[Special Post For Holiday] BLUELF Season 2

Author : Asuchi

Main cast :

–            member Super Junior dorm 11

–            Jewelie (5 pacar tercinta HyukJae yg akur, aman, tertib, bersahaja, kompak dan pelit) Kim Chunhei, Han Yoori, Choi Jooeun, Han Sora, dan Kim Seorin

–            Kim Boram, adik tiri Kim Heechul, Yesung yeojachingu

–            Park MinRin, Kyuhyun yeojachingu

–            Shin Jungrae, Ryeowook yeojachingu

–            Yoon Rara, Sungmin yeojachingu

Support cast :

–            member Super Junior yg lain

genre : Humor nanggung

…o0o…

“Hyuk..”

“Ya, Kyuhyun-a. Panggil aku hyung.”

“Sudah lah itu tidak penting. Kau tahu blog Super Junior Fanfiction yang dari Indonesia itu?”

“Aa ye. Waeyo?”

“Mereka mengadakan kontes menulis fanfic yang nantinya akan dibukukan. BLUELF Season 2.”

“Jeongmal? Para Jewelie harus ikut kontes itu. Adalah suatu hal yang membanggakan jika nama para kekasihku terpajang di sana sebagai author.”

“Kau berlebihan sekali Hyuk! Tapi memang aku mau mengajakmu bekerja sama untuk menahan pacar kita di dorm ini sampai mereka bisa menghasilkan sebuah fanfic.”

“Aku setuju.”

“Loh, Yesung hyung, sejak kapan di situ?”

“Sejak Ddangkoma berjalan ke kakimu Hyukkie.”

“Sudah diputuskan. Sekalian saja, pacar Sungmin hyung dan Ryeowook kita ajak juga.”

“Oke.”

o0o…


Jungrae, Jooeun, Chunhei, Boram, MinRin, Seorin, Yoori, Sora, dan Rara duduk dengan kaku di sofa yang ada di dorm Super Junior lantai sebelas. Mereka bingung dengan pacar mereka yang tiba-tiba mengumpulkan semuanya dan kini menatap tajam sambil berdiri dengan kedua tangan dilipat di dada.

“Ada apa ini?” Tanya Chunhei setelah lebih dari dua puluh menit mereka ada dalam diam. Dia merasa seperti seorang maling yang baru saja tertangkap satpam.

“Kalian ditahan di sini selama seminggu. Kami sudah meminta ijin kepada semua pihak yang bertanggung jawab terhadap kalian, jadi kalian tak usah khawatir.” Jawab HyukJae tanpa mengubah posisinya.

“Untuk apa?” Tanya Jooeun.

“Untuk membuat fanfic yang nantinya dikirim ke Super Junior Fanfiction, blog khusus fanfic tentang kami di Indonesia.” Jawab Kyuhyun sambil menyodorkan laptop miliknya dan memperlihatkan sebuah artikel di sebuah blog yang merupakan blog Super Junior Fanfiction.

“MWO???????” Tanya semua yeoja di ruangan itu.

“Tak ada protes.” Kata Yesung dengan tatapan menyeramkan.

…o0o…

1st day..

Seluruh yeoja ‘ngambek’ dan menolak keinginan para namjachingu mereka. Mereka melakukan aksi tolak bicara pada namjachingu mereka. Tapi tetap saja mereka tidak diijinkan untuk meninggalkan dorm. Dan karena aksi tolak bicara, mereka sulit untuk protes pada para namjachingu mereka.

2nd day..

Setelah mengadakan rapat evaluasi, para namja diharuskan meyakinkan pacar mereka untuk mau tinggal selama seminggu dan membuat fanfic.

Yesung merayu Boram dengan super large big jumbo poster Chelsea FC. Tapi Boram menolak dengan alasan dia bisa mendapatkan poster itu jika meminta pada Heechul. Setelah berbicara cukup lama lewat tatapan mata, Boram setuju untuk tinggal.

Sungmin merayu Rara dengan gaya super manis. Tapi Rara tetap bergeming, dia bersikukuh ingin pulang. Akhirnya, dengan ancaman putus hubungan, Rara tetap tinggal.

HyukJae mengajak kelima yeojachingu dia ke kamarnya. Dia lalu mengambil tabungan miliknya. Lalu memperlihatkan isinya pada Jewelie. HyukJae berjanji akan mengeluarkan 1/50 dari tabungannya untuk Jewelie jika mereka mau tetap tinggal dan membuat fanfic. Semua Jewelie langsung sepakat tanpa syarat.

Ryeowook berbicara dari hati ke hati pada Jungrae. Dan karena kecintaan Jungrae pada Ryeowook, dia dengan mudah mengiyakan permintaan Ryeowook.

Kyuhyun berusaha mengintimidasi MinRin agar yeojachingunya itu mau tinggal. Tapi tidak berhasil. MinRin mengajukan syarat pada Kyuhyun, Kyuhyun harus membuat soal matematika super sulit untuknya. Keduanya pun sepakat.

3rd day..

Para yeoja dikumpulkan di satu ruangan untuk melaksanakan tugas mereka yaitu di ruang tengah. Tapi kemudian semuanya berpencar untuk menemukan tempat yang nyaman bagi mereka. Jungrae lebih senang berada di dapur, agar tidak jauh dari Ryeowook. Jewelie selalu berada di kamar HyukJae. Boram tidak terpaku di satu tempat, kadang di depan akuarium Ddangko, kadang di ruang tengah, kadang di kamar mandi. Rara selalu berada di ruang tengah, di depan televisi. MinRin selalu berada di kamar Kyuhyun, bahkan si empunya kamar sering dia usir karena katanya dia butuh ketenangan.

4th day..

“Putri aneh, kau sudah menulis sampai mana?” Yesung menghampiri Boram yang sedang menatap layar netbooknya.

Boram mendelik Yesung sejenak. “Kenapa Hee oppa mengijinkan aku dipenjara begini?” Tanyanya dengan tampang frustasi.

“YA! KENAPA KAU MALAH MENONTON MAKBANSHI????” Yesung murka melihat apa yang terpampang di netbook milik Boram.

“Mencari inspirasi sambil memandang wajah Seunghyun yang masih muda.” Jawab Boram santai.

HyukJae menghampiri para yeojachingu dia yang sedang menatap layar laptop mereka kecuali Seorin, dia tidur.

“Bagaimana perkembang fanfic kalian?” Tanya HyukJae lengkap dengan penampakan gummy smilenya.

Jooeun menatap nanar HyukJae. “Kau suruh saja aku membaca buku dua juta halaman daripada kau menyuruhku membuat fanfic, aku tak mampu. Kau tahu aku pembaca bukan penulis.” Katanya kemudian menangis.

“Oppa bilang oneshot, aku ini penulis novel. Sulit untuk membuat cerita singkat seperti itu. Lihat saja, baru perkenalan saja aku sudah membuat sepuluh halaman.” Ujar Chunhei sambil menyodorkan laptopnya.

“Aku sedang tak ada ide oppa.” Jawab Yoori pendek.

“Yeobo, aku sudah setengah jalan. Coba kau lihat.” Kata Sora senang, dia kemudian menyodorkan laptop miliknya.

HyukJae membaca setiap kata yang ditulis Sora, matanya membelalak lebar. “SUDAH KUBILANG JANGAN MEMBUAT FANFIC YADONG!!!” Teriak HyukJae dengan muka merah. Bukan karena dia marah, tapi semua yang Sora tulis adalah berdasarkan kisah nyata dirinya dan Sora.

“Waeyo? Ini kan ratingnya PG-15.” Tanya Sora bingung.

“Di Indonesia itu NC-17 Sora sayang. Lagipula, maksimalnya itu PG-13 standar Indonesia. Jebal, buat yang biasa saja.” Pinta HyukJae.

“Kekeke..” Sora cengengesan.

HyukJae menoleh ke arah Seorin. Dia hanya geleng-geleng kepala. HyukJae menyerah kalau Seorin sudah tidur.

“Ya, Park MinRin! Bagaimana fanfic milikmu?” Tanya Kyuhyun yang menghampiri MinRin dengan mata menatap layar PSP di tangannya.

“Kau gila Kyu. Menyuruhku membuat fanfic? Jangan harap aku mau. Suruh saja aku mengisi soal-soal matematika, dengan senang hati aku akan melakukannya.” Jawab MinRin ketus.

“Kau tidak pintar mengarang cerita ya?” Tanya Kyuhyun sambil melihat MinRin yang malah melihat-lihat buku milik Kyuhyun, laptop miliknya tergeletak mati di meja begitu saja.

“Kalau iya kenapa?” MinRin menatap tajam Kyuhyun.

Kyuhyun diam. Dia kembali memainkan PSPnya, menyerah soal MinRin, atau takut?

Sungmin memperhatikan Rara yang terlihat sibuk dengan laptopnya. Mereka duduk berhadapan, jadi Sungmin tidak tahu apa yang Rara lakukan.

“Jagiya, kau membuat aku sebagai pemeran utama kan?” Tanya Sungmin tak lupa senyum aegyo khasnya.

Rara tak mendengar apa yang Sungmin tanyakan karena telinganya memang disumpal oleh headset.

Sungmin kemudian berpindah duduk ke samping Rara. “IGE MWOYA???” Tanyanya sambil menunjuk-nunjuk layar laptop Rara. Headset di telinga Rara dilempar entah kemana.

“Aku sedang mengisi kuis ‘seberapa tahu anda tentang Yeoseob’ oppa. Kau bisa membacanya sendiri kan?” Jawab Rara enteng.

Sungmin menggigit ujung bajunya. “Aku menahanmu di sini untuk membuat fanfic, bukan mengisi kuis.” Katanya dengan tampang sedih.

“Tapi aku tidak bisa membuat fanfic oppa.” Jawab Rara sambil menggembungkan kedua pipinya.

“Jagi, kau pasti lelah. Aku sudah membuatkan makanan.” Ryeowook menghampiri Jungrae dengan nampan berisi kue cokelat buatannya. “Sudah sampai mana?” Tanyanya.

“Sebentar lagi.” Jawab Jungrae tetap berkonsentrasi mengetik sesuatu dengan keyboard netbooknya.

Ryeowook penasaran dengan fanfic yang Jungrae buat, dia lalu mencuri lihat layar netbook Jungrae. “Ini puisi kan? Kau disuruh membuat fanfic jagi, bukan puisi.” Katanya begitu tahu apa yang Jungrae buat.

“Aku bukan orang yang punya kemampuan seperti itu jagi.” Kata Jungrae.

“Ya sudah. Kau buat puisi saja, aku tak akan menyuruhmu membuat fanfic.”

“Ne jagi. Saranghae.” Kata Jungrae sambil menatap lembut Ryeowook.

“Na do.”

o0o…

“MinRin, Jooeun, Jungrae, dan Rara sudah tidak bisa diharapkan. Tinggal Seorin, Yoori, Sora, Boram dan Chunhei yang masih ada kemungkinan. Ottohke? Waktu kita tinggal tiga hari lagi.” Tanya Sungmin frustasi.

Kelima namja penghuni dorm lantai sebelas suju sedang mengadakan rapat evaluasi di kamar YeWook.

“Boram tergantung mood. Dia sudah membuat enam fanfic, tapi semuanya cuma setengah. Dia bilang idenya menguap begitu saja.” Kata Yesung.

“Yah, Seorin pandai menulis. Tapi dia lebih banyak tidur daripada membuat fanfic. Yoori masih belum menemukan ide. Chunhei, dia sangat pintar menulis tapi dia memang tak pandai menulis oneshot. Dan Sora, dia paling pintar membuat cerita yang ringan dan menyenangkan. Tapi dia sedang terobsesi dengan cerita Yadong. Jadi dia selalu menulis fanfic yang menjurus ke yadong terus.” Kata HyukJae.

“Itu salahmu.” Komentar Kyuhyun.

“Tapi hyung lebih baik daripada aku, Kyu dan Sungmin hyung. Kami sudah tak ada harapan soal uri yeojachingu.” Kata Ryeowook.

“HAAAHHHH……” Kelima namja itu menghembuskan nafas berat.

5th day..

“Kami kan sudah pasti tidak akan menghasilkan satu fanfic pun. Kenapa kami masih ditahan juga?” Tanya MinRin kesal karena langkahnya dihalangi saat dia mau keluar dorm.

Yesung yang menahan MinRin langsung menatap kekasih Kyuhyun itu. “Kalian harus tetap berada di dorm. Tidak peduli walaupun kalian tidak membuat fanfic.” Kata Yesung.

“Tapi oppa benar-benar tidak ada pekerjaan. Sudah jelas fanfic itu cerita yang dibuat oleh penggemar dengan menggunakan tokoh idolanya. Tapi kami kan yeojachingu kalian, kenapa harus membuat fanfic juga?” Protes Jungrae.

“Kalian mengidolakan kami juga kan? Ya itu sama saja.” Jawab Kyuhyun dari belakang.

“Bahkan kalian bisa dengan mudah membuatnya, tinggal menceritakan pengalaman kalian dengan kami.” Tambah HyukJae.

Jooeun langsung menjitak kepala HyukJae. “Itu bukan fanfiction Hyuk babo.”

“Sudah. Kalian kembali saja. Jangan berharap bisa keluar dari sini.” Kata Yesung sambil mendorong tubuh yeoja yang ada di depan pintu keluar.

Tak lama setelah itu, bel dorm berbunyi, Yesung melihat siapa yang datang dan membuka pintu begitu tahu kalau yang datang adalah rekan mereka.

“Annyeong…” Sapa keempat namja penghuni dorm Super Junior lantai dua belas plus Siwon setelah mereka masuk.

Boram yang mulanya duduk di samping rak sepatu langsung menghampiri Heechul. “Kau akan menyesal sudah memberikan ijin aku dikurung disini.” Kata Boram dingin begitu dia berhadapan dengan kakak tirinya itu.

“Kau mau mengancamku hah? Siapa kau, berani mengancamku?” Tanya Heechul tak kalah dingin.

“Aku bisa melakukan apapun yang aku mau pada kekasihmu itu.” Jawab Boram sambil menatap kucing yang sedang dipangku Heechul.

“Kau akan mati sebelum melakukan hal itu pada Heebum.”

“Dan kau akan mati sebelum aku mati.”

Leeteuk sang leader langsung bertindak begitu tahu atmosfir di dorm berubah suram karena dua orang aneh sedang bertengkar. Dia langsung mengeluarkan feromon malaikatnya. “Sudah. Kalian jangan bertengkar. Lusa kan kalian bisa keluar dari dorm. Tapi aku tahu kalian sudah sangat bosan dipenjara seperti ini. Kami kemari bermaksud mengajak kalian untuk pergi keluar, sekedar menyegarkan otak dan membantu kalian mencari inspirasi.” Katanya cepat.

Mata Boram yang tadinya menatap sinis Heechul berubah menjadi tatapan super manis yang malah terlihat menjijikan. Seorin langsung bangkit dari tidurnya mendengar dia bisa keluar dorm. Dan yeoja lain yang sedang berpencar langsung berkumpul mengerubuni Leeteuk.

“Hutan..” Kata Boram.

“Mall..” Kata Jungrae, Jooeun, Rara dan Yoori.

“Toko buku..” Kata MinRin dan Chunhei.

“Bioskop..” Kata Sora.

“Hotel..” Kata Seorin.

“MWO????” Semua menatap Seorin.

“Aku ingin tidur di kasur mahal.” Kata Seorin lagi.

…o0o…

Seluruh member Super Junior dan sembilan yeoja itu pergi ke pinggiran kota Seoul. Sebuah villa milik Siwon menjadi tempat untuk penyegaran mereka. Para yeoja terlihat senang, bebas dari penjara yang mengurung mereka. Padahal mereka berada di ruangan yang sama selama lima hari bersama namjachingu mereka, tapi ternyata mereka tetap merasa tertekan.

“Gomawo hyung. Mungkin memang kita keterlaluan sudah menuntut mereka seperti itu.” Kata Sungmin pada Leeteuk.

“Memang tidak seharusnya kalian menekan mereka seperti itu.” Kata Leeteuk bijak.

“Mereka terlihat senang hyung.” Komentar Donghae.

“Ne.” Kata Yesung sambil menatap para yeoja yang sedang tertawa.

6th day..

Tak ada keluhan, protes atau suara-suara yang mengatakan kalau para yeoja ingin keluar dari dorm. Seluruh namja penghuni dorm sebelas sudah menghilang sejak pagi. Semuanya memiliki jadwal yang padat. Berbeda dengan hari-hari sebelumnya yang minimal ada satun namja yang mengawasi para yeoja.

Yeoja yang masih berpotensi membuat fanfic berkumpul di kamar KyuMin dan bergulat dengan laptop mereka. Yeoja yang sudah tak memiliki harapan, memiliki kesibukan sendiri. Jungrae melanjutkan membuat puisinya karena dia tidak bisa les memasak pada Ryeowook. MinRin mengerjakan soal-soal matematika yang Kyuhyun berikan sebelum kekasihnya itu pergi. Rara berkutat dengan laptopnya, mencari informasi tentang Yeoseob. Dan Jooeun membaca buku apa saja yang dia temukan.

Semua yeoja sudah sepakat untuk memberikan hasil yang baik bagi para kekasih mereka. Jadi yang tidak bertugas membuat fanfic pun kadang membantu sedikit para yeoja yang menjadi harapan namja-namja aneh itu.

7th day, last day..

“Kami sangat berharap kepada kalian berlima. Ini hari terakhir kalian. Kami tahu kami terlalu memaksa kalian, tapi kami benar-benar berharap kepada kalian.” Kata Yesung lembut pada Jewelie, kecuali Jooeun, dan Boram.

“Kami sudah menyelesaikan fanfic yang kalian inginkan.” Kata Yoori.

“De?” Tanya Sungmin kaget.

“Kami juga ingin membuat kalian senang dan bangga. Walaupun kami tidak senang karena dipaksa, tapi kami tahu kalian begitu berharap kepada kami. Dan kami ingin sekali membuat kalian senang. Dan tadaaaa….” Sora memperlihatkan layar laptopnya. Diikuti Jooeun yang mewakili Seorin, Boram, Yoori dan Chunhei.

“Kami sudah menyelesaikan fanficnya.” Ucap mereka bersama.

Yesung, Kyuhyun, Ryeowook, Eunhyuk dan Sungmin terharu dan tak percaya. Mereka mengambil satu-satu laptop para yeoja, membaca fanfic yang dibuat mereka.

“Ceritanya indah.” Komentar HyukJae  setelah membaca fanfic buatan Chunhei.

“Bagus.” Kata Kyuhyun dingin lalu mengembalikan laptop yang dipegangnya pada Seorin.

“Lucu.” Ujar Ryeowookk begitu selesai membaca fanfic milik Sora.

“Romantis.” Kata Sungmin setelah membaca fanfic punya Yoori.

“Aneh.” Komentar Yesung setelah membaca fanfic buatan Boram. “Seperti orangnya.” Tambahnya.

“Lalu siapa yang mau menerjemahkan fanficnya?” Tanya MinRin sambil mengemut es krim yang dibelikan Kyuhyun kemarin.

“Ye?” Kyuhyun terlihat bingung dengan pertanyaan MinRin.

“Loh, fanficnya harus berbahasa Indonesia kan? Mungkin mereka mengerti hangul, tapi kan kasihan panitianya kalau harus menerjemahkan dulu, belum harus ada penilaian juga.” Lanjut MinRin.

“Kami tidak berpikir sampai sana.” Kata HyukJae sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.

“MWOYA??? JADI USAHA KAMI INI SIA-SIA????” Teriakan seluruh yeoja membahana di dalam dorm.

-end-

Saia tahu saia tidak menghasilkan karya yang bagus (-_-)a, beloman ke hutan buat nyari inspirasi…

7 Comments (+add yours?)

  1. Vie
    Jul 16, 2012 @ 20:35:19

    ^^
    Benar-benar bikin ketawa gegulingan di lantaim

    Reply

  2. aufa pasuma
    Jul 16, 2012 @ 21:09:48

    wuahahahaha#ngakakguling2an
    eunhyuk punya pacar bnyk bgt
    waaaahhhh thooor cerita’a kocak
    keren juga deeeeehhh 😀 😀 😀 😀

    Reply

  3. arra
    Jul 16, 2012 @ 21:14:24

    Ngakaaaakk mampuzzz,huahahahaaaaa XD

    Reply

  4. chai
    Jul 16, 2012 @ 23:14:44

    kocak ^^
    sering sering bikin fanfic yg kayak gini… ‘menyegarkan’

    Reply

  5. mei.han.won
    Jul 17, 2012 @ 11:07:36

    lucu bgt…
    Apalgi waktu seorin yg pengen ke hotel…cuman mau tidur d ksur mahal….hahahahaha

    Reply

  6. Mae Jong Woon
    Jul 17, 2012 @ 11:14:37

    Bagus ko’ like this lah 😀

    Reply

  7. ve
    Jul 17, 2012 @ 12:05:49

    ahahahaha. . .
    kocak abiz. .hwahahahha. . . .

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: