[FF Of The Week] Smile You ♥

Author             : Cherry Anastasia채리 아나스타샤 (cherryesung a.k.a. Anastasia Cho)
Casts                : Kim Chae Ri, Cho Kyu Hyun, Victoria Song
Cameo             : Kim Key Bum
Genre              : Romance
Rating              : Teen / PG-13
Length             : Oneshot
Backsound       : IU – The Story Only I Didn’t Know
Disclaimer       : FF is mine, the plot is mine, the casts are belong to GOD. Don’t copy paste without my permission. Silent readers? GET OUT. NO BASHING!! Thanks ^^
Summary         : Membuatmu tersenyum adalah suatu hal yang harus kulakukan. Sekalipun hatiku akan tersakiti… Tetapi tak apa.
P.S.                  : Mian kalo jelek u,u bikinan anak 12 tahun begini ehehehehe ._. maklum  ya kalo ceritanya agak garing hahaha silahkan membaca cerita buatan anak 12 tahun yang sarap ini ^^ Sambil denger lagu IU – The Story Only I Didn’t Know ya ^^

***

“Kau akan menyadari betapa kau mencintainya ketika kau telah kehilangannya.” –Cherry Anastasia

 

***

Aku menyukai semua tentang dirinya. Senyumannya, tingkahnya yang sedikit konyol dan seperti anak kecil, kenarsisannya, dan semuanya. Aku hanya bisa tersenyum ketika melihatnya sedang sibuk sendiri dengan PSP kesayangannya. Dia terlihat sangat tampan ketika ia sedang memasang ekspresi tegangnya. Kkkk~

“Aish.. AKU KALAH LAGI! MENYEBALKAN!” Kyuhyun merengut kesal lalu melempar PSP nya ke atas sofa. “Yang kalah itu kau. Kenapa jadi PSP mu yang jadi korban?” ucapku lalu membawakan secangkir cappucino kesukaannya. Ia menyesap cappucino panasnya sebentar, lalu memandang kearahku.

“Aku sudah memainkannya sebanyak 20 kali dalam sehari ini, dan aku selalu kalah. Hah, kenapa bisa begitu ya?” ia kembali merengut lalu menyandarkan tubuhnya ke sofa. Aku hanya bisa berdecak melihat kelakuannya, lalu mengambil remote dan menyalakan televisi. Tidak ada acara yang bagus. Akhirnya aku memutuskan untuk menonton konser SHINee di MuCore. Setidaknya itu lebih baik daripada terus menerus melihat acara berita yang menayangkan tentang pertempuran Korea Selatan dan Korea Utara yang tak berujung.

Cho Kyuhyun. Kalian pasti sudah tau siapa dia kan? Ya, dia adalah maknae Super Junior. Dia adalah sahabatku sejak kecil. Dan entah sejak kapan, rasanya aku mulai menyukainya. Ah, tidak. Lebih tepatnya aku mencintainya.

“Chaeri-ya..”

Aku menoleh.

“Hmm?” tanyaku seraya kembali menatap kearah TV. Memandang kearahnya terlalu lama hanya akan membuat jantungku berpacu sangat cepat.

“Bisa kau ganti channelnya?” tanya Kyuhyun. Aku kembali menoleh kearahnya. “Aku ingin nonton We Got Married episode terakhir Khuntoria,” lanjut Kyuhyun. Aku mengangguk mengerti lalu segera mengganti channelnya.

“Hahaha, Kyuhyun-aa, sejak kapan kau jadi suka nonton WGM?” tanyaku seraya terkekeh pelan. “Sejak ada dia,” ujar Kyuhyun lalu menunjuk ke arah televisi.

“Eh?” aku menatapnya bingung.

“Aniyo. Sudahlah, lupakan saja.”

Dan kami kembali sibuk dengan pikiran masing-masing. Tampaknya Kyuhyun masih serius menonton WGM, sedangkan aku, aku terus memikirkan semua hal tentang namja disebelahku ini yang membuatku senyum-senyum sendiri seperti orang gila.

Cho Kyuhyun, kau tahu? Kau telah membuatku bertingkah seperti orang gila. Hanya karena aku mencintaimu.

***

Ting~

Aku menekan sebuah tuts piano.

Dan sedetik kemudian, jemariku mulai memainkan grand piano dihadapanku. Seisi gedung konser terdiam, memperhatikan jemariku yang menari-nari di atas tuts piano.

Aku mulai melantunkan lagu dari IU – The Story Only I Didn’t Know. Menurutku, nadanya terkesan sedikit misterius dan benar-benar mengaduk emosi. Kalau kita meresapi lagu ini dengan baik, makna dari lagu ini pasti akan teresapi.

Aku memejamkan mataku. Membiarkan tanganku terus menekan tuts piano dan terus menyanyikan lagu sedih itu.

Kenapa perasaanku mendadak tidak enak?
Ketakutan tiba-tiba saja menyergapku. Entahlah, ketakutan yang tak beralasan. Tiba-tiba saja kepalaku sedikit terasa pusing.

Ah, tidak. Mungkin ini hanya karena efek dari lagu yang sedang kunyanyikan sekarang.

Aku menghentikan permainanku. Riuh tepuk tangan memenuhi gedung konser ini. Aku memandang ke arah para juri, dan mereka memandangku dengan tatapan kagum. Dan aku langsung tersenyum senang.

Gotcha! Mungkin tinggal selangkah lagi untukku menjadi pianis terkenal dunia.

***

“Oppa! Aku lolos! Aku masuk 3 besar oppa!” aku berteriak senang pada kakakku melalui sambungan telepon. Aku dapat merasakan bahwa Key oppa sedang tersenyum disana. “Aigoo, chukkahae, Chaeri sayang. Aku tahu kau memang sangat berbakat. Hahahaha,” ia terkekeh pelan.

“Yang mengajari aku itu kan kau, hahaha. Ah ya oppa, aku putus dulu ya sambungannya. Hehehe, annyeong.”

“Ne, sampaikan salamku pada Kyuhyun ya.”

PIP. Sambungan telepon terputus.

Entah kenapa, tiba-tiba seluruh tubuhku terasa kaku ketika mendengar kata Kyuhyun. Kenapa ya? Entahlah, aku sendiri tidak tahu. Yang jelas aku merasakan kegelisahan yang tak beralasan secara tiba-tiba. Dan aku juga merasa takut…

Takut kehilangan Kyuhyun.

Bukan, aku bukan takut Kyuhyun meninggalkanku karena ia mati atau apapun.

Aku takut jika aku kehilangan semua perhatiannya. Aku takut jika aku kehilangan kasih sayang dari Kyuhyun. Sungguh, aku takut…

Ini aneh, bukan?

***

“Chae-ya…”

“Hmm?” ujarku tanpa memandang ke arahnya. Aku masih sibuk memilih pesanan, mataku terfokus ke arah daftar menu. Ya, seusai konser tadi –konser yang akan segera membawaku menjadi seorang pianis dunia—Kyuhyun langsung memintaku untuk menemuinya.

“Sepertinya… Aku… aah, aku bingung akan mengatakannya padamu atau tidak,” Kyuhyun tampak sedikit gugup. “Apa? Katakan saja,” ucapku seraya menatap ke arahnya.

Jujur saja. Aku mengharapkan ia akan mengatakan ‘Aku mencintaimu’, ‘Jadilah pacarku’, atau semacamnya yang seperti itu. Namun, hahaha. Khayalanku terlalu tinggi. Itu semua terlalu mustahil.

“Aku… Aku…” dia memainkan jemarinya, tampak ragu untuk mengatakan sesuatu.

“Apa? Katakanlah!” sungguh, aku sangat benci kalau harus dibuat penasaran seperti ini.

“Aku…” ia terdiam sejenak lalu menarik nafas panjang. “Aku menyukai Song Qian. Victoria.”

DEG!

Astaga… Jadi ini maksud dari semua kegelisahanku?

Dia… dia menyukai Victoria?

“Kau kan dekat dengan Victoria.. Maka dari itu, aku… Aku minta bantuanmu.”

“Aku? Kenapa harus aku? Kenapa tidak Changmin? Dia lebih dekat dengan Victoria.”

Sungguh, saat ini hatiku benar-benar seperti teriris-iris. Rasa sesak menjalar di dadaku…

“Karena… Aku rasa kau adalah orang yang paling mengerti aku. Jadi kumohon… Bantu aku… Aku takut untuk mendekati Qiannie secara langsung. Kau tahu kan bagaimana dia? Dia itu kurang peka… Aku tidak tahu bagaimana caranya untuk mendekatinya,” Kyuhyun menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal. “Qiannie itu… dia sangat cantik. Hatinya seperti malaikat. Aku sangat suka padanya. Senyumannya benar-benar menyejukkan.. Dia selalu membuatku merasa tenang… Dia…”

STOP!! Aku tidak sanggup lagi mendengar semuanya. Aku sudah tidak bisa lagi mendengar suara Kyuhyun yang terus berceloteh ria tentang Victoria. Yang kini aku fokuskan hanyalah bagaimana caranya supaya air mataku tidak tumpah dihadapan Kyuhyun. Bagaimana caranya supaya dada ini tidak terasa sesak lagi.

Sakit…

***

“Chaeri-ya.. Chaeri-ya.. Gwaenchanha?” Kyuhyun mengibaskan tangannya di hadapanku.

“Gwaenchanha,” jawabku pelan, berusaha supaya suaraku tidak terdengar parau. “Kau tidak mendengarkanku ya?” tanyanya. “Oh, tidak.. Aku mendengarmu. Ah ya, kepalaku sedikit sakit. Aku pulang dulu ya? Annyeong,” aku tersenyum sekilas padanya lalu segera keluar dari restaurant. Tidak peduli dengan Kyuhyun yang terus meneriaki namaku bingung.

Setelah aku merasa sudah jauh dari restaurant, tangisan yang sejak tadi aku tahan kini langsung pecah.

Bodoh, kau bodoh, Kim Chaeri… Kenapa kau menangis? Tidak, jangan menangis, Kim Chaeri. Ini bukan salah Kyuhyun yang tak mencintaiku. Ini salahku yang mencintainya. Mencintainya yang jelas-jelas tak pernah mencintaiku. Yang hanya menganggapku sebatas sahabat.

Song Qian…
Kau tahu? Kau sangat beruntung disukai oleh orang seperti Kyuhyun.

***

*FLASHBACK*

Kyung Hee High School, tempat ini telah menjadi saksi dari persahabatan kami berempat. Aku, Kyu Hyun, Haera, dan Jong Suk. Empat sekawan di Kyung Hee High School. Kami berempat selalu menghabiskan waktu bersama, terutama aku dan Kyuhyun. Persahabatan kami benar-benar menyenangkan, terlebih karena aku dan Kyuhyun yang selalu bertengkar kecil dan memperebutkan hal yang sama sekali tidak penting.

“Lollipop itu milikku, bodoh!” seru Kyuhyun seraya merebut lollipop yang berada di tanganku.

“Aniya, itu milikku! Tadi kan kita sudah suit dan yang menang aku! Jadi ini milikku,” ujarku seraya berusaha merebut lollipop kecil yang berwarna-warni dari tangan Kyuhyun.

“Masa bodoh. Ini milikku, karena aku yang berhasil merebutnya berarti ini milikku,” ujarnya ngotot. Aku lalu melompat-lompat berusaha menggapai lollipop yang berada di tangannya.

Kalian pasti berpikir aku ini seperti anak kecil karena memperebutkan sebuah lollipop. Bukan, bukan karena aku seperti anak kecil. Tapi lidahku rasanya ingin terbakar! Selesai memakan jjangmyeon super pedas di kantin tadi, lidahku jadi kepedasan begini. Dan itu karena si Cho Kyu Hyun yang bodoh itu! Aaah, aku lebih memerlukan lollipop itu dibandingkan dia! Itu artinya dia yang seperti anak kecil karena tidak mau mengalah padaku.

Seperti orang bodoh, aku terus melompat-lompat berusaha menggapai lollipop itu dari tangannya. Namun bukannya aku berhasil meraihnya, yang ada malah…

PLUK

Lollipop itu terjatuh ke dalam semak-semak di bawah sana. Sedangkan kami sedang berada di atap gedung sekolah.

Kyuhyun terdiam dengan matanya yang membulat lebar. Sedangkan aku, mataku mulai berkaca-kaca karena kepedasan. AKU BUTUH SESUATU YANG MANIS!!

Tak lama air mataku sudah meluncur dengan mulusnya. Aku langsung berteriak kepedasan. “AAH!! CHO KYU HYUN!! LIDAHKU TERBAKAR!! PEDAAASS!! AAAH, TOLONG AKU!! Huaaa, pedaaas…” teriakku seraya terus menangis.

“Yak, kenapa tidak bilang dari tadi kalau kau kepedasan!? Arasseo, arasseo. Aku akan mengambilkannya untukmu. Uljima, mianhae,” dan setelah mengatakan itu dia langsung berlari menuju ke bawah sana, mencari lollipop di dalam semak-semak. Sedangkan aku masih terus menangis. Astaga, lidahku… Lidahku…

PLAK!

Aku menepuk jidatku sendiri. Dan sedetik kemudian aku langsung berlari mengambil tasku yang letaknya hanya tiga meter dari tempatku berdiri tadi. Setelah aku membuka resleting tasku, aku langsung menemukannya.

“Astaga.. Kim Chaeri, kau benar-benar pabo..” rutukku. Aku baru ingat kalau di dalam tas ku masih tersisa tiga buah lolipop >.< aish, dasar Chaeri bodoh!

Dengan segera aku langsung membuka bungkusan lollipop lalu segera mengemutnya. Akhirnyaa.. Lidahku terasa lebih baik sekarang.

“Chaeri-ya! Aku tidak berhasil menemukan lollipopnya dan akhirnya aku membelinya di kantin, mian sudah membuatmu menung…”

Kata-katanya terhenti ketika ia melihatku sedang asyik mengemut lollipop ku. Ia langsung menunjukkan death glare terbaiknya dan menatapku geram, membuatku langsung bergidik ngeri.

“KIM CHAERIIII!!!”

“AMPUN CHO KYUHYUN!!!”

Astaga, Tuhan, tolong aku! Selamatkan aku sebelum aku disulap menjadi jjangmyeon oleh Kyuhyun! >.<

***

Aku menyeka air mataku lalu tertawa kecil. Semua kenangan indah itu terlalu menyakitkan untuk dikenang. Benar kata pepatah. “Kenangan indah justru akan sangat menyakitkan bila dikenang.”

Ya, Cho Kyu Hyun adalah sahabatku. Aku tidak berhak menghalangi cintanya hanya karena keegoisanku. Aku akan membantunya untuk mendekati Song Qian. Aku akan membuatnya tersenyum bahagia. Sekalipun harus aku yang tersakiti…

“Cinta tidak hanya memerlukan pengorbanan, tapi juga memerlukan ketulusan, karena cinta tak bisa dipaksakan.”

***

Cinta?

Apa itu cinta?

Cinta itu sebuah ketulusan.
Perasaan yang tulus tanpa paksaan sedikitpun.
Sebuah perasaan yang membingungkan
Perasaan yang membuat kita gila
Perasaan yang membuat kita kehilangan akal sehat kita

Cinta itu pengorbanan
Dimana kita harus mengorbankan kebahagiaan kita untuknya,
Orang yang kita cintai.
Aku akan melakukan apapun untuk melihatnya tersenyum bahagia
Sekalipun aku harus menangis dan terjebak dalam jurang kepedihan
Karena aku mencintainya
Aku akan selalu tersenyum untuknya
Tersenyum miris…

Cho Kyu Hyun,
Senyumanmu lebih berharga dari hatiku.
Apakah presepsiku ini salah?
Kuharap tidak.

***

“Jeongmal gomawo, Chaeri-ya… Karena kau, kini aku sudah resmi menjadi pacar Qiannie. Tapi pihak SMEnt menyuruh kami untuk merahasiakan hubungan kami. Jeongmal gomawo, Chaeri-ya.. Kau memang sahabat terbaikku.”

Dia mengatakannya dengan senyuman yang menghiasi wajah tampannya. Jangan salahkan aku. Jangan salahkan aku kalau dirumah nanti aku akan menangisimu semalaman. Aku bukan malaikat yang akan tetap tersenyum ketika melihatmu bahagia dengan orang lain. Aku hanya manusia biasa… Dan rasanya sangat sakit…

“Beban terberat dalam cinta adalah ketika mengetahui bahwa dia tidak mencintai kita.”

***

Dan dugaanku benar-benar tepat.

Semalaman ini aku sibuk menangisinya. Tidak peduli dengan ibuku yang terus mengetuk pintu kamarku karena bingung.

Ini semua salahku. Kenapa aku harus mencintainya? Mencintainya adalah sebuah kesalahan besar. Seharusnya sejak dulu aku tak boleh membiarkan cinta ini terus mengalir. Seharusnya aku menahannya sejak dulu. Mungkin semuanya tak akan sesakit ini.

Perih. Terlalu perih sampai aku tidak yakin kalau ada obat yang bisa menyembuhkan rasa perih ini.

Sampai kapan aku harus seperti ini?

Menangisimu tanpa henti…

Sampai kau meninggalkan Victoria lalu berpaling padaku?

Itu terlalu mustahil.

***

Untuk kesekian kalinya –dalam tiga hari terakhir ini, aku terus mengurung diri di dalam kamar. Sesekali aku keluar, sekedar untuk makan dan pergi ke ruang musik.

Dan saat ini, aku sedang duduk di sebuah kursi di hadapan grand piano ku yang berada di ruang musik. Entah keberapa kalinya dalam seminggu terakhir ini, aku terus memainkan dan menyanyikan lagu pedih itu.

Air mata tak mungkin dapat kutahan. Meluncur bebas tanpa aba-aba.

Cho Kyu Hyun, tak tahukah kalau aku terlalu mencintaimu?

***

Chae-ya.. Hari minggu nanti, kita jalan bersama ya? Aku sudah lama tidak jalan bersamamu. ^^

-Cho Kyu Hyun-

Aku tersenyum miris membaca pesan singkat dari Kyuhyun yang dikirimkan padaku. Terselip perasaan bahagia, namun semua itu langsung sirna mengingat Kyuhyun hanya menganggapku seorang sahabat. Tidak lebih dan tidak akan pernah menjadi lebih dari itu. Terlebih, sekarang Kyuhyun sudah milik Victoria. Inilah saatnya untuk mengubur perasaanku, sebelum semuanya semakin jauh dan semakin menyakitkan.

Ayolah, Kim Chaeri… Dikasih hati malah minta jantung. Sudah bagus aku bisa menjadi sahabat Kyuhyun. Bukankah itu sudah cukup? …

Maaf, minggu ini aku sedang sibuk. Jeongmal mianhae, mungkin lain kali. ^^

Aku langsung menekan tombol send ketika aku selesai mengetik balasannya. Namun tak lama, ponselku kembali berdering.

Kumohon, sekali ini saja. Jebal…

Aku menghela nafas panjang.

Baiklah.

***

Bodoh!! Kim Chaeri bodoh!!

Seharusnya sejak awal aku menolak untuk pergi ke kebun binatang bersama Kyuhyun! Dia membawa Victoria!

Bukannya aku kesal dengan Victoria. Hanya saja aku merasa bodoh. Seharusnya aku sadar… Victoria pasti ikut. Dan aku hanya akan mengganggu kencan mereka berdua.

Sepanjang perjalanan aku hanya terus mengekor mereka berdua, berlagak layaknya ‘kambing congek’. Menyaksikan pemandangan menyakitkan yang begitu menyesakkan hati. Sepanjang perjalanan mereka terus memperlihatkan kemesraan mereka. Ya, mereka mengenakan masker dan topi sehingga aku yakin tak ada yang bisa mengenali mereka. Astaga, aku merasakan mataku mulai berat. Hentikan, Kim Chaeri. Kumohon, jangan menangis disini…

Cho Kyu Hyun, sekali lagi kau membuatku gila!

***

“Terima kasih untuk hari ini. Dan maaf karena mengganggu kencan kalian,” aku sedikit membungkuk, tanpa menunggu jawaban mereka berdua –Kyuhyun dan Victoria maksudku—aku langsung masuk ke dalam rumahku.

Terkesan agak tidak sopan memang. Tetapi bagaimana lagi? Setelah aku merasa bahwa mobil Kyuhyun sudah tidak ada, aku langsung menangis sekeras-kerasnya. Bahuku bergetar hebat. Aku terisak, membiarkan tubuhku beringsut ke lantai dan tangisanku kembali menjadi-jadi.

Apa aku harus menghilang secara perlahan dari kehidupanmu?
Aku tidak kuat jika harus terus begini…
Sama saja seperti kau sedang membunuhku secara perlahan, Cho Kyuhyun.

***

Kurasa kau pasti kesal padaku karena kejadian kemarin. Maaf, bukan maksudku untuk mengacuhkanmu. Hanya saja, aku terlalu menikmati kencanku dengan Victoria. Maaf.

Aku menghela nafas selesai membaca pesan singkat darinya. Maaf? Kata-kata itu tak akan pernah bisa membuat hatiku tenang. Tak akan pernah mampu menghilangkan rasa sesak disini. Tak akan pernah sanggup mengobati betapa perihnya luka ini.

Tak akan pernah, kecuali aku meninggalkanmu secara perlahan…

***

*-Three Days Later-*

Sudah tiga hari aku tidak menyentuh ponselku. Ibuku menyadari perubahan sikapku, dan ibuku sangat khawatir dengan perubahan sikapku.

Maafkan aku, eomma… Bukan maksudku mengkhawatirkanku. Hanya saja ini semua terlalu menyakitkan.

Aku lalu meraih ponsel yang tiga hari terakhir ini sama sekali tak pernah kusentuh.

59 Missed Call.
83 Received Message.

Aku mengela nafas panjang. Hampir semuanya isinya dari Cho Kyuhyun, Cho Kyuhyun, dan Cho Kyuhyun. Astaga, mengingat namanya saja sanggup membuat dadaku seperti diterbangi ribuan kupu-kupu. Sesak.

Kau marah padaku, Chae-ya?

Chae-ya, balaslah smsku.

Chae-ya, kau tidak mau memaafkanku?

Mianhae, chae-ya…

Chaeri-ya, kita harus bicara.

Chae-ya, berhenti membuatku gila!

CHO KYUHYUN!! KAU YANG MEMBUATKU GILA!!
Aku kembali terisak. Lagi. Sampai kapan kau akan terus membuatku menangis? Aku muak. Aku muak menangisimu.

Menangisi sesuatu yang takkan pernah jadi milikku.

***

Hari ini aku mendapatkan tawaran pertamaku untuk konser. Dua hari lagi aku akan menjadi bintang tamu sebuah acara. Ya, bukan konser perdanaku. Aku hanya akan ikut serta mengisi acara.

Semenjak aku ikut audisi dan lolos, peluangku untuk meraih cita-citaku semakin besar. Bahkan ada sebuah management di Amerika yang ingin membuat kontrak denganku. Mereka ingin mengorbitkan aku sebagai pianis terkenal di Amerika sana. Tapi entahlah. Aku masih memikirkannya. Apa aku harus menerimanya? Ini semua demi karir dan impianku. Dan ini adalah cara untuk menghilang dari kehidupan Kyuhyun secara perlahan. Aku ingin melupakan semua tentang Kyuhyun. Terlalu menyakitkan.

***

Hari ini, bisa dibilang sebagai konser pertama dan terakhirku di Korea, sebelum minggu depan aku akan pergi ke California. Aku akan debut disana sebagai seorang pianis. Aku sudah membicarakan semuanya pada eomma, appa, dan Key oppa. Kami sekeluarga sepakat untuk tinggal di California bersama-sama. Meninggalkan Korea, entah sampai kapan.

Aku mengenakan gaun berbahan kain satun berwarna peach yang panjangnya selutut. Rambutku yang panjangnya selengan dibiarkan tergerai. Dan astaga, aku diharuskan mengenakan high heels putih yang panjangnya 10 cm. Dan ini benar-benar membuatku kerepotan setengah mati.

Aku akan tampil di MBC. Dan kalian tahu? Disitu ada Super Junior dan f(x).

Kalian mengerti maksudku, kan?

***

“Sudah siap, Chaeri-ya?” tanya Jessica eonni padaku. Aku cukup mengenal Jessica, dia juga merupakan salah satu sahabat Kyuhyun. Jessica –atau aku lebih suka memanggilnya Sica eonni—adalah sosok sahabat dan kakak yang sangat baik dan menyenangkan. Dan aku cukup dekat dengannya.

“Hmm, sebenarnya aku sedikit nervous. Hehehe,” ujarku jujur. “Ah ya! Ponselku tertinggal di ruang make up. Aku kembali dulu ya, eonni,” ucapku lalu segera kembali ke ruang make up.

“Kau cemburu, Qiannie?”

Pintu ruang make up sedikit terbuka. Dan aku dapat menangkap bahwa ada dua orang yang sedang bercakap-cakap di dalam sana.

“Ya, aku cemburu. Kenapa kau sangat perhatian pada Chaeri?”
“Karena dia sahabatku, Qiannie-ah..”
“Aku tidak suka caramu memandangnya, Kyu…”

Dan aku tahu jelas mereka siapa. Kalian juga tahu, bukan?

Bukannya aku bermaksud menguping. Namun nyatanya kakiku terlalu lemas untuk digerakan. Terlebih setelah aku melihat sesuatu yang seharusnya tidak aku lihat. Sesuatu yang membuat dadaku sangat sakit… Sangat sakit sehingga takkan pernah bisa dijelaskan dengan kata-kata.

Entah mengapa seluruh anggota tubuhku tidak mau diajak bekerja sama. Aku masih terdiam di ambang pintu sampai akhirnya adegan yang biasa kutonton di drama-drama romantis itu selesai.

Air mataku mengalir tanpa aba-aba. Terus mengalir sampai tiba-tiba Kyuhyun menyadari kalau aku telah melihat sesuatu yang harusnya menjadi privasi mereka berdua.

“Chae-ya..” dengan cepat ia langsung berlari ke ambang pintu dan menarik tanganku. “Qiannie, bisa tinggalkan kami sebentar? Aku perlu bicara dengan Chaeri.”

Victoria mengangguk lalu segera keluar dari ruangan. Kyuhyun menutup pintu ruangan lalu segera mencengkram tanganku erat. Ia menatapku tajam, rahangnya mengeras.

“Kim Chaeri… Sampai kapan kau akan mengacuhkanku? Hah?” ia bertanya penuh penekanan. “Siapa yang menghindarimu?” tanyaku balik. Dia semakin menatapku tajam. “KAU!! KAU TERUS MENGHINDARIKU!! KAU TAK PERNAH MEMBALAS PESANKU DAN KAU SELALU MENGACUHKANKU!! KAU MEMBUATKU KHAWATIR, BODOH!!” seru Kyuhyun padaku. Aku sedikit takut melihat kilatan amarah dimatannya.

“Siapa yang bodoh disini? Kau atau aku?” gumamku pelan, namun ternyata ia masih bisa mendengarnya. “Apa katamu?”

“Tidak, lupakan,” ucapku cepat. “JELASKAN APA MAKSUDMU!! JANGAN MEMBUATKU GILA!!” gertaknya.

“KAU YANG MEMBUATKU GILA!!” aku berteriak sekuat mungkin. Ia melepas cengkramannya dari tanganku lalu menatapku dengan tatapan bingung. “Apa salahku?”

“Berhenti menyiksaku, Cho Kyu Hyun!! Tidak puaskah kau!? TIDAK PUASKAH KAU MEMBUNUHKU SECARA PERLAHAN!? Melihatmu dengan Victoria eonni hanya membuatku gila!” seruku. Demi apapun, aku hanya bisa merutuki diriku sendiri saat air mataku mengalir deras tanpa bisa terkendali.

“Bicaralah yang jelas, jangan berbelit-belit dan membuatku semakin pusing!”

“AKU MENYUKAIMU! Ah, ani. Lebih tepatnya AKU MENCINTAIMU, CHO KYUHYUN!! PUAS KAU!?” emosiku sudah naik ke ubun-ubun. Dan dia penyebabnya. Kau, Cho Kyu Hyun.

Sementara aku semakin terisak, Kyuhyun malah terdiam. Terdiam cukup lama sampai akhirnya ia kembali membuka mulut.

“Berhenti mencintaiku. Lupakan aku karena aku tidak mencintaimu, Chae-ya. Jangan mencintaiku,” ucapnya pelan. Aku menggeleng. “Tidak bisa,” lirihku. “BERHENTI MENCINTAIKU, KIM CHAERI!!” bentaknya.

Aku membekap mulutku dengan telapak tangan. Kakiku sudah tidak kuat untuk menopang tubuhku lebih lama lagi. Aku terduduk dan bersandar di tembok. Seluruh tubuhku bergetar hebat. Namun bukan itu yang paling utama, hatiku. Rasanya sangat sesak, dan ini adalah puncaknya. Puncaknya dimana rasa sesak itu perlahan-lahan bisa saja membunuhku, kalau saja Sica eonni tidak datang dan langsung menghampiriku.

“Yak! Kyuhyun oppa! Apa yang kau lakukan pada Chaeri, hah!?” bentak Sica eonni. Dan aku tak dapat mendengar kelanjutannya karena tiba-tiba aku sudah tak bisa mendengar apapun. Semuanya menjadi gelap.

***

I can’t live without you
I can’t be if it’s not you
It’s okay if I’m hurt
For a day and a year like this
It’s fine even if my heart’s hurts
Yes, because I’m just in love
With you

Yesung – It Has To Be You

***

Ternyata tidak. Tampaknya aku tidak akan melakukan konser di Korea, sebelum akhirnya aku akan pergi ke California. Saat itu aku pingsan, dan ketika aku terbangun aku sudah berada di dalam rumahku.

Semenjak kejadian itu, Kyuhyun sama sekali tak pernah menghubungiku. Mengingat perkataannya dan ekspresi dinginnya, kerap kali membuat tangisanku kembali pecah.

Oke, aku akui aku memang gadis lemah dan cengeng.

Tapi perlu kalian ketahui, seorang perempuan menangis bukan karena ia cengeng. Tetapi karena ia sudah tak mampu menahan semua emosi yang memenuhi pikirannya.

Camkan itu.

Hari ini adalah hari terakhirku di Korea. Nanti siang adalah jadwal keberangkatanku menuju California. Semua koper sudah disiapkan dan sudah berjajar rapi di teras rumah. Ibu dan ayahku sudah siap segalanya. Key oppa sudah sampai di California.

Sedangkan aku? Ya, aku sudah siap. Kecuali satu hal.

Hatiku. Bagaimana bisa aku hidup disana jika sebagian hatiku masih ada di Korea? Terlalu sulit. Terlalu cepat untuk melupakan semuanya.

Tampaknya keputusan Kyuhyun adalah keputusan yang bagus. Kyuhyun belum tahu mengenai kepindahanku ke California, dan tampaknya itu lebih baik. Seperti yang kubilang, secara diam-diam aku akan menghilang dari kehidupannya. Aku akan kembali ketika aku yakin di otakmu sudah tidak ada nama ‘Kim Chaeri’.

Dan kuharap aku akan menemukan kisahku di California sana. Kisah cinta yang jauh lebih baik dan berakhir bahagia.

Cho Kyuhyun, selamat tinggal.

***

★KyuHyun’s POV★

Bodoh. Cho Kyu Hyun bodoh.

Kenapa aku harus membentaknya kemarin? Bodoh… Sungguh, aku langsung terus menerus merutuki diriku sendiri semenjak kejadian itu.

Aku meraih ponselku, menimbang-nimbang akan meneleponnya atau tidak.

Ah, aku takut. Aku takut dia marah padaku.

Kalian tahu betapa shocknya aku ketika Chaeri mengatakan ia mencintaiku? Tiba-tiba saja jantungku berdetak sangat keras. Aku membentaknya bukan karena aku membencinya.

Aku takut… Jika saja ternyata aku memang mencintainya juga.

“Kenapa kau melamun?” tiba-tiba Victoria sudah duduk disebelahku. “Oh, Qiannie.. Sejak kapan kau disini?” tanyaku dengan raut lesu. “Sejak aku melihatmu terus memainkan ponselmu. Kau sedang gelisah ya?” tanya Victoria. Aku mengangguk pelan. “Apa aku keterlaluan pada Chaeri?” tanyaku pelan.

“Kau keterlaluan, Kyu,” jawab Victoria cepat. Aku langsung menoleh kearahnya. “Kau keterlaluan. Kau telah menyakiti hati tiga orang sekaligus,” ucapnya lagi.

“Maksudmu?”

“Kau menyakiti hati Chaeri, tentu saja. Kau menyakiti hatimu sendiri, karena membiarkan Chaeri pergi. Dan kau menyakiti hatiku, karena aku tahu yang kau cintai itu sebenarnya bukan aku… Tapi Chaeri,” ucap Victoria seraya menundukkan kepalanya.

Eh… tunggu dulu.

“Apa maksudmu ‘aku membiarkan Chaeri pergi’?” tanyaku bingung. Ia mendongak dan menatap ke arahku.

“Kau tidak tahu?” tanyanya.

“Tidak tahu apa?”

“Hari ini Chaeri akan ke California…”

DEG!
Darahku langsung berdesir cepat. Jantungku langsung berdetak sangat cepat. Tidak, ini tidak mungkin.

“Berapa lama?” tanyaku parau.

“Aku tidak tahu, yang jelas Chaeri dan keluarganya akan segera pindah dan tinggal di California…”

INI TIDAK MUNGKIN!!

“Andwae… Maldo andwae…”

“Kejar dia, Kyu. Aku tahu kau mencintai Chaeri. Jangan biarkan dia pergi…” ucap Victoria tulus.

***

★ Chaeri’s POV ★

Aku duduk di kursi pesawat, lima menit lagi pesawat yang kutumpangi akan segera lepas landas. Aku terus-terusan tersenyum miris, tak jarang air mataku meluncur sukses dan mengaliri pipiku. Semua kenangan tentang Kyuhyun berkeliaran tanpa permisi di otakku…

***

“Chae-ya..”
“Hmm?”
“Kita bersahabat selamanya kan?”
“Ya.”
“Berjanjilah untuk tetap berada disisiku, selamanya.”

“Jangan pernah meninggalkanku, Chae-ya..”

***

“Chae-ya! Lihat! Ulangan matematika ku dapat 100 lagi!”

“Huaaa.. Kau enak, Kyu.. Nilaiku dapat 3! Aaaah, menyebalkan.”

“Mwo? Hahaha. Lain kali aku akan mengajarimu, ya.”

“Benarkah?”

“Ya. Aku akan melakukan hal apapun supaya kau senang.”

***

“Huaaaa.. KYUUU! Nilai IPA ku dapat merah lagi…”

“Uljima, Chae-ya.. Lain kali kita belajar bersama, ne?”

“Jinjjayo?”

“Ya. Asal kau jangan menangis. Karena aku sangat suka melihatmu tersenyum. Tersenyumlah untukku.”

***

Aku menyeka air mataku kasar.

Haah… Cho Kyu Hyun, sebegitu besarkah pengaruh dirimu dalam kehidupanku?

Kalian tahu apa yang kuharapkan sekarang? Aku berharap Kyuhyun berlari ke bandara dan menyusulku, menahanku dan mengucapkan kata “Kajima” dan “Saranghae”.

Astaga, mulai lagi. Khayalanku makin tinggi saja… Berhenti bermimpi, karena tampaknya itu hanya akan membuat hatiku semakin sakit.

***

♥KyuHyun’s POV♥

Aku meraih masker dan kacamata hitam yang terletak di dashboard mobil Hyundai ku, lalu langsung berlari memasuki area bandara.

Bodoh, Kim Chaeri bodoh! Kenapa kau meninggalkanku? BUKANKAH AKU SUDAH PERNAH BILANG? TETAPLAH DISISIKU DAN JANGAN PERNAH PERGI!

Aku terus berlari seraya menahan air mataku yang sudah siap runtuh.

Bukan, bukan Chaeri yang bodoh. Tapi AKU! Kenapa aku begitu bodoh!? Menyia-nyiakan seseorang yang sangat mencintaiku dengan tulus, BODOH!

Aku terus berlari dan kalian tahu? Saat ini aku sudah terisak hebat, sampai masker yang kukenakan pun sudah basah dengan air mata. Tidak peduli dengan orang-orang yang menatapku aneh, yang terpenting sekarang adalah aku bisa mencegahnya pergi. Tidak, aku tidak akan pernah membiarkannya pergi dari sisiku.

Aku mencarinya ke seluruh area bandara, namun hasilnya nihil.

Jangan-jangan…

Tanpa pikir lagi aku langsung menerobos masuk. Ya, menerobos masuk dengan nekat. Tidak peduli dengan para petugas yang berusaha menahanku, mereka tidak akan bisa menahanku! Tidak bisa karena Chaeri tidak boleh pergi!

“Chaeri-yaa!!”

Aku langsung menepis semua petugas yang menahanku dan menerobos masuk ke dalam pesawat. Aku mengedarkan pandanganku untuk mencarinya dan…

“Chaeri-ya..”

Itu benar dia kan?

Kim Chaeri… Aku menemukanmu.

Chaeri menoleh ke arahku lalu ia segera berdiri. “Kyuhyun-aa..” lirihnya. Aku menatapnya sendu.

Kim Chaeri. Kenapa aku begitu bodoh sampai aku baru menyadarinya sekarang?

Aku mencintaimu.

***

★ Chaeri’s POV★

Aku menatapnya miris. Cho Kyu Hyun… Apa kau datang untukku? Untuk apa? Mengucapkan salam perpisahan?

“Chaeri-ya kajima…” ucapnya seraya membuka masker dan kacamatanya. Dapat kulihat matanya bengkak dan ia benar-benar terlihat seperti habis menangis. “Kajima… Tetaplah disisiku, Chae-ya… Mianhada. Saranghae, Chae-ya…”

Siapapun tolong cubit pipiku! Siapa tahu aku bermimpi?

Tiba-tiba para petugas masuk ke dalam pesawat lalu segera menahan kedua lengan Kyuhyun. “Kyuhyun-aa…” lirihku. Ia mencoba memberontak namun cengkraman petugas itu terlalu kuat. “Kajima, Chae-ya… Jebal…” lirihnya lalu air matanya kembali mengalir. Sungguh, Cho Kyu Hyun, jangan menangis dihadapanku!

“Kyuhyun-aa..” aku hendak berlari menghampirinya namun sebuah tangan kekar mencengkram tanganku. Aku langsung menoleh dan menatap ayahku dengan tatapan memelas.

“Appa…”

Ayahku menggeleng. “Kita tetap harus pergi,” tegas ayahku. Aku menatap Kyuhyun miris. Kedua petugas itu menyeret Kyuhyun keluar dari pesawat.

“Mianhae, Kyuhyun-aa…”

Dan sedetik kemudian aku sudah terisak hebat. “Mianhae, Kyuhyun-aa..” lirihku sambil terus terisak. Ibuku lalu menepuk pundakku.

“Kalau dia mencintaimu, eomma yakin dia akan menunggumu, Chaeri-ya..”

***

Good bye my Love, Love, Love
Take care my Love, Love, Love
Even if the tears filling up soak my whole body
Now good bye, good bye, good bye
Leave me and please be happy
One step, one step
You’re going farther away…

FT. Island – Love Love Love

***

~Author’s POV~

♥Three Years Later♥

Akhir desember ini Seoul dipenuhi oleh salju. Semua orang tengah menyibukkan diri untuk menyambut hari natal. Berkumpulnya sebuah keluarga di dalam sebuah rumah sederhana di pinggir kota, membuat suasana dingin yang menyeruak tidak terlalu terasa karena kehangatan sebuah keluarga yang utuh.

“Taraaa.. Kuenya sudah jadi,” gadis itu meletakkan sepiring kue natal dengan bentuk dan warna yang beraneka di atas meja makan. “Aih, boleh aku mencobanya?” tanya kakaknya. Belum sempat gadis itu menjawab, kakaknya langsung mencomot sebuah kue dari piring. Sedangkan gadis itu hanya bisa tersenyum samar melihat kakaknya yang terlihat sangat menyukai kue buatannya.

Gadis itu lalu melangkah ke arah jendela besar yang terdapat di ruang tamu, lalu memandang keluar sana. Salju.

‘Bagaimana ya keadaan dia?’ batinnya.

“Kau suka rumah barumu?” tanya ayahnya yang tiba-tiba muncul di belakang gadis itu –Chaeri. Chaeri langsung menoleh. “Rumah baru apanya? Rumah ini masih terlihat sama seperti tiga tahun lalu, hahaha.”

“Kau tidak menemuinya?”

“Siapa?”

“Cho Kyu Hyun.”

“Aku tidak yakin dia masih mengingatku…” lirih Chaeri.

Ya, Chaeri sudah kembali. Ia hanya menanda tangani kontrak selama 3  tahun di Amerika, dan setelah tiga tahun itu ia langsung kembali ke Korea dan menjadi seorang pianist di Korea.

Dan Cho Kyu Hyun… Apa dia masih mencintai Chaeri?

***

Kyuhyun memasukan kedua tangannya ke dalam saku hoodienya dan juga mengenakan topinya. Suasana kota Seoul hari ini benar-benar dingin, sedingin hatinya.

Semenjak kepergian Chaeri, ia merasa separuh jiwanya telah hilang. Kalau saja tidak ada member Super Junior yang lain, ia tidak tahu bagaimana jadinya ia sekarang.

Ia terus melangkah, menghiraukan salju yang terus berjatuhan dan dinginnya begitu menusuk kulit. Entahlah, ia tidak tahu bagaimana caranya mengisi kekosongan dihatinya saat ini.

Karena yang bisa mengisinya hanya Chaeri, Kim Chaeri.

Kyuhyun terus menyusuri jalanan kota Seoul, sampai akhirnya langkahnya terhenti di depan sebuah rumah yang didominasi oleh warna putih. Ia terdiam sejenak, memandangi rumah itu dengan tatapan sayu. Rumah yang dulu sering ia datangi, rumah yang dulu menjadi tempat bernaung orang yang sangat ia cintai.

Ia lalu menunduk dan memejamkan matanya.

“Aku berharap kau ada disini, Kim Chaeri…”

Kyuhyun membuka matanya lalu menghela nafas panjang.

“Aku mencintaimu, Kim Chaeri…” lirihnya pelan. Dan tak terasa air matanya kembali membasahi pipinya. “Kembalilah ke sisiku… Kumohon…” dan air mata kini semakin membanjiri pipinya. “Aku tidak bisa hidup tanpamu…”

“Apa katamu? Kau tidak bisa hidup tanpaku? Buktinya sekarang kau masih hidup! Kau bodoh ya? Hah, aku tau kau memang bodoh.”

Entah ini ilusi atau kenyataan, yang ia tahu saat ini ia bisa melihat dan mendengar suara gadis itu. Kyuhyun langsung menoleh dengan matanya yang berkaca-kaca. Dan ia berharap itu semua bukan mimpi.

Kim Chaeri, ia ada disini, disisinya.

“Chaeri-ya…” lirih Kyuhyun. “Cubit aku.”

Tanpa pikir panjang, tangan Chaeri langsung terangkat dan mencubit pipi Kyuhyun sekeras-kerasnya. “Aaah.. AAAA! Apheo!” Chaeri tersenyum lalu melepaskan cubitannya. “Kyuhyun-aa, nado sarang… YAAAAA!!”

Belum sempat Chaeri melanjutkan perkataannya, Kyuhyun langsung mendekapnya erat. Dan ia kembali menangis. Menangis karena ia terlalu bahagia.

“Cho Kyu Hyun, sejak kapan kau menjadi cengeng, hah?” tanya Chaeri. Ia lalu balas memeluk Kyuhyun.

“Sejak aku sadar aku mencintaimu. Sejak aku mengira bahwa kau akan meninggalkanku. Sejak aku takut kalau kau tidak pernah akan kembali ke sisiku. Karena aku membutuhkanmu untuk mengisi hatiku. Tetaplah disisiku, Kim Chaeri… Kini aku yang akan membuatmu tersenyum.

Kehangatan menjalar ke seluruh tubuh mereka berdua. Tidak peduli dengan salju yang terus berjatuhan, yang penting mereka telah kembali bersama.

“Salah satu hal yang paling membungungkan ketika jatuh cinta adalah tak tahu harus memilih untuk menunggu atau menyerah.”

Tetapi aku memilih untuk menunggumu, Kim Chaeri… Karena aku terlalu mencintaimu…

“Saranghae.”

***

“Cinta dan kasih sayang yang tulus tidak perlu dibuktikan dengan banyaknya kata-kata, tapi akan terlihat dengan satu sikap, kesetiaan.”

-END-

132 Comments (+add yours?)

  1. doubleLi
    Dec 14, 2011 @ 20:39:23

    Kyutoria -__-
    sakit banget pasti chaeri-nya. Untung happy ending^^
    Bagus thor, italic-word nya ngena >…<

    Reply

  2. sihae
    Dec 14, 2011 @ 20:48:41

    hikssss dlem thor kata2nya aku coba deh bacanya pke lagu yiruma yg kiss the rain menurut aku itu juga nyentuh bgt 🙂 sma yah thor umur kita 😀

    Reply

  3. weiaza
    Dec 14, 2011 @ 20:50:37

    biG daebaK…
    kyknya neh bkn bknan ank 12 taun deh.gkgkgk

    Reply

  4. Exaudian
    Dec 14, 2011 @ 21:11:00

    Bagus banget….

    Romantisnya…

    Sampe mo nangis….

    Reply

  5. sachi
    Dec 14, 2011 @ 21:19:38

    huwaaaa ……
    gak tau harus nangis sedih apa seneng …

    daebak!!! another ff yang ngaduk2 esmosiii …
    hiks ….

    hwaiting author 🙂

    Reply

  6. FAUSTINAAA
    Dec 14, 2011 @ 21:35:55

    dalem ya ceritanya..
    btw thor, umur kita beda 1 thn lho.. *kagakadaygnanya

    Reply

  7. linda_Kyu
    Dec 14, 2011 @ 22:20:49

    Authorrr!!!!!! Knapa ini dalem bgt!!!>_<
    ngebyangin sya jd chaeri kyk.a susah bgt yaa~~
    oh ya thor.. Umur kita samaaaa..^^
    ff nya bgus.. Berharap bkalan ad sequel..

    Reply

  8. LJK~
    Dec 14, 2011 @ 22:26:16

    woaaa
    Keren ff nya
    Gk nyangka anak umur 12 bsa bkin ff sbagus ini
    Apalagi quote2nya dalem bgt
    Trs brkarya yaa

    Reply

  9. Lethi
    Dec 14, 2011 @ 22:28:57

    keren, feel sedihnya dapet banget :’)

    Reply

  10. ChaeyeonCho
    Dec 14, 2011 @ 22:46:20

    Baca ini sambil dengerin : Death at Heart,Let’s Not,Coagulation
    sumpah!
    air mata meleleh…..
    KEREN!

    Reply

  11. evilkyu dinda
    Dec 14, 2011 @ 22:48:52

    Omonaaa ceritanya menyesakkan. . Huweee feel nya berasa bangettt huhu. .
    Daebakk, umur 12 tahun tapi udh sebagus ini kata2 atau penyusunan kalimatnya 😀
    #Thumbs up

    Reply

  12. chotaehee88
    Dec 14, 2011 @ 22:50:50

    Oucccch sweeeet ♥

    Reply

  13. leli
    Dec 14, 2011 @ 22:55:46

    setuju banget tuh sama kata2 “Tapi perlu kalian ketahui, seorang perempuan menangis bukan karena ia cengeng. Tetapi karena ia sudah tak mampu menahan semua emosi yang memenuhi pikirannya.”

    dan ya, ff ini sukses bikin aku makin galau dan nyesek hha

    aku suka ff nya

    Reply

  14. muachkyu
    Dec 14, 2011 @ 23:10:22

    bikin nangis total….
    romantis….
    bagus thor……

    Reply

  15. Flo
    Dec 14, 2011 @ 23:29:27

    aigo ~~ FF nih bener2 bikin sesek & campur aduk
    Daebak bgt nih authornya, baru 12 tahun
    tp, udah bagus bgt cara nyeritainnya…
    pilihan diksinya juga bagus, semoga bisa jd penulis hebat…
    dan terus bikin ff yang keren2 yah…
    I love your FF so much…!!!

    Reply

  16. dinaaa
    Dec 15, 2011 @ 00:52:34

    Thor .. Yakin ini buatan umur 12 thn ? saya yg 20thn adja blom tentu bsa .. Sequel thorrrrrrrr .. Jeballllll .. (‾ʃƪ‾) pnasaran after story mrk gmn 😀

    Reply

    • cherryesung13
      Dec 18, 2011 @ 16:06:38

      Kkkk~ iya aku 99 linee xD sequel? Amin deh ntar aku buat yaaa, nyari inspirasi ceritanya dulu huahahahahaha XD

      Reply

  17. Park Yejin
    Dec 15, 2011 @ 03:24:42

    ini serius buatan anak 12 tahun? Aigooo~ kecil2 udah ngerti percintaan ckck
    But, this nice ff. Feel nya dapet. And keep do that. Joa

    Reply

  18. Ameelf
    Dec 15, 2011 @ 08:49:17

    Boleh y copy kata2 nya thor ?, bgus bget .
    Ampe nangis nc .

    Reply

  19. rinchunn
    Dec 15, 2011 @ 10:30:45

    Bagus daebak (-̩̩-̩̩-̩̩-̩̩__-̩̩-̩̩-̩̩-̩̩)
    Teruskaaaan yaaah ♡
    (˘⌣˘)ε˘`) kyuhyun duluuu -(ˆ▽ˆ)/ -(ˆ▽ˆ)- \(ˆ▽ˆ)-

    Reply

  20. bum
    Dec 15, 2011 @ 12:32:07

    aaahhh puitis nian terakhirnya..seruuu

    Reply

  21. leehana15
    Dec 15, 2011 @ 13:12:16

    sumpah ini ff keren banget!!!
    Daebak!!
    ^^b

    Reply

  22. taty83
    Dec 15, 2011 @ 13:31:10

    Huaaaa author daebak bgtttt! Ffnya bisa bikin mataku berkaca2 T^T

    Reply

  23. foreverbeagirl
    Dec 15, 2011 @ 13:41:11

    Hebat banget anak 12 taun bisa bikin ff sekeren ini (y)
    Aku sampe meleleh bacanya (˘̩̩̩.˘̩̩̩ƪ)‎​

    Reply

  24. han gi
    Dec 15, 2011 @ 18:41:50

    jujur bikin nangis baca ini , terharu banget aseli

    Reply

  25. ellisfunny
    Dec 15, 2011 @ 19:22:13

    wuaah… bguz… bguzz… bner nih yang bkin ank 12 tahun ?? 0.o

    Reply

  26. Choi Hye Young
    Dec 15, 2011 @ 19:47:35

    Keren !!!
    #banjir air mata nih aq mbacanya#
    FFya Daebakk dehh
    Bikin mewek T.T

    Reply

  27. alfi elf
    Dec 15, 2011 @ 21:06:46

    happy ending… huwaaaa
    suka suka suka…
    untung kyu sadar kalo dia cintanya sama chaeri..
    walopun nunggu 3 taun, tapi ga sia sia..
    keren

    Reply

  28. inassesei
    Dec 16, 2011 @ 12:37:08

    huuwaah daebak.
    Walupun drama banget sih cuman aku suka loh.
    Aku bisa larut dalam cerita dan ngikutin alurnya.
    Authornya masih kecil tapi berbakat yaa.
    good luck thor

    Reply

  29. Han hyo ki
    Dec 16, 2011 @ 12:58:26

    Alhamdulillah happy ending, kirain aku nanti tuh vic bakalan jadi antagonis, ternyata enggak. Daebak buat ff-nya

    Reply

  30. kang hye sun
    Dec 16, 2011 @ 21:47:58

    .good story..
    .daebak.. n_n

    Reply

  31. lovely kyu
    Dec 16, 2011 @ 22:15:42

    nangis bacanya,, *author tanggung jawab*
    gak kebayang pedihnya chaeri..
    yakin kok pasti happy ending *sok tau*
    ternyata bener.. ^^
    nice ff, great author ;p

    Reply

  32. GhinaSong
    Dec 18, 2011 @ 15:14:22

    Dikirain Kyu tetap dengan Vict, gataunya tidak. Kyu emang terlalu bodoh ya sampe gak menyadari perasaannya sendiri. Jujur ya thor, agak nyesek waktu baca Kyu jadian sama Vict. Tapi syukurlah happy ending. Kasian Chaeri soalnya. Daebak thor! ^^

    Reply

  33. diktiku
    Dec 18, 2011 @ 15:29:01

    Iri deh soalnya bagus banget dan ternyata yang bikin baru berumur 12 tahun. u.u
    Sebenernya alurnya udah lumayan banyak dipakai buat cerita, tapi kata-kata yang keren di sini jadi bikin ceritanya spesial. Btw, aku jadi suka lagunya IU yang Only I Didn’t Know habis baca ni FF *langsung search ke Youtube* XD

    Reply

  34. shaaaaw
    Dec 18, 2011 @ 20:30:26

    Ngefly bgt baca ff ini.. Cool

    Reply

  35. ms.park
    Dec 18, 2011 @ 20:43:35

    daebak~ dapet banget feelnya!
    mewek bacanya ㅠ_ㅠ
    kenapa harus kyutoria! untung ujung2 kyu sama chaeri 😀
    ommo~ 12 taun? aku aja yang 13 taun gak bisa buat ff yang bener2 dapet feelnya=3= daebak deh~~! ^^

    Reply

  36. ocha
    Dec 18, 2011 @ 21:09:47

    Ya ampunnn
    Pasti sakit banget itu kalo jadi Chae ri
    Untung endingnya Chae ri jadian sama kyu
    Nice ff (y)

    Reply

  37. adhyra10
    Dec 18, 2011 @ 22:34:13

    Serius yang bikin 12 tahun? Gak percaya ah author cilik~ *_*
    Hahahaha keren dongsaeng!!!
    Nyesek2 nya dapet bahagia2 nya jg dapet 😉

    Reply

  38. mrs.cho
    Dec 19, 2011 @ 09:27:56

    ga tau seneng atau sedih baca ff ini -___-

    yg pasti ff ini bagus bngttt ;D

    Reply

  39. Sabina Johnson
    Dec 19, 2011 @ 14:40:31

    huo?? authorny masi 12 tahun?????? gila, masi muda banget.. #tua-an saia T_T
    bagus thor critany keep writing.. ^^V

    Reply

  40. leemantha
    Dec 19, 2011 @ 15:00:40

    Serius ini authornya umur 12? *speechless*
    Keren keren keren!

    Reply

  41. addadeh
    Dec 19, 2011 @ 17:16:57

    chuaaaaa~~ kyu pertamanya ngeselin deh, bentak” anak orang smpe pingsan gtu,
    tp endingnya nyenengin,,, so cwiittt,,,,,,,,
    ._.

    Reply

  42. vidiaf
    Dec 19, 2011 @ 18:21:15

    serius kamu 12 tahun? ._. /speechless
    aku bacanya sampe nangis banget!! T^T belum lagi denger lagunya u___u
    kata-katanya sederhana, tapi feelnya berasa banget! ;A; apalagi quotesnya itu loh u___u
    konfliknya berasa banget pas kyu ngebentak chaeri ._.v
    daebak!!

    Reply

  43. nad_donadkyu
    Dec 19, 2011 @ 20:10:26

    12 tahun??? hebat…

    keren lho ffnya…
    feelnya dapet… apalagi sambil dengerin lgunya IU… (aku jadi suka ma lagu itu)

    keep writing ya…
    di tunggu karya selanjutnya… ^^

    Reply

  44. dianAnchovyKie
    Dec 20, 2011 @ 07:26:16

    Wuahh bagus bgt ff kamu saeng^^ haha,, gg abal2 kog,, ak kagum sm kamu^^ keep writing ya!! Daebak!!

    Reply

  45. 123412341234
    Dec 20, 2011 @ 11:35:29

    Yoo.. Chingu^^ tinggalkan jejak ^^

    Reply

  46. chenhye
    Dec 20, 2011 @ 15:19:52

    Ahhh… aku suka..
    Daebak!
    Feelnya dpt bgt unnie!

    Reply

  47. Naomia0906
    Dec 20, 2011 @ 20:50:03

    Sebelumnya aku mau perkenalin diri ^^ Hehe :p Annyeong Naomia imnida, 16yo, ELF & Bana
    Follow twitter aku all @tiffanyssi hahaha :p #pedegila

    Kunjungin blog aku ya
    http://sjb1a4.wordpress.com/
    buat pecinta B1A4 dan SJ ayo! Dateng ke blog
    aku ^^
    Aku share macem-macem!
    Dari ff, lyrics, news, foto, dll~
    Untuk sementara ini authornya emang lagi pada hiatus .. Jadi lebih sering ke news ..
    Tapi kita lagi adain event ff freelance ^^
    Kunjungin aja blog kami buat info ya
    Jangan sungkan-sungkan buat komen, ok! ;D
    Soal ff kalian bisa baca ff kami yang sudah
    terbit ^^
    Tapi ingat! Komen jangan lupa! Hehe
    Setiap bulan kami adain event” berbeda
    Dan bulan ini kami lagi adain ”FF FREELANCE SPECIAL”
    Jadi kalian ga akan kecewa 🙂
    Gomawo perhatiannya ^^
    Maaf ya kalo cerewet hehe
    Annyeong :*

    Reply

  48. ana ae
    Dec 21, 2011 @ 00:43:34

    keren keren keren
    SUKAAAA……………….

    Reply

  49. park rin ah
    Dec 21, 2011 @ 15:15:27

    kereeennnn. . :'((((

    Reply

  50. choi_hyun.ae
    Dec 22, 2011 @ 00:24:55

    wow, , , sebaya m adik aku haha tp wlwpun ank 12 tahun yg bkin ffny daebakk loh.
    paket komplit, critany seru, penulisanny rapi, n kta2ny bgus.
    dr awal dbca gak ada typony, tp d akhr ada 1 typo “membungungkan”. Hehe
    sneng dh kalo akhrny kyu m chaeri bahagia n sling cinta, kirain bkal sad ending krna pembukaanny yg sad.
    nice ff^^.

    Reply

  51. princess fishykyu
    Dec 22, 2011 @ 08:56:23

    hwuahh. . . . q nangis gaje baca ff ni, sumpah,mengharukan,d tmbh ma dengerin lagu coagulation,heartquake,and i love you,waithing for you ama love realy hurt. .makin ngena dech. .
    author daebakk. .~^^
    nice ff

    Reply

  52. salsa a.k.a jisungELF
    Dec 22, 2011 @ 09:41:42

    komen g msuk -_______-
    Dae to the bak!! Kamu bisa bkin cerita sebagus ini. untuk anak umur 12 tahun, ini udah lebih dari daebak!! Aku yg lebih tua setahun dari kamu aja belum tentu bisa bkin cerita sebagus punya kamu 🙂

    Kalimat yang diblank bagus banget dan pemilihan lagunya juga tepat~ kamu bener2 punya bakat saeng 🙂

    Keep writing, hwaiting 😀

    Reply

  53. Rynvlfs15
    Dec 22, 2011 @ 11:05:01

    keren banget thor eonnie -maklum masih 10 thn-
    dalem..nangis aku thor..padahal bacanya sambil makan dan dengerin lagu
    yg cheerfull tapi toh..cry baby tetep! -LOL-
    OZM!!!

    Reply

  54. elvaelf
    Dec 22, 2011 @ 11:41:16

    bgus

    Reply

  55. Mellanieya
    Dec 22, 2011 @ 14:59:20

    aigoo~ aku nangis bc nih ff. feel nya dpt bgt :”)

    Reply

  56. kyurin
    Dec 22, 2011 @ 17:54:24

    seriusan ini authornya masih 12 tahun?
    daebak banget ffnya!! kata2nya yg di italic itu loh, dalem banget :O terus ceritanya yg juga keren!
    good job author!! terus berkarya yah ^__^

    Reply

  57. parkjewoo
    Dec 22, 2011 @ 17:56:14

    Wiih .. aku lebih muda setahun nih .. * sopo nanya ? *
    Sumpeh .. keren banget nih FF .. terharu .. ru .. ru ..

    Reply

  58. heevitator
    Dec 22, 2011 @ 19:50:45

    Awalnya aku kira emang kyu suka sama Chaeri, pas kyuhyun ngebentak juga, tapi karena judulnya ‘ Smile you ‘ jadi ragu bakal bareng~ kirain Chaeri bakal rela sakit gitu demi senyumnya kyuhyun sampe ending haha kerenlaa ^^

    Reply

    • cherryesung13
      Dec 26, 2011 @ 09:52:17

      ga ah aku ga rela senyum doang buat dia~ aku mau sama kyu~ (aku : chaeri) kkk~ #maunya hehe gomawo ya ^^

      Reply

  59. Deviteuk_petals
    Dec 22, 2011 @ 23:16:10

    KYU pabo kenapa nyadar.a blkngn??… Untung chaeri.a balik lagi >o<.. Py untung aja happy end…

    Truzkan kryamu yah thor 😉

    Reply

  60. HwangQ
    Dec 23, 2011 @ 10:49:39

    kata-kayanya banyak yang aku copy, izin yah author untuk dikirimin keteman-teman aja kok karena kata-katanya tuh masuk akal dan aku setuju banget seperti ‘Seorang perempuan menangis bukan karena ia cengeng, tetapi karena ia sudah tak mampu menahan semua emosi yang memenuhi pikirannya”. Wah Daebak buat authornya!!!

    Reply

  61. indah
    Dec 23, 2011 @ 12:31:34

    karan bgt ceritanya ^^

    Reply

  62. dian
    Dec 23, 2011 @ 15:27:03

    whoah!
    umur kita sama thor ^o^
    tapi aku yakin gak akan bisa buat FF kayak gini ._.
    FF nya daebakkk !!! kata2 nya dalem bgt!
    Hampir aja aku nangis huehehehe….

    Reply

  63. eva sari
    Dec 24, 2011 @ 03:55:01

    gak nyangka kalau kyu oppa bisa juga nangis gara gara seorang yeoja but untungnya cinta yang dia tunggu akhirnya kembali juga ke sisinya dan ke pelukannya

    Reply

  64. Capt.Won
    Dec 25, 2011 @ 11:35:32

    authooorr.. aku tunggu ff mu yg laaaiinnn….. #nanti donghae ya o.O
    hahaha.. kita seumuran.. tpi aku lemah bnget klo buat beginian-_-.. yg ada malah jdi cerpen ancur ==”

    Reply

  65. Atika Nurul Irianti
    Dec 26, 2011 @ 15:15:23

    hmmt.. kta” dlem bngtz… buat agku nangis nich..
    FF chingu… DAEBAK !!! :’D

    FF chingu.. Inspirasi sya.. mau bt FF ah..

    Reply

  66. diraknr
    Mar 25, 2012 @ 20:40:18

    neomuna daebak TT_TT

    Reply

  67. shaeunhae
    Aug 20, 2012 @ 11:55:50

    wahhhh,,,,, DAEBAKKKKKKKK ><

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: