[FF Of The Week] [ONE-SHOT] Married by Accident ?!!

[ONE-SHOT] Married by Accident ?!!

Title: [ONE-SHOT] Married by Accident ?!!
Author: [Ve] Hyun~ Ae
Cast: Song Hyun Shi [OC], Lee Hyukjae
Genre : Comedy, Romance, Geje [kalo ada?]
Rating : PG-15
*annyeong readers.. ini ff abal-abal author bikin pas lagi pengen yang hepi hepi tp rada sableng jadi mianhae kalo mendadak author jadi geje haha [abaikan] dan terlalu imajinatif (?) ato ada kesamaan nama-tempat-cerita blablabla but seriously this story is completely mine. anyway, happy reading~^^ [bow with Eunhyuk oppa]*

[Eunhyuk’s pov]

“MENIKAH??”
tanyaku pada eomma dan appa yang sumringah didepanku ini.
“Iya benar, Hyukjae. Perusahaan appa di-merger dengan perusahaan calon istrimu. Kami sudah sepakat menikahkan anak kami. Kau senang kan segera melepas masa lajangmu?”
HAHAHA. Pertanyaan appa barusan emang bikin ketawa. Yang benar saja? Tentu saja aku senang sekali!
“Iya! Tapi siapa calon istriku?”
“Temanmu SMA dulu. Oh, ya, tapi untuk tahap pendekatan, kalian akan tinggal satu apartemen. Jadi, siap-siap saja tinggal dengan yeoja itu.”
WOW! Sipp! Teman SMA ato siapalah itu yang penting yeoja! 100% yeoja!! Satu apartemen? Wuihh.. mimpi apa sih aku semalem??? Ketiban duren? Jujur saja, selama ini aku selalu gagal jika berhubungan dengan wanita, jadi aku turuti saja saran orang tua. Bukannya kata orang saran ortu memang paling manjur ya? Hehe.
“OKE! Siap, eomma!”
“Itu, ambil kunci apartemenmu disitu. Jangan salah kamar ya. Nomor 818”
“Siaaaap!” kataku sambil mengambil kunci keberuntunganku itu lalu dengan beringas (?) mengemasi barang-barangku.

Buseet dah. Ini apartemen oke juga ya. Baru semalam saja aku bobok disini, sudah terasa disurga. Seketika kupandang apartemenku ini sambil menyandarkan badanku ke dinding putih disampingku.
Wow!
Living roomnya oke, dapurnya apalagi kitchen setnya oke, kamar mandi oke, jendela besarnya oke, sofanya plus TV plasma terbarunya oke, berasa punya home teather [!], dan yang paling oke adalah kamar tidur itu. Gayanya modern agak futuristic, kasur putihnya empuk, jendelanya besar, tirainya warna cokelat, dan wallpapernya ada kesan romantisnya. Waah, ortuku memang pintar membaca pikiran anaknya ya.
Oh, ya, tapi kapan calon istriku itu datang ya? Eomma-appa hanya bilang minggu ini tapi kapan? Hehe, tidak sabar juga menunggu datangnya wanita masa depanku itu.
Seketika kukibas-kibaskan tanganku. Panas juga ya siang ini, lagipula ACnya belum bisa menyala. Kata OB yang kemarin kemari, AC baru bisa dibetulkan besok. Aku lalu berjalan ke kamar mandi. Aku mau mandi saja biar tidak kepanasan. Lagi pula aku belum mandi daritadi pagi.

[Hyun Shi’s pov]

“Eomma, apa apartemen itu sesuai dengan yang aku mau?” tanyaku pada eomma yang ada diujung telepon sana. Ya. Aku akan pindahan. Eomma bilang sudah menyiapkan tempat sesuai dengan yang aku inginkan. Eomma baik sekali, mau mencarikanku apartemen baru.
“Tentu, sayang. Kapan kau akan pindahan? Besok bagaimana?”
Eh~ aku mengernyitkan alis. Besok? Besok ini? Terlalu cepat tidak ya? Uhm~ ga papa lah lagi pula aku juga ingin cepat-cepat pindahan. Siapa tahu aku lebih lucky, hehe.
“Iya, besok juga tidak apa-apa, eomma”
“Oke. Eomma tutup teleponnya ya sayang, eomma belum selesai rapat. Nanti eomma telpon lagi”
“Oke, daaah eomma, saranghaeyo~”
Ups. Eomma sedang rapat rupanya. Hufft~ aku menghela nafasku. Jujur saja, aku rindu sekali pada eomma yang ada di LA sana, sedangkan appa juga belum pulang dari Hong Kong, jadi sebisa mungkin aku jadi anak yang baik *ceilee~. Salah satunya dengan menuruti semua perintah eomma. Seperti pindah ke apartemen baruku besok, karena sebenarnya itu juga permintaan eomma. Saran eomma untuk gadis satu-satunya ini.
Bukankah kata orang saran ortu harus dituruti ya?

Yes. Hari ini aku pindahan. Taksi kuning ini berhenti seketika di depan gedung apartemen mewah tepat di tengah kota ini. Wow, dari luar saja sudah kelihatan bagus apalagi dalamnya. Segera kubawa koper-koperku dan masuk ke dalam. Jujur saja aku sudah tidak sabar.
Setelah perjalanan naek lift dan belok belok beberapa kali, akhirnya aku berhenti didepan pintu flat ini. Kulihat lekat-lekat angka yang nempel disana. 818. Benar kok ini flat yang dipesan eomma. Aku menghela nafasku sebelum membuka pintu ini. Duh~ aku deg degan mendapati apa yang ada dibalik pintu ini.
Seketika kutarik gagang pintunya. Loh? Tidak terkunci. Oh, pasti sudah dipersiapkan karena aku akan datang. Wow, prepare yang cukup mengesankan. Sedetik kemudian mataku terbelalak mendapati apa yang ada dihadapanku.
Omoo~ Ruangan besar berwallpaper putih dan jendela besar dengan tirai merahnya, sofa merah besar, lantai marmer, dan harum semerbak lavender. Aku melangkahkan kakiku perlahan sambil mengagumi apa yang aku lihat. Semuanya tampak sempurna. Dapur dan kitchen setnya itu.. aaa~ bikin lumer pokoknya. Aku meletakkan koper cokelatku dan seketika menghempaskan tubuhku ke sofa merah ini sambil terus mengagumi apa yang tampak dimataku ini. Aissh~ tahu begini aku pindah saja dari kemarin-kemarin.
Setelah puas guling-gulingan di sofa merah ini, aku beranjak berdiri mencari ruangan yang daritadi aku pikirkan. Yap. Kamarku. Seketika aku menuju ruangan itu, dengan pintu putihnya yang sedikit terbuka. Dan yak~! Kamar ini sesuai dengan harapanku. Kasur putihnya ekstra besar dan jendela-jendela bertirai cokelat mengelilinginya. Ada juga cermin rias besar disana. Aku bercermin dan mendapati wajah sumringahku benar-benar tampak jelas terpancar. Seketika mataku menangkap sesuatu. Apa itu? ada pintu putih disana. Aku berjalan menghampirinya. Oh~ itu pasti kamar mandi. Aaa~ aku tidak sabar melihat kamar mandinya..
Ckrek.. Ckrekk..
Aku bergidik. Loh.. suara apa itu? Aku mengerutkan keningku mendapati pintu kamar mandi itu sedikit bergerak-gerak. Apa iya ada hantunya? Ihh~ masa sih? -_-“
Seketika aku berjalan lagi, pelan-pelan sambil berhati-hati plus was-was menyadari ternyata memang ada sesuatu dibalik pintu itu.
Ehhh~ aku kok merinding ya? Aku tetap berjalan kearah pintu itu sambil berjinjit.
Satu.. dua.. tiga..
Cklek..
Dan pintu itu pun terbuka dari dalam.
OMOOOOO~!
Mataku terbelalak dan tenggorokanku tercekat mendapati sesosok namja telanjang dada dan hanya berhanduk muncul dari balik pintu itu.
Si..siapaaaaa?
“KYAAAAA!!” seketika aku berteriak sekencang-kencangnya sambil menutup mataku dengan lengan kananku. Idih~! Mimpi apa sih aku semalam.. baru pindahan saja sudah ada orang asing masuk kamar baruku. Cuma handukan pula!
“Eitsssss! Jangan takut! Ini aku!” kata namja itu sambil mengibas-ibaskan tangannya. Aku mengintip sedikit dari balik lenganku.
“Si..siapa?”
“Hyukjae! Aku Lee Hyukjae alias Eunhyuk.. Hloh, kau.. kau bukankah Hyun Shi?”
Hloh~ namja ini mengenalku. Eh, siapa tadi? Eunhyuk? Sepertinya aku pernah dengar nama itu. Seperti nama teman SMAku. Aku mengernyitkan alisku. EH~ benar! dia teman SMAku dulu.
“Eunhyuk? Teman SMAku? Sedang apa kau disini?” kataku sambil sedikit membuang muka. Nanti dia keGRan mengira aku antusias melihat pemandangan namja handukan didepanku ini.
“Iya, aku Eunhyuk, kau ingat kan? Eh~ tunggu, berarti..”
Hlooh~ kenapa dia tiba-tiba menghentikan ucapannya dan kelihatan sumringah begitu sih? Lagipula.. apa yang dia lakukan di kamarku? Numpang mandi???
“Hyun Shi.. kau..”
Apa sih? aku masih pasang tampang bingung -,-“
“KAU TUNANGANKU!”
MWOOO~??!
Mataku terbelalak lebar. Jantungku copot. Lututku lemas. Mulutku menganga *kurang apa coba?* apa tadi dia bilang? TUNANGAN??!
satu.. dua.. tiga.. empat.. lima..
Lima detik kemudian aku mengerjapkan mataku dan menyadari tubuhku mematung dihadapan namja sumringah yang hanya handukan itu. Aku menggeleng-gelengkan kepala tidak percaya.
“Tu.. tunangan..?”
“Iya, benar! Hloh, orang tuamu tidak memberitahumu? Itu alasan orang tuamu ingin kita tinggal satu atap kan? Heheheee”
‘Heheheee’? Satu atap? Apa itu lucu~???
“Satu atap??”
“Iya. Kalau kita sudah melakukan pendekatan, kita langsung menikah”
MWO~? Menikaaaaah? Kata apa itu tadi?
“Menikah? Maksudmu kau dan aku..”
“Ah, Hyun Shi-ssi, kau tampak kelelahan. Kita bicarakan nanti saja ya. Sini aku bawakan kopermu”
Tanpa mengiyakan dia langsung berlalu melewatiku dan mengangkat koper-koperku.
Tunggu. Apa iya namja kepedean itu mau angkat-angkat koperku dengan posisi hanya handukan seperti itu -___- bukankah itu berbahaya bagi pemandangan mataku?? Kalau-kalau handuknya yang tampak tipis itu terlepas dari sana kan bisa tewas aku.
“Eunhyuk, aku sarankan kau berpakaian dulu”
Dia menoleh. Tampangnya polos. “Eh, kenapa?”
“Pabo! Aku cewe tau! Mana bisa aku lama-lama melihatmu berkeliaran hanya handukan seperti itu!”
“Ehehe. Tidak apa-apa kan, nanti kau juga terbiasa” katanya cengengesan.
Mwoo~! Aku menghela nafasku pasrah.
Aku tidak bisa membayangkan hari-hariku berikutnya akan seperti apa dengan namja super kepedean ini.

[Eunhyuk’s pov]

Sudah jam 10 malam. Kulihat yeoja itu mondar mandir diruangan ini sambil menempelkan ponsel di telinganya. Ooo~ jadi Hyun Shi tunanganku. Kami berteman cukup akrab dulu. Kami sering main bareng. Kami juga pernah satu tahun sebangku saat di tingkat dua. Huhm.. Dia lumayan juga. Dulu dia terkenal pandai di SMA. Dia juga baik dan punya banyak teman. Trade recordnya juga lumayan. Dan.. dia cantik juga. Badannya juga bagus. Membentuk huruf S. Wajahnya juga imut, apalagi saat melihat pipinya merah merona karena mendapatiku telanjang dada tadi. Wah 100% masuk klasifikasi wanita masa depanku.
“Hufttt~” Ia menghela nafasnya sambil menghempaskan tubuhnya ke sofa merah itu dan menutup ponselnya.
“Bagaimana, Hyun Shi, kau sudah percaya kan?”
Ia memutar bola matanya. “Eomma baru bilang sekarang kalau kita ditunangkan. Eomma sengaja tidak mau bilang dulu. Aissh~ eomma..”
“Hehe. Tapi setidaknya orang tua kita senang. Bukankah kita dinikahkan untuk keberlangsungan perusahaan ortu kita?”
“Ya! Hyukjae~ aku tidak mempersiapkan apapun”
“Kau hanya perlu mempersiapkan masa depanmu denganku”
Siiiinggg..
seketika mata tajamnya melirikku. Serem juga ya dia, tapi lucu juga ekspresinya.
“Ya! Hyukjae~ aku serius. Kita bahkan jarang bertemu sebelumnya”
“Itu gunanya mereka ingin kita seatap”
“Apa?”
“Agar kita saling jatuh cinta”
Eitss~ mata itu lagi. Cantik juga kalau dia pasang tampang serem begitu hehe.
“Hyukjae~!!”

[Hyun Shi’s pov]

Apa tadi katanya? Saling jatuh cinta? Yang benar saja! Kita bahkan tidak pernah bertemu lagi sejak perpisahan SMA itu. Aduu~ bagaimana ini? Kalau aku menolak pernikahan ini, nanti aku bisa jadi anak durhaka [?]. Tapi, kalau menerimanya, aku kan tidak cinta, tapi masa iya harus cinta?
“Hyukjae~!”
“Hehe. Tapi memang harus begitu kan, Hyun Shi?”
Seketika aku menghela nafasku berat. Aduh, aku capek sekali rasanya hari ini usung-usung pindah apartemen. Mana ada jackpot namja yang tiba-tiba tinggal seatap denganku pula.
“Hyukjae, aku capek sekali. Aku mau tidur dulu”
Kataku sambil berjalan terhuyung-huyung ke kamar. Sampai dikamar aku langsung merebahkan tubuhku dan menarik selimut. Menenggelamkan kepalaku ke selimut putih ini dan menghela nafasku berat. Baru genap lima menit aku merasakan surga dunia kasur ini, tiba-tiba ada yang menggangguku lagi. Apa sih ini? Seketika aku menoleh ke kanan dan mendapati tubuh namja ini hanya beberapa senti saja dariku.
“YAK! HYUKJAE~ APA YANG KAU LAKUKAN DI KASURKU?”
“Eh~ ini kan kasur kita”
Mwo? Kita?
“Hyun Shi, hanya ada satu kamar di flat ini” katanya sambil menyunggingkan senyum yang.. tidak bisa dideskripsikan.
“Mwo~?? Hanya ada satu? Jadi..”
“Iya. Orang tua kita sengaja hanya ada satu kasur ini saja untuk kita berdua, hehe”
‘hehe’? Aaaa~ eomma, appa, menikah saja belum kenapa sudah satu kasur sih?
“Yak! Hyukjae! Kita bahkan belum menikah lalu kenapa satu kasur?”
“Eeeh, aku juga tidak tahu. Mungkin semakin sering berdekatan semakin baik”
Berdekatan -___-
Mwwooo~? apa sih yang ada dipikiran namja ini?
Eitts~tunggu sebentar, aku ingat sesuatu.
“Hyukjae.. kau masih yadong tidak?”
“Eh~ kenapa memangnya?”
“Kalau iya jangan dekat-dekat!”
“Wae? Nanti juga suatu saat aku akan menyentuhmu sepenuhnya”
Mwo~? Sepenuhnya? Namja ini.. sepertinya yadongnya abadi.
“Yak! Hyukjae~! Kau membahayakan!”
“Yak, Hyun Shi, makanya bersikaplah biasa saja” katanya sambil menyunggingkan senyum penuh arti (?) itu. Lagipula apa maksudnya dia bilang ‘biasa saja’? kalau tidak ‘biasa saja’ lalu kenapa -__-
Sedetik kemudian aku meraih guling putih itu dan meletakkannya tepat disamping kananku yang seketika membungkam wajah namja itu, lalu membalikkan badanku.
“Yak! Hyun Shi-ssi, kenapa ditaruh disini?” sudah kuduga dia bakal protes.
“Perbatasan”
“Mwo? Kenapa harus dibatasi sih?”
“Biar aku selamat besok”
“Aaa~ Hyun Shi-ssi..” rengeknya sambil meletakkan kepalanya diatas guling itu dan menekan-nekan punggungku dengan telunjuknya. Lagi-lagi namja yadong ini berusaha menggodaku.
“Jangan menyulut sengketa perbatasan”
“Yak! Hyun Shi, aku merindukanmu..”
Apa? Apa tadi katanya? Eh~ tapi nada bicaranya berbeda.
“Maksudmu?”
“Yak! Hyun Shi, jangan pura-pura pabo. Kita sudah lama sekali tidak bertemu. Aku kangen. Kau kangen aku tidak?”

[Eunhyuk’s pov]

Hehe. Sepertinya pertanyaanku barusan membuatnya bingung. Jujur saja, aku memang merindukannya. Makanya aku ingin memanfaatkan momen ini untuk pembicaraan yang serius, siapa tahu kami menyatakan perasaan kami masing-masing malam ini *pede totalitas*. Ayo, akuilah Hyun Shi kalau kau juga merindukanku.
“Ani”
-____________________- apa? sesingkat itukah?
“Yak! Hyun Shi-ssi.. kau tidak merindukanku?? Masa?”
Dia diam saja. Aku tidak bisa melihat wajahnya karena dia berbalik.
“Hyun Shi-ssi..” rengekku lagi sambil menekan-nekan pundaknya dengan telunjukku.
“Apa?”
“Aku ingin ngomong seriuss..”
Hore! Aku berhasil membuatnya membalikkan badannya lagi dan sekarang menatapku.
“Apa?”
“Hehe. Kau ingat saat SMA dulu apa yang pernah kulakukan padamu?”
“Menggunting rambutku”
“Bukaan, bukan yang itu. Kalau yang itu aku kan tidak sengaja. Yang kulakukan padamu ini sengaja”
Ia mengerutkan keningnya. “Apa?”
“Aku pernah menyatakan perasaanku padamu. Saat valentine itu. Kita duduk sebangku. Aku memasukkan cokelat ke lacimu. Masa lupa?”
Ia lagi-lagi mengerutkan keningnya. “Oh, yang dibungkus kuning itu?”
“Iyaa! Kau ingat!”
“Seingatku aku langsung membuangnya”
-___________- APA?! Jadi selama ini………..harapanku palsuu?!!
“Kau membuangnya? Kenapa tidak dibuka dulu bungkusnya??”
“Habisnya, bentuknya tidak keruan. Aku kira itu kertas contekanku, jadi aku buang. Lagipula kau kan sering seenaknya memasukkan sampah-sampah ke laciku”
“Yaaak! Hyun Shi kalau yang itu aku iseng. Aissh~ Hyun Shi-ssi, jadi selama ini kau mencampakkanku”
“Yak! Hyukjae! Mana aku tahu kalau itu cokelat” katanya sambil menutup matanya dengan lengan kanannya.
“Sekarang kau tahu kan? Perasaanku padamu”
“Itukan dulu”
“Sekarang masih, Hyun Shi-ssi. Jujur saja aku senang saat bertemu lagi denganmu. Cinta SMAku hehe. Apalagi nanti kau jadi wanita masa depanku. Dulu, mungkin aku tidak mendapatkanmu, gadis yang aku inginkan, tapi aku mendapatkanmu sebagai istriku. Keren kan hehe. Aku serius. Hyun Shi-ssi.. kalau sekarang kau tahu, lalu apa jawabanmu?”
satu.. dua.. tiga.. empat.. lima..
Tidak ada jawaban.
“Yak, Hyun Shi..” rengekku ketika tahu ternyata dia sudah mendengkur pelan.

[Hyun Shi’s pov]

Hehe. Aku pura-pura tidur. Apa tadi dia bilang? Cinta SMA? Wanita masa depan? Mendapatkan sebagai istri? Kereeeen? Aisssh~ namja yadong ini memang mudah sekali ditebak jalan pikirannya. Tapi ngomong-ngomong aku kaget juga ternyata dia menyimpan perasaan seperti itu, pantas saja daritadi dia menggodaku. Uhmm, tapi bagaimana perasaanku sendiri ya? Aku tidak mengerti. Tapi kalau dilihat lekat-lekat, namja ini tampan juga. Apalagi senyumnya. Meskipun sikapnya seperti itu, tapi dia tampak charming. Apa iya aku akan menyukainya? Mencintainya?
Tapi kan sekarang, masih ada dia.. Ya, namja yang aku cintai itu..

Sudah lebih dari dua minggu aku tinggal bersama namja ini. Ya. Aku selalu menjalankan rutinitas seperti biasa. Dia juga, meski kadang dia manja, minta dimasakin mcam-macam, minta diantar kemana-mana, minta dipijit ato apalah. Aissh~ kalo dia sudah memasuki tahap penggodaan dan menampilkan keyadongannya, tidak tanggung-tanggung kupukul kepalanya.
Seketika kutatap dia yang masih bergulingan disofa merah sambil menonton Running Man.
“Hyukjae, aku pergi dulu. Aku mau belanja sebentar” kataku sambil beranjak dari meja ini, meninggalkan laptop dan kertas-kertas tugas laporanku.
“Mau ditemani, jaggiyaa?”
-____- dia sebut aku apa tadi?
“Tidak” kataku berlalu darinya dan seketika membuka pintu flat ini.

[Eunhyuk’s pov]

Hahaha. Pipinya memerah saat aku memanggilnya jaggiya tadi. Aissh~ senang sekali ya rasanya menggoda yeoja lucu itu. Dia masih tidak mau mengakui perasaannya. Padahal aku selalu memancingnya. Mungkin belum waktunya saja. Aku akan tetap berusaha membuatnya mengakuinya, berusaha membuatnya sungguh-sungguh memandangku.
Pingg..pingg..
Hloh bunyi apa itu? Kenapa laptop Hyun Shi nyala-nyala? Aku penasaran..
Seketika aku berdiri menghampiri benda itu dan melihat apa yang ada dilayar.
Oh, layar chatting. Dia sedang chatting. Dengan siapa?
Hloooo~ apa ini?? Kok ada ‘oppa saranghae’ ‘oppa saranghae’???
Saranghaeeee??
Aku mengerutkan keningku. Melihat-lihat pembicaraan gadis itu dengan seorang namja. Kulihat nickname namja itu.
Choi Siwon.
Mataku terbelalak. Eeeeee~ Siwon? Choi Siwon yang juga teman SMA kita? Hyun Shi.. Hyun Shi dan Siwon berpacaran?? Hlah tapi kan dia tunanganku?
-______- aduh bagaimana ini? Masa iya aku akan berakhir menyedihkan seperti ini?
Sudah dicampakkan gara-gara dia membuang cokelatku dulu, sekarang ditambah dia ternyata sudah berpacaran dengan namja lain. Aaaa~ Hyun Shi, kau mau membunuhku yaa??

[Author’s pov]
Sudah dua minggu, ya dua minggu sejak Eunhyuk menyadari bahwa yeoja tunangannya itu menyembunyikan sesuatu darinya, bahwa ternyata yeoja itu sudah membangun hubungan dengan orang lain, Choi Siwon, teman SMAnya dulu. Dunia begitu sempit bukan? Tapi, Eunhyuk diam saja. Ia pura-pura tidak tahu apa-apa, ia menunggu sampai yeoja itu bilang langsung yang sebenarnya terjadi. Eunhyuk berusaha sabar. Tapi sepertinya kesabarannya habis. Ia ingin yeoja itu menyingkir secepatnya dari Siwon, setelah kejadian malam itu.

[Hyun Shi’s pov]

Eh? Kenapa? Tumben sekali namja yadong ini menatapku serius seperti ini. Sekarang kami sama-sama terduduk di sofa. Saling berhadap-hadapan. Dia bilang ingin ngomong sesuatu. Apasih? Serius sekali?
“Kita ditunangkan Hyun Shi-ssi, jangan lupa itu”
Sudah kuduga. Pasti pembicaraan akan mengarah kesini.
“Yak, Hyukjae. Aku tahu”
“Lalu, kenapa tidak pernah menyatakan perasaanmu? Aku selalu bilang kalo aku benar-benar menyukaimu. Mencintaimu malah. Sekarang giliranmu”
Aku terdiam seketika. Aduh bagaimana ini ya?
“Kenapa diam saja, Hyun Shi-ssi?”
“Hyukjae, aku tidak tahu perasaanku sendiri”
“Kenapa? Apa kau menyukai namja lain? Iya kan? Ada namja yang kau sukai kan?”
hlooh~ dia bisa membaca pikiranku?
“Hyun Shi, kau suka padanya kan? Kau berpacaran dengannya kan?”
“Siapa?”
“Choi Siwon. Kau menyembunyikannya dariku selama ini”
Mwooo~ kenapa namja ini tahu? Dia kepo ya?
“Aku tidak mau kau dekat-dekat dengannya. Menjauhlah darinya”

[Eunhyuk’s pov]

Dia masih mengerutkan keningnya tidak mengerti.
“Kenapa kau ingin aku menjauh darinya?” tanyanya.
“Apa kau benar-benar mencintainya?”
“Iya tentu saja”
“Lalu apa kau yakin dia benar-benar mencintaimu?”
“Iya tentu saja dia juga mencintaiku. Kami sudah berpacaran lama sekali, Hyukjae”
“Kalian backstreet kan?”
Dia mengerjapkan matanya. Dia tahu tebakanku 100% benar.
“Iya. Dia bilang sebaiknya kami merahasiakan hubungan kami”
“Kau tahu alasannya?”
“Apa?” tanyanya polos.
“Karena dia tidak benar-benar mencintaimu”
Ia terkejut. “Yak, Hyukjae, kau tidak bisa membuktikan apapun..”
EEEhhh~ benar juga ya. Aduh aku memang tidak bisa membuktikan apapun. Bagaimana ini? Kalau aku ceritakan yang sebenarnya terjadi malam itu, apa iya gadis ini akan percaya?

—flashback, one week ago—
Aku bersama Donghae, sahabat terbaikku, berada di club mahal malam ini. Ehe, lumayan juga aku ditraktir Donghae di bar mewah begini, mana ada banyak yeoja cantik berkeliaran pula. Eh, tahan dirimu, Hyukjae, ada wanita masa depanmu menunggu di apartemen *pd*. Hufft~ tapi Hyun Shi sudah punya pacar. Apa iya dia akan meninggalkan namja kaya itu dan bersama denganku? Namja biasa-biasa saja ini?
“Donghae”
Seketika aku menoleh ke arah suara yeoja yang memanggil nama Donghae. Wow, cantik juga. Siapa? Pacar Donghae? Eh~ tapi dia menggandeng seorang namja disampingnya, mesra pula.
Aku mengerutkan alisku, menajamkan mataku, melihat dua sosok itu berjalan mendekati kami yang duduk di bar.
Tunggu.. tunggu sebentar.. sepertinya aku mengenalnya, bukan yeoja itu, tapi namja yang digandengnya..
AISSSH~ panjang umur amat tuh orang! Choi Siwooon!
Hloh, tapi yeoja itu..
“Donghae-ah, kau disini?”
“Hloh, Hee Ni, kau juga disini. Oh ya kenalkan ini sahabatku, Hyukjae” kata Donghae sambil memperkenalkanku.
“Hyukjae? Lee Hyukjae? Teman SMAku?” sahut Siwon seketika.
“Hloh kalian saling kenal?” tanya yeoja yang namanya Hee Ni itu tadi.
“Iya, kami teman SMA dulu” jawab Siwon lagi. Aku hanya senyum-senyum saja.
“Wah dunia ini sempit sekali ya. Oh, ya, Donghae, Hyukjae, kami tinggal dulu ya. Selamat menikmati malam ini!” kata yeoja girang itu sambil meraih lengan Siwon dan pergi meninggalkan kami.
“Hey, Donghae, siapa dia?”
“Yang mana?”
“Yeoja itu, Hee Ni itu?”
“Oh, dia teman kuliahku dulu, dan namja itu teman SMAmu kan?”
“Iyaa, maksudku mereka..”
“Iya. Mereka pacaran.”
Gleeek~ benar. Ternyata benar firasatku selama ini kalau Siwon, namja itu, ternyata tidak mencintai Hyun Shi.
Seketika kuarahkan pandanganku pada dua sosok itu tadi. Mereka duduk disofa jingga itu sekarang, saling mendekapkan tubuh mereka masing-masing sambil memperdalam ciuman mereka, bahkan yeoja itu hampir membuka kancing kemeja namja itu.
—flashback end—

Aku masih disini menatap mata Hyun Shi yang penuh pertanyaan. Aduh, aku tidak punya bukti apapun.
“Aku.. aku hanya ingin kau menjauh darinya Hyun Shi”
“Dan beralih padamu?”
“Iya”
“yak! Hyukjae! bagaimana bisa aku meninggalkannya?”
“Kan aku sudah bilang dia tidak mencintaimu”
“Kau bilang begitu agar aku beralih padamu kan?”
“Jadi kau tidak percaya padaku?”
“Aku percaya Siwonku” katanya sambil meninggalkanku yang masih duduk disini.

[Hyun Shi’s pov]

Aku berada di bar malam ini ditemani sahabatku, Chaerin dan kekasihnya yang sedang mesra-mesraan disana. Aku membenamkan wajahku di meja bar ini, tangan kananku masih menggenggam segelas wine besar. Aku stress. Apa sih yang beberapa hari lalu namja yadong itu katakan? Kenapa masih terngiang-ngiang dikepalaku sampai sekarang? Kalau aku percaya Siwon, lalu kenapa suara namja yadong itu tidak mau lepas dari kepalaku sih? Aisssh~ namja yadong itu kan bilang begitu supaya aku meninggalkan namjachinguku itu dan beralih kepadanya. Lagipula ia tidak bisa membuktikan apa-apa. Apa iya Siwon tidak mencintaiku? Kami baik-baik saja kok. Tambah mesra malah, walaupun kadang-kadang ia mengelak kalau aku ajak pergi akhir-akhir ini. Aku memahaminya karena kesibukannya itu. Sudah bagus ia bisa membagi waktunya denganku ditengah-tengah kesibukannya. Aaa~ Siwon oppa saranghae… Aku meneguk dengan kasar lagi wine ini, berharap suara namja yadong itu sesegera mungkin meninggalkan kepalaku.
Beberapa detik kemudian mataku tertutup perlahan-lahan. Hal terakhir yang kuingat adalah aku membenamkan kepalaku lagi di meja bar yang dingin ini.

[Eunhyuk’s pov]

Suara hujan dan petir diluar sana semakin jelas terdengar. Sudah hampir jam duabelas malam. Dimana sih Hyun Shi? Apa iya dia diculik namja itu? Aisssh~ mana dari tadi aku sms dan telepon tapi tidak ada respon.
Ting..tong..
Nhah! Itu pasti dia!
Seketika aku berlari dan dengan cepat membuka pintu itu.
“Jaggi…..”
Hloooo~ mataku terbelalak melihat tiga orang yang tampak kehujanan itu berdiri disana, eh~ tunanganku dipapah oleh namja itu, dia kenapa?
“Hyukjae.. Hyun Shi mabuk berat. Kami kehujanan” kata yeoja yang kata Hyun Shi dulu namanya Chaerin.
“Oh oke. Cepat masuk”
Mereka lalu menggotong Hyun Shi yang kehilangan kesadarannya ke kamar kami lalu menidurkannya.
“Hei kalian namja-namja keluar dari sini” kata Chaerin sambil mendorong aku dan namja yang sepertinya adalah kekasihnya ini keluar dan menutup pintu. Tapi pintunya tidak tertutup sepenuhnya. Kenapa sih? Aku yang penasaran seketika mengintip dari celah pintu.
Eh apa itu. Kemeja putih yang digunakan Hyun Shi dan celana jeansnya kok ada dilantai?
Hloooh~ OMOOOO~
Hey! Apa yang gadis itu lakukan pada tunanganku? Dia membuka pakaian tunanganku satu-satu? Kenapa dia sih??? Aku saja belum pernah!
Aku mundur setelah tahu Chaerin berjalan ke arah pintu.
“Apa yang kau lakukan padanya?” tanyaku seketika.
“Oh, Hyukjae, aku melepas pakaiannya, takut dia masuk angin. Dia basah kuyup. Oh, ya, kami juga harus pulang, kami juga bisa masuk angin nih. Kami tinggal dulu ya. Jaga Hyun Shi ya. Dadaaah” kata Chaerin sambil merangkul mesra namja itu dan pergi meninggalkan tempat ini. Meski dia mencoba menyembunyikannya, tapi aku tahu mereka pasti setelah ini akan menyewa kamar. Hehe. Sepertinya otak yadongku semakin malam bekerja semakin cepat.
Seketika aku menoleh ke arah tunanganku yang terkapar itu.
Aku berjalan mendekatinya dan seketika melirik ke arah pakaian basahnya.
Semuanya. Lengkap. Mulai dari luaran sampai dalaman.
Eeeeeeh~ tunggu sebentar..aku baru sadar.
=___________________________=
Kenapa mereka meninggalkanku bersama yeoja telanjang ini siiiihhh????
Apalagi semakin malam otak yadongku bekerja semakin cepat! Aduh sepertinya malam ini adalah malam pengujian mentalku.
Kutatap wajahnya lekat-lekat. Hidung dan pipinya tampak memerah. Dia pasti kedinginan. Kalau kedinginan pasti butuh kehangatan. Kehangatan. =,=”
Kehangatan????
Aduuuuuuh~ stop! Otak yadong berhentilah bekerja!!!!
Omoo~ tapi dia terlihat manis sekali dalam keadaan mabuk seperti ini. Seketika aku menguap. Aku juga mengantuk menunggunya daritadi.
Sedetik kemudian aku naik ke kasur ini, berbaring disampingnya. Disamping yeoja yang tubuhnya tidak tertutup sehelai kainpun kecuali selimut itu. Aissssh~ sialan. Semakin intens menatap wajahnya, semakin cepat hormon tubuhku bekerja.
Eiiitsss~ tunggu dulu. Ya! Aku punya rencana!
Seketika aku membuka bajuku, menelanjangkan dadaku sendiri dan memeluk gadis itu.

[Hyun Shi’s pov]
Mataku terbuka perlahan menyadari sinar matahari mulai menyilaukan mataku. Aku mengerjapkan mataku berkali-kali. Eeeh~ tapi kok dingin sekali ya.. punggungku dingin sekali rasanya, seperti kulitku menyentuh langsung kasur ini. Tunggu. Tunggu sebentar.
=__________=
OMOO~! Kenapa? Kenapa aku telanjaaaaang???
Dan yang lebih menggangguku adalah tangan ini. Tangan namja ini.
Kenapa tangannya ada di atas perutku????????
Apa yang dia lakukan??????????
Dan.. dan kenapa dia telanjang dada seperti itu siihh???
Seketika kubuang tangannya dari atas perutku. Dan eh~ sepertinya namja yang kukira sudah tewas itu seketika bergerak-gerak. Ia membuka matanya perlahan dan menangkap sosokku yang menggenggam erat selimut ini.
“Morning, jaggi..” ucapnya sok romantis sambil mengarahkan wajahnya ke arahku.
“Stay away!”
“Apa sih? Aku kan cuma minta morning kiss”
“Niih!” kataku sambil melemparkan guling itu tepat ke wajah yadongnya.
“Aiissh~ jaggiyaa..”
“Apa? Apa yang kau lakukan?” tanyaku galak.
“Jaggiya jangan galak-galak. Berbeda sekali dengan tadi malam”
-_- apa? ada apa tadi malam?
“Mwoo?” tanyaku tidak percaya.
“Aissh~ jaggiya, kau ternyata hebat sekali ya diranjang. Aku yang yadong saja kalah. Sepertinya aku perlu menambah referensi yadongku”
-___________- apa tadi katanyaaaa????
“MWOOO?” tanyaku masih tidak percaya.
“Jaggi, ayo lagi..” katanya sambil merentangkan kedua tangannya hendak memelukku.
“YAK! Hyukjae!! Apa yang kau lakukan padaku semalam????”
“Yak! Jaggi, masa kau lupa? Baru beberapa jam yang lalu saja masa sudah lupa?”
“Kau.. kau sengaja memulainya ya?” tanyaku meminta penjelasan.
“Jaggii, kau yang meminta duluan..”
-________________- aku yang mulai duluan? Ciiih! Yang benar saja!
“Bohong!”
“Yak! Jaggi, kau mabuk berat semalam. Aku sudah tidur di kasur kau bangunkan. Kau suruh aku melepaskan pakaianmu karena kau basah kuyup dan kedinginan. Lalu kau meminta kehangatan. Belum sempat aku mengiyakan, kau sudah menghempaskan tubuhku duluan ke kasur. Apa boleh buat. Aku sih pasrah-pasrah saja. Masa iya aku tidak mau kau begitukan?”
MWOOOOO~ seberingas itukah aku semalam???? Yang benar saja!! Dan dia.. kenapa pasrah-pasrah saja sih????
“Yak, jaggi, bagaimana? aku tidak menyakitimu kan semalam?”
Aiiiissssh~ apa-apaan sih dia? Masa iya mau sedetail ini membicarakannya. Aku malu tahu!
“Kunci otak yadongmu!”
“Jaggiyaa..”
Kenapa sekarang dia malah merengek seperti itu sih?
“Apa?”
“Kita harus menikah secepatnya”

[Eunhyuk’s pov]
Hehehehe. Lucu sekali wajahnya itu. Dan yang membuatku gembira adalah.. dia percaya bahwa malam tadi kami benar-benar melakukannya! Setelah memeluknya kan aku langsung tepar. Aku berusaha mati-matian tepar agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan *padahal dalam lubuk hatiku yang paling dalam aku menginginkan*. Haahah. Jujur saja, aku menggunakan kesempatan ini agar kami cepat-cepat menikah. Lagipula aku juga tidak tega dia terus dipermainkan namja itu.
“Jaggi..” kataku padanya yang masih menggenggam erat selimutnya itu.
“Kalau aku hamil bagaimana?”
Mwo~ membuka celanaku sendiri saja tidak bagaimana dia bisa hamil.
“Jaggi.. itu artinya kita memang telah ditakdirkan untuk berkeluarga. Makanya kita harus cepat-cepat menikah”
Ia menghela nafasnya lalu mengeluarkan suaranya lagi.
“Kapan kau ada hari kosong?”
YESSSS!!! AKU MENIKAHINYA!!!

[Author’s pov]
Hyun Shi tampak sangat cantik dengan gaun pengantinnya itu dan Eunhyuk, dengan kemeja putihnya, tampak sangat elegan. Hyun Shi seketika menatap wajah eomma dan appa nya itu, wajah yang sangat ia rindukan itu tampak bahagia melihat anak gadis satu-satunya itu berbalut gaun pengantin. Beberapa detik kemudian, mata Hyun Shi menangkap sosok namja itu. Ya, namja yang ia cintai itu. Siwon, duduk dibangku belakang dengan kemeja hitamnya. Hyun Shi menatap wajahnya lekat-lekat. Ia tidak bisa membaca apa yang terbesit di wajah namja itu. Apa dia terluka dengan pernikahan ini? Tapi.. ia tampak tidak terluka sekalipun. Hyun Shi yang masih belum memercayai Eunhyuk, tetap mengira Siwon mencintainya.

[Hyun Shi’s pov]

Sudah seminggu sejak pernikahanku dan Eunhyuk. Tapi tentu saja aku masih mengelak jika ia meminta hubungan suami-istri. Yang benar saja? Aku kan masih belum siap. Tapi, akhir-akhir ini entah mengapa sikap Eunhyuk jadi berbeda. Ia jadi lebih mengawasiku dan lagi-lagi, tetap memintaku menjauhi namja itu. Dia juga sering kepo. Aku memarahinya kalau ia mendekati laptop atau ponselku, tapi.. dia kan statusnya sudah jadi suamiku..
“Oppa.. iya.. oke. selamat bekerja. Saranghae oppa” bisikku pada namja itu, Siwon, yang berada di ujung telepon. Seketika aku menutup ponselku saat namja itu tiba-tiba berdiri dihadapanku.
“Yak! Jaggi.. kau masih meneleponnya?”
Aku menghela nafasku berat dan melalui namja ini.
“Yaaak! Hyun Shi !” teriaknya sambil meraih lenganku.
“Aku masih mencintainya”
“Ya! Hyun Shi, sampai berapa kali aku bilang dia tidak mencintaimu?”
Aku menggigit bibirku. Kurasakan emosiku mulai menguasai.
“YAK! Hyukjae! Kau tahu apa tentang perasaanku dan dia? Kau bahkan tidak mengenalnya. Hanya sebatas teman SMA itu saja kan?”
“Tapi aku mengenalmu, Hyun Shi, aku tidak mau kau terluka”
“Aku tidak terluka. Buktinya, aku masih baik-baik saja”
“Kau akan terluka”
“Karena dia?”
“Iya. Dia akan melukaimu”
“Yak! Hyukjae! Lepaskan aku! Aku berhak memilih kepada siapa perasaanku jatuh”
“Kau tidak mempercayaiku?”
Aku diam.
“Yak! Hyun Shi, aku suamimu. Kau tidak percaya padaku?”
“Tidak. Aku sudah bilang, aku lebih percaya Siwon. Aku sudah lama bersamanya jika dibandingkan denganmu, dan aku lebih mengenalnya daripada aku mengenalmu. Lepaskan aku, hyukjae!!” kataku sambil menarik lenganku kasar dan pergi meninggalkannya yang masih berdiri disitu.

Aku mengangkat lenganku dan seketika menempelkannya dikeningku. Aisssh~ keningku rasanya sakit sekali. Ya, sejak kejadian pertengkaranku dengan Hyukjae itu, kami tidak pernah bicara lagi. Ia terlihat marah sekali dan menjauhiku, tidak seperti dulu yang sering menggodaku. Aku sendiri yang mulai jengah dengannya jadi jarang tidur di apartemen, aku sekarang lebih sering ke kontrakan Chaerin. Hufttt~ semuanya jadi complicated begini..
Tapi, ada yang juga ikut-ikutan complicated. Ya, hubunganku dengan Siwon. Sejak pernikahanku, kami juga jarang bertemu. Sekarang aku ada di mobil, tepat di depan rumah pribadinya. Sudah lebih dari setengah jam aku menunggunya, tapi ia tidak keluar juga. Sedang apa sih dia? Padahal sekretaris pribadinya saat aku telepon tadi bilang kalau ia ada dirumah. Aku yang sudah tidak sabar akhirnya membuka pintu mobilku dan berjalan memasuki rumahnya. Tidak terkunci kok pintunya. Aku lalu berjalan ke kamarnya menaiki tangga ini satu-satu, tapi langkahku terhenti..
Eh~suara apa itu?
“oppa…..”
suara wanita. Aku mengerutkan keningku dan memasang telingaku baik-baik. Tanganku mendingin.
“sa..rang..hae..”
Kenapa? Kenapa suaranya mendesah begitu sih? Kenapa aku deg-degan setengah mati begini?
Meski lututku lemas, aku tetap menaiki tangga ini perlahan.
Seketika kulihat pintu kamarnya. Terbuka setengah. Aku mengintip dari celah pintu itu.
Deg.
Dadaku seperti berhenti berdegup melihat pemandangan didepanku ini. Ya, pemandangan seorang namja bertelanjang dada yang sedang menciumi leher yeoja yang berada dipangkuannya. Yeoja itu mencengkeram pundak namja itu yang seketika menaikkan rok yeoja itu sampai paha putihnya tampak jelas terlihat. Nafasku tercekat. Seketika suara inilah yang keluar dari bibirku.
“Siwon.. kau berengsek..”
Seketika ia menoleh ke arahku yang berdiri mematung ini. Ia tersentak dan seketika berdiri.
Aku yang kalut ini lalu membalikkan badanku, meninggalkan namja sialan yang memanggil-manggil namaku itu.

Aku berlari kecil menuju pintu flatku setelah sampai di apartemen. Entah mengapa, setelah menyaksikan pemandangan menyakitkan tadi, wajah namja yadong itu selalu ada di kepalaku. Ya, aku teringat padanya. Ia yang selalu ingin agar aku mempercayainya. Ia yang selalu ingin agar aku tidak tersakiti. Bagaimana bisa? Bagaimana bisa aku tidak percaya padanya? Apakah ia akan memaafkanku?
Sedetik setelah kubuka pintu flat ini, namja itu menoleh ke arahku. Ia yang berdiri disamping sofa mungkin kaget melihatku balik lagi ke flat ini sambil menangis. Aku seketika berlari ke arahnya sambil mengusap air mataku dan seketika meraihnya.
“Hyukjae…”
Aku menangis di pelukannya.
“Hyun Shi.. kau kenapa?”
“Siwon.. berengsek..”
Ia diam saja. Aduh, dia benar-benar marah padaku yang tidak percaya padanya ini ya?
“Hyukjae..”
“Hmm?”
“Mianhae..”
Ia masih diam.
“Hyukjae.. Hyukjae mianhae.. Mianhae..”
Ia masih diam saja. Aisssh~ semarah itu ya dia padaku?
“Hyukjae-ssi..” rengekku sambil mempererat pelukanku.

[Eunhyuk’s pov]
Hehehe. Aku diam saja daritadi. Aku tahu pasti dia mengira aku marah, padahal aku tidak semarah itu. Yess, sebenarnya tujuanku diam saja adalah untuk memperlama momen ini. Hehe. Jarang-jarang ia memelukku seerat ini. Jarang-jarang kami berdekatan seperti ini. Hehe. Enak juga dipeluk yeoja manis ini.
“Hyukjae-ssi..” Ia masih merengek. Aduh tapi lama-lama aku juga tidak bisa diam saja. Ya sudah aku buka mulut saja dan mengeluarkan kata-kata seindah mungkin untuk semakin mendramatisir. Hehe.
“Hyun Shi, kau hanya perlu percaya padaku. Aku.. aku mungkin memang bukan namja yang kau inginkan. Aku mungkin hanya pengganggu bagimu. Kau terpaksa menikahiku. Kau tidak memiliki perasaan apapun padaku. Tapi.. tapi aku tulus Hyun Shi.. aku tulus mencintaimu meski kau hanya akan mencampakkanku untuk namja berengsek itu. Bukankah sejatinya ketulusan tidak mengharapkan balasan sekecil apapun? Aku hanya ingin kau bahagia dan aku tidak rela jika kau disakiti”
Buseeeeeeet! Suer dah! Kok bisa ya mulutku komat kamit ngomong begitu? Kesambet apa aku bisa ngomong sekeren itu? Kalo suruh ngulangi pasti ga bisa lagi hahaha.
“Hyukjae..” ia semakin mempererat pelukannya. Wuiiihhhh~ surga dunia.
“Iya, Hyun Shi, aku pasti memaafkanmu”
Ia seketika memperlonggar pelukannya. Yaah -__- kok diperlonggar sih. Eh tapi.. tunggu dulu.. matanya.. menatapku dalam dan wajahnya.. ia mendekatkan wajahnya ke arahku..
“Hyukjae.. saranghae..”
Ia seketika membelai lembut pipiku dan mengecup bibir bawahku. Tangan kirinya meremas lembut rambut belakangku. Aku yang hormonnya tiba-tiba bergejolak ini, membalas ciumannya. Aku memeluk tubuhnya erat seiring dengan ciumannya yang semakin dalam.

[Hyun Shi’s pov]
Hyukjae semakin memperdalam ciumanku ketika tahu aku meremas kasar rambut belakangnya. Ia mempererat pelukannya dan aku mencengkeram dada bidangnya. Seketika kulirik sofa merah itu. Aku yang hampir kehabisan nafas ini seketika menarik tubuh namja ini kearah sofa. Kami sama-sama terhempas ke sofa merah itu. Ia tepat diatasku. Saat aku menyadari ada ‘tuntutan’ (?) yang semakin tinggi dalam tubuhku, seketika kuturunkan tanganku perlahan yang tadinya mencengkeram dadanya, menjadi turun semakin ke bawah, ke arah perutnya. Lalu ke bawah lagi..
“Yak, Hyun Shi!” sergahnya yang seketika menghentikan ciuman kami sambil merebut tanganku yang berkeliaran (?) itu.
-_- kenapa? bukannya saat-saat seperti ini yang dia tunggu-tunggu?
“Wae, Hyukjae?”
“Tu..tunggu sebentar”
“Wae??” aku masih tidak mengerti. Kenapa dia jadi grogi sih?
“Aku.. belum siap”
-___________- apa???
“Mwoo~ kita kan sudah pernah. Kenapa belum siap?”
Ia diam beberapa detik lalu seketika nyengir dan mengeluarkan suaranya lagi.
“Itu.. malam saat kau mabuk itu.. kita.. kita tidak melakukannya”
=____________= apa? bilang apa dia tadi??
“apa? maksudmu apa?”
“Hyun Shi-ssi.. kita tidak melakukannya saat itu.. aku bohong agar kita cepat-cepat menikah hehehe”
HEHEHEHE????? APA ITU LUCU???
PLETAK!
“Awww.. sakit Hyun Shi-ssi” katanya sambil memegangi kepalanya yang baru saja kena tinjuanku tadi.
“YAKKK! Hyukjae!! Jadi kau bohong???”
Sialan namja yadong ini. Mana tadi aku sudah benar-benar meresapi (?) ini pula.
“Mianhaee jaggiya. Tapi kau masih cinta padaku kan? Kau tidak akan menarik kata-katamu lagi kan? Jaggiya saranghae..”
Aku tertawa melihat tingkah konyolnya itu.
“Yak! hyukjae. Buat aku jatuh cinta lagi padamu!”
“Siaaap, jaggiyaaaaa” katanya sambil menarik pelukannya dari tubuhku, lalu beranjak pergi ke arah dapur. Minum obat kuat mungkin. Hehe. *sekarang yang yadong siapa sih?*

Aku melirik ke arah kamar mandi dari cermin besar dihadapanku ini. Namja itu masih mandi. Aku yang hanya mengenakan handuk ini masih disini, duduk bercermin sambil menyisir rambutku yang basah. Seketika aku menghela nafasku. Aku menyadarinya. Ya. Aku menyadari bahwa aku memang benar-benar mencintainya. Ia, yang tidak pernah terbesit sekalipun akan menjadi suamiku itu, telah membuatku jatuh cinta padanya. Aku seketika tersenyum kecil. Awalnya aku memang mengira bahwa pernikahan kami itu MBA atau married by accident. Tapi.. semakin lama aku semakin sadar bahwa tidak ada satu accident pun diantara kami, yang ada adalah takdir yang memang membawaku jatuh ke dalam pelukan hangatnya. Jika ada orang bilang love will find the way mungkin the way nya itu memang datang dengan cara seperti ini, cara yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya. Ya, Cara yang membawaku benar-benar jatuh hati pada namja paling yadong abad ini.
“Jaggiya..” namja handukan yang ternyata memelukku dari belakang ini mengagetkanku.
“Hmm?” tanyaku sambil merengkuh lehernya. Ia menaruh kepalanya di pundakku sekarang dan kami sama-sama menatap cermin dihadapan kami ini.
“Jaggi, kau melamun?”
Nafasnya yang harum itu membelai lembut leherku.
“Aissh~ hyukjae-ah, geli” kataku protes.
“Jaggi.. kau ingat pertama kita bertemu dulu disini.. posisiku seperti ini..”
“Handukan seperti itu?”
“Iya hehe kau masih ingat kan? Jelas teringat kan?”
=____= sebenarnya dia mau ngomong apa sih?
“Jangan GR” kataku singkat.
“Aish~ jaggiya.. pipimu merah..”
Seketika aku menoleh ke arah cermin. Pabo. Pipiku kenapa memerah sih?
“Jaggiya saranghae~”ucapnya lembut sambil mengecup leherku. Aku bergidik geli.
“Jaggiya, apa yang kau inginkan?” tanyanya seketika.
“Melahirkan anakmu”
“Eh-seriuuuussss??”
=_= kenapa dia girang sekali sih.
“Kau sendiri apa yang kau inginkan?” tanyaku balik.
Ia diam, menatapku, lalu seketika membuka mulutnya lagi sambil tertawa nyengir.
“Ini..”
ucapnya sambil menarik handuk yang membungkus tubuhku.
Aishh~ sepertinya aku mengeluarkan pertanyaan yang salah.

—FIN—

*hehe. gimana readers? mianhae ya kalo kepanjangan ceritanya ato author mendadak geje *hehe abaikan*. sbnernya author pengen bikin smpe mereka punya anak tp takut kepanjangan haha. anyway, thanks for reading~ Please give your support with leaving your comment and liking this ff^^ gomawo~
—fight against plagiarism!—

108 Comments (+add yours?)

  1. ghieta1815
    Jul 22, 2012 @ 12:46:06

    Reblogged this on ghieta1815.

    Reply

  2. song hyo-ah
    Jul 22, 2012 @ 13:01:40

    hahaha
    tp hyuk sebagai raja yadong kuat jg ya liat hyun shi yg naked malam itu ..
    keren

    Reply

  3. minn:3
    Jul 22, 2012 @ 13:07:34

    ffnya lucu thor, keren dah pokoknya XD
    bikin sequel-nya dong thor, kayaknya seru tuh :3

    Reply

  4. Janniece
    Jul 22, 2012 @ 13:20:02

    kok jadi kebalik gitu? XD
    bagus kok kk author, cuma… kalo boleh kukasih saran, bahasanya yg baku aja 😀
    mian kalo menyakiti perasaan~
    lanjutkan!

    Reply

  5. Vie
    Jul 22, 2012 @ 14:13:16

    Ahahahahaha…

    Reply

  6. Wiwik dian
    Jul 22, 2012 @ 15:45:38

    Bagus kok ff nya..

    Reply

  7. Csh_99
    Jul 22, 2012 @ 15:46:47

    Hahaha 😀
    kayanya cuma eunhyuk aja deh yg mau di jodohin ngebetnya sampe segitunya 😀
    hyun shi ketularan bang unyuk yaa?? ketularan yadong XD

    lucu, bagus thor :)) buat after story-nya yaaa 😉

    Reply

  8. Lee Sooman Fangirl
    Jul 22, 2012 @ 15:55:03

    Eunhyuk bisa tahan ya liat yeoja telanjang tapi gak ngelakuin ‘itu’?? /prok prok prok/”
    kok aku malah baca ff 1/4 yadong pas puasa -_- ?

    Reply

  9. Gaby Jewels Fishynsparkyu
    Jul 22, 2012 @ 16:30:10

    hhuuaahahahah , geli ceritanya 😀
    good , thor 😀

    Reply

  10. Rhina
    Jul 22, 2012 @ 17:21:25

    Seru abisss… Dibuat sequelnya ya hehehe penasaran nieh

    Reply

  11. sclouds9
    Jul 22, 2012 @ 17:38:19

    nyahahhahahahahaha…..
    hyuk nya yadong,hyunshi ikut2an,authornya juga….!!!eh menginfeksi yadongnya ke aq..mana blm buka puasa nih..hahaha…sumpah thor lucu banget ceritanya…gila…king of yadong..bener2 hyuk…daebak!!bikin lagi yg kyk gini dong thor…

    Reply

  12. sclouds9
    Jul 22, 2012 @ 17:41:17

    eh…satu lagi aq mau ngoment..mungkin agak gx setuju sama komen reader yg di atas *maap ya../bow*
    bahasanya tetep yang gaul gini aja…justru lucunya karena bahasanya itu..apalgi ada ekspresi2 lainnya..haha…gokik thor…

    Reply

    • hotchocolate
      Jul 28, 2012 @ 11:28:30

      buahaha chingu tau aja author ketularan yadongnya kunyuk~ *plak!
      iya makasi masukannya chingu, sebenarnya author juga bgung apakah sebaiknya pakai bhsa baku ato biar mengalir apa adanya (?)
      haha anyway makasi uda baca chingu~

      Reply

  13. sclouds9
    Jul 22, 2012 @ 17:44:33

    Reblogged this on sc9elfamily.

    Reply

  14. sooyoungster0904
    Jul 22, 2012 @ 19:00:17

    bulan puasa kok masih ada ff yadong u,u.

    Reply

  15. septyhafidz
    Jul 22, 2012 @ 20:22:57

    good story

    Reply

  16. riska
    Jul 22, 2012 @ 20:29:38

    bgus thor, bahasanya lucu, gk tw knapa klo bc ff main castnya eunhyuk seneeng bgt klo sikapnya manja… ahahahah!!! bikin lg dong thor, masa2 hamil gitu. #PLAK!

    Reply

  17. tessaa
    Jul 22, 2012 @ 21:31:17

    jadi keikut yadong deh. ahahaa *abaikan* ayoo thor sequelnya ^^v

    Reply

  18. faridazune
    Jul 22, 2012 @ 22:20:13

    Kereeen ^^

    Reply

  19. fanfiction2012
    Jul 22, 2012 @ 23:52:57

    Reply

  20. Haerica
    Jul 23, 2012 @ 00:31:10

    Author!! Aku mau ada sequel nya please><

    Reply

  21. HyeHyunSong
    Jul 23, 2012 @ 01:38:05

    bagus thor cuma kayaknya agak kecepetan deh alurnya tpi biar gmnapun aku tetep baca sampe selesai kok hehehe 😀

    good job thor ^ ^

    Reply

  22. littletiramise
    Jul 23, 2012 @ 04:44:59

    Waaaa authorr ceritanya daebak! Lawaknya dapet, feelnya juga dapett~~ :3 Sifat aslinya Eunhyuk tetep ya~ wkwk. Sequel pliisss :3

    Reply

  23. party cho
    Jul 23, 2012 @ 05:12:05

    wahhhhh daebak chingu…..cerita’a bgus…bkinin sekuel donk……

    Reply

  24. illy_siwon
    Jul 23, 2012 @ 11:49:42

    waah akhirnya ada ff yang castnya bukan kyuhyun . daebaak thor 😛

    Reply

  25. Giani
    Jul 24, 2012 @ 01:31:07

    bagus..manis banget ceritanya hyuk oppa emang daebak walau yadong tapi dia manis romantis lagi..wah makin cinta aja ma abang haha#abaikan..

    dan aku harap ada sequelnya ya di tunggu ff selanjutnya

    Reply

  26. retha_chan
    Jul 24, 2012 @ 11:59:00

    lucu ceritanya

    Reply

  27. 김 명 미 (@GC_Ocha3424)
    Jul 24, 2012 @ 13:20:47

    lucu XD

    Reply

  28. franciscatherine
    Jul 24, 2012 @ 21:31:16

    Lucu ffnya (y) 😀

    Reply

  29. elfebryani
    Jul 25, 2012 @ 12:39:53

    Unyukk yadooongggggggg :3
    Sequel thor seguel jeballl *narik2kutangauthor* 😀

    Reply

  30. yuzukichaa
    Jul 25, 2012 @ 14:53:10

    Puahahahaaa XD Nyuk sumpah, lu konyol banget! aku suka bgt sama ff yg kaya ginii~ yg koplak” gituu (?) thor, lu berbakat bgt bkin ff komedi XD #dirajamauthor kata”nya bkin ngakak XD ‘yadong abadi’, ‘kertas contekkan’, dan perkataan keren Nyuk yg sekali seumur idup itu kkkk

    Reply

  31. ondobu
    Jul 26, 2012 @ 17:28:48

    hhahahaha xD
    sumpah ngakak aku bacanya. ketawa-ketawa sendiri pas baca 😀
    sequel dong thor 😀 sequel tentang marriage life mereka 😀

    Reply

  32. shashiva04
    Jul 27, 2012 @ 12:15:51

    syukurlah acara yadongx ga parah2 amat….
    kl gag bisa kacau nih puasa…

    Reply

  33. meer
    Jul 27, 2012 @ 15:20:19

    Lets read …..

    Reply

  34. shininghae
    Jul 28, 2012 @ 04:52:02

    ngakak abis baca ceritanya, konyol banget si hyuk oppa disini. tapi keren kok thor, bikin sekuel mereka udah punya anak dong!!!

    daebak, keep writing!!!

    Reply

  35. snail_girl
    Jul 28, 2012 @ 07:28:23

    haha.. lucu.. ms and mr yadong kkkk.. good job, i like it..

    Reply

  36. choireri
    Jul 28, 2012 @ 10:28:31

    astagaa….
    raja yadong kuat iman juga ya
    *lol

    author…
    klu boleh saran…
    pasti akan lebih nyaman kalau menggunakan kata2 yang baku
    tapi overall. FF.nya keren abis…
    suka bgt deh…

    sequel sequel sequel….
    hihihiii

    Reply

  37. ryeonggulove
    Jul 28, 2012 @ 11:48:12

    kyahahhaa kren thor, geli,ngakak sumpah.. eunyuk namja yadong abad ini… hahaha keren banget.. keep writing ya..,^^

    Reply

  38. Ellyn
    Jul 28, 2012 @ 11:53:58

    ini mah author’y soplak hyukjae’y gilak! kombinasi yg sempurna hha

    Reply

  39. choi
    Jul 28, 2012 @ 12:01:24

    sumpah kocak sangat. ngakak gw bacanya.
    dasar monyet yadong.
    hahahahahahahahaha

    Reply

  40. VinaKyu
    Jul 28, 2012 @ 12:18:26

    Huaaah suka banget deh pokoknyaa!! >W< sequel miiinn sequeel~! :3

    Reply

  41. @eunvejun
    Jul 28, 2012 @ 12:38:48

    Ckck..
    salut nengok king of yadong kuat iman tidur sma yeoja yg naked..
    Hehehe..

    certa@ lucu thor..:)

    Reply

  42. gaem
    Jul 28, 2012 @ 15:22:23

    YADONG ><

    Reply

  43. gaem
    Jul 28, 2012 @ 15:24:50

    Sequel please ^^

    Reply

  44. IneKimKyu
    Jul 28, 2012 @ 17:30:15

    Haha koplak dmna2 klo d jodohin pd gak mau ni s kunyuk antusias bgt…
    Ommoo tp s enyuk lucuuu makin cinta ma kamyu hahaha…
    Lucu lucu lucu FF nya..

    Reply

  45. deewookyu
    Jul 28, 2012 @ 19:50:15

    Ssi yadong kl lagi manja nggemesin yaaa! !!!

    Reply

  46. jungsangyeon
    Jul 28, 2012 @ 21:30:22

    hahaha.. aku jadi ketawa2 sendiri thor bacanya. Gtw napa xD ini pasangan yadong ya? Wkwkkw xD daebak! (y)

    Reply

  47. cacamoi
    Jul 28, 2012 @ 23:22:08

    daebak sekali author kita yang satu ini. aku suka gaya nulisnya yang santai, pas sekali dengan sifat-sifat hyukjae yang ditulis sendiri sama author di sini. mulai dari kepedean, kegeeran, yadong dan segala macam tetek bengek lainnya. tapi, ada yang kurang. hyukjae itu udik iya, norak iya, urakan iya *ups, jangan bash ya! for sure, i’m jewel* kentara banget soalnya pas awal-awal cerita. pas masuk apartemen, pas ketemu hyun shi. hahahahahahahahahahahaha
    keren banget deh ini cerita. emang ya eunhyuk itu gak di kehidupan nyata, gak di kehidupan per-ff-an. bawaannya tuh gagman wannabe.
    cerita ini adalah perpaduan pas antara author yang gaya nulisnya santai dengan hyukjae sebagai pemeran yang mau diapain aja. wkwkwkwkwkwkwkwkwkwk
    tetap berkarya, ya! apalagi kalo yg lucu-lucu gini plus perannya hyukjae :3

    Reply

  48. metamines
    Jul 29, 2012 @ 08:37:20

    annyeong! wew, sya baru muncul lagi disini. dan ternyata udah ganti theme? hehehehe
    thor, saya suka ceritanya. entah kenapa pas baca ini saya lsg keinget sama temen SMA sy yg juga yadong. huahaha jadi ngebayangin pairingnya malah sy sama dia, kekekeke. tapi jangan sampe beneran kebawa di dunia nyata. bisa mati mendadak saya, hahahah nah loh ko jadi curhat gini?
    yasudlah. capcuuus dulu…uwaww

    Reply

  49. ♡Sang Kyung ♛ Jung♡ (@olipsyfsfr)
    Jul 29, 2012 @ 10:47:36

    gak kepanjangan min, ini pendek,. lanjutin aja…

    Reply

  50. Chun-Chun^^
    Jul 29, 2012 @ 12:23:06

    ceritanya lucu tpi da yg kurang.Pas Hyunshi mngcpkn kta Saranghae mnrtq itu terlalu cepat. Seharusnya d crtakan hal2 yg dlkukan Hyukjae yg bsa mmbwt Hyunshi jatuh cnta pada namja itu.

    Reply

  51. Vincensia Geraldine (@cenvincen)
    Jul 29, 2012 @ 14:58:37

    keren banget thor. Miring ni ke YADONG *akunya. POKOKNYA DEABAK >.<

    Reply

  52. Lee Haelan
    Jul 30, 2012 @ 04:40:19

    keren banget ff nya thor…
    kocak 😛
    si hyukjae yadong abis, tapi bisa tahan juga ya semalaman tidur bareng yeoja yg naked… hahahaha
    nice ff 😀

    Reply

  53. Aline Lee
    Jul 30, 2012 @ 13:08:12

    FFnya keren.. ketawa2 gaje sepanjang baca FF ini ^^

    Reply

  54. Dewanti ramadani
    Jul 31, 2012 @ 12:22:17

    Ngak ko’ min,, ngak k’panjangan,,,
    mlahh msihh b’harap ad lanjutanx……
    Hehehe

    itw bang unyukk nyolong kta” dri mana tuhh,,,, smpai bikin Hyun Shi mkinn m’rasa b’slahh…..
    Truss ngambil k’smpatan dehh……

    Reply

  55. karinput
    Aug 03, 2012 @ 23:46:09

    anjir…konyol abis! Ga berenti cengengesan bc fanfict ini! HAHAHA Hyuk Jae, u’r so damn absurd! Daebak!

    Reply

  56. indahluvdonghae
    Aug 09, 2012 @ 06:08:23

    hahaha,,,,hyukpa g ilang2 ya otak yadongnya,,heheh

    Reply

  57. naluw
    Aug 12, 2012 @ 19:57:04

    so sweat 😀
    hyukppa keren bgt yaa ❤

    Reply

  58. HyunKyuCouple
    Aug 31, 2012 @ 01:26:17

    sumpah nih FF trGOKIL yg pernah gw baca…hahahhaah…….couple saraf ada di FF ini……*digabok author…hahahahh….lanjutkan chingu!!!!!

    Reply

  59. pinni~^^
    Sep 23, 2012 @ 14:24:42

    yadonggggg~~~ bagus bnget thor~^^ kkkk~

    Reply

  60. Park Seung Neul
    Nov 11, 2012 @ 00:58:47

    sequel nya dong ,,

    Reply

  61. othonk~chan
    Jan 14, 2013 @ 12:21:01

    author sableng! ncnya mana? mana? mana?

    Reply

  62. hwang rin young
    Jan 16, 2013 @ 15:09:50

    thooorr,ff nya unyu-munyu-pecahkan-saja-gelasnya-biar-ramai dehhh,unyuk oppa kok mendadak alim gitu yahhh?? Pake acara gak siap pula,kkk~ biasanya juga langsung sikat-sikat ajah,kkk>//<
    Keep writing ya eonnie~! Fightiingg~!

    Reply

  63. vashti
    Jan 24, 2013 @ 23:43:23

    Squel thor…

    Reply

  64. rian arin
    Jul 15, 2013 @ 23:47:38

    keren tor…
    bener” keren,lucu dll..

    sukses bwt author

    Reply

  65. NdhaInddha~
    Aug 10, 2013 @ 13:01:55

    Haha!!:D
    Emang dasarr Hyukjae-ya!! Otaknya gkk pernahh jauhh darii katta yadong~ XDDD~!!!………

    Reply

  66. ChaEkha
    Aug 22, 2013 @ 10:33:50

    keren…good story.. 🙂

    Reply

  67. Yuriaaa~
    Aug 23, 2013 @ 22:15:05

    So sweet!! Like this yooow! Lol

    Keep writing thor!!

    Reply

  68. PacarKHJdanKimbum
    Aug 29, 2013 @ 05:26:43

    Wuaaahh,keren!! (y)
    kpn2 buat yg lebih yadong ya thor O.o

    Reply

  69. Putri94
    Aug 30, 2013 @ 11:15:35

    hahaha daebak thor..
    ada nyesek.y, kocak sm yadong jg *kekke 😀

    Reply

  70. viana gho hyesun
    Oct 04, 2013 @ 05:48:46

    wahhh ceritanya romantis ,,,,

    Reply

  71. centiasyafira
    Oct 21, 2013 @ 18:39:29

    N E E D S E Q U E L >/////<

    Reply

  72. vhya elfishyoonaddict pyrotechnic
    Oct 26, 2013 @ 09:56:26

    Wah daebak ffnya.
    So sweet dan lucu. Ada little ncnya juga, makin daebak #yadongkumat

    ditunggu karya lainnya.
    Fighting.

    Reply

  73. Ahnra
    Dec 23, 2013 @ 16:07:03

    aaaaa…
    ffnya daebbak thor, lucu bgt 😀 .,, kkkkk (y)
    hyukjae nya emang bner2 the king of yadong =.=

    Reply

  74. Addysti
    Jan 19, 2014 @ 14:08:20

    Keren, thor FFnya.!! 😀
    Ngebacanya cuma bisa…. *geleng-geleng kepala

    Reply

  75. dongrim
    Feb 18, 2014 @ 08:22:44

    aku dah baca

    Reply

  76. Elisa
    Mar 22, 2014 @ 23:33:58

    hahahahahaha……… aku ngakak baca ini thor XD tp ceritanya keren abiiissss… aku suka bgt,, eunhyuk bikin gemes

    Reply

  77. chaarma
    May 29, 2014 @ 14:26:22

    biasa aja min. aku gak terlalu mengikuti ceritanya nih min. ini terlalu kepanjangan min ceritanya. mianhe ya min..

    Reply

  78. elvirausman
    Jul 12, 2014 @ 12:44:58

    Waaaaaaa
    Aq sampe ngakak2 bacanya
    Bagusssssssss banget
    ><

    Reply

  79. bayu samudra
    May 08, 2015 @ 07:08:18

    Tor endingnya kurang seru nik tp aku suka sm keakternya eunyuk gokil

    Reply

  80. My labila
    Mar 14, 2017 @ 21:52:12

    eunhyuknya konyol banget wkwk.,….sk ffnya…

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: