[FF Of The Week] Hurry Up and Hold My Hand

Title              : Hurry Up and Hold My Hand

Length          : Oneshot

Genre           : Romance

Cast              : Park Jungsoo, Cho Kyuhyun, Han Soojung

Tags             : Leeteuk, Kyuhyun,  Super Junior

Author         : Yoshin

Disclaimer   : Leeteuk is not mine, but the story is rightfully mine. Plagiarism is not allowed.

Note             : Terinspirasi dari lagu IU, Take My Hand. (kalo bisa bacanya sambil denger itu aja ^^) Enjoy!

 

you feel it. you are shaking inside. how long will you merely steal glances at me?
tell me your thoughts, i mean stop pretending you know nothing
just as your heart is saying to you, hold my hand now

PROLOG : HAN SOOJUNG POV

“Jas? Check. Sepatu? Check. Kemeja? Check…” Gumamku sambil mengamati isi koper di kasur berseprai putih salju di hadapanku. Ya, aku sedang menjalankan tugasku sebagai Asisten seorang Super Junior Leeteuk. Di umurku yang ke 23 ini, aku menjalankan tahun ke 3 ku sebagai asistennya. Sebenarnya, tidak sulit menjadi asisten seorang Park Jungsoo. Dia itu pada dasarnya sangat bertanggung jawab dan bisa mengurus diri sendiri. Tidak jarang ia menyelesaikan masalahnya sendiri, sedangkan aku hanya mengoreksi kekurangan di sana sini dan membantu memberikan solusi.  Dia terlatih bersikap dewasa agar bisa mengurus 12 dongsaengnya. Memang aku akui bukan pekerjaan mudah mengatur mereka yang banyak maunya. Apa lagi si Magnae Kyuhyun, yang benar benar susah diatur. Dia sudah sangat terlatih mengurus 12 orang namja. Sementara tugasku hanyalah mengurus 1 orang Park Jungsoo. Lihat kan? Betapa mudahnya pekerjaanku? Ya. Sekali lagi ku tekankan, menjadi asisten seorang Leeteuk memang mudah. Tapi tidak akan semudah itu kalau kau menemukan fakta bahwa kau mencintainya.

Aku sedang merapikan isi koper kecil dihadapanku ini ketika aku mendengar suara langkah kaki Jungsoo memasuki kamar. Ia berhenti dan duduk di kasur, mengamati aku yang sedang  menutup dan mengunci koper mini berwarna putih itu.

“Wae Oppa?” Kataku mendongak menatapnya. Kami sudah lama saling kenal, dan ia mengijinkanku memanggilnya Oppa jika kami sedang berdua, atau bersama anggota Super Junior. Aku tidak boleh memanggilnya Oppa didepan publik karena takut akan menimbulkan skandal.

“Ani… apakah itu baju yang kau siapkan untuk interview nanti?” Tanya  Jungsoo Oppa, mengamati koper yang sudah rapi kuletakkan dalam keadaan berdiri di lantai.

“Ya, memang. Kau tidak mau memeriksanya terlebih dahulu?” tanyaku sembari meraih koper di depanku, berniat untuk membukanya lagi seandainya Jungsoo mau memeriksanya terlebih dahulu.

“Dwaessoyo… aku sedang lelah,” Kata Jungsoo, membuatku segera menoleh dan mengamati wajahnya dengan seksama.

Aku menyadari bahwa wajahnya yang tampan itu terlihat letih, walaupun tidak mengurangi aura malaikat di senyumnya.

“interviewnya akan diadakan jam 5 sore. Masih sekitar 6 jam dari sekarang. Kau boleh tidur dulu kalau kau mau, Oppa,” kataku dengan nada khawatir dalam suaraku yang entah disadarinya atau tidak. Kalau kau adalah yeoja yang mencintainya, dipastikan kau tidak bisa hidup tenang. Walaupun dewasa dan bertanggung jawab, dia itu workaholic dan suka mengabaikan kesehatan.

“Arraseo, kau benar. Sepertinya aku memang butuh tidur,” Jungsoo membaringkan tubuhnya diatas kasur putih bersih, warna yang sama sama kami sukai.

“Oppa. Hmm… Haneul Onnie katanya akan datang berkunjung hari ini,” Kataku sambil menutup tirai besar putih disamping kasur Jungsoo dan Donghae Oppa, dan meredupkan pencahayaan kamar.

“Ah, Jincayo?” Jungsoo oppa langsung bangkit dari tidurnya, dan menumpukan seluruh tubuh pada sikunya.

“Ya, tadi sih dia meneleponku mengatakan itu,” Kataku ringan menyembunyikan sakit hati yang kurasakan. Park Haneul adalah sahabat Jungsoo sejak kecil. Mereka sangat dekat, sangat rapat sampai akupun tidak bisa menemukan celah diantaranya. Hingga satu setengah tahun lalu Haneul Onnie menemukan tambatan hatinya. Walaupun begitu, aku tahu Jungsoo selalu mencintainya walaupun seumur hidup Haneul Onnie hanya menganggapnya sahabat.

“Kalau dia datang, suruh saja langsung masuk kesini,” Pinta Jungsoo, yang hanya bisa kubalas dengan anggukan kecil.

Obrolan kami dihentikan oleh ketukan halus dipintu. Siapa itu? Semua member sedang sibuk dengan jadwal masing masing. Yang ada di dorm ini selain kami sekarang hanyalah Kyuhyun. Dan Rude Magnae itu tidak akan sudi mengetuk pintu, sesuka hati masuk ke kamar siapapun.

“Jungsoo-ya~” Terdengar suara halus yang kami sama sama kenal.

“Sepertinya Haneul onnie,” Kataku mengulurkan tangan membuka pintu.

“ANDWAEYO! Aku saja yang buka,” Jungsoo menahan tanganku yang hendak meraih gagang pintu.

Ia merapikan kemeja yang tadi belum sempat digantinya, mengancingkan kancing atas yang tadi terbuka, menggulung lengan kemeja putih itu sampai ke siku sebelum kemudian membuka pintu kamarnya dan menyambut Haneul dengan senyuman cerah dan lesung pipi khasnya.

“Haneul! Kemana saja kau baru datang sekarang?” Katanya menarik Haneul dalam pelukannya.

“Ya Park Jungsoo! Lepaskan, aku sesak napas. Lagipula sekarang aku punya namja chingu,” Haneul memperingatkan, tetapi tidak melepaskan diri dari pelukan sahabatnya itu.

“Masa bodoh, aku mengenalmu dari bayi,” Gurau Jungsoo, mengeratkan pelukannya pada gadis yang diam diam dicintainya itu.

Aku segera keluar, menutup pintu dibelakangku dan bersandar. Kuletakan tangan didadaku. Masih utuh. Tetapi kenapa rasanya nyeri? Ternyata aku belum kebal. Aku masih merasa sakit melihatnya bersama Haneul. Seharusnya aku sudah terbiasa. Seharusnya, setelah 3 tahun mengenal dia.

“HAN SOOJUNG!” kata seorang namja dengan keras di telingaku, membuatku yang sedang asyik melamun tersentak kaget dan telingaku terasa sakit sekali.

“YAH! CHO KYUHYUN! Ruangan ini sepi! Kau berbisik saja aku pasti bisa mendengarmu!” Omelku kesal. Memang hanya ada kami disini. Kenapa ia mesti berteriak begitu? Mengagetkanku saja.

“Hehehe mianhae… Aku hanya bosan, lalu kulihat kau sedang melamun. Jadi ya…… kau tahu sendiri,” Jawabnya ringan, membuatku kesal.

“Ya! Aku bukan tempat pelampiasan kebosananmu, rude magnae!” kataku sambil menggeplak kepalanya. Ya, hanya padanya aku berani melakukan ini. Karena kami lahir di tahun yang sama.

“Tetapi… apa sih yang membuatmu melamun disini? Ini kan kamar Leeteuk hyung,” Tanya Kyuhyun sambil memperhatikan pintu kamar di belakangku, dan sepertinya baru menyadari bahwa ini adalah kamar leadernya.

jungsoo-ya… kau itu terlalu workaholic. Jangan memaksakan diri. Kau harus istirahat banyak, arraseo?”

     Kami berdua terdiam mendengar suara Haneul dari dalam pintu sana, dan Kyuhyun menatapku dengan pandangan menggoda.

“Ahhh… Haneul noona? Wah Soojung ssi kau sedang cemburu. Benar?” Kata kata Kyuhyun menyudutkanku. Aku tidak bisa menatap matanya.

“Ke….Kenapa aku harus cemburu?” Kataku terbata sembari menelan ludah dengan berat.

“Ya jelas saja karena kau…..”

“ANIYAA AKU TIDAK MENYUKAI PARK JUNGSOO,” potongku keras. Bodoh, itu malah mencurigakan.

“Yah… aku belum menuduhmu, kau mengakuinya sendiri,” kata Kyuhyun dengan senyum kemenangan. Sial. Sekarang sepertinya orang ini sudah tau semuanya.

“Ba…. Bagaimana mungkin kau mengambil kesimpulan hanya karena aku salah berbicara,” Kataku masih mencoba menyangkal kata katanya. Walaupun feelingku mengatakan aku sudah skakmat dibuat si magnae ini,

“Aniyo.. sebenarnya ku sudah mengamati sejaaaak…. Tahun lalu? Dua tahun lalu?” Kata Kyuhyun menghitung jarinya dengan ekspresi berfikir menyebalkan.

“Ya… aku tidak peduli dengan presepsi di otakmu itu. Kutekankan sekali lagi ya, aku tidak menyukai Jungsoo Oppa. Ara?”

Kyuhyun mendecak, lalu mengangguk angguk paham dengan tampang menyebalkan.

“Oke… oke kalau kau memang tidak menyukai Leeteuk Hyung,” Kata Kyuhyun dengan tatapan mata mengatakan ‘aku-tetap-menuduhmu-menyukai-uri-syupejuniyeo-leader’.

“Aish… orang ini benar benar….” Geramku.

Pintu dibelakang kami terbuka.  Jungsoo Oppa keluar dari kamar itu menggandeng tangan Haneul Onnie.  Kalau ini tidak terjadi tepat didepan mataku, aku lebih memilih untuk tidak melihatnya.

“Soojung-ah, aku dan Haneul mau mencari udara segar dulu ya, kali ini kau istirahat saja, tidak usah ikut,” Kata Jungsoo Oppa. Memang benar. Kalau disuruh memilih juga aku akan lebih memilih untuk tidak ikut

“Soojung ssi, kau ikut saja. Kau kan asistennya Jungsoo, siapa tahu nanti ada telepon penting atau apa,” Kata Haneul Onnie ramah. Onnie ini baik sekali, aku mengakui ia memang cocok disebelah si Teuki Angel.

“Soojung, kau bebas sampai 6 jam kedepan kan? Ayo main starcraft dikamarku!” Kyuhyun menarik tanganku, dan daripada disini bersama pasangan itu, aku lebih memilih mengikuti Kyuhyun dan bermain game bersamanya.

“Seharusnya kau berterima kasih kepadaku,” Kata Kyuhyun sembari mengeluarkan laptopnya dari lemari dan menghidupkannya. Aku hanya duduk di tempat tidur, membuka buka koleksi kaset game Kyuhyun.

“Untuk…?” Kataku dengan tidak melepaskan mataku dari koleksi game Kyuhyun. Inilah salah satu faktor yang membuatku mudah dekat dengan Kyuhyun. Kami menyukai hal yang sama.

“Menyelamatkanmu dari bahaya pergi bertiga dengan mereka dan melihat mereka berdua mesra mesraan,” Jawab Kyuhyun ringan dan tidak lupa disertai ekspresi menyebalkan itu. Ingin sekali aku melemparkan kaset kasetnya yang ada dihadapanku ini keluar jendela. Tetapi aku tahu itu sama saja dengan membunuhnya.

“Mesra mesraan? Yah, mereka itu hanya mencari udara segar,” Sangkalku. Apakah magnae ini benar benar sudah menganggapku menyukai leadernya? Sial. Dia pintar juga membaca orang.

“Kau percaya? Kalo Haneul Noona, mungkin mencari udara segar. Tapi… aku tidak yakin dengan Leeteuk Hyung. Yah, aku akui Haneul Noona memang…..”

“Haneul Onnie sudah punya pacar, ingat?” potongku kesal.

“Hm…. Berapa lama kau mengenal Leeteuk? 3 tahun? Aku mengenalnya 5 tahun. Dia itu tipe yang tidak akan keberatan jadi orang ketiga,” Goda Kyuhyun. Tentu saja itu tidak benar. Magnae ini benar benar niat membuatku kesal ya.

“Yah! Yah! Terserah kau saja! Cepat mainkan starcraftmu, aku mau lihat!” umpatku kesal memotong pembicaraannya yang semakin lama menjurus ke arah yang tidak aku inginkan.

Akhirnya aku menonton Kyuhyun bermain starcraft sembari memberikan instruksi instruksi ataupun berbagi strategi dengannya.

“YAH!! YAH! SOOJUNG! KAU LIHAT? LIHAT! LIHAT!” Teriak Kyuhyun gembira. Setelah sekian lama kami menyusun strategi dan berkonsentrasi penuh akhirnya permainan ini kami menangkan! Kami bangkit dan melompat lompat di kasur sebelum akhirnya berpelukan kemenangan.

“HAHAHAHA HEBAT! AKU KIRA KITA TIDAK AKAN MENANG SAMA SEKALI!!” kataku setelah kami melepaskan pelukan dan melanjutkan kembali melompat lompat diatas kasur.

“YAH! Memang sulit memenangkannya, tapi jangan sekali kali meragukan kemampuanku!” Kata Kyuhyun girang.

“Kemampuanmu dari mana? Hei, aku yang menyusun strategi! Kau tinggal menjalankan saja,” Kataku tidak terima.

“Yaaaa arasso arraso. Kau wanita pertama yang kunilai memenuhi syarat menjadi yeojachingu seorang gaemgyu!!”  Kyuhyun masih belum berhenti melompat lompat diatas kasur empuknya itu. Kami terlalu senang sampai tidak menyadari bahwa Jungsoo Oppa daritadi mengamati kami dari pintu.

“O…Oppa, sejak kapan….?” Kataku kaget menyadari sekarang ia sedang berdiri bersandar pada pintu, mengamati aku dan Kyuhyun berjingkrakan seperti anak kecil.

“Cepat bersiap siap. Interview akan dilaksanakan 3 jam lagi. Kau juga, Kyu. Kau itu sudah dua puluh tiga tahun. Bertindaklah sesuai dengan usiamu,” Kata Jungsoo dingin sebelum akhirnya keluar dan menutup pintu dibelakangnya.

“Ada apa dengan dia?” Ucapku heran. Sepertinya tadi dia pergi dengan Haneul onnie dengan mood yang baik. Sangat baik, malah. Kenapa dia kembali dengan suasana hati seperti ini?

“Sedang cemburu,”  Kata Kyuhyun singkat, sambil memandang ke arah perginya Jungsoo Oppa dengan pandangan tidak menentu dan sedikit senyuman licik.

“Sepertinya Haneul Onnie mengungkit ungkit tentang kekasihnya tadi,” tebakku.

“Ani…. Sepertinya Hyungku suka padamu,” Kata Kyuhyun asal. Ingin sekali aku melempar bantal didepanku ini ke mukanya.

“Sudahlah… aku sudah bosan dengan presepsi anehmu itu,” Kataku sambil lalu.

“Hm…. Sudah sejak kapan ya aku memperhatikannya…. Tahun lalu? Dua tahun yang lalu?” Kyuhyun mengamati jarinya sambil menunjukkan wajah berfikir yang menyebalkan.

Aku memutar bola mataku lalu keluar meninggalkan Kyuhyun dengan pikirannya itu. Walaupun jujur saja aku menaruh harapan kepada kata kata si magnae itu.

“Oppa… berangkat sekarang?” Tanyaku saat bertemu dengan Jungsoo Oppa di ruang tengah.

“Aku siap siap dulu. Kau temani Haneul di ruang tamu. Ia sedang menunggu supirnya datang menjemput,” Perintahnya sambil mengambil handuk dan peralatan mandi yang sudah kusiapkan di atas kasurnya.

Akhirnya aku datang menemui Haneul Onnie yang sedang duduk manis membaca majalah di sofa ruang depan.

“Oh… Soojung? Ada apa?” Tanyanya saat melihatku datang. Senyumnya itu benar benar cantik dan menenangkan. Pantas saja Jungsoo Oppa yang sibuk dan sering banyak pikiran itu lebih nyaman jika bersama dengan wanita ini.

“Jungsoo Oppa menyuruhku untuk menemanimu, Onnie,” Kataku, mengambil tempat dan duduk di sebelahnya.

“Ah… Jungsooku tidak banyak berubah. Dia tidak akan membiarkanku sendiri. Senang mengetahui ini,” Haneul Onnie tersenyum kecil. Aku ingin sekali berpura pura tidak mendengar. Tetapi telingaku ini berfungsi sebagaimana mestinya di waktu yang tidak tepat.

“jadi…. Jungsoo Oppa yang Onnie kenal dulu juga seperti ini?” Tanyaku akhirnya. Sebenarnya aku tidak mau lagi mendengar tentang masa lalu mereka. Tetapi mau tidak mau aku penasaran juga kepada sosok Jungsoo Oppa, sebelum aku mengenalnya.

“Aku bilang dia tidak banyak berubah…. Bukan berarti dia tidak berubah sama sekali… setahun dua tahun belakangan ini dia sedikit berubah. Kamu tidak menyadarinya? Soojung ssi?” Jawab Haneul Onnie kalem.

“Memang apa yang berubah dari dia, Onnie?” Onnie ini pandai sekali mempermainkan kata kata. Aku jadi penasaran dibuatnya.

“sekarang dia tidak seperti dulu. Dulu dia adalah dirinya. Tidak ada pengaruh orang lain. Tetapi sekarang berbeda. Dia sepertinya tidak bisa sendiri tanpa kau, Soojung ssi,” Katanya, yang tentu saja tidak aku percaya. Onnie ini, mana dia tahu kalau Jungsoo Oppa mencintainya.

“Bukannya aku tidak tahu bahwa dia dari dulu mencintaiku. Aku tahu itu semua. Perhatiannya hanya untukku. Kadang aku merasa bersalah karena tidak dapat membalas perasaannya. Tetapi aku lega. Sepertinya dia mulai menaruh perhatiannya pada gadis lain,” Ucap Haneul Onnie seakan bisa membaca pikiranku. Ia berkata kata dengan suara lembut berwibawa yang selalu ku kagumi. Tetapi sekarang suara itu malah membuat jantungku berdetak tak keruan karena kata kata yang disampaikannya.

“O…Onnie hahaha itu tidak mungkin. Ini karena aku adalah Asisten pribadi Oppa jadi dia hanya terbiasa dengan keberadaanku. Itu saja,” Sangkalku. Tidak bisa dipungkiri, lagi lagi aku menaruh harapan pada omongan seseorang.

“Kau ingat 3 bulan lalu kau menelpon Jungsoo dan mengatakan kalau kau dirumah sakit dan tidak bisa datang bekerja hari itu? Lalu setengah jam kemudian ia sudah ada di rumah sakit untuk melihatmu?” Tutur Haneun Onnie.

“Bagaimana Onnie tahu tentang itu?” Tanyaku heran. Memang hari itu aku seharusnya menemani Jungsoo Oppa ke acara ulang tahun temannya, tetapi pada akhirnya aku masuk rumah sakit karena  demam tinggi, dan aku meneleponnya untuk memberi tahu bahwa aku tidak bisa datang.

“Itu hari ulang tahunku, Soojung ssi. Saat menerima telpon darimu ia langsung meninggalkan rumahku saat itu juga. Hal yang sama sekali tidak mungkin dilakukan oleh seorang Park Jungsoo.”

“Tadi saja waktu aku mengajaknya jalan, ia bolak balik mengecek Handphone. Berakhir pada ia mengajakku pulang tanpa alasan. Padahal ia yang mengajakku pergi dan melarangmu ikut. Dan oh ya, dia menjelaskan di mobil, dia melarangmu ikut karena menurutnya kau sudah sangat lelah sejak kemarin dan ia ingin kau istirahat,” Lanjutnya.

“Oppa ini… benar benar pabo. Selelah lelahnya aku, dia pasti sepuluh kali lebih lelah. Seharusnya dia yang beristirahat bukan aku,” Rutukku, menyesali perbuatan bodohnya.

“Ya…. Kali ini aku setuju, dia memang pabo. Tetapi dengan alasan berbeda. Jelas jelas dia yang menyuruhmu tidak ikut. Tetapi dia malah mengecek ponselnya tiap menit. Kenapa tidak sekalian saja mengajakmu, agar dia tenang?” Kata Haneul eonnie sambil tertawa kecil.

“Mungkin saja ia sedang menunggu ada telefon penting dari manajemen,” Sangkalku lagi. Aku benar benar tidak mau jatuh pada harapan kosong yang kubuat sendiri. Tetapi kata kata Haneul Onnie tadi tak urung membuatku berpikir. Sebenarnya seperti apa perasaan Jungsoo Oppa kepadaku?

“Kalau ada hal penting, bukankah kau perantaranya? Kau yang akan menyampaikannya kepada Jungsoo. Benar  bukan?” Tembak Haneul Onnie tepat sasaran.

“Mungkin dia memang mencintaimu. Hanya saja ia tidak menyadarinya. Itu tugasmu untuk membuatnya sadar.”

Terdengar bunyi klakson dari luar sana. Haneul Onnie langsung  berdiri dan merapikan bajunya.

“Soojung-ah.. pikirkan kata kataku baik baik, oke?” Kata Haneul Onnie sambil berlalu menuju pintu depan.

“Soojung, Haneul sudah pergi?” Tanya Jungsoo Oppa tiba tiba muncul dari ruang tengah. Melihat wajahnya membuatku memikirkan perkataan Haneul Onnie barusan. Tetapi aku segera menepis pikiran tadi dan menjawab pertanyaannya.

“Sudah. Baru saja pergi,” Jawabku.

“Baiklah. Ayo kita pergi sekarang. Mampir ke gedung SM dulu. Ada panggilan penting,” Kata Jungsoo Oppa sambil menyerahkan kunci mobil kepadaku.

“HYUNG! JANKANMAN! Aku ikut,” Kyuhyun tiba tiba muncul dihadapan kami.

“Hah? Untuk apa?” Tanya Jungsoo heran.

“Menemani Soojung ssi. Berhubung dia adalah wanita pertama yang memenuhi syarat menjadi yeojachinguku,” Balas Kyuhyun ringan.

“Ya! Cho Kyuhyun. Dibayarpun aku tidak mau jadi pacarmu,” Seruku. Aku tahu dia tidak serius karena tadi ia melemparkan senyum jailnya padaku. Tapi apa tujuan sebenarnya?

“Berarti kalau tidak dibayar, mau kan?” Balas Kyuhyun sambil mengedip jail.

Jungsoo Oppa langsung mengambil kunci mobil di tanganku dan melemparkannya pada Kyuhyun.

“Kyu, kau yang menyetir. Soojung, kau duduk dibelakang denganku,” Kata Jungsoo Oppa sambil menarik tanganku keluar.

Sambil menjajari langkah Jungsoo Oppa aku menoleh pada Kyuhyun. Ia mengatakan ‘apa-ku-bilang?’ tanpa suara.

everytime i happen to turn my head
i catch your eye
for several nights, you keep appearing in my dreams
all night long, how you torment me

Sesampainya di gedung SM, aku turun bersama Jungsoo Oppa, meninggalkan Kyuhyun yang sedang mematikan mesin dan mengunci mobil.

“Ya! Han Soojung! Tunggu aku,” Teriak Kyuhyun dari jauh, lalu berlari menyusul kamu dan meraih tanganku, membuatku terkejut.

“Singkirkan tanganmu, evil!,” Kataku mengibaskan tanganku untuk melepaskan tangan Kyuhyun.

“Jagi…. Jangan cemberut seperti itu. Membuatku ingin menciummu saja,” Kata Kyuhyun. Lalu melingkarkan tangannya di bahuku.

“Kyuuu….” Aku menggeliat berusaha melepaskan diri dari rangkulannya. Tetapi dia ternyata kuat juga, sampai tangannya sesentipun tidak berpindah dari bahuku.

“Kau ikuti saja permainanku… pabo,” Bisik Kyuhyun tepat ditelingaku. Tepat saat wajah Kyuhyun benar benar dekat ke wajahku, Jungsoo menoleh dan melihat kami.

“Ya! Kalian berdua! Jangan lakukan itu didepan publik. Aku tidak peduli kalau kalian sekarang sepasang kekasih. Tapi paling tidak jangan sampai menimbulkan skandal,” Ucap Jungsoo kesal, dan akhirnya berjalan pergi mendahului kami memasuki gedung SM.

“wah.. Hyung sedang cemburu tuh,” Kata Kyuhyun sembari melepaskan rangkulannya dari bahuku, sambil terkikik geli.

“Dia itu kesal, bukan cemburu. Lagipula apa sih rencanamu Cho Kyuhyun?” Kataku mendengus sebal. Hari ini aku sudah banyak jadi korban salah paham Jungsoo Oppa gara gara magnae sialan ini.

     “Pokoknya hari ini kau ikuti saja permainanku. Akan tiba saatnya kau berlutut lutut dan berterimakasih padaku,” Kata cho Kyuhyun sambil mengedipkan mata kanannya.

“Memang tujuannmu membantuku atau apa sih?” Aku penasaran dengan kelakuannya yang tidak biasa ini. Cho Kyuhyun sudah terlalu banyak membuatku bertanya tanya hari ini

“Ani… menghibur sekali, membuat kesal uri leader,” Jawab Kyuhyun ringan.

Aku memasuki lift dan memencet tombol 4, lantai yang ku tuju. Aku sedang menuju ruangan Lee Seunghwan Ahjussi. Manager super junior, untuk meminta perincian jadwal Jungsoo Oppa besok, ketika aku berpapasan dengan Kyrstal yang akan menuju lantai yang sama denganku.

“Soojung Eonnie!” Sapanya ceria.

“Jung Soojung, annyeong,” Sapaku. Dari pada memanggil nama panggungnya, aku lebih suka memanggil nama aslinya. Jung Soojung. Seperti Jungsoo dan Soojung. Aku tersenyum sendiri membayangkannya.

“Eonni sedang apa disini?” Tanyanya lagi.

“Aku ingin menemui Seunghwan ssi. Meminta perincian jadwal Jungsoo besok,” Jawabku.

“Yah…. Repot juga ya… seperti mengurus suami saja,” Kata kata Krystal mengalir begitu saja, tanpa ia tahu wajahku memerah mendengarnya. Pintu lift terbuka dan kami berjalan keluar bersama.

“Siapa yang kau sebut suamiku hah?” Ucapku malu.

“Eonnie… kenapa mukamu merah bergitu. Ups… seolma….” Krystal sepertinya menyimpulkan sesuatu. Aku waswas akan apa yang akan dikakannya.

“Aniyo… aku tidak menyukai Park Jungsoo,” Sangkalku tandas sebelum ia menuduhku yang tidak tidak.

“Eonnie… aku tidak mengatakannya. Kau mengakuinya sendiri,” Krystal tertawa tertahan. Sial. Aku melakukan hal yang sama seperti yang kulakukan pada Kyuhyun tadi pagi.

“Geurokuna…. Ternyata Eonnie menaruh hati pada si malaikat itu,” Krystal manggut manggut dengan ekspresi menggodaku. Benar benar seperti Kyuhyun. Aku mati kutu dua kali.

“A… Aniyo…” benar benar sial. Apakah pikiranku bisa dibaca semudah itu?

“Sudahlah Eonnie, akui saja… aku tidak akan mengatakannya pada siapapun,” Bocah ini belum menyerah juga ternyata.

“Mengakui apa? Kalian sedang membicarakan apa?” Tiba tiba Jungsoo muncul di belakang kami.

“Aniyo.. tidak apa apa Jungsoo Op…. maksudku Leeteuk ssi,” Kataku cepat, tapi sialnya karena panik aku lupa dan hampir memanggilnya Oppa didepan Krystal.

“Mwo? Oppa? Wah…. Sudah sejauh itu,” Krystal memasang wajah tak percaya yang makin membuatku serba salah.

“Ya… Onniedeulmu menunggu di ruang latihan tuh… palliwa,” Usir Jungsoo yang membuatku bersyukur. Aku tak tahu bagaimana jadinya bila Krystal masih disini menggodaku. Mungkin Semua rahasiaku sudah terbongkar tanpa sisa.

Setelah Krystal pergi, suasana menjadi aneh. Aku tidak berani menatapnya. Bahkan diapun tidak tahu harus mengatakan apa kepadaku. Benar benar canggung.

“Um… Oppa sekarang kau akan kemana?” Tanyaku yang sebenarnya tujuannya adalah mencairkan suasana.

“Kembali ke parkiran. Kau?” Tanyanya lagi.

“Ke kantor Seunghwan Ahjussi. Mengambil jadwalmu untuk besok,” Jawabku canggung.

“Ini, tadi aku bertemu dengannya. Kuambilkan saja,” Katanya sambil menyerahkan notes kecil kepadaku.

“Em.. Gomawo Oppa,” Kataku. Benar benar bodoh. Apa yang aku lakukan? Ini sama saja seperti mengakui perasaanku kepadanya. Disaat saat seperti ini aku membutuhkan celotehan bawel si Cho Kyuhyun yang justru hilang saat dibutuhkan.

“YAH HYUNG kau sedang apa berduaan dengan yeojaku?” Kyu…. Kau datang disaat yang tepat.

“Siapa yang kau bilang yeojamu hah?” Hardik Jungsoo.

“Whoa…. Hyung kau cemburu,” Kata Kyuhyun heboh yang seketika membuatku menyesal karena mengharapkan kedatangannya.

“Aniyo siapa yang cemburu?” Sanggah Jungsoo.

“Bagus kalau kau tidak cemburu. Jadi aku tidak usah merasa bersalah mendekati asistenmu… hehe” Kata Kyuhyun dengan evil smirknya, lalu merangkul bahuku dan menyeretku pergi.

“Mau kau bawa kemana dia?” Tanya Jungsoo menghentikan langkah kami.

“Makan Hyung, kenapa?” Jawab Kyuhyun polos tanpa dosa.

“A..Andwaeyo. Habis ini kami ada interview.” Sergah Jungsoo Oppa, menarikku kesisinya.

“Ah… Arasseo. Jagi… nanti kau kuantar pulang. Ara?” Kata Kyuhyun melempar pandangan penuh arti kepadaku. Entah setan apa yang merasukiku, aku mengangguk kecil. Akhirnya aku sadar. Aku ingin melihat sendiri seperti apakah perasaan seorang Park Jungsoo kepadaku.

“Kaja…,”  Jungsoo berjalan mendahuluiku ke mobil. Aku tidak segera mengikutinya kali ini. Aku membiarkannya keluar menuju mobil duluan, agar ia tidak bisa mendengarkan pembicaraanku dengan Kyuhyun.

“Kali ini apa rencanamu sih, Kyu?” Kataku heran, karena Kyuhyun dengan tidak biasanya membantuku seperti ini. Membantuku agar bisa bersama Jungsoo Oppa? Aku mengenalnya sejak lama dan ini bukan style seorang Cho Kyuhyun, the magnae on top.

“Sudahlah… kau ikuti saja apa yang ku katakan. Kali ini aku benar benar sedang menolongmu,” Kata Kyuhyun dengan malas. Aku benar benar heran dengan anak ini. Apa sih yang ada di pikirannya?

“Ya… ini bukan gayamu, Cho Kyuhyun,” Tekanku sekali lagi. Belum pupus niatku meminta penjelasannya. Aku tidak percaya kalau dia melakukan ini tanpa tujuan tertentu. Pasti ada tujuan dan alasan tersendiri untuk tingkah anehnya ini.

“Semua yang kulakukan ini hanya untuk membantumu, ara? Tidak ada tujuan lain,” Kyuhyun menjelaskannya, tetapi kenapa aku semakin tidak mengerti?

“Kenapa…. Kau begitu ingin membantuku?” Tanyaku penasaran. Kyuhyun bukanlah tipe orang yang mau bertindak baik tanpa disuruh. Membantu tanpa diminta. Apalagi orang yang dibantunya itu adalah aku, Han Soojung.

Kyuhyun terlihat menarik nafas beratnya sebelum membuka mulutnya untuk menjawab pertanyaanku.

      “Karena……”

Aku duduk di bangku depan Jungsoo masuk dan menstarter mobil. Kami sama sama diam. Entah kenapa suasana menjadi aneh hari ini. Aku tidak berani menatap matanya. Apa karena kata kata Kyuhyun? Haneul Eonnie? Krystal? Entahlah. Hari ini sepertinya terlalu membingungkan.

Akhirnya kami sampai di tempat yang dituju. Sebuah kafe yang tidak terlalu besar tetapi terlihat klasik.  Jungsoo Oppa memang ada janji interview dengan sebuah majalah di sini.

“Oppa… wajahmu pucat,” Kataku saat menyadari bahwa wajahnya tidak terlihat biasa. Ia juga terlihat sedikit lemas.

“Ani, gwaenchana. Aku akan melakukan interview sekarang. Apa kau ingin ikut masuk?” Tawarnya.

“Ani, aku tunggu disini saja. Hati hati, Oppa,” Kataku dengan nada khawatir. Si workaholic satu ini sepertinya-seperti biasa-lagi lagi tidak fit. Lama lama tanganku gatal ingin mengatur jadwal tidur dan makannya juga.

“seperti mengurus suami saja….” Aku tertawa kecil mengingat kata kata yang diucapkan Krystal tadi siang di kantor SM.

“O…. Handphonenya ketinggalan,” Aku meraih Handphone Jungsoo Oppa yang tergeletak di jok mobil. Akupun mengambilnya dan dengan iseng menghidupkannya. Aku kaget menemukan fakta bahwa foto selca kami berdua sebulan yang lalu dijadikan walpaper.

Aku ingat sekali itu adalah foto selca pertama dan terakhir kami. Waktu itu adalah hari ulang tahunku. Ia begitu sibuk sehingga kukira dia tidak akan mengingatnya. Jadwalnya padat sekali sampai malam sehingga aku sangat maklum kalau dia benar benar tidak ingat. Lagi pula aku tidak berharap banyak karena aku bukanlah seseorang yang begitu penting untuknya.

Flash Back (Last Month) :

Hari itu jadwalnya baru selesai jam 11 malam. Selesai pemotretan kami pun bersama sama berjalan menuju mobil putihnya ketika ia meminta kunci mobilnya kepadaku.

“Sini… hari ini biar aku yang mengemudi. Akan kuantar kau pulang,” Katanya lengkap dengan senyum Angelicnya yang tidak pernah gagal membuatku luluh.

“Waeyo Oppa?” Tanyaku penasaran.

“Ani… hari ini kita selesai malam sekali. Aku akan mengantarmu pulang ke rumah dulu. Kalau kita ke dorm dulu, kau bisa bisa harus pulang sendirian. Tidak baik wanita sendirian malam malam,” Katanya yang membuat senyumku mengembang lebar.

“Arasseo.. Gomawo oppa,” Kataku tanpa bisa menyembunyikan senyumku. Tentu saja aku senang sekali. Sebenarnya rasa senang berlebihanku juga didukung dengan fakta bahwa belakangan ini aku merasa Jungsoo Oppa berbeda kepadaku. Dia belakangan ini lebih perhatian dan sikapnya juga agak berbeda. Tetapi seperti biasanya aku tidak berani menaruh harapan tebrlalu besar kepadanya. Wajar saja kalau dia baik kepadaku. Aku ini kan asistennya, pikirku waktu itu.

Akhirnya kamipun sampai kerumah. Ia turun dari mobil dan menemaniku masuk melewati pagar rumah. Waktu itu aku heran dengan sikapnya yang tidak biasa ini. Biasanya bila kami selesai malam dan ia mengantarku pulang, ia akan menunggu di mobil, mengawasi aku sampai masuk rumah baru ia akan pergi. Tetapi hari ini berbeda. Ia turun dari mobil dan mengikutiku masuk ke dalam rumah.

Saat aku membuka kunci pintu dan masuk kedalam rumah, ia tetap mengikuti di belakangku. Ini tidak sangatlah tidak biasa terjadi.

“Oppa, gwaenchanayo. Aku bisa masuk sendiri. Kau lelah seharian ini lebih baik kau pulang sekarang,” Kataku padanya. Ia memang sangat lelah hari ini. Tampil di 3 acara musik yang berbeda dan pemotretan 2 majalah. Belum lagi ia harus rekaman latihan untuk mempersiapkan super show di seoul bulan depan.

“Ani… lagipula jarang jarang aku masuk ke rumahmu, sekali kali membuat aura ramai, mengingat kau tinggal sendiri disini,” Katanya yang dalam waktu singkat mengembangkan senyuman lagi di bibirku.

Akhirnya kami berdua masuk ke dalam rumahku. Aku hanya tinggal sendiri disana. Aku masih memiliki orang tua, tetapi aku ingin hidup mandiri. Memang kadang kadang aku kesepian hidup sendiri tetapi lama lama aku terbiasa karena menjadi independen memang tujuanku sejak masuk kuliah.

“Oppa, kau mau minum teh tidak? Setelah ganti baju aku akan membuatkannya untukmu,” Kataku sambil membuka pintu kamarku.

Tetapi aku sangat terkejut saat aku membuka pintu kamarku seekor anjing japanesse chin yang mungil dengan pita putih melompat ke arahku. Aku segera menangkap dan menggendongnya. Aku gemas sekali melihat wajah kecilnya yang bisa kuremas dengan telapak tangan. Tetapi aku merasa heran mengapa anjing ini bisa berada di rumahku?

“Saengill chukkahae Han Soojung,” Kata Jungsoo Oppa yang kontan membuatku terharu. Dia ternyata mengingatnya. Aku setengah tidak percaya. Ia memegang 2 buah cupcake di masing masing tangannya dengan karakter Soo dan Jung di atasnya.

“O…Oppa,” Kataku dengan mata berkaca kaca. Aku yang terlalu senang waktu itu tidak sadar dan berlari memeluknya. Beberapa detik kemudian aku langsung sadar dan salah tingkah, tetapi tidak berani melepaskan pelukanku, takut ia menyadari kecanggunganku.

“Ya, Soojung. Sudah lepaskan kasihan anjing itu baru berumur 5 bulan,” Celetuk Jungsoo Oppa yang langsung membuatku sadar bahwa aku memeluknya dengan satu tangan sementara dengan tangan yang lain aku masih memeluk anjing berpita putih yang kini terhimpit di tengah tengah kami.

“O…. aku lupa,” kataku dengan segera melepaskan pelukanku darinya. Aku mengamati keadaan anjing baruku itu.

“Oppa, dia mati?” Tanyaku saat kulihat dia tidak bergerak.

“Pabo. Tentu saja tidak,” Kata Jungsoo sambil menunduk, lalu memainkan hidung anjing itu dengan jarinya. Dengan segera si anjing kecil membuka matanya dan mencoba untuk menggigit jari Jungsoo, tetapi tidak berhasil karena kalah cepat.

“Anjing ini kubelikan untukmu sebagai hadiah ulang tahun. Kau pasti sering kesepian tinggal disini sendiri. Mulai sekarang akan ada yang menemanimu,” Kata Kyuhyun sambil memainkan pita putih-warna kesukaan kami- yang terikat di leher anjing kecil itu.

“Oppa, Jinjja gomawo,” Kataku dengan sangat terharu.

“Yah… yah sebelum air mata itu merusak make up mu, ayo kita berfoto dulu,” Katanya sambil mengeluarkan kamera pocketnya dari saku.

Akhirnya kami berfoto dengan dia memegang cupcake “Jung” dan aku “Soo”. Aku juga menggendong anjing kecil dengan tangan kananku. Karena dia di sebelah kanan, aku baru sadar, alih alih “Soojung,” dengan posisi seperti itu cupcakes itu jadi bertuliskan “Jungsoo”. Aku tersenyum saat menyadari hal itu. Kemiripan nama kami. Seperti sudah ditakdirkan.

“Yah.. sekarang kita putuskan nama untuknya, bagaimana,” Kata Jungsoo sambil mengambil alih menggendongnya. Ekornya bergoyang goyang cepat. Sepertinya dia senang pada Jungsoo.

“Hm…. Mokku?” tawarku. Jungsoo Oppa memasang ekspresi berfikir, setelah kemudian menggeleng pelan dengan ekspresi wajah tak puas.

“Itu nama pria. Bagaimana kalau mikku?” katanya.

“Boleh juga. Namanya lucu sekali. Mikku… sini sama eonnie,” Kataku mengambil Mikku dari pelukan Jungsoo. Mikku berpindah ke pelukanku dengan enggan. Sepertinya dia juga terbius oleh aura malaikat Jungsoo.

“Baiklah. Mikku-ya Oppa mau pulang sekarang. Temani eonnie disini, arraseo,” Kata Jungsoo sambil membelai lembut kepala mikku yang memejamkan matanya.

“Aku pulang sekarang, annyeong,” Kata Jungsoo. Aku melambaikan tangan padanya dan ia masuk ke dalam mobil sebelum akhirnya ia dan mobil putihnya menghilang dari pandanganku. Saat itu aku berjanji dalam hati untuk mengenang hari ini selamanya.

FLASHBACK OFF

Aku terdiam mengingat semua kenangan kenangan itu. Memang benar sekarang ia berbeda. Apakah benar yang dikatakan Kyuhyun? Bahwa dia mencintaiku? Aniyo.. maldo andwae. Kalau iya tidak ada alasan baginya untuk tidak mengatakannya. Nyatanya sampai sekarang ia tidak pernah mengatakan apapun padaku. Aniyo… tidak mungkin dia mencintaiku.

Dari kejauhan aku melihat ia datang. Segera kutaruh handphonenya ketempat semula.

“Bagaimana Oppa?” Tanyaku untuk menutupi kegugupan agar ia tidak menyadari bahwa aku baru saja melakukan sesuatu yang tidak seharusnya kulakukan.

“Lancar,” Katanya singkat sambil kemudian menutup matanya, dan mengatur nafasnya. Kedengarannya sangat lelah. Karena itu aku diam dan tidak mengganggunya tidur.

Akupun menyetir mobil dalam diam. Kulirik pria disampingku yang sepertinya tertidur. ini kesempatanku. Aku menyuntikkan keberanian pada suaraku, lalu menarik nafas dalam dalam sebelum aku membuka pembicaraan.

“Oppa…  syukurlah kau sudah tidur, jadi aku bisa mengatakan ini. kau ini terlalu workaholic. Kau jarang sekali memperhatikan kesehatan dan sering sakit. Kedepannya nanti, kau tidak boleh seperti ini lagi, oke? Kau sering sekali membuatku khawatir. Tetapi aku tidak berani mengatakan kekhawatiranku karena takut nantinya kau akan tahu kalau aku….. kalau aku…..” aku tidak berani melanjutkan kata kataku. Hampir saja aku mengurungkannya, tetapi aku teringat bahwa ini adalah kesempatan langka.

“S…Saranghae, Park Jungsoo ssi,” Kataku akhirnya sambil tetap menghadap kedepan. Getaran tanganku berhenti. Entah mengapa rasanya lega sekali. Aku menoleh kearahnya dan kulihat matanya terpejam rapat dan ia tidak bergeming sama sekali. Syukurlah.

“Kau tidak perlu mengetahuinya Oppa. Setelah ini lupakan semua. Anggap aku tidak pernah melakukan ini,” Kataku pelan, sambil terus melajukan mobil ke dorm super junior yang letaknya sudah tidak terlalu jauh lagi dari sini.

Dorm super junior sudah di depan mata. Aku menghentikan mobil dan mematikan mesinnya. Aku menoleh ke samping lagi, dan mendapati Jungsoo Oppa masih memejamkan matanya.

“Oppa…” panggilku mencoba membangunkan. Tetapi sepertinya ia tidak menggubrisnya sama sekali.

“Oppa…?” panggilku lagi, kali ini menyenggol pelan keningnya dengan ujung telunjukku. Aku agak terkejut mendapati bahwa keningnya panas. Sepertinya dia demam.

“Oppa, kau sakit?” Kataku sambil meletakan telapak tangannya di keningnya.  Benar dugaanku. Ia demam.

Akupun turun dari mobil,lalu membuka pintu depan dari luar, berniat untuk membantu Jungsoo Oppa masuk ke dalam rumah. Aku meletakan kedua tanganku ke belakang punggungnya untuk membuatnya berdiri tetapi aku tidak cukup kuat.

Matanya, yang hanya berjarak 5 cm dari wajahku terbuka. Ia merengkuh tengkuk belakangku dan menarikku kearahnya, menciumku. Aku terdiam, tidak bisa mengatakan apa apa. Ia menghentikan ciumannya, dan aku mundur beberapa langkah. Mencoba mencerna apa yang baru saja terjadi.

Ia turun dari mobil dan berjalan mendekatiku. Matanya tidak fokus seakan ia tidak yakin dengan apa yang akan ia katakan. Aku benar benar berharap dalam hati. ‘Jungsoo Oppa katakan kau mencintaiku,’ kataku berulang ulang dalam hati.

What should I do?
From far away you are walking over here. Our eyes meet…
How much longer are you going to pretend that you don’t know?

“Aku mendengar kata katamu di perjalanan tadi….” Katanya, membuatku merasakan seakan akan bongkahan es besar jatuh ke dalam perutku. Aku membeku tidak tahu harus mengatakan apa. Jungsoo Oppa… Park Jungsoo… Leeteuk… ayo katakan kau mencintaiku… mohonku dalam hati.

“Baiklah, aku akan menganggap kau tidak pernah melakukannya. Dan anggap saja aku juga tidak pernah melakukan tadi,” lalu berjalan mendahuluiku masuk ke dalam lift, dan pergi ke atas tanpa menungguku.

Aku menarik nafas panjang, dan berusaha menahan air mataku. Aku berusaha meyakinkan diri sendiri untuk tidak menangisi hal hal seperti ini. Bahwa aku seharusnya sudah tahu bahwa ini akan terjadi. Bahwa aku memang dari awal seharusnya tidak menaruh harapan kepadanya.

“Ya…” Kurasakan sebuah tangan menepuk pundakku, membuatku sontak menoleh kearahnya. Ah ternyata si magnae. Kuyakin dia sudah melihat semua adegan dramatis tadi, jadi aman bagiku untuk meneteskan air mata dihadapannya.

“Aku sudah lihat semuanya. Sudah jangan menangis. Hyungku itu hanya membutuhkan sedikit Acting Skill Cho Kyuhyun,” Katanya dengan nada bercanda mencoba menghiburku yang tentu saja tidak berhasil.

“Ani… aku tidak menangisi keputusannya. Aku menangisi diriku yang benar benar babo karena mencintai namja seperti dia,” Kataku sesenggukan. Entahlah walaupun evil, hanya kepada magnae ini aku bisa menumpahkan semuanya.

“Aku juga, kalau saja aku bukan lelaki aku ingin meraung raung menangisi otakmu yang pabo itu, mau saja menyukai hyungku yang sama pabonya denganmu….” Katanya bercanda, yang kali ini berhasil memunculkan sedikit senyum kecil di bibirku.

“Aku juga sebenarnya kalau bisa menangis karena alasan lain, aku ingin sekali menangisi nasibmu yang sudah hampir 6 tahun menjadi dongsaengnya,” Kataku memulai candaan. Memang si magnae menyebalkan ini benar benar tau bagaimana caranya membuatku tertawa.

“Aku juga sebenarnya ingin menangis mengasihanimu yang sudah 3 tahun menjadi asistennya,” Balas Kyuhyun tidak mau kalah. Aku tahu seorang Cho Kyuhyun tidak boleh kalah debat.

“Aku juga mengasihani nasibku dan mengutuki hari dimana 10 tahun lalu aku bertemu namja evil bernama Cho Kyuhyun di sekolah menengah,” Kataku lagi. Kali ini air mata sedih dimataku digantikan dengan air mata buaya yang kubuat untuk mengatai sahabatku ini.

“Aku juga ingin menangis menyesali fakta mengapa aku masih mengenalmu juga sampai sekarang,” Katanya untuk membuatku kesal. Tetapi apapun yang dikatakannya, aku bersyukur pada Tuhan karena sampai sekarang aku masih mengenal namja evil, sahabat terbaikku Cho Kyuhyun.

“Sudah? Kalau kau sudah bisa tersenyum, Kajja kita masuk ke dalam,” Kyuhyun berjalan mendahuluiku dan kau segera menyusulnya masuk ke dalam lift.

Kami sampai di lantai 12. Aku dan Kyuhyun bersama sama masuk ke dorm lantai satu super junior. Ternyata mereka semua sedang berkumpul di ruangan tengah. Mataku bertabrakan dengan Jungsoo Oppa yang sedang duduk menonton tv. Hanya beberapa detik, karena ia melempar pandangannya ke arah lain.

“WAAAH URI COUPLE DATANG,” kata Eunhyuk heboh melihat aku masuk bersama sama dengan Kyuhyun.

“WAAA MEREKA BERANGKULAN SEPERTI ITU PULA,” kata Shindong heboh karena Kyuhyun yang ingin memanas manasi Hyungnya masuk dengan tangan merangkul bahuku. Aku menyembunyikan senyumku melihat kehebohan mereka. Jungsoo menatapku yang tersenyum sedikit sinis. Pasti ia mengiraku mempermainkannya. Habis bilang cinta aku datang berangkulan dengan Kyuhyun.

“Sungmin Hyung kau pasti benci sekali padanya,” Kata Donghae sok tahu, membuatku menahan tawa.

“Sungminah… mianhae, bukannya aku mengkhianatimu tetapi aku ini pria normal. Akan tiba saatnya aku menunjukkan sisi normalku,” Kata Kyuhyun dengan santai, membuatku ingin sekali menjitak kepala besarnya itu.

Jungsoo Oppa bangkit dari duduknya dan berjalan agak tertatih ke arah pintu kamarnya. Dia masih terlihat sakit sebenarnya. Dalam situasi normal seharusnya aku segera membantunya sampai ke kamar. Tetapi dalam situasi ini sebenarnya aku ingin tetapi tidak bisa.

“Hyung… Karena kau sakit aku yang nanti akan mengantar pulang Soojung,” Celetuk Kyuhyun yang membuatku terdiam dan tidak berani memandang wajah Park Jungsoo.

“Terserahmu…” Kata Jungsoo Oppa cuek lalu masuk ke dalam kamar. Jadi begitu? Sekarang ia tidak perduli lagi kepadaku.

Kyuhyun mengajakku duduk di salah satu sofa. Aku mengeluarkan catatanku membuat tabel jadwal kegiatan Jungsoo Oppa besok. Itu tugas terakhirku hari ini. Setelah itu aku akan pulang.

“Sudahlah Soojung, kau tahu hyungku itu sedang ngambek,” Kata Kyuhyun mencoba menenangkanku.

“Aniya Kyu sepertinya dia sekarang membenciku,” Kataku dengan nada khawatir dan pasrah secara bersamaan.

“Kau lihat saja… dia hanya butuh sedikit actingku hahaha~” Katannya sambil tertawa jahat. Entah apa lagi rencana yang akan dilakukannya kali ini yang jelas aku sudah tidak menaruh harapan sama sekali pada kata katanya.

“Ani, Kyu. Kau tidak perlu melakukan apa apa lagi,” Aku berpura pura tidak peduli sambil terus berkonsentrasi pada kertas dan bolpoin di tanganku. Ya tentu saja itu sandiwara. Mana mungkin aku berkonsentrasi pada pekerjaan disaat saat seperti ini?

“Sudah.. kau diam saja,” Kata Kyu sambil beranjak dari sisiku. Sudahlah, aku sudah tidak peduli lagi pada apa yang akan dilakukannya. Aku hanya kembali menaruh konsentrasiku pada kertas dihadapanku. Hal yang paling ingin aku lakukan sekarang ini adalah pulang ke rumah. Mungkin melihat mikku bisa lebih menghibur hatiku.

Author POV

Kyuhyun berjalan cepat ke kamar Hyungnya, dan saat ia sampai di depan kamar Hyungnya, ia berhenti sebentar untuk mengatur ekspresinya. Setelah menarik nafas panjang, Kyuhyun pun masuk ke dalam –seperti biasa- tanpa mengetuk pintu.

Saat Kyuhyun masuk ke dalam kamar Hyungnya, dilihatnya Leeteuk sedang duduk di sofa, menonton televisi. Matanya terlihat sangat berkonsentrasi memperhatikan acara itu, tetapi kyuhyun tahu pikirannya sama sekali tidak disitu.

“Ya… Hyung.. yang kau tonton itu Kang Hodong yang sedang melawak. Bagaimana mungkin kau memasang ekspresi seakan akan sedang menonton film horror?” Tanya Kyuhyun jail, sambil duduk menempatkan diri di sebelah Hyungnya.

“Ani… aku sedang mempelajari bagaimana terkniknya membawa acara,” Kilah Leeteuk. Kyuhyun menyeringai kecil saat mendengar kebohongan Leeteuk.

“Geotjimal…. Paling kau sedang memikirkan Soojung,” Kata Kyuhyun yang sebenarnya sangat tepat sasaran tetapi tentu saja tidak akan diakui kebenarannya oleh Leeteuk.

“Ani… yah magnae, kau tidak usah sok tahu,” Jawab Leeteuk pura pura kesal, padahal ia hanya mau menghentikan lidah tajam Kyuhyun yang semakin menyudutkannya.

“Kalau memang kau suka padanya, kenapa tidak jujur saja sih hyung? Nanti kalau dia suka pada namja lain, apa lagi namja tampan multi talenta sepertiku, kau baru menyesal,” Pancing Kyuhyun. Dia sepertinya benar benar gerah dengan kelakuan Hyungnya ini yang pandai sekali menyimpan rahasia.

Leeteuk bergeming, menolak menanggapi kata kata Kyuhyun. Sepertinya daripada mesti menghadapi perkataannya yang tajam dan sesuai fakta, Leeteuk memutuskan bahwa akan lebih mudah mengabaikannya saja.

“Kau tahu, sebenarna daritadi itu aku hanya bercanda Hyung. Aku tidak benar benar suka padanya. Ya… kalau ada hal yang belum kau ketahui, itu adalah bahwa kami sudah saling mengenal sejak berusia sekitar 13 tahun,” Kata Kyuhyun, yang membuat Leeteuk kaget. Bagaimana ia bisa tidak mengetahui informasi sepenting ini?

“Jadi.. kalian sudah saling mengenal selama sepuluh tahun ini?” Tanya Leeteuk, mencoba memastikan kebenaran pendengarannya.

“Yah… sebenarnya kami satu kelas sampai lulus, setelah itu kami jarang bertemu. Jadi ya… terakhir kali aku bertemu dengannya adalah di pesta kelulusan, saat kami berusia 18 tahun. Setelah itu kami lost contact selama 2 tahun, dan bertemu lagi setelah kau merekrutnya menjadi asistenmu,” Papar Kyuhyun, yang sukses membuat Leeteuk terperangah, tetapi dengan cepat memasang ekspresi tidak perdulinya lagi.

“lalu apa urusanku dengan fakta fakta itu? Kalau kau menyukainya ya ambil saja dia,” Kata Leeteuk yang kali ini sepertinya keterlaluan dan membuat Kyuhyun geram.

“Sudah kukatakan aku tidak mencintainya, hyung! Aku hanya menganggapnya sebagai sahabat. Tetapi aku tahu kau mencintainya. Karena ini aku melakukan semua sandiwara bodoh hari ini untuk membuatmu sadar. Tetapi sepertinya usahaku sia sia saja,” Kata Kyuhyun geram.

Untuk kedua kalinya hari ini, Leeteuk bergeming tanpa bisa mengatakan apa apa. Kalau boleh jujur sebenarnya magnae ini tidak gagal. Sudah beberapa kali hari ini ia sukses membuat Leeteuk kesal melihat kedekatannya dengan Soojung. Tetapi… kenapa ia harus kesal? Benarkah apa yang dikatakan Kyuhyun? Bahwa mungkin sebenarnya ia memiliki perasaan kepada Soojung, hanya saja gengsi dan egonya menjadi penghalang baginya untuk menyadari hal itu?

“Kau ingat Hyung…  aku sudah mengenalnya 10 tahun. Jauh lebih dulu dibandingkan kau. Aku memiliki hak lebih besar untuk melindunginya. Malam ini kesempatan terakhirmu. Kalau kau memutuskan untuk melepasnya, tak akan kubiarkan kau menyentuhnya lagi. Tidak akan kubiarkan kau menyakiti sahabatku,” Kyuhyun yang putus asa pada Hyugnya ini akhirnya memutuskan untuk memberikan ultimatum terakhirnya, dengan harapan semoga Leeteuk benar benar merenungkannya. Dia benar benar sudah habis akal.

“Hyung…. Ingat ini hari terakhir” Kata Kyuhyun memberikan peringatan terakhir sebelum ia pergi meninggalkan kamar itu, dan Hyungnya.

Kyuhyun akhirnya keluar dari kamar Leeteuk, dan menghampiri Soojung yang sedang merapikan barang barangnya. Sepertinya gadis itu sudah menyelesaikan semua pekerjaannya dan bersiap untuk pulang.

“Kau akan pulang sekarang?” Tanya Kyuhyun pada Soojung yang hanya dijawab dengan anggukan singkat oleh gadis itu. Sepertinya memang Soojung kehilangan semua moodnya hari ini.

“Kuantar?” Tawar Kyuhyun, prihatin melihat gadis di depannya itu.

“Gomawo Kyuhyun-ah,” Kata Soojung lemah dengan tersenyum kecil. Gadis itu sepertinya benar benar lelah kali ini.

“Ya…. Aku ini supir alternatifmu. Hanya untuk mengantarmu pulang, ini sudah yang kesekian ratus kalinya. Tapi baru kali ini aku mendengarmu berterima kasih,” Kata Kyuhyun dengan nada bercanda, mencoba membuat gadis di depannya itu tertawa.

“Pabo… bukan hanya karena itu… gomawo, karena selalu menjadi satu satunya yang paling mengerti perasaanku. Untuk banyak hal yang tidak bisa kusebutkan satu persatu… gomawoyo Cho Kyuhyun,” Kata Soojung pelan. Walaupun terlihat lelah lahir batin, ketulusan terpancar pada kata katanya tadi. Kyuhyun mengulurkan tangannya untuk menepuk pelan pundak Soojung, ketika Leeteuk tiba tiba muncul di belakang mereka.

“Soojung… kuantar pulang,” Katanya singkat, mengambil kunci mobil di atas meja lalu berjalan mendahului mereka ke luar,”

Soojung melempar pandangan tidak mengerti pada Kyuhyun di depannya, yang dibalas oleh senyum Kyuhyun yang semakin membuatnya tidak mengerti.

“Apa yang terjadi padanya?” Tanya Soojung  penasaran.

“Molla… kau cari tahu saja sendiri,” Kata Kyuhyun dengan senyum jail khasnya.

“Aku sekarang harus berbuat apa?” Soojung bingung karena sikap tiba tiba Leeteuk yang mau mengantarnya pulang padahal  tadi dia dengan tidak pedulinya membiarkan Soojung pulang dengan siapapun.

“Sana, dia menunggumu,” Kyuhyun mendorong pelan tubuh Soojung ke atah pintu. Soojung pun pergi tanpa kata dengan ratusan pertanyaan berkecamuk hebat di kepalanya.

Soojung pun berjalan ke arah mobil putih dimana Leeteuk sedang menunggunya di dalam mobil. Ia hanya masuk ke dalam mobil tanpa suara. Rasanya aneh dan canggung duduk bersebelahan dengan Leeteuk setelah apa yang terjadi hari ini.

10 menit sudah berlalu tanpa ada yang memulai pembicaraan. Kecanggungan benar benar terasa di udara.  Banyak sekali yang ingin Soojung sampaikan pada Pria disampingnya ini. Tetapi bibirnya seperti di lem erat oleh nyalinya yang tidak seberapa.

“J… Jungsoo Oppa,” Kata Soojung memberanikan diri, walau sebenarnya ia belum bernyali untuk melihat wajah Leeteuk di sampingnya. Gadis itu hanya berani memandang kearah telapak tangan Leeteuk yang sedang memegang erat kemudi mobil.

“Hm?” Jawab Jungsoo pelan tanpa melepaskan konsentrasinya dari jalanan padat yang ada di hadapannya.

“M….mianhae untuk hari ini. Aku mengacaukan semuanya,” Kata Soojung sambil menundukkan kepala. Dia benar benar tidak berani menatap wajah angelic seorang Park Jungsoo.

“Aku juga bertindak tidak seharusnya hari ini. Mianhae…” Kata Leeteuk tidak di duga duga. Jungsoo juga mengaku salah dan meminta maaf? Saat Soojung yakin bahwa yang terjadi hari ini semua murni kesalahannya?

“A…Ani… Oppa ini salahku. Seharusnya aku tidak memulainya. Kalau memang….” Soojung menelan ludahnya untuk memulai kata kata itu.

“………kalau memang aku menyukaimu harusnya kupendam saja, tidak perlu melibatkanmu seperti ini. Toh Oppa tidak punya perasaan apapun padaku,” Soojung akhirnya berhasil mengucapkan kata kata yang susah payah ditahannya.

“Tidak apa apa…. Bukan salahmu. Memendam perasaan itu susah, aku mengerti,” Kata Leeteuk, yang membuat Soojung ingat bahwa seorang Leeteuk dihadapannya ini pernah memendam perasaan sekian lama dari sahabatnya sendiri.

“Kalau begitu kita lupakan saja Oppa…,” Kata Soojung memberanikan diri. Memang sedih kalau berakhir seperti ini. Tetapi kalau ini jalan yang terbaik untuk mereka berdua, Soojung hanya bisa melepaskan Leeteuk agar bisa hidup tenang seperti hari hari kemarin.

“Apa yang harus dilupakan?” Tanya Leeteuk yang membuat Soojung menelan ludah untuk yang kedua kalinya.

“Ya… perasaanku padamu Oppa, lupakan saja.” Kataku berat. Benar yang mereka semua bilang. Merelakan itu berat, pikir Soojung

“Lalu bagaimana dengan perasaanku?” Celetuk Leeteuk. Kali ini memberanikan diri untuk menatap gadis disampingnya.

“Perasaan apa Oppa?” Tanya Soojung tidak mengerti.

“Ani…. Lupakan,” kata Leeteuk, mengalihkan pandangannya lagi pada jalan raya di depannya.

Akhirnya mereka sampai juga di depan rumah Soojung. Leeteuk memberhentikan mobilnya dan membiarkan Soojung turun. Saat Soojung sudah setengah jalan ke arah pintu rumahnya, Leeteuk memanggilnya.

“Soojung-ah!” Katanya, dengan sigap keluar dari mobil membawa tas putih di tangannya.

“Ne Oppa?”

“Kau meninggalkan tasmu,” Kata Leeteuk sambil menyodorkan sebuah tas tangan berwarna putih.

Soojung mepuk jidatnya pelan, lalu berjalan kembali ke arah Leeteuk untuk mengambil tasnya. Setelah itu ia berbalik dan berjalan lagi ke arah rumahnya.

“Soojung-ah,” Panggil Leeteuk lagi, yang membuat Soojung untuk kedua kali menghentikan langkahnya, berbalik dan menemukan mata pria itu sedang menatapnya lurus lurus.

“Kali ini apa Oppa?” Tanya Soojung lagi dengan senyum lucu di wajahnya, yang membuat Leeteuk mengurungkan apa yang ingin ia katakan.

“Besok jadwalku dimulai jam berapa?” Tanya Leeteuk dengan sangat tidak pentingnya.

“Jam 8 Oppa. Kau harus sudah bangun,” Jawab Soojung mencoba membuat suasana kembali seperti semula, disaat dia, Han Soojung tidak pernah menyatakan cinta. Setelah mengatakan itu, Soojung berbalik lagi dan berjalan ke arah rumahnya.

“Soojung-ah,” Lagi lagi Leeteuk memanggil, dan membuat Soojung menghentikan langkahnya.

“S…Saranghae,” Kata Leeteuk, yang sukses membuat Soojung diam membeku di tempat, tidak berani menatap Leeteuk di belakang.

Leeteuk memberanikan diri mengambil selangkah.. dua langkah sampai ia tiba tepat di belakang Soojung, lalu mengulurkan kedua tangannya dan menarik Soojung kedalam pelukan eratnya.

“Han Soojung. Saranghae. Mianhae karena baru menyadarinya. Mianhae membuatmu lelah karena kebodohanku. Aku baru menyadarinya. Aku, Park Jungsoo tidak akan bisa sendiri tanpa seorang Han Soojung. Bahkan nama kita saja sudah ditakdirkan,” Kata Leeteuk tanpa melepas pelukannya.

“Oppa… kukira kau…. Haneul Eonnie….” Kata Soojung terbata bata.

“Itulah hebatnya kau, Han Soojung. Bisa mengalihkan perasaanku dengan begitu mudah,” Kata Leeteuk sambil tersenyum, enggan melepaskan pelukan eratnya pada gadis di dekapannya ini.

“Na….ddo saranghae Oppa,” Kata Soojung akhirnya. Selain kata kata itu ia sudah tidak tahu harus berbicara apa lagi.

Leeteuk membalikkan Tubuh Soojung menghadap kearahnya, lalu mencium bibirnya. Setelah menyelesaikan ciumannya, Leeteuk menaruh kedua tangannya di pipi Soojung yang memerah karena kedinginan.

     “Ciuman kali ini, jangan dilupakan, oke?” Canda Leeteuk yang dibalas oleh anggukan Soojung. Leeteuk kemudian memeluknya intens. Ternyata begini akhirnya. Orang yang ia benar benar cintai ternyata ada di depan mata. Betapa bodohnya dia yang baru menyadarinya, pikir Leeteuk

Ternyata Kyuhyun yang sedari tadi membuntuti mereka, Sedang menyaksikan kejadian ini dari tempat yang tersembunyi. Melihat kemesraan di depannya, ia hanya bisa menyunggingkan senyum yang susah diartikan.

FLASHBACK :

    “Ya… ini bukan gayamu, Cho Kyuhyun,”

     “Semua yang kulakukan ini hanya untuk membantumu, ara? Tidak ada tujuan lain,”

     “Kenapa…. Kau begitu ingin membantuku

      “Karena……”

     “Karena apa Kyu?”

     “Karena… kalau ada orang yang paling ingin kubahagiakan, itu adalah kau, Han Soojung. Kau yang paling berarti untukku. Semenjak pertemuan pertama kita di bangku SMP. Senyum bahagiamulah satu satunya yang akan kuperjuangkan. Dan aku juga ingin membuat Leeteuk hyung bahagia. Karena aku berhutang budi padanya yang telah membawamu kembali ke kehidupanku. Dan terlebih karena kebahagiaan Leeteuk hyung adalah kebahagiaanmu juga,”

     “Cho Kyuhyun… kau…”

     “Ya benar. Saranghae, Han Soojung. Karena itu kau harus bahagia,”

FIN

Kritik, Saran dan Komentar benar benar di harapkan ^^ terima kasih J

96 Comments (+add yours?)

  1. shannen
    Oct 03, 2011 @ 16:50:47

    Wah, baca endingnya bikin specheels banget >,<!!
    Pokoknya kerennn..

    Reply

  2. hadirakjdream
    Oct 03, 2011 @ 16:54:31

    Daebak!
    ngga nyangka Kyuhyun suka Han Soojung waktu smp!

    Reply

  3. stevany
    Oct 03, 2011 @ 17:46:42

    seru nih! kekeke tapi kenapa gk sama kyu ajah. haduh, kasian suamiku yg malang. wkekekeke

    Reply

  4. JenyUn
    Oct 03, 2011 @ 17:52:44

    wah,…
    Endingx kerennn…
    Ska bgt dgn crta ini….
    Hmmm…
    Kyupa malah jd malaikat dch kykx di crta ini…

    Reply

  5. Park Minri
    Oct 03, 2011 @ 18:15:44

    Huaaah plok plok plok daebak!!! ternyata Kyu juga mencintai Soojung. kereeen.. Tapi apa bener Kyu bisa berkorban begitu demi hyngnya?? hahahaha… pokoknya great story bikin lagi ya.. ditunggu

    Reply

  6. nanansisparkyu
    Oct 03, 2011 @ 19:21:28

    kyuhyun ampun deh iseng bgt .
    Hahaha

    eh ??
    Kyu nya suka . Ckck

    Reply

  7. specialshin
    Oct 03, 2011 @ 19:22:45

    yoshin here…. makasih yang udah baca dan comment ^^

    Reply

  8. kim minkyu
    Oct 03, 2011 @ 19:49:21

    Stu kalimat eon . Daebak eon !:D ak ska ff nya 😀

    Reply

  9. aplusfrvr
    Oct 03, 2011 @ 19:50:05

    Bagus bgt thorr. Kata2nya kyu yang flashback itu bener2 menyentuh hati (?) Kyu baik bgt ya :’) daebak thor

    Reply

  10. cin nio
    Oct 03, 2011 @ 20:16:27

    biar kyu ama aku aja…^_*( digorok sparkyu,,,,peace

    Reply

  11. Lee Seung Hye
    Oct 03, 2011 @ 20:30:00

    keren !

    Reply

  12. GoldenRise
    Oct 03, 2011 @ 20:46:42

    speechless..mengharukan sekaliiii eh nyesek men :’)
    Ff yg bgus thor !

    Reply

  13. arsvio
    Oct 03, 2011 @ 20:52:56

    Endingny keren.
    Cho kyuhyun=lompat2 gaje d kasur?
    Oh my,g bsa ngebayangkn..
    Nyesek, senyum, n bhagia. Kta2ny bgus dan sukses mmbwa mood pmbca.

    Reply

  14. hilma
    Oct 03, 2011 @ 21:31:18

    pdhal udh baca ini dblog pribdi author
    tp baca lg ttep aj seneng

    Reply

  15. Kimsoora
    Oct 03, 2011 @ 22:25:48

    Andwe, kyuhyun nya kasian. Oh god, kyu daebak banget. Ngga bisa ngungkapin kata kata gimana setianya kyu sama leeteuk sama soojung

    Reply

  16. mini
    Oct 03, 2011 @ 23:14:58

    Haha,, nyesel baru sempet baca sekarang..
    Kyu oppa, patah hati sm Soojung, sm aku jg boleh.. #ngarep
    Keren author,, asli,,,
    Nice story ;-D

    Reply

  17. rinchun
    Oct 04, 2011 @ 01:13:30

    Ak sukaaaa^^
    Kyuhyunnya nganggur, bwt ak ajaaa. Hew

    Reply

  18. lovekyudubu
    Oct 04, 2011 @ 08:30:42

    Ga nyangka bgt deh kyuhyun jg suka!
    Awalnya ak agk bingung knp tiba2 critanya jd si kyu ama soojung tmnan udh 10taun, eh trnyata trakhirnya baru ak ngerti, haaah kyu kasian, sini sini sama ak aja *plak
    Ff nya baguuuuus,wlopun sempet ada typo dikit tp daebak lah ^^)b

    Reply

  19. kim nara
    Oct 04, 2011 @ 08:35:29

    daebak..
    Romantis bgt..trnyta kyu suka jg..huh
    minta wp pribadina dund chingu

    Reply

  20. minkijaeteuk
    Oct 04, 2011 @ 10:47:22

    pernyataan kyu diakhir bikin aku syok kyu cinta ma soojung, kyu bikin terharu aja……
    pikiran aku untuk komen yg fokus ke leetuk n soojung buyar gara2 pernyataan d akhir kyu…….
    kyu so sweet ngalah sama hyung y n ngebiarin orang yg dicintain y bahagia……

    Reply

  21. haenem
    Oct 04, 2011 @ 12:16:48

    wouw ffna keren,terharu banget ma kyu
    kata2 teakhir kyu bkin speechles,,,,
    daebak bwt author

    Reply

  22. yeojaegyeo
    Oct 04, 2011 @ 14:09:37

    Haaaaaaaaa sumpah ceritanya bagus banget!

    Si evil benar-benar berubah menjadi malaikat kali ini.

    Bikin sequel gitu, biar kyu dapat pasangan.

    Author DAEBAK!

    Reply

  23. sowoneul
    Oct 04, 2011 @ 15:11:17

    Hah???!!!kyuhyunnya miris! Ah tetep aja ini mah kasian kyu nya ƪ‎​​‎​(-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)ʃ

    Reply

  24. anindya
    Oct 04, 2011 @ 17:27:22

    “Ya benar. Saranghae, Han Soojung. Karena
    itu kau harus bahagia,”aigoooo kyuhyun-ssi :””) pokoknya kalo authornya yoshin-ssi pasti keren ya ffnya hehehehe 🙂

    Reply

  25. NITA
    Oct 04, 2011 @ 20:02:27

    iiiiiiih kereeeeeeeeeeeen >-< ga nyangka klo kyuhyun suka, pdahal sh harap" td kyuhyun sama soojung, grrr niiiiiiiicee deh (y)

    Reply

  26. lulu
    Oct 04, 2011 @ 21:30:55

    hwaaa~ kereennnnn >< DDAEBAK!!

    Reply

  27. park min rin
    Oct 05, 2011 @ 04:33:50

    Aaaa keren ^^)b
    ternyata kyuhyun juga suka sama soojung toh… Aaa si evil magnae bisa ngalah juga ternyata, ngerelain soojung untuk teuk appa.

    Reply

  28. park_ahrin
    Oct 05, 2011 @ 04:50:02

    Kereeeeen!
    Aigoo ga nygka klo Leeteuk jga cnta sma Soojung, apalagi baca part akhirnya~ ><
    pngakuan Kyu bikin aku trpaku, speechless !

    Reply

  29. Mischa Jung
    Oct 05, 2011 @ 11:59:27

    Soojung happy ending ma teuk…
    Kyu evil tp malaikat bgt kehhehehehe….
    Nice ff..

    Reply

  30. park kyutha
    Oct 05, 2011 @ 14:28:18

    kereeeennn

    Reply

  31. dianAnchovyKie
    Oct 05, 2011 @ 22:15:14

    Woooooooooooooooo!!!!!!!!!!!!!! Kyuhyun-ssi T.T orang sepertimu hanya ada satu didunia ini T.T kenapa kau begitu naif ????? >_ thumbs up for author 😉

    Reply

  32. mrs.kim ki bum
    Oct 07, 2011 @ 00:11:37

    Cho kyuhyun succes to make me fall in love with him! Yaaa cho kyuhyun!!

    Reply

  33. Sevenline
    Oct 08, 2011 @ 07:16:49

    Hah?
    Kyuuu. . Kasian Kyu. . Sini sini sama aku aja #loh

    Reply

  34. Hyejin Lee
    Oct 08, 2011 @ 13:22:47

    kyaaaa~ #ambiltissue !!
    terharu, NICE FF thor !! ada sequel nya gak ??
    #mupeng

    Reply

  35. Haeman
    Oct 08, 2011 @ 13:43:56

    waaaah, keren bgt ><
    endingnya bkin specheels ~ *.*
    kasian bgt yah, kyuuu
    jd ada perpaduan antara evil and angel (?) didlm tubuhnya (?) #ganyambung -_-

    Reply

  36. game1004
    Oct 08, 2011 @ 14:19:06

    pokoknya full imagine diri ku sebagai han soojung!!!!! keren banget!!!! so speechless at the end..

    Reply

  37. sparklydiary
    Oct 08, 2011 @ 17:57:30

    kyu…kamu…kamu….jadi kamu anggap 5 tahun saya sama kamu itu apa? #digampar
    daebak!!endingnya nyesek abis

    Reply

  38. specialshin
    Oct 08, 2011 @ 18:12:40

    neh? jadi ff of the week lagi? thanks anyway, buat yang udah comment2 hahaha

    Reply

  39. audereyee
    Oct 08, 2011 @ 18:52:00

    Wah 😮 suka banget kyu’s character disini ! sebenernya udh curiga juga sih pas baca pasti si kyu ada perasaan sama soojung .. tp bagus deh endingnya si kyu berkorban gitu :’) , nice ff ^^

    Reply

  40. 3vilmagnae
    Oct 08, 2011 @ 19:00:30

    Kyuhyun emang!!

    EEPPPIIIIILL….!
    Ckckckckckck

    Reply

  41. jinhye
    Oct 08, 2011 @ 20:21:08

    kyuuu ama aku aja,,, masih lowong ko hhe ^^V

    Reply

  42. cherryesung13
    Oct 08, 2011 @ 20:30:25

    endingnya bikin speechless! Kyu… Ternyata… T_T aaaa mengharukan T_T alurnya keren, cerita keren, bahasa keren, pokoknya DAEBAK!

    Reply

  43. mochichi
    Oct 08, 2011 @ 21:20:56

    waahhh, endingnya bagus!
    Kyu tumben bae bgt, ternyata jg suka Soojung
    ada bbrp typo, next ff ditunggu yg bgs yah!
    hwaiting

    Reply

  44. stella park
    Oct 08, 2011 @ 21:37:14

    keren bangettt,
    baca ff ini bikin ak senyum”sendiri kyk orgil hhehe,jadi pengen kenalan sm author ny sapa tau ak jg bs blajar dr eonni *ak jg author fanfic* annyeong eonni jihyun imnida

    Reply

  45. cho eunmi
    Oct 08, 2011 @ 21:39:59

    baguuus banget . gak nyangka ternyata sama sama suka
    ya ampyun bang kyuhyun bisa juga ngalah ama leeteuk . hihihi
    ayoo bikin yang banyak ff lagi author 🙂

    Reply

  46. Changmi_Donghae
    Oct 08, 2011 @ 23:20:05

    Cinta tidak harus memiliki….

    Reply

  47. Lee In Hwa
    Oct 08, 2011 @ 23:42:01

    nice ff 😀

    Reply

  48. Mela Elfminoz
    Oct 08, 2011 @ 23:54:19

    Aku sangat suka sekali….!!!

    Huwaaa… 2 jempol ga cukup deh buat FF sekeren ini… kasi lagii 2 jempol kaki…!!! hehe #abaikan

    Kyu oh Kyu,,, aku melting sm pengakuan mu d ending FF, saranghae Cho Kyuhyun… Saranghae Park Jungsoo!!! Saranghae Author… ^^ hahayy…

    Daebaaakkkk….!!!!

    Reply

  49. Chenhye
    Oct 09, 2011 @ 00:16:09

    Waaa.. FF nya bgus bgt thor!
    Daebak!
    aku suka bgt

    Reply

  50. shimeunkyung
    Oct 09, 2011 @ 04:36:57

    Kereeeen! Kayak di novel2..
    Udah punya feeling sih kalo kyu itu juga suka sama Soojung. Tapi,,ga nyangka karakter kyu yang biasanya dibuat nakal-egois-kekanak2an,, dicerita ini jadi lebih dewasa-perfect-baik hati- rela berkorban..
    I love this ff so much 🙂

    Reply

  51. jey
    Oct 09, 2011 @ 06:21:42

    Daebak!!! Salah satu sisi cho kyu di balik evil nya! Ah sukaaaaaa~ kasian kyu 😦 udah kyu sini sama aku ajaaaaaaa~ chukkae soojung eonni sma eeteuk oppa :p sequel sequel sequel~~

    Reply

  52. nyckh
    Oct 09, 2011 @ 07:50:20

    *tepuk tangan* johta johtaaa x) suka banget ceritanyaaaa ‘~’
    penulisannya bagus, dan yaampun! knp karakter kyu nya lucu adorable sekaligus sweet gitu ? i need two more thumbs for this! d(.___.)b
    terus nulis ya kaka authornya 😉

    Reply

  53. inassesei
    Oct 09, 2011 @ 08:24:19

    wah kereeeennnn

    Reply

  54. Hizuri kyubum
    Oct 09, 2011 @ 11:01:08

    Omo.. Ternyata kyu juga suka sama soojung? Haa.. Kyu baik banget mau ngerelain dia buat hyungnya. Geregetan sendiri karena awalnya Leeteuk nggak mau ngaku. Tapi akhirnya mereka bersatu juga. Suka karakter kyu disini, jahil tapi baik *lah kok malah komenin kyu terus? #digeplak*
    keren banget ffnya author ^^

    Reply

  55. wandasafite
    Oct 09, 2011 @ 11:39:05

    Hahaga….. Suka banget ama ceritanya!!! Deg deg ser bacanya, hahay!! Jungsoo sshi saranghae

    Reply

  56. lee-hyuk-jae
    Oct 09, 2011 @ 12:36:36

    Daebak banget! ;D suka banget ;D

    Reply

  57. ufha
    Oct 09, 2011 @ 12:43:04

    aigoo… Daebak tor..
    Suka bgtt sama klimat kyu yg trakhir..
    Owww,.. Krenn ^^

    Reply

  58. devinardelia
    Oct 09, 2011 @ 14:32:40

    oh noooooo!!! aku terharuuuuu! kyuhyunkuuuu :’))) sama aku aja sayaang~ /diamuk massa
    keren ffnyaaa… ;’) so touched… uhuk uhuk… kyu and teuk… such a big contrast… the old and the young. but, this story served beaautifully. so perfect that i think i will read it again :p hahaha

    Reply

  59. juNingSih JyesungiB
    Oct 09, 2011 @ 15:17:14

    huaaahhh
    ending.a bkin haru…..
    TTTTT______TTTTT

    gak nyangka kyu suka mah Han soojung
    tpi dia relain soojung mah teukie….

    #angle modeon

    Reply

  60. gian
    Oct 09, 2011 @ 15:42:04

    bner2 bkin gleng2 kpala endingnya.
    ak gak rla kyuhyun dg krakter baiknya berkhir tanpa psangan, mka dri itu author bkin after story buat kyu ya??

    Reply

  61. Teukcheonsa
    Oct 09, 2011 @ 17:09:35

    Kyuuuuuuuuuuuuuu~~~~~~~~ kamu dewasa banget nak !!!!! Eomma bangga sama kamu nak :’) huaaaaaaaaaaaaaaaaaa

    author daeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee~bak !

    Reply

  62. Cho Hae Kyu
    Oct 09, 2011 @ 19:55:06

    keren banget!!! sumpah… authornya bikin aku berfikir keras… kukira jungsoo suka sama yeoja itu, eh ternyata engga, eh ternyata iya (?)
    kyuhyun kuhhhhhhhhhhhhhh~ kau terlalu baik nakkkkk… ayo sini2 sama akyu :* #disiram
    DA to the E to the BAK! DAEBAKKK!!! #kasihjempol

    Reply

  63. jiggryeopuff
    Oct 09, 2011 @ 21:15:32

    Whoaaaa daebak !!!!
    Kalo ga salah inget , ini ff ketiga yg dipublish di sjff kan ? Dan tiga2 nya jadi ff of the week semua . Bener kan ??
    Congratz yaaa buat authornya 😀

    author rajin2 buat ff yaah 😉

    Reply

  64. justaqilla3598
    Oct 09, 2011 @ 21:25:13

    Annyeong, aku reader baru disini^^
    Ffnya bagus! Feelnya juga dapet, kukira bakal sama kyu bukan leeteuk..
    Tapi dari awal aku udah ada dugaan sih kalau kyuhyun suka soojung hehe

    Reply

  65. Wi.IkKyuINi
    Oct 09, 2011 @ 23:45:05

    Hemm b6us b6t alur critax..
    Kyu..?? Kau evil berjiwa an6el.. Salut bwt kyuhyun, y6 rela brkorbn demi cntax..

    Reply

  66. ninasomnia
    Oct 10, 2011 @ 00:31:14

    ah~ endingnya bikin speechless ;-;
    nice ff =’)
    gatau mau komen apa ;A;

    Reply

  67. queri
    Oct 10, 2011 @ 08:46:15

    hwwaaaaa…beruntungnya soojung…

    Reply

  68. luckyfriday
    Oct 10, 2011 @ 18:03:39

    Kyuhyun-ah…ga nyangka banget, terharu banget baca endingnya :’)

    Reply

  69. alnadt
    Oct 10, 2011 @ 20:19:16

    kok saya malah lebih pengen soojung sama kyu ya? ehehehehe. ff-nya bagus 😀

    Reply

  70. ksaena
    Oct 11, 2011 @ 22:56:56

    astagaa endingnya ga nyangka bgt
    tdinya kukira c Soojung bkln ma kyu th
    abisnya c leeteuk plin plan gt*mian oppa*

    jalan critanya bagus
    jdi ga mudah ditebak
    bbrapa kali aku ngira ah pasti kyk gini nih critanya
    eh trnyata salah hehe

    share more
    gomawo ^^

    Reply

  71. yv^^KyuMinHae
    Oct 12, 2011 @ 12:35:08

    huaa. Kyuppa. .
    Kasian amad dikau.
    Tp 13 jempol dech bwt kyuppa. Jarang loh ada cowo yg bisa gitu. . .

    Emm, dan selamat untuk jung soo dan soojung, haha 🙂

    Reply

  72. ika widya
    Oct 12, 2011 @ 18:52:05

    kyaaaaa evil mnjadi malaikattttttttttttt

    asli kerennnnnn author
    DAEBAK

    Reply

  73. henrylaumochi89
    Oct 12, 2011 @ 19:23:45

    keren abis

    Reply

  74. EunHaeKyuKi
    Oct 12, 2011 @ 19:54:14

    Daebaaaakkk!!
    Ya ampuuunnn, endingnya itu lho…
    Astgaaa.,, kyuu, gpp sma aku aja ya? #plak!

    Reply

  75. olipayoe
    Oct 13, 2011 @ 03:07:44

    Daebak~!!!! ^^kkkkk

    tp ada yg slh, klo ngusir bkn palliwa hehe melainkan palliga 🙂

    Reply

  76. Karilia
    Oct 13, 2011 @ 19:06:05

    Aaaaaa~~
    cerita macam apa ini!? kenapa begitu ‘menyentuh’!? sangat sangat menakjubkaaan~~ ><
    suka bgtbgtbgt deh ama alur ceritanya 😥 sebenernya lebih setuju soojung ama magnae ya, kasian juga soalnya 😥 *elap ingus*
    kata kata authornya mudah di mengerti bgt, karakternya juga masuk bgt. feel nya juga dapet bgt pokoknya (y)
    satu kata buat lo thor, "PERFECT" :*
    btw, aku reader baru di blog ini. bangapseumnida chingudeul~ 😉

    Reply

  77. vie love teukppa
    Oct 13, 2011 @ 20:46:17

    wow…keren bget ff nya,, speechless…!Daebak wt authornya….! Low dibikin film bgus tu…. #abaikan
    oh ya, prknalkan asvia imnida, new reader!!!!

    Reply

  78. andrearachela
    Oct 14, 2011 @ 13:24:08

    aduh ini ff keren bgt, ga bs kritik :I perfect hahaha..
    daebak deh :3

    Reply

  79. chanyb
    Oct 14, 2011 @ 21:32:39

    Oh n0. . . . T’nyata kyu jg suka sm soojung,soswitt ny kyu d’sini =3
    t bg kadir mw ngmng saranghae ja ampe manggl 3 x
    daebak thor ffny ^o^b

    Reply

  80. nindy
    Oct 16, 2011 @ 17:17:52

    yah,kyu nya kasian…
    gmana sh ini?
    aduh,akhrnya mlah bgni…

    Reply

  81. Lizta
    Nov 12, 2011 @ 15:52:52

    huwaaaaaaaa….. author…. speachless >,<

    Reply

  82. rizaura
    Nov 20, 2011 @ 11:53:10

    ohmaigod , kyu so sweet ..
    sini sama aku aja >.<
    *dicekek sparkyu*

    Reply

  83. tria
    Dec 30, 2011 @ 17:23:28

    baca ending FF ini, lagu take my handnya Iu juga abis.. ishh,, feelnya dapet banget! daebak thor!! ^^

    terus berkarya!^o^/
    aku ijin naro FF ini di blogku ya,, aku tulis namamu thor..

    Reply

  84. Fannyyy
    Aug 22, 2012 @ 22:45:03

    Endingnya. . . . . . . .
    Kyuhyun juga suka Soojung ternyataaa ><

    Reply

  85. renikyu
    Dec 13, 2013 @ 15:07:08

    Oh my…..jadi kyu suka soojung?? Wow gampang banget kyu ngerelain soojung…itu pasti sakit banget….kereeeen!!!!!!

    Reply

  86. ta2angraini_elf
    Dec 16, 2013 @ 23:33:03

    seruuu pake jeongmal 🙂

    Reply

  87. Rasya
    Dec 27, 2013 @ 15:50:08

    Keren min,aku sukaa.kaget pas kyu ternyata suka sama soojung._.
    Pokoknya daebak!^^

    Reply

  88. hee chan
    Jan 19, 2014 @ 18:55:37

    keren banget. feelnya dapet. ah uri jungsoo mengapa kau begitu mempesona? <3<3<3<3

    Reply

  89. desmahawanda
    Apr 05, 2014 @ 12:09:58

    Ini keren bangettttttttt aku seneng ,sedih kesel campur aduk deh bacanya keren keren :’D

    Reply

  90. andinakyu
    Jun 04, 2014 @ 10:43:45

    waaahhhhh, ternyata kyuuuuu……
    sini sini, kyu sama aku aja deh :3
    btw ceritanya bagus, dapet feelnya daebak deh 😀

    Reply

  91. Ulya
    Jun 24, 2014 @ 14:49:32

    Keren banget ffnya. Ketika mencintai seseorang tentu kita ingin melihat orang yang kita cintai bahagia walaupun tak bersama kita.

    Reply

  92. Fira^^
    Jul 23, 2015 @ 23:59:22

    tersentuh dgn kalimat kyuhyun 😥 sebegitu baik nya kah? good for kyuhyun ^_^
    langgeng yaww jungsoo and soojung 😀
    keep writ and hwaiting thor^^

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: