekali ><

“Jangan panggil aku dokter.. aku kan sedang tak berada di rumah sakit” pintaku kembali padanya.

“Tidak, tidak.. aku memanggilmu dokter karena itu sebuah penghargaan bagiku. Aku tetap akan memanggilmu dokter” dia masih tersenyum. “Silahkan duduk dok, bagaimana kalau kita berbincang sebentar, banyak hal yang ingin aku ceritakan tapi jika dokter bersedia”

“Iyaa” tiba-tiba aku memotong. Aduh ada apa dengan diriku ._. “Iya silahkan, aku tidak ada pekerjaan hari ini, bagaimana dengan orangtua mu kyuhyun?” aku mencoba tersenyum.

Dia tersenyum” Itu yang aku ingin ceritakan padamu dok. Benar seperti yang kau pernah katakan. Berpikirlah positif sesekali. Tidak kah kau heran, mengapa aku bisa menjadi penjaga perpustakaan seperti ini? Anak tunggal yang kaya raya? Itu semua karena orangtuaku bangkrut”

Aku tersentak. Bangkrut? Benarkah yang sedang kudengar?

“mereka memasukkan aku ke rumah sakit jiwa agar aku tidak tahu apa yang telah terjadi. Mereka menerima cobaan itu tanpaku, karena mereka sayang padaku dok.  Setelah aku keluar dirumah sakit jiwa, aku kehilangan semuanya. Hanya Ayah yang meninggalkan sedikit tabungan untukku, sehingga aku bisa membuka perpustakaan ini. Sekarang Ayah dan Ibuku sudah di panti jompo, kata mereka disana gratis. Dan aku bisa mengunjungi mereka setiap saat aku rindu pada mereka. Aku hanya berharap mereka tidak gila itu saja, karena hutang perusahaan, Ayah menjual semua harta benda, dan mengatakan hidup di panti lebih indah dari pada memimpin sebuah perusahaan. Sekarang entah mengapa aku bahagia dok, aku benar-benar melihat senyum Ayah dan Ibuku yang benar-benar bahagia . Inilah ternyata kehidupanku sebenarnya”

Aku merasakan pipiku basah. Aku menitikan air mata untuk pertama kalinya dihadapannya.

“Betapa bahagianya aku sekarang dok” Dia tidak menangis, tapi aku bisa melihat kebahagian di matanya, dibalik kacamata itu.

Tersadar aku mencari tisu dan menyeka airmataku.

“Aku bahagia mendengarkanya” aku tersenyum kepadanya.

“Tapi ada satu keinginanku yang masih belum tercapai dok, aku belum bahagia sempurna Jika Ia belum tahu isi hatiku..”

Percayalah, dia lebih tampan dari yang kukenal di rumah sakit.

“Isi hatimu? Sepertinya aku mencium sesuatu dari kata-kata itu? Hahaha percayalah didunia ini yang sangat berperan adalah lelaki. Lelaki yang selalu memulai, wanita hanya bisa menunggu” aku tersenyum paksa. Aku tahu dia lelaki normal. Dia juga pasti menyukai seorang gadis. Rasanya aku ingin menangis lagi T___T

“Aku mecintai dokterku yang merawatku dulu”

Seperti tertimpa benda keras, mataku serasa ingin keluar melihat kearahnya.

“a..ap..paa?” aku kembali menjadi gagu.

“Aku mecintaimu dokter, aku pikir pertemuan ini dikatakan jodoh, entahlah apa yang kau rasakan, tapi aku sudah puas mengatakannya sekarang”

……………..Tuhan, jangan bangunkan aku dari tidurku jika ini adalah mimpi.

Aku mencubit tanganku, sakit!! Tuhan, jadi ini bukan mimpi?? Air mataku menetes tak karuan. Aku tak tahu berkata apa. Dia melihatku penuh pertanyaan tanpa berekpresi. Apakah aku terlihat bodoh dihadapanya saat ini?? Aku pikir begitu. Ah bodoh! Apa yang sedang aku lakukan D; ini diluar bawah sadarku!

“err, dokter? Mengapa kau menangis? Apakah aku mengatakan hal yang buruk?”

Aku segera menggeleng, mulutku kudekap, air mataku terus mengalir. Bodoh! Inikah ekspresi yang harus aku tunjukkan padanya. Bodoh!!

“maaf.. aku hilang kendali..” aku senggukkan. Tuhan, aku malu!

“Ah iya, dokter pasti kaget. Aku tidak mengapa dok. Mana mungkin seorang dokter mau dengan mantan pasien rumah sakit jiwa sepertiku” dia malah tersenyum.

Aku mengumpulan semua energi yang tersisa “Dan ada satu hal juga yang belum pernah aku katakan padamu. Bahwa aku mecintai pasienku bernama Tuan Cho” sekarang gilirannya yang menatapku tanpa berkedip.

“Itu..itu.. benaar..kah??”

Aku hanya mengangguk tanda mengiyakan pertanyaanya.

END

Glossary,

Halusinasi

Skizofrenia

Escherichia coly

CPZ

THF

Parasitologi

Note : saya tidak yakin sambunganya akan disambut hangat seperti part 1 :/ soalnya saya memang hanya punya ide pas pertama hahaha. Jadi sambungan ini kesannya memaksa. Tapi terima kasih atas semua kritik dan sarannya! 😀 – I love to be secretly but you can call me olen 🙂

49 Comments (+add yours?)

  1. Liezteuki
    Apr 17, 2011 @ 21:17:31

    Trnyt wlw brpisah lama, jodoh gk kn kemana… Dokterny lucu deh… Pas Kyu nyatain cinta dy malah nangis dn bilang dy “hilang kendali”…. Hahahaa….

    Reply

  2. chrisnagustyani
    Apr 17, 2011 @ 21:19:40

    gud job chingu! Kalo bleh tau author anak kedokteran ya? Saya juga ni, tapi bru sem 2, blm tw istilah CPZ n THF, mklum blum blajar farmako #plakk

    jarang2 ada ff yg temanya gni, sering2 aja bkin ky gni…

    Reply

  3. choizza
    Apr 17, 2011 @ 21:25:22

    aku suka… jalan crtax asik..
    buatin after story x dong chingu..
    pnsaran ma gmn mereka jlanin khdupan NORMAL mereka….
    nice ff

    Reply

  4. sparkyura
    Apr 17, 2011 @ 21:31:34

    IGE MWOYA?!?!
    kenapa ini udah ending????
    huaaaa bikin after story’a eonn~
    ya ya ya *ting ting ting*

    Reply

  5. meii_linda
    Apr 17, 2011 @ 21:32:25

    wah saranku d terapkan[?] *apadeh
    tp demi apa ini cm 2shoot?!
    oh ok! not prob just 2shoot, but i’ll wait ur next fictions ^^d
    kkekeke~
    oh ya, salam kenal ^^
    ciao~

    Reply

  6. Sasasungmin
    Apr 17, 2011 @ 21:33:18

    Aaaaa so sweet XD pengen jadi dokternya.. Kalo aku jadi dokternya aku ciumin deh tu si kyu tiap hari wkwk

    onn.. Ko ffnya bagus sih?
    Berhasih bikin aku senyum senyum sendiri hehe *ikutan gila

    good job onn 🙂

    Reply

  7. olenjiFANS
    Apr 17, 2011 @ 21:36:01

    I love the ending, you’re such a great author and I love you foreveerrr!!!

    Aku suka perumpamaannya, keluarga ternyata ‘sesayang’ itu ya sama anggotanya. Dann walaupun ngelanggar etika, dokter juga punya hati untuk mencintai /ceilehbahasaku

    Nulis lagi dong thor, gyahahaa masa twoshot doang? /plak pokoknya mbak olen ini harus nulis lagi yaaa, aku ngefans!! hahaha

    Reply

  8. Cho Chae Hyun
    Apr 17, 2011 @ 21:44:49

    perfect *o*

    author daebak.jarang banget ada ff yang kayak beginian.suka,kata-kata terlalu memakai otak(?)

    Reply

  9. Salsa a.k.a jisung_ELF
    Apr 17, 2011 @ 21:46:13

    awlx emg kea g dpet feelx.. tp lma-kelamaan jd bgus bget!! aplgi pas bagian dokterx ktemu mha kyu d perpus.. keren dech pokokx 🙂 *thumbs up*

    Reply

  10. shinshin
    Apr 17, 2011 @ 21:51:18

    wow… mengharukan sangatttttt

    Reply

  11. Kang Sehwon
    Apr 17, 2011 @ 21:56:15

    Bagus bgt! Hehe. 🙂
    best part: kyuhyun nangis!

    Hehe, pelajari sastra lebih dalam lagi ya author. Banyakin baca novel terjemah ya tebel2 aja biar bahasa sama tata penulisannya otomatis jadi cum laude!

    -lucas delacroix (angel hranitel’s author)

    Reply

  12. jinkey_kyuhyuanitnit^,~
    Apr 17, 2011 @ 21:59:35

    hahaha, dokternya lucu. Mw jg ni jdi tuh dokter..#plakk
    onn, FAKE MARRIAGE part 2 kpan d’post? Kburu lupa part 1’y…

    Reply

  13. han gi
    Apr 17, 2011 @ 22:19:02

    Acie…ternyata saling suka .

    Reply

  14. HanSoonHee
    Apr 17, 2011 @ 22:28:30

    Pas baca part dua…
    Berasa deja vu deh…

    Truss aku berasa kenal dengan gaya tulisan ini deh… *curigakaloniffberasaldarisalahsatuauthorsjff*
    /ditabok karna sok tau!!

    😀

    aku sukaaa ending-nya
    ya ampun ternyata gak nyangka keluarganya kyu ternyata sayang bgt sama anaknya.. :);(

    jarang bgt baca FF yang kaya gini..
    -berat-
    pokoknya ditunggu FF selanjutnya ya.. Ini kerenn..

    AfterStory-nya jgn lupa.. 😉 :p

    Reply

  15. HanSoonHee
    Apr 17, 2011 @ 22:29:32

    .Pas baca part dua…
    Berasa deja vu deh…

    Truss aku berasa kenal dengan gaya tulisan ini deh… *curigakaloniffberasaldarisalahsatuauthorsjff*
    /ditabok karna sok tau!!

    😀

    aku sukaaa ending-nya
    ya ampun ternyata gak nyangka keluarganya kyu ternyata sayang bgt sama anaknya.. :);(

    jarang bgt baca FF yang kaya gini..
    -berat-
    pokoknya ditunggu FF selanjutnya ya.. Ini kerenn..

    AfterStory-nya jgn lupa.. 😉 :p

    Reply

  16. miina
    Apr 17, 2011 @ 22:44:56

    walau agk kurang masuk diakl but cerita latar rumah sakit jiwa itu sangat jarang buat di pake di dunia perFFan..
    hahaha..
    nice FF..

    Reply

  17. shanty fyn
    Apr 17, 2011 @ 22:45:07

    tetep bagus kok..
    bahasanya yg dipake yang menarik..
    kata2 si ceweknya juga bermakana..
    suka dr sisi itu.a…
    daebak lah

    Reply

  18. devilhae
    Apr 17, 2011 @ 23:58:21

    Ini olenzi onnie kan ? Maksudnya kak chi haha
    Soalnya yg aku tau, olenzi onnie suka buat ff yg cast nya reader & SJ member dibanding fictional & SJ member.
    Dan yang aku tau lagi olen onnie kan kuliah ngambil jurusan di kedokteran jadinya ff nya ada unsur kedokteran nya haha
    Ini kak chi kan ? *sok tau* XDD kalo bukan maap haha

    Btw, cerita nya bagus. Kalo aku jadi tuh dokter udah pasti aku yakin kalo si kyuhyun itu ga gila hahaha
    Terus org tua nya kyuhyun baik banget, ternyata mereka itu sayang banget sama si kyuhyun, cuma dia nya itu cuma liat dari sisi nya aja. Haha
    Happy ending ! ♥ this story 😉

    -♥prichell

    Reply

  19. RitsuKim
    Apr 18, 2011 @ 00:07:54

    aah..
    udah ending lagi, o.o

    tp ga apa deh, emang kalo d pikir jg ntarny mw lanjut gmna, tkutny malah jd mmbosankan, :)a

    tp rame chingu..
    seperti permintaan2 di atas,
    bkin after story nya, 🙂

    Reply

  20. cellatwd
    Apr 18, 2011 @ 00:28:26

    uwaaahhh… jadian jadian… ihirrr….
    Bahasa FF ini keren ya. Nggak berat. Simple tapi cerdas. Love it love it

    XOXO

    Reply

  21. Chaesung
    Apr 18, 2011 @ 00:30:17

    Mwo !!
    G bsa ngbyngn kyuhyun bngkrut,
    trus jdi pnjaga perpus?!!

    Gpp eon, ending.y bgus qo, jdi ada pljrn hdup.y,
    hhe

    Reply

  22. Ghye_JJ
    Apr 18, 2011 @ 00:35:57

    ahhh,,happy ending ya ^^….

    cinta’y ga bertepuk sebelah tangan,,,
    tetep bagus qo,,bahasa yg di gunain intelek ^^

    Reply

  23. zeloww is zelna
    Apr 18, 2011 @ 02:24:00

    jodoh emang ga’ lari kemana…dan cinta akan selalu menemukan jlnnya sendiri….akhir yg bahagia

    Reply

  24. ch4bi_hyerin
    Apr 18, 2011 @ 04:46:53

    Wah ,,
    jdi kyu dyuna pk iiah ,,
    ksian ung klo dy hruz minum obt2n kya gtu ,,
    iiang aq tau klo obt2an itz di konsumsi lma efek sampingna lmyan jg lowh ,,
    hahaha ,,,
    keren thor ,,,

    Reply

  25. Unie
    Apr 18, 2011 @ 05:12:21

    Ini ff kyanya pernah bca. tp dimana ya?

    well, like this. . .

    kyu jadi penjaga perpus?
    ntar aku rajin2 minjem buku deh /plak

    Reply

  26. LopeLopeKJW
    Apr 18, 2011 @ 05:35:26

    hee? udah maen ending aja..
    ayo bikin lagi, aku suka banget ff kayak gini..
    walopun istilah kedokteran’a gak bakal pernah masuk k’otak

    Reply

  27. Unie
    Apr 18, 2011 @ 05:40:30

    Ah iya, ini kak chi ya yg nulis?
    aku pernah bca be2rapa ff-nya n gaya penulisannya kya gni. . .

    Hehe, kalo freelance blm tentu hyperlink-nya dicantumin. trus di part 1 ada beberapa pertanyaan mengenai istilah kdokterannya n langsung dijawab di part 2. Nah, yg trakhir catatan author. Ketauan bgt kalo ini tulisan orang dalem. Masa tiba2 tau aja kalo part 1 sambutannya bgus?
    hadeuh. . .
    knp ga pake nick sendiri aja sih kak?
    Hehe, sbnernya pas bca part 1 yg langsung muncul di benakku author yg lg study jur kedokteran.
    tp ga mikir kalo ini tulisan kak chi /eh bener ga ini tulisan kak chi?

    /plak

    Reply

  28. yeojaegyeo
    Apr 18, 2011 @ 07:48:28

    sequelnya dong author,

    bagus, akhirnya mereka bersatu,

    ayo author, dibuat after storynya!

    Reply

  29. iffa
    Apr 18, 2011 @ 11:13:25

    Endingnyaaaaaaaa aku suka banget >////< emang bener ya jodoh gak kemana. Hmmm gak nyangka keluarga Cho bakal bangkrut… Tapi kurang panjang ini, bikin after story dong :p

    Reply

  30. nhanesELF
    Apr 18, 2011 @ 15:18:00

    Uwaaa,sering2 aja ada ff bgini.
    Istilah2 nambah ilmu,dan ga cengeng.
    Bagus kok.
    Bgitulah,trkadang ortu mnyembunyikan sesuatu dr kita agar kita tdak stress/ kepikiran.
    Klw bole ada after story nya dong
    Hehe
    Ff nya sgkat tp dpt dicerna kok .
    Overall two thumps up ^^

    Reply

  31. Wie
    Apr 18, 2011 @ 15:25:52

    wah..ternyata ceritanya bagus..hehehe..kereeeen..1000 jempol buat author dehh…kekekekkeke…nice and daebak FF

    Reply

  32. Nisa - Eyl
    Apr 18, 2011 @ 15:31:57

    =(( yaaaaaaaaaaaaaaaaaah udahan deh ah! padahal panjangin donnnnnnng keren banget =((

    Reply

  33. alfi elf
    Apr 18, 2011 @ 16:12:54

    uwo. . .keren. . .manis. . .ga berlebihan. . .
    good job chingu !!

    Reply

  34. kang soo in
    Apr 18, 2011 @ 17:00:00

    Aaah so sweeeeet 😀

    Reply

  35. IsTi_KiHae
    Apr 18, 2011 @ 17:03:33

    ending’y bgs…
    jodoh emg gak kemana… 🙂
    bikin after story’y donk, cerita mereka d luar Rs Jiwa… 😀

    Reply

  36. Carrie Cho
    Apr 18, 2011 @ 17:49:08

    aku komennya dirapel hahaha belum sempet baca yang part1nya, baru baca tadi sama yang ini.

    hahaha suka banget waktu kalau si kyumong nyela gitu 🙂 suka banget sama sifat yang itu. sombong, tengil, sengak, tapi cerdas gimana gitu.
    ini ffnya buatan k chi bukan yah? habis penggunaan cast dan editannya fotonya 🙂

    waktu di perpustakaan aku malah ngebayangin dia yang di foresight eps4 *kalau ngga salah* yang dia pake campus look terus karena ada apronnya, waktu dia yang ‘masak’ itu.

    Reply

  37. dhilakudou
    Apr 18, 2011 @ 18:41:41

    dah baca tpi blm smpat komen..hehe. aah, endingnya keren kok kak…n menarik..wkwk. btw, kyu brarti kuat ya menerima cobaan ini. dn, pelajaran yg diambil brharga bnget.

    eum, stuju sma bberapa komen di atas, ada kcurigaan sndiri dg ff ini. kok bisa kasih hiperlink? trus saran dari para reader lgsg dpt diubah dg cepat. sama satu lagi, tag ffnya bukan romance ato apa, tapi uncategorized doang..hehe. mungkinkah ni kak chidori? *klo salah, mian…*

    Reply

  38. AminieLFish
    Apr 18, 2011 @ 18:49:06

    huaaa..baggguuuusss…

    Reply

  39. Park.She
    Apr 18, 2011 @ 18:59:47

    author daebak!!!
    ini endingnya keren dan masih tetep suka dengan cara bicara kyuhyun 🙂
    hayo-hayo kok bisa pake hyperlink?
    hehehe, yang penting bikin after story-nya ya!

    Reply

  40. ninasomnia
    Apr 18, 2011 @ 19:22:18

    sumpah so sweet ini =’]
    aduh, keren ff nya =]
    thumbs up lah =O

    Reply

  41. ocha
    Apr 18, 2011 @ 21:07:14

    Emang deh yang namanya jodoh ga bakal kemana…
    Biar udah 1 taun ga ketemu akhirnya jadi juga…
    Nice ff (y)

    Reply

  42. evaeva
    Apr 18, 2011 @ 21:42:50

    after story after story!!! bener bener bikin airmata ku keluar… daebak d^^b

    Reply

  43. cho's2203
    Apr 18, 2011 @ 22:19:39

    Lanjuttt!!! Bwt after story’a y y y ^^
    Seruuuu… qt jodoh y oppa 🙂
    So sweety bgt sih…

    Reply

  44. beenimnida
    Apr 19, 2011 @ 10:07:14

    cukup. cukup. karena udah lengkap ceritanya. yyeeeeiiy. saya adalah reader yg bahagia karena sudah PUASSSS membaca epep ini.

    tapi tetep nunggu ide lain dari authornya sih..
    keep writing ya thor.. 🙂

    Reply

  45. evilnae
    Apr 19, 2011 @ 20:16:28

    waw! DAEBAK!
    aq suka ceritanya eun author!

    kyu masuk rumah skit jiwa itu ide yg keren/..
    kekeke /plakk!

    suka kata” psi author yg beneran..
    author kuliah djurusan psikolog kah?.. ,reader sok tau0 t

    ok! dtnggu karya lainny author..!

    Reply

  46. mokpocraft
    Apr 20, 2011 @ 16:17:44

    AaAaAa endingnya kece (ˇ̩̩̩^ˇ̩̩̩ƪ)
    Tapi rasanya kurang pas kalo Kyu baik-romantis & ga jahat seperti itu(?)*killed*
    After story! After story! ƪƪ’▿’) (‘▿’ʃʃ

    Reply

  47. oriiigamine
    Apr 25, 2016 @ 12:39:24

    whoa…
    baru pertama baca cerita kyu bangkrut 😀

    Reply

  48. Sode n'dut
    Oct 18, 2016 @ 10:13:43

    Wah,,, hebat jarang ada orang yg bikin cerita kyk gini lho. Kagum dech ma author,,,

    Reply

  49. Sipur
    Jan 19, 2017 @ 10:55:04

    👍…

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: