Our Weird Wedding – Part 10 END

Our Weird Wedding Part 10 End

Author            : Yoonhae

Cast     : Donghae, Hankyo

Genre  : Romance

Rating : PG-16

Type    : Chapter 10 End

Akhirnya ff ini ini siap juga, ada yang nungguin?

Seperti biasa, mianhae kalau banyak typo atau sejenisnya

Happy reading ^^

Jangan lupa tinggalin comment ya ^^

 

__________oOo__________

When I see you, I only smile- even shy smiles

Your eyes that look at me- are they sad and talking of goodbye baby?

Are you that tired of seeing the same person

and doing the same things every day?

Will you forgive me?

Please think about it one more time

I won’t let you go now

I’m a fool to have made you cry

Letting you go was because I was lacking

Forgive me for trying to erase you

Please- so that I can breathe again

When I see you, I cry- you make me into a fool

When you have a change of heart, I will be standing there on your way back baby

The breakup that you prepared

hurts me so bad that I could die, even after time passes

There’s still so much that I have to do for you before I let you go

Where do I start? Starting at some point, we lost the preciousness

But I miss each second of each minute and

Your beautiful, eye-blinding smile

I hope this touches you heart

Will my sad prayer pass this rain and pass on to you?

I’m so in pain right now because you have left

I’m so in pain- why is it so hard?

I think about you every night

Do you know how anxious I get if I don’t think about you for just one day?

You probably don’t know- there’s no way you will know

If you think of me once in a while, then please come back then

Saying I love you, saying it to you

Saying I miss you, Saying I want to hug you, and only you

I want to protect you

For you, who will come back to me

__________oOo__________

Donghae Pov

          Aku terbaring di ranjang rumah sakit ini. Hanya aku sendiri disini, sedari tadi aku berharap ia akan menemuiku lagi, tetapi tidak. Ia tidak muncul juga, apa dia benar benar ingin melupakanku? Dia sengaja menghindariku? Tapi apa alasannya? Jika dia tidak punya pria lain, bukankah itu artinya dihatinya masih ada aku? Ayolah Hanhan-ah… aku mohon, hanya melihat wajahmu, ya… aku rasa itu adalah obat yang sangat manjur untukku

            “Hae! Oppa!” Ada yang memanggilku? Aku menolehkan wajahku ke sumber suara. Ah… itu mereka, eomma dan dongsaengku. Kenapa mereka ada disini? Siapa yang mengabari mereka?

            “Eomma! Yoonhae-ah…” Ucapku lemah

            “Hae! Kenapa kau jadi sakit begini? Apa kata dokter?! Apa sakitmu parah?! Kau sakit apa?!” Tanya eomma, kekhawatiran tampak sangat jelas diwajahnya. Begitu juga dengan Dongsaengku

            “Ghenchana… aku hanya kelelahan” Ucapku pelan. Eomma mengusap rambutku dengan lembut

            “Oppa, bukankah aku sudah bilang. Kau jangan terlalu rakus dalam mengambil job. Kau juga harus memerhatikan kesehatanmu!” Omel dongsaengku, ia menyodorkan sebuket bunga untukku, aku mengambilnya kemudian menghirup aromanya, wangi

            “Mianhae… dan untuk bunganya, gomawo” Ucapku, dongsaengku mengangguk pelan.

            “Hae, dengarkan kata Yoonhae, setelah keluar dari rumah sakit, kau harus menghentikan sebagian dari jobmu ara?” Ucap eomma. Menghentikan jobku?

            “Tapi eomma…”

            “Sudahlah jangan membantah! Eomma tidak mau melihat keadaanmu seperti ini lagi. lihatlah, kau sudah kurus sekarang, dan tanganmu…” Ia mengankat tanganku yang terkulai lemah di tepi kasur, setelah itu matanya melotot lebar “Hae! Kenapa dengan tanganmu?! Mana infusmu?!” Pekik eomma khawatir ketika melihat punggung tanganku yang tergores dan terdapat sisa darah yang sempat di bersihkan oleh Hanhan tadi.

            “Ghenchana eomma, tadi aku tidak sengaja menarik tanganku dan akibatnya, infusnya terlepas” Ucapku. Eomma memelototiku

            “Kau ini bodoh sekali!” Erangnya, dia menoleh ke arah Yoonhae yang juga khawatir dengan kondisi tanganku pada saat ini “Yoonhae-ah… cepat kau panggil dokter!” Perintah eommaku, Yoonhae mengangguk. Dengan cepat ia memencet tombol yang tertempel didinding ruangan ini, semenit kemudian seorang yeoja berjas putih memasuki ruanganku

            “Annyeonghaseo… ada yang bisa kubantu?” Ucap dokter itu setelah berada di dekatku. Aku melihat dokter itu dengan seksama, kenapa dia? kenapa tidak Hanhan saja yang datang? Kemana Hanhan?
“Ini… tangan anakku, dia tidak sengaja menarik tangannya dan infusnya terlepas” Ucap eomma sambil menunjukkan punggung tanganku kepada dokter itu. Dokter itu tersenyum

            “Arasseo… akan kuobati dan kupasang lagi” Ucapnya lembut. Ia meraih tanganku dan mulai membersihkan punggung tanganku dari bekas darah tadi

            “Hankyo. Maksudku, dokter Hankyo? Kemana dia? bukankah dia yang seharusnya merawatku?” Tanyaku kepada dokter yang tidak kuketahui namanya itu

            “Mwo? Hankyo?” Pekik eomma dan Yoonhae bersamaan

            “Maksudmu? Han Hankyo… ?” Ucap Eomma, matanya membelalak besar. Aku mengangguk. Eoammaku menatapku dengan tatapan tidak percaya.

            Dokter itu tersenyum “Hankyo? Kalian mengenalnya? Dia diizinkan pulang cepat hari ini untuk persiapan besok”

            “Persiapan besok?”

            “Ne, mulai besok dia tidak akan bekerja disini lagi, dia akan ditugaskan menjadi dokter sukarela di desa Incheon, mianhe… seharusnya merawatmu memang tugasnya, untuk itu dia menyampaikan pesan permintaan maafnya kepadamu” Ucap dokter itu, tangannya membidik pembuluh darah yang berada di punggung tanganku

            Desa Incheon?

oOo

            Akhirnya, aku diizinkan pulang oleh pihak rumah sakit. Hanya dirawat inap satu hari saja sudah sukses membuatku mati kebosanan, lain halnya jika dokter yang merawatku adalah Hanhan, dirawat inap selama setahun juga tidak ada masalah.

            “Hyung!” Wajah makhluk peranakan setan muncul dibalik pintu, yaitu Kyuhyun. Dia datang membesukku? Terlambat.

            “Kyu… kenapa kau kesini?” Tanyaku, aku masih sibuk membereskan barang barangku yang akan kubawa pulang nanti. Sementara eommaku harus pulang ke Mokpo pagi sekali karna ada urusan mendadak. Sedangkan Yoonhae, kemarin malam dia harus pulang ke asramanya

            “Aku ingin menjengukmu, tapi… sepertinya kau ingin pulang” Ucapnya sambil melihatku yang tengah sibuk merapikan barang

            “Kau terlambat, ne aku memang mau pulang” Aku menghembuskan nafasku pelan, kemudian menghadap kearahnya “Kenapa kalian tidak menjengukku kemarin? Kalian tidak peduli lagi denganku? Huh?” aku kecewa, ya…. tentu saja, aku sakit tetapi salah satu dari mereka yang sudah ku anggap sebagai hyung dan dongsaengku sendiri tidak ada yang menjengukku, menyedihkan bukan?

            “Mianhae hyung, ada tidak kau ketahui. Kau tahu? Pada saat kau sakit aku langsung menelfon semua hyung, dan mereka datang untuk menjengukmu. Bahkan Sooman seusangnim juga datang menjengukku” ucap Kyuhyun, ia kembali menggaruk rambutnya yang kuyakini tidak gatal sama sekali “Tapi pada saat kami masuk, kami melihat kau dan Hankyo berciuman” Ucapnya malu malu. Mwo? Beriuman?!

            “Mwoya?!” Pekikku, mataku membesar, mereka melihatnya? Dan tadi dia bilang Sooman seusangnim juga datang? Jadi….

            “Sooman seusangnim juga melihatnya” Tambah Kyuhyun. Aku menggigit bibir bawahku geram, tanganku kugepalkan dengan kuat

            “Sepertinya setelah ini aku benar benar akan dikeluarkan dari Super Junior!” Ucapku sambil menahan emosi.

            “Hyung…” Ucapannya terputus olehku

            “Ne! Jika itu maunya tidak masalah! Aku tidak akan mengikuti perkataannya seperti orang bodoh lagi! terserah! Aku sudah muak dengannya! Aku rela meninggalkan Super Junior! Aku tidak mau hidupku dikekang lagi olehnya!” Ucapku keras. Emosiku meluap seketika, ya… hanya mendengar nama Sooman saja sudah membuat darahku mendidih, ya.. dia adalah makhluk yang sangat kubenci di dunia ini!

            “Hyung… jangan asal bicara!”

            “Wae?!”
“Masalahmu, dia sudah memaafkannya. Dia sudah tidak melarang kita lagi untuk berhubungan. Peraturan bodoh itu telah dihapus!” Ucap Kyuhyun pasti. Aku terdiam, benarkah apa yang dikatakannya ini? dia memang magnae usil yang suka mempermainkan atau membalikkan kata kata, tapi… jika dilihat dari wajahnya, apa yang diucapkannya barusan benar benar serius

            “Maksudmu?”

            “Dengar hyung! Dia sudah tidak melarangmu lagi untuk menjalin hubungan dengan Hankyo!” Ucap Kyuhyun girang. Mwo?! Apa katanya? Sudah tidak melarang lagi?! apa aku tidak salah dengar?!

            “Ya! kau jangan berbohong!” Bentakku kesal, aku tidak mau dibohongi oleh namja peranakan setan ini

            “Aish! Ya! hyung! Kau tau Seonya, anaknya Sooman? Ternyata dia tengah berpacaran dengan monyet mesum, dia yang membujuk appanya, akhirnya appanya luluh. Dan sekarang, peraturan bodoh itu sudah tidak berlaku lagi” Ucap Kyuhyun kesal karna sedari tadi aku terus tidak mempercayainya.

            Jika tadi mataku membelalak, lain halnya dengan sekarang. Mulutku ternganga lebar ketika mendengar hyuk berpacaran dengan seonya, anak Sooman. Apa dia mau cari mati?!

            “Bagaimana hyung? Kau masih tidak percaya?”

            “Jadi, aku dan Hankyo bisa bersama lagi?” tanyaku, Kyuhyun mengangguk pasti. Aku mengembangkan senyumku selebar mungkin. Aku dan Hankyo bisa bersama lagi?!

            “Whhooooaaa!!! Daebakkk!!!” Teriakku sambil memeluk tubuh Kyuhyun

            “Yak! Hyung! Jangan memelukku!” Pekiknya, ia berusaha untuk melepaskan pelukanku. Tidak bisa, saat ini juga aku memang sedang membutuhkan seseorang untuk kupeluk, meluapkan semua emosiku.

            “Yak! Hyung!! Lepaskan aku! Aku hanya ingin dipeluk dengan yeoja!!

oOo

            Aku mendudukkan tubuhku di sofa apartemenku. Kyuhyun yang mengantarkanku kesini. Dia juga ikut mendudukkan tubuhnya disampingku

            “Apartemen ini sepi sekali” Ucapku, mataku tertuju pada sebuah lukisan yang terpajang rapi di dinding, tepat dihadapanku

            “Ne, seandainya ada Hankyo… jadi bagaimana denganmu dan Hankyo? Apa kau tahu hyung? Aku sengaja meminta pihak rumah sakit agar kau hanya dirawat olehnya” Ucap Kyuhyun, aku mengalihkan pandanganku dari lukisan tadi. Aku menatapnya heran, alisku naik sebelah

            “Maksudmu?”

            “Ne, aku yang merencanakannya”

            “Jadi… kau tahu keberadaannya sebelumnya?” Tanyaku penasaran. Dia mengangguk

            “Aku selalu tahu tentang keberadaannya” Ucap kyuhyun polos. Apa dia belang selalu tahu?! Jadi selama ini dia tahu dimana Hanhan?!

            “Yak! Kenapa kau tidak pernah memberi tahuku?! Selama ini aku sudah seperti orang gila karna kelimpungan mencarinya!” Amarahku membludak seketika

            “Mianhae hyung, tapi aku sudah berjanji dengannya untuk tidak memberitahumu. Dan pada saat aku sering mengingatkanmu untuk makan tepat waktu dan tidur yang cukup, sebenarnya itu perintah dari Hankyo, hampir setiap hari dia mengirimu pesan agar aku memperhatikanmu” Aku mencerna kalimat kyuhyun dengan baik. Bukankah itu artinya… dia masih mencintaiku? Hanhanku? Dia selalu menkhawatirkanku?

            “Mianhae” Ucap Kyuhyun lagi, wajahnya tertunduk

            “Kyu… aku akan memaafkanmu, jika kau menjawab pertanyaanku”

            “Pertanyaan?”

            “Apa dia mencintaku? Maksudku… masih mencintaiku?” Tanyaku. Kyuhyun menghembuskan nafasnya pelan. Dia mengalihkan pandangannya dariku. Ia melipatkan tangannya di atas dada bidangnya

            “Kau bodoh sekali hyung! Apa kau perlu bertanya lagi?! tentu saja dia masih mencintaimu!” Ucapnya semena mena. Rasanya aku ingin menghantam kepala anak ini dengan dengan vas bunga karna telah mengataiku bodoh, tapi segera kutarik niat mulaiku itu setelah mendengar jawaban darinya. Hanhan masih mencintaiku? Senyumku merekah sempurna. Baiklah Hanhan-ah. Aku mencintaimu dan kau mencintaku. Sooman juga tidak melarang kita lagi. bukankah semua masalah sudah selesai?! Tidak alasan lagi untuk kau menolakku. Mau tidak mau kau harus kembali lagi padaku! Harus!
Aku berdiri dari dudukku

            “Hyung… mau kemana?” Tanya kyuhyun, aku menoleh kearahnya

            “Menjemput Hanhan”

            “Mwo? Menjemputnya? Dirumah sakit?”

            “Ani…. dia di desa Incheon, dia sudah tidak keberja dirumah sakit lagi hari ini”
Kyuhyun tersenyum. Ia mengacungkan kedua jempolnya untukku

            “Hyung! Fighting! Semoga Hanhan masih mau menerimau!” Ucapnya, aku berdecak pelan. Aku mengangguk pasti, kemudian bergegas untuk segera menemuinya di desa Incheon.

            “Kyu….” Ucapku pada saat aku hampir melangkahkan kakiku keluar dari apartemenku

            “Ne?”
“Aku butuh bantuanmu”

            “Bantuan?”

oOo

Disarankan untuk memutar lagu Super Junior – All My Heart

            Aku berdiri di atas padang rumput. Memerhatikan seorang wanita yang selalu memenuhi pikiranku selama ini. akhirnya, aku bisa melihat sosoknya lagi. sosok yang bisa menenagkan hatiku, sosok yang bisa membahagiakanku, sosok yang tak tergantikan olehku..

            Dia sedang tersenyum kepada beberapa pasiennya yang tengah mengantri untuk mendapatkan pengobatan gratis darinya. Ia yang menggunakan jas stelan berwarna putih terlihat sangat cantik ketika melayani pasiennya dengan hati ikhlas dan senyuman yang tulus. Aku tidak menyangka, aku mempunya istri seorang dokter, istri yang mempunyai pekerjaan yang sangat mulia. Aku ingin sekali kesana, memeluknya dan tak akan melepaskannya. Tapi aku tidak ingin mengacaukan pekerjaannya, kuputuskan untuk ikut mengantri di sebuah gedung tempat ia bekerja.

            Satu persatu nomor antrian pasien dipanggil, 1 nomor lagi adalah nomorku. Nomor 95, dan kebetulan sekali aku adalah pasien terakhir untuk hari ini. Hanhan-ah… bersiaplah, aku akan mendapatkanmu kembali hari ini.

            “Nomor 95!” Teriak asisten yang bertugas untuk memanggil nomor antri. Itu nomorku. Aku segera berdiri dari dudukku, aku berjalan kearahnya. Senyuman manisnya terkembang begitu saja untukku. Aku merindukan senyuman ini

            Ia memerhatikan penampilanku yang aneh ini, ya…aku pada saat itu menggunakan syal tebal, topi, serta kaca mata. Tapi hanya sebentar, setelah itu, ia tersenyum lagi kearahku. Dia…. menggemaskan sekali! Aku ingin mencubit pipinya sekarang juga!
“Ada yang bisa kubantu?” Ucapnya sopan dan lembut. Aku mengangguk

            “Apa keluhanmu?” Ucapnya lembut lagi. Aku menundukkan kepalaku. Ia menatapku heran. Aku mengambil tangan kanannya, lalu meletakkannya di dadaku. Ia sangat terkejut dengan perlakuanku ini, tapi ia tidak berani untuk menarik kembali tangannya yang telah kutempelkan didadaku

            “Disini…. sakit sekali. Bisakah kau mengobatinya?” Ucapku. Akhirnya aku bersuara. Wajahnya semakin menegang. Kurasakan tangannya sedikit bergetar

            “Dong…. Hae!” ucapnya perlahan… aku tersenyum

            “Hanhan-ah…”

Donghae Pov End

oOo

Hankyo Pov

          Aku dan Donghae berjalan menelusuri padang rumput. Ia yang memaksaku untuk menemaninya berjalan jalan di daerah Incheon ini. Aku sangat terkejut dengan kedatangannya yang tiba tiba ini. dari mana dia tahu keberadaanku? Bahkan Kyuhyun oppa saja tidak tahu

            Kami berdua diam, tidak ada yang memulai pembicaraan. Hening… ya seperti itulah suasana saat ini

            Aku berjalan dibelakangnya. Aku melihat siluet tubuhnya yang seakan bersinar karna cahaya matahari sore yang menimpanya, membuat sosoknya tampak sangat indah dan sempurna. Benarkah dia Lee Donghae? Hari ini, dia terlihat sangat menawan

            “Kenapa kau meninggalkan pasienmu?” Akhirnya ia memecahkan susana. Aku tergegun diabuatnya

            “Mianhae, lalu… kenapa kau ada disini? Seharusnya kau ada dirumah sakit”. Ucapku pelan. Dia berdehem pelan, ia masih menghadap kedepan, tidak melihatku

            “Untuk apa aku tetap berada disana, kau tidak bekerja lagi disana. Disana sangat membosankan” Ucapnya santai. aku menundukkan wajahku. Apakah sebegitu besarnyakah cintanya padaku. Hae, jangan begitu… aku semakin sulit untuk melupakanmu

            “Lalu, untuk apa kau ada disini?”

            “Hanya untuk memberitahumu satu hal” Ucapnya tegas. Ia membalikkan tubuhnya kearahku, matanya sudah berkaca kaca. Ia mendekat kearahku, menatap mataku lekat dimanik manik mata

            “Kembalilah padaku”

            ………….. Aku diam, aku ingin sekali, aku ingin sekali kembali padamu, sangat. Tapi aku tidak bisa, itu akan membuat kita tersakiti lagi

            “Aku tahu kau masih mencintaiku, aku juga masih mencintaimu” Ucapnya lembut. Aku menundukkan wajahku, aku tidak berani untuk menatap matanya.

            “Sooman, dia tidak melarang kita lagi” Ucapannya kali ini sukses membuatku mendongakkan kepalaku. Mataku membelalak seketika. Benarkah apa yang diucapkannya barusan? Aku menatap kedua matanya dengan lekat, mencari kebohongan dimatanya, tetapi tidak ada. Matanya menunjukkan keseriusan yang menandakan ucapannya itu benar adanya. Hae? Benarkah?!

            “Tidak ada lagi alasan untuk kau menghindariku Hanhan-ah….” Ucapnya pelan, ia merekuh wajahku “Saranghae….” Ucapnya lembut, sukses membuatku menitikkan air mata. Dia… kenapa dia hobby sekali membuatku menangis?!

            “Mianhae…” Bodoh! Mulutku tidak terkendali, dengan sendirinya kata kata itu terucap. Aku mengucapkan kata kata yang akan menjadi boomerang untukku sendiri. aku terlalu takut untuk mengucapkan kata kata lain selain ‘mianhae’

            Dia menjauhkan posisinya dariku. Membalikkan tubuhnya dariku, lagi lagi aku hanya bisa melihat punggungnya

            “Ara… tidak akan memakasamu lagi. tapi aku hanya ingin kau tahu satu hal. Sampai kapanpun, posisimu tidak akan tergantikan, aku tidak akan melirik yeoja lain. Aku hanya ingin kau berada disampingku. Sampai kapanpun. Sampai kapanpun…. aku akan selalu menunggumu untuk datang kepelukanku lagi, walau harus menunggu waktu 100 tahun lamanya, aku akan tetap menunggu. Semoga saja hidupmu menyenangkan Hanhan-ah~” Ucapnya panjang lebar, sebelum akhirnya ia melangkahkan kakiku dan meninggalkanku dibelakangnya. Perlahan namun pasti dia mulai menjauhiku. Aku masih memikirkan kata katanya tadi dengan seksama. Sampai kapanpun dia akan menungguku? Kenapa dia begitu bodoh?! Apa dia ingin menyia nyiakan hidupnya hanya untuk menungguku?! Bodoh!
Tapi… aku sadar, ternyata aku jauh lebih bodoh darinya. Hubungan kami sudah tidak dikekang lagi bukan? Lalu apa lagi masalahnya? Apa aku harus menyiksa diriku lagi seperti 2 tahun yang lalu?! Hanhan-ah…. jangan egois.

            Aku menatap punggungnya yang semakin lama sekamin menjauh. Hae-ah~ apabila aku kembali ke pelukanmu saat ini juga? Apa kau masih mau menerimaku?

Hankyo Pov End

oOo

Donghae Pov

            Hatiku hancur sekali. Dia tidak menggubris perkataanku, bahkan ajakanku. Sepertinya dia sangat tersiksa apabila hidup bersamaku. Sepertinya dia benar benar ingin melupakanku. Hanhan-ah~ bisakah kau kembali lagi padaku? aku mohon.

            Baiklah, aku mengerti. Aku berjalan meninggalkannya, tak ada gunanya lagi aku terus berada disini, dia tidak akan berubah pikiran kan? Semoga saja kau bisa menemukan pria lain yang jauh lebih baik dariku.

            “Donghae-ah!” Aku mendengar suara seseorang yang memanggilku, suara itu begitu lemah. Aku sangat mengenal suara itu, bukankah itu suara Hanhanku?
Aku menghentikan langkahku, belum sempat aku membalikkan tubuhku, aku merasakan sesuatu telah memeluk tubuhku dari belakang. Terasa sangat hangat. Sebuah tangan mungil tengah melingkar dipinggangku.

            “Hae…. kajima~” Ucapnya sambil sesegukan. Apa dia bilang? Kajima?! Dia menyuruhku untuk tidak pergi?! Air mataku menetes seketika. Bukankah ini artinya dia ingin kembali lagi padaku?! Pelukannya semakin erat, seolah tak ingin aku pergi darinya. Aku menyentuh tangannya yang melingkar dipinggangku, kemudian melepaskannya. Aku membalikkan tubuhku. Kulihat dia menangis.

            “Aku tidak akan pergi. Eo? Jadi… kau mau kembali lagi bersamaku?” Tanyaku dengan penuh harap. Dia menatapku, kemudian mengangguk pasti. Aku tersenyum bahagia, aku menghapus air matanya lembut.

            “Gomawo~” Ucapku lembut, dia mengangguk lagi. Dia… benar benar menggemaskan. Aku tidak tahan lagi. segera kutarik peluk tubuhnya dengan erat, sangat erat. Aku tidak akan melepaskannya lagi! apapun yang terjadi. Dia membalas pelukanku. Aku membenamkan kepalaku dirambutnya, menghirup aromanya yang masih sama seperti dulu. Pelukanku semakin kuat, aku semakin mendekapnya erat

            “Hae! Sesak!” Ucapnya tersengal sengal, dia berusaha untuk melepaskan pelukannya dariku.

            “Aku tidak peduli, aku juga sesak. Tetapi kehilanganmu selama 2 tahun jauh lebih menyesakkan dari ini” Ucapku yang membuatnya terdiam seketika.

            “Saranghae~” Ucapku lembut sambil mengusap rambutnya

            “Nado~”

            Hari ini… aku sangat bahagia! Bahagia! Hanhan-ah! Gomawo!

oOo

            “Jadi kau tinggal disini?” Tanyaku setibanya di dalam rumahnya. Rumahnya sangat sempit dan jelek. Dia tinggal di sebuah rumah yang sangat sederhana yang terletak di atas atap gedung. Selama ini dia tinggal disini?

            “Ne, waeyo? Kau tidak suka?” Ucapnya sambil mengerucutkan bibirnya

            “Ani… hanya saja, rumah ini….”

            “Sudahlah, yang penting rumah ini bisa melindungiku dari hujan dan panas, itu sudah cukup” Ucapnya santai. ia memberikanku sebuah minuman, yaitu coklat panas. Aku segera menyeruput coklat itu, mashita…

            “Sudah berepa lama kau tinggal disini?” Tanyaku setelah menyeruput coklat panas

            “Baru satu bulan, aku baru saja lulus”

            “Oya, kenapa kau bisa jadi dokter dengan cepat? Kau kan baru saja lulus?”

            “Selama kuliah, aku mencari kerja sampingan. Aku menjadi asisten dokter selama 1 tahun. Setelah lulus, aku melamar untuk menjadi dokter di Seoul Hospital, dan akhirnya aku diterima” Ceritanya panjangan lebar. aku tersenyum, tanganku bergerak sendiri untuk mengacak acak rambutnya. Mukanya memerah seketika, aku merindukan ekspresi malu malunya ini

            “Senang sekali bisa mempunyai istri seorang dokter” Ucapku, dia hanya tersenyum

            “Hanhan-ah… aku ingin kau tinggal di apartemenku lagi. apartemen terasa sangat sepi jika kau tidak ada… eo?” Ucapku, dia menatapku bingung

            “Tapi… aku…”

            “Aku tidak menerima penolakan! Sekarang juga bereskan barang barangmu, atau aku akan membawamu secara paksa seperti halnya yang kulakukan pada saat kita ke Venesia dulu! Eo?!”

oOo

            Aku memasukkan password pintu apartemenku. Dia telah berada disampingku. Menghembuskan nafasnya. Aku rasa dia gugup

            “Kau gugup?” Tanyaku, dia mengangguk “Tidak perlu gugup, apartemen ini apartemenmu juga” Ucapku. Dia kebingungan

            “E?” Haha.. lucu, sudahlah… aku segera membuka pintu dan semua ruangan di apartemen ini gelap

            “Hae…. rumahmu tidak berhantu kan? Kenapa gelap sekali?” Tanyanya setelah memasuki apartemenku

            Aku hanya tersenyum jahil, sedetik kemudian. Semua lampu hidup dan….

            “SUPRISEEE!!!!” Akhirnya Kyuhyun mengerjakan tugasnya dengan baik.

            “Hae… ini apa?” Tanya Hanhan bingung, aku mendekatinya, membisikkan sesuatu kepadanya

            “Ini kejutan untukmu, karna sudah mau kembali kepadaku” Ucapku singkat. Wajahnya memerah seketika.

            “SUPRISEE!!!” Whooaaa! Akhirnya! Pasangan HaeKyo sudah kembali! Wah…. kalian mesra sekali waktu dirumah sakit!” Teriak Hyukjae. Aku hanya menggaruk rambutku yang tidak gatal karna ketahuan tengah berciuman dengan Hanhan dirumah sakit, sedangankan Hanhan, ia menundukkan wajahnya malu

            “Hae! Chukae-yo…. akhirnya kau kembali dengan Hankyo…” Ucap Kangin hyung, eh… ada yeoja disebelahnya, apakah yeoja ini pacarnya?
“Gomawo hyung, ucapku…” Dia tersenyum. Kemudian ia mendekati Hanhan

            “Aigo~ istrimu cantik sekali….” Ujarnya

            “Gomawo oppa…” Ucap Hanhan pelan

            “Yak! Kau bilang apa? Hankyo cantik?! Kau saja tidak pernah memujiku!” Kangin hyung dimarahi habis habisan oleh yeojanya yang mungkin pacarnya

            “Hae… chukhae-yo….” Sekarang giliran Shindong yang menyalami kami, ada Nari disebelahnya

            “Gomawo” Ucapku dan Hanhan bersamaan

            “Hae! Hankyo-ah! Chukhae-yo!” kali ini 12 orang yang memberikan ucapan selamat kepada kami secara serempak, seperti paduan suara saja. Aku dan Hanhan mengangguk dan membalas ucapan mereka

            Sekarang kami semua sedang berpesta. Ternyata yeoja yeoja yang berada disini adalah pacar hyungku dan Dongsaengku. Diam diam, mereka juga sedang menjalin hubungan. Akan kukenalkan mereka satu persatu. Yang pertama Kangin Hyung, pacarnya bernama? Entahlah aku lupa, kulihat orangnya sangat galak haha, cocok sekali untuknya. Yang kedua Nari, tunangannya Shindong, kalian pasti tahu kan? Mereka berencana untuk menikah sebentar lagi. Yang ketiga Sungmin Hyung, nama pacarnya Hyena, ia tampak dingin, haha. Lalu ada coupleku, hyukjae… ia benar benar nekat. Kemampuannya untuk mendapatkan Seonya, anak Sooman benar benar patut kuacungi jempol. Lalu ada Siwon, pacarnya benama Misha, gadis itu bertubuh kecil, timpang sekali dengan Siwon, tapi tak apalah, itu artinya mereka saling melengkapi bukan? Siwon yang bertubuh besar lalu Misha yang bertubuh kecil. Lalu ada Wookie, eternal magnae, pacarnya bernama Ryeosa… sama sepertinya, pacarnya juga berwajah imut dan bertubuh kecil. Lalu ada Kibum, pacarnya sangat manis, Ahna namanya, tubuhnya juga kecil, pacarnya sangat imut dan cerewet, bagus sekali untuk Kibum, dia kan pendiam haha. Lalu yang terakhir Kyu, aku heran, kenapa bisa ada yeoja yang menyukainya. Dan setelah kuperhatikan lagi, ternyata pacarnya yang bernama Lyra itu mempunya sifat yang sama persis dengannya. Aku tidak tahu akan menjadi apa pasangan ini nantinya, setan dilawan setan. Mendengarnya saja sudah membuat bulu kudukku merinding

            Akhirnya acara makan makan kami selesai, aku dan hyungku sibuk bercerita begitu juga dengan Hanhan, ia sibuk bercerita dengan yeojachingu hyung dan dongsaengku.

            “Hae! Malam ini sangat dingin! Kau punya soju?” Tanya Sungmin

            “Ani… aku tidak punya, wae?”

            “Padahal aku ingin meminum soju, tidak enak jika berpesta tidak minum…” Ucapnya, benar juga…

            “Aku juga ingin minum” Ucap Kyuhyun

            “Aku juga” Kali ini Kibum juga ikut ikutan

            “Aku juga” Wookie juga

            “Aku juga mau!” Kali ini Kangin, ia berbicara dengan suara besarnya. Aigo~

            “Aish! Arasseo…. akan kubelikan sebentar” Ucapku, kemudian aku bergegas menuju ke supermaket terdekat, karna supermaket yang ingin kutuju itu lumayan dekat, kuputuskan untuk berjalan kaki.

oOo

            Akhirnya dapat juga, aku keluar dari Supermaket langgananku dengan menenteng sebuah kantong yang berisi 10 buah botol soju, agar mereka semua puas. Ternyata membawa 10 buah botol soju ini memberatkan juga.

            “Tik… tik… tik…” Omo… Hujan?! Ya! kenapa tiba tiba hujan?!
Aku segera berteduh disebuah gedung, menunggu hujannya berenti atau sedikit reda. Hujan yang tiba tiba ini terlalu deras. Kulihat tubuhku dari atas hingga kebawah. Semuanya basah. Aish~ sial sekali! Jika bukan karna Kyu, Kibum, Sungmin, Wookie, dan Kangin, aku tidak akan kebasahan seperi ini

            15 menit kemudian hujannya berhenti, huh… syukurlah, aku melankutkan perjalananku lagi. Tubuhku sudah menggigil kedinginan. Lihat saja kalau aku sakit! Kalian berlima harus bertanggung jawab

Donghae Pov End

oOo

Hankyo Pov

          Ting.. tong…. Bel apartemen berbunyi, aku yang baru saja membersihkan ruangan tamu ini segera membukakan pintu. Aku rasa itu Donghae

            Dan benar! Donghae? Kenapa dengannya? Kenapa bajunya basah seperti ini? apa diluar hujan?!
“Donghae-ah! Ghenchana?” Tanyaku… Ia memeluk tubuhnya erat, kemudian memasuki apartemennya dan menutup pintu.

            “Hankyo-ah… dingin sekali…” Ucapnya lemah, kemudian, tanpa babibu, ia langsung memeluk tubuhku erat. Aku terkejut dengan perlakuannya yang tiba tiba ini. Bajunya basah, tubuhnya dingin. Aku bisa merasakannya

            “Hae…” Ucapku sambil mendorong tubuhnya, aku ingin menyuruhnya untuk mengeringkan tubuhnya.

            “Seperti ini saja, aku benar benar kedinginan….” Baiklah, kalau itu maumu. Aku membalas pelukannya.

            Lama kami berpelukan, hingga akhirnya ia melepaskan pelukannya

            “Gomawo” Ucapnya

            Aku mengangguk, dia mengedarkan pandangan keseluruh sudut ruangan

            “Mereka? Kemana?” Tanya Donghae setelah sadar bahwa apartemennya sepi

            “Mereka sudah pulang, mereka bilang kau terlalu lama” Ucap Hanhan polos. Aku mengacak rambutku yang basah dengan kesal! Aish~ menyusahkan saja!
“Hae! Buka bajumu! Ganti dengan yang lain” Ucapnya, arasseo… akupun membuka kancing kemejaku satu persatu. Dia yang pada saat itu juga berada di hadapanku langsung menutup wajahnya

            “Yak! Gantinya jangan disini! Dikamar sana!” Pekiknya ketakutan, aku yang sudah melepelaskan kemejaku ini hanya menatapnya bingung. Kenapa dia malu? Bukankah dia pernah melihat tubuhku sebelumnya? Ehm… aku jadi tertarik untuk menggodanya, haha

            “Chagi-ya… waeyo?” Tanyaku dengan tatapan seduktif, aku mendekat kearahnya

            “Yak.. yak… jangan mendekat!” Dia berjalan mundur. Hingga akhirnya ia tidak bisa mundur lagi, dibelakangnya ada sofa yang berhasil membuat langkahnya terhenti. Aku semakin mendekat kearahnya, dan pada saat itu juga aku langsung memeluknya.

            “Ha… hae!” Ucapnya gugup, tangannya berusaha untuk mendorong tubuhku. Tetapi tidak bisa, tenagaku cukup besar dan dia tidak bisa untuk melawannya

            “Hanhan-ah… aku butuh kehangatan” bisikku tepat ditelinganya. Perkataanku yang barusan sukses membuat tubuhnya menegang. Aku melepaskan pelukanku. Ia menatap mataku lekat, begitu juga denganku. Kulihat dia menelan ludah gugup

            Perlahan namun pasti, aku mendekatkan wajahku ke wajahnya, hingga akhirnya wajahnya hanya berjarak 3 centi. Aku bisa merasakan hembusan nafasnya yang tidak teratur. Kulihat dia sudah memejamkan matanya, itu tandanya dia mengizinkanku untuk menciumnya bukan? Baiklah, tanpa tunggu lagi, aku langsung mendaratkan ciumanku tepat dibibirnya, bibirnya hangat….

            Ciumanku yang awalnya lembut kini berubah menjadi lumatan lumatan kecil. Aku melubat bibir atas dan bawahnya. Dia membalas ciumanku. Aku menarik pinggangnya untuk lebih dekat lagi padaku, agar tubuh kami semakin mendekat, diapun begitu.. tangannya melingkar sempurna di leherku, membuat ciuman kami semakin dalam. Tidak hanya lumatan, aku menggigit bibirnya sedikit, hingga akhirnya ia membukakan sedikit celah dibibirnya, kesempatan yang bagus untukku segera mengusai mulutnya. Ciumanku semakin dalam dan panas, hingga akhirnya dia melepaskan ciumannya dariku. Ia sudah kehabisan nafas, begitu juga denganku. Dia berusaha untuk mengatur nafasnya kembali

            “Seperti tadi… sangat hangat” Bisikku lembut. Ia kembali menatapku mataku lekat. Aku menempelkan keningku dengan keningnya

            “Malam ini… aku ingin menjadikanmu sebagai milikku, seutuhnya… bolehkah?” Tanyaku, dia menatap kedua bola mataku. Wajahnya menegang seketika. Apa dia masih ragu denganku? Tapi itu hanya sebentar, sedetik kemudian, ia tersenyum

            “Ne… jadikan aku milikmu seutuhnya malam ini~” Jawabnya lembut. Hal ini semakin membuat hasratku yang tertunda semakin memuncak. Aku kembali menciumnya dengan ciuman panas. Aku mendorong tubuhnya kuat hingga akhirnya tubuh kami ambruk di sofa. Aku menindihnya, dan pada saat itu juga ciumanku turun ke leher jenjangnya. Kusibakkan rambutnya yang menutupi lehernya, kuciumi setiap inci leher mulusnya itu, tak ayal aku juga memberikan beberapa kissmark dilehernya, dan perlakuanku ini sukses membuatnya mendesah pelan.

            “Engghh…” Desahnya, mendengar desahannya ini sukses membuatku semakin bersemangat untuk melakukan yang lebih dari ini.

            “Aku kembali menciumi bibirnya, dia membalasnya, dia mengelus elus punggungku yang sudah tidak terlapis kain lagi. Aku menyusupkan tanganku dibalik kemeja putihnya, megelus elus perutnya

            “Engh… haaee….” Desahnya, dan pada saat itu juga tubuhnya menggelinjang hebat, dan akhirnya

            BRUKK

            Tubuh kami ambruk di lantai. Aku dan Hanhan berusaha untuk bangun dari posisi kami yang terjatuh bebas.

            Dia menggosok kepalanya, sedangkan aku hanya tertawa kecil

            “Yak!” Bentaknya kepadaku

            “Mianhae…” Ucapku sambil menahan tawa. Aku membantunya untuk berdiri

            “Sepertinya tempat ini terlalu kecil, bagaimana kalau kita pintah ke tempat yang lebih besar? Eo?” Tanyaku padanya. Mendengar ucapakanku sukses membuat mukanya memerah seketika. Aigo~

            Perlahan namun pasti ia mengangguk, dan pada saat itu juga, aku langsung menggendong tubuhnya ala bridal style

            “Yak! Turunkan aku! Aku bisa jalan sendiri!”

            “Tidak mau!”

            “Yak! Turunkan aku!”

            “Aku bilang tidak mau! Jika kau ingin kuturunkan, maka semalaman penuh kau tidak akan kubiarkan tidur Nyonya Lee!” Ancamku, dia terdiam seketika. Akhirnya dirinya pasrah pada saat kugendong kekamar, perlahan ia tersenyum padaku dan mulai melingkarkan kedua tangannya di leherku. Akhirnya, aku akan memilikimu, sepenuhnya Noyona Lee

Donghae Pov End

 

SKIP

Hankyo Pov

          Aku mengerjapkan mataku perlahan. Cahaya matahari yang silau memaksaku untuk membukakan mata dan bangun dari tidurku. Tapi aku masih sangat lelah dan mengantuk. Kemarin malam, aku baru saja….

            Omo?! Kemarin malam?! Mengingat kata kemarin malam sukses membuat mataku membelalak seketika. Akhirnya aku terbangun. Tadi malam.. kami melakukannya, benar benar melakukannya!

            Huaa!! Eomma!! Appa!! Anakmu bukan gadis lagi!! Otte? Aku menolehkan kepalaku menghadap ke samping, kulihat Donghae sedang tertidur pulas, selimutnya tersibak menampakkan tubuhnya hingga atas pusar. Aku menelan ludah gugup ketika melihat otot perutnya, omo… benarkah kami melakukannya? Aigo~ aku malu sekali. Itu artinya Donghae sudah melihat tubuhku. Eomma!! Mau dikemanakan mukaku?!!

            Aku menutup mukaku dengan tanganku, aku benar benar malu.

            “Kau sudah bangun?” Eh? Dia sudah bangun? Aku memmberi sedikit celah pada jariku untuk menatapnya. Ternyata wajahnya ketika baru bangun tidur sangat… ehmmm…. sexy… aigo~ kenapa otakku jadi mesum begini?!

            “Kenapa kau menutup wajahmu? E?” Tanyanya, tangannya berusaha untuk menyingkirkan tanganku dari wajahku. Tetapi aku bersikeras untuk menutup wajahku

            “Kau malu ya?” Tanyanya. Ketahuan, apa ekspresi maluku terlihat sangat jelas?

            “Aku membalikkan tubuhku membelakanginya. Melihat wajahnya saja sukses membuatku sulit untuk menghirup oksigen, Lee Donghae! Kau apakan aku!

            “Chagi-ya… kau benar benar malu?” Tanyanya lagi, kali ini suaranya seperti dibuat buat, sepertia suara errr… menggoda

            Dia memelukku dari belakang, kemudian mencium pundakku “Gomawo karna kau sudah mempercayakanku untuk menyerahkan semua milikmu padaku” Ucanya lembut, ia kembali mencium pundakku lagi. Donghae-ah~ jangan seperti ini, aku jadi tidak bisa bernafas dengan benar

            “Ne… cheon….manyeo…” Jawabku gugup

            “Chagi-ya..” Panggilnya lagi. Ia menarik pundakku, sehingga aku membalikkan tubuhku dan menghadap kearahnya

            “Mwo?”

            “Morning kiss~” pintanya manja. Ia memasang ekspresi seiumut mungkin yang kuakui benar benar imut. Dia menggemaskan sekali! Karna tidak tahan melihat wajahnya yang begitu menggemaskan, aku segera mengecup bibirnya singkat

            Chu~

            “Gomawo~ ternyata baru ditinggal 2 tahun saja, kucingku sudah seagresif ini denganku. Haha” Ucapnya sambil tertawa, dia memeluk tubuhku erat.

            “mwo? Agresif katamu?!” mataku melotot kearahnya, tentu saja. Agresif? Kedengarannya sangat tidak enak

            “Ne, tentu saja agresif, apa kau lupa tadi malam kau baru saja merebut keperjakaanku? Huh?” Mwo?! Apa katanya?!
“YAK! JANGAN SEMBARANGAN BICARA IKAN MESUM!!”

oOo

            Aku menatap pantulan tubuhku di sebuah cermin yang berukuran lumayan besar. Sialan, dileherku banyak sekali terdapat bercak kemerahan? Bagaimana cara untuk menutupinya? Tidak mungkin aku memakai syal dimusim panas seperti ini! Aigo~ Lee Donghae! Kau benar benar!

            “Chagi-ya…” Tiba tiba saja aku merasakan sebuah tangan melingkar dipinggangku. Dia Donghae, dia benar benar mengejutkanku

            “Kau sudah mandi?” Tanyaku. Dia semakin mengeratkan pelukannya, ia menopang dagunya di bahuku.

            “Ne…” Ucapnya singkat. Cukup lama kami terdiam, aku menatapnya dari cermin. Hanya merasakan hembusan nafasnya benar benar membuatku bahagia.

            “Hari ini kau kerja?” Tanyanya, aku mengangguk

            “Mau kuantar?”

            “Bolehkah?”

oOo

Donghae Pov

          Aku memandanginya yang sedang melayani beberapa pasiennya dengan tulus dan ikhlas. Senyuman tulus dari bibirnya tak pernah lupa ia kembangkan, ya… dialah istriku, Han Hankyo. Aku sangat mencintainya.

            Aku selalu seperti ini, mengantarnya ke desa Incheon dan menjemputnya pulang. Ini adalah hari terakhirnya bertugas disini, besoknya dia akan kembali bekerja di Seoul Hospital seperti biasa.

            “Kau sudah selesai?” Tanyaku padanya

            “Ne, aku sudah selesai, ja… kita pulang..” Ucapnya riang. Aku segera menarik tangannya, menggenggamnya erat

            “Ne, kajja~” Ucapku lembut sambil berjalan dan menggenggam tangannya. Kamipun berjalan mengisari rerumputan yang menjulang tinggi. Mulai saat ini, aku akan menjadi suami yang akan melindungimu sampai kapanpun, suami yang bertanggung jawab dan akan melakukan apapun yang kau mau dariku. Hanhan-ah~ itu adalah janjiku untukmu

            Oya, masalah hubunganku, ELF sudah mengetahuinya, akhirnya aku dengan modal nekad mengadakan konferensi pers dan mengatakan bahwa aku sudah menikah, ternyata tidak hanya aku yang mengumumkan hubungan ku kepada publik, semua member juga blak blakan mengenai hubungan mereka. Awalnya memang sedikit sulit. Banyak ELF yang kecewa kepada kami, tapi akhirnya mereka mengerti. Maka tak sedikit pula dari mereka yang menyetujui hubungan kami.

            Walaupun aku sudah menikah. Aku tidak pernah kekurangan penggemar, begitu juga dengan member lainnya, ya… itulah ELF, mereka selalu mendukung kami apapun yang terjadi. Apa kalian tahu orang yang kucintai didunia ini siapa saja? Baiklah, yang pertama adalah Ayahku yang telah berada disurga sana beserta eomma dan dongsaeng nakalku. Yang kedua tentu saja istriku, Hankyo, dia tidak akan tergantikan olehku, dan yang keempat adalah kalian ELF! Aku mencintai kalian. Aku mohon, sampai kapanpun tetaplah mencintaiku, begitu juga denganku, kalian akan selalu ada di hatiku. ELF Saranghaeyo~

END

 

Akhirnya selesai juga ff ini. Sebenarnya ff ini belum ending, tapi karna author sudah kelas 3, mau gak mau harus ending di part ini

77 Comments (+add yours?)

  1. Kang Hyu Ni
    Apr 29, 2012 @ 09:46:10

    SEQUEL….SEQUELLLL…SEQUELLL….*demo masal* eh?first kah???YEAYYY…
    Yahhh…nanggung onn..ampe hae jadi daddy dunk…kan lucu…tarus pengen tau gimana kyu ama pacarnya…hoho…
    ceritanya daebak onn…romantis…xoxo
    Onn sequel yah..??*kedip2*

    Reply

  2. Rizky Hanna Ekaputri
    Apr 29, 2012 @ 09:50:22

    Sekian lama nunggu dan akhirnya, this is the end. DAEBAK buat Author!

    Reply

  3. elfexotic
    Apr 29, 2012 @ 10:24:40

    akhirnya selesai jg..
    dan happy ending..!! yeay ..!!

    Reply

  4. Egywidya
    Apr 29, 2012 @ 10:26:33

    Wahh akhirnya end jga, kren bngt thor ffnya ….. Minta sequelnya dong…

    Reply

  5. phietdarla
    Apr 29, 2012 @ 10:39:15

    DAEBAK!!!
    FF yg sll aku tunggu2 🙂
    thor,, bikin love story nya member yg lain donk,,
    apa lagi si hyukkie yg pcaran sm anak nya sooman,, pasti seru!!

    Reply

  6. rin_silverly
    Apr 29, 2012 @ 11:01:09

    DAEBAK !!
    nice ff, keep writing yya^^

    Reply

  7. qwertybzz
    Apr 29, 2012 @ 11:24:47

    yang nggak skip version mama thor?#eh

    Reply

  8. missfishyjazz
    Apr 29, 2012 @ 11:28:32

    Langsung jingkrak jingkrak begitu baca ‘Our Weird Wedding Part 10-END’ Author !!
    Akhirnyat ternyata menyenangkan banget ..
    DAEBAK !! AKhirnya setelah berpart” selesai juga 😀
    Over all, awesome !!

    Reply

  9. Dina jewspark
    Apr 29, 2012 @ 11:44:54

    Bener juga yang ditulis auhtor,…
    pasti mereka masing2 udah punya pacar,..
    aku pengen lihat mereka nikah beneran…

    Reply

  10. nori
    Apr 29, 2012 @ 11:56:24

    akhinya hankyo balik sama donghae. .
    dan dg bantuan makhluk peranakan setan dy bikin surprise. .
    dan akhirnya mereka melakukan ‘itu’ jg. .
    so sweet akhirnya. .
    tp pengen baca yg full version. .

    Reply

  11. Wiwik dian
    Apr 29, 2012 @ 12:53:02

    Akhirnya selesa juga endingnya ff yg q tunggu Kerenn Banget…

    Reply

  12. Sandini Chi Mochi
    Apr 29, 2012 @ 13:04:47

    Eh, dah nyampek akhir nih… Horeee ini ff yang ku tunggu”
    Tapi sebenarnya pengen baca yg full version…
    Bikinin sequel ya thor, pliss!!!

    Reply

  13. Dian
    Apr 29, 2012 @ 13:16:08

    KYAAA!!!

    DAEBAK!!

    Sequel,sequel,sequel!!!

    Keren banget Thor!! 😀

    Ni FF yang paling aku idam-idamkan,mengalahkan FF lainnya *digebukin author yang laen*

    🙂 🙂 🙂

    Reply

  14. phietdarla
    Apr 29, 2012 @ 13:27:34

    It’s okay,, kyu juga boleh deh^^
    lucu tuh, kyu dpt couple nya evil juga~

    Reply

  15. nana elf
    Apr 29, 2012 @ 13:42:08

    akhir.a,,,FF yang tiap hari aku nantikan muncul juga,,,
    mian,,baru bisa comment,,,

    Reply

  16. Alya Shafira Lamato
    Apr 29, 2012 @ 14:22:24

    HIDUP ELF QYAHAHAJAJAJAHHAHAHA #evillaughagain
    Oke akhirnya sooman memberi kebaikan, tapi sungminku cintaku TT.TT apa yang terjadi huhuhu donghae salah sebut nama tuh.. harusnya alya shafira lamato #ngarep

    Reply

  17. Park Seun Min
    Apr 29, 2012 @ 14:35:14

    omo!! Aigo~ unyu unyu deh haenya. u,u lagi galau gara2 ga nonton SS4 dan ga bisa ngeliat hae. Tapi ff ini ampuh banget buat ngilangin galau aku. Hehe, daebak!! 😀

    Reply

  18. kim seera
    Apr 29, 2012 @ 15:42:18

    akhirnya publish jga ni ff ^^

    Reply

  19. deewookyu
    Apr 29, 2012 @ 16:02:59

    Beneran nih ada squelnya…
    Deebaakkk!!!!!

    DITUNGGU YA CHINGU!

    Reply

  20. sclouds9
    Apr 29, 2012 @ 17:41:14

    daebak!endingnya sangat2 gx mengecewakan.puas bgt akhrnya couple ini happy ending.sequel ya?jeball.. *puppy eyes*

    Reply

  21. Nindy
    Apr 29, 2012 @ 18:00:49

    Ne,saranghae oppa!!!!
    i always love you!!!
    mau yg full nya,tdi dah sms.
    no q xl klo nasalah blkng nya 3139…

    #maklum,blum apal ntu no.

    Reply

  22. elitasyaravina
    Apr 29, 2012 @ 18:28:02

    authoor mana yg full version?? dah gak sabaaar! >.<
    *bawa pompom

    Reply

  23. Marcellina Yang 양주홍 (@CellGyu)
    Apr 29, 2012 @ 18:58:52

    waahhh daebak author (y)
    FF yg sdh ku tunggu” ini xD
    akhirnya happy ennding jg ^^
    minta sequel + minta side love storynya kyu jg yah 😀
    xixi

    Reply

  24. mochimochi
    Apr 29, 2012 @ 19:06:45

    Thoorrr..
    Dari awal sampe akhir ceritanya keren”
    DAEBAKK!!! ><b

    Reply

  25. haenisa_chan
    Apr 30, 2012 @ 12:55:38

    thor yang part full versionnya mana??
    kok yang ini di skip *oyong* (otak yadong maksudnya)

    Reply

  26. m.e.y.
    Apr 30, 2012 @ 13:36:55

    Yeee…. ! Akhirnya part 10. FF yang kutunggu-tunggu akhirnya muncul juga!!! Ku suka banget ff ini. Sequel donk thorrr….

    Reply

  27. ocha
    Apr 30, 2012 @ 16:24:56

    Endingnya daebak banget lahhh
    Sekuel dongg

    Reply

  28. tanaya
    Apr 30, 2012 @ 16:41:32

    Seneng dehh happy ending..
    Koq dskip sihh thor..kt’y mw bkin 2 versi??

    Reply

  29. Pradipta
    Apr 30, 2012 @ 23:47:52

    Ff pertama yang aku baca disini dan itu keren. Pengambaran karakter yg sangat sempurna.

    Reply

  30. dida radiant
    May 01, 2012 @ 07:42:38

    keren bt………
    dari pertama baca udah suka bgt!!!!
    top!!!!

    Reply

  31. Hilda Savira
    May 01, 2012 @ 14:22:28

    bagus ^^ endingnyaa daebakk bangett akhirnyaa si sooman luluh juga hatinyaa XD

    Reply

  32. fzeskafelicia
    May 01, 2012 @ 19:27:53

    dari part 1 ampe akhir selalu ngikutin.. sosweet.. behhhh.. mantap dah..

    Reply

  33. Hae Minchan
    May 02, 2012 @ 11:32:01

    Happy Ending!!!!!!!!!!!!

    Reply

  34. Unhy junet junartimansur juny
    Jun 08, 2012 @ 20:34:14

    Happy ending..^_^

    Reply

  35. CloudKimJongWoon
    Jun 25, 2012 @ 11:44:31

    Author daebak >< .

    Reply

  36. choi
    Jul 12, 2012 @ 21:30:52

    wah.. jeongmal daebak… author.. fighting!!!

    Reply

  37. lee vie wook
    Sep 11, 2012 @ 10:29:17

    thor minta PW yang full vertion donkzt… niegh emailQ vierav@rocketmail.com

    Reply

  38. vina I.S
    Mar 06, 2014 @ 14:52:55

    Wah bagus thor
    Daebakkkkk

    Reply

  39. Femkim
    Oct 23, 2015 @ 12:26:12

    Akhirnya para member mendapatkan apa yg mrk inginkan

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: